Baut Mutu Tinggi
By Admin On May 13, 2012 In Struktur Baja Tagged Struktur Baja
FACEBOOK
TWEET
GOOGLE+
PINTEREST
LINKEDIN
High Tension Bolt (Baut Mutu Tinggi) sering digunakan pada
sambungan baja profil. Ada dua jenis utama baut mutu tinggi :
1. A325
2. A490
Umumnya dalam pekerjaan konstruksi digunakan A325. Diameter baut
kekuatan tinggi antara ½ dan 1 ½ inci (3 inci A449). Diameter yang
paling sering digunakan pada konstruksi gedung adalah ¾ inci dan 7/8
inci, sedang ukuran yang paling umum dalam perencanaan jembatan
adalah 7/8 inci dan1 inci.
Tegangan Geser Ijin :
A325 = 17,5 ksi = 1225 kg/cm2
A490 = 22 ksi = 1540 kg/cm2
Tegangan tarik ijin
A325 = 44 ksi = 3080 kg/cm2
A490 = 54 ksi = 3780 kg/cm2
Catatan :
Jika dibandingkan dengan baut hitam
Tegangan geser ijin = 960 kg/cm2
Tegangan tarik ijin = 1600 kg/cm2
Diameter High Tension Bolt (Baut Mutu Tinggi) adalah Ø 12, Ø 16,
Ø 19, Ø 22, Ø 25, Ø 29, Ø 32, Ø 35.
Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia (PPBBI)
Baut Memikul Geser
Ng = ( F / Φ ). n. No
dimana :
Φ = Faktor keamanan = 1,4
F = faktor gesekan permukaan untuk
permukaan bersih F = 0,35
permukaan galvanis F = 0,16 ~ 0,26
No = Pembebanan tarik awal (gaya pratarik awal)
Jenis sekrup pengikat (Set Screw) yang biasa dikenal dengan nama sekrup
berkepala (cap screw) memiliki bentuk yang serupa dengan baut, namun jenis
sekrup ini berdrat penuh. Perbedaan baut dan sekrup diantaranya adalah baut
memiliki ulir yang tidak menyeluruh, dengan kata lain ulirnya tidak sampai
hingga kepala baut. Sedangkan sekrup memiliki ulir yang menyeluruh hingga
mencapai kepala sekrup tersebut. Perbedaan lain juga dapat diidentifikasi dari
kepala baut dan sekrup. Dalam penggunaannya, baut tidak menggunakan
obeng melainkan kunci, sedangkan sekrup menggunakan driver, berupa obeng.
Berikut adalah jenis-jenis set screw dan baut-nya:
1. Sekrup Pengikat (Set Screw)
via rs components
Jenis sekrup ini adalah jenis yang paling banyak digunakan. Biasanya lebih
dikenal dengan nama sekrup berkepala (cap screw). Jenis sekrup ini banyak
digunakan untuk menggabungkan dan mengencangkan kedua objek.
2. Stud Bolt (Baut tanam)
via dumore
Stud bolt tidak berkepala dan memiliki garis drat dari setiap ujungnya. Stud bolt
diaplikasikan di sejumlah industri untuk dipasangkan dengan suku cadang,
peralatan industri, flensa dan perlengkapan mesin. Jenis baut ini tersedia dalam
berbagai ukuran dan dapat dikonfigurasi double end ataupun tap end.
3. Baut Berkepala Bulat (Round Head Bolt)
via united fasteners
Tipe baut ini sangat umum digunakan dengan kepala berbentuk bulat. Round
head bolt ini mempunyai sebagian dari tangkainya yang berbentuk persegi
untuk menahan baut, yang dapat digunakan untuk mengikat lantai kayu dari
bodi truk atau untuk besi bemper.
4. Partially Threaded Bolt
via nuts&bolt
Sebuah sekrup berdrat penuh dengan diameter kecil yang dilengkapi dengan
sebuah mur persegi atau heksagon. Kepalanya dapat berbentuk bulat atau
”kepala keju” dan mempunyai sebuah alur untuk obeng. Partially Threaded
Boltini digunakan untuk meletakkan komponen yang ringan atau penopang
(bracket) yang kecil.
5. Gutter Bolt
via Avery Knights & Bowlers
Berdrat penuh dan sering kali digalvaniskan (galvanised) dengan sebuah kepala
berbentuk kubah dan sebuah alur untuk obeng. Digunakan dengan sebuah mur
untuk mengikat bahan yang ringan dan logam lembaran.
