Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN VCT

No.
Document
No. Revisi
SOP
Tanggal 31 Desember
Terbit 2016
Halaman

UPT KESMAS drg. Dewa Ngakan Gede Paramarta


UBUD I NIP. 19710121 200212 1 005
1. Pengertian Pengertian HIV merupakan singkatan dari Human Imunnodeficiency
Virus. HIV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit
AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang system
kekebalan tubuh (Imunitas) sehingga tubuh menjadi lemah dalam
melawan infeksi. Dengan kata lain kehadiran virus ini didalam
tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imunitas.

2. Tujuan Sebagai acuan dalam melakukan identifikasi pasien HIV/AIDS


secara berkesinambungan

3. Kebijakan SK Kepala UPT Kesmas Ubud I Nomor :

4. Referensi a. SK Permenkes RI No. 21 Tahun 2013 tentang kebijakan


Program Nasional dan penanggulangan HIV/AIDS
b. Buku Materi Pelatihan Konseling tahun 2008

5. Alat dan
bahan
6. Langkah- a. Pasien mendaftar di ruangn pendaftaran dan melakukan
langkah pemeriksaan di Poli Umum/Poli KIA dan rawat inap
b. Pasien datang membawa rujukan TIPK dari Poli KIA/Poli Umum
dan Unit Rawat Inap untuk dilakukan pemeriksaan VCT
c. Pasien diarahkan ke laboratorium untuk pengambilan sampel
darah atau VCT
d. Hasil Laboratorium selesai
e. Kalau hasil tes reaktif pasien dihantar oleh petugas keruang
konseling untuk mendapatkan konseling VCT oleh konselor VCT
dan membuka hasil di ruang konseling
f. Pasien reaktif dirujuk ke RSUD Sanjiwani Gianyar atau Yayasan
yang bergerak dibidang HIV-AIDS yaitu Klinik Anggrek Ubud,
untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
g. Jika hasil laboratorium menunjukkan non reaktif, petugas
menganjurkan untuk mengulang tes VCT 6 bulan kemudian
dengan syarat tidak boleh berhubungan yang beresiko atau
memakai kondom bila melakukan hubungan beresiko.
7. Bagan alir

Konselor

Poli Umum Poli KIA Unit Rawat Inap

Ruang LAB

Non Reaktif Reaktif

Ulang 6 bulan Tes VCT Konseling VCT

Dirujuk RS Sanjiwani atau


klinik Anggrek Ubdu

Dokumentasi

8. Pihak yang a. Poli Umum


terkait b. Poli KIA
c. Konselor VCT
d. Lab
e. Unit Rawat Inap
f. Ruang pendaftaran

9. Hal-hal yang Jika hal ini tidak dilakuakn maka untuk melakukan proses
perlu di penatalaksanaan HIV/AIDS akan susah dilakukan karena pintu
perhatikan masuk utama adalah melalui konseling

10. Dokumen a. Pelaporan hasil kegiatan


terkait b. Arsip

11. Rekam
Histori No. Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
perubahan Diberlakukan