Anda di halaman 1dari 11

BEDAH KISI-KISI TWK CPNS 2019

(Berdasar Permenpan RB No. 23 th. 2019)

3. Nasionalisme 4. Integritas 5. Bela Negara 2. Pilar Negara 1. Bahasa Indonesia


Tujuan: Tujuan: Tujuan: Tujuan: Tujuan:
menunjukan sifat Berperan aktif dalam Membentuk karakter Menggunakan bahasa
mewujudkan kepentingan
atau keadaan yang mempertahankan positif melalui indonesia sebagai
nasional melalui cita-cita bahasa persatuan dalam
menjunjung tinggi eksistensi bangsa dan pemahanan dan
dan tujuan yang sama kejujuran, negara pengamalan nilai- kehidupan berbangsa
dengan tetap ketangguhan dan nilai dalam pancasila, dan bernergara
mempertahankan kewibawaan sebagai UUD dan Bhineka
identitas nasional satu kesatuan. tunggal ika

Identitas Nasional : Integritas meliputi: Ancaman Suatu Bangsa: Pilar Negara Meliputi : Penggunaan Bahasa
  Ancaman Militer Indonesia :
 Bendera negara sang Bersikap jujur 1. Pancasila
(sesuai hak dan -ancaman dari negara lain - Sejarah 1. Kalimat efektif
merah putih
dan kelompok sparatis - Kedudukan dan 2. Ide Pokok/gagasan
 Bahasa negara bahasa kewajiban)
 Ancaman Nirmiliter
indonesia  Sesuai SOP/Tupoksi -ancaman ideologi,
Fungsi utama
 Lambang negara garuda  Bersih dari KKN politik, ekonomi, sosial
- Implementasi 3. Penggunaan berbagai
pancasila (korupsi-kolusi- dan budaya, cyber crime 2. UUD 1945 imbuhan
 Lagu kebangsaan
nepotisme). Dasar Pembelaan Negara : - Sejarah 4. Penggunaan kata
Indonesia raya
 Disiplin dan amanah Pasal 27 ayat (3), Pasal 30 ayat - Isi dan serapan, dll
 Semboyan Bhineka
 Tidak mudah putus (1) dan (2), UU No 3 Th. 2002 Implementasi
asa/menyerah Ps. 9 ayat (1) 3. Bhineka Tunggal Ika
Tunggal Ika Pertahanan Semesta (TNI ,
disetiap kondisi - Pengertian
 Dasar Falsafah negara polri dan warga negara) - Implementasi
Pancasila Konsep Bela Negara : Fisik
dan Non fisik (edukasi)

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU


IDENTITAS NASIONAL
(Jati diri yakni ciri-ciri atau karakeristik, perasaan atau keyakinan tentang
kebangsaan yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain)

