0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan3 halaman

Analisis Jatuh Tegangan Transformator PLN

Jurnal ini membahas teknik pemeliharaan transformator distribusi pada gardu tiang portal untuk mencegah kerusakan mendadak, mempertahankan kinerja optimal sesuai umur teknis, aman bagi manusia dan lingkungan, serta andal dalam sistem distribusi listrik. Penelitian menggunakan metode studi literatur dan pustaka untuk menganalisis objek gardu tiang portal.

Diunggah oleh

SatrianiRahmayanti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan3 halaman

Analisis Jatuh Tegangan Transformator PLN

Jurnal ini membahas teknik pemeliharaan transformator distribusi pada gardu tiang portal untuk mencegah kerusakan mendadak, mempertahankan kinerja optimal sesuai umur teknis, aman bagi manusia dan lingkungan, serta andal dalam sistem distribusi listrik. Penelitian menggunakan metode studi literatur dan pustaka untuk menganalisis objek gardu tiang portal.

Diunggah oleh

SatrianiRahmayanti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Judul ANALISIS PENEMPATAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI

BERDASARKAN JATUH TEGANGAN DI PT PLN(PERSERO) ULP


MALINO
Jurnal Jurnal Teknologi Elekterika
Volume & Halaman Vol.16 No.2 Hal. 69-72
Tahun 2019
Penulis Joshua Tiro & Ruslan L
Reviewer Satriani Rahmayanti (321 18 024)
Tanggal 06 Januari 2021
REVIEW JURNAL 1

Perkembangan jumlah penduduk saat ini membuat kebutuhan energi listrik makin bertambah.
Pemanfaatan secara optimal bentuk energi listrik ini harus diikuti dengan sistem distribusi energi
listrik yang efisien. Dalam penyaluran energi listrik dari lokasi pembangkit ke pusat beban berada
cukup jauh sehingga memungkinkan terjadinya kerugian yang signifikan seperti jatuh tegangan yang
dapat menyebabkan kerusakan pada alat-alat kelistrikan karena menurunkan tegangan pada beban
sehingga di bawah tegangan nominal yang dibutuhkan.
Sistem distribusi berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari pembangkit sampai ke
konsumen. jaringan distribusi primer menurut strukturnya terdiri dari Jaringan radial, distribusi
jarring-jaring, Loop, dan jaringan spindel. Definisi gardu distribusi adalah suatu bangunan gardu
listrik yang terdiri dari instalasi perlengkapan hubung bagi tegangan menengah (PHB-TM),
perlengkapan hubung bagi tegangan rendah (PHB-TR), dan transformator distribusi . trafo itu sendiri
merupakan alat yang dapat memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik melalui induksi
elektromagnetik
Obyek yang digunakan sebagai penelitian ini adalah Penyulang Lanna, PT. PLN (Persero)
ULP Malino yang terdiri dari 61 buah Gardu distribusi, dimana penelitian ini bertujuan untuk
Mengetahui besarnya jatuh tegangan yang terjadi pada penyulang Lanna, PT. PLN (Persero) ULP
Malino dan melakukan perbaikan jatuh tegangan pada penyulang tersebut. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu berupa studi literature dimana studi literature
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemahaman literature yang berkaitan dengan
permasalahan yang ada , serta observasi dan wawancara langsung untuk mengetahui kondisi real dan
mendapatkan data-data yang diperlukan dalam penelitian ini.
Perihal yang dihasilkan dari penelitian ini berupa Gardu distribusi dengan kode gardu
GT.LLN053 dengan panjang saluran 52,995 Km dan beban sebesar 18,92 kVA, yang mengalami
jatuh tegangan sebesar 1030,16 Volt atau sebesar 5,16% dimana ini melebihi batas yang diizinkan
oleh PLN yaitu sebesar 5% setelah dilakukan perbaikan dalam hal ini adalah perubahan jarak
penempatan transformator distribusi sebesar 51,294 Km diperoleh hasil jatuh tegangan yaitu 956,41
Volt atau sebesar 4,78%. Hal ini membuat presentase jatuh tegangan sudah memenuhi standar PLN
dan kinerja transformator dapat lebih baik dalam beroperasi. Adapun Perubahan jarak penempatan
transformator distribusi yang disimulasikan menggunakan software digsilent didapatkan hasil jatuh
tegangan sebesar 280 Volt atau sebesar 1,4%. Perbedaan ini dapat terjadi karena adanya beberapa data
parameter yang kurang lengkap dalam penginputannya.
Kelebihan dalam jurnal ini yaitu jurnal dijelaskan secara singkat, padat dan jelas sehingga
mudah dipahami , pada jurnal tersebut juga dilengkapi tabel hasil penelitian sehingga keoriginatas
penelitian bisa dikatakan baik , adapun masalah yang dikaji merupakan masalah yang penting untuk
meminimalkan rugi yang signifikan akibat jatuh tegangan dalam menyalurkan energi listrik. Adapun
kelemahannya yaitu penggunaan Software digsilent yang digunakan dalam penelitian ini kurang
efektif karena terdapat perbedaan yang cukup besar antara hasil perhitungan dan simulasi
menggunakan software digsilent .
Judul ANALISIS KINERJA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI
RUSUNAWA UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEKANBARU
Jurnal Jurnal Sains, Energi, Teknologi & Industri
Volume & Halaman Vol.1 No.1 Hal. 33-40
Tahun 2016
Penulis Abrar Tanjung & Atmam
Reviewer Satriani Rahmayanti (321 18 024)
Tanggal 07 Januari 2021
REVIEW JURNAL 2

