PEDOMAN PENGORGANISASIAN
POLIKLINIK RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH
YOGYAKARTA
TAHUN 2015
RS PKI' MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
JI. KH. Ahmad Dahlan No. 20 Yogyakarta 55122
Telp. (0274) 512653 Fax. (0274) 566129, IGD : (0274) 370262, E-rnail : pkujogja@yahoo.co.id
UNIT Il : JI. Wates Km. 5.5 Gamping, Sleman, Yogyakarta 55294
Telp. (0274) 6499704, Fax : (0274) 6499727 IGD : (0274) 6499118 E-mail : pkujogja@yahoo.co.id
KEPUH_JSAN DIREKTUR UTAMA
RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH Y OGYAKARTA
Nomor : 3746/SK.3.2/X/2015
TENTANG
PEDOMAN PENGORGANISASIAN POLKLINIK
RUMAH SAKIT PKU MUHAN/NADIYAH YOGYAKARTA
DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT PKU MUHANNADIYAH YOGYAKARTA
Menimbang a. bahwa dalam upaya keselamatan pasien dan memperlancar kegiatan
pelayanan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta semua unit kerja
perlu Pedoman Pengorganisasian dan Pelayanan yang jelas dan terarah.
b. bahwa perlu ditetapkan Pedoman Pengorganisasian Poliklinik melalui
Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muharnmadiyah
Yogyakalta
Mengingat Surat Keputusan PP Muhammadiyah nomor : 233/KEP/I.0/D/2013 tanggal 9
Shafar 1435 / 12 Desember 2013 tentang Penetapan Direktur Utama dan
Wakil Direktur Bidang Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Masa
Jabatan 2013 - 2017
Memperhatikan :
1. Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
2 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Undang-Undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran
4. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1438/MenKeyPer/1X/2010
tentang Standar Pelayanan Kedokteran
Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1165.AMenKes/SK/X'2004
tentang Komisi Akreditasi Rumah Sakit MEMUFUSKAN
Menetapkan KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT PKU
MuwMMADIYAH YOGYAKARTA TENTANG PEDOMAN
PENGORGANISASIAN POLIKLINK RUMAH SAKIT PKU
YOGYAKARTA
Pertama Pedoman Pengorganisasian Poliklinik dimaksud diktum pertama
sebagaimana terlampir dalam lampiran keputusan ini
Kedua Pedoman Pengorganisasian Poliklinik digunakan sebagai acuan dalam
pelaksanaan pelayanan di Poliklinik RS PKU Muhammadiyah Yogyakalta
Ketiga Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan diYogyakafla
Pada tanggal1 November 2015
Direktur Utama,
(Ir. H. Joko Murdiyanto. sp. An..MPH
NBM : 867.919
1
PENDAHULUA.N
Rumah sakit P KU Muhammadiyah Yogyakarta adalah suatu instansi swasta
yang memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya pelayanan dalam bidang
kesehatan. Unit rawat jalan adalah merupakan bagian dari pelayanan mmah sakit yang
dalam kegiatannya memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dengan bentuk
pelayanan rawatjalan.
Pelayanan yang diberikan meliputi pelayanan medis dan pelayanan
keperawatan serta pelayanan penunjang lainnya dengan kegiatannya dalam bentuk
pelayanan poliklinik yaitu : poliklinik spesialis empat besar penyakit dan sub
spesialis. Pelayanan di berikan dalam dua shift kerja dari pukul 07 00 sampai dengan
pukul 21 00 Wib kecuali hari libur tutup.
BAB
Kunjungan pasien Poliklinik RS P KU Muhammadiyah Yogyakarta secara
keseluruhan rata rata dalam sehari antara 250 — 300 pasien yang berkunjung dan
mendapatkan pelayanan di unit.
Indikator mutu pelayanan di poliklinik adalah tidak adanya komplain
konsumen / pasien terhadap pelayanan seperti : ketepatan waktu pelayanan sesuai
dengan jadwal yang ada, antrian pelayanan sesuai dengan nomor urut yang sudah
diberikan, menyelesaikan administrasi dengan satu kali pembayaran , serta kesopanan
dan keramahan petugas dalam memberikan pelayanan. Semua indikator ini akan
berhasil dengan baik apabila pelayanan diberikan dengan sarana dan prasarana yang
memadai system pelayanan yang sesuai serta kedisiplinan petugas dalam memberikan
pelayanan dan didukung oleh unit terkait yang ikut andil dalam pelayanan di
poliklinik.
