VARIABEL INTERVENING DAN
MODERATING DALAM ANALISIS JALUR
14 April, 2019 muhammad abdul ghofur METODE PENELITIAN, STATISTIK Leave a
comment
Bila Anda lihat pada gambar struktur analisis jalur diatas Anda bisa melihat
adanya dua pengaruh variabel X terhadap Z. Pengaruh X terhadap Z tanpa
melalui Y adalah pengaruh langsung (direct effect), sedangkan pengaruh X
terhadap Z melalui Y disebut sebagai pengaruh tidak langsung ( indirect
effect). Penjumlahan pengaruh langsung dan tidak langsung disebut sebagai
pengaruh total (total effect). Variabel Y di sini disebut
variabel intervening atau mediating, yaitu variabel yang memediasi variabel X
dan Z. Ada satu konsep lagi selain variabel mediating yaitu
varibel moderating. Variabel moderating ini bersifat memperlemah atau
memperkuat pengaruh X terhadap Z. Untuk memperjelasnya perbedaan
konsep ini disajikan pada Gambar berikut.
Pada Gambar di atas Anda bisa melihat ada dua variabel yang berbeda yaitu
variabel Y dan variabel M. Variabel Y merupakan variabel intervening dan
variabel M merupakan variabel moderating. Variabilitas variabel Y ditentukan
atau dipengaruhi oleh X sehingga Y berposisi sebagai variabel endogen.
Sedangkan variabel M merupakan variabel bebas yang variabilitasnya tidak
ditentukan oleh X sehingga M merupakan variabel eksogen (moderating).
Variabel Y sebagai variabel intervening (perantara) menjembatani variabel X
terhadap variabel Z. Dalam sebuah model penelitian varibel X bisa jadi tidak
mempunyai pengaruh langsung terhadap variabel Z namun mempunyai
pengaruh pada variabel Y, sedangkan variabel Y mempunyai pengaruh
terhadap variabel Z. Jadi variabel X mempunyai pengaruh terhadap variabel Z
tetapi tidak secara langsung yaitu melalui variabel Y.
Sebagian besar model analisis jalur memiliki model pengaruh langsung dan
tidak langsung. Variabel X seringkali dimodelkan mempunyai pengaruh
langsung pada variabel Z, sekaligus mempunyai pengaruh tidak langsung
melalui variabel Y.
Sebagai contoh misalnya variabel Z adalah Efektifitas Pembelajaran,
sedangkan variabel Y adalah motivasi siswa, dan variabel X adalah sarana
dan prasarana. Sarana dan prasarana (X) dapat mempengaruhi motivasi
siswa (Y) dan efektifitas pembelajaran (Z) secara langsung. Sedangkan
variabel motivasi siswa (Y) mampu menentukan efektifitas pembelajaran (Z).
Sehingga variabel X juga dapat mempengaruhi variabel Z secara tidak
langsung melalui variabel Y. Sehingga pengaruh total variabel X terhadap
variabel Z adalah pengaruh langsung ditambah pengaruh tak langsung.