Lagu Kebangsaan
Bendera Negara Bahasa Negara Lambang Negara
 Pasal 35 UUD: Bendera  Pasal 36 UUD :Bahasa Negara  Pasal 36 A : Lambang Negara
Ialah Garuda Pancasila  Pasal 36 B Lagu Kebangsaan
Negara Indonesia Ialah Sang Ialah Bahasa Indonesia.
Dengan Semboyan Bhinneka Ialah Indonesia Raya.**)
Merah Putih.  Ketentuan tentang Bahasa
 Ketentuan tentang Lagu
Tunggal Ika. **)
 Diperkenalkan pada peristiwa Negara diatur dalam Undang-
kebangsaan Indonesia Raya
Sumpah Pemuda Tahun 1928 undang No. 24 Tahun 2009  Ketentuan tentang Lambang
Negara diatur dalam Undang- diatur dalam UU No. 24 Tahun
dan dikibarkan pertama kali mulai Pasal 25 sampai Pasal
Undang No. 24 Tahun 2009 2009 mulai Pasal 58 sampai
pada Proklamasi Kemerdekaan 45.
mulai Pasal 46 sampai Pasal Pasal 64.
Bangsa Indonesia tanggal 17  Bahasa Indonesia sebagai
 Indonesia Raya sebagai lagu
Agustus 1945 di Jalan bahasa negara merupakan 57
 Lambang Negara yang kebangsaan pertama kali
Pegangsaan Timur Nomor 56 hasil kesepakatan para pendiri
dilukiskan dengan seekor dinyanyikan pada Kongres
Jakarta dan disebut Bendera NKRI.
burung Garuda merupakan Pemuda II tanggal 28 Oktober
Pusaka Sang Saka Merah  Bahasa Indonesia berasal dari
satu kesatuan dengan 1928.
Putih. rumpun bahasa Melayu yang
 Bendera Pusaka Sang Saka Pancasila.  Lagu Indonesia Raya
dipergunakan sebagai bahasa
 Dasar Ketuhanan Yang Maha selanjutnya menjadi lagu
Merah Putih saat ini disimpan pergaulan (lingua franca) dan
Esa dilambangkan dengan kebangsaan yang
dan dipelihara di Monumen kemudian diangkat dan
bintang yang bersudut lima; diperdengarkan pada setiap
Nasional Jakarta. diikrarkan sebagai bahasa
upacara kenegaraan.
 Ketentuan tentang Bendera persatuan pada Kongres  Sila 2 dilambangkan dengan
Negara diatur dalam UU No.24 Pemuda II tanggal 28 Oktober tali rantai bermata bulatan
Tahun 2009 mulai Pasal 4 1928 (PS 25 ayat 1) dan persegi di bagian kiri
sampai Pasal 24.  Ps 25 ayat 2, fungsi bahasa bawah perisai; Pentingnya Identitas
 PS 4 : Berbentuk persegi Indonesia; jati diri bangsa,  Sila 3. dilambangkan dengan Nasional
panjang dg ukuran lebar 2/3 kebanggaan nasional, sarana pohon beringin di bagian kiri  Bangsa Indonesia dikenal
dari panjang, ketentuan ukrn: pemersatu, sarana komunikasi atas perisai; oleh bangsa lain.
- 120 cm x 180 di T. umum antar daerah dan budaya.  Silla 4 dilambangkan dengan  Sangat penting bagi
kelangsungan hidup
- 100 x 150 di ruangan  Ps 25 ayat 3, BI bahasa resmi kepala banteng di bagian
- 20 x 30 di kendaraan negarabangsa
kenegaraan, pengantar kanan atas perisai; dan
 Penting bagi kewibawaan
umum pendidikan, komunikasi  Sila 5, dilambangkan dengan negara dan bangsa
- 10 x 15 dimeja, dll tingnas, pengembangan kapas dan padi di bagian Indonesia.
 Dst... kebud,niaga, IPTEK. kanan atas perisai.
BIMBEL CPNS AL QOWIYYU
INTEGRITAS

Tanggung Jawab Warga Negara

Kepada Tuhan YME Kepada Masyarakat Kepada Lingkungan Kepada Bangsa & Negara
 Mensyukuri segala nikmat  Memelihara keamanan dan  Memelihara dan menjaga  Memahami, menghayati
yang telah dikaruniakan-NYA ketertiban masyarakat kebersihan lingkungan serta mengamalkan nilai-nilai
kepada kita  Menjaga dan memelihara  Mengeksploitasi lingkungan Pancasila dalam segala
 Taat beribadah sesuai persatuan dan kesatuan sesuai kebutuhan, dan tidak aspek kehidupan sehari-hari
dengan agama dan masyarakat dilakukan secara berlebihan  Menaati Hukum dan Aturan
keyakinan masing-masing  Meningkatkan rasa kesetia  Menggunakan teknologi yang berlaku
 Melaksanakan segala kawanan sosial di antara ramah lingkungan  Menjaga dan memelihara
perintah-NYA dan menjauhi sesama anggota masyarakat nama baik bangsa dan
segala laranganNYA  Menghindari sikap dan negara
 Terus menuntut ilmu tindakan diskriminatif dalam  Menjaga persatuan dan
sepanjang hayat serta rangka menghindari keutuhan bangsa
menggunakan demi kebaikan terjadinya perpecahan di  Membina kesetiakawanan
umat manusia masyarakat, bangsa dan sosial diantara sesame
 Menjalin tali silaturahmi negara warga negara Indonesia
atau persaudaraan dengan  Meningkatkan wawasan
siapa saja guna menciptakan kebangsaan
kehidupan yang aman,
tenteram , damai dan
sejahtera

