Anda di halaman 1dari 7

Motor DC

Motor adalah alat yang merubah energi litrik menjadi gerak, secara struktur motor dengan
generator sama, hanya saja konstruksinya dibuat berbeda mengikuti fungsinya digunakan
dimana motor itu.

1. MOTOR ARUS SEARAH


jenis rangkaian motor DC sama dengan generator DC yaitu :
a. Motor penguat terpisah
Adalah motor yang memiliki lilitan penguat medan magnet terpisah dengan rangkaian
kelistrian motor tsb, dan lilitan penguat tersebut disuplai dengan sumber tegangan sendiri.
b. Motor penguat sendiri
Adalah motor yang lilitan penguat medan magnetnya disambung dengan rangkaian
kelistrikan motor. Jenis motor penguat sendiri yaitu :
1. Motor shunt motor yang lilitan penguat medan magnetnya disambung parallel dengan lilitan
jangkarnya.
2. Motor seri motor yang lilitan penguat medan magnetnya disambung seri dengan lilitan
jangkarmya.
3. motor kompon yang lilitan penguat medan magnetnya disambung seri dan parallel dengan
lilitan jangkarnya.

c. Daya dan Efisiensi motor


Besarnya daya-daya pada motor dapat dicari dengan rumus:
Pin = V . I
Pa = Ea . Ia
Pout = Pa - Pint+ges

efisiensi motor sebagai berikut :


ηmot = Pout/Pin

d. Besarnya GGL induksi motor


Besarnya GGL induksi pada lilitan jankar data ditentukan dengan rumus:
Ea = P.Φ.(Z/A).(n/60) = k.Φ.n/60

e. Torsi Motor
Besarnya torsi motor adalah T = P/(2π n/60) Nm

Pengawatan motor DC
a. Motor shunt
Motor shunt, motor penguat sendiri di mana lilitan penguat
magnetnya dihubungkan paralel dengan lilitan jangkar atau
dihubungkan langsung dengan sumber tegangan dari luar.

Persamaan arus :
I = Ia + Ish
V / Rsh
Persamaan tegangan :

V = Ea + Ia.Ra
V = Ish . Rsh
dimana :
Rsh : Tahanan penguat shunt
Ish : Arus penguat shunt

b. Motor seri
Motor Seri, motor penguat sendiri di mana lilitan penguat magnetnya dihubungan seri dengan
lilitan jangkar.

Persamaan arus :
I = Ia = Is
Persamaan tegangan :
V = Ea + Ia.Ra + Is.Rs
Dimana :
Is : Arus penguat seri yang besarnya sama dengan arus sumber
Rs : Tahanan lilitan penguat seri
c. Motor kompon panjang

d. Motor Kompon pendek


Karakteristik Motor DC

1. Grafik n = f(I) motor shunt, seri kompon panjang


pada analisis ini motor kompon pendek tidak kita bahas karena karakteristiknya menyerupai
kompon panjang

dari grafik dapat kita lihat bahwa motor shunt memiliki putaran yang cenderung tetap meski
beban dinaikkan, sedangkan motor kompon panjang dan motor seri putarannya turun seiring
naiknya arus/besar beban. hanya motor seri mengalami penurunan yang drastis ketika beban
motor semakin besar

2. Grafik ηm = f(I) motor shunt, seri kompon panjang

untuk efisiensi motor seri konstan dan paling baik, sedangkan motor kompon panjang dan
shunt nilai efisiensinya smakin baik jika beban motor semakin besar (dengan ketentuan
sampai beban maksimum motor)