Anda di halaman 1dari 16

MEDIA Media Online: www.peraknew.

com

PEDULIRAKYAT
Edisi : 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017 Email : red.pedulirakyat@gmail.com Rp7.000,- Luar Jawa + Ongkos kirim

Imas Ingin Buktikan


SUBANG, (PERAK).- membuat malam semakin

Perempuan juga
Ulang tahun adalah salah
satu motivasi terbesar manusia
untuk tampil berubah. Segala
masa lalu, pencapaian dan cita-
cita tertumpah di momen
semarak.
Imas Aryumningsih, sang
Plt Bupati pengganti yang
men gaw

Mampu Memimpin!
tersebut, segala syukur, puja
puji kepada Tuhan Yang Maha
Kuasa bahkan sampai ke
acara perayaan diadakan
untuk menunjukkan betapa
spesialnya momen ulang ali karirnya di bidang memantapkan dirinya untuk
tahun tersebut. Begitu kontraktor mengatakan terjun ke dunia politik. Kapan
jugalah kiranya untuk bahwa dirinya mengadakan kita harus mementingkan diri
Kabupaten Subang. lomba hias kepada setiap sendiri dan kapan kita harus
Dalam umurnya yang ke dinas. Berbeda dengan sosialisasi atau memberikan
69, jalanan pusat kota mantan bupati yang dahulu yang bermanfaat ke masyarakat,
ramai oleh lampion- meminta uang per SKPD, begitu kata ayahnya.
lampion lampu Imas justru membuat lomba. Di tahun 1983 tawaran untuk
berbentuk Nanas dan Sepertinya Imas tak ingin lari menjadi anggota dewan pun
ikan. Berbagai dari motto yang sedang masuk, Imas menolak, dia hanya
warna, kuning, didengung-dengungkannya ingin membantu kampanye saja.
biru dan saat ini yaitu Karya Nyata Akhirnya di tahun 2003, Imas
hijau Untuk Subang mendaftar dewan dan masuk
Tercinta. dengan suara 5000 lebih.
Ditemui di Karena anggota dewan
ruang kerja adalah kepanjangan tangan dari
pribadinya, masyarakat, saya tertantang
Imas adalah untuk itu. Jadi dalam pikiran
sosok yang saya aspirasi masyarakat yang
lancar dan disampaikan oleh saya pasti
p a n d a i didengar ini, ucap Imas. namun
bercerita. Imas mendapatkan kekecewaan
Lahir pada karena berbenturan dengan
19 agustus birokrasi fraksi-fraksi.
1 9 5 1 , Kadang saya ngomong ke
menamatk fraksi, ketua partai, pimpinan
a n dewan, tapi kok rasanya tidak
Sarjana semua aspirasi dan usulan
Ekonomi tertampung. Jadi ada
nya di tahapannya, ujar Imas. Di
Universi dewan, Imas semakin tahu
tas Al- bagaimana melayani
Ghifari masyarakat dan berandai-andai
d a n jika dirinya menjadi bupati.
mengaw Titik fokus Imas adalah masalah
ali karir anggaran APBD yang besar tapi
organisa pembangunan kecil.
sinya di Saya punya cita-cita kalau
Pemuda pembangunan di angka 25 %
Hj. Imas Aryumningsih Pancasila plafon dari APBD pasti ini sudah
, Anak terbangun, seperti jalan-jalan
Plt Bupati Subang M u d a bagus, sambungnya.
Siliwangi Diwawancarai langsung
(AMS), oleh Pimpinan Redaksi Peduli
Golkar dan Rakyat, Asep Sumarna Toha,
Gapensi. Imas acapkali melontarkan
Nasehat kekesalannya karena mewarisi
ayahnya untuk kebobrokan pemimpin
t i d a k sebelumnya, seperti diantaranya
mementingkan masalah bangunan liar yang
diri sendiri adalah dimiliki oleh toko-toko modern
sebuah motivasi Tokma, Alfamart dll, berikut
yang secara tidak kutipan wawancaranya: -
l a n g s u n g ke hal 15

STOP PRESS : Hubungi Kami Jika Wartawan/ti Peduli Rakyat Melakukan Pemerasan, Intimidasi, Minum Miras dan Narkoba.
DAPUR REDAKSI & BERITA
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017

PT. Pungkook Keluarkan Limbah


DITERBITKAN OLEH :
PT. MEDIA PEDULI RAKYAT

DASAR :
Tapi Kondisinya Masih Bagus?
UNDANG-UNDANG PERS NO. 40 TAHUN 1999 Barang itu memang seperti ungkap Teti memohon.
PENDIRI : belum terpakai dan terlihat masih Salah seorang perwakilan
Asep Sumarna Toha baru, tapi sebenarnya itu barang Kades Pabuaran, yang namanya
Iis Marlyana rusak yang dikumpulkan selama disebut-sebut oleh Ayu, Hilda
PENANGGUNG JAWAB : tiga tahun, barangnya masih Octavia bernama Aday yang ingin
Asep Sumarna Toha banyak didalam dan perlu disebut sebagai Aki Adai sebagai
DEWAN PENASEHAT :
diketahui bahwa, PT. Pungkook perwakilan dari bu kades yang
HM. Nurcholid, Moch. Toha, Mr. Mind tidak menjual dan dikeluarkannya sedang ada acara di Subang
Bayu Mangkurat, Jarot Pandan Seta. juga bukan ke bu Ayu, tetapi ke bu mengaku bahwa permasalahan ini
PENASEHAT HUKUM : kades, saya juga heran kenapa surat bukan rahasia umum lagi, seorang
TB Ade Sudarman, SH, persetujuan pengeluaran barang kades memiliki SPK dari
Dr. Ujang Charda S, S.H.,M.H. sampai ke tangan bu Ayu,
Aneng Winengsih, S.H.,M.H perusahaan di wilayahnya, setiap
seharusnya cukup dipegang bu hasil penjualan limbah dari
DEWAN PEMBINA : kades, paparnya terheran-heran. Pungkook selalu digunakan untuk
Ir. Buddy Edyanto, Hendi Sukmayadi,
Drs. R. Pandu Padmasubya, M.Si., Tidak hanya sekali Perak pembangunan di Pabuaran.
Wildan, H. Aburaera Ranggong. menemui Ayu, saat kedua kalinya
Dan soal kenapa dijual ke
PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PEMIMPIN ditemui di RM Hilda Patokbeusi
orang lain luar warga Pabuaran dan
PERUSAHAAN : Ayu mengungkapkan jumlah
Asep Sumarna Toha
tidak dikelola oleh masyarakat
keseluruhan yang dibelinya.
setempat alasannya langsung saja
WAKIL PEMIMPIN DEWAN REDAKSI : Untuk jumlah tonase tanya ke bu kades, ungkapnya
REDAKSI Asep Sumarna Toha, keseluruhan yang saya beli itu, berkelit.
Rendra K. Harahap Ir. Buddy Edyanto, saya bayar PIB empat juta lima
Tubagus Ade, Sementara itu, salah seorang
ratus ribu rupiah (Rp.4,5 Juta),
REDAKTUR PELAKSANA : Hendi Sukmayadi, pengsaha limbah yang tidak
bukan bayar per kilogram, ujar
Suryana Endang Muslim. bersedia disebutkan namanya
Pajar Riskomar S.IP Ay u S e l a s a ( 2 1 / 3 / 2 0 1 7 )
mengeluh pengeluaran limbah
REDAKTUR : PA N T U R A - S U B A N G , Pengawasan dan Pelayanan Bea didampingi Bagian Ekspor Impor
Hendra Sunjaya, DESAIN/LAY OUT: yang tidak adil, Setiap limbah
Hari Saptanaya (PERAK).- dan Cukai Tipe Madya Pabean (Eksim) PT. Pungkook, Teti dan
beneran keluar dari PT. Pungkook
Purwakarta, tercantum nama Perwakilan Kades Pabuaran,
SEKRETARIS KEUANGAN : Didapati sejumlah puluhan ton dijual ke saya, tapi giliran barang
REDAKSI : penerima barang, Hilda Octavia Aday, ucapnya.
Iis Marlyana. bahan berbagai jenis untuk bagus seperti itu dijual ke orang
Saraswati (Kades Pabuaran) yang Bagian Eksim PT. Pungkook,
MARKETING IKLAN kebutuhan pembuatan tas yang lain, tapi gak apa, mungkin itu
ditandatangani dan stempel Pejabat Teti saat dikonfirmasi memohon
STAF REDAKSI : /SIRKULASI : diduga illegal diturunkan didalam belum rejeki saya dan keluarga,
Anen Rojiun yang memeriksa dokumen (Binsar agar masalah ini jangan sampai
Hari Saptanaya Gudang Beras CV. Anwar Famili Sinaga) dan Pejabat yang keluhnya sadar.
Yetin, Bambang
Dusun Rawasari, Desa diketahui oleh pihak manajemen. Menindak lanjuti masalah
Asep Dian melaksanakan pengeluaran (Iwan
Sukamandijaya, Kecamatan Setiawan) dan satu surat jalan Saya mohon masalah ini tersebut, hingga berita ini dimuat,
Ka. Biro & Wartawan Ciasem, Kabupaten Subang Senin untuk satu angkutan unit truk jangan sampai tembus ke berkali-kali hendak dikonfirmasi,
Subang Kota : Septian H, Jajat D. (13/3/2017). bernopol D 9126 UB tonase 1972 manajemen pak, karena saya Kades Pabuaran, Hilda Octavia
Subang Selatan : Bambang Kurniawan, Subang Utara /
Hal itu diperkuat, ketika Kg stempel dan tandatangan dipindah tugaskan kesini itu untuk selalu tidak ada dikantornya.
Pantura : Hendra Sunjaya, Atang S. Subang Tengah :
Nurhamid, Rohman. Kab. Bandung : Asep Rahmat. Kab. barang-barang tersebut tidak jadi security PT. Pungkook Indonesia memperbaiki kondisi manajemen, qHendra/Anen/Rohman
Bandung Barat : Ferry RFB (Ka. Biro), Edy Abdullah, Rushendi, diturunkan alias diangkut kembali One.
Cornelis. Kota Cimahi : Harold K. Karawang : - Purwakarta : A. kedalam truk-truk itu saat Menyik
Budiman. Garut-Garsel : Ruhyat, Iyus Yusuf, Asbulloh. dipergoki oleh Perak. Tidak hanya a p i
Perwakilan Prov. Bali : Boby Yudha Christiyanto, Wayan
Sudiana, Ketut SN, Agus. Lipsus : Aripin Godeg, Aripin,
itu, saat berlangsungnya kegiatan permasalah
Pepen S, Naseh Ujim, Bebeng. pengangkutan kembali barang, an itu, di
Kota Bandung : Suryana. beberapa orang sopir Nampak kantornya
Perwakilan DKI Jakarta : Rendra K. Harahap, Wahyono. sedang membuat surat jalan untuk masih di
Batam-Kepri : Pantas S. Perwakilan Sumut : R.K mengelabui Perak. lingkungan
Hutagalung. Banyuwangi-Situbondo : Leo Ahmad, Robby d a l a m
Yulianto. Saya hanya kuli, diperintah
Citizen Journalism : Agung S (Kota Bandung), oleh pemilik barang untuk bangunan
Eko Junanto ( Indramayu), Rudi (Subang Tengah) membuat surat jalan dadakan, P T .
karena di pabrik Pungkok tidak Pungkook,
Alamat Redaksi/ Tata Usaha/ Iklan :
Jln. Palabuan, Kp. Cisugih RT/RW 02/07, diberi surat jalan, ujar para sopir s a a t
Kel. Sukamelang, Kec/Kab. Subang. dikonfirma
Telp: 0260416544 polos.
Hp : 08170116572 (PU/Pimprus), 085221611968 si pejabat
Email : red.pedulirakyat@gmail.com Nyatanya, barang-barang y a n g
REKENING: Bank Mandiri Cab. Subang, A/n: Asep Sumarna Toha tersebut adalah milik seorang melaksana
No. Rek: 1320005655460. Bank Jabar Banten Cab. Subang, A/n:
Asep Sumarna No. Rek : 0007420331100. perempuan bernama Ayu yang k a n
Bank BRI Subang, No. Rek : 346101001976506, a/n Asep Sumarna, rumahnya berdekatan dengan
BCA No. Rek : 0550092891 a/n: Iis Marlyana pengeluara
Alamat Percetakan : gudang tempat menurunkan barang n/ Petugas
CV. Wahana Karya Grafika Jl. Bagus Rangin II No. 117/50 Bandung
tersebut. Bea dan
TARIF IKLAN Disela kegiatan mencurigakan Cukai,
dimaksud, Ayu berdalih, barang- I w a n
barang ini akan dikirim sekarang Setiawan
juga ke Bandung untuk dilebur memapark
tidak jadi diturunkan disini. a n ,
Barang ini jenis skrap, bukan mengenai
barang illegal. Barang ini saya beli barang
dari dari PT. Pungkook Pabuaran y a n g
melalui ibu lurah (Kepala Desa diangkut
Pabuaran, Hilda-red), dalihnya. Ay u i t u
jumlah
Ayu mengaku dirinya adalah seluruhnya
warga, Saya warga sini, kebetulan adalah
jarang dikampung, kalau ada delapan
pekerjaan mengurus dokumen belas ton
pengusaha/pekerja orang asing di
( 1 8 To n )
Pantura saja saya mampir ke
dan PIBnya
rumah.
dibayar
Ketika dipinta menunjukan s e r i b u
surat jalan, Ayu menunjukan r u p i a h
selembar Surat Persetujuan (Rp.1000,-
Pengeluaran, nomor ) sampai
502906/SPPR/WBC.08/KPP.MP.0 tiga ribu
3/2017 TGL. 13-03-2017 dengan rupiah (Rp.
kop surat Kementerian Keuangan 3000,-) per
Republik Indonesia Direktorat kilogramn
Jenderal Bea dan Cukai Kantor ya.
Wilayah Jawa Barat, Kantor
SEPUTAR PRIANGAN Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017

