Anda di halaman 1dari 22

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

TNA
(Telur Nasi Abon)

BIDANG KEGIATAN:
PKM - KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan Oleh:
1. Christallisyah Nafa Putry 05021281621041/2016
2. Edo Saputra 05021181621023/2016
3. Mardian Saputra 05021281621040/2016
4. Risnawati Sitorus Pane 05021281621042/2016

UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDRALAYA
2018
PENGESAHAN PKM - KEWIRAUSAHAAN
1. Judul Kegiatan : TNA (Telur Nasi Abon)
2. Bidang Kegiatan : PKM-K
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Mardian Saputra
b. NIM : 05021281621040
c. Jurusan : Teknologi Pertanian
d. Universitas/Institut : Universitas Sriwijaya
e. Alamat Rumah dan No.Telp : ds. Pedataran. Kec.gelumbang, kab.
Muara enim /082374658415
f. Email : mardianipa1@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 Orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Ir. Rahmad Hari Purnomo, M.Si
b. NIP : 195608311985031004
c. Alamat Rumah dan No. Telp. : Jl. PDAM Tirta Musi Kel.Bukit
Lama, Kec. Ilir Barat II
d. No.Telp/Hp : 081368049359
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemenristekdikti : Rp. 17.000.000,-
b. Sumber Lain : Rp. –
7. Jangka Waktu Pelaksanaan: 3 Bulan

Ogan Ilir, 21 September 2018


Menyetujui,
Ketua Program Studi Teknik Pertanian Ketua Pelaksana

(Dr. Ir. Tri Tunggal, M.Agr ) (Mardian Saputra)


NIK. 196210291988031003 NIM. 05021281621040

Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan Dosen Pendamping

(Mochamad Syaifudin, S.Pi, M.Si, Ph.D) (Ir. Rahmad Hari Purnomo, M.Si)
NIP. 197603032001121001 NIP. 195608311985031004

ii
DAFTAR ISI

Cover

Lembar Pengesahan PKM-Kewirausahaan..............................................................ii

Bab 1 Pendahuluan.....................................................................................................

1.1. Latar Belakang.............................................................................................

1.2. Bentuk Usaha dan Jenis Usaha....................................................................

1.3. Skema Proses Produksi................................................................................

Bab 2 Gambaran Umum Rencana Usaha...................................................................

2.1 Gambaran Umum Produk............................................................................

Bab 3 Metode Pelaksanaan........................................................................................

3.1 Analisis Pemasaran.......................................................................................

3.2 Strategi Pemasaran.......................................................................................

3.3 Manajemen dan Organisasi..........................................................................

3.4 Permodalan...................................................................................................

3.5 Analisa Titik Impas (Break Even Point).......................................................

Bab 4 Anggaran Biaya dan Jadwal Kegiatan.............................................................

4.1 Anggaran Biaya............................................................................................

4.2 Jadwal Kegiatan...........................................................................................

Daftar Riwayat Hidup................................................................................................

Justifikasi Anggaran Program Usaha.........................................................................

Lampiran....................................................................................................................

Surat Pernyataan
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Peluang usaha dibidang olahan makanan merupakan peluang usaha yang
sangat dibutuhkan karena makanan merupakan kebutuhan yang harus selalu
dipenuhi. Selagi manusia masih membutuhkan makanan maka peluang bisnis di
sektor makanan sangat terbuka. Aktivitas manusia yang sibuk sehingga membeli
cemilan yang sehat dan mengenyangkan menjadi pilihan bagi konsumen terutama
mahasiswa.
Universitas Sriwijaya yang terletak di kawasan Indralaya, merupakan salah
satu kampus yang terkemuka, banyak mahasiswa dari berbagai daerah yang kuliah
disini. Dengan banyaknya mahasiswa yang berlalu lalang disekiatan kampus
setiap harinya membuat bisnis di area kampus menjadi kesempatan emas yang
harus dimanfaatkan. Banyaknya kegiatan mahasiswa dikampus menguras tenaga
dan fikiran mahasiswa sehingga memerlukan asupan makanan. Salah satu usaha
makan yang terdapat yaitu TNA (Telur Nasi Abon).
Penggunaan telur dalam pembuatan TNA selain harganya lebih murah dan
mampu memanfaatkan produk lokal, juga mudah ditemukan dimana-mana seperti
warung.

