Anda di halaman 1dari 3

Laporan Sementara Penelitian

Pembuatan Biobriket dari Limbah Kopi dan Sekam Padi Sebagai Bahan Bakar
Alternatif di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Unit Palimanan – Cirebon

Variabel Percobaan
Kondisi Tetap
- Jenis limbah kopi, sekam padi, tepung tapioka diambil dari satu tempat
- Massa komposisi briket 10 gram
- Jumlah perekat (tepung tapioka) sebanyak 7% massa total
- Perbandingan jumlah perekat dan air (1:5)
- Suhu air 80-90oC
- Tingkat kehalusan campuran limbah kopi dan sekam padi (70 - 100 mesh)
- Ukuran cetakan biobriket (D= 4,3 cm , t= 0,85 cm)
- Penggilingan bahan baku dilakukan pada suhu ruang (27oC)
- Kekuatan kompresi briket sebesar 30 kN
- Parameter yang diujikan proximate (kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed
carbon, dan nilai kalor); emisi (CO2, CO, O2, dan hidrokarbon)
Variabel Bebas
- Perbandingan komposisi limbah kopi dan sekam padi,
20:80 (K2P8) ; 30:70 (K3P7) ; 40:60 (K4P6) ; 50:50 (K5P5)
- Proses karbonasi dan tanpa proses karbonasi
- Suhu proses karbonisasi limbah kopi (T=500oC ; t= 1 jam)
- Suhu proses karbonisasi sekam padi (T=200oC ; t= 2jam)
- Suhu proses karbonisasi campuran limbah kopi dan sekam padi (T=500oC ; t= 1
jam)
- Suhu proses karbonisasi campuran limbah kopi dan sekam padi (T=200oC ; t=
2jam)
Tabel Data Pengamatan
Blanko
Massa (g) Massa Awal Massa Akhir Massa Nilai Proximate
Briket
K P (g) (g) Pengeringan (g) IM % AC % VM % FC % GHV (cal/g)
Blanko
Kopi Non 10
Karbonisasi
Blanko
Kopi 200
10

Blanko
Kopi 500
2 8
Blanko
Sekam Non 3 7
Karbonisasi
Blanko
Sekam 200
4 6

Blanko
Sekam 500
5 5

Keterangan: K = Limbah Kopi (Coffee Shell ) ; P = Sekam Padi (Rice Husk )

Perlakuan Tanpa Karbonisasi


Massa (g) Massa Awal Massa Akhir Massa Nilai Proximate
Briket
K P (g) (g) Pengeringan (g) IM % AC % VM % FC % GHV (cal/g)
Blanko
10
Kopi
Blanko
10
Sekam
K2P8 2 8

K3P7 3 7

K4P6 4 6

K5P5 5 5

Keterangan: K = Limbah Kopi (Coffee Shell ) ; P = Sekam Padi (Rice Husk )

Perlakuan Karbonisasi 200


Massa (g) Massa Awal Massa Akhir Massa Nilai Proximate
Briket
K P (g) (g) Pengeringan (g) IM % AC % VM % FC % GHV (cal/g)
Blanko
10
Kopi
Blanko
10
Sekam
K2P8 2 8

K3P7 3 7

K4P6 4 6

K5P5 5 5

Keterangan: K = Limbah Kopi (Coffee Shell ) ; P = Sekam Padi (Rice Husk )


Perlakuan Karbonisasi 200-500
Massa (g) Massa Awal Massa Akhir Massa Nilai Proximate
Briket
K P (g) (g) Pengeringan (g) IM % AC % VM % FC % GHV (cal/g)
Blanko
10
Kopi
Blanko
10
Sekam
K2P8 2 8

K3P7 3 7

K4P6 4 6

K5P5 5 5

Keterangan: K = Limbah Kopi (Coffee Shell ) ; P = Sekam Padi (Rice Husk )

Perlakuan Karbonisasi 500


Massa (g) Massa Awal Massa Akhir Massa Nilai Proximate
Briket
K P (g) (g) Pengeringan (g) IM % AC % VM % FC % GHV (cal/g)
Blanko
10
Kopi
Blanko
10
Sekam
K2P8 2 8

K3P7 3 7

K4P6 4 6

K5P5 5 5

Keterangan: K = Limbah Kopi (Coffee Shell ) ; P = Sekam Padi (Rice Husk )