22 Structure Parts and Shapes
22 Structure Parts and Shapes
2.2
1
1
Bentuk dan Bagian Umum Struktur Baja
Struktur Utama vs Struktur Pendukung/Penyokong
2
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
Balok Tunggal
Elemen: WF 300 x 200 x 8 x12
3
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
PORTAL (Frame)
4
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
PORTAL (Frame) Balok
Sambungan: BALOK-KOLOM
Kolom:
Sambungan: TAPAK
SAMBUNGAN MENERUS
5
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
PORTAL (Frame); Varian:
A Two Bay - One Storey Frame A Two Bay - Two Storey Frame
11
12
6
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
GEWEL atau GEBEL (Gable Frame)
Struktur bentuk ini paling sering dipakai sebagai struktur bangunan baja.
Gebel adalah struktur favorit untuk bangunan dengan daerah naung yang luas
dan bebas tanpa obstraksi kolom seperti: bangunan gudang tempat
penyimpanan bahan, bangunan pabrik, hanggar pesawat terbang, tempat
ibadah dll.
Gebel adalah struktur favorit untuk bangunan dengan daerah naung yang luas
dan bebas tanpa obstraksi kolom seperti: bangunan gudang tempat
penyimpanan bahan, bangunan pabrik, hanggar pesawat terbang, tempat
ibadah dll.
14
7
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
GEWEL (Gable Frame) SAMBUNGAN PUNCAK
Sambungan: RAFTER
RAFTER-
KOLOM
SAMBUNGAN
MENERUS
RAFTER
RAFTER
KOLOM KOLOM
Sambungan: TAPAK
16
8
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
GEWEL (Gable Frame); Varian:
Konsol Konsol
17
18
9
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
RANGKA BATANG BAJA (Truss)
Rangka Batang Baja umumnya dipakai sebagai struktur rangka atap, struktur
utama jembatan dan struktur menara baja.
Struktur atap
berupa
Rangka
Batang Baja
19
Rangka
Batang Baja
sebagai
struktur utama
jembatan baja
20
10
Bentuk dan Bagian Umum STRUKTUR UTAMA
RANGKA BATANG BAJA (Truss)
Batang
Bagian-Bagian Utama
21
Sambungan Buhul
22
11
STRUKTUR PENYOKONG
GORDING (Purlin) Gording
23
STRUKTUR PENYOKONG
GORDING (Purlin)
Gording
Rafter
24
12
STRUKTUR PENYOKONG
GORDING (Purlin)
FUNGSI:
• Sebagai PERLETAKAN bagi penutup atap
• Sebagai PENYOKONG (Bracing Structure) bagi Rafter.
• Mentransfer beban atap dari ATAP ke RAFTER
Di luar negeri profil Z lebih digemari untuk dipakai sebagai gording. Umumnya
di Indonesia untuk gording dipakai profil “Lip-Channel”.
25
STRUKTUR PENYOKONG
GORDING (Purlin)
Gording
Gording Penutup
Atap
Rafter
26
13
STRUKTUR PENYOKONG
GORDING (Purlin)
Detail Penyambungan
27
GORDING (Purlin)
Perilaku dalam Mentransfer Beban dari Penutup Atap
14
GORDING (Purlin)
Perilaku dalam Mentransfer Beban dari Penutup Atap
29
GORDING (Purlin)
Perilaku dalam Mentransfer Beban dari Penutup Atap
Perhatikan
bahwa
karena
penampang
gording
berinklinasi
menurut
inklinasi
rafter, maka
penampang
gording
terbebani
baik pada
sumbu
inertial kuat
maupun
pada sumbu
inertial
lemah. Hal
ini terlihat
pada
ilustrasi
berikut
Beban dari penutup atap yang diterima setiap gording,
yang kemudian MENJADI BEBAN pada RAFTER
30
15
GORDING (Purlin)
Perilaku dalam Mentransfer Beban dari Penutup Atap
Perhatikan
bahwa rafter
menyokong
gording
terhadap
pembebanan
pada sumbu
kuat.
Terhadap
sumbu
lemah, di
samping
rafter, untuk
mencegah
lendutan
gording
berlebihan,
perlu
tambahan
penyokong.
31
GORDING (Purlin)
Sag Rod
Untuk
Sag Rod menambah
sokongan bagi
gording pada
sumbu lemah,
diaplikasikan
SAG ROD. Sag
Rod dipasang
dari gording
ke gording.
32
16
GORDING (Purlin)
Sag Rod Gording Sag Rod
Untuk
menambah
sokongan bagi
gording pada
sumbu lemah,
diaplikasikan
SAG ROD. Sag
Rod dipasang
dari gording
ke gording.
Umumnya
Sag Rod
dibuat dari
profil batang
bundar mis:
ø 10 mm.
Rafter
Roof supporting structure of a steel structure near Lalamentik 55, Kupang (2011)
33
GORDING (Purlin)
Sag Rod
Sag Rod
34
17
GORDING (Purlin)
Sag Rod
Sag Rod ø 8
mm
35
STRUKTUR PENYOKONG
GIRT (Girt) Girt
Girt
36
18
STRUKTUR PENYOKONG
GIRT (Girt) GIRT pada dinding memanjang
Gording
STRUKTUR PENYOKONG
GIRT (Girt)
FUNGSI:
• Sebagai perletakan bagi dan struktur pendukung untuk DINDING
• Sebagai Struktur Pengaku (Bracing) bagi RAFTER (Struktur Utama)
19
STRUKTUR PENYOKONG
GIRT (Girt)
Girt Vertikal
Girt Horizontal
39
STRUKTUR PENYOKONG
IKATAN ANGIN (Cross Rod)
FUNGSI:
• Memperkaku gabel – gabel pada bidang rafter.
Cross Rod
Cross Rod
Ikatan Angin → batang bundar tunggal atau ganda, triple dsb, mis: ø 16 mm, 2
ø 16 mm, 4 ø 10 mm dsb.
40
20
IKATAN ANGIN (Cross
(Cross Rod)
JARUM KERAS (Tightener) Jarum Keras
Rafter
Jarum Keras pada ujung tempat Ikatan Angin disambung ke rafter gabel
41
42
21
IKATAN ANGIN (Cross
(Cross Rod)
JARUM KERAS (Tightener)
Perhatikan bahwa
jarum keras dibuat
dengan uliran pada
batangnya sehingga
ikatan angin dapat
dipertegang atau
dibuat longgar,
dengan cara memutar
jarum keras!
43
STRUKTUR PENYOKONG
IKATAN ANGIN (Cross Rod)
Cross Rod
Cross Rod
Contoh: IKATAN
ANGIN pada bidang
dinding
Ikatan Angin juga dapat di dari kolom suatu gebel ke kolom gebel di
sebelahnya (dipasang pada bidang dinding memanjang), untuk memperkaku
struktur pada arah memanjang bangunan.
44
22
GORDING (Purlin)
Sag Rod Gording Cross Rod
Rafter
Roof supporting structure of a steel structure near Lalamentik 55, Kupang (2011)
45
46
23
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
SAMBUNGAN TAPAK atau Sambungan Kaki Kolom atau
Sambungan Dasar Kolom (Column Base Connection)
47
48
24
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
SAMBUNGAN TAPAK
49
50
25
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
SAMBUNGAN TAPAK
51
52
26
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
SAMBUNGAN TAPAK
Stiffener
Ganda pada