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU


KETAHANAN NASIONAL BELA NEGARA

Meliputi :  Pasal 27 Ayat 3 UUD NRI 1945 :


1. ketahanan ideologi “Setiap warga negara berhak dan wajib
ANCAMAN NASIONAL
Keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila yang
ikut serta dalam upaya pembelaan
mengandung kemampuan untuk menggalang dan
 Ancaman Militer : negara”
memelihara persatuan dan kesatuan nasional dan
ancaman yang menggunakan  Undang-Undang No. 3 Tahun 2002
kemampuan menangkal penetrasi ideologi asing serta kekuatan bersenjata yang
nilai-nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian terorganisasi yang dinilai tentang Pertahanan Negara pasal 9
bangsa mempunyai kemampuan yang ayat 1 disebutkan bahwa “Setiap warga
2. ketahanan politik, membahayakan kedaulatan negara berhak dan wajib ikut serta
negara, keutuhan wilayah
kehidupan politik yang berlandaskan Pancasila dan dalam upaya bela negara yang
negara, dan keselamatan
UUD serta mampu menerapkan Politik Luar negeri diwujudkan dalam penyelenggaraan
segenap bangsa
Bebas Aktif pertahanan negara
3. ketahanan ekonomi,  Ancaman Nirmiliter  Kewajiban bela Negara : TNI dan
Demokrasi ekonomi berasaskan pancasila dan Ancaman ideologi, politik,
Masyarakat sipil sesuai dengan
terciptanya stabilitas ekonomi ekonomi, sosial dan budaya,
cyber crime. Misal; embargo profesinya masing-masing.
4. ketahanan sosial budaya
Kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat
ekonomi, krisis ekonomi,  Upaya Bela Negara
Asimilasi kebudayaan  Fisik : Angkat Senjata menghadapi
Indonesia yang beriman dan bertakwa terhadap menyimpang, berkembangnya
Tuhan Yang Maha Esa, rukun, bersatu, cinta tanah serangan dan agresi musuh.
ideologi baru (paham radikal dan
air, berkualitas, maju dan sejahtera dalam kehidupan intoleran)  Non Fisik : meningkatkan kesadaran
yang serba selaras, serasi, seimbang serta berbangsa dan bernegara,
kemampuan menangkal penetrasi budaya asing yang menanamkan kecintaan terhadap
tidak sesuai dengan kebudayaan nasional tanah air serta berperan aktif dalam
5. ketahanan pertahanan keamanan memajukan bangsa dan negara,
kemampuan memelihara stabilitas pertahanan termasuk penanggulangan ancaman
keamanan negara yang dinamis, mengamankan
pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan
mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal
segala bentuk ancaman

