Anda di halaman 1dari 9

LEMBAR KERJA SISWA

IKATAN ION

Petunjuk Penggunaan LKS

Amatilah video yang ditampilkan dan bacaan


“Stimulasi” yang ada pada LKS.
Identifikasilah masalahnya dan kerjakan
soal-soal secara runut, serta gunakanlah
media yang diberikan untuk mempermudah
menjawab pertanyaan.

Hari/Tanggal :
Kelas : ___
Kelompok :
Nama Anggota :
1. _________________________________
2. _________________________________
3. _________________________________
4. _________________________________
5. _________________________________
6. _________________________________
A. Stimulasi (menampilkan video pembentukan NaCl)

Perhatikan fenomena di bawah ini!

Logam natrium (Na) merupakan salah satu unsur GOLONGAN IA (Golongan


Alkali) yang mudah bereaksi (reaktif). Sedangkan gas klorin (Cl) adalah unsur
GOLONGAN VIIA namun mudah bereaksi sama seperti Na. Ketika unsur Na
direaksikan dengan unsur Cl2 akan menghasilkan senyawa baru yaitu senyawa
NaCl. Hal ini dikarenakan unsur Na dan Cl2 adalah unsur yang tidak stabil.

Berbeda dengan unsur gas mulia. Unsur-unsur gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe dan
Rn) adalah unsur yang stabil di alam sehingga unsur gas mulia cenderung tidak
bereaksi dengan unsur lain.

B. Mengidentifikasi
Masalah

Buatlah rumusan masalah yang ingin kalian ketahui berdasarkan tampilan fenomena
pada video dan stimulasi yang diberikan!

1. Bagaimana proses pemebntukan NaCl dari unsur Na dan Cl?


2. Mengapa Na dan Cl reaktif sedangkan NaCl tidak?
C. Mengumpulkan
Data

1. Tentukanlah konfigurasi elektron dari gas mulia dan elektron valensinya!


Atom Konfigurasi elektron Elektron
valensi
2He 1s2 2
10Ne 1s2 2s2 2p6 8
18Ar 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 8
36Kr 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 8
54Xe 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 8
86Rn 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 8

Simbol Lewis menyatakan jumlah elektron valensi suatu unsur yang


digambarkan menggunakan simbol (titik) atau dot symbol di sekeliling
lambang unsur tersebut.
Gambarkanlah simbol Lewis unsur Gas mulia!

He : Kr :

Ne: Xe:

Ar : Rn :

2. Diketahui beberapa atom unsur berikut, tuliskanlah konfigurasinya dan tentukan


jumlah elektron valensinya!
Atom Konfigurasi elektron Elektron
valensi
2 2 6 1
11Na 1s 2s 2p 3s 1
2 2 6 2 5
17Cl 1s 2s 2p 3s 3p 7

Gambarkan simbol Lewis unsur Na dan Cl!

Na : Cl :
D. Pengolahan Data

1. Gunakanlah data pada tabel nomor 1(pengumpulan data) untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan berikut!
a. Bagaimanakah pola Konfigurasi elektron yang dimiliki oleh unsur-unsur gas
mulia? Apakah ada perbedaan atau persamaan?

Konfigurasi elektron gas mulia memiliki elektron valensi yang sama yaitu 8,
kecuali unsur Helium hanya memiliki elektron valensi 2

Apabila susunan elektron yang dimiliki unsur-unsur gas mulia adalah susunan
elektron atom stabil karena telah memenuhi aturan oktet (elektron valensi 8)
dan duplet (elektron valensi 2), simpulkan bagaimana ciri-ciri susunan elektron
atom stabil!

Atom yang stabil adalah atom yang memiliki konfigurasi elektron sama dengan
unsur gas mulia, yaitu memiliki elektron valensi 8 atau 2

Atom yang stabil dengan aturan duplet hanya atom Hidrogen dan Helium

b. Apakah ada kesamaan pola konfigurasi elektron gas mulia dan simbol Lewis?

Ada. Berdasarkan konfigurasi elektron gas mulia elektron valensinya adalah 8


dan struktur Lewis digambarkan dengan 8 titik mengelilingi lambang atom yang
menunjukkan jumlah elektron valensi, kecuali pada helium yang mempunyai
elektron valensi dua dan struktur Lewis digambarkan dengan 2 titik mengelilingi
lambang atom helium.

