Anda di halaman 1dari 7

STATISTIKA MATEMATIKA

TUGAS PROYEK
ESTIMASI INTERVAL

Disusun Oleh:

ELISABETH MARGARETH GULTOM (8166172018)

DIKMAT B-3

Dosen Pengampu:
Drs. Zul Amry, M.Si, P.hD

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017
BAB I
PENDAHULUAN

Dalam estimasi dikenal istilah penduga atau estimator atau fungsi


keputusan. Fungsi keputusan atau estimator ini digunakan untuk mendapatkan
taksiran untuk parameter. Parameter yang biasanya jarang diketahui harus
diperkirakan. Misalnya (1) berapa lembar saham yang harus dicetak untuk dijual
dapat diestimasi berdasarkan jumlah permintaan masyarakat, (2) Departemen
Kehakiman memiliki sejumlah perkara yang harus diputuskan dapat diestimasi
jumlah hakim yang dibutuhkan , dan (3) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
mengangkat sejumlah calon guru dapat diestimasi berdasarkan jumlah murid dan
usia sekolah.

Metode estimasi atau pendugaan terhadap parameter dapat dibedakan atas


dua, yaitu estimasi tunggal atau satu nilai dan estimasi interval atau estimasi yang
dibatasi oleh dua nilai Suatu estimasi tunggal adalah estimasi atau pendugaan
yang hanya memuat satu niali saja. Misalnya rata-rata pengeluaran per hari dari
setiap keluarga adalah sebanyak Rp100.000, -. Hal ini berarti 𝑥̅ =Rp100.000-
adalah estimator dari 𝜇. Begitupula persentase barang rusak yang diambil dari
suatu box sebesar 12%. Dengan demikian, proporsi (p)= 12% adalah parameter
estimator populasi 𝜃.

Estimasi interval atau pendugaan interval adalah suatu perkiraan yang


dibatasi oleh dua nilai atau interval (selang). Nilai tersebut adalah batas bawah
dan batas atas. Misalnya, rata-rata suhu di suatu kota antara 25-41. Kita
mengharapkan suhu sebenarnya akan berada di dalam interval tersebut. Interval
yang biasa disebut interval keyakinan (confidence interval). Estimasi dalam suatu
interval akan memiliki tingkat kemelesetan lebih kecil dibandingkan dengan yang
diukur dalam suatu angka saja (tunggal). Besarnya tingkat kemelesetan, misalnya
dalam kegiatan mengestimasi rata-rata populasi dari rata-rata sampel tergantung
pada keliling sekitar sampel satu dengan sampel lain dalam populasi yang
bersangkutan. Makalah ini akan membahas contoh-contoh soal yang berkaitan
dengan estimasi interval dari beberapa jenis parameter.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Estimasi Interval Rata-Rata Untuk Sampel Besar (𝒏 ≥ 𝟑𝟎)


Suatu survei yang dilakukan pada 200 orang bertujuan untuk mengetahui
persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah.
Dari hasil survei diperoleh rata-rata persepsi 62 dengan standar deviasi
5,6. Dengan tingkat keyakinan sebesar 95% , buatlah estimasi interval
rata-rata persepsi!

Penyelesaian:
𝑛 = 200, 𝑋̅ = 62, dan 𝜎 = 5,6
𝑇𝐾 = (1 − 𝛼) = 95% ⇔ 𝛼 = 5%
𝛼
= 2,5%, 𝑍𝛼 = 1,96 (dari Tabel Z)
2 2

𝜎 5,6
𝜇 = 𝑋̅ ± 𝑍𝛼 = 62 ± (1,96) ( ) = 62 ± 0,776
2 √𝑛 √200
Atau 61,22 < 𝜇 < 62,78. Jadi interval antara 61,22 dan 62,78 akan
memuat 𝜇 = 62 dengan tingkat keyakinan 95% rata-rata populasi persepsi
masyarakat terhadap kurikulum 2013 di sekolah akan terletak diantara
61,22 dan 62,78.