Pelayanan RSUD Tidak Optimal, Kejari Cimahi Musnahkan


Peserta PBI-KIS Bayar Obat Barang Bukti Sitaan
Senilai Rp 24 M
meminta agar lebih banyak, karena sampai saat
rumah sakit bisa ini hanya terpusat di Padalarang,
mengusulkan ujarnya.
kepada Dinas Ditemui secara terpisah,
Kesehatan Kepala Komunikasi dan Hukum
(Dinkes) KBB BPJS Kesehatan Cimahi, Ilham
bila memang Mutaqin mengungkapkan, sangat
stok obat- tidak dibenarkan jika peserta KIS
obatan tidak ada PBI setelah mendapatkan
atau kurang. pelayanan rumah sakit harus
"Dewan membeli obat diluar. Semua
memiliki fungsi peserta BPJS sudah ter-cover dari
pengawasan. mulai pelayanan kesehatan sampai CIMAHI, (PERAK).-
Melalui fungsi obat-obatan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi
itu, kami akan "Jadi tidak dibenarkan harus memusnakan sejumlah barang bukti sitaan senilai
memanggil membeli diluar," kata Ilham. Ia Rp 24 miliar dari 93 perkara selama 15 bulan,
Dinkes KBB juga menambahkan, pihak BPJS belum lama ini, diantaranya, sabu, ganja, dan
NGAMPRAH-KBB, (PERAK).- di luar. Rumah sakit harus sudah dan BPJS puluhan juta uang kertas palsu pecahan 100 ribu
Kesehatan sebetulnya sudah jauh-
Dewan Perwakilan Rakyat menyediakan obat-obatan secara Kesehatan untuk meminta beserta mesin print.
jauh hari melakukan komunikasi Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan
Daerah (DPRD) Kabupaten lengkap karena pengadaannya penjelasan terkait persoalan ini," dengan setiap rumah sakit agar
Bandung Barat (KBB) ditanggung penuh oleh pemerintah ujarnya. Ia menambahkan, tidak Narkotika Nasional Kota (BNN) Kota Cimahi dan
melayani peserta BPJS dengan Kepala Satuan (Kasat Narkoba) Polres Cimahi.
menyesalkan tidak optimalnya daerah. hanya ketersediaan obat-obatan optimal disertai dengan
Baru-baru ini saya menerima yang masih dikeluhkan Menurut Kepala Kejari Kota Cimahi Harjo, kasus
pelayanan rumah sakit umum ketersediaan obat-obatan.
masyarakat, tapi juga terkait terbesar yang ditangani adalah perkara sabu-sabu
daerah (RSUD) kepada para laporan dari sejumlah warga "Kami rutin melakukan seberat 847 gram.
peserta BPJS Kesehatan program diberbagai wilayah KBB ini dengan kualitas pelayanan rumah komunikasi dengan rumah sakit Pemusnahan yang dilakukan ini belum secara
Kartu Indonesia Sehat (KIS) bahwa ada peserta BPJS sakit. Banyak pasien KIS PBI yang keseluruhan kasus yang ditangani oleh Kejari
diantaranya soal ketersediaan
Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kesehatan yang sedang berobat tidak mendapatkan pelayanan Cimahi. Masih ada kasus lainnya ditangani yang
obat-obatan," tambahnya.
Meski kepesertaannya sudah kerumah sakit,justru harus optimal. belum dimusnakan, kata Harjo usai pemusnahan.
Tahun 2017, Pemkab Bandung
ditanggung penuh oleh membeli obat diluar dengan Peserta KIS PBI kerap tidak Diakui olehnya, pemusnahan barang bukti itu
memakai uang sendiri," kata Barat mengalokasikan anggaran
pemerintah, namun pasien tetap mendapatkan pelayanan optimal tidak semua dapat berjalan cepat. Terdapat
harus membeli obat dengan Saprudin di Ngamprah, jika dibandingkan dengan pasien sekitar Rp 17 miliar untuk peserta
KIS PBI yang bersumber dari beberapa perkara lainnya yang dinyatakan tetap.
menggunakan uang pribadi. Rabu(29/3). Saprudin juga BPJS Kesehatan non-PBI. Semuanya kita musnahkan agar tidak menjadi
Wakil ketua Komisi IV DPRD menyayangkan kurang optimalnya Harusnya diberlakukan sama APBD. Adapun peserta KIS PBI
sebuah masalah. Sebab namanya narkoba itu
KBB, Saprudin Hidayat komunikasi antara BPJS karena baik PBI maupun non-PBI yang dibiaya oleh APBD KBB berbahaya apalagi hilang akan menjadi masalah,
mengatakan, tidak sedikit peserta Kesehatan dengan setiap rumah sama-sama bayar. sebanyak 69.339 orang dengan ujarnya.
BPJS Kesehatan KIS-PBI yang sakit terutama rumah sakit milik Selain itu, kami juga meminta alokasi anggaran sebesar Rp 1,3 Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cimahi
notabene berasal dari keluarga pemerintah seperti RSUD Cililin kepada pihak BPJS, agar miliar per bulan atau mencapai Rp AKP Wahyu Agung meyebutkan, barang bukti
tidak mampu harus membeli obat dan RSUD Lembang. Ia juga menyediakan kantor layanan BPJS 17 miliar per tahun. qFerry/Edy yang dimusnahkan tersebut hasil pengumpulan
sejak awal 2016 hingga Maret 2017. Pemusnahan
ini dilakukan karena sudah inkrah.