6. Grub Screw
via ebay
Sebuah sekrup tanpa kepala yang mungkin dilengkapi dengan alur untuk obeng
atau sebuah lekukan untuk Allen Key Wrench. Digunakan jika sekrup harus
terpasang di bawah permukaan yang terbenam.
7. Self Drilling Screw
via indiamart
Sekrup ini akan membentuk drat sendiri ke dalam logam yang tipis. Biasanya
digunakan langsung ke dalam logam lembaran atau mur logam lembaran
khusus dipasangkan pada komponen tersebut. Semua bentuk kepala sekrup
bisa digunakan dengan self drilling screws.
8. Baut ”U”
via baut baja stainless
U bolt biasanya digunakan untuk kebutuhan pipa gas / air. U bolt juga dapat
menahan pegas daun (leaf springs) pada poros sumbu kendaraan, dan juga
pada sistem pembuangan / knalpot (exhaust system).
9. Split Pin
via amazon
Pin baja runcing ini mempunyai sebuah bagian yang rata pada salah satu
sisinya dan sebuah bagian kecil yang berulir pada bagian ujungnya yang kecil.
Bagian runcingnya yang rata digunakan untuk menahan komponen seperti king
pin truk. Mur dan washer perlu dipasangkan pada split pin ini untuk
menghindari adanya pergerakan.
10. Baut Baterai (Battery Bolt)
via amazon
Sebuah baut berkepala persegi, digalvaniskan dengan kuat, yang sering
digunakan untuk mengencangkan terminal-terminal baterai (accu) pada kutub
(kepala) baterai.
11. Taper Lock Stud
via highway & heavy parts
Menggunakan uliran khusus untuk menghasilkan sebuah drat yang beberapa
ulir terakhirnya meruncing. Stud tersebut mempunyai uliran yang hampir sama
runcingnya untuk membuat suatu interference fit pada saat stud tersebut
dipasang. Stud ini digunakan pada aplikasi beban-beban berat pada peralatan
yang bergerak.
12. Plow Bolt
via Lawson products
Mempunyai kepala yang meruncing yang dapat masuk ke dalam lubang-lubang
sekrup yang terbenam. Ketika dipasang, kepalanya terbenam dalam permukaan
komponen tersebut. Baut-baut ini digunakan untuk memasang blade pada
dozer dan grader yang membutuhkan hubungan dengan tanah, agar tanah yang
didorong bisa berputar/bergulung dengan lancar pada bagian-bagian yang
diikat.
Macam-Macam dan Jenis Baut dan Sekrup
MACAM-MACAM DAN JENIS BAUT DAN SEKRUP
Published In: Fasteners ArticleHits: 61502
Bagaimana cara memilih dan mengukur baut / sekrup?
Pertanyaan? Harap Menghubungi Multi Baja.
1. Are stainless steel fasteners magnetic?
Ada 5 kelas dalam material stainless steel
Class Magnetic? Common Types
Ferritic Yes 430,442
Austenitic No 304,316
Martensitic Yes 410,416
Duplex Yes 2205, 2507
Precipitation Hardening Yes 17-4, 17-7
(*cited from portlandbolt.com)
Austenitic adalah kelas yang paling umum. Secara teoritis. Austenitic tidak memiliki sifat magnet.
Namun, proses manufaktur tanpa panas dapat menyebabkan barang tersebut memiliki sedikit sifat
magnet. Hal yang lebih penting adalah komposisi material dan proses manufaktur. Tanpa mesin
quality control, sangat sulit untuk menentukan komposisi material dari barang tersebut. Di Indonesia,
banyak beredar baut yangtidak memenuhi standard internasional. Akibatnya, baut berkarat atau
patah sebelum mencapai limit internasional.
PT Multi Baja Fastindo sangat ketat dalam memilih barang yang dijual. Kami dapat menyediakan
tensile strength, yield strength dan komposis material bila diperlukan. Harap meberitahukan kepada
kami jika anda memerlukan barang special, misalnya tidak bersifat magnetic.
2. Cara penamaan & mengukur Fasteners
Penamaan
Material – Nama Item – Diameterx Pitch x Panjang
Panjang
Head Above Surface Countersunk Head Oval Head
Diameter
A 1/2" washer fitsa 1/2" diameter fastener
A 1/2"-13 nut fitsa 1/2"-13 fastener
Thread Pitch / Jarak Antara Drat
Inch Fasteners ->Dalam 1” ada berapa ulir. Mili Fasteners -> Jarak antara ulir
(dalammm)
Ada 6 ulir
Material – Nama Item – Diameter x Pitch x Panjang
Contoh 1 :
SS304 Hex Bolt M8 x1.25 x 90
Contoh 2 :
SS304 Hex Bolt 1/4“- 6 x ½"
Thread Pitch
Ukuran Kunci Pas dengan Diameter Badan
3. Perbeedaan Material
Jenis material yang berbeda memiliki kekuatan dan resistence yang berbeda. Jadi,
pemilihan material tergantung penggunaan baut.
