MAKALAH
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)
Diajukan untuk Memenuhi Tugas Besar Mata Kuliah Basis Data
Disusun oleh :
Tiofenny Angelina (1202184006)
Hiza Mu’minatul Fitriani (1202184015)
M Misbachul Ummah Al Arobi (1202183345)
Mohammad Adli Ghozian (1202184158)
JURUSAN SISTEM INFORMASI
FAKULTAS REKAYASA INDUSTRI
TELKOM UNIVERSITY
BANDUNG
2020/2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Entity Relationship
Diagram (ERD)” ini.
Dalam penyusunan makalah ini, penyusun merasa masih banyak
kekurangan baik pada teknis penyusunan maupun materi, mengingat akan
kemampuan yang penyusun miliki. Untuk itu, kritik dan saran dari semua pihak
sangat diharapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Penyusun juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini,
khususnya kepada dosen pengampu Mata Kuliah Basis Data, Bapak Teguh
Nurhadi, yang telah memberikan tugas dan petunjuk sehingga kami dapat
menyelesaikan tugas ini.
Bandung, 9 Februari 2020
Penyusun
1
DAFTAR ISI
Kata Pengantar....................................................................................................1
Daftar Isi...............................................................................................................2
BAB I : PENDAHULUAN..................................................................................3
1. Latar Belakang.......................................................................................3
2. Rumusan Masalah.................................................................................3
3. Tujuan....................................................................................................4
BAB II : PEMBAHASAN...................................................................................5
1. Pengertian ERD.....................................................................................5
2. Komponen-Komponen ERD.................................................................5
3. Cara Membuat ERD..............................................................................7
4. Contoh Kasus.........................................................................................10
BAB III : KESIMPULAN...................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................17
2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
ERD (Entitiy Relationship Diagram) merupakan sebuah konsep yang
mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan (database) dan didasarkan pada
persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek yaitu disebut
sebagai entity dan hubungan atau relasi antar objek-objek tersebut.
Dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang
harus dilakukan. Dengan ERD kita mencoba menjawab pertanyaan seperti : data
apa yang diperlukan? Dan bagaimana data yang satu berhubungan dengan yang
lain?
ERD adalah suatu pemodelan dari basis data yang berdasarkan objek yang
saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya yang dikonversikan ke dalam
bentuk diagram atau flowchart. Suatu objek disebut entitas dan hubungan yang
dimilikinya disebut relasi. Suatu entitas bersifat unik dan memiliki atribut sebagai
pembeda dari suatu entitas dengan entitas lainnya.
Peranan ERD di dalam proses pembuatan suatu sistem basis data sangatlah
penting, karena di ERD tersebutlah dijelaskan tentang alur pemrosesan suatu data,
mulai dari proses input hingga outputnya. ERD juga merupakan suatu pemodelan
yang menjadi dasar terbentuknya suatu sistem basis data, karena di dalam ERD
lah dijelaskan tentang entitas, atribut, dan relasi yang terjalin di antara entitas-
entitas tersebut. ERD memudahkan kita untuk lebih mudah mengerti dan
memahami alur proses dari suatu rangkaian sistem basis data.
B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan ERD?
2. Apa saja komponen-komponen ERD?
3. Bagaimana cara membuat ERD?
4. Seperti apa contoh kasus untuk membuat ERD?
3
C. Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Menjelaskan pengertian ERD.
2. Mendeskripsikan komponen-komponen pada ERD.
3. Mengetahui cara membuat ERD.
4. Membuat ERD dari contoh kasus yang diberikan.
4
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian ERD
Menurut Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship Diagram (ERD)
merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu
organisasi, biasanya oleh System Analyst dalam tahap analisis persyaratan proyek
pengembangan sistem. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga
memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem
informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung
merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk
database.