Di Kota Cimahi Banyak Perusahaan Belum Mendaftar BPJS Serta keputusannya harus dirampas dan di
musnahkan, ungkapnya. Dia menjelaskan, dari 93
perkara tersebut, barang bukti terbanyak berasal
CIMAHI, (PERAK).- laporan. dari kasus narkoba. Di mana jenisnya yaitu ganja
dan sabu-sabu. qHarold
Ti d a k k u r a n g d a r i 1 2 3 Ditanya lebih jauh, total
perusahaan di Kota Cimahi belum jumlah tenaga kerja yang belum
terdaftar di Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (BPJS) Kota
mendaftarkan ke BPJS mencapai
24 ribu. Jumlah tersebut, jauh
KTP Elektronik
Cimahi. Alasannya diduga
perusahaan tersebut tutup.
lebih sedikit dibandingkan yang
mendaftar.
Berlaku Seumur Hidup
Kepala Seksi (Kasi) Syarat Semua pekerja memang CIMAHI, (PERAK).-
Kerja dan Jamsostek Dinas diwajibkan untuk mengikuti Warga Kota Cimahi tak perlu khawatir soal
Ketenagakerjaan Kota Cimahi, BPJS. Untuk itu, bagi yang belum masa berlaku Kartu Tanpa Penduduk Elektronik
Sularno, mengatakan bahwa pada mendaftar segera membayar, (KTP el). Karena KTP el berlaku seumur hidup
saat ini tercatat ada 300 ungkapnya. sehingga tidak perlu melakukan registrasi ulang
perusahaan yang belum melapor Terkait angka kecelakaan kerja seperti rumor yang beredar.
pada 2016. paling tinggi pada 2008 yaitu Kepala Seksi Identitas Penduduk pada Bidang
Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Cimahi,
Sedangkan total keseluruhan sebesar 1827 kecelakaan.
Erwandi mengatakan, penegasan mengenai masa
perusahaan mencapai 470 di Kota Sedangkan untuk paling kecil pada aktif seumur hidup KTP el tercantum dalam
Cimahi, kata Sularno, belum 2016 yang mencapai 1435 Undang-undang Nomor 24/2013 yang
lama ini. Untuk itu, pihaknya akan kecelakaan. mengamanatkan bahwa KTP-el untuk Warga
melakukan sejumlah pengecekan Jika para pekerja ini BPJS mencapai 57 ribu pekerja. dari 15 tahun hingga 65 tahun. Negara Indonesia (WNI) masa berlakunya ialah
terkait hal tersebut. Biasanya, mendaftar BPJS semuanya biaya Sedangkan jumlah angkatan kerja Di dalamnya terdaftar jumlah seumur hidup.
perusahaan tidak melaporkan akan ditanggung, ucapnya. mencapai 300 ribu orang. Jumlah penganguran dan jumlah lainnya, "Untuk menyebarluaskan hal itu kami
karena malas membuat sejumlah Jumlah pekerja yang terdaftar di tersebut berdasarkan usia mulai pungkasnya. qHarold berkoordinasi dengan mitra kerja, seperti pertugas
administrasi Keluarahan, Kecamatan kecamatan,
kita sampaikan," katanya, belum lama ini.
Jalur Alternatif Tagog Apu-PadalArang Lumpuh Selain itu, Kementerian Dalam Negeri pada
2016 telah menerbitkan surat edaran tentang KTP-
el yang berlaku seumur hidup. Meski begitu, tak
dipungkirinya di tengah-tengah masyarakat sempat
sore (12/03/2017) sekitar pukul tindakan untuk perbaikan jalan
ada permasalahan mengenai masa berlaku KTP-el,
17.00 WIB. Pada saat itu hujan tersebut, karna akses tersebut tapi hal tersebut langsung ditindaklanjuti.
turun sangat deras dan ditambah benar-benar sangat berguna. Erwandi melanjutkan, permasalahan KTP-el
dengan faktor kondisi jalan yang Kades Ciburuy, Oma sendiri juga ditambah dengan belum tersedianya blanko.
curam, apalagi di wilayah tersebut sudah melaporkan longsor Tercatat, sejak akhir tahun 2016 lalu, Pemerintah
tidak memiliki ada serapan air tersebut kepada kecamatan namun Kota Cimahi belum menerima kiriman blanko dari
yang cukup maka terjadilah sampai berita ini ditulis belum ada pemerintah pusat.
bencana longsor. tanggapan. Terbaru, Disdukcapil Kota Cimahi sudah
Padahal akses jalan ini sangat Saya sudah lapor ke mengajukan blanko KTp-el sebanyak 20.000
bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan, juga Binamarga tapi keping. Blanko tersebut akan digunakan untuk
sampai sekarang belum ada mencetak KTP-el yang sudah melakukan
setempat dan juga bagi pengguna
tindakan, bahkan kondisi jalan perekaman alias daftar tunggu cetak.
jalan lainnya. Selain akses tersebut sudah mulai retak-retak "Kalau harus lelang kami perkirakan April
ketempat pariwisata/Situ Ciburuy, ke badan jalan besar kemungkinan blanko datang. Permintaan untuk Cimahi 20.000
PA D A L A R A N G - K B B , wilayah selalu terjadi bencana juga sebagai jalur alternatif untuk kalau di biarkan saja bisa tambah keping kebutuhannya," ucapnya.
(PERAK).- longsor, salah satunya adalah yang mengurangi kemacetan, apa lagi parah. Insya Allah minggu- Sekedar gambaran, hingga Februari 2017, jumlah
Bicara masalah longsor terjadi di kampung Sadang, seperti Padalarang hampir setiap minggu sekarang kalau ada umur wajib KTP di Kota Cimahi mencapai 382.108 jiwa,
memang sudah bukan hal yang RT/RW.01/10. di wilayah Desa hari macet. dan ada rezekinya saya bersama yang sudah melakukan perekaman mencapai
aneh lagi di telinga publik, Ciburuy, Kecamatan Padalarang. Masyarakat berharap masyarakat binmas dan babinsa 378.312, yang belum direkam sebanyak 1.428.
khususnya di Kabupaten Bandung Menurut warga sekitar pemerintah harus menanggapi akan memperbaiki jalan qHarold
Barat (KBB) hampir disetiap kejadian ini terjadi pada minggu dan secepatnya mengambil tersebut. qFerry/Rushendi
SEPUTAR BALI - JATIM
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017