Transformator distribusi pada rusunawa Unilak mempunyai kapasitas sebesar 100 kVA yang
melayani pemakaian kebutuhan beban yang ada pada masing-masing ruangan atau kamar.
Transformator distribusi terpasang pada sistem kelistrikan rusunawa yang terpasang pada bagian
belakang, berfungsi untuk menyuplai energi listrik ke beban terpasang rusunawa Unilak. Dalam
memenuhi kebutuhan tenaga listrik tersebut, terjadi pembagian beban- beban yang pada awalnya
merata tetapi karena penambahan beban tanpa memeriksa pemakaian beban yang ada maka
menimbulkan ketidakseimbangan beban yang berdampak padapenyediaan tenaga listrik.
Saluran distribusi merupakan saluran yang menghubungkan gardu induk dengan konsumen,
terdiri atas saluran distribusi primerdengan Tegangan Menengah dan saluran distribusi
sekunderdengan Tegangan Rendah Ketiga adalah saluran yang disebut instalasi pemanfaatan, Ada
beberapa bentuk jaringan distribusi tenaga listrik berdasarkan konfigurasinya yaitu terdiri dari pola
radial, loop dan spindle. Dalam sistem pentanahan semakin kecil nilai tahanan maka semakin baik,
beberapa standart yang telah disepakati adalah bahwa saluran tranmisi substasion harus direncanakan
sedemikian rupa sehingga nilai tahanan pentanahan tidak melebihi 1 Ω untuk tahanan pentanahan
pada komunikasi system/ data dan maksimum harga tahanan yang diijinkan 5 Ω pada bangunan.
Rugi-rugi daya adalah besarnya daya yang hilang pada suatu jaringan, yang besarnya sama dengan
daya yang disalurkan dari sumber dikurangi besarnya daya yang diterima. Sedangkan transformator
adalah suatu alat yang digunakan untuk mentransformasi tegangan yaitu menaikkan tegangan dan
menurunkan tegangan . ketidakseimbangan beban mengakibatkan tiap-tiap phasa pada sisi sekunder
trafo (phasa R, phasa S, phasa T) mengalirlah arus di netral trafo. Arus yang mengalir pada
penghantar netral trafo ini menyebabkan losses (rugi-rugi).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja Transformator Distribusi Rusunawa
Universitas Lancang Kuning. Dimana objek yang diteliti yaitu transformator distribusi Rusunawa
Universitas Lancang Kuning. penelitian ini menggunakan metode survey yang dilakukan dilokasi
transformator distribusi rusunawa Unilak Kelurahan Umban Sari. adapun Sumber data dalam
penelitian berupa data primer, merupakan hasil survei transformator distribusi Rusunawa Unilak dan
hasil wawancara dengan pihak terkait, serta data sekunder berupa dokumen-dokumen tentang
spesifikasi transformator distribusi, sistem kelistrikan dan pemakaian Rusunawa serta sistem
pentanahan transformator distribusi.
Hasil penelitian pada jurnal ini menunjjukan pemakaian arus beban pada tegangan 220 Volt
pada bangunan Rusunawa Unilak besar arus beban 20 Amper, transformator distribusi 61 Amper,
sedangkan pemakaian arus beban pada tegangan 380 Volt pada bangunan Rusunawa Unilak besar
arus beban 20 Amper, transformator distribusi 84 Amper. Pemakaian daya pada bangunan rusunawa
sebesar 22151 Watt (22,151 kW), sedangkan transformator distribusi 94803 Watt (94,803 kW). Rugi
daya tegangan 220 Volt pada bangunan Rusunawa sebesar 258 Watt, transformator distribusi 2401
Watt, sedangkan rugi daya tegangan 380 Volt pada bangunan Rusunawa sebesar 258 Watt,
transformator distribusi 4553 Watt. Adapun besar nilai sistem pentanahan pada bangunan Rusunawa
sebesar 16 Ohm dan transformator distribusi 30 Ohm Berarti besar nilai tahanan pentanahan pada
bangunan Rusunawa dan transformator distribusi melebihi nlai standar IEC yaitu 5 Ohm.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian jurnal ini tidak memerlukan banyak
keahlian, selain itu pada hasil penelitian banyak diberikan gambaran seperti tabel yang membuat
pembaca lebih mudah memahami hasil penelitian jurnal, selain kelebihan yang dimiliki jurnal ini juga
terdapat kelemahan pada jurnal menurut reviewer yaitu tidak terdapat korelasi atau hubungan antara
hasil penelitian dengan pendahuluan yang dimuat dalam jurnal, terkhusus untuk jatuh tegangan yang
secara lengkap dibahas dalam jurnal mengenai standar jatuh tegangan yang diizinkan agar sistem
berjalan dengan efektif .

