0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan17 halaman

makalahBasisData PDF

Makalah ini membahas tentang Entity Relationship Diagram (ERD) dan komponen-komponennya, termasuk entitas, relasi, dan atribut. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menjelaskan pengertian ERD, mendeskripsikan komponen-komponennya, serta memberikan panduan tentang cara membuat ERD. Selain itu, makalah ini juga menyajikan contoh kasus untuk memperjelas penerapan ERD dalam sistem informasi.

Diunggah oleh

Fais Maruawa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan17 halaman

makalahBasisData PDF

Makalah ini membahas tentang Entity Relationship Diagram (ERD) dan komponen-komponennya, termasuk entitas, relasi, dan atribut. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menjelaskan pengertian ERD, mendeskripsikan komponen-komponennya, serta memberikan panduan tentang cara membuat ERD. Selain itu, makalah ini juga menyajikan contoh kasus untuk memperjelas penerapan ERD dalam sistem informasi.

Diunggah oleh

Fais Maruawa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

BASIS DATA
“ERD DAN ER LANJUTAN”

DISUSUN OLEH :
Ladzya Fatharany (2355202007)
Rahmat Hidayat (2355202015)

PRODI TEKNIK INFORMATIKA


UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA BARAT
2024
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya sehingga penyusun
dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ERD dan ER LANJUTAN” ini.
Dalam penyusunan makalah ini,penyusun merasa masih banyak kekurangan
baik pada teknis penyusunan maupun materi,mengingat akan kemampuan yang
penyusun miliki. Untuk itu, kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan
demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Penyusun juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini,
khususnya kepada dosen pengajar mata kuliah Basis Data ini, yang telah
memberikan tugas dan petunjuk sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas ini.

Padang, 22 Oktober 2024

Penyusun

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ...................................................................................................


Daftar Isi ..............................................................................................................
BAB I : PENDAHULUAN .................................................................................
1.1 Latar Belakang ....................................................................................
1.2 Rumusan Masalah ...............................................................................
1.3 Tujuan .................................................................................................
BAB II : PEMBAHASAN...................................................................................
2.1 Pengertian ERD dan ER! ....................................................................
2.2 Komponen-Komponen ERD ...............................................................
2.3 Cara Membuat ERD dan ER ...............................................................
2.4 Contoh Kasus .....................................................................................
BAB III : PENUTUP...........................................................................................
3.1 Kesimpulan .........................................................................................
3.2 Saran....................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


ERD Entitiy Relationship Diagram adalah sebuah konsep yang
mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan database dan didasarkan pada
persepsi dari suatu dunia nyata yang terdiri sekumpulan objek yaitu disebut sebagai
entity dan hubungan atau relasi antar objek-objek tersebut. Dengan ERD kita dapat
menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. Dengan ERD
kita mencoba menjawab pertanyaan seperti : data apa yang diperlukan? Bagaimana
data yang satu berhubungan dengan yang lain?
ERD adalah suatu pemodelan dari basis data yang berdasarkan objek yang
memiliki relasi yang saling berhubungan antara satu dan yang lainnya yang
dikonversikan jadi dalam diagram atau flowchart. Suatu objek disebut entitas dan
hubungan yang dimiliknya disebut relasi satu sama lain. Suatu entitas itu sendiri
merupakan objek yang bersiata unik dan memiliki atribut sebagai yang
membedakan dari suatu entitas dengan entitas yang lain. Peran ERD di dalam
proses pembuatan suatu sistem basis data sangatlah penting, karena di ERD tersebut
yang menjelaskan alur pemrosesan suatu data, seperti mulai dari input hingga
proses outputnya.ERD juga merupakan pemodelan sebagai dasar terbentuknya
suatu sistem basis data, karena di dalam ERD lah dapat menjelaskan entitas, atribut,
dan relasi yang terbentuk hingga menjadi sistem basis tersebut. Dengan ERD ini
kita dapat lebih mudah untuk mengerti dan memahami alur proses dari suatu
rangkaian sistem basis data.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan ERD?

