Anda di halaman 1dari 5

mengenal Peran Perawat

Posted on Juli 31, 2011

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Manusia adalah makhluk biologi, psikologi, sosial, kultural dan spiritual yang utuh, dalam
arti bahwa manusia merupakan satu kesatuan dari aspek jasmani dan rohani serta bersifat
unik karena memiliki berbagai macam kebutuhan sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Hal tersebut sejalan dan mendasari diperlukan adanya peran perawat dalam pelayanan
kesehatan kepada klien dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia.
Berdasarkan hal tersebut, kita perlu tahu apa saja peran perawat dalam pemberian asuhan
keperawatan secara professional yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan untuk
melaksanakan peran perawat sebagaimana mestinya.

B. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Makalah peran perawat ini dapat digunakan sebagai salah satu pedoman atau acuan bagi para
mahasiswa (i).
2. Tujuan khusus
a) Mahasiswa mangetahui konsep peran perawat
b) Mahasiswa mampu mengimplikasikan konsep peran perawat
c) Mahasiswa memiliki landasan pengetahuan dalam melaksanakan tindakan keperawatan

C. Metode Penulisan
Dalam membuat atau menyusun makalah ini, penulis menggunakan study kepustakaan yang
ada kaitannya dengan masalah yang akan ditulis.

D. Sistematika Penulisan
Adapun sistematika pada penulisan makalah ini sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN : Yang berisi dan terdiri dari latar belakang tujuan, metode
penulisan dan sistematika penulisan
BAB II LANDASAN TEORI : Berisi pengertian dan pembahasan mengenai macam-macam
peran perawat.
BAB III PENUTUP : Terdiri dari kesimpulan dan saran-saran.

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Peran Perawat


Peran adalah seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang
sesuai kedudukannya dalam, suatu sistem. Peran dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari
dalam maupun dari luar dan bersifat stabil. Peran adalah bentuk dari perilaku yang
diharapkan dari seesorang pada situasi sosial tertentu. (Kozier Barbara, 1995:21).
Perawat adalah mereka yang memilki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan
keperawatan berdasarkan ilmu yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan (Undang-
undang Kesehatan No.23, 1992). Seorang perawat dikatakan profesional jika memiliki ilmu
pengetahuan, keterampilan keperawatan profesional serta memiliki sikap profesional sesuai
kode etik profesi.
Peran perawat adalah cara untuk menyatakan aktifitas perawat dalam praktik, dimana telah
menyelesaikan pendidikan formalnya yang diakui dan diberi kewenangan oleh pemerintah
untuk menjalankan tugas dan tanggung keperawatan secara professional sesuai dengan kode
etik professional. Dimana setiap peran yang dinyatakan sebagai ciri terpisah demi untuk
kejelasan.

B. Macam-macam Peran Perawat


1. Peran Perawat ( CHS, Konsorsium ilmu kesehatan 1989 )
Peran adalah tingkah laku yang diharapkan oleh seseorang terhadap orang lain (dalam hal ini
adalah perawat) untuk berproses dalam sistem sebagai berikut :
a. Pemberi asuhan keperawatan e. Kolaborator
b. Advokator f. Konsultan
c. Edukator g. Pembaharu
d. Koordinator
a. Peran perawat sebagai pemberi asuhan Keperawatan
Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan ini dapat dilakukan perawat dengan
memperhatikan keadaan kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan melalui pemberian
pelayanan keperawatan dengan menggunakan proses keperawatan sehingga dapat ditentukan
diagnosis keperawatan agar bisa direncakan dan dilaksanakan tindakan yang tepat sesuai
dengan tingkat kebutuhan dasar manusia, kemudian dapat dievaluasi tingkat
perkembangannya. Pemberian asuhan keperawatan ini dilakukan dari yang sederhana sampai
dengan kompleks.
b. Peran perawat sebagai Advocator (pembela klien)
Peran ini dilakukan perawat dalam membantu klien dan keluarga dalam menginterpretasikan
berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain khususnya dalam pengambilan
persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien, juga dapat berperan
mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien.
Ω Hak-Hak Klien antara lain :
1. Hak atas pelayanan yang sebaik-baiknya
2. Hak atas informasi tentang penyakitnya
3. Hak atas privacy
4. Hak untuk menentukan nasibnya sendiri
5. Hak untuk menerima ganti rugi akibat kelalaian tindakan.
Ω Hak-Hak Tenaga Kesehatan antara lain :
1. Hak atas informasi yang benar
2. Hak untuk bekerja sesuai standar.
3. Hak untuk mengakhiri hubungan dengan klien
4. Hak untuk menolak tindakan yang kurang cocok
5. Hak atas rahasia pribadi
6. Hak atas balas jasa

c. Peran perawat sebagai Edukator


Peran ini dilakukan dengan mambantu klien dalam meningkatkan tingkat pengetahuan
kesehatan, gajala penyakit bahkan tindakan yang diberikan. Sehingga terjadi perubahan
perilaku dari klien setelah dilakukan pendidikan kesehatan.

d. Peran perawat sebagai Koordinator


Peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, merencanakan serta mengorganisasi pelayanan
kesehatan dari tim kesehatan sehingga pemberian pelayanan kesehatan dapat terarah dapat
sesuai dengan kebutuhan klien.
Tujuan Perawat sebagai koordinator adalah :
a. Untuk memenuhi asuhan kesehatan secara efektif, efisien dan menguntungkan klien.
b. Pengaturan waktu dan seluruh aktifitas atau penanganan pada klien.
c. Menggunakan keterampilan perawat untuk :
– merencanakan – mengorganisasikan
– mengarahkan – mengontrol
e. Peran perawat sebagai Kolaborator
Peran perawat disini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan yang terdiri dari
dokter, fisioterapis, ahli gizi dan lain-lain dengan berupaya mengidentifikasi pelayanan
keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar pendapat dalam penentuan bentuk
pelayanan selanjutnya.
f. Peran perawat sebagai Konsultan
Peran disini adalah sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau tindakan keperawatan
yang tepat untuk diberikan. Peran ini dilakukan atas permintaan klien terhadap informasi
tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan.