3.1 Strength/Kekuatan
3.2 Resistance
Alloy steel / baja memiliki kepadatan yang tinggi dan dapat digalvanis untuk
memberikan anti korosi. Dalam bajapun memiliki beberapa tingkat keukatan: 4.6,
8.8, 10.9, 12.9 (paling kuat diantaranya). Adapun baja B7 yang memiliki kekuatan
serupa 8.8 tetapi lebih tahan terhadap temperature tinggi.
Zinc-plated steel / besi dengan lapisan zinc adalah low carbon steel yang lebih
umum dan relatif lebih murah disbanding bahan lain. Dengan lapisan zinc yang
berwarna putih kebiruan atay kuning akan memberikan anti korosi ringan.
Hot-dipped galvanized steel memiliki lapisan zinc yang lebih tebal untuk
memberikan perlindungan di pemakaian luar ruangan yang lebih bauik. Tekstur
permukaanya biasanya kasar dan berwarna abu-abu.
Stainless Steel memberikan perlindungan korosif yang lebih baik. Cocok untuk di
luar atau di daerah yang mudah mengakibatkan besi berkarat.
Chrome & Nickel plated steel memberikan tampilan yang halus dan mengkilap
dengan memberikan anti korosi yang ringan.
Tembaga & Kuningan memiliki warna luar yang ditujukan untuk dekorasi. Bahan
ini juga lebih mahal dibanding besi/baja. Tembaga memilki keuntungan dalam
mengalirkan listrik
Nylon memberikan perlindungan terhadap beberapa zat kimia dan tidak
mengalirkan listrik. Namun memiliki kekurangan di kekuatan, temperature tinggi,
dan mudah terbakar.
PVC memberikan perlindungan dari korosi dan perubahan cuaca, dan dapat
memadamkan api sendiri jika terbakar.
4. Perbedaan bentuk kepala dan obeng yang digunakan
5.Bagaimana jika drat di media yang akan dipasang baut
sudah rusak?
Anda dapat menggunakan "Wire Thread Inserts" dan alat perkakas untuk
tap. Kami merupkaan authorized reseller untuk brand WTI, kami juga
menyediakan brand Recoil. Tidak hanya digunakan pada media yang
rusak, Wire Thread Inserts juga dapat digunakan pada media baru,
berfungsi untuk:
Melindungi drat komponen agar tidak rusak (lebih cost effective untuk
mengganti wire thread insert dibanding komponen/mesin)
Mencegah korosi
Mengurangi efek temperatur sekitar
Menjaga baut agar tetap di tempat dalam getaran yang kuat
6. Bagaimana jika tidak terserdia baut yang sama persis seperti sample dari
customer?
Kami dapat menawarkan alternatif dari barang yang anda cari seperti panjang,
bentuk kepala, jenis obeng, dll. Banyak alternatif yang dapat ditawarkan. Untuk itu
kami memberikan service kelas papan atas untuk mendapatkan solusi yang terbaik
bagi customer. Segera hubungi kami untuk segala pertanyaan CONTACT US.
Mengenal klasifikasi Baut/Bolt
14 Oktober 2016 pada 1:05 pm (Bahan Kuliah Teknik Mesin, Elemen Mesin)
Tags: baut, struktur, ulir
Kali ini saya akan memposting artikel tentang Baut,Sebenarnya tulisan ini murni hasil copy paste
dari https://ubiaod.wordpress.com. Karena saya rasa tulisan ini sangat menarik maka saya tertarik untuk
memasukkannya dalam blog saya. Kenapa menarik? soalnya selama ini materi tentang baut sangat
disepelehkan oleh banyak orang termasuk saya. kemudian tidak sengaja saya googling eh..saya singga di
blog bapak Wiryanto Dewobroto (https://wiryanto.net/), seorang pengajar sekaligus praktisi struktur baja
yang membahas tentang pentingnya baut dalam struktur baja. he3 walaupun sebenarnya ini untuk orang
teknik sipil, tapi ga pa2 juga klo di pelajari orang mesin. dari Blog itu kemudian saya googling lagi, nah
dapat materi baut yang saya kira cukup ringan dan sederhana untuk dipahami. Oke slamat menyimak hasil
tulisan yang sangat menarik ini.