ERD menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data
pada peringkat logika. ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan
antardata dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai
hubungan antar relasi. ERD berfungsi untuk memodelkan struktur data dan
hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan
simbol. ERD adalah suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang
disimpan dalam sistem secara abstrak. ERD berbeda dengan DFD (Data Flow
Diagram) yang merupakan suatu model jaringan fungsi yang akan dilaksanakan
oleh sistem, sedangkan ERD merupakan model jaringan data yang menekankan
pada struktur-struktur dan relationship data.
Pada pengertian sempitnya, ERD adalah sebuah konsep yang
mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan (database) dan didasarkan pada
persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek yaitu disebut
sebagai entity dan hubungan atau relasi antar objek-objek tersebut.
5
B. Komponen-Komponen ERD
Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk,
yaitu entitas, relasi, dan atribut.
1. Entitas
Entitas menurut Brady dan Loonam (2010), adalah objek yang menarik di
bidang organisasi yang dimodelkan. Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota
Perpustakaan (KAP), dan Buku.
2. Relasi
Suatu relasi atau hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan
direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.
Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP),
relasinya adalah mendaftar.
3. Atribut
Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut
memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :
a. Atribut Key
Atribut Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang
dapat membedakan semua baris data (Row/Record) dalam tabel secara
unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh
ada baris data dengan nilai yang sama. Contoh : Nomor Pokok
Mahasiswa (NPM), NIM, dan nomor pokok lainnya
b. Atribut Simple
Atribut yang bernilai atomik (tidak dapat dipecah/dipilah lagi).
Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.
c. Atribut Multivalue
Nilai dari suatu attribut yang mempunyai lebih dari satu nilai
(multivalue) dari atrribut yang bersangkutan. Contoh : dari sebuah
buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.
d. Atribut Composite
6
Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa
atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang masih bisa
dipecah lagi atau mempunyai sub attribute. Contoh : dari entitas nama
yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang
e. Atribut Derivatif
Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau
atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship.
Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-
putus.
Selain itu, dalam ERD juga terdapat kardinalitas. Kardinalitas menjelaskan
jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya.
1. One to One (1:1)
Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota
entitas B, begitu pula sebaliknya.
2. One to many (1:M)
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu
anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
3. Many to Many (M:M)
Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan
entitas B dan demikian pula sebaliknya.
C. Cara Membuat ERD
1. Menentukan Entity
Disini kita dituntut untuk menentukan dengan cermat sebuah entity yang
ada dalam suatu proyek atau masalah. Entity berguna untuk menentukan
peran, kejadian, lokasi, hal nyata, dan konsep penggunaan untuk database.
2. Menentukan Relasi
Setelah kita berhasil membuat Entity, langkah selanjutnya adalah
menentukan relasi antar entity. Relasi apa yang terdapat antara Entity A
dan B, apakah entity A dan B memiliki relasi "one to one", "one to many",
atau "many to many".
7
3. Gambar ERD Sementara
Jika sudah mengetahui Entity beserta Relasinya, sekarang kita buat dulu
gambar ERD sementara. Entity digambarkan dengan persegi, relasi
digambarkan dengan garis.
4. Isi Kardinalitas
Kardinalitas menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah
kejadian pada entitas yang berhubungan. Contohnya antara Entitas Buku,
Distributor dan Pengarang, kardinalitas yang ada berupa:
a. Satu pengarang dapat menulis banyak buku.
b. Satu buku ditulis satu pengarang.
c. Banyak buku didistribusikan oleh satu distributor.
5. Tentukan Primary Key (Kunci Utama)
Menentukan Primary Key pada masing-masing entity. Primary Key adalah
atribut pada entity yang bersifat unik. Jadi, setiap entity hanya memiliki
satu Primary Key saja. Contoh: Entity Buku memiliki Primary Key
bernama kode buku. Kode Buku ini bersifat unik, karena masing-masing
buku memiliki kode yang berbeda-beda.
Tentukan pula Foreign Key (Kunci Tamu) pada masing-masing Entity.
Foreign Key adalah Primary Key yang ada dalam Entity yang lain. Contoh
: pada Entity Pengarang misalnya terdapat atribut kode buku, yang mana,
kode buku merupakan Primary Key dari Entity buku.
