Anda di halaman 1dari 6

TUGAS 2

AKUNTANSI MANAJEMEN

Disusun untuk memenuhi tugas Akuntansi Manajemen (EKMA 4314) Semester Genap

Disusun oleh:
Bagus Eko Priyanto
030089321

Universitas Terbuka
Fakultas Ekonomi - Program Studi Akuntansi
2017/2018
EKMA 4314 / AKUNTANSI MANAJEMEN TUGAS 2

SOAL 1.PT. Segitiga memproduksi 2 produk yaitu Square dan Circle. Berikut adalah Proyeksi
Laporan Laba Rugi tahun 2014:

Square Circle Total

Unit terjual 10 50

Penjualan Rp . 900.000 Rp. 7.500.000 Rp. 8.400.000

(-) Biaya Variabel 630.000 4.500.000 5.130.000

Margin Kontribusi 270.000 3.000.000 3.270.000

(-) Biaya Tetap Langsung _81.000 1.500.000 1.581.000

Marjin Produk 189.000 1.500.000 1.689.000

(-) Biaya Tetap Umum __708.000

Laba Operasi 981.000

Harga jual Square=Rp 90.000/unit dan Circle=Rp.150.000/unit

Diminta :
1. Hitung marjin kontribusi per unit untuk Square dan Circle!
2. Hitung jumlah unit tiap produk yang harus dijual untuk mencapai titik impas (BEP)!
3. Jika untuk meningkatkan penjualan produk Square perusahaan berencana untuk melakukan
penyempurnaan produk dengan menambah biaya variabel Rp. 2.000/unit dan penambahan
biaya iklan Rp. 20.000 yang diestimasi dapat meningkatkan penjualan 40%nya,
Bagaimanakah perubahan yang terjadi secara Total? Berikan pendapat anda!

SOAL 2. PT.Segilima membuat produk pembersih dan menjualnya ke distributor seharga Rp.
60.000/unit. Kapasitas penuh 50000 unit, dan saat ini perusahaan memproduksi dan menjual
38000 unit. Data kos per unit sbb :

Bahan Langsung (bahan baku) Rp. 18.000

Tenaga Kerja Langsung Rp. 13.000

Overhead variabel Rp. 4.000

Overhead tetap Rp. 7.500


Pelanggan potensial menawarkan untuk membeli 7000 unit dengan harga Rp.40.000/unit dan
untuk pesanan khusus ini perusahaan harus membayar komisi penjualan Rp. 3.500 per unit

Diminta :

1. Hitung berapakah idle capacity !


2. Hitung kos relevan per unit jika pesanan khusus ini diterima!
3. Bagaimana pertimbangan Anda atas keputusan menerima atau menolak pesanan khusus
tersebut?
JAWAB
Soal 1
1. Square
Margin kontribusi per unit = (Penjualan biaya variabel) / unit terjual
Margin kontribusi per unit = (900.000 630.000) / 10
Margin kontribusi per unit = 270.000 / 10
Margin kontribusi per unit = 27.000
Jadi, Margin kontribusi per unit Square adalah Rp27.000,00
Circle
Margin kontribusi per unit = (Penjualan biaya variabel) / unit terjual
Margin kontribusi per unit = (7.500.000 4.500.000) / 50
Margin kontribusi per unit = 3.000.000 / 50
Margin kontribusi per unit = 60.000
Jadi, Margin kontribusi per unit Circle adalah Rp60.000,00
2. Square
Laba Operasi = (harga jual x unit) (biaya variabel per unit x unit) total biaya tetap
0 = (90.000 x unit) (63.000 x unit) 81.000
27.000X unit = 81.000
Unit =3
Jadi, jumlah unit tiap produk yang harus dijual untuk mencapai titik impas (BEP) = 3 unit
Circle
Laba Operasi = (harga jual x unit) (biaya variabel per unit x unit) total biaya tetap
0 = (150.000 x unit) (90.000 x unit) 1.500.000
60.000X unit = 1.500.000
Unit = 25
Jadi, jumlah unit tiap produk yang harus dijual untuk mencapai titik impas (BEP) = 25 unit
3. Square
Laba Operasi = (harga jual x unit) (biaya variabel per unit x unit) total biaya tetap
0 = (90.000 x unit) ((63.000+2.000) x unit) (81.000 + 20.000)
25.000X unit = 101.000
Unit = 4,04
=4
Square Circle Total

Unit terjual 14 50
Penjualan Rp . 1.260.000 Rp. 7.500.000 Rp. 8.760.000
(-) Biaya Variabel 884.000 4.500.000 5.384.000
Margin Kontribusi 376.000 3.000.000 3.376.000
(-) Biaya Tetap Langsung _101.000 1.500.000 1.581.000
Marjin Produk 275.000 1.500.000 1.775.000
(-) Biaya Tetap Umum __708.000
Laba Operasi 1.067.000

Total Laba Operasi meningkat sebesar Rp86.000,00 atau sebesar 8,77%.


Walaupun tidak mengalami peningkatan yang signifikan terhadap total penjualan, tetapi
penambahan biaya iklan sukses meningkatkan jumlah produk yang terjual.
Hal ini dapat disimpulkan bahwa penambahan biaya iklan dapat meningkatkan jumlah
penjualan produk.

Soal 2
1. Idle capacity = kapasitas penuh kapasitas riil produksi
= 50.000 38.000
= 12.000
Jadi, idle capacity sebanyak 12.000 unit

2. Penjualan per unit 40.000


Biaya produksi per unit:
Bahan Langsung (bahan baku) 18.000
Tenaga Kerja Langsung 13.000
Overhead variabel 4.000
Overhead tetap 7.500
Komisi penjualan 3.500
Total biaya (46.000)
Laba / (rugi) bersi per unit ( 6.000)
Dengan total biaya sebesar Rp46.000,00, mengakibatkan penjualan rugi sebesar Rp6.000,00
3. Pertimbangan atas keputusan menerima atau menolak pesanan khusus tersebut sebagai
berikut:
Keterangan Per Unit 7.000 Unit
Penjualan 40.000 280.000.000
Biaya-Biaya
Biaya Variabel
Bahan baku 18.000 126.000.000
Tenaga kerja 13.000 91.000.000
Overhead variabel 4.000 28.000.000
Komisi penjualan 3.500 24.500.000
Total Biaya Variabel 38.500 269.500.000
Biaya Tetap
Overhead tetap 7.500 7.500
Total Biaya 46.000 269.507.500
Laba / (rugi) bersih (6.000) 10.492.500
Jadi, sebaiknya perusahaan menerima pesanan khusus sebanyak 7.000 unit tersebut karena
walaupun dengan harga penjualan di bawah harga standar, tetapi perusahaan masih bisa
memperoleh Laba bersih sebesar Rp10.492.500,00.