3
2. Apa saja komponen-komponen ERD?
3. Bagaimana cara membuat ERD?
4. Seperti apa contoh kasus untuk membuat ERD?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Menjelaskan pengertian ERD.
2. Mendeskripsikan komponen-komponen pada ERD.
3. Mengetahui cara membuat ERD.
4. Membuat ERD dari contoh kasus yang diberikan.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian ERD dan ER


Brady dan Loonam mengklaim bahwa Entity relationship Diagram adalah
teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi,
oleh umumnya System Analyst, pada tahap analisis persyaratan proyek
pengembangan. Teknik diagram atau alat peraga seolah-olah menyediakan dasar
untuk desain database relasional pada sistem informasi yang dikembangkan. ERD
adalah model data bersama dengan detail pendukung yang digunakan sebagai
spesifikasi database.
ERD menawarkan cara untuk menata (logika) desain database. ERD adalah
sebuah model untuk menjelaskan bagaimana data tidak hanya berkaitan dalam basis
data. ERD memiliki lagi fungsi utama, yaitu untuk menilai struktur data dan
hubungan di antara data. Untuk membantu menerjemahkan tingkat struktur dan
hubungan yang ada antara data itu, digunakanlah beberapa notasi dalam model ini.
ERD adalah model jaringan yang berisi berbagai macam frame untuk susunan data
yang disimpan dalam Sistem Sebagai Sedimen. ERD hanya satu model: jenis ini
dalam kontras dengan DFD, suatu ditail perangkakan (fungsi diagram aliran) yang
lampau atau presentasi seluruh jaringan anda sekarang: Commenterne DFD, karena
persentase model perangketan diagram fungsional yang akan dilakukan di system
sedangkan ERD adalah model di agreggati dan data yang terdiri dari struktur
strutkur hand poin-poin table.
Pada pengertian sempitnya, ERD adalah sebuah konsep yang mendeskripsikan
hubungan antara penyimpanan (database) dan didasarkan pada persepsi dari sebuah

5
dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek yaitu disebut sebagai entity dan
hubungan atau relasi antar objek-objek tersebut.
Apa itu Model Hubungan Entitas (Model ER)?
Model data konsep ER adalah yang digunakan untuk penggambaran suatu objek
hubungan dalam area tertentu pengetahuan. Model ER terdiri atas tiga komponen
Entitas : menggantikan objek atau konsep. Di dalam database, setiap meja
berhubungan dengan entitas ER.
Atribut : sekumpulan sifat yang dapat mendefinisi suatu entitas di dalam dunia
kemas. Di dalam database, atribut memiliki hubungan dengan kolom meja ini.
Hubungan ini dapat menggambarkan berbagai jenis hubungan antara entitas. Di
dalam database, ia memetakan kunci luar ke kunci.Pesan erat ini tentang database,
model ER memungkinkan kita menampilkan struktur inti basis data dalam bentukan
tingkat tinggi. Secara khusus, data model ini dapat digunakan untuk merancang
basis data, sama sekali itu adalah panduan implementasi titik.
ER Model umumnya diwujudkan dalam bentuk diagram Entity-Relationship grafis.

2.2 Komponen-Komponen ERD


Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk, yaitu
entitas, relasi, dan atribut.
1. Entitas
Entitas menurut Brady dan Loonam (2010), adalah objek yang menarik di
bidang organisasi yang dimodelkan.Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota
Perpustakaan (KAP), dan Buku.
2. Relasi
Suatu relasi atau hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan
direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.Contoh :
Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah
mendaftar.
3. Atribut
Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas.Atribut
memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :
a. Atribut Key
Atribut Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat
membedakan semua baris data (Row/Record) dalam tabel secara unik.
Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris
data dengan nilai yang sama.Contoh : Nomor Pokok Mahasiswa (NPM),
NIM, dan nomor pokok lainnya
b. Atribut simple
Atribut yang bernilai atomik (tidak dapat dipecah/dipilah lagi). Contoh :
Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.
c. Atribut Multivalue
Nilai dari suatu attribut yang mempunyai lebih dari satu nilai
(multivalue) dari atrribut yang bersangkutan. Contoh : dari sebuah buku,
yaitu terdapat beberapa pengarang.
d. Atribut Composite
Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut
yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang masih bisa dipecah lagi
atau mempunyai sub attribute.Contoh : dari entitas nama yaitu nama depan,
nama tengah, dan nama belakang
e. Atribut Derivatif
Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut
yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship. Atribut ini
dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus.
Selain itu, dalam ERD juga terdapat kardinalitas. Kardinalitas menjelaskan
jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya.
1. One to One (1:1)
Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota
entitas B, begitu pula sebaliknya.
2. One to many (1:M)
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota
entitas B tetapi tidak sebaliknya.
3. Many to Many (M:M)

7
Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B
dan demikian pula sebaliknya.