BAB
11
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT
RS P KU Muhammadiyah Yogyakarta awalnya didirikan berupa klinik dan
poliklinik pada tanggal 15 Februari 1923 dengan lokasi pertama di kampung Jagang
Notoprajan No.72 Yogyakarta. Awalnya bernama P KO (Penolong Kesengsaraan Oemoem)
dengan maksud menyediakan pelayanan kesehatan bagi kaum dhuafa '. Pendirian pertama
atas inisiatif H.M. Sudjak yang didukung sepenuhnya oleh K.H. Ahmad Dahlan. Seiring
dengan waktu, nama P KO berubah menjadi P KU (Pembina Kesejahteraan Umat).
Pada tahun 1928 klinik dan poliklinik P KO Muhammadiyah pindah lokasi ke Jalan
Ngabean No.12 B Yogyakarta (sekarang Jalan K.H. Ahmad Dahlan). Pada tahun 1936 klinik
dan poliklinik P KO Muhammadiyah pindah lokasi lagi ke Jalan K.H. Dahlan No. 20
Yogyakarta hingga saat ini. Pada tahun 1970-an status klinik dan poliklinik berubah meujadi
RS P KU Muhammadiyah Yogyakarta.
Bersamaan dengan berkembangnya berbagai amal usaha di bidang kesehatan,
termasuk di dalamnya adalah RS P KU Muhammadiyah Yogyakarta maka Pimpinan Pusat
perlu mengatur gerak kerja dari amal usaha Muhammadiyah bidang kesehatan melalui Surat
Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah No 86/SK-PP/IV-B/1.c/1998 tentang Qaidah
Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Kesehatan. Dalam Surat Keputusan tersebut diatur
tentang misi utamanya untuk meningkatkan kemampuan masyarakatagar dapat mencapai
derajat kesehatan yang lebih baik, sebagai bagian dari upaya menuju terwujudnya
kehidupan yang sejahtera dan sakinah sebagaimana dicita-citakan Muhammadiyah. Qaidah
inilah yang menjadi dasar utama dalam menjalankan organisasi RS P KU Muhammadiyah
Yogyakarta.
111
vısı, MİSİ, FALSAFAH, NILAI DAN TU.JUAN RS
Falsafah Dasar
RS P KU Muhammadiyah Yogyakarta sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah
berfungsi sebagai pemberi pe]ayanan kesehatan medik umum, spesialistik dan sub spesialistik
BAB
dengan berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat sesuai yang dicitacitakan
oleh Persyarikatan Muhammadiyah. (Qaidah Amal Usaha Kesehatan, 1998). Hal tersebut
harus dapat menjadi jiwa bagi berjalannya organisasi dan perlu untuk dikaitkan dengan
keyakinan dasar pada Al Qur'an dan Hadist Nabi yang menjadi dasar sebagai berikut ını :
I. Dakwah İslam amar ma'ruf nahi munkar :
* Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada
kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang munkar. Dan
mereka itulah orang-orang yang beruntung (QS Ali İmran 104)
2. Keyakinan dasar dalam pelayanan kesehatan:
513
Dan apabila aku sakit, Dia-lah yembuhkanaku (QS. Asy-Syuara:80T yang
3. Permıjudan Iman dan amal shaleh
Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) yang Maha
Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka) (QS Maryam : 96)
4. Sebagai tugas sosial
Dan bertakwalahkamukepada Allah, sesungguhnya Allah amatberatsiksa-Nya.(QS Al
Maaidah : 2)
QS Al Maa'uun : 1-7
Tahukahkamu (orang) yang mendustakan agama?ltulah orang yang
menghardikanakyatim,dantidakmenganjurkanmemberi makan orang
miskin.Makakecelakaanlahbagi orang-orang yang shalat(yaitu) orang-orang yang
lalaidarishalatnya orang-orang yang berbuatriyaDan enggan (menolongdengan)
barangberguna
(QS Al Maa'uun : 1-7)
Berdasarkan qoidah yang dianut Muhammadiyah yang berdasar pada Al Qur'an maka dapat
dinyatakan bahwa falsafah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta adalah :
"RS (Rumah Sakit) PKU (Pembina Kesejahteraan Umat) Muhammadiyah adalah
perwujudan dari amal shalih sebagai sarana ibadah yang dilandasi iman dan taqwa
kepada Allah SH,T"
Misi
Falsafah tersebutkemudian diterjemahkan menjadi misi RS P KU Muhamadiyah
Yogyakarta sebagaiberikut:
optimal
yang
bagisemualapisanmasyarakatmelaluipendekatanpemeliharaan, pencegahan,
pengobatan,
pemulihankesehatansecaramenyeluruhsesuaidenganperaturan/ketentuanperundangu
ndangan.
