Anda di halaman 1dari 17

TUGAS PERANCANGAN KEREKAYASAAN

Laporan
Pembuatan KeranjangGalon Air

Oleh

Kelompok II

Jeri Ariksa Rahmat Fajrul


(1720912001) (1720912006)

Program Studi Magister Teknik Mesin


Fakultas Teknik
UniversitasAndalas
2018
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bisnis air kemasan galon sudah menjamur di hampir semua sudut jalan. Air

bersih ini dibutuhkan untuk berbagai hal, mulai dari memasak makanan hingga

minum. Umumnya, pebisnis air kemasan galon memakai sepeda motor untuk

mengantar air ke pelanggannya. Jenis motor yang dipakai bermacam-macam, mulai

dari bebek hingga skuter matik.Keranjang Pengangkut galon yang digunakan

masyarakat saat ini merupakan buatan sendiri dengan menggunakan sepeda motor

biasa yang digabungkan dengan keranjang, hal ini tentu berbahaya karena tidak

melalui perhitungan danperancangan yang standar. Oleh karena itu, diperlukan

rancangan baru sehingga lebih nyaman, dan aman ketika digunakan.Motor

pengangkut galon merupakan model transportasi yang digunakan untuk

mengangkut galon air dari depot kerumah pelanggan atau sebaliknya.

Foto : Keranjang galon yang ada saat ini

Galon air yang mudah pecah dan rusak menjadi masalah sehari-hari dari

pemilik depot air isi ulang,sehingga memerlukan biaya lebih untuk mengganti

galon air yang sudah rusak dan bocor


Foto : galon yang bocor

Kendaraan yang digunakan untuk menggangkut air galon banyak digunakan

adalah Sepeda Motor jenis bebek ,Sepeda Motor Supra sangat banyak digunakan

karyawan yang bertugas sebagai pengantar gallon,

Foto : Sepeda Motor Supra

ada Lima poin penting yang menjadi latar belakang pada perancangan kali ini,

yaitu:

a) Bentuk kontruksi keranjang gallon pada saat sekarang yang masih kaku dan tidak

safety

b) Kpaitas yang tidak sesuai dengan Model keranjang

c) Profesi pengantar galon yang masih diminati oleh sebagian orang

d) Minim atau tidak adanya sistem peredam sehingga tidak nyaman dikendarai
e) Pada umunya keranjang mudah bengkok karna beban yang sering tidak seimbang

apabila melewati jalan yang berlobang

1.2 Tujuan

Adapun tujuan dalam perancangan ini adalah :

1) Merancang model keranjang baru yang mudah dan aman didalam penggunaan

2) Memberikan solusi kepada pemilik galon mengenai keranjang yang sesuai

dengan sepeda motor yang digunakan metic atau bebek

3) Merancang keranjang yang sesuai dengan kapasitas sepeda motor

1.3 Manfaat

manfaat dari pembuatan galon air adalah sebagai berikut:

1) Model Keranjang yang dapat digunakan oleh pemilik galon

2) Dihasilkan keranjang yang memiliki peforma yang baik

3) Menghasilkan jenis keranjang yang sesuai dengan jenis sepeda motor.

4) Memberikan solusi kepada masyarakat mengenai sepeda motor pengangkut

galon yang aman dan memiliki performa yang baik


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Tahapan Konsep tual Desain

2.1.1 Kondisi Kerja Keranjang Galon

Keranjang gallon bekerja dengan kondisi menahan beban dari gallon itu sendiri.

Jadi konstruksi keranjang tersebut harus bias menanggung beban dari gallon dan bias

membuat pengendara tersebut nyaman dan juga membuat pengendara lain aman.

Fleksibilitas yang ada pada keranjang gallon harus tinggi sehingga membuat pekerjaan

pengantar gallon menjadi lebih efisien.