2.3 Cara Membuat ERD dan ER


1. Menentukan Entity
Disini kita dituntut untuk menentukan dengan cermat sebuah entity yang ada
dalam suatu proyek atau masalah.Entity berguna untuk menentukan peran,
kejadian, lokasi, hal nyata, dan konsep penggunaan untuk database.
2. Menentukan Relasi
Setelah kita berhasil membuat Entity, langkah selanjutnya adalah
menentukan relasi antar entity. Relasi apa yang terdapat antara Entity A dan B,
apakah entity A dan B memiliki relasi "one to one", "one to many", atau "many
to many".
3. Gambar ERD Sementara
Jika sudah mengetahui Entity beserta Relasinya, sekarang kita buat dulu
gambar ERD sementara. Entity digambarkan dengan persegi, relasi
digambarkan dengan garis.
4. Isi Kardinalitas
Kardinalitas menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah
kejadian pada entitas yang berhubungan. Contohnya antara Entitas Buku,
Distributor dan Pengarang, kardinalitas yang ada berupa:
a. Satu pengarang dapat menulis banyak buku.
b. Satu buku ditulis satu pengarang.
c. Banyak buku didistribusikan oleh satu distributor.
5. Tentukan Primary Key (Kunci Utama)
Menentukan Primary Key pada masing-masing entity.Primary Key adalah
atribut pada entity yang bersifat unik.Jadi, setiap entity hanya memiliki satu
Primary Key saja. Contoh: Entity Buku memiliki Primary Key bernama kode
buku. Kode Buku ini bersifat unik, karena masing-masing buku memiliki kode
yang berbeda-beda.
Tentukan pula Foreign Key (Kunci Tamu) pada masing-masing Entity.
Foreign Key adalah Primary Key yang ada dalam Entity yang lain. Contoh :pada
Entity Pengarang misalnya terdapat atribut kode buku, yang mana, kode buku
merupakan Primary Key dari Entity buku.
6. Gambar ERD Berdasarkan Primary Key
Menghilangkan relasi "many to many" dan memasukkan Primary dan
Foreign Key pada masing-masing entitas. Relasi many to many antar entity
perlu dihilangkan dengan cara menambah atribut baru antara 2 entity yang
memiliki relasi many to many.
7. Menentukan Atribut
Jika sudah melakukan step diatas, sekarang saatnya menentukan atribut
pada masing-masing Entitas. Telitilah dalam menentukan atribut.
8. Pemetaan Atribut
Apabila atribut telah ditentukan, sekarang pasang atribut dengan entitas
yang sesuai.
9. Gambar ERD dengan Atribut
Mengatur ERD seperti langkah 6 dengan menambahkan atribut dan relasi
yang ditemukan.
10. Periksa Hasil
Periksa lagi ERD. Apakah ERD sudah menggambarkan sistem yang akan
dibangun? Jika belum, cek kembali dari awal.
Cara Membuat Diagram ER dari Database seperti yang sudah jelas, diagram ER
memainkan peran penting dalam mendesain basis data. Sekilas, diagram ini
memungkinkan kita memahami tabel apa saja yang ada dalam basis data dan
apa hubungan di antara tabel-tabel tersebut.Oleh karena itu, dalam database,
sangat penting untuk memiliki kemampuan membuat diagram ER.
Melakukannya secara manual itu membosankan, merepotkan, dan rawan
kesalahan. Itulah sebabnya Anda harus menggunakan alat canggih, seperti
DbVisualizer DbVisualizer adalah klien basis data yang canggih, canggih, dan
lengkap yang memungkinkan Anda menjalankan kueri, membuat tabel, dan
mengelola data secara visual . Selain itu, klien ini juga dilengkapi dengan