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU


KONSEP KETAHANAN NASIONAL

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU


PILAR NEGARA
1. PANCASILA

HISTORIS Kedudukan dan Fungsi


 1 Maret 1945, pimpinan militer tertinggi jepang di jawa
Harada Kumakichi mengumumkan membentuk Dokuritsu
Junbi Cosakai (BPUPKI)
 29 April 1945 diumumkan anggotanya
 28 Mei 1945 BPUPKI diresmikan oleh Harada dan melantik
KRT. Radjiman wedyodiningrat sbg ketua dg 60 Anggota.
Sebagai Dasar Negara Pandangan Hidup Bangsa
 BPUPKI melaksanakan siding dua kali yakni 29 Mei- 1 Juni
 Disebut juga dasar falsafah Negara  Merupaakn pelaksanaan Pancasila
1945 membahas dasar Negara dam 10-17 Juli membahas
(philosofishe gronslag) secara subyektif yakni pelaksanaan
rancangan UUD
 Ideologi Negara (staatidee) ; cita-cita Pancasila oleh setiap pribadi
 29 Mei 1945, Mr. Muh. Yamin (tertulis) memberikan 5 asas
 Nilai dasar/norma dasar untuk mengatur perseorangan, setiap warga Negara,
Peri kebangsaan, peri kemanusiaan, ketuhanan, kerakyatan
pemerintahan Negara atau “ dasar setiap individu, setiap penduduk,
dan kesejahteraan
penyelenggaraan Negara”. setiap orang Indonesia.
 31 Mei 1945, Prof.Dr. Soepomo mengemukakan: Negara
 Pancasila sebagai dasar Negara adalah  Membutuhkan kesadaran, kesiapan
nasioanl yang bersatu, takluk kepada tuhan, system badan
sumber dari segala sumber hukum(sumber serta ketaatan individu untuk
permusyawaratan, perekonomian berdasarkan asas
tertib hukum) Indonesia melaksanakan Pancasila dalam
kekeluargaan, dan hubungan antar bangsa.
 Meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945 kehidupan bermasyarakat,
 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyatakan Kebangsaan;
 Mewujudkan cita-cita hokum bagi hokum berbangsa dan bernegara sehari-
Internasionalisme atau peri kemanusiaan; mufakat dan
dasar Negara baik tertulis maupun tidak hari
demokrasi; kesejahteraan social; ketuhanan.
tertulis  Pancasila sebagai ciri keribadian
 1 Juni dibentuk panitia kecil sebanyak 8 orang yang
 Mengandung norma yang mengharuskan setiap warga Negara yang meliputiu
bertugas menampung usul-usul
Undang Undang Dasar memuat isi yang tingkah laku dan sikap mental
 22 Juni 1945, diadakan rapat gabungan antara panitia kecil
mewajibkan pemerintah dan lain-lain  Sebagai petunjuk, penuntun dan
dengan BPUPKI yang menghasilkan: 1. Supaya selekas-
penyelenggara Negara memegang teguh pegangan sikap dalam aktivitas
lekasnya Indonesia merdeka, 2. Hukum dasar yang
cita-cita moral rakyat yang luhur sehari-hari
dirancang diberi Preambule; 3. BPUPKI harus mewujudkan
hokum dasar; 4. Membentuk Panitia Sembilan (ir. Soekarno  Merupakan sumber semangat bagi UUD
sbg. ketua) 1945, bagi penyelenggara Negara, dan
 22 Juni 1945 malam jam 20.00 diadakan siding di para pelaksana pemerintahan.
Pegangsaaan Timur 56 Jakarta menghasilkan piagam  Setiap sikap dan tingkah laku para
Jakarta yakni Ketuhanan dg kewajiban menjalankan syariat penyelenggara Negara, penyelenggara
islam bagi pemeluknya, 2,3,4,5. pemerintahan maupun warga negara harus
 7 agustus BPUPKI dibubarkan dan dibentuk PPKI berdasarkan nilai-nilai Pancasila
 18 Agustus 1945, PPKI bersidang dan memutuskan : 1.  Penerapan pancasila secara objektif
Hukum dasar (UUD) dan piagam Jakarta sebagai
pembukaan, 2. Penetapan pancasila (skrg), 3. Memilih
Pres/wapres (soekarno Hatta)