Diskop Denpasar Amankan Nyepi, Seorang Pecalang


Usulkan Pembubaran
77 Koperasi
Ditusuk Pengendara Motor
Wi t a . S a a t Korban mengalami luka
DENPASAR-BALI, (PERAK).-
korban sedang sabetan di lengan tangan kanan dan
Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan
memantau kiri cukup serius. Pinggang korban
Menengah (UMKM) Kota Denpasar
mengusulkan pembubaran sekaligus mencabut keamanan di juga diketahui mengalami luka
badan hukumnya 77 koperasi dari 1.128 lingkungan tusuk dan tubuhnya tergeletak di
koperasi yang ada ke Kementrian Koperasi banjar, tiba- dekat pos pecalang.
UKM. Pasalnya, koperasi tersebut sudah tidak tiba ditusuk "Korban juga seorang
beroperasi dan alamat kantornya juga tidak p r i a t a k pecalang. Kejadian sekitar pukul
jelas. dikenal. 03.30 Wita," ucap anggota Polsek
Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Anggota Denpasar Timur saat ditemui di
Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, P o l s e k RSUP Sanglah, Denpsar, Bali,
kamis (30/3) kemarin mengatakan, koperasi Denpasar Selasa (28/3) pagi.
yang disulkan dibekukan badan hukumnya T i m u r Polisi masih mengembangkan
tersebut sama sekali tidak memiliki kegiatan mendatangi kasus ini dan pelaku masih dikejar.
dan operasional. Sehingga keberadaan koperasi k o r b a n Sementara itu anggota Polsek
tersebut akan dapat merusak citra koperasi yang penusukan Denpasar Timur masih menggali
sehat dan masih beroperasi. Ilustrasi u n t u k informasi dari korban dan para
Menurut Erwin Suryadarma, tindakan tegas menggali saksi. Korban sempat dirawat di
yang diambil terhadap koperasi-koperasi yang informasi ciri- RSUD Wangaya, namun karena
sudah mati suri dan tidak pernah melaksanakan DENPASAR-BALI, (PERAK).- Pemecutan Kaja, Denpasar, ciri pelaku lukanya cukup serius lalu dirujuk
RAT (Rapat Anggota Tahunan) serta tidak Amankan perayaan Hari Raya ditusuk orang tak dikenal. kepada keluarganya di UGD RSUP ke UGD RSUP Sanglah, Denpasar,
pernah melaporkan hasil RAT menjadi prioritas Suci Nyepi, Agus Susila (45), Peristiwa tragis tersebut terjadi Sanglah, Denpasar, Bali, Selasa Bali, pukul 05.00 Wita.
utama dalam pembinaan. Bila langkah terakhir pecalang Banjar Mertayasa, pada Selasa (28/3) pukul 03.30 (28/3). qTim
kopersi tersebut sudah tidak bisa dibina maka
diambil langkah diusulkan ke Kemenkop UKM
Pusat untuk dibubarkan.
Kami tidak menginginkan banyak
koperasi, tapi jumlah anggota koperasi
Pemkab Gianyar Gelar Sinkronisasi Penyusunan LAKIP
diharapkan semakin banyak. Sehinggga GIANYAR-BALI, (PERAK).- sebagai kewajiban Pemerintah
menunjukkan koperasi tersebut berkualitas,'' Dalam rangka memberikan mempertanggungjawabkan
ujar mantan Kadisosnaker Kota Denpasar ini. pemahaman dan pengetahuan kinerjanya kepada masyarakat.
Erwin Suryadarma menerangkan, sesuai kepada Organisasi Perangkat Pemerintah Kabupaten Gianyar
Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 Pasal 25 Daerah (OPD) di lingkungan berkomitmen untuk menyusun
dan 26 batas akhir koperasi primer Pemkab. Gianyar tentang LAKIP sesuai dengan tahapan-
melaksanakan RAT sampai akhir Maret 2017 penyusunan Laporan Akuntabilitas tahapan dan aturan yang benar.
ini. Untuk itu, ia meminta kepada gerakan Kinerja Instansi Pemerintahan Lebih lanjut I Wayan SUdamia
koperasi yang belum menggelar RAT agar (LAKIP), Pemkab Gianyar menjelaskan saat ini Pemerintah
segera melaksanakannya sesuai AD/ART. menggelar Sinkronisasi antara Kabupaten Gianyar sedang
Setelah itu, pihaknya akan menurunkan tim RPJM, RENSTRA, RENJA, IKU, menyusun LAKIP tahun 2016, dan
pengawas melakukan monitor bagi koperas- Program dan Kegiatan, PK serta sedang mempersiapkan
koperasi yang belum melaksanakan RAT. LAKIP di Ruang SIdang Utama penyusunan LAKIP 2017. Tahun
Kami akan mencari tahu mengapa koperasi Kantor Bupati Gianyar (24/3). 2015 LAKIP Gianyar mendapatkan
tersebut tidak melaksanakan RAT. Apa Acara dipimpin Asisten nilai CC dan diharapkan melalui
penyebab dan masalahnya kami akan mencari Administrasi Umum Setda sinkronisasi ini Kabupaten Gianyar
solusi atau jalan keluar agar koperasi tersebut Kabupaten Gianyar, I Wayan memperoleh nilai yang lebih baik
bisa melaksanakan kewajibannya,'' ucapnya. Sudamia dan diikuti seluruh OPD setiap tahunnya. Sebagai Narasuber I Made Dwi Dewata pencapaian dari kegiatan yang telah
Lebih lanjut Erwin Suryadarma dilingkungan Pemkab Gianyar. komitmen, pemerintah Kabupaten dalam pemaparannya mengatakan, dilakukan. Menurut Made Dwi,
mengemukakan, pihaknya terus meningkatkan Acara diisi oleh Narasumber Gianyar terus berusaha saat ini kebanyakan pemerintah Pemkab Gianyar mampu
kapasitas dan kualitas koperasi bukan kuantitas. Kepala Subbagian Akuntabilitas meningkatkan kemampuan dan daerah menyusun LAKIP memperoleh nilai LAKIP yang
Sehingga koperasi yang ada terus maju lewat Kinerja Biro Organisasi Provinsi pemahaman dalam menyusun berorientasi terhadap output/kerja lebih baik dengan LAKIP yang
pembinaan dan bimbingan. Seperti memberi Bali, I Made Dwi Dewata dengan LAKIP, salah satunya dengan yang telah dilakukan yakni hanya berorientasi atas outcame. Dari
pelatihan, penguatan dan pelatihan bidang materi Penguatan Sistem belajar dari yang lebih baik yakni berorientasi terhadap fisik komitmet Bupati Gianyar yang
usaha. Pelatihan dan pembinaan yang diberikan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemprov Bali, dimana LAKIP keuangan atau seputar kegiatan sangat besar, pihaknya yakin
itu sangat penting agar ke depan koperasi Pemerintah. Pemprov. Bali dari nilai LAKIP D yang telah dilakukan. Sedangkan Pemkab Gianyar mampu
tersebut kuat menghadapi persaingan global I Wayan Sudamia mengatakan hingga sekarang mencapai nilai seharusnya adalah berorientasi memperoleh nilai yang lebih baik.
MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). penyusunan LAKIP sangat penting BB. terhadap outcome/hasil yakni qWayan
Kami harus mengambil tindakan tegas
terhadap koperasi yang sama sekali tidak
memiliki kegiatan atau operasional. Kalau ini
dibiarkan akan dapat merusak citra koperasi di
Apel Peringati Hut Singaraja ke-413, Pertumbuhan Ekonomi Meningkat,
mata masyarakat,'' kata Erwin Suryadarma.
Erwin Suryadarma menambahkan, koperasi
yang aktif beroperasi sampai Maret ini
Bupati Ajak Masyarakat Bersama Membangun Buleleng
sebanyak 1.051 koperasi. Sedangkan 77 kebersamaan, serta mempererat tali Ditambahkan, pertumbuhan
koperasi yang tidak aktif sudah diusulkan ke persaudaraan dalam satu ekonomi mencapai 6,11 %, dimana
Kementerian Koperasi UKM untuk dicabut pandangan membangun Buleleng. pertumbuhan ini didominasi oleh
badan hukumnya. Karena itu, sesuai Peraturan Diyakini dengan semangat sektor pertanian. Karena itulah, ke
Pemerintah Nomor 9 tahun 1995 dan kebersamaan akan mampu depannnya, Bupati PAS dan Wakil
Permenkop RI no.15 tahun 2015 tentang usaha memcapai satu tujuan Buleleng Bupati Nyoman Sutjidra yang
simpan pinjam koperasi maka koperasi yang yang semakin maju dan sejahtera. terpilih kembali dalam Pilkada
mempunyai usaha simpan pinjam wajib Diungkapkan juga, dalam lima Buleleng lalu mengatakan akan
mengurus izin simpan pinjam. Karena masih tahun pembangunan di masa
minim koperasi-koperasi yang ada di Denpasar mengembangkan sektor pertanian.
pertama Bupati PASS memimpin Namun, meskipun
mencari izin simpan pinjam. Buleleng yang tertuang dalam
Dari 10.51 yang aktif di Denpasar baru 200 perekonomian Buleleng terus
Rencana Jangka Panjang meningkat, namun Bupati murah
koperasi yang mengajukan permohonan izin
Pembangunan Daerah periode senyum ini mengaku masih ada
simpan pinjam dan sisanya belum,'' terangnya.
2012-2017, melalui 12 Program pencapian pembangunan yang
Dia menegaskan, koperasi yang memiliki usaha belum optimal. Hal ini disebabkan
simpan pinjam wajib hukumnya mengantongi BULELENG-BALI, (PERAK).- disampaikan Bupati Buleleng Putu Pembangunan Strategi dinyatakan
Bupati Buleleng mengajak Agus Suradnyana dalam telah berhasil mencapai adanya keterbatasan yang dihadapi,
izin simpan pinjam. Kalau tidak maka koperasi namun dengan kebersamaan segala
tersebut tidak boleh melakukan kegiatan simpan masyarakat untuk semakin dalam sambutannya ketika memimpin peningkatan pembangunan di
mencinta Kota Singaraja yang upacara peringatan hari Kelahiran berbagai bidang. hambatan akan dapat dituntaskan
pinjam. Koperasi yang sah bisa melaksanakan bersama sehingga Buleleng akan
simpan pinjam harus yang sudah memiliki izin didirikan oleh Raja Buleleng Ki Kota Singaraja ke-413 di Taman Diantaranya, pembangunan
semakin maju dan sejahtera.
lengkap. Barak Panji Sakti tahun 1604. Kota. Kamis, (30/3). infrastruktur jalan sehingga
Tu r u t m e n a m b a h s a k r a l
Kami mengimbau kepada seluruh gerakan Terkait itulah,semua komponen Ajakan untuk semakin memudahkan akses pengembangan upacara itu, ditampilkan sendratari
koperasi agar segera mengurus izin simpan masyarakat diminta memahami mencintai Singaraja sejalan dengan perekenomian pedesaan, megoak-goakan yang mengisahkan
pinjam. Jika ini tidak dilakukan akan sejarah lahirnya kota Singaraja. tema hut kota, yaitu Singaraja di pembangunan IRD, RS Pratama, bagian dari kisah kebersamaan
dikhawatirkan koperasi yang tidak memiliki Dengan memahami, maka akan Hatiku. Singaraja kita punya. Mari pembanguan sistem air minum Raja Panji Sakti bersama teruna
legalitas izin simpan pinjam tidak boleh tumbuh rasa bangga dan rasa bersama-sama membangun kota yang bersih dan pembangunan goaknya ketika akan berperang ke
melakukan simpan pinjam,'' tegas Erwin memiliki serta berperan aktif dalam Singaraja, seru Bupati. berintegrasi lainnya menjadi luar Buleleng untuk meningkatkan
Suryadarma. qYudha memajukan Singaraja dan Selain itu, Bupati juga gambaran perkembangan ekonomi kejayaan Buleleng yang kala itu
Buleleng umumnya. Demikian mengajak agar nilai kekeluargaan, yang baik di Buleleng. baru dibangun. qKetut
SEPUTAR BALI - JATIM Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017