1.2 Bentuk Usaha dan Jenis Usaha


Usaha ini bernama TNA (Telur Nasi Abon) Usaha ini akan menyajikan
modifikasi Gimbab dengan bahan pokok rumput laut diganti dengan telur, sosis,
nasi dan abon yang memiliki cita rasa yang khas dan penyajian yang unik. Lokasi
usaha TNA (Telur Nasi Abon) akan bertempat dikawasan depan Universitas
Sriwijaya Indralaya yang didirikan sejak bulan Januari 2018. Usaha ini didirikan
oleh empat orang mahasiswa yang mempunyai tujuan sama.
Unit usaha TNA (Telur Nasi Abon) ini akan menyajikan produk TNA yang
berbeda dengan Gimbab lainnya karena memiliki rasa lembut dan enak.

1.3 Skema Proses Produksi


Untuk 1 kg adonan

Siapkan nasi
yang telah
Pembelian Bahan Cuci bersih semua dicampur tepung
Baku bahan yang ingin tapioka dan
digunakan royko sebagai
penyedap

Goreng Telur dan sosis fino Siapkan Sosis fino dan


kocokan telur

Setelah kocokan telur TNA (Telur


sudah matang maka nasi Nasi Abon)
dan campuran sosis atau siap disajikan.
varian lainnya siap
digulung seperti lumpia

BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Gambaran Umum Produk


TNA adalah makanan yang terinspirasi dari makanan Korea Selatan yaitu
Gimbab. Gimbab terbuat dari rumput laut, difungsikan sebagai pembungkus
makanan primer yang dapat langsung dikonsumsi dan merupakan lembaran tipis
yang memiliki kenampakan hijau. Penggunaan gimbab sebagai pembungkus
makanan di Indonesia sangat jarang dan banyak dari masyarakat yang tidak
mengerti apa itu Gimbab. Oleh karena itu dibuat versi baru untuk membuat
makanan serupa dengan bahan utama lain yaitu telur. Jika Gimbab sulit
didapatkan maka telur merupakan solusi terbaik sebagai pengganti rumput laut.
Telur adalah bahan yang sangat mudah ditemukan dimana saja.
Produk TNA ini tentunya memiliki keunggulan tersendiri yaitu :
1) Meningkatkan lagi popularitas salah satu pangan modern Indonesia yaitu
TNA di kalangan masyarakat luas. Hal tersebut dikarenakan di era modern ini
popularitas telur kurang diketahui orang karena kurangnya pengenalan dari
TNA dikalangan muda-mudi namun dengan kreasi baru yaitu Telur Nasi
Abon.
2) TNA ini merupakan produk yang disajikan dalam bentuk yang unik. Cukup
jarang orang menemukan makanan ini. Selain itu TNA tak hanya disajikan
dalam satu bentuk produk saja,namun disajikan dalam berbagai variasi yang
memiliki kekhasan masing-masing. Sehingga TNA ini tidak hanya unik
namun juga menarik.
3) Memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh manusia. Apalagi telur
merupakan salah satu protein yang baik dan terdapat kandungan nutrisi
didalamnya seperti A,D,B12 dan kolin.
4) TNA memiliki harga jual yang relatif standar sehingga dapat dikonsumsi oleh
seluruh kalangan masyarakat. Tetapi dalam segi pembuatannya tetap
mengedepankan segi kualitas produk.