2. Me",ujudkanpeningkatanmutubagitenagakesehatanmelaluisaranapelatihandanpendi
dikan yang diselenggarakansecaraprofesionaldansesuaituntunanajaran Islam
3. Meuujudkanda'wah Islam,
amarma'rufnahimunkarmelaluipelayanankesehatandengansenantiasamenjagatalisil
aturrahim, sebagaibagiandarida'wahMuhammadiyah.
Menjadirumahsakiî Islam
rujukanterpercayadengankualitaspelayanandanpendidikankesehatan yang Islami,
amanprofesional, cepat, nyamandanbermutu'
Nilai Nilai Utama (Core Value)
Untuk lebih mendaratkan visi dan misi sehingga lebih mudah diimplementasikan maka
dibentuk motto pelayanan sebagai berikut:
AMANAH melayani Setulus Hati
(Antusias, Mutu, Aman, Nyaman, Akurat, Handal)
Adapun makna dari motto pelayanan AMAN AH dapat dijelaskan sebagai berikut :
Antusias : pelayanan yang diberikan oleh petugas dilakukan dengan penuh semangat atas
dasar ghiroh keislaman dan kemuhammadiyahan sebagai wujud kecintaan terhadap
sesama manusia. Tolok ukurnya adalah respon yang cepat terhadap kebutuhan pelanggan.
Mutu : pelayanan yang diberikan bermutu tinggi baik aspek mutu dalam pandangan
pasien (ramah, tidak berbelit dll) maupun aspek_ mutu dalam pandangan teknis (sesuai
dengan persyaratan medik dan non medik) yang ditetapkan. Tolok Ukurnya adalah
kepuasan pelanggan dan kesesuaian terhadap standar dan regulasi.
Aman : pelayanan yang dilakukan dalam kerangka sistem yang menjamin keselamatan
pasien (patient safety). Tolok ukurnya adalah rendahnya insiden KPRS
Nyaman : pelayanan rumah sakit yang didukung oleh suasana fisik yang bersih dan asri,
Pelayanan yang memahami kebutuhan pasien sebagai makhluk sosial spiritual sehingga
memberikan ketenangan psikologis dan spiritual.
Akurat : pelayanan yang diberikan berbasis pada data dan informasi yang akurat, valid
dan berbasis bukti (evidence) sehingga memberikan kepercayaan dan kemantapan yang
tinggi pada pasien sekaligus memberikan teladan (uswah) bagi peserta didik.
Handal : pelayanan diberikan melalui dukungan fasilitas medis dan non medis modern
serta dukungan teknologi informasi yang menjawab kebutuhan pelayanan.
RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dikelola berdasarkan manqjemenentrepreneural
yang bertumpu pada nilai-nilai yang bersumber dari Al Qur'an sebagai share value yaitu:
Amanah
Sidiq
Fathonah
Tabligh
Inovatif
Silaturrahim (networking & partnership)
Tujuan
a. Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan organisasi RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta.
b. Terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, menyeluruh dan holistik
c. Terwujudnya pendidikan kedokteran dan kesehatan yang unggul dan islami dalam
rangka menyiapkan insan kesehatan yang berkarakter.
d. Terwujudnya penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang kedokteran dan
kesehatan yang berguna bagi pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan
e. Terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera
STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT
BADAN PELAKSANA HARIAN
DIREKTUR UTAMA
KOMITE DIREKTUR DIREKTUR AL DIREKTUR UMUM
SPI ISLAM
KOMITE MED IK PELAYANAN MEDIK PENUNJANG DAN KEMUH. KEUANGAN &
BAB IV
KEPERAWATAN PENJAMINA KEPEGAWAIAN
N MUTU
PERENCANAAN DAN
PENGEMBANGAN RS
DIREKTUR
BIDANG BD. REKAM BAG. PENUNJANG BAGIAN BINA BAGIAN BAGIAN
ADMIN
KEPERAWATAN MED MED K CITRA & UMUM
IK
BD. BAG. BAG. PENUNJANG BAGIAN BINA BAGIAN
PELAYANAN FARMASI NON MEDIK KEUANGAN
MED K
SUB.