2. Gunakanlah data pada tabel nomor 2 (pengumpulan data) untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan berikut!
a. Bagaimana pola konfigurasi elektron unsur Na dan Cl? Apakah kedua unsur
tersebut memiliki elektron valensi yang sama dengan gas mulia?

Konfigurasi unsur Na dan Cl berbeda dengan konfigurasi unsur gas mulia. Na


memiliki elektron valensi 1, sedangkan Cl memiliki elektron valensi 7.
b. Bagaimanakah kecenderungan atom Na untuk mencapai kestabilannya (memiliki
konfigurasi yang sama dengan atom gas mulia), manakah yang lebih mudah
bagi Na, apakah melepas atau menerima elektron?

Atom Na cenderung melepas elektron untuk mencapai stabil.

Berapakah jumlah elektron yang harus dilepas atau diterima untuk mencapai
kestabilan?

Melepas 1 elektron.

c. Bagaimanakah kecenderungan atom Cl untuk mencapai kestabilannya (memiliki


konfigurasi yang sama dengan atom gas mulia), apakah melepas atau menerima
elektron?

Atom Cl cenderung menerima elektron untuk mencapai stabil.

Berapakah jumlah elektron yang harus dilepas atau diterima untuk mencapai
stabil?

Menerima 1 elektron.

Ion positif disebut kation, Ion negatif disebut anion

d. Tuliskanlah konfigurasi ion dan tentukan jumlah elektron valensinya serta


kestabilannya!
Ion Konfigurasi elektron Elektron valensi Kestabilan
+ 2 2 6
11Na 1s 2s 2p 8 Stabil
- 2 2 6 2 6
17Cl 1s 2s 2p 3s 3p 8 Stabil
3. Gambarkanlah proses pembentukan ikatan ion antara Na dan Cl- dengan simbol
+

Lewisnya, serta tuliskan persamaan reaksinya dengan menentukan atom-atom yang


melepaskan dan menerima elektron!
Persamaan reaksi:

+ e- ……Na membentuk kation

+ e …………………..Cl membentuk anion


-
+
Gaya yang menyebabkan ion Na+ (ion positif) dan ion Cl- (ion negatif) dapat
berikatan disebut gaya elektrostatis

4. Berdasarkan proses pembentukan senyawa NaCl diatas, simpulkanlah bagaimana


caranya suatu atom yang tidak stabil dapat mencapai kestabilannya?
Suatu unsur dapat stabil jika berikatan dengan unsur lainnya.

5. Tersusun atas ion apa sajakah senyawa NaCl? Mengapa senyawa NaCl tidak lagi
bereaksi lagi ketika dilarutkan dalam air?

Senyawa NaCl tersusun atas ion-ion Na+ dan Cl-. NaCl tidak bereaksi lagi karena
unsur-unsur penyusunnya telah mencapai kestabilan

6. Lengkapilah tabel dibawah ini untuk berdasarkan kecenderungan suatu unsur untuk
mencapai kestabilan!

Melepas /
Elektron Konfigurasi Lambang
Atom Susunan Elektron menerima
valensi elektron baru ion
elektron
11Na 1s2 2s2 2p6 3s1 1 Melepas 1 e 1s2 2s2 2p6 Na+

12Mg 1s2 2s2 2p6 3s2 2 Melepas 2 e 1s2 2s2 2p6 Mg2+

13Al 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1 3 melepas 3 e 1s2 2s2 2p6 Al3+

15P 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 5 Menerima 3 e 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 N3-

16S 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 6. Menerima 2 e 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 O2-

17Cl 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 7 Menerima 1 e 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Cl-

7. Berdasarkan tabel kegiatan di atas,


a) bagaimana kecenderungan unsur-unsur yang mempunyai elektron valensi 1, 2, dan
3 untuk mencapai kestabilan?

unsur-unsur yang mempunyai elektron valensi 1, 2, 3 untuk mencapai kestabilan


maka melepaskan elektron

b) Berdasarkan tabel kegiatan di atas, bagaimana kecenderungan unsur-unsur yang


mempunyai elektron valensi 5, 6, dan 7 untuk mencapai kestabilan?

unsur-unsur yang mempunyai elektron 5, 6, 7 untuk mencapai kestabilan maka


menerima elektron
8. Berdasarkan soal nomor 2, bagaimanakah proses pembentukan ikatan ion antara atom
20Ca dengan 17Cl. Gambarkanlah proses pembentukan ikatan ion, tentukan atom mana
yang melepas dan menerima elektron, tuliskan persamaan reaksinya, dan tentukan
rumus senyawa ion yang terbentuk!