2.1.2 Brainstorming

Adapun hasil brainstorming yang telah dilakukan berdasarkan dua objek yang

diimprove:

a) Kontruksi keranjang gallon diganti

Kebanyakan keranjang yang galon yang ada pada saat sekarang ini, pada

hakekatnya belum melakukan konstruksi perhitungan yang tepat. Sehingga

dikhawatirkan umur pemakaian gallon dan sepeda motor yang singkat dan bisa

membahayakan baik untuk pengendara maupun pengendara lain.

b) Mengganti material dan model yang digunakan

Biasanya material yang digunakan pada keranjang gallon pada saat

sekarang ini belum sesuai dengan beban yang ditanggung keranjang dan sepeda

motor. Pada kasus seperti ini, bisa mengakibatkan galon mdah pecah dan bisa

membuat keranjang gallon tersebut bengkok. Jadi, pada perancangan kali ini,

material yang digunakan harus sesuai dengan beban yang akan ditanggung oleh

keranjang itu sendiri.


2.1.3 KriteriaKonsep

Dalam perancangan ini, ada 5 faktor yang menjadi pertimbangan kami dalam
merancang sebuah keranjang galon, seperti pada tabel 1 di bawah ini:
Tabel 1. KriteriaKonsep

Kriteria A B C D E Jumlah Bobot

A. Kenyamanan ~ 0 1 1 1 3 0.33
B. Biaya 0 ~ 0 1 0 1 0.11
C. Keamanan 1 1 ~ 1 0 3 0.33
D. Umurpakai 1 1 0 ~ ~ 2 0.22
E. Estetika 1 0 0 0 ~ 1 0.11
Jumlah 10
Dari tabel kriteria konsep di atas, didapat bahwa factor yang paling penting dalam
perancangan kali ini adalah kenyamanan dan keamanan.
Dari 2 hasil brainstorming yang telah dilakukan, maka kami lakukan evaluasi
konsep yang dapat pada table 2 di bawahini:
Tabel 2. Evaluasi Konsep
Mengganti Material Yang
KontruksiKeranjangGalonDiganti
Kriteria Bobot Digunakan
Nilai Skor Nilai Skor
A. 0.33 9 2.97 8 2.64
Kenyamanan
B. Biaya 0.11 7 0.77 6 0.66
C. Keamanan 0.33 9 2.97 8 2.64
D. Umurpakai 0.22 8 1.76 7 1.54
E. Estetika 0.11 8 0.88 7 0.77
Jumlah 9.35 8.25
Dari table evaluasi konsep di atas, didapat bahwa konsep yang paling cocok dalam

perancangan kali ini adalah Model kerangka galon diganti dan dibuat mudah

dibongkar pasang sesuai dengan jenis speda motor.

2.1.4 Perencanaan Kerangka

Kerangka pengangkut air galon dibuat dibengkel las dengan memotong besi pipa

sesuai dengan ukurang yang telah ditentukan sebelum dilakuka perakitan dengan
ukuran persegi tinggi keranjang galon 25 cm lebar keranjang 90 cm dan panjan 30 cm

volume setiap sekatan untuk galon 30 x 30 cm tinggi 25 cm dan penguat menggunakan

besi flat setiap sambungan di sambung menggunakan lasan kecuali pada bagian tengah

yang berupa sandaran pengemudi digunakan sambungan baut agar mudah

digeser/dirubah maju mundur.

Gambar 2.1 Isometrik Keranjang Galon

Gambar 2.2 tampak atas,samping kanan dan belakang


2.1.5 Kriteria Material

Dalam perancangan ini, ada 3 kriteria yang menjadi pertimbangan kami dalam

memilih material yang akan digunakan, seperti padatabel 3 di bawah ini:

Tabel 3. Kriteria Material

Kriteria A B C Jumlah Bobot

A. Durability ~ 0 1 1
0.25

B. Biaya 0 ~ 1 1
0.25

C. Berat keranjang galon 1 1 ~ 2


0.50

Jumlah 4

Dari table criteria material di atas, didapat bahwa kriteria yang paling penting dalam

perancangan kali ini adalah berat keranjang galon.

Adapun alternatif material yang kami gunakan yaitu ada 3 pilihan sebagai berikut:

1. Besi pipa bulat

2. Aluminium

3. Besi Siku L

Dari 3 alternatif material tersebut, maka kami lakukan evaluasi material yang dapat
dilihat pada table 4 di bawah ini:
Kerangka
Tabel 4. Evaluasi Material

Faktor Ketahanan Kekutan Harga Nilai Pilihan


Pemberat

Alternatif

Besi Siku (L) 9 9 8 8,5

Besi Pipa Bulat 8 7 8 8,5


Aluminium 5 7 7 7,6

Dari table evaluasi material di atas, didapat bahwa material yang paling cocok dalam

perancangan kali ini ialah menggunakan besi Siku (L).