Judul TEKNIK PEMELIHARAAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PADA


GARDU TIANG PORTAL
Jurnal Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Elektriese
Volume & Halaman Vol.4 No.2 Hal. 5- 12
Tahun 2010
Penulis M. Hariansyah, Ir., M.T
Reviewer Satriani Rahmayanti (321 18 024)
Tanggal 07 Januari 2021

REVIEW JURNAL 3

Sebagaimana peralatan pada umumnya, peralatan yang beroperasi dalam instalasi Gardu
distribusi perlu dilakukan Pemeliharaan Gardu distribusi agar unjuk kerja peralatan dapat
dipertahankan. Karena Gardu distribusi yang beroperasi jumlahnya cukup banyak maka
pemeliharaannya memerlukan perencanaan yang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan peralatan secara tiba-tiba, untuk
mempertahankan unjuk kerja peralatan yang optimum sesuai umur teknisnya ( Preventive
Maintenance ), dapat beroperasi sesuai sasaran yang diharapkan,aman bagi manusia dan lingkungan,
andal dalam sistem penyaluran tenaga listrik serta dapat melakukan effesien. Objek penelitian yang
diteliti yaitu Gardu tiang portal . Adapun metodelogi yang digunakan meliputi literature, diamana
perumusan yangdiperoleh selanjutnya sebagai dasar untuk menganalisa. Studi pustaka mengumpulkan
bahan-bahan dari berbagai sumber pustaka yang menunjang pada teori dan data penulisan.
Memperhatikan SOP ( Standar Operating Prosedure ) dalam pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan
Gardu distibusi tiang portal.
Hasil penelitian menunjukan pada gardu portal terdiri dari peralatan Transformator distribusi,
traves beserta asesorisnya, dan Panel Distribusi, perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin, agar
kerusakan yang lebih parah darat dihindari.Pemeliharaan gardu portal dilakukan dengan jalan
membebaskan tegangan listrik disekitar gardu portal dengan cara memasang arde pentanahan dan
membuka cut out Setelah dilakukan pemeliharaan, pelayanan kepada konsumen lebih meningkat,
sehingga efisiensi pemadaman dan gangguan secara teknis dapat ditekan.
Dijelaskan secara lengkap konsep mengenai pemeliharan dan serta metode pemeliharan yang
dikaji dalam jurnal . selain itu dijelaskan langkah-langkah dalam melakukan pemeliharan dimulai dari
tahap persiapan hingga pengoperasian kembali setelah pemeliharaan. Adapun kelemahan yang
dimiliki jurnal menurut reviewer berupa hasil penelitian tidak dibedakan berdasarkan poin yang
diteliti.

Anda mungkin juga menyukai