6. Gambar ERD Berdasarkan Primary Key
Menghilangkan relasi "many to many" dan memasukkan Primary dan
Foreign Key pada masing-masing entitas. Relasi many to many antar entity
perlu dihilangkan dengan cara menambah atribut baru antara 2 entity yang
memiliki relasi many to many.
7. Menentukan Atribut
8
Jika sudah melakukan step diatas, sekarang saatnya menentukan atribut
pada masing-masing Entitas. Telitilah dalam menentukan atribut.
8. Pemetaan Atribut
Apabila atribut telah ditentukan, sekarang pasang atribut dengan entitas
yang sesuai.
9. Gambar ERD dengan Atribut
Mengatur ERD seperti langkah 6 dengan menambahkan atribut dan relasi
yang ditemukan.
10. Periksa Hasil
Periksa lagi ERD. Apakah ERD sudah menggambarkan sistem yang akan
dibangun? Jika belum, cek kembali dari awal.
Simbol-simbol pada ERD :
9
D. Contoh Kasus
Pada zaman sekarang, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara
pesat. Perkembangan yang terjadi pada teknologi informasi ini menyebabkan
masyarakat selalu membutuhkan informasi secara mudah, cepat, akurat dan
efisien. Dengan didukung oleh ketersediaan jaringan, perangkat seperti HP
dan Laptop, serta media yang canggih, teknologi informasi sangat mudah
sekali diakses oleh semua kalangan masyarakat dengan waktu dan tempat
yang tidak terbatas.
Industri perfilman merupakan salah satu sektor di bidang industri yang selalu
memproduksi karya film, baik dari dalam negeri ataupun luar negeri. Karena
10
tingginya minat masyarakat terhadap bidang layar perfilman, dibangunlah
aringan bioskop di Indonesia yaitu PT. XXI.
Sistem pemesanan Tiket Bioskop Online adalah sistem pemesanan berbasis
web yang menyediakan informasi mengenai film yang sedang tayang di
bioskop, jadwal pemutarannya, dan jumlah tiket yang tersedia. Dengan adanya
sistem tersebut dapat memudahkan masyarakat untuk memesan tiket.
Pemesanan serta pembelian tiket dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun
dengan menggunakan perangkat yaitu HP yang telah didukung oleh fasilitas
internet. Pembayaran dilakukan melalui transfer online. Pada tahap terakhir
PT. XXI dapat mengetahui berapa total hasil penjualan tiket.
Tentukan entitas, atribut, dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar
ERD-nya.
Jawab :
Entitas dan atribut yang dimiliki dari gambar tersebut :
1. Pemesan
Entitas Pemesan memiliki atribut :
- ID_Pemesan : ID untuk pemesan sebagai Primary Key
- Nama : Nama lengkap pemesan
- Jenis_Kelamin :jenis kelamin pemesan
- No_HP : nomor handphone pemesan
- Email : Email pemesan
2. Film
Entitas Film memiliki atribut :
- ID_Film : ID untuk film, sebagai Primary Key
- Judul : Judul lengkap film
3. Kategori
Entitas kategori memiliki atribut :
- ID_Kategori : ID untuk kategori, sebagai Primary Key
- Nama_Kategori : nama kategori
4. Studio
Entitas Studio memiliki atribut :
11
- ID_Studio : ID untuk studio, sebagai Primary Key
- Nama_Studio : nama studio
5. Tiket
Entitas tiket memiliki atribut :
- ID_Tiket : ID untuk tiket, sebagai Primary Key
- Harga : harga satuan tiket
- Stok : jumlah tiket yang masih tersedia
6. Kursi
Entitas Kursi memiliki atribut :
- ID_Kursi :ID untuk kursi, sebagai primary key
