Anda di halaman 1dari 4

Nama : Dini friska

Nim : 191440107

Makul : keperawatan dasar

AKTUALISASI DIRI

Maslow menyebutkan salah satu kebutuhan pada tahapan paling tinggi yaitu
kebutuhan aktualisasi diri. Pada tahapan ini, seseorang dengan kondisi semua kebutuhan
fisiologisnya sudah terpenuhi sehingga memerlukan rasa aman dan nyaman. Kebutuhan ini
diperoleh dari pemahaman yang luas karena akan bersifat subjektif.

Setiap orang memiliki tingkat rasa aman dan nyaman yang berbeda. Namun sebagai
perawat, keamanan dan kenyamanan pasien menjadi prioritas. Selanjutnya ketika rasa aman
dan nyaman telah terpenuhi maka seseorang akan memlukan rasa dicintai, diperhatikan,
memiliki dan dimiliki. Kebutuhan ini dapat dilihat saat mengkaji orang terdekat dan paling
berpengaruh dalam kehidupan pasien. Selain itu, selama menjalani masa perawatan, setiap
pasien memiliki kebutuhan yang berbeda dan bervariasi. Oleh karena itu, perawat melakukan
pengkajian secara holistic.

Setiap orang memerlukan rasa ingin dihargai, meskipun dengan cara yang sederhana.
Ini merupakan kebutuhan dasar manusia menurut Maslow setelah kebutuhan rasa cinta,
memiliki dan dimiliki. Perawat dapat mengidentifikasi kebutuhan ini dengan cara yang unik
dan berbeda pasa setiap pasien yang ditemui. Misalnya pada pasien anak-anak akan berbeda
dengan remaja dan dewasa. Oleh karena itu, pemahaman konsep kebutuhan dasar manusia
menurut Maslow membantu perawat memahami berbagai kebutuhan pasien.

Kebutuhan aktualisasi diri setiap orang muncul ketika semua kebutuhan telah
terpenuhi. Kebutuhan ini muncul seiring dengan keinginan untuk diakui keberadaan atau
eksistensinya disekitarnya dan dapat berupa banyak hal. Seseorang dengan kemampuan yang
dimilikinya kemudian berbuat sesuatu dan memberikan manfaat bagi sekitarnya menjadi
salah satu bentuk aktualisasi diri.

Bagi seorang mahasiswa, sekolah atau menempuh Pendidikan bukan hanya sekedar
rutinitas yang hars dijalankan. Ketika seorang mahasiswa mampu mencapai suatu prestasi
yang membanggakan akan menjadi suatu kebanggaan dan membuat dirinya senang. Namun
dibalik itu, prestasi yang dicapai merupakan suatu bentuk konsistensi seorang mahasiswa dan
ketika mendapatkan penghargaan dari lingkungan sekitarnya akan semakin membuat
mahasiswa tersebut merasa dirinya memiliki arti.

Selain itu, seorang mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, namun
kegiatan kemahasiswaan. Hal ini merupakan suatu bentuk konsistensi mahasiswa ditengah
mahasiswa lainnya. Disadari atau tidak, kegiatan kemahasiswaan ini merupakan wadah untuk
dapat memenuhi kebutuhan aktualisasidiri bagi seorang mahasiswa. Tentu saja, setiap
mahasiswa memiliki caranya untuk dapat memenuhi kebutuhan aktualisasi dirinya. Ini
merupakan contoh kebuthan aktualissi diri bagi seorang mahasiswa dalam lingkupmya di
lingkungan Pendidikan.

Seorang perawat harus dapat mengenal pasien dan kebutuhannya dan berfokus pada
kebutuhan dasar pasien yang mengalami gangguan akibat proses perjalanan sakitnya. Konsep
ini kemudian mengantarkan seorang perawat untuk dapat melakukan pengkajian secara
holistic. Pengkajian menjadi media bagi seorang perawat mengetahui kebutuhan aktualissasi
pasien. Selanjutnya perawat akan menganalisa dan menyusun rencana serta mengintegrasikan
hasil analisisnya dalam intervensi keperwatan sehingga kebutuhan aktualisasi diri pasien
dapat terpenuhi.

Ketika seseorang dirawat di rumah sakit, berbagai kebutuhan dasar manusia pasien
dapat mengalami gangguan atau hambatan. Sebagai contoh, bagi seorang pasien yang dirawat
dan mengalami hospitalisasi akan memberikan dampak rutinitasnya tergaggu. Sebagai
contoh, seorang ibu yang dirawat di rumah sakit mengakibatkan tidak dapat mengurus
keluarganya dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Padahal peran dan fungsi
kesehariannya merupakan caranya untuk melakukan aktualisasi diri. Sehingga ketika sakit
dan mengalami hospitalisasi akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ssaat jam kunjungan tiba, keluarga dan sahabat datang secara bergantian menjenguk
merupakan suatu bentuk penguatan bagi pasien untuk dapat melewati sakitnya. Bahkan
perhatian yang diberikan lingkungan sekitar dapat berdampak positif bagi pasien. Kebutuhan
ini dapat bervariasi bagi setiap pasien sehingga tidak dapat disamakan pada setiap pasien.
Oleh karena itu, perawat melihat pasien sebagai manusia seneuhnya yang bersifat unik.

Seorang perawat professional, mengenal pasien dengan berbagai kebutuhan dasar


merupakan suatu keharusan sehingga dapat memberikan perwatan bersifat holistic. Berbagai
masalah dapat muncul dan diidentifikasi ketika seorang perawat dapat melakukan pengkajian
dengan benar. Kebutuhan aktualissasi diri bersifat subjektif dan dapat bervariasi bagi setiap
orang. Oleh karena itu, perawat harus dapat mengenal pengkajian dasar yang dapat menggali
adanya kebutuahan aktualisasi seorang pasien.

Pengkajian menyeluruh mengenai konsep diri dan peran serta tugas pasien dalam
kesehariannya dapat menjadi media dalam mengkaji lebih lanjut mengenai bagaimana pasien
memenuhi kebutuhan aktualisasi dirinya sehingga perawat dapat mengenal dampak sakit
yang dialami pasien terhadap aktualisasi diri.

Sebagai contoh, bagi seorang pasien yang merupakan seorang pegawai lepas di pabrik
sekaligus menjadi tulang punggung keluarga, ketika mengalami sakit kronik berat yang
membuat dirinya harus di rawat di rumah sakit dalam jangka waktu Panjang, pastinya akan
memberikan dampak perubahan dalam tugas dan perannya. Perawat melakukan pengkajian
lebih dalam, bukan hanya mengetahui mengenai tugas dan peran pasien melainkan dampak
yang terjadi pada pasien dan keluarga. Perubahan mood pasien, yang diketahui dari ekspresi
pasien menjadi hal yang paling mudah kelihatan. Selanjutnya, kecemasan yang timbul
terhadap peran yang tidak dapat dilakukan sebagai tulang punggung keluarga selama
menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, bagaimana harga diri dan ideal diri pasien
ketika tidak dapat menjalankan peran dan fungsinya ketika sakit menjadi dampak selanjutnya
dan akan secara langsung mengarah pada aktualisasi diri pasien. Ini merupakan gambaran
dampak yang muncul terhadap banyak aspek kehidupan pasien ketika pasien mengalami
hospitalisasi.
Masalah keperawatan yang muncul yang berhubungan dengan aktualisasi diri dapat
beragam tergantung dampak yang ditimbulkannya, misalnya kecemasan dan harga diri
rendah situasional.

Anda mungkin juga menyukai