Sambungan

Tabel 5. Evaluasi Material

Faktor Kekuatan Harga Berat Nilai Pilihan


Pemberat

Alternatif

Las 8 7 8 7,2

Keling/rivet 5 8 7 6,2

Baut 7 8 5 6

Sambungan las lebih dipilih didalam pembuatan keranjang air galon karna sambungan

las lebih sesuai dengan beban yang dilalui pada saat kernjang broprasi dan lasan

memiliki kekuatan yang lebih diantara sambungan yang lainya,dan memiliki kekakuan

2.2 Tahapan Development

2.2.1 Rancangan Detail

Pada perancanga nini, sepeda motor yang kami gunakanyaitu Honda Supra

Fit, dengan spesifikasi yang terlihatpada table 6 di bawah ini;

Tabel 6. Spesifikasi Sepeda Motor


Total berat yang diizinkanadalah 130 kg, sedangkan keranjang galon
yang kami rencanakan memiliki spesifikasi sebagai
berikut:
Rancangan Berat Keranjang

No Bahan Dimensi/Panjang Berat/Kg


1 besi siku 27 x 27 x 3 mm- 15 M 13.27
2 Plat strip 20 x 20 x 3 mm- 9 M 6
3 Air 5 x 20 100
4 Galon 5 x 0.75 3.75
5 Lain-lain 1 2
Total Berat 125.02
Tabel 7. SpesifikasiKeranjangGalon
Biaya Pembuatan Keranjang air galon
Rencana Anggaran pembuatan (RAB)
No Bahan Spesipikasi/Dimensi jumlah Harga/Unit harga total
1 Besi Siku 27 x 27 x 3 mm - 6 M 3 37.000 111000
2 Plat strip 20 x 20 x 3 mm - 6 M 2 30.000 60000
3 cat 1 25.000 25000
4 Upah 1 200.000 200000
Jumlah total 396000

2.2.2 Perhitungan

a. Titik berat
b. Beban maksimum

c. Analisa Kenyamanan Sepeda motor dengan Pemodelan


Pengendara sebagai Sistem Multi D.O.F
Dari pemodelan pada gambar dibawah ini terlihat bahwa pemodelan matematis
kendaraan terdiri dari massa roda depan ( mfe), massa roda belakang (mrw ), massa body
kendaraan ( mv), massa paha (mtg ), massa lower torso (mlt ), massa upper torso ( mut), dan
massa kepala ( mhd).

Gambar. Pemodelan Matematis Pengendara Sepeda Motor dan kendaraanya


Persamaan dari masing-masing DOF diatas.
Perhitungan baut dan Mur

Bila ditinjau dari baut terdapat beban statis


2.3 Prototype

Visualisasi dari bentuk keranjang galon yang kami desain dapat tersaji pada

gambar miniature di bawah ini berupa prototype.

Gambar 2.3 Proses perakitan

Gambar 2.4 Keranjang galon

2.4 Kendala-kendala dalam Perancangan

Beberapa kendala yang ditemukan dalam proses perancangan:

1. Tidak ada nya standar pada besi siku (L) di toko2.

2. Diameter galon dan beban galon setelah diisi aor berbeda-beda

3. Tidak adanya standar Material Baut di Toko

4. Membuat sandaran yang bisa multifungsi


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan proses perancangan yang kami lakukan dan setelah melakukan

perhitungan, maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut:

1. Dari segi konsep dilakukan perbaikan kontruksi keranjang galon, yang terdiri dari 5

galon.

2. Material yang dipilih adalah besi Siku (L) 27 x 27 x 3 mm - 6 M

3. Proses yang dilakukan untuk penyambungan adalah proses las.

3.2 Saran
Adapun saran pada proses perancangan kali ini adalah:

1. Diperlukan pengujian lebih lanjut mengenai beban actual keranjang

2. Ada nya pengembangan Keranjang yang bisa membawa air diberbagai

kondisi/medan.

3. Perlunya suspensi khusus untuk sepeda motor pengankut galon.


Lampiran

Foto : Mesin Bor

Foto : Rivet

Foto : Mesin Bor


Foto : Mesin Las

Foto : Besi Sili (L)

Foto : Mistar