KHR M Kholil As'ad Tertib Lalu Lintas Pastika dan Sudikerta


Dukung Gerakan Seribu Rupiah Sehari
Perpanjang SIM di Mapolres Situbondo Melihat situasi
seperti ini masak kita
tidak bisa berbuat
contoh panutan bagi masyarakat, untuk mereka? Boleh
dengan kerendahan hatinya," tutur gak saya mengetuk
Sigit. hati semua orang
Kapolres sitobondo AKBP Sigit untuk menyisihkan
Dany menyampaikan apresiasi setinggi seribu saja sehari?
tinggginya kepada KHR Muhammad ujarnya.
Kholil As'ad yang sudah berkenan Komunitas
menjadi ikon pelopor tertib lalu lintas. ANOM ini terbuka
Diharapkan dengan adanya kehadiran untuk siapa saja yang
terketuk hatinya
beliau semakin menumbuhkan DENPASAR-BALI, (PERAK).- untuk bergabung. Tidak memandang
kesadaran masyarakat dalam berlalu Gerakan sosial Seribu Rupiah suku, agama dan ras, yang diutamakan
lintas. Sehari, Membantu Lansia di Bali mengajak siapa saja untuk Care and
"Beliau sebagai panutan kita dan yang dilaksanakan komunitas Atas Share. Komunitas ini berdiri sejak 31
sudah memberi contoh bagaimana Nama Orang Miskin (ANOM) Januari 2015, bergerak dalam bidang
pentingnya mentaati peraturan lalu mendapatkan dukungan dari sosial dengan anggota komunitas-
lintas, bahkan beliau juga melalui Gubernur Bali Made Mangku Pastika komunitas, ataupun perorangan dari
semua prosedur dalam pengurusan sim dan Wakil Gubernur Bali Ketut berbagai kalangan seperti komunitas
dengan baik, seperti klik helm sampai Sudikerta. Dalam deklarasi yang vespa, Pro Ambasador, Flobamora,
SITUBONDO-JATIM, (PERAK).- Situbondo, ternyata melakukan tata memakai Safety Belt," tegas Sigit. diadakan di Warung Tresni, Jumat dan dari berbagai profesi seperti
Suasana mendadak berubah dan tertib lalu lintas untuk memperpanjang Selain Kapolres Situbondo ikut (24/3), Pastika menggugah berbagai pengacara, pegawai negeri maupun
menjadi ramai di Mapolres Situbondo sim A dan sim C yang sudah habis masa serta Kasatlantas Polres Situbondo AKP kalangan untuk ikut ambil bagian swasta bahkan siswa-siswi yang
di bagian pembuatan atau perpanjangan berlakunya. Himawan Setiawan, SIK., yang dalam menolong sesama terutama tergerak untuk peduli dan berbagi.
sim karena kedatangan pengasuh Kapolres Situbondo AKBP Sigit mendampingi di setiap proses orang-orang usia lanjut yang tidak Mudah-mudahan dengan seribu
Ponpes Walisongo KHR Muhammad Dany Setiyono SH.SIK.M.sc yang perpanjangan sim yang dilalui dengan terurus. rupiah sehari kita dapat menyambung
Kholil As'ad. Kamis, (30/3). mendampingi langsung, dengan baik oleh KHR Muhammad Kholil Saya harapkan ini mendapat hidup mereka dengan lebih sejahtera,
Kedatangan beliau yang merupakan terkejut dan bahagia adanya kedatangan As'ad Samsyul Arifin. Usai pemotretan sambutan dari siapa saja yang ingin ajaknya. Menurut Pastika lebih dari
salah satu ulama kharismatik di Jawa pengasuh Ponpes Walisongo ini. sim diserahkan langsung oleh Kapolres peduli dan berbagi. Kita semua tahu seribu lansia yang masih memerlukan
Timur yang berasal dari Kabupaten Ulama seperti beliau salah satu Situbondo. Jumat, (31/03). qLeo masih ada orang-orang tua yang beras 10 kilogram dan uang seratus
memerlukan uluran tangan kita. Yang ribu untuk sebulan. Pihaknya juga
memang sudah tidak mampu bekerja, berterimakasih untuk media yang
Bangsring Underwater, Lakukan bukan karena mereka malas namun
memang tidak bisa kerja lagi karena
sudah memberitakan kondisi itu.
Diharapkan lansia yang sudah terdata
Penanganan Profesional Demi Keamanan Pengunjung sudah tua, kata Pastika.
Komunitas ANOM yang
tersebut mendapatkan bantuan rutin
tiap bulannya.
dikomandani Putu Indrawan dan Kita harapkan anak-anak muda
B A N Y U WA N G I - J AT I M , mengakibatkan yang berpartisipasi, terutama
Sekretaris Iwan Dharmawan
(PERAK).- kecelakaan kecil itu membantu kita menyebarkan bantuan
membawa misi sosial dan
Salah satu wisata yang di sebut terjadi, dan dari nanti, dan timbul rasa empati bahwa
kemanusiaan. Dengan menyisihkan
Bangsring Underwater (Bunder) atau pihak pengurus seribu rupiah sehari, diharapkan dapat suatu saat mereka juga akan tua dan
Rumah Apung yang berada di wilayah Bunder melakukan meringankan beban para lansia yang mungkin juga terlantar, dan mudah-
desa Bangsring, Kecamatan tindakan gerak tidak terurus oleh keluarganya, yang mudahan mereka dapat berbuat lebih
Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi cepat untuk hidup sebatang kara. banyak lagi, pungkasnya.
yang memiliki keindahan pantai dan menangani, Menurut Pastika, usia lansia di Pada kesempatan tersebut, Pastika
sarana perlengkapan untuk menolong dan Bali sangat banyak yang dan Ketut Sudikerta menyerahkan
kenyamanan dan keamanan para m e m b a w a memprihatinkan. Mereka banyak bantuan sejumlah uang dan 'celengan'
pengunjung. pengunjung yang tidak diurus oleh keluarganya. ANOM kepada Indrawan yang
Penanganan ini sudah dilakukan tersebut ke RSUD Bahkan untuk makan sehari-hari pun kemudian memecahkannya untuk
oleh pihak pengurus Bunder yang Blambangan sulit. mendukung kegiatan itu. qYudha
secara profesional dan cepat kepada Banyuwangi. mendapat sanjungan atau motifasi dari
salah satu pengunjung yang mengalami Penangan dari pengurus Bunder
kecelakaan kecil atas kejadian yang
membuat keluarga korban menangis
membuahkan hasil yang maksimal dan
pengunjung tersebut selamat dan sudah
salah satu pengunjung, adanya respon
cepat atau tindakan cepat dan tanggung Demi Keamanan Murid,
jawab yang penuh secara profesional UPTD Wongsorejo, Pihak Sekolah, Komite Beserta
histeris, korban tersebut masih dibawah bisa kembali pulang serta melakukan terhadap para pengunjung Bunder yang
umur sekitar 9 tahun asal desa aktivitasnya"ungkap Ainur Rofiq harus di pertahankan demi keamanan Masyarakat Dukung Pembangunan Pagar SDN 1 Bengkak
Ta m a n s a r i , K e c a m a t a n L i c i n , selaku bagian Informasi Dispar dan keselamatan parawisata yang
Kabupaten Banyuwangi. Selasa, (28/3) Banyuwangi saat di komfirmasi tim bekunjung di Bangsring Underwater B A N Y U WA N G I - J AT I M , Disisi lain, ketua komite yang
kemarin. wartawan PerakBwi. Rabu, (29/3). (Bunder) atau Rumah apung, (PERAK).- berinisial Ahmad Haeronik
"Kecelakaan terjadi karena korban Dalam kejadian yang terjadi di imbuhnya. Salah satu sekolah dasar (SD) di mengungkapkan, bahwa pihaknya
mempunyai kelemahan fisik yang Bangsring Underwater (Bunder) qLeo/Robby Kabupaten Banyuwangi, tepatnya sudah mengadakan rapat bersama
SDN 1 Bengkak, Kecamatan pihak sekolah, komite serta wali
Wongsorejo sudah meningkatkan murid. Permintaan sumbangan
Parkir RSUD Blambangan Kurang Luas mutu pelayanan pendidikan
berdasarkan asas gotong royong demi
berbentuk sukarela untuk
pembangunan pagar ini terjadi adanya
kenyamanan sekolah berdasarkan inisiatif kelompok komite dan para
Banyuwangi. yang ada pun cukup minimalis dan (Permendibud) Nomor 75 Tahun 2016 wali murid beserta masyrakat untuk
Sebetulnya, dirasa sangat jauh dari lokasi kamar tentang komite dan memperdayakan melakukan tindakan cepat demi
rumah sakit sudah jengukan. masyarakat. Hal ini sudah dilakukan keamanan murid di sekolah,"
menyediakan lahan Parkirnya jauh. Kalau jalan ke di sekolah SDN 1 Bengkak dengan
ungkapnya.
parkir untuk roda ruangan ya lumayan, beber Sutan, inisiatif pihak sekolah, komite, wali
Di tempat terpisah, kepala UPTD
dua dan empat. salah satu pengunjung rumah sakit. murid beserta masyarakat dan turut
Namun tingkat Membeludaknya pengunjung ini wongsorejo Muhsin, S.Pd, Msi.
didukung oleh UPTD dan sekolah.
kunjungan yang membuat areal parkir kendaraan khusus Dalam hal ini kami sudah menambahkan, pembangunan pagar
cukup tinggi sepeda motor ini penuh. Imbasnya, melakukan pengajuan permohonan sekolah di SDN 1 Bengkak ini kita
membuat areal pengunjung harus memarkir bantuan kepada pihak Pemerintah dukung penuh dengan tujuan
parkir di halaman kendaraannya di luar areal rumah sakit. Kabupaten Banyuwangi tapi tidak keamanan murid di sekolah dan
rumah sakit pun Pemandangan ini menjadi hal lumrah di bisa, karena anggaran yang lalu sudah berharap bisa jadi contoh untuk
tidak mampu bagian depan rumah sakit. dibuat untuk kepentingan yang lain. sekolah lain serta bisa jadi panutan
menampung. Menanggapi kondisi tersebut, Akan tetapi, muncul satu inisiatif dari demi meningkatkan mutu pendidikan
B A N Y U WA N G I - J AT I M , Seperti kendaraan roda empat misalnya, Direktur RSUD Blambangan Taufik kelompok komite dan wali murid yang di sekolah. qLeo
(PERAK).- hampir setiap hari areal parkir dalam Hidayat sudah mengetahui kondisi berbentuk sumbangan
Perkembangan pembangunan rumah sakit selalu penuh sesak dengan tersebut. Sejauh ini pihaknya sudah sukarela yang bisa kita
RSUD Blambangan rupanya belum kendaraan. menjalin komunikasi dengan pemkab. t e r i m a d e m i
menyentuh ke aspek penyediaan lahan Mobil pasien dan mobil pegawai Salah satunya untuk menyediakan meningkatkan
parkir yang memadai. Lahan pakir pun memenuhi sudut parkir rumah lahan parkir terpadu yang bisa kenyamanan dan
kendaraan yang tersedia pun dirasakan sakit. Saking penuhnya, bahkan sampai digunakan untuk memarkir kendaraan keamanan murid murid
belum mampu menampung gelombang berdempetan dengan lokasi parkir pasien rumah sakit. di sekolah," ungkap Eko
kendaraan yang silih berganti masuk ke ambulans rumah sakit. Tidak hanya Sudah kita ajukan ke pemda untuk Winarti Puji Rahayu,
rumah sakit milik pemerintah daerah roda empat, jenis sepeda motor juga pembangunan lahan parkir terpadu, S.Pd, selaku kepala
ini. Imbasnya, kendaraan pengunjung tidak kalah padat. Setiap harinya lokasinya sudah ada tinggal komunikasi sekolah SDN 1 Bengkak
rumah sakit ini pun meluber hingga ke kendaraan roda dua keluar masuk ke Pemerintah Daerah, katanya. saat di konfirmasi
bahu jalan utama Jalan Letkol Istiqlah rumah sakit setiap harinya. Parkiran qRobby diruang kerjanya.
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
RAGAM