Usaha TNA memiliki potensi pengembangan yang baik apabila benar-


benar dijalankan semaksimal mungkin. Namun sebagian masyarakat di era
modern ini kurang mengenal makanan ini dikarenakan masih baru. Dengan
pengolahan yang sedemikian rupa dan disajikan dalam bentuk yang simple,
Sehingga nantinya hal ini membuat para penggemar TNA (Telur Nasi Abon)
bertambah. Apabila bila dalam pengolahan produk TNA ini selalu dilakukan
berbagai variasi secara berkala, akan menimbulkan rasa penasaran kepada
konsumen yang membuat mereka secara rutin membeli produk ini. Bila usaha ini
dikembangkan dalam skala yang besar dan benar-benar dijalankan dengan strategi
pemasaran yang terkelola secara optimal, maka usaha ini akan menghasilkan
keuntungan yang maksimal.

BAB 3. METODE PELAKSANAAN

3.1 Analisis Pemasaran


Analisis pasar terhadap produk TNA (Telur Nasi Abon) ini dapat dilakukan
dengan menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan analisis SWOT dapat
diketahui faktor-faktor yang berisikan tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan
ancaman yang dimiliki oleh produk TNA (Telur Nasi Abon) ini diantaranya yaitu:
1. Kekuatan (Strengths)
Produk TNA (Telur Nasi Abon) ini menggunakan bahan baku telur yang
mudah didapat di hampir seluruh wilayah Indonesia terkhususnya Kabupaten
Ogan Ilir dengan harga yang relatif murah. Kualitas dari bahan yang
digunakanpun memiliki kualitas yang baik. Telur sebagai bahan baku dan abon
sebagai bahan tambahan produk ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh
manusia. TNA (Telur Nasi Abon) memiliki cita rasa yang khas, berbeda dengan
produk lain, produk ini terbuat dari bahan dasar telur dengan paduan nasi dan
telur layaknya makanan sehari-hari. Memberikan pelayanan yang ramah dalam
penjualan produk TNA (Telur Nasi Abon) kepada para konsumen.
Pemasarannya pun dilakukan dengan berbagai promosi, baik itu melalui social
media ataupun promosi secara langsung kepada target pemasaran.
2. Kelemahan (Weaknesses)
Usaha produk TNA (Telur Nasi Abon) ini merupakan usaha kecil sehingga
sarana dan prasarananya pun masih seadanya. Produk TNA (Telur Nasi Abon)
ini juga belum dikenal oleh masyarakat luas karena usaha ini belum lama
dilakukan sehingga diperlukan waktu lebih untuk melakukan promosi. Produk
TNA (Telur Nasi Abon) ini memiliki bentuk pengemasan yang kurang diolah
maksimal karena penjualannya masih dalam skala kecil sehingga diperlukan
pengembangan dalam pengemasannya sehingga terlihat lebih menarik lagi.
3. Peluang (Opportunities)
Tingginya minat sebagian masyarakat akan olahan telur dan juga sebagian
masyarakat lainnya khususnya kaum muda terhadap makanan kekinian yang
apabila dikombinasikan dalam bentuk produk TNA (Telur Nasi Abon) akan
membuat produk ini diminati oleh kalangan luas. Masih sedikitnya produk
olahan yang disajikan dalam bentuk modern dan dengan menggunakan bahan
pokok telur menjadikan produk ini sebagai produk yang unik. TNA (Telur Nasi
Abon) ini juga dijual dengan harga yang relatif murah sehingga sebagian besar
masyarakat dapat mengkonsumsi produk ini tanpa khawatir dengan harganya.
Produk TNA (Telur Nasi Abon) ini akan memiliki potensial pasar yang luas
apabila dikembangkan secara optimal. Booming-nya gerakan cintai dan
konsumsi produk dalam negeri juga menambah peluang keberhasilan dalam
menjalankan usaha ini.

3.2 Strategi Pemasaran


Strategi pemasaran produk TNA (Telur Nasi Abon) dapat dilakukan dengan
menggunakan berbagai bentuk promosi misalnya media sosial internet, brosur,
pamflet dan lisan masyarakat. Namun yang paling berpengaruh adalah media
sosial internet. Media ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi dan
penjualan secara online kepada konsumen. Mudahnya menggunakan media sosial
internet menjadi manfaat bagi angkringan modern dalam mempromosikan
produknya dan dapata diakses secara mudah oleh masyarakat luas. Selain itu, lisan
masyarakat menjadi saran utama yang dapat digunakan dalam pemasaran produk.