SUB.BID BID
PENGEMBANGA ASKEP ADMISI RADIOLOGI
N PASIEN LAB
SUMBER DAYA
&
MUTU KEARSIPAN REHAB MEDIK I-IUKUM KEPEGAW KESEKRE
T
PELAPORAN & HUMAS&PEM AIAN SIM - RS
AS
KEPERAWATA PENGOLAHAN CSSD ARAN
N
DATA ELEKTROMEDI KOMINFO DIKLITLAT SEKRET
K AR IS
PELAKSAN
A BPH
SEKRET
AR IS
PELAKSAN
A KOMED
RAWAT AKUNT ANS'
JALAN YAN FAR PENGADAAN - BINA KEUANGAN
IGD KLINIK GUDANG & INVENT ARIS AKUNT ANSI
PEGAWAI& MANAJEMEN
RAWAT PENGELOLAA LINEN& LAUNDRY PASIEN PERBENDAHARAAN
INAP N
ICU/ICCU PERBEKALAN SANITASI - BINA DA'WAH HUT ANG PILIT
ANG
IMC FARMASI SATPAM SOSIAL
PENET APAN BIAYA
OK PEMELIHARAAN - PELAYANAN
HD TRANSPORT ASI EXTRAMURAL DIVERSIFIKASI
USAHA
BAB V
STRUKTUR ORGANISASI UNIT POLIKLINIK
Struktur organisasi merupakan perangkat manajemen yang menggambarkan pembagian
tugas, koordinasi dan kewenangan serta fungsi dari setiap jabatan yang ada dalam
organisasi. Struktur organisasi di poliklinik berpedoman pada struktur organisasi rumah
BAB VI
sakit yang ditetapkan oleh Badan Pelaksana Harian RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Unit I.
URAIAN JABATAN
I.SUPERVISOR
Supervisor ditunjuk berdasarkan SK dari Badan Pelaksana Harian.Supervisor bertugas
sebagai koordinator dalam pelayanan . Mengkondisikan dan mengkoordinir di unit
poliklinik agar pelayanan berjalan dengan lancar. Selalu berkoordinasi dengan manager
pelayanan dan manager keperawatan untuksegala sesuatu yang berkaitan dengan kebijakan
demi kemajuan dan kelancaran pelayanan.
2.Koordinator Shift
Koordinator shift bertugas sebagai koordinator pada setiap shift jaga serta sebagai
pengganti supervisor apabila supervisor tidak ada di unit. Selalu berkoordinasi
dengan supervisor dalam menentukan tindakan dalam pelayanan.
3.Perawat Pelaksana
Perawat pelaksana bertugas untuk asisten dokter praktek sesuai dengan jam praktek yang
sudah ada.Memberikan nomer antrian pemeriksaan sesuai kedatangan pasien. Melakukan
Asessmen keperawatan mulai dari pengkajian sampai dengan mendokumentasikan di
rekam medik pasien.
BAB
TATA HUBUNGAN KERJA
Tata hubungan kerja instalasi dengan unit lain maupun pihak lain baik internal maupun
eksternal dapat digambarkan sebagaimana bagan berikut ini-
BAB
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL
KETENAGAAN ( SDM )
TENAGA DOI<TER SESUAI DENGAN SPESIALISASI YG ADA
JUMLAH TENAGA 24 ORANG MELIPUTI :
a. 15 ORANG TENAGA KEPERAWATAN ( DI I<LINIK 1 , KLINIK 4,
BEDAH )
b. 2 ORANG TENAGA KEPERAWATAN (
DI )
GIGI )
c. 4 ORANG TENAGA KEPERAWATAN
GIGI ( DI
d. 3 ORANG TENAGA A A ( DENGAN SPESIFIKASI PEKERJAAN MEMBUAT
NOTA RESEP )
e. 1 ORANG SUPERVISOR
DAFTAR PERAWAT DI UNIT RAWAT JALAN TAHIJN 2015
NO NAMA PENDIDIKAN PELATIHAN KHUSUS JOB
1 Dewi Wulandari D3Keperawatan Supervisor
2 Suharti D3 Keperawatan Poli I dan IV
3 Eko Budi S D3 Keperawatan Poli I dan 'V
4 Haris Ari Wibowo D3 Keperawatan Poli I dan IV
5 Sih Tri Wulan D3 Keperawatan Eyes Asisten Poli Mata
6 Anna Karniyati D3 Keperawatan AsistenKulit PoliKulit