Pembangunan Infrastruktur Data E-KTP Warga Terancam


Desa Selaawi Terus Dikembangkan
dana desa tahap satu dan dua
dari pemerintahan Kabupaten
Garut, akan di proyeksikan
Tak Bisa Gunakan Hak Pilih
untuk perbaikan TPT kirmir keluarkan akta kematian agar bisa
drinase pemerasan dan meng-update jumlahnya," jelasnya.
p e n g a s p a l a n . Wa r g a Sementara itu, pengamat komunikasi
masyarakat kampung Selaawi politik yang juga Direktur Lingkar
Cidarengdeng dan kampung Kajian Komunikasi Politik Universitas
Gengong khususnya desa Komputer Indonesia, Adiyana Slamet
Selaawi ini pun kedepannya mengatakan, dengan adanya 13.586
agar lebih baik dan lebih sehat orang yang memiliki data duplikasi
GARUT, (PERAK).- juga sejahtera ungkapnya. harus menjadi PR besar bagi
Perbaikan perekonomian di Pembangunan infrastruktur akses Disdukcapil KBB dan penyelenggara
tingkat pedesaan sangat bergantung jalan pengaspalan TPT dan saluran pilkada untuk segera memverifikasi
pada beberapa faktor seperti sumber denase telah di bangunkan dari data.
daya manusia dan juga terhadap anggaran dana DD tahap satu TPT "Sejauh mana Disdukcapil KBB
infrastruktur akses jalan yang nyaman 83m di kampung Genggong, Datar dan penyelenggara pilkada ini untuk
dan mulus apalagi untuk daerah yang salam 1100m pengaspalan di tambah
sebagian masyarakatnya berprofesi segera melakukan pemutakhiran data
pengerasan 400m di kampung Hanja tentang daftar pemilih tetap(DPT).
sebagai petani atau pedagang.
Mekar wangi dan anggaran tahap dua Karena jika dibiarkan ini bisa menjadi
Untuk menjual hasil pertaniannya
di terapkan di kampung Selaawi satu catatan kelam, dimana 13.586 orang
serta perdagangan, warga harus
menempuh perjalanan ke kota agar dan dua juga di kampung terancam tidak bisa ikut memilih karena
hasil yang diperoleh dapat sesuai Cidarengdeng pengaspalan sepanjang memiliki data ganda," kata Adiyana.
dengan kebutuhan hidup. Hal ini 1065m lebar 2,5m. NGAMPRAH-KBB, (PERAK).- terjadi. Bahkan, ia pun mengaku harus Menurut Adiyana, pentingnya
menjadi perhatian utama bagi Kepala Harapan dari masyarakat desa Sebanyak 13.586 warga Kabupaten melakukan perekaman ulang. pemutakhiran data untuk mencegah
D e s a S e l a a w i , Ta t a d i m a n a Selaawi kec. Talegong kab. Garut Bandung Barat(KBB) terancam tidak Berdasarkan data dari Disdukcapil kecurangan dalam pilkada. Bahkan
kepentingan masyarakat akan di yang sudah lama sekali mendambakan bisa menggunakan hak pilihannya pada KBB, jumlah penduduk KBB mencapai dengan adanya identitas ganda itu bisa
utamakan dan di dahulukan karena adanya perbaikan akses jalan, pemilihan kepala daerah (pilkada) 1.600.936 orang. Dimana sebanyak menjadi celah bagi para oknum dari tim
pertumbuhan perekonomian akhirnya terealisasi di tahun 2016 ini tahun 2018. Pasalnya, mereka memiliki 1.118.561 orang wajib memiliki e- sukses yang ingin mendorong
masyarakat di desa selaawi yang berkat bantuan dari pemerintah Kab. data aplikasi atau ganda. Menurut KTP,sementara yang sudah direkam kandidatnya menjadi peraih suara
sebagian besar adalah petani. Garut juga berkat Kades Slaawi. Kepala Dinas Kependudukan dan mencapai 995.821 orang. Sedangkan
Kami sangat bersyukur akhirnya terbanyak.
Para petani itu sangat Pencatatan Sipil (Disdukcapil) KBB, yang sudah siap cetak hingga Desember Jika tidak segera diselesaikan,
membutuhkan akses jalan yang bagus jalan dan saluran drinase di perbaiki 2016, sebanyak 52.228 e-KTP.
Wa h y u D i g u n a , d a t a t e r s e b u t maka bisa menimbulkan kecurangan
agar ketika panen dan hasil panennya semua berkat kerja keras dan kepala berdasarkan update data bersih dari "Memang ini harus secepatnya
desa Selawi yang selalu semangat atau cacat demokrasi. Bahkan imbas
akan dijual ke pasar di kota tidak akan Dirjen Kementerian Dalam Negeri per diselesaikan. Kita akan berkoordinasi
terkendala ketika pengiriman memperjuangkan kepentingan dari permasalahan tersebut juga akan
Februari 2017. dengan pusat karena eksekusinya ada di
pesanan, ucapnya. warganya, ujar salah seorang warga. mengerucut kepada sengketa pilkada,"
Data terbaru yang kami miliki dari pusat. Memang terkadang memakan
Selain itu dengan dicairkannya qAsep Rahmat jelasnya. Proses pilkada sangat penting
pusat, ada 13.586 orang yang memiliki waktu yang cukup lama. Kita tidak
memiliki kewenangan untuk bagi masyarakat. Bukan hanya
data duplikasi," kata Wahyu di berbicara pada siklus lima tahunan saja,
Cegah Tindak Kejahatan, Ngamprah, Selasa(28/3).
Menurutnya,ada beberapa faktor yang
menghapus data ganda ini karena
semua ada dipusat." ujarnya. Wahyu tetapi banyak masyarakat yang
menggantungkan hidupnya pada setiap
mengakibatkan terjadinya data menambahkan, dalam mengahpi pesta
Kades Rancajaya Gelar Jumsih duplikasi atau ganda. Diantaranya,
human and technical error.
dempkrasi di KBB tahun
2018,pihaknya akan mengantisipasi
pelaksanaan pilkada. "Kalau
masyarakat menganggap bahwa
PATOKBEUSI-SUBANG, "Ini karena adanya kesalahan munculnya data"zombie". Mulai dari pilkada itu tidak penting, akan tertuang
(PERAK).- dilakukan oleh petugas perekaman pendataan warga yang sudah meninggal implementasinya dalam memilih calon
dengan salah memasukkan data di setiap desa. pemimpin yang benar-benar memihak
Dalam menyambut Hari kepada kepentingan rakyat itu sendiri.
sehingga tidak sterilnya peralatan "Jangan sampai orang yang sudah
Jadi Kabupaten Subang yang Sehingga, pada ruang-ruang lainnya
perekaman atau pelaksanaan meninggal, tapi masih tercatat memiliki
ke- 69 dan untuk perekaman disaat jaringan sedang masyarakat bisa dengan mudah mencari
hak pilih. Makanya kami imbau setiap
mengantisipasi meningkatnya offline," jelasnya. lapangan pekerjaan dan mendapatkan
RT/RW di masing-masing desa untuk
tindak kejahatan pembegalan, Selain itu, lanjut Wahyu, kesalahan melaporkan jumlah warga yang jaminan pendidikan dan kesehatan
Kades Rancajaya, Kecamatan yang dibuat pemohon e-KTP pun kerap meninggal. Setelah itu, kita akan murah," ujarnya. qFerry/Edy
Patokbeusi, Kabupaten
Subang, Kosasih bersama
masyarakatnya menggelar
kegiatan Jum'at bersih di
setiap titik jalan toang sepi
Desa Warnasari Implementasikan Bidang Pembangunan
wilayah desanya yang rimbun kejadian pembegalan yang sering
dengan pepohonan. terjadi dijalan toang wilayah desa PANGALENGAN-KAB semua ini adalah
Terlihat Kades Rancajaya, Kosasih kami ini. Bentuk kegiatannya seperti BANDUNG, (PERAK).- perjuangan untuk
ini, memotong dahan-dahan pohon Pelaksanaan pembangunan di Desa masyarakat bisa lebih
yang akrab disapa (Koko) kepada
yang rimbun mengganggu lalu lintas harus terus mengalami peningkatan baik lagi dan samping
Perak memotong dahan-dahan pohon
jalan dan kehindahnnya, agar jalan agar masyarakat dapat merasakan nilai itu tidak ketinggalan
yang rimbun agar jalan tampak terang
nampak terang pula, ungkap Koko dan manfaat dari hasil pembangunan dalam mengelola
Kegiatan Jum'at bersih ini Jum'at (31/3/2017) dilokasi kegiatan tersebut. pembangunan.
dilakukan untuk menyambut Hari Jadi saat melakukan Jum'at bersih Hasil pembangunan tersebut saat ini Karena dengan
Kota Subang dan mengantisipasi dimaksud. qRohman dapat dilihat di Desa Warnasari yang niat dan tekad yang
berada di wilayah Kecamatan kuat kemudian
Pangalengan Kab. Bandung sebagai kepala desa
Disdikpora Kab. Badung Bakal Desa warnasari yang memiliki
kantor bertingkat dan berdekatan
bisa menyampaikan
amanah terhadap
Terapkan Absen Sidik Jari Buat Guru dengan kantor puskesmas terbukti
mempunyai tata ruang kerja yang
masyarakat. Tahapan
demi tahapan untuk di
nyaman, ungkap Kepala Desa ajukan baik itu
BADUNG-BALI, (PERAK).- datang ke sekolah hanya pada jam Warnasari Usep Koswara. melalui musrembang gedung PAUD ( Pendidikan Anak Usia
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengajarnya saja. Setelah selesai Usep juga berusaha untuk tidak atau pengajuan lainnya berdasarkan Dini Posyandu dan Posbindu.
Badung melalui Dinas Pendidikan, mengajar, dia justru memilih pulang ketinggalan dalam memberikan musawarah dan mufakat dengan Untuk wilayahnya, Usep
Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) mendahului tanpa menunggu waktu pelayaan pembinaan yang mengarah kebersamaan dalam melaksanakan mengatakan bahwa masih banyak yang
berencana bakal menerapkan sistem pulang yang sudah ditentukan. pada perubahan tatanan pemerintahan program pembangunan. Akan mudah belum terealisai, khususnya
absen finger print (sidik jari) untuk Kebijakan dari kami sampai saat desa sehingga kedepan menjadi desa untuk penyampaiaan baik itu pada infrastruktur dan prasarana pendidikan
seluruh guru di Badung. Hingga ini belum ada, tetapi beberapa sekolah yang di pandang memiliki kualitas bidang inprastruktur atau pada bidang yang ideal tapi siapa sangka program
sekarang beberapa sekolah di sudah ada menerapkan absen seperti dalam bidang pembangunan. pembangunan lainnya, ujarnya. tersebut perlahan terwujud di tahun
antaranya sudah ada yang menerapkan itu (sidik jari). Kami berencana Usep berharap memiliki tata kelola Untuk anggaran pada tahun 2016 2017-2018.
sistem tersebut. menganggarkan di tahun depan, jelas yang baik, sesuai dengan rencana atau ADD, DD, Desa Warnasari sudah Semua ini berkat kesolidan dengan
Hal ini diterapkan untuk sumber-red. program pemerintahan Kab. Badung melaksanakan pada tahapan ke satu dan peran perangkat desa yang ada menjalin
meningkatkan kedisiplinan para Sebenarnya harus dilakukan lebih yaitu yang siap maju mandiri dan ke dua dan tinggal menunggu tahapan kerjasama yang baik. Selanjutnya tokoh
tenaga pendidik, terlebih lagi para cepat. Selain untuk mempermudah berdaya saing serta mempunyai tata yang berikutnya. Adapun anggaran masyarakat berperan aktif dalam
guru sering tidak menjalankan melakukan pendataan, juga untuk kelola yang baik. Memang untuk tersebut dialokasikan pada jalan desa, menyukseskan roda pembangunan,
tugasnya secara optimal. Selain itu, menjadikan guru disiplin, tidak hanya menuju kesana tidak secepat itu jalan gang, rabat beton, hotmik lebih berharap kedepan desa Warnasari lebih
banyak guru yang ditemui izin dengan datang saat mengajar, apalagi sering tentunya banyak peroses yang harus di lanjut di tahap kedua pengerjaan mck meningkat lagi dari tahun sebelumnya
berbagai alasan, namun dalam daftar izin dengan berbagai alasan, dan tempuh. jalan rabat beton rutilahu, jembatan, terimakasih kepada seluruh jajaran
hadir manual yang digunakan terlapor Sesungguhnya absen merupakan alat Usep menyampaikan saat ditemui di TPT dan drainase lalu diteruskan perangkat desa semua yang telah
terisi penuh. kontrol, yang terpenting kan hati ruang kerjanya bahwa dalam penerapan pembangunan air bersih di tambah mendukung jalannya program
Tak hanya itu saja, menurut nurani atau integritasnya para guru pembangunan yang dilaksanakan dari dengan peningkatan sarana perasarana pemerintah yang sudah dilaksanakan,
informasi guru kontrak juga sering yang bersangkutan, ucapnya. qTim tahun ketahun mengalami perubahan pendidikan berupa pembangunan ucapnya. qAsep Rahmat
ADVERTORIAL
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
ADVERTORIAL
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
ADVERTORIAL Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017