3.3 Manajemen dan Organisasi


Terdapat pengelolaan usaha pembuatan TNA (Telur Nasi Abon) yaitu :
1. Tahap survei; langkah yang dilakukan yaitu melakukan pemesanan bahan
pembuatan TNA dan melakukan pengecekan harga seluruh bahan yang
diperlukan untuk proses pembuatannya.
2. Tahap produksi; pada tahap ini dilakukan pembuatan TNA (Telur Nasi Abon)
yang diperlukan dalam penjualan 1 harinya.
3. Tahap pemasaran; dilakukan penyebaran informasi tentang TNA melalui
media sosial yang berbasis online maupun secara langsung.
4. Tahap evaluasi; berguna untuk mengevaluasi penjualan sebagai hasil dari
monitoring selama penjualan berlangsung.
5. Tahap laporan; dilakukan pengecekan alur kas 1 kali dalam jangka waktu 1
bulan. Tahap ini diperlukan untuk memanajemen pembukuan uang yang
masuk dan keluar selama proses penjualan berlangsung.

3.4 Permodalan
Modal awal didapatkan dari dana pribadi setiap anggota tim untuk memulai
kegiatan usaha dan menunjang berjalannya produksi yaitu sejumlah Rp. 500.000,.
Usaha awal dilakukan dengan pemasaran online dan sekitar kampus tanpa
menggunakan kios/toko. Setelah dilaksanakan penjualan produk, maka didapatkan
modal dan keuntungan dari penjualan sebelumnya, sehingga dapat melakukan
produksi selanjutnya. Modal didapatkan dari pengajuan kepada pemerintah
melalui pengajuan proposal kepada Belmawa.
Adapun Penyusutan dari alat yang digunakan:
Penyusutan =

1. Penyusutan peralatan piring = = 27

2. Penyusutan kuali = = 55

3. Penyusutan spatula = = 11

4. Penyusutan kompor = = 24

5. Penyusutan stapler = = 1.096

6. Penyusutan saringan = = 36

Total penyusutan = Rp 1.249,-

Proyeksi Pendapatan
Proyeksi pendapatan pada usaha TNA yang diproduksi 25 buah setiap kali
produksi setiap hari dan harga jual 1 buah TNA Rp. 10.000,- yang berisikan 5
potong telur adalah:
Penerimaan = Harga x Jumlah Produk
= Rp 10.000 x 25
= Rp 250.000,-
Proyeksi pendapatan per bulan = pendapatan per hari x 22 hari
= Rp 250.000 x 22
= Rp 5.500.000,-

Pendapatan atau keuntungan yang kami terima dalam 1 kali produksi adalah:
Keuntungan = Pendapatan – Total Biaya
= Rp 250.000 – Rp 225.049
= Rp 24.951,-
Keuntungan bersih per hari = Keuntungan – Biaya Promosi
= Rp 24.951. – Rp 10.000
= Rp 14.951,-
keuntungan bersih per bulan = keuntungan per hari x 22 hari
= Rp 14.951 x 22
= Rp 328.922
* Jadi, keuntungan yang diperoleh setiap bulan adalah Rp 328.922

3.5 Analisa Titik Impas (Break Even Point)


Biaya Variabel TNA adalah Rp 223.800,-
Biaya Tetap (penyusutan) TNA adalah Rp 1.249,-
Jumlah unit (Q) TNA yang diproduksi dengan biaya tersebut adalah 25
potong yang mana setiap potongnya akan berisi 10 buah TNA.
Harga jual perbungkus untuk produk TNA adalah Rp 10.000,-
Dari hasil penjualan TNA setiap kali akan mendapatkan keuntungan yaitu
sebesar = Rp Rp 14.951,-
BEP (Break Even Point) Harga

P (BEP) =

= = Rp 58.912,-

Jadi, produk akan mencapai BEP (titik impas) harga jika menjual 1
potong produk TNA dengan harga Rp 58.912,-
BEP (Break Even Point) Unit