Bolt adalah fastener/pengencang yang digunakan sebagai pengikat berpasangan dengan nut. Bentuk lain
bolt adalah cap screw. Disebut cap screw apabila dalam pemakaian sebagai fasteners berpasangan
terhadap lubang ulir. Dengan demikian bolt dan cap screw dibedakan berdasarkan aplikasi pemakaiannya
sebagai fastener. Namun saat ini yang berpasangan dengan Nut dan ulir tetap dinamakan Bolt.
Spesifikasi bolt .
Bentuk bolt terdiri atas Head body dan thread. Ukuran head berdasarkan jarak bidang rata pada bagian
Head. Ukuran head bolt menentukan
beberapa ukuran kunci atau socket yang dipergunakan. Ukuran bolt ditentukan oleh diameter puncak
threat, sedangkan panjang bolt diukur
dari bagian bawah head ke bagian ujung thread ( bolt ). Beberapa bentuk bolt memiliki ketentuan
penentuan ukuran panjang yang berbeda dalam penunjukkan ukuran bolt.
Kemudian bolt juga dibedakan berdasarkan jenis threadnya :
a. Part thread
b. Full thread
1. Bolt Inch
Ukuran bolt ditentukan juga oleh ukuran thread. Berdasakan standarisasi Unified Screw Thread Standard,
thread diukur dengan menghitung jumlah puncak ulir setiap inchi. Unified screw ukuran bolt dinyatakan
dengan notasi seperti berikut :
Bolt Code : ½ – 20 – UNC – 3
3 = Panjang dalam satuan inch
C = Coarse ( ulir kasar )
F = Fine ( ulir halus )
20 = Jumlah puncak ulir per inch
1/2 = Diameter luar puncak ulir
Thread dibedakan atas coarse thread ( kasar ) dan fine thread ( halus ) yang ditandai dengan notasi UNC
untuk coarse thread dan UNF untuk fine thread. Coarse thread memiliki alur yang lebih dalam dan
aplikasinya banyak digunakan. Fine thread memiliki alur thread kecil aplikasinya pada permukaan
tertentu, misal untuk pengikat parts yang tipis.
2. Bolt Metric
Pada Standarisasi Metric, ukuran ulir ditentukan dengan ukuran jarak antara puncak ulir terdekat. Notasi
yang digunakan untuk menyatakan ukuran ulir metric adalah sebagai berikut :
Bolt Code : M 12 x 1.75 – 80 – 8.8
8.8 = Class kekuatan baut
80 = Panjang baut
1.75 = Jarak puncak thread dalam satuan mm
12 = Ukuran puncak thread dalam mm
M = Ukuran ISO Metric threads
Tingkat ( Grade ) kekuatan bolt
A. SAE
Society of Automotive Engineers ( SAE ) menerbitkan standarisasi untuk mengklasifikasikan unified ( inch-
series ) bolt pada beberapa grade berdasar material, treatment dan tensiIe strength ( kekuatan tariknya ).
Klasifikasi grade ditunjukan dengan tanda pada permukaan atas head bolt Tabel berikut menunjukan
spesifikasi dan tanda bolt berdasarkan standarisasi SAE.
B.
ISO
Standarisasi Klasifikasi Grade bolt metric ditetapkan oleh International Standardization
of Organization ( ISO ). Klasifikasi berdasarkan atas kekuatan tensile dan yield. Tanda angka pada
permukaan atas bolt menandakan klasifikasi kekuatannnya. Semua bolt dan capscrew berdiameter diatas
4-mm memiliki tanda angka pada permukaan atas head bolt. Tabel berikut menunjukkan klasifikasi dan
tanda yang digunakan pada bolt metric.
Istilah yang sering digunakan pada Fastener :
1. alloy steel = Jenis dari steel yang berisi material lain sengaja ditambahkan untuk memperbaiki
kualitas logam.
2. carbon steel = Jenis dari logam yang dibuat dari besi dan carbon tanpa tambahan lain. Sebagian
besar fasteners dibuat dari carbon steel.
3. fastener = Alat yang menyatukan dua atau lebih benda. fastener dapat berupa bolt, kancing, nut.
4. Proof Load = Nilai 80 ~ 90 persen dari yield.
5. tempered = Pengerasan pada metal dengan cara dipanaskan
6. yield strength = Kemampuan dari material menahan gaya yang menariknya hingga melar tapi
material tersebut masih bisa kembali kebentuk semula.