Pelayanan Butut, Berkali- kali Admin Centre


RSHS Tolak Jadwal Operasi Pasien
Adapun bunyi Surat Pengantar s Lembaga dari rumah pasien menuju Rs
tersebut yaitu 'Mohon diprioritaskan rujukan hingga mendampingi proses
pasien kami karena akan di lakukan pengobatan di Rs, pasien tidak dibebani
DSA terjadwal besok 30/3/2017 Terima apapun alias gratis-tis, sehingga dengan
kasih. Tertanda Prof. Dr. H. Hendro kejadian tersebut tentunya lembaga
Sudjono Yuwono, Phd. Lagi-lagi harus merogoh kocek lebih dalam lagi,
penolakan tersebut keluar dari bahasa sementara lembaga tanpa disubsidi oleh
sinis Heni, sang pelayan public di APBD/APBN, terlebih pihak Pemkab
Admission Centre tepatnya di loket 3. Subang hingga kini belum
Dengan prilaku sang Admin center merealisasikan Rumah Singgah untuk
yang sangat buruk itu, timbul tudingan pasien di Bandung, semakin megap-
dari berbagai pihak adanya permainan megap saja. Tapi Insyaallah dengan Izin
kotor di tubuh Admin Center, sehingga Allah pasien-pasien akan tetap terlayani,
dengan seenaknya mengundur-
undur jadwal operasi yang telah
ditentukan tim medis.
Sementara itu, menyikapi hal
tersebut Ketua Umum Forum
Masyarakat Peduli (FMP) Asep
Sumarna Toha Mengancam akan
menggelar aksi di Gedung Sate
Bandung mendesak Gubernur dan
DPRD Provinsi Jabar segara
merespon kondisi ini, sebab ini
menyangkut nyawa rakyat Jabar.
Selain itu Asep juga akan
mensomasi pihak RSHS Bandung
Perlakuan yang tidak profesional banyak berdiri suka keluar darah pada sait D16.0 atau yang lebih mudah di karena akibat perlakuan pihak
dari bagian Admin Centre Rumah Sakit bagian selang yang terpasang tersebut.. kenal dengan sebutan Tumor oleh dokter Admin Centre RS yang berkali kali
Hasan Sadikin Bandung kembali Taswa yang bertempat tinggal di RSUD Ciereng Subang pada Januari menolak rekomendasi tim medis
ditunjukkan dengan terus mengundur- Kampung Sumberjaya Rt 016 Rw 005, 2016 lalu dan pihak Rs merujuknya ke untuk jadwal operasi pasien binaan
undur jadwal pasien Taswa tanpa alasan Desa Wanasari Kecamatan Cipunagara RSHS Bandung. TEPG-FMP, pihaknya sangat
yang jelas. Pihak RS hanya ini sungguh kurang beruntung nasibnya, Perjalanan pemeriksaan dan dirugikan baik materi, tenaga
menyebutkan 'tunggu kalau ada ruang sampai saat ini selalu mendapatkan penanganan pada Ruang Vasculer selalu maupun pikiran.
kamar rawat yang kosong, 'dan itupun masalah baik dalam pemeriksaan di berjalan lancar dan selalu intensif Sebagai informasi saja, bahwa
tidak pasti. Urologi maupun di bagian Admission bahkan hampir tidak pernah menemukan keguatan pendampingan pasien Ya Sakieu Oge Alhamdulillah,
Di Admission Centre, terdapat loket- Centre sehingga jadwal operasinya hambatan. Dengan menggunakan BPJS khususnya pasien miskin, mulai antar Ungkap Asep bersyukur. Pepen
loket pemeriksaan berkas pasien yang terkatung-katung. Kelas 2 Ape Mahfudin dan keluarga
akan mendaftar untuk mendapatkan Adapun permasalahan di Ruang merasa percaya diri akan
ruangan. Hasil penelusuran tim Urologi beberapa waktu yang lalu mendapatkan pelayanan
menemukan bagian-bagian loket merupakan sebuah kelalaian seorang yang lebih baik di banding
tersebut dilimpahkan ke loket 3 yang dokter yaitu Dr. Joecliedian atau yang di Pasien BPJS Kelas 3, tetapi
selalu ditempati oleh Suhaeni atau akrab kenal dokter Jo bagian ruangan Urologi pada kenyataannya
dipanggil ibu Heni. Pasien ditentukan yang tidak menyegerakan penjadwalan pelayanan itu sama saja
oleh bu Heni untuk mendapatkan untuk operasinya. Seperti yang sudah terutama di bagian
ruangan atau tidak, nada yang ketus diberitakan di edisi-edisi sebelumnya Admission Centre yang
terkadang keluar dari mulutnya, bahkan Taswa layak disebut Rekor terhambat terkesan selalu memainkan
sambil nada tinggi Heni menyampaikan penjadwalan Operasi di banding pasien- jadwal ruang rawat, meski
kata-katanya terkait pemberitahuan atau pasien lainya khususnya diamping oleh tim medis telah
menerangkan kepada pasien mengenai Tim Evakuasi Pasien Gakin FMP. menjadwalkan untuk
jadwal ruangannya. Pemeriksaan sejak dari 4 bulan yang operasi.
Sejak 10 Maret lalu berkali-kali lalu paska dibagian tubuhnya dipasang Pengunduran jadwal
Taswa dan keluarga mendatangi RSHS selang untuk mensterilkan ginjalnya pasien tanpa pertimbangan
Bandung dengan menggunakan sampai saat ini Taswa belum juga ada maupun perhatian khusus
Ambulans Gratis FMP ke Bandung kejelasan kapan akan mendapatkan untuk pasien kelas 2.
berharap segera mendapatkan ruang jadwal Operasi. Padahal tim medis sudah Anehnya, jika iuran
rawat inap, namun hasilnya selalu beberapa kali menjadwalkan, namun bulanan telat maka fasilitas
mengecewakan. Dugaan ada unsur selalu tidak klop dengan jadwal di BPJS pun dinon aktifkan,
kesengajaan oleh pihak Admission Admin Centre, bahkan jawabannyaa apakah ini berimbang
Centre menguat karena sampai pada hari selalu tidak jelas. dengan pelayanan yang jemp
Jumat tanggal 31 Maret 2017 ini Taswa semestinya? u t
belum juga mendapat ruangan. Nasin Serupa dialami Ape Mahfudin Ruang Admission Centre berani men
Menjadi sebuah kebingungan yang Ape Mahfudin (26) pasien yang menolak surat pengantar dari dokter, ggun
sangat serius bagi keluarga Taswa karena bertempat tinggal di Dusun Cibungur Rt padahal pihak dokter sudah menentukan akan
selang yang menempel pada ginjal 05 Rw 02 Desa Cikaum Barat jadwal untuk tindakan Digital Unit
Taswa sudah cukup lama sehingga Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Subtraction Angiography ( DSA ), baik Amb
khawatir membahayakan bagi Ape Mahfudin merupakan pasien yang itu dari dokter bagian Radiologi maupun ulan
pasiennya. Terbukti jika kecapean atau telah didiagnosa: Haemangioma, any Dokter bagian Vasculer.
ADVERTORIAL
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
RAGAM Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
11
12 ADVERTORIAL
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
RAGAM Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
13
14
Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
ADVERTORIAL
SAMBUNGAN Edisi: 163 Minggu I/ Tahun ke VIII/ 04 - 19 April 2017
15
Imas Ingin ... << Dari hal. 1
pemerintahan.