P (BEP) =

= = 150 unit

Jadi, Produk akan mencapai BEP (titik impas) unit jika menjual 69 produk
dengan harga Rp 10.000,-

BAB 4. ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya
Bahan Baku (habis pakai) per Minggu

Komponen Biaya Kuantitas Harga Satuan Jumlah


(Rp.) (Rp.)
Beras 5 kg 11.000,-/bungkus 55.000,-
Sosis 2 bungkus (42 pcs) 10.500,-/bungkus 21.000,-
Minyak goreng 5 kg 12.000,-/Liter 60.000,-
Plastik mika 5 – 5A (ukuran 200pcs 10.000,-/gr 20.000,-
4cm x 8 cm x 12 cm)
Telur Ayam 10 kg 25.000,-/kg 250.000,-
Saos Sambal Sachet 4 bungkus (96 pcs) 7.000,-/bungkus 28.000,-
Isi Staples 10 kotak 1.500,-/kotak 15.000,-
Gas Elpigi 2 Tabung (3 kg) 20.000,-/tabung 40.000,-
Tepung Tapioka 5 bungkus 8.000,-/bungkus 40.000.,
Tepung Terigu 5 bungkus 8.000,-/bungkus 40.000.-
Abon 1 kg 250.000,-/kg 250.000.-
Royco Ayam 10 gr (60 sachet) 5.000,-/gr 300.000.-
Total Rp.1.119.000,-
Biaya untuk 3 bulan = Rp. 1.119.000,- X 12 minggu
= Rp. 13.428.000,-
Bahan Baku (tak habis pakai)

Komponen Biaya Kuantitas HargaSatuan Jumlah UE (umur


(Rp.) (Rp.) Ekonomis)
Piring 6 buah 5.000,- 30.000,- 3 th
Kuali 2 buah 30.000,- 60.000,- 3 th
Spatula 4 buah 3.000,- 12.000,- 3 th
Staples 2 buah 13.000,- 26.000,- 3 th
Kompor 1 buah 1.200.000,- 1.200.000,- 3 th
Saringan 2 buah 20.000,- 40.000,- 3 th
Total Rp. 1.368.000,-

Anggaran Biaya

No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)


Biaya habis Biaya tak habis
pakai pakai
1. Beras, Sosis, Bihun, Minyak Goreng,
Plastikmika 5 – 5A (ukuran 4cm x 8 cm
13.428.000,-
x 12 cm), tepung roti, Telur Ayam, keju,
Saos sambel, Isi staples, gas Elpigi
2. Piring, Kuali, Spatula, Staples, Kompor,
1.368.000,-
Saringan
3. Perjalanan kePasar dengan tujuan
20.000,-
pembelian bahan pembuatan.
4. Lainnya - -
13.448.000,- 1.368.000,-

Jumlah pengeluaran selama 3 bulanRp. 14.816.000

Proyeksi Pendapatan

Komponen Kuantitas Harga Satuan Jumlah


Masa Pendapatan
Pendapatan (Rp.) (Rp.)
Pendapatan 25 buah 1 hari 250.000,-
125 buah 1 minggu (5 hari) 1.250.000,-
penjualan 10.000,-
1500 buah 3 bulan (12 minggu) 15.000.000,-
TNA
Jadi, pendapatan penjualan TNA (Telur Nasi Abon) selama 3 bulan sebesar
Rp.16.500.000-,

Berdasarkan perhitungan dana di atas, dapat diketahui bahwa usaha produk ini
memiliki rasio :

B/ =

= 1,11
B/ = >1

Maka dapat disimpulkan bahwa usaha Produk TNA (Telur Nasi Abon) ini layak
dilaksanakan.