g. Peran perawat sebagai Pembaharu (menciptakan perubahan)


Peran sebagai pembaharu dapat dilakukan dengan mengadakan perencanaan, kerja sama,
perubahan yang sistematis dan terarah sesuai dengan metode pemberian pelayanan
keperawatan.
Peran perawat sebagai pembaharu dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, sebagai
berikut:
- Kemajuan teknologi
- Perubahan Lisensi-regulasi
- Meningkatnya peluang pendidikan lanjutan
- Meningkatnya berbagai tipe petugas asuhan kesehatan.

2. Peran Perawat ( Lokakarya Nasional 1983 )


a. Pendidikan dalam keperawatan.
Bertanggung jawab dalam pendidikan dan pengajaran ilmu keperawatan kepada klien, tenaga
keperawatan, maupun kesehatan lainnya
b. Pelaksana pelayanan keperawatan.
Bertanggung jawab dalam memberi pelayanan keperawatan dari yang bersifat sederhana
sampai dengan kompleks. Merupakan peran utama dari perawat untuk memberi askep yang
profesional
c. Pengelola pelayanan keperawatan dan institusi pendidikan.
Bertanggung jawab dalam administrasi keperawatan baik di masyarakat maupun di institusi
dalam mengelola pelayanan keperawatan untuk individu, keluarga, kelompok dan
masyarakat.
d. Peneliti dan pengembang keperawatan.
Diharapkan sebagai pembaharu dalam institusi keperawatan, kegiatan dilakukan melalui riset
dan penilitian.

3. Peran Perawat menurut Para Sosiolog.


a. Therapeutik role : kegiatan yang ditujukan langsung kepada pencegahan dan pengobatan
penyakit.
b. Expressive/mother substitue role : kegiatan langsung menciptakan lingkungan dimana
pasien merasa aman, diterima, dilindungi, dirawat dan didukung oleh perawat. Menurut
Johnson dan Martin, peran ini bertujuan untuk menghilangkan ketegangan dalam kelompok
pelayanan (dokter, perawat, pasien dan lain-lain).

4. Peran Perawat menurut Schulman :


Schulman berpendapat hubungan perawat dengan pasien sama dengan ibu dan anak, antara
lain :
a. Hubungan interpersonal disertai dengan kelembutan hati dan rasa kasih sayang.
b. Melindungi dari ancaman bahaya.
c. Memberi rasa aman dan nyaman.
d. Memberi dorongan untuk mandiri.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Peran:
- Seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang, sesuai
kedudukannya dalam suatu sistem.
– Dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar profesi keperawatan dan
bersifat konstan (tetap).
Perawat adalah mereka yang memilki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan
keperawatan berdasarkan ilmu ynag diperoleh melalui pendidikan keperawatan (Undand-
undang Kesehatan No.23, 1992). Seorang perawat dikatakan profesional jika memiliki ilmu
pengetahuan, keterampilan keperawatan profesional serta memiliki sikap profesional sesuai
kode etik profesi.
Peran perawat adalah cara untuk menyatakan aktifitas perawat dalam praktik, dimana telah
menyelesaikan pendidikan formalnya yang diakui dan diberi kewenangan oleh pemerintah
untuk menjalankan tugas dan tanggung keperawatan secara professional sesuai dengan kode
etik professional. Dimana setiap peran yang dinyatakan sebagai ciri terpisah demi untuk
kejelasan.

Macam-macam Peran Perawat :


1. Peran Perawat ( CHS 1989 ).
2. Peran Perawat ( Lokakarya Nasional 1983 ).
3. Peran Perawat menurut para Sosiolog.
4. Peran Perawat menurut Schulman.

B. Saran-saran
Adapun saran-saran dalam penulisan makalah ini adalah :
1. Bagi Mahasiswa
Diharapkan dapat memahami dan mengetahui mengenai peran perawat.
2. Bagi Institusi Pendidikan
Diharapkan dengan adanya makalah ini dapat menambah buku-buku di perpustakaan.
3. Bagi Institusi Pelayanan perawat
Bagi perawat di Rumah Sakit diharapkan mempelajari kembali mengenai peran-perannya
melalui kegiatan seminar ataupun pelatihan demi meningkatkan pengetahuan,pemahaman
dan kesiapan perawat bekerja sama dengan tim kesehatan lain guna memberikan pelayanan
yang sebaik-baiknya terhadap klien.
Demikian saran yang dapat penulis sampaikan semoga dapat membawa manfaat bagi semua
mahasiswa maupun pembaca.

DAFTAR PUSTAKA

I. A. Aziz Alinul Hidayat (2002), Pengantar Pendidikan Keperawatan, CV. Sagung Seto,
Jakarta
II. Ali Zaidin H.SKM.MM (2001) Dasar-dasar Keperawatan Profesional. CV. Widya Medika,
Jakarta
III. Bart Smet (1994), Psikologi kesehatan, PT.Grasindo, Jakarta
IV. http://materi-kuliah-akper.blogspot.com/2010/04/peran-dan-fungsi-perawat-dalam-
kep.html
V. http://akhtyo.blogspot.com/2008/10/peran-dan-fungsi-perawat-peran-perawat-html
VI. Ma’rifin Husin (1992), Pengembangan Keperawatan Sebagai Profesi di Indonesia,
Makalah Seminar CHS, Jakarta