Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

“Analisis Jalur Regresi dengan Variable Moderating dan Intervening”

Diajukan sebagai Tugas Mata Kuliah


EKONOMETRIKA

Oleh:
Noviyana Syafa’tin M.
Ely Safanah
Andre Alamsyah
Varalika Nariza
Siska Tri Maharani
Indah S.

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK

2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT., yang telah memberikan kemudahan
bagi penyusun sehingga dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik. Makalah ini
merupakan tugas mata kuliah Ekonometrika. Dengan tugas ini mahasiswa dapat
mengetahui lebih jauh tentang materi yang telah diberikan oleh dosen pengampu,
yaitu Bapak Sukaris. Makalah ini berjudul “Analisis Jalur Regresi dengan
Variable Moderating dan Intervening”. Mengenai penjelasan lebih lanjut
penyusun memaparkannya dalam bagian pembahasan. Penyusun juga
mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu dalam
penyusunan makalah ini. Penyusun menyadari bahwa makalah ini jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, penyusun mengharapkan saran dan kritik dari
teman – teman atau pembaca, sehingga dalam penyusunan makalah selanjutnya
dapat lebih baik.

Gresik,06 April 2015

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Ekonometrika adalah ilmu yang membahas masalah pengukuran


hubungan ekonomi. Dengan demikian, ekonometrika adalah ilmu yang
mencakup teori ekonomi, matematika dan statistika dalam satu kesatuan
sistem yang bulat, menjadi suatu ilmu yang berdiri sendiri dan berlainan
dengan ilmu ekonomi, matematika maupun statistika. Ekonometrika
digunakan sebagai alat analisis ekonomi yang bertujuan untuk menguji
kebenaran teorama – teorama teori ekonomi yang berupa hubungan
antarvariabel ekonomi dengan data empirik.
Teorama – teorama yang bersifat apriori pada ilmu ekonomi
dinyatakan terlebih dahulu dalam bentuk matematik, sehingga dapat
dilakukan pengujian terhadap teorama – teorama tersebut. Bentuk
matematik teorama ekonomi ini disebut model. Pembuatan model
ekonometri merupakan salah satu sumbangan ekonometrika di samping
pembuatan prediksi (peramalan atau forecasting) dan pembuatan berbagai
keputusan alternatif yang bersifat kuantitatif sehingga dapat
mempermudah para pengambil keputusan untuk menentukan pilihan.
Salah satu bagian paling penting dari ekonometri adalah analisis
regresi. Analisis ini digunakan untuk mengetahui kaitan antara satu
variabel dengan variabel yang lain. Berdasarkan data yang digunakan,
ekonometri dibagi menjadi tiga analisis, yaitu analisis runtun waktu (time
series), antar-wilayah (cross section), dan analisis data panel. Analisis
runtun waktu menjelaskan mengenai perilaku suatu variabel sepanjang
beberapa waktu berturut-turut, berbeda dengan analisis antar-wilayah yang
menjelaskan antara beberapa daerah dalam satu waktu tertentu (snapshot).
Sementara itu analisis data panel menggabungkan antara data runtun
waktu dengan data antar-wilayah.
Dalam kenyataan dalam kasus manajemen tidak hanya terdapat
hubungan antara varibel bebas dengan variabel tergantung, tetapi juga
muncul adanya variabel yang ikut mempengaruhi hubungan antar variabel
tersebut yaitu variabel moderasi. Contohnya, besarnya konsumsi tidak
hanya dipengaruhi oleh pendapatan, tetapi gaya hidup ikut menentukan
pengaruh pendapatan terhadap konsumsi.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa yang dimaksud dengan variable dalam ekonometrika?
2. Apa yang dimaksud dengan variable intervening?
3. Apa saja jenis – jenis variable yang digunakan dalam penelitian
regresi?
4. Metode apa saja yang digunakan dalam penilitian regresi?

1.3 Tujuan
1. Dapat mengetahui variable dalam ekonometrika.
2. Dapat mengetahui variable intervening.
3. Mengetahui jenis – jenis variable yang digunakan dalam penelitian
regresi.
4. Dapat mengetahui metode yang digunakan uji regresi dalam
ekonometrika.

1.4 Manfaat
Makalah ekonometrika dengan judul pembahasan “Analisis Jalur
Regresi dengan Variable Moderating dan Intervening” diharapkan dapat
membantu mahasiswa dalam mempelajari ekonometrika lebih baik lagi.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Variable
Variable adalah yang dapat memperkuat atau memperlemah
hubungan langsung antara variabel independen dengan variabel dependen.