4.2 Jadwal Kegiatan


No Jenis Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5
1 Perencanaan Merencanakan Melakukan Merevisi Melakukan Mengesahkan
produksi produk yang peninjauan perencanaan pembekuan produk yang
akan dibuat kembali produk terhadap akan di
terhadap rencana produksi
perencanaan produksi
produk
2 Melakukan Survei bahan Membuat Mendapatkan Memproduksi -
produksi TNA baku dan alat sampel hasil sampel tempe gokil
(Telur Nasi pemproduksian produk dengan secara
Abon) serta yang perbandingan bertahap
pembelian diinginkan komposisi
bahan dan alat yang sesuai
3 Promosi melalui Melakukan Promosi
social media - - - promosi di secara luas
sosial media
4 Pemasaran Memasarkan Memasarkan
produk secara produk yang produk secara
- - -
langsung direncanakan online dan
langsung
5 Pembukuan Melakukan Evaluasi
pembukuan usaha
- - - input dan
output serta
kendala

DAFTAR RIWAYAT HIDUP KETUA

a. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Mardian Saputra
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Teknik Pertanian
4 NIM 05021281621040
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pedataran, 10 Maret 1998
6 Email Mardianipa1@gmail.com
7 Nomor Tlp/HP 082374658415

b. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD N 2 SMP N 1 SMA PGRI
Gelumbang Gelumbang Gelumbang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

c. Usaha/Kegiatan kewirausahaan yang pernah diikuti


No Nama kegiatan Jenis kegiatan Waktu dan Tempat

d. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya.
No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi Tahun
Penghargaan
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksamaan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kegiatan Mahasiswa Kewirausahan.

Ogan Ilir, 21 September 2018


Pengusul

Mardian Saputra

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ANGGOTA

a. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Cristalissyah Naffa Putri
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Teknik Pertanian
4 NIM 05021281621041
5 Tempat dan Tanggal Lahir Palembang/16 Mei 1998
6 Email cnuty42@gmail.com
7 Nomor Tlp/HP 089687335405

b. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD Muhammadyah 6 SMP YPI Tunas SMA YPI
Bangsa Tunas Bangsa
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016

c. Usaha/Kegiatan kewirausahaan yang pernah diikuti


No Nama kegiatan Jenis kegiatan Waktu dan Tempat

d. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya.
No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi Tahun
Penghargaan
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksamaan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kegiatan Mahasiswa Kewirausahan.

Ogan Ilir, 21 September 2018


Pengusul

Christallisyah Nafa Putry F


DAFTAR RIWAYAT HIDUP ANGGOTA

a. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Risnawati Sitorus Pane
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Teknik Pertanian
4 NIM 05021281621042
5 Tempat dan Tanggal Lahir Firdaus, 21 April 1998
6 Email Risnawatisitoruspane@gmail.com
7 Nomor Tlp/HP 085362861276

b. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 107967 SMP Swasta R. SMAN 1 Sei
Pelintahan A. Kartini Rampah
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016

c. Usaha/Kegiatan kewirausahaan yang pernah diikuti


No Nama kegiatan Jenis kegiatan Waktu dan Tempat

d. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya.
No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksamaan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kegiatan Mahasiswa Kewirausahan.

Ogan Ilir, 21 September 2018


Pengusul

Risnawati Sitorus Pane


DAFTAR RIWAYAT HIDUP ANGGOTA

a. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Edo Saputra
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Teknik Pertanian
4 NIM 05021181621023
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pendopo, 28 Mei 1998
6 Email edosaputra2883@gmail.com
7 Nomor Tlp/HP 082281141877

b. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD YPS YKPP SMP N 5 SMA N 7
Pendopo Prabumulih Prabumulih
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016

c. Usaha/Kegiatan kewirausahaan yang pernah diikuti


No Nama kegiatan Jenis kegiatan Waktu dan Tempat

d. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya.
No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksamaan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kegiatan Mahasiswa Kewirausahan.