7. tensile strength = Gaya atau beban maksimal yang menyebabkan fastener dapat berubah bentuk
(melar) secara permanent.
Jenis fastener/pengencang bolt memang paling sering digunakan dalam merakit komponen atau mengikat
subkomponen seperti piping, hose, bracket/penahan dll. Hal ini harus diperhatikan secara benar dan teliti,
dalam memilih, memasang dan mengencangkan sesuai rekomendasi shopmanual atau lihat tabel di atas.
Jika tidak maka masalah fatal/serius akan membuat pekerjaan kita jadi Re-DO(kerja ulang) dan itu sangat
merugikan dari segi waktu lebih-lebih cost/biaya yang membengkak.
Baut & Mur Segi Enam Tegangan Tinggi 8.8
CARA MEMBACA UKURAN BAUT
METALWORKING, WORKSHOP TOOLS
Di artikel ini saya akan menjelaskan cara membaca ukuran baut. Mengapa harus bisa membaca baut?
bukannya tinggal bawa contoh lalu dibawa ketoko? Pada kasus tertentu seperti baut tanam pada mesin atau
chassis apakah harus dibawa semesin nya ke toko?? atau misalnya kamu ingin membuat drat pada mesin,
banyak pelayan toko yang tidak memahami jenis tap/snei apa yang sesuai dengan baut yang kamu akan
gunakan. Oleh karena itu penting jika kita bisa membaca baut sehingga apa yang kita beli akan sesuai dengan
yang kita perlukan.
Pada toko-toko yang khusus menjual baut biasanya semua jenis-jenis baut sudah diberi kode seperti contohnya
M12 x 30 P 1,75. Maksudnya adalah:
M12=diameter baut
30=panjang baut
P 1,75= Pitch atau ukuran drat 1,75
CARA MEMBACA BAUT:
Untuk membaca baut ada 2 alat yang wajib dimiliki yaitu vernier caliper (jangka sorong) dan radius gauge
(alat pengecek drat) kedua alat ini banyak dijual di toko teknik dengan harga terjangkau.
1. Pertama-tama gunakan jangka sorong untuk mengecek diameter baut.
Pada jangka sorong terlihat diameter baut ini adalah 12mm.
2. Selanjutnya gunakan radius gauge untuk mengecek ukuran drat. pilihlah radius gauge yang paling cocok
dengan celah baut tersebut. Pada baut ini drat yang dimiliki adalah 1,75
Jadi jika membeli baut dengan diameter 12mm dan pitch 1,75 mur yang bisa digunakan harus dengan tipe yang
sama agar bisa terpasang. Karena kasus yang sering terjadi dan merusak baut adalah menggunakan mur dengan
diameter yang sama tetapi pitch nya berbeda (lebih halus atau lebih kasar).
Jadi jika kamu ingin membuat drat menggunakan tap dan snei, jenis tap atau snei yang harus dibeli
adalah M12 x 1,75.
Untuk mengetahui kunci apa yang diperlukan untuk mengencangkan/melonggarkan baut ini, adalah dengan
mengukur kepala baut tersebut menggunakan jangka sorong.
Jadi baut ini dapat diputar menggunakan kunci/socket 19mm. Biasanya toko-toko seringkali salah
menyebutkan, seperti contohnya “baut 19” padahal itu adalah baut 12mm yang dibuka dengan menggunakan
kunci 19, “baut 10” padalahal itu adalah baut 6mm yang dibuka dengan menggunakan kunci 10. Untuk
itulah kita harus mengetahui cara membaca baut yang benar.
STANDARD UKURAN BAUT HEXAGON SOKET HEAD
CAP SCREW
20:49 Yohanor Saputera 5 comments
Sebagai seorang engineer/machine designer, pengetahuan tentang banyak standard part yang ada
mutlak dibutuhkan. Salah satunya ada pengetahuan tentang standar ukuran baut hexagon socket
head cap screw yang ada dipasaran. Nah, berangkat dari persoalan itu, maka pada tulisan kali ini,
penulis TutorialCAD [.Net] menyajikan standard ukuran baut yang ada dipasaran, yang bisa
dijadikan sebagai refrensi dalam mendesain suatu rancangan konstruksi mesin. Check it out!
Gambar baut hexagon soket head cap screw
Tabel Ukuran Baut Hexagon Soket Head Cap Screw
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M3
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M4
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M5
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M6
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M8
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M10
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M12
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M16
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M20
Tabel ukuran standar baut hexagon soket head cap screw M24
Baut & Mur Segi Enam Berkekuatan Tinggi JIS B
1186 - Grade F 10 T