7 WahidahYuli SPI< Poli I dan IV
8 Tri Martini D3 Keperawatan Poli I dan IV
9 Tutut Sri Linangkung D3 Keperawatan Poli I dan 'V
10 Ida Nurjayanti SIKeperawatan Poli I danVl
11 Surami D3 Keperawatan Poli I dan
12 Lilik Subekti D3 Keperawatan PoliBedah
13 Lely Nur F D3 Keperawatan Polii dan VI
14 Mujiyo D3 Keperawatan PoliBedah
15 Mailan D3 Keperawatan
16 Darwati D3 Keperawatan Operator EEG /BM Polielektromedik
17 AnikNursetyaningsih D3 Keperawatan Operator EEG /BM Polielektromedik
18 Firatnasari D3 Kep GIGI Poli GIGI
19 Aniisa D3 Kep GIGI Poli Gigi
20 Sitilswandari D3 Kep GIGI Poli GIGI
21 Ambar D3 Kep GiGi
BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI
Kegiatan Orientasi bagi pegawai dilnstalasiHemodialisis RS P KU Muhammadiyah
Yogyakartamengacu pada Pedoman Orientasi Pegawai yang berlaku di RS P KU
Muhammadiyah dengan menambahkan aspek-aspek teknis yang terkait dengan pelayanan
hemodialisis di rumah sakit.
1. Pengertian
a. Orientasi pegawai adalah program bagi pegawai baru ataupun pegawai lama dengan
tujuan untuk memperkenalkan tentang organisasi dalam hal ini RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta dan aspek-aspek Iain yang berkaitan dengan bidang pekerjaan.
b. Pegawai baru adalah peserta seleksi penerimaan calon pegawai yang berdasarkan
keputusan Badan Pelaksana Harian (BPH) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
dinyatakan diterima sebagai pegawai.
c. Pegawai lama adalah pegawai RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta berdasarkan
keputusan Direktur Utama dilakukan mutasi, rotasi ataupun promosi dengan dipindahkan
ke unit kerja yang Iain.
2. Metode Orientasi
Orientasi pegawai di Instalasi Hemodilisis dilakukan dengan metode klasikal dan metode
orientasi lapangan. Baik pegawai baru maupun lama wajib mengikuti kegiatan orientasi sesuai
ketentuan yang berlaku.
a. Orientasi Pegawai Baru
Jika penerimaan pegawai kurang dari 10 orang dalam satu lingkup rumah sakit,
maka orientasi lapangan dan klasikan dilakukan oleh atasan langsung dan atau
atasan tidak langsung. Se\anjutnya untuk orientasi besar di tingkat RS akan
diundang kembali (metode klasikal Ievel RS)
Jika penerimaan pegawai lebih dari 10 orang dalam satu lingkup rumah sakit maka
pegawai dikumpulkan di ruang pertemuan untuk mengikuti orientasi klasikal
level rumah sakit dengan materi-materi yang sudah ditentukan (ceramah/diskusi).
Setelah orientasi klasikal, kemudian orientasi unit dengan kegiatan pengenalan
lapangan kerja di unit yang bersangkutan.
b. Orientasi Pegawai Lama
Orientasi dilakukan di Instalasi Hemodialisis yang akan ditempati oleh pegawai
yang bersangkutan.
Orientasi dan pendampingan dikoordinasi oleh kepala unit bersangkutan.
c. Pelaksanaan Orientasi
• Orientasi Klasikal level rumah sakit dilaksanakan selama 3 hari pada pekan
pertama pegawai baru maşuk.
• Orientasi lapangan dilakukan selama 3 bulan sesuai penjadwalan.