2.1.1 Variabel Moderating


Variabel moderating adalah variabel yang mempunyai
pengaruh terhadap sifat atau arah hubungan antar variabel. Sifat
atau arah hubungan antara variable – variabel independen dengan
variabel – variabel dependen kemungkinan positif atau negatif
tergantung pada variabel moderating. Oleh karena itu variabel
moderating dinamakan pula sebagai contigency variable. Variabel
moderating mempengaruhi hubungan langsung antara variabel
independen dengan variabel dependen. Pengaruh ini dapat
memperkuat atau memperlemah hubungan langsung antara
variable independen dengan variabel dependen. Variabel
moderating juga dapat menyebabkan sifat atau hubungan antara
variabel independen dengan variabel dependen menjadi positif
atau negatif.

Gambar 1. Pengembangan Hubungan


2.1.2 Variabel Intervening
Menurut Tuckman (dalam Sugiyono, 2007) variabel
interventing adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi
hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen
menjadi hubungan yang tidak langsung dan tidak dapat diamati
dan diukur. Variabel ini merupakan variabel penyela atau antara
variabel independen dengan variabel dependen, sehingga variabel
independen tidak langsung mempengaruhi berubahnya atau
timbulnya variabel dependen.

2.2 Jenis – jenis Variabel dalam Penelitian


a. Variabel bebas, variabel yang mempengaruhi variabel tergantung.
b. Variabel tergantung, variabel yang besar kecilnya tergantung pada
variabel bebas.
c. Variabel moderating, variabel yang akan memperkuat atau
memperlemah hubungan antara variabel bebas dengan variabel
tergantung.
d. Variabel Intervening, merupakan variabel antara yang fungsinya
menjadi mediasi hubungan antara variabel bebas dengan variabel
tergantung.

2.3 Model Variabel Moderating


a. Satu variabel: X2

X1 Y
b. Dua variabel bebas atau lebih:

X1 X4

X2 Y

X3

2.4 Tiga Metode yang Diujikan untuk Melakukan Uji Regresi dengan
Variabel Moderasi
2.4.1 Uji Interaksi
Uji interaksi sering disebut dengan Moderated Regression
Analysis (MRA) merupakan aplikasi khusus regresi linier
berganda dimana mengandung unsur variabel independen).

2.4.2 Uji Nilai Selisih Mutlak


Dilakukan dengan mencari nilai selisih mutlak dari variabel
independen.

2.4.3 Uji Residual


Dilakukan dengan menguji pengaruh deviasi
(penyimpangan) dari suatu model. Fokusnya adalah
ketidakcocokan (pack of fit) yang dihasilkan dari deviasi
hubungan antar variabel independen.

2.5 Macam – macam Variabel


Berdasarkan cara pengukuran, maka variable (Ferdinand,
2006:12) dapat dibedakan menjadi:
a. Variabel Laten (Latent Variable)
Variabel laten adalah sebuah variabel bentukan yang dibentuk
melalui indikator- indikator yang diamati dalam dunia nyata. Nama
lain untuk variabel laten adalah faktor, konstruk, atau
unobserved variable.
b. Variabel Terukur (Measured Variable)
Variabel terukur adalah variabel yang datanya harus
dicari melalui penelitian lapangan, misalnya melalui survei.
Nama lain untuk variabel terukur adalah observed variable,
indicatorvariable atau manifest variable.

Hubungan antara variable independen dengan variable dependen


yang dimediasi oleh variabel intervening.

Gambar 2. Hubungan antara variabel independen dengan variabel


dependen yang dimediasi oleh variabel intervening.

Variabel intervening mempengaruhi hubungan antara variabel


independen dengan variabel dependen menjadi hubungan tidak
langsung.

Gambar 3. Pengembangan hubungan.


2.6 Analisis Regresi dengan Variabel Moderating
Variabel moderating adalah variabel independen yang berfungsi
menguatkan atau melemahkan hubungan antara variabel independen
terhadap variabel dependen. Model hubungan ini dapat digambarkan
sebagai berikut:

Gambar 4. Model hubungan regresi dengan variabel moderating.