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU


BIMBEL CPNS AL QOWIYYU
PILAR NEGARA KE 2. UUD 1945
BENTUK NEGARA DPD
PASAL 8 PEMDA
PASAL 1 PASAL 22C
1. Kesatuan-Republik 1. Presiden  Wapres sampai habis PASAL 18 1. Anggota dari setiap prov
2. Kedaulatan Rakyat 1. NKRI = Prov+Kab/Kota (pemilu)
2. Wapres  2 calon dr Pres  sidang MPR
3. Negara Hukum 2. Daerah mengurus sendiri pemerintahan 2. Tidak > 1/3 jumlah DPR
max 60 hari
PASAL 2 3. DPRD melalui pemilu 3. Sidang min. 1 X / thn
1. MPR=DPR+DPD(Pemilu) 3. Pres/Wapres Menlu+Mendagri+ 4. Gub/Walkot/Bup dipilih scr demokratis 4. Susunan duu
2. Sidang min. 1 X /5 thn Mentan; Max 30 hari  2 pasang calon 5. Otonomi seluas2nya PASAL 22D
3. Putusan=suara terbanyak 6. Berhak menetapkan Perda 1. Mengajukan RUU
MPR PASAL 9 7. Dll duu 2. Ikut membahas RUU
PASAL 3 1. Sumpah/Janji Pres/Wapres 3. Pengawasan atas pelaksanaan
PASAL 18A
1. Mengubah UUD 2. Jika tidak sidang  janji di hadapan UU
1. Hub pusat daerah memperhatikan
2. Mengangkat pres/wapres pimpinan MPR+MA 4. Pemberhentian duu
kekhususan/keragaman daerah
3. Hanya dpt brhentikan Pres dlm PASAL 10 PEMILU
2. Hub pusat daerah secara adil dan selaras
masa jabatannya Kuasa Presiden atas AD/AL/AU PASAL 22E
PRESIDEN PASAL 18B 1. 5thn sekali LUBER JURDIL
PASAL 11
PASAL 4 1. Mengakui daerah Otsus/Istimewa 2. Memilih
1. Menyatakan perang/damai (DPR)
1. Pres memegang kuasa pemerintahan 2. Mengakui hukum adat sesuai NKRI DPR,DPD,DPRD,Pres,Wapres
2. Membuat perj. Internasional (DPR)
2. Pres dibantu 1 Wapres DPR 3. Peserta DPR,DPRD : parpol
3. Dll duu
PASAL 5 PASAL 19 4. Peserta DPD : individu
PASAL 12
1. Pres mengajukan RUU ke DPR 1. Anggota dari pemilu 5. KPU nasional: tetap, mandiri
Menyatakan keadaan bahaya (duu)
2. Pres menetapkan PP 2. Susunan diatur UU 6. Dll duu
PASAL 13
PASAL 6 3. Sidang min. 1 X / thn HAL KEUANGAN
1. Mengangkat duta/konsul
1. Syarat calon pres/wapres PASAL 20 PASAL 23
2. Pertimbangan DPR (mengangkat)
2. dll duu 1. Membentuk UU 1. APBN tiap thn, terbuka, utk
3. Pertimbangan DPR (menerima)
2. Membahas RUU dgn Pres kemakmuran rakyat
PASAL 7 PASAL 14
3. Tdk disetujui  tdk diajukan lagi 2. RUU diajukan Pres, dibahas DPR
1. Grasi/Rehabilitasi (MA)
Masa 5thn, dpt dipilihan kembali 1X 4. Mengesahkan RUU  UU 3. Tidak setuju, pakai tahun lalu
2. Amnesti/Abolisi (DPR)
5. Sah meski tdk ada ttd Pres dlm 30hari PASAL 23A : PAJAK
PASAL 7A PASAL 15
PASAL 20A PASAL 23B : MATA UANG
1. Pres/Wapres dpt diberhentikan jk Memberi gelar/tanda jasa
1. Fungsi Legislasi,Anggaran,Pengawasan PASAL 23C : keuangan duu
melanggar hukum PASAL 16
2. Hak Interpelasi,Angket,Pendapat PASAL 23D : BANK SENTRAL
Wantimpres  memberi nasehat
PASAL 7B 3. Hak Pertanyaan,Usul Pendapat,Imunitas BPK
1. Usul DPR  MK memeriksa MENTERI 4. Dll duu PASAL 23E
2. Usul DPR  fungsi pengawasan PASAL 17 PASAL 21 1. Memeriksa PTJKN
3. > 2/3 jumlah dukungan 1. Pres dibantu menteri Anggota berhak mengajukan RUU 2. Hasil diserahkan DPR,DPRD,DPD
4. MK wajib memeriksa max 90 hari 2. Menteri diangkat/dipecat Pres PASAL 22 3. Hasil ditindaklanjuti