9
banyak fitur lain seperti kemampuan untuk membuat diagram ER secara
otomatis. Pelajari cara menggunakan fitur ini! Luncurkan DbVisualizer dan
gunakan untuk terhubung ke basis data target Anda. Dalam contoh di bawah ini,
ini akan menjadi basis data PostgreSQL. Namun, perlu diingat bahwa Anda
dapat membuat diagram ER pada semua basis data relasional yang didukung
secara luas oleh DbVisualizer .Pada tab “Databases” di sebelah kanan,
navigasikan ke menu dropdown “Table”, klik kanan padanya, dan pilih “Open
in New Tab” seperti pada gambar di bawah ini:

Ini akan membuka tab berikut:

Sekarang, klik “Referensi” untuk mengakses diagram ER:


Di sini, Anda dapat menjelajahi grafik referensi. Grafik ini secara visual
menyajikan semua pemetaan kunci utama dan kunci asing untuk membantu
Anda memahami hubungan antar tabel. Meskipun ini bukan diagram ER formal,
diagram ini memiliki tujuan yang sama.Perhatikan bahwa DbVisualizer
memungkinkan Anda mengonfigurasi diagram dengan beberapa opsi,
memindahkan elemen, menyertakan/mengecualikan tabel dari diagram, dan
masih banyak lagi. Klik kanan, lalu klik “Export Graph…” untuk mengekspor
diagram ER sebagai file gambar, seperti di bawah ini:

Dan voilà! Membuat dan menjelajahi diagram ER tidak pernah semudah ini!

11
Simbol-simbol pada ERD :
2.4 Contoh Kasus
Sistem Informasi dari Koperasi simpan Pinjam
Penyelesaian:
1. Entitas :
Mahasiswa, KAP (Kartu Anggota Perpustakaan), Buku Pinjam
2. Atribut
Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit dan
Tahun terbit
3. Relasi
- Membuat
- Menyajikan

13
4. Gambar ERD-nya adalah sebagai berikut.

GAMBAR ERD
Nama
ID_nasabah alamat
TTL ID_karyawan
Melayani
Nama agama
N Jenis_kelamin 1
No_Telp/HP
NASABAH Tanggal_masuk TTL KARYAWAN

agama No Telp/HP
Jenis_kelamin 1 1
pekerjaan

Melakukan Mengatur

Bunga Penarikan Jumlah

ID_nasabah
Simpan N TRANSAKSI N
Bayar Jenis Jangka_waktu
Pinjam Tanggal_transaksi Besar_pinjaman Angsuran_pokok
BAB III
PENUTUP

3.1 Penutup
Jadi,Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan
untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi. ERD terdiri dari entitas,
relasi antar entitas, dan atribut-atribut. Cara membuat ERD di antaranya yaitu
dimulai dengan menentukan entitas, menentukan relasi, menentukan kardinalitas,
menentukan Primary Key dan Foreign Key, serta menentukan atribut-atributnya.

3.2 Saran
Apa yang ada dalam makalah ini tentunya masih jauh dari apa yang dipahami
oleh seorang yang lebih ahli mengerti tentang ERD, maka dari itu pengembangan
diri dalam skil ERD, penulis perlu terus mengembangkan dengan memanfaatkan
berbagai media pembelajaran lain agar mendapatkan informasi-informasi lainya
untuk menyempurnakan ilmu-ilmu pengetahuan yang sebelumnya sudah pelajari.
Semakin banyak informasi tentang Sistem Basis Data mengenai ERD yang bias
didapatkan, maka semakin besar pula kita mampu memahami dan membuat ERD
demi terciptanya suatu analisis software maupun lainnya.

15
DAFTAR PUSTAKA

Aliya, Tinus. (2014). Design (ERD, DFD, UML, Flowchart), [Online]. Tersedia:
http://tinushaliya.blogspot.com/2014/11/design-erd-dfd-uml-flowchart.html
[12 Maret 2016].
Irena. (2011). Sistem Terstruktur ERD dan DFD, [Online]. Tersedia:
http://irenaherningtyasirianti-irena.blogspot.com/2011/11/sistem-terstruktur-
erd.html [12 Maret 2016].
Nurlaila, Novianti. (2014). Entity Relationship Diagram (ERD), [Online]. Tersedia:
http://noviantinurlaila.blogspot.com/2014/02/entity-relationship-diagram-
erd.html [12 Maret 2016].

Anda mungkin juga menyukai