Pada gambar di atas variable X2 merupakan variabel


moderating, karena dapat melemahkan atau memperkuat hubungan
antara X1 dan Y. Artinya, semakin tinggi X1 dan X 2 , maka semakin tinggi
Y, dan sebaliknya semakin rendah X1 dan X2 , maka semakin rendah
pula Y.

Ada beberapa cara untuk menguji regresi dengan variabel


moderating dan salah satunya adalah Moderated Regression Analysis
(MRA).

2.7 Menguji Regresi Dengan Variabel Moderating


Menggunakan MRA
Moderated Regression Analysis (MRA) atau uji interaksi
merupakan aplikasi khusus regresi berganda linear dimana dalam
persamaan regresinya mengandung unsur interaksi (perkalian dua atau
lebih variabel independen) dengan rumus persamaan sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3 X1X2 + e


Variabel perkalian antara X1 dan X2 disebut juga variable
moderat oleh karena menggambarkan pengaruh moderating variabel
X2 terhadap hubungan X1 dan Y. Sedangkan variable X1 dan X2
merupakan pengaruh langsung dari variabel X1 dan X2 terhadap Y.
X1 X2 dianggap sebagai variabel moderat karena:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X1 X2 + e

dY/dX1 = b1 + b3X2

Persamaan tersebut memberikan arti bahwa dY/dX1 merupakan


fungsi dari X 2 atau variable X2 memoderasi hubungan antara X 1 dan Y.
Contoh:

Gambar 5. Model hubungan regresi dengan variabel moderating


menggunakan MRA.

Hipotesis yang akan diuji:


“Semakin tinggi X1 dan X2 maka akan berpengaruh terhadap
semakin tingginya Y. Untuk menguji apakah B merupakan variable
moderating maka persamaan regresi dapat ditulis sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X1 X2 + e

Ketentuan:
Jika variabel X2 merupakan variabel moderating, maka koefisien b3
harus signifikan pada tingkat signifikansi yang ditentukan.
Regresi dengan Moderated Regression Analysis (MRA) pada
umumnya menimbulkan masalah oleh karena akan terjadi
multikolonieritas yang tinggi antara variabel independen, misalkan
antara variable X 1 dan variabel moderat (X1 X2 ) atau antara variable X 2
dan Moderat (X1 X2). Hal ini disebabkan pada variabel moderat ada
unsur X1 dan X2. Hubungan multikolonieritas lebih dari 80%
menimbulkan masalah dalam regresi.

Model grafis hubungan antar variabel adalah sebagai berikut:

Gambar 12. Model hubungan antar variabel regresi dengan variabel


moderating.
Hipotesis:
1. X1 berpengaruh langsung terhadap Y
2. X2 berpengaruh langsung terhadap Y
3. X1 berpengaruh terhadap Y dimoderasi oleh X3
4. X2 berpengaruh terhadap Y dimoderasi oleh X3

Model matematis hubungan antar variabel adalah sebagai berikut:

Y = a1 + b1X1 + b4X3 + b5 X1X3 + e1

Y = a2 + b2X2 + b3X3 + b6 X2X3 + e2


Persamaan Regresi Moderasi dengan uji iterasi:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3 X1X2

Keterangan:
Y = Nilai yang diramalkan
a = Konstansta
b1 = Koefesien regresi untuk X1
b2 = Koefesien regresi untuk X2
b3 = Koefesien variabel moderasi
X1 = Variabel bebas pertama
X2 = Variabel bebas kedua
X3 = Variabel Moderasi
BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
 Menurut Tuckman (dalam Sugiyono, 2007) variabel intervening adalah
variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel
independen dengan variabel dependen menjadi hubungan yang tidak
langsung dan tidak dapat diamati dan diukur.
 Variabel moderating adalah variabel yang mempunyai pengaruh
terhadap sifat atau arah hubungan antar variabel.
 Metode yang diujikan pada uji regresi dengan metode moderasi adalah uji
interaksi, nilai selisih mutlak dan residual.

3.2 Saran
Adapun saran yang dapat diberikan penyusun, diantaranya:
Untuk mempelajari materi ini lebih dalam, sebaiknya juga dilakukan
praktikum.
DAFTAR PUSTAKA

Anonymous, 2015. https://teorionline.wordpress.com/2010/03/15/variabel-


intervening-intervening-variable/. Diakses tanggal 06 April 2015.

Anonymous, 2015. http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonometrika. Diakses tanggal 06


April 2015.