5. Jika terbukti, DPR sidang paripurna 3. Satu menteri utk satu urusan 1. Pres menetapkan Perpu PASAL 23F
6. MPR sidang max 30 hari setelah 4. Dll duu 2. PP mendapat persetujuan DPR 1. Anggota dipilih DPR, disahkan
diterima 3. Jika tdk setuju  PP dicabut Pres
7. Sidang : > ¾ hadir ; 2/3 setuju PASAL 22A 2. Pimpinan dipilih anggota
Pembentukan UU, duu PASAL 23G
PASAL 7C
PASAL 22B 1. Kedudukan: Pusat+Perwakilan
Pres tidak dpt membubarkan DPR Pemberhentian DPR, duu 2. Dll duu
BIMBEL CPNS AL QOWIYYU
KEHAKIMAN WARGA NEGARA AGAMA KESEJAHTERAAN
PASAL 24 PASAL 25A PASAL 29 PASAL 34
1. Merdeka menegakkan hukum/keadilan Wilayah negara 1. Ketuhanan YME 1. Fakir miskin dipelihara negara
2. MK+MA(Umum,Agama,Mil,TUN) PASAL 26 2. Menjamin kebebasan beragama 2. Jaminan sosial
3. Badan lain, duu 1. Warga negara adalah HANKAM 3. Fasilitas pelayanan kesehatan
MA 2. Penduduk adalah PASAL 30 4. Dll duu
PASAL 24A 3. Duu 1. WN berhak+wajib dlm hankam ---
1. Kasasi, menguji peraturan trhdp UU PASAL 27 negara PASAL 35 : BENDERA
2. Integritas,Profesional, Pengalaman 1. Hak kedudukan sama di mata hukum 2. Sishankamrata: TNI+POLRI+Rakyat PASAL 36 : BAHASA
3. Calon hakim agung dari KY kpd DPR 2. Hak pekerjaan dan penghidupan layak 3. TNI  pertahanan PASAL 36A : LAMBANG
disahkan Pres 3. Hak + wajib membela negara 4. POLRI  keamanan PASAL 36B : LAGU
4. Ketua/wakil dari/oleh Hakim Agung PASAL 28 5. Dll duu PASAL 36 C : dll duu
5. Dll duu Kebebeasan berserikat PENDIDIKAN PERUBAHAN UUD
KY PASAL 31 PASAL 37
PASAL 24B 1. Berhak mendapat pendidikan 1. Usul amandemen oleh min. 1/3
1. Mengusulkan hakim agung 2. Wajib pendidikan dasar MPR
2. Pengetahuan,Pengalaman,Integritas 3. Sisdiknas 2. Setiap usul diajukan
3. Anggota diangkat Pres atas DPR 4. Anggaran min. 20%  pendidikan tertulis+alasan
4. Dll duu 5. Memajukan Iptek+Imtaq 3. Dlm amandemen, dihadiri 2/3
MK KEBUDAYAAN MPR
PASAL 24C PASAL 32 4. 50% + 1 MPR  setuju
1. Wewenang: Uji UU trhdp UUD, 1. Memajukan kebudayaan 5. Bentuk NKRI tidak dapat diubah
membubarkan Parpol, memutus 2. Menghormati bahasa daerah PASAL PERALIHAN
sengketa Pemilu/Lembaga Negara PEREKONOMIAN 1. Peraturan dulu tetap berlaku
2. Memberikan putusan atas usul DPR ttg PASAL 33 2. Lembaga dulu tetap berlaku
pelanggaran Pres/Wapres 1. Ekonomi asas kekeluargaan 3. MK ada sebelum 17/08/2003
3. Anggota 9=3 Pres+3 DPR+3 MA 2. Cab. Produksi dikuasai negara PASAL TAMBAHAN
4. Ketua/Wakil dipilih dari/oleh hakim 3. Bumi/Air dikuasai negara utk rakyat 1. Tinjauan TAP MPR/S hingga
konst 4. Berdasar demokrasi ekonomi tahun 2003
5. Integritas, menguasai konst, tdk 5. Dll duu 2. UUD= Pembukaan + Pasal-pasal
rangkap jabatan
6. Dll duu
PASAL 25
Syarat hakim, duu

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU


BIMBEL CPNS AL QOWIYYU
PILAR NEGARA KE 3. BHINNEKA TUNGGAL IKA

KALIMAT DARI: BAHASA JAWI KUNO


YAITU:
BHINNEKA : BERBEDA  REALITAS SOSIAL
TUNGGAL : SATU  CITA-CITA KEBANGSAAN
IKA : ITU
DIAMBIL DARI: KITAB SUTASOMA
DITULIS OLEH: EMPU TANTULAR
KERAJAAN MAJAPAHIT
PENCETUS: MUH. YAMIN

DILANJUTKAN: TAN HANA DHARMA MANGRWA


OLEH: I GUSTI BAGUS SUGRIWA

BIMBEL CPNS AL QOWIYYU