20Ca: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2  melepas 2e-


17Cl : 1s 2s 2p 3s 3p  menerima 1e
2 2 6 2 5 -

Ca Ca2+ + 2e-
2Cl + 2e- 2Cl-
Ca2+ + 2Cl- CaCl2

Sifat-Sifat Senyawa Ion

1. Simaklah tayangan video tentang sifat daya hantar listrik dan gerakan ion-ion yang
yang dimiliki senyawa NaCl dan jawablah pertanyaan berikut.

Gambar 3. Daya hantar listrik senyawa ion


a. Tersusun atas apa saja senyawa NaCl?
Tersusun atas ion-ionnya, yaitu ion positif (Na+) dan ion negatif (Cl-)
b. Bagaimana pergerakan ion-ion penyusun NaCl dalam kristal, lelehan dan larutan
NaCl berdasarkan gambar di atas?

Ion-ion NaCl dalam lelehan dan larutannya dapat bergerak bebas, sedangkan dalam
kristal NaCl, ion-ionnya tidak dapat bergerak bebas.
c. Mengapa larutan dan lelehan NaCl dapat menghantarkan arus listrik sedangkan
padatannya tidak?

Karena ion-ionnya bergerak bebas dalam larutan dan lelehannya.

2. Perhatikan video yang ditampilkan ketika suatu kristal senyawa ion dilarutka dalam
air

Gambar 4. Ion-ion NaCl dalam air

Berdasarkan ilustrasi gambar di atas, mengapa NaCl dapat larut dalam air?

Air mengandung molekul-molekul H2O yang pada ujungnya ada yang bermuatan parsial
positif dan ujung yang lain bermuatan parsial negatif. Pada saat kristal NaCl dimasukkan ke
dalam air maka molekul-molekul air akan mampu memutuskan gaya tarik elektrostatis
antara ion Na+ dan ion Cl-. Bagian yang bermuatan parsial positif dari molekul air akan
menarik ion Cl-. Bagian yang bermuatan parsial negatif dari molekul air akan menarik ion
Na+ dari senyawa ion.

3. Perhatikan gambar struktur Kristal ion berikut:

Gambar 5. Susunan ion-ion dalam kristal senyawa ionik


Senyawa ion mempunyai sifat yang keras tetapi jika di pukul atau terkena goresan
akan hancur. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Jelaskan sesuai dengan gambar
struktur Kristal di atas!

Apabila senyawa ion dipukul, akan terjadi pergeseran ion positif dan ion negatif,
dari yang semula berselang-seling menjadi berhadapan langsung. Hal ini
menyebabkan ion positif bertemu dengan ion positif dan terjadi gaya tolak-menolak

4. Berikut hasil pengamatan pada percobaan titik didih dan titik lebur Garam dapur (a) dan
gula (b)

(a) Titikdidih = 1465 °C (b) Titikdidih = 160 °C


Titiklebur = 801° C Titiklebur = 160
Berdasarkan hasil percobaan di atas, bagaimana kecenderungan titik didih dan titik lebur
senyawa ionik dibandingkan senyawa bukan ionik?

NaCl mempunyai titik lebur dan titik didih yang tinggi


-
.

F. Menyimpulkan

Suatu atom unsur akan mencapai kestabilan seperti gas mulia jika
memenuhi aturan Oktet dan Duplet

Untuk mencapai kestabilan atom unsur yang tidak stabil membentuk ikatan
dengan atom unsur lainnya, salah satunya adalah ikatan ion. Berdasarkan
pertanyaan-pertanyaan di atas dapat disimpulkan bahwa ikatan ion adalah…

ikatan yang terbentuk karena adanya gaya elektrostatis antara ion


positif dan ion negatif

Sifat senyawa ionik adalah:

1. Larutan dan lelehannya dapat menghantarkan arus listrik.


2. larut dalam air.
3. Senyawa ionik bersifat rapuh mudah menjadi bagian-bagian kecil
jika diberi tekanan.
4. Mempunyai titik leleh dan titik didih tinggi karena diperlukan
lebih banyak energi untuk memutuskan interaksi antar ion-
ionnya.