Ogan Ilir, 21 September 2018


Pengusul

Edo Saputra
JUSTIFIKASI ANGGARAN PROGRAM USAHA

1. Peralatan dan Investasi


KomponenBiaya Kuantitas HargaSatuan Jumlah
(Rp.) (Rp.)
Piring 6buah 5.000,- 30.000,-
Kuali 2 buah 30.000,- 60.000,-
Spatula 4 buah 3.000,- 12.000,-
Staples 2 buah 13.000,- 26.000,-
Kompor 1 buah 1.200.000,- 1.200.000,-
Saringan 2 buah 20.000,- 40.000,-
Total Rp. 1.368.000,-

2. Biaya Operasional
a. Biaya Tetap per Minggu
Komponen Biaya Kuantitas Harga Satuan(Rp.) Jumlah (Rp.)
Beras 5 kg 11.000,-/bungkus 55.000,-
Sosis 2 bungkus (42 pcs) 10.500,-/bungkus 21.000,-
Minyak goreng 5 kg 12.000,-/Liter 60.000,-
Plastik mika 5 – 5A (ukuran 200pcs 10.000,-/gr 20.000,-
4cm x 8 cm x 12 cm)
Telur Ayam 10 kg 25.000,-/kg 250.000,-
Saos Sambal Sachet 4 bungkus (96 pcs) 7.000,-/bungkus 28.000,-
Isi Staples 10 kotak 1.500,-/kotak 15.000,-
Gas Elpigi 2 Tabung (3 kg) 20.000,-/tabung 40.000,-
Tepung Tapioka 5 bungkus 8.000,-/bungkus 40.000.-
Tepung Terigu 5 bungkus 8.000,-/bungkus 40.000.-
Abon 1 kg 250.000,-/kg 250.000.-
Royco ayam 10 gr (60 sachet) 5.000,-/gr 300.000.-
Total Rp.1.119.000,-
Biaya untuk 3 bulan = Rp. 1.119.000,- X 12 minggu
= Rp. 13.428.000,-

b. Biaya Variabel

No JenisPengeluaran Biaya (Rp)


Biaya habis Biaya tak habis
pakai pakai
1. Beras, Sosis, Bihun, Minyak Goreng,
Plastikmika 5 – 5A (ukuran 4cm x 8 cm
13.428.000,-
x 12 cm), tepung roti, Telur Ayam, keju,
Saos sambel, Isi staples, gas Elpigi
2. Piring, Kuali, Spatula, Staples, Kompor,
1.368.000,-
Saringan
3. Perjalanan kePasar dengan tujuan
20.000,-
pembelian bahan pembuatan.
4. Lainnya - -
13.448.000,- 1.368.000,-

Jumlah pengeluaran selama 3 bulanRp. 14.816.000

LAMPIRAN GAMBAR
Segenggam tangan untuk Siapkan 50 ml air sebagai Siapkan 1 sendok makan
pembuatan beras yang di campuran dari beras yang tepung tapioka lalu
cuci dan siap di tanak akan ditanak campurkan dengan air tadi
menjadi nasi dan tambahkan royco kira
kira saja, lalu aduk rata

Jika nasi sudah matang, siapkan


Pecahkan telur ayam yang telah di
Royco, 1 sosis fino, abon dan telur
tambah royco, potong sosis fino
ayam 1 butir
memanjang

Tambahkan tepung terigu pada telur


Jika sosis fino dan telur ayam telah
ayam sebanyak 1 sendok makan, lalu
digoreng, angkat lalu diamkan
aduk dengan rata
Letakkan telur ayam yang sudah TNA siap disajikan.
matang diatas alas, tumpuk
dengan nasi, sosis fino dan abon
sapi lalu digulung

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertandatangan di bawah ini:


Nama : Mardian Saputra
NIM : 05021281621040
Program Studi : Teknik Pertanian
Fakultas : Pertanian
Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-K saya dengan judul TNA ( Telur Nasi
Abon ) yang diusulkan untuk tahun anggaran 2018 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber lain.

Bilamana dikemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya
bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Ogan Ilir, 21 September 2018

Mengetahui,
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Yang menyatakan,

Materai 6000
Tanda tangan

(Mochamad Syaifudin, S.Pi, M.Si, Ph.D) (Mardian Saputra)


NIP. 197603032001121001 NIM. 05021281621040