- No_Kursi : nomor kursi
7. Jadwal
Entitas jadwal memiliki atribut :
- ID_Jadwal : ID untuk jadwal, sebagai Primary Key
- Tanggal : Tanggal pemutaran film
- Jam_Mulai : Jam mulai pemutaran film
- Jam_Berakhir : Jam berakhir pemutaran film
Berikut ini adalah kardinalitas relasi antar entitas pada studi kasus Sistem
Informasi Pemesanan Tiket Bioskop Online :
1. Pemesan dapat melihat Jadwal
Tabel utama : Pemesan
Tabel Kedua : Jadwal
Relasi : One to Many
Atribut Penghubung : ID_Pemesan
2. Tiket dapat memiliki Kursi
Tabel Utama : Tiket
Tabel Kedua : Kursi
Relasi : One to One
Atribut penghubung : ID_Kursi
12
3. Film dapat memiliki jadwal
Tabel Utama : Film
Tabel Kedua : Jadwal
Relasi : One to Many
Atribut penghubung : ID_Film
4. Studio Memutar Film
Tabel Utama : Studio
Tabel Kedua : Kategori
Relasi : Many to One
Atribut penghubung : ID_Kategori
5. Studio dapat memutar Film
Tabel Utama : Studio
Tabel Kedua : Film
Relasi : Many to Many
Atribut penghubung : ID_Film
6. Studio memiliki Kursi
Tabel Utama : Studio
Tabel Kedua : Kursi
Relasi : One to Many
Atribut penghubung : ID_Studio
7. Pemesan memesan tiket
Tabel Utama : Pemesan, Tiket
Tabel Kedua : Memesan
Relasi : Many to Many
Atribut penghubung : ID_Pemesan, ID_Tiket
Gambar ERD-nya adalah sebagai berikut.
Langkah 1 :
Pemesan(#ID_Pemesan,Nama,Jenis_Kelamin,No_HP,Email)
Film(#ID_Film, Judul)
13
Kategori(#ID_Kategori, Nama_Kategori)
Studio(ID_Studio, Nama_Studio)
Tiket(#ID_Tiket, Harga, Stok)
Kursi(#ID_Kursi, No_Kursi)
Jadwal(#ID_Jadwal, tanggal, jam_mulai, jam_berakhir)
Langkah 2 :
Tidak ada weak entity pada ERD ini
Langkah 3 :
One to one
Tiket dapat memiliki Kursi
Memiliki(#ID_Tiket,No_Kursi, harga, stok)
Langkah 4 :
One to many
Studio memiliki Kursi
Studio Memutar Film
Film dapat memiliki jadwal
Pemesan dapat melihat Jadwal
Langkah 5
Many to many
Langkah 6
Multi value
Langkah 7
14
15
16
BAB III
KESIMPULAN
Jadi, Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan
untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi. ERD terdiri dari entitas,
relasi antar entitas, dan atribut-atribut. Cara membuat ERD di antaranya yaitu
dimulai dengan menentukan entitas, menentukan relasi, menentukan kardinalitas,
menentukan Primary Key dan Foreign Key, serta menentukan atribut-atributnya.
17
DAFTAR PUSTAKA
Adi R., Ardito. (2012). Sistem Terstruktur, [Online]. Tersedia:
http://arditoadi.blogspot.com/2012/01/sistem-terstruktur.html [12 Maret 2016].
Aliya, Tinus. (2014). Design (ERD, DFD, UML, Flowchart), [Online]. Tersedia:
http://tinushaliya.blogspot.com/2014/11/design-erd-dfd-uml-flowchart.html
[12 Maret 2016].
Fernando. (2013). Peranan ERD dalam Pembuatan Basis Data, [Online]. Tersedia:
http://exfernando93.blogspot.co.id/2013/12/peranan-erd-dalam-pembuatan-
basis-data.html [12 Maret 2016].
Irena. (2011). Sistem Terstruktur ERD dan DFD, [Online]. Tersedia:
http://irenaherningtyasirianti-irena.blogspot.com/2011/11/sistem-terstruktur-
erd.html [12 Maret 2016].
Nurlaila, Novianti. (2014). Entity Relationship Diagram (ERD), [Online].
Tersedia: http://noviantinurlaila.blogspot.com/2014/02/entity-relationship-
diagram-erd.html [12 Maret 2016].
18