B. Estimasi Interval Perbedaan Rata-Rata

Suatu eksperimen yang mencobakan dua metode pembelajaran, yaitu


metode ctl dan inquiry pada dua kelompok (I dan II). Setelah 3 bulan
pembelajaran dengaan kedua metode tersebut, diberikan tes kemampuan
pemecahan masalah, hasilnya kelompok I dengan jumlah peserta sebanyak
50 orang memperoleh rata-rata 65,2 dan standar deviasi sebesar 1,84,
sedangkan kelompok II jumlah peserta 38 memperoleh rata-rata 76,8 dan
standar deviasi sebesar 1,65. Dengan menggunakan tigkat keyakinan 99%,
lakukanlah estimasi interval perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan
masalah kedua kelompok tersebut
Penyelesaian :

𝑛1 = 50 𝜇1 = 65,2 𝜎1 = 1,84 ⇔ 𝜎1 2 = 3,39

𝑛2 = 38 𝜇1 = 76,8 𝜎1 = 1,65 ⇔ 𝜎1 2 = 2,72

𝜎 2 𝜎2 2 3,39 2,78
𝑍𝛼 = 2,57, 𝜎̅̅̅̅
𝑋1 −𝑋̅̅̅̅
2
= √ 𝑛1 + = √ 50 + = 0,3733
2 1 𝑛2 38

̅̅̅1 − 𝑋
(𝜇1 − 𝜇2 ) = |𝑋 ̅̅̅2 | ± 𝑍𝛼 𝜎̅̅̅̅
𝑋1 −𝑋̅̅̅̅
2
2

(𝜇1 − 𝜇2 ) = |65,2 − 76,81| ± 0,3733 (2,57) = 11,6 ± 0,959

Atau 10,64 < (𝜇1 − 𝜇2 ) < 12,56

Jadi interval antara 10,64 dan 12,56 akan memuat perbedaan rata-rata
populasi kedua kelompok dengan probablitas 99%

C. Estimasi Interval Rata-Rata Untuk Sampel Kecil (𝒏 < 𝟑𝟎)


Seorang mahasiswa sedang melakukan pengukuran nilai tegangan pada
beberapa powerbank, yang diketahu sebagai berikut:

5 9
5,3 12
5,2 5
9 5,2
12 5,3
6 9
Diketahui jika tingkat kepercayaan pengukuran adalah 90%. Tentukkan
estimasi interval rata-rata dari pengukuran ini!

Diketahui:

5 + 5 + 5,2 + 5,2 + 5,3 + 5,3 + 6 + 9 + 9 + 9 + 12 + 12


𝑥̅ = = 7,3
12
 𝜎=𝑠
𝑠

(5 − 7,3)2 . 2 + (5,2 − 7,3)2 . 2 + (5,3 − 7,3)2 . 2 + (6 − 7,3)2 + (9 − 7,3)2 . 3 + (12 − 7,3)2 . 2


=√
12 − 1

10,58 + 8,82 + 8 + 1,69 + 8,67 + 44,18


𝑠=√ = 2,7
11

 𝛼 = 1 − 0,9 = 0,1
 𝛼⁄ = 0,05
2
 𝑍𝛼 = 0,5 − 0,05 = 0,45 = 1,645 (𝑏𝑒𝑟𝑑𝑎𝑠𝑎𝑟𝑘𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 𝑛𝑜𝑟𝑚𝑎𝑙)
2

𝜎 𝜎
𝑋̅ − 𝑍𝛼⁄2 ≤ 𝜇 ≤ 𝑋̅ + 𝑍𝛼⁄2
√𝑛 √𝑛

2,7 2,7
7,3 − 1,645 ≤ 𝜇 ≤ 7,3 + 1,645
√12 √12

6,02 ≤ 𝜇 ≤ 8,58
BAB III
PENUTUP
Estimasi parameter adalah teknik statistika untuk mengetahui parameter
dalam populasi (rata-rata , standar deviasi , proporsi p, koefisien korelasi ,

dsb) dengan menggunakan statistik dalam sampel acak yang sesuai (rata-rata x ,
standar deviasi s, proporsi p̂ , koefisien korelasi r, dsb). Ada dua jenis estimasi
yaitu estimasi titik (point estimation) dan estimasi interval (interval estimation).

Estimasi interval adalah cara mengestimasi suatu parameter berdasarkan


banyak nilai dalam suatu interval tertentu, sehingga hasil estimasi interval akan
memberikan tingkat keyakinan tertentu. Misalnya untuk mengestimasi 

digunakan interval estimasi : x −d  x d atau  = x  d dimana d


adalah perbedaan true value dan estimate value (difference) yang dikehendaki.