3. Materi Orientasi Umum
a. Materi Orientasi Umum
No Materi Pemateri
ı. Struktur Organisasi, Visi dan Misi RS, arah
pengembangan RS
2. Al Islam dan Kemuhammadiyahan (ideologi
muhammadiyah)
3. Pelayanan Prima
4. Budaya Kerja di RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta
5. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RS
6. Mars PKU dan Hymne Sang Surya
7. Program Keselamatan Pasien RS
8. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) RS
9. Peraturan Kepegawaian dan verifikasi presensi
dengan handkey
10. Orientasi dan pengenalan semua unit di RS
b. Materi Orientasi Khusus Rawat Jalan
Materi Pemateri
1. Struktur Organisasi dan Kebijakan Inst. Rawat jalan
2. Pedoman dan SPO pelayanan Rawat Jalan
3. Kompetensi Perawat Rawat Jalan
4. Uraian Tugas dan Tanggung jawab sesuai bidang
kerja yang meliputi :
a. Menerima pasien baru atau rutin
b. Melakukan anamnesa
c. Menjalankan proses Pelayanan
d. Memberikan asuhan keperawatan
5. Sarana dan Prasarana serta penggunaan fasilitas
6. Hubungan kerja dengan unit Iain baik eksternal
maupun internal
7. Target kinerja yang diharapkan
4. Evaluasi Kegiatan Orientasi
a. Evaluasi kegiatan
Pelaksanaan kegiatan orientasi dievaluasi berdasarkan kuesioner yang diisi oleh peserta
meliputi : evaluasi terhadap pembicara/pemberi orientasi, materi yang disampaikan,
pemanfaatan waktu, sarana dan tempat kegiatan, serta pendukung yang Iain.
b. Evaluasi kemampuan peserta
Evaluasi ini meliputi : pre test dan post test yang berisi materi kegiatan orientasi. Selain
itu dievaluasi juga tentang point-point capaian selama orientasi lapangan yang diisi oleh
atasan langsung yang terkait.
5. Pelaporan
Laporan kegiatan orientasi dilaporkan oleh Bagian Pengembangan SDI kepada Direksi.
Bahan laporan dikumpulkan dari kegiatan yang dilakukan di level rumah sakit (oleh Diklat)
dan di level unit (oleh kepala unit Rawat Jalan )
BAB X
PERTEMUAN/RAPAT
Rapat yang diikuti dalam rangaka koordinasi pelayanan meliputi .
1. Rapat Struktural
Rapat koordinasi yang diikuti oleh Direksi dan seluruh pejabat struktural. Rapat ini
membahas tentang aspek-aspek stratejik terkait informasi Direksi tentang pelayanan rumah
sakit, anggaran, pengembangan SDI dll. Di samping itu dibahas pula capaian-capaian
program RS terhadap visi misi yang sudah ditetapkan. Rapat dilakukan 3 bulan sekali.
2. Rapat Koordinasi Pelayanan Perawatan
Rapat koordinasi pelayanan dilakukan setiap 1 minggu sekaii pada hari Rabu jam 09.00
sampai selesai. Rapat ini dihadiri oleh Manajer Keperawatan dan supervisor ruang. Rapat
membahas tentang evaluasi kinerja mingguan, penyelesaian masalah dan komplain
pasien/pelanggan baik internal maupun eksternal. Hasil dari rapat ini yang terkait dengan
pelayanan keperawatan dan juga pelayanan hemodialisa yang akan disosialisasikan oleh
supervisor ruang kepada jajaran di bawahnya untuk ditindaklanjuti.
3. Rapat Laporan Pagi
Rapat laporan pagi dilaksanakan setiap hari jam 07 30 sampai jam 08 30 . Rapat
ini sebagai forum untuk evaluasi pelayanan sehari sebelumnya serta
menyelesaikan masalah yang ditemukan . Sebagai forum untuk mendapatkan
informasi berkaitan dengan pelayanan.
4. Rapat Unit
Setiap hari sebelu pelayanan dimulai di unit poliklinik diadakan rapat yang disebut
meeting morning.Rapat ini sebagai media koordinasi dan evaluasi dalam pelayanan di
poliklinik.
BAB XI
PELAPORAN
Sistem pelaporan unit hemodialisa dibagi berdasarkan periode penyusunan laporan sebagai
berikut :
1. Laporan Tahunan
a. Draft Rencana Anggaran dan Pendapatan unit Poliklinik
b. Rencana Program Kerja dan Investasi Unit pelayanan Poliklinik
c. Rencana Pendidikan dan Pelatihan Karyawan unit Poliklinik
d. Review Tahunan
2. Laporan Bulanan
a. Laporan Stok Opname
b. Laporan Tindakan
c. Laporan unit Poliklinik
d. Laporan lmunisasi
e. Laporan DOTS
3. Laporan Harian
a. Laporan KTD/I<NC
b. Laporan Jaga (aplusan jaga/hand off)
c. Laporan komplain pasien
d. dil