Sebentar lagi ibu kan dilantik, punya program


Berat memang, banyak yang terusik sekarang.
Banyak yang merasa terganggu, dengan kebiasaan
dulu, nyantai-nyantai saja atau bisa mungut itu
membiarkan usaha tersebut muncul. Dari
bupati sendiri kan sudah ada perda. Untuk
Perbup sudah sejauh mana?
Menjadi bupati bukan karena kekuasaan unggulan? mungut ini. Saya juga memohon kepada Allah saya Sekarang perbup memang lagi dikaji. Butuh
semata? Saya ingin melaksanakan program Gapura saja sebisa mungkin selamat sampai akhir jabatan ini. serius ini. Kami lagi mengkaji, ingin dipadukan
Bukan..bukan itu. Seperti air mengalir. Diikuitin yang permata, disiplin pegawai negeri sebagai Jangan sampai seperti yang sudah-sudah. Dan lagi dengan perda dan disesuaikan dengan situasi
saja. Cita-cita kuat saya ingin menunjukkan kalau pelayan masyarakat. Intan, infrastruktur, minimal saya perlu kehati-hatian apalagi pengalaman di kondisi Subang dan kami juga bekerja sama dengan
perempuan juga mampu mengerjakan 25% atau 30% itu untuk pembangunan. Lalu juga pemerintahan tidak dalam keahlian saya. Saya juga DPR yang dimana juga perda itu tidak bertolak
pemerintahan. Ditulis dalam sejarah, saya jadi Gapura Emas, ekonomi masyarakat. Seperti di Cina takut untuk mengeluarkan kewenangan kebijakan dengan DPR. Kami lagi kaji Insya Allah beberapa
pimpinan di Subang, Aya tapakna, aya kenang- kalaupun masyarakatnya banyak tidak ada yang yang salah. Inilah resiko saya, pasti banyak yang hari lagi. Dan kami juga mendatangkan ahli dan
kenangna. Nilai sejarah itu tidak bisa dibeli dengan miskin kelaparan maupun minta-minta, semuanya semua pihak yang terkiat dengan Muspida juga.
kecewa dengan adanya rotasi mutasi, apalagi
uang. Kalau misalnya saya berbuat baik lalu orang di rumah, home industry harus digalakkan, Dengan polisi, kami bicara juga Perbub ini jangan
juga terkesan, itu tidak ada nilainya kalau sekarang tuntutan aturan baru yaitu SOTK baru lalu
persaingan kapital besar seperti toko-toko modern, sampai salah kesepakatannya.
dibandingkan dengan uang. Dan mungkin jiwa ada pungli (saber pungli-red). Jadi udah nasib saya
warung-warung kecil itu mau apa. Akhirnya begitu smasuk tantangannya begitu berat.
kenegarawanan turun dari bapak saya, ya meski beralihnya sudah ke home industry, apa yang bisa Menaikkan PAD tidak harus mengorbankan
kecil jabatannya di desa tapi kan sudah mengurus Disamping di dalam juga perapihannya berat pedagang kecil kan?
dijadikan duit. Jangan pisang goreng saja, dagang Karena mereka sudah jadi kebiasaan. Penyakit lama
masyarakat timbel saja yang penting jadi uang , itu apa. Tapi Pedagang kecil bukan untuk dikorbankan tapi
Ibu seorang perempuan dan karir menjadi yang mengakar. Ya sekarang Insya Allah, sedikit dia juga harus sesuai dengan keadaan jaman.
intinya, saya lihat keuletan kita kurang. Kalau di
bupati kan melalui bupati yang terkena korupsi, demi sedikit. Maksud saya diajak untuk beralih ke makanan
negara lain kalau siang tidak ada yang nongkrong di
artinya disini ada lawan-lawan politik yang akan ringan yang tidak ada di Alfa. Sebetulnya, misalnya
pinggir jalan, ngobrol-ngobrol minum kopi. Kalau Sanksi terkait jabatan misalkan terjadi hal-
terus mengkritisi. Apa kiat untuk mengatasi hal gini, diadakan warung kecil di jalan tapi kitany
kita ini agak malas-malas. Apalagi yang sudah hal yang tak diinginkan. Tindakan ibu apa?
seperti itu? asendiri juga masyarakatnya senditu juga belanja
Sebetulnya begini, yang saya katakan tadi, pensiun ya sudah di rumah saja. Perjuangan Pertama saya kasih peringatan. Periode saya pakai kantong Alfa, padahal agak mahal juga.
pertama niat. Niat saya betul-betul ikhlas, kalau hidupnya saya rasa kurang. Tapi intinya kiat saya udah berapa ya? ini udah 16 saya pecat. Coba tanya Gengsi. Ya itu salahnya juga Kita ingin menunjang
niatnya ikhlas, apapun benturan. Resiko jabatan itu cuma 1 keperluan masyarakat terpenuhi, terutama ama BKD. Saya udah berani, sewaktu saya jadi pedagang kecil tapi orang dia sendiri juga
pasti ada, banyak musuh, banyak yang menghujat. sarana prasarana diantaranya pembangunan jalan wakil bupati ada yang 2, 3 tahun gak masuk kerja belanjanya di kapital.
Saya ingin bekerja dengan semua pihak LSM dan perairan. tapi gajinya diambil. Coba tanya ama BKD, 16 atau
Ormas, partai, tokoh agama. Kiat saya adalah mari 18. Kebanyakan toko modern tanpa izin apakah
bersama-sama membangun Subang ini karena Komitmen dengan pencegahan korupsi. Apa ibu Jika kepala SKPD bermasalah? tetap akan dizinkan, jika syarat-syarat yang
Subang tidak bisa terbangun hanya dengan bupati sendiri punya trik untuk mengatasinya? Ya dipindahinlah minimal, diganti lah. diatur dalam Perda tidak dipenuhi?
saja atau eksekutif saja, legislatif saja. saya tidak Ada karakter atau kebiasaan yang telah Memang sekarang itu kan harus urus izin dan lagi
menutup diri untuk dikritis apalagi saran masukan dijalankan sudah lama sekali. Seperti disiplin kerja. Terkait penegakan Perda, inikan lagi krusial, diurus memang. Persyaratan harus dong dipenuhi,
dan pendapat,. Saya tidak mengaku orang pintar. Pasti banyak yang benci seperti aturan-aturan harus begitu mudahnya pengusaha membuat usaha jika tidak y.a tidak akan keluar izinnya.
B a c k g ro u n d s a y a e k o n o m i b u k a n d a r i apel, sidik jari itu upaya-upaya kita Gapura Permata. illegal karena pihak terkait seolah-olah qRendra Harahap

Kadis Pendidikan Situbondo: Maraknya Calo Penerimaan Karyawan Pabrik di Purwadadi


Purwadadi, Subang (PERAK),- akan membantu ia menjadi karyawan di salah satu
Wajah Guru Dulu Surga, Sekarang Wajah Sertifikasi Banyaknya perusahaan yang berdiri di
Purwadadi tidak membuat angka pengangguran di
perusahaan di Purwadadi, Saat itu saya sudah
memberikan uang ke yayasan, mereka bilang tinggal
Purwadadi berkurang, hal ini disebabkan karna menunggu panggilan, tapi nyatanya saya belum juga
SITUBONDO-JATIM, (PERAK).- hari tepat waktu? Baik waktu masuk maupun maraknya bisnis percaloan dalam perekrutan dipanggil, akhirnya saya minta bantuan ketua
Ungkapan Kepala Dinas (kadis) Pendidikan pulangnya? ini penting diintrospeksi," tegas karyawan, praktek praktek percaloan tersebut sudah Paguyuban Ckaum dan uang saya pun bisa kembali,
Fathor Rahman. bukan menjadi rahasia umum lagi, sehinggga sudah ujar Deni kepada perak 29/03/2017.
dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo DR.
dianggap menjadi hal yang biasa dan wajar. Akibat dari maraknya dunia percaloan di Subang
Fathor Rahman 'menampar' lebih dari seratus Menurut Fathor, sebagai muslim setiap rupiah
Beberapa perusahaan yang mayoritas khususnya di Purwadadi menjadi penyebab
guru dan kepala sekolah daerah terpencil di ada pertanggungjawabannya. Sehingga, setiap perusahaan garment di wilayah Purwadadi, susahnya lapangan kerja bagi masyarakat banyak,
Gedung PGRI Situbondo, Kamis (30/3) kemarin. tugas yang diembankan merupakan amanah, dijadikan ladang bisnis oleh beberapa oknum baik dan pelaku pelaku praktik percaloan tersebut
Di hadapan semua para tenaga pendidik di yang memiliki konsekwensi baik kepada manusia didalam maupun diluar pabrik, salah seorang tumbuh dari berbagai kalangan mulai dari Ormas,
Kabupaten Situbondo, Kepala Dinas Pendidikan lebih-lebih kepada Sang Maha Pencipta. mantan pekerja yang berhasil dikonfirmasi, AS Karang Taruna, bahkan melibatkan orang dalam
dan Kebudayaan mengatakan jika wajah guru Menambahkan soal pertanyaan lagi, apakah yang menggunakan jasa percaloan tersebut
yang menjadi penyeleksi karyawan tersebut, namun
tempo dulu adalah seperti wajah surga. Tapi pengawas seperti, kepala UPTD, kepala sekolah menuturkan bahwa dirinya diminta uang sebesar
Rp4 juta untuk bisa bekerja sebagai security di salah hingga kini praktik tersebut terus berjalan karena
justru saat ini berbeda dengan wajah guru memastikan kehadiran guru tersebut? Apakah para korban enggan melaporkan bisnis tersebut, dan
sekarang, wajahnya wajah sertifikasi juga wajah tidak terjadi 'kolaborasi' antar mereka? satu perusahaan di purwadadi.
Saya mau masuk kerja itu harus ada uang belum ada tindakan tegas dari pihak manapun.
tunjangan daerah terpencil dan sesuai fakta di pertanyaan-pertanyaan ini yang harus saudara- Ketua Paguyuban Cikaum, Sukandi
sebesar empat juta rupiah dan setelah melamar dan
lapangan tentang kurang profesionalnya kinerja saudara jawab," tutur Fathor Rahman. diterima menjadi security saya harus membayar menambahkan ''jika ini terus dibiarkan berlanjut
guru saat ini," terangnya. Kunci pendidikan yang paling utama adalah, uang tersebut, ujarnya kepada Perak. maka khawatir angka pengangguran di Subang tidak
"Ada sebuah dialog dengan staf kepresidenan guru yang komitmen mampu mengejawantahkan Bukan hanya AS, Deni salah seorang korban Berkurang, dan kepada para korban jangan prnah
dalam suatu kesempatan tentang kinerja guru profesionalisme guru sesuai tempatnya, praktik percaloan tersebut mengatakan bahwa dia takut untuk melaporkan oknum oknum tersebut,
terpencil. Apakah masuk tiap hari, apakah tiap harapnya. qLeo/Robby pernah jadi korban sebuah yayasan yang berjanji tambah Sukandi. qA Firdaus
Edisi: 157Minggu I/ Tahun ke VIII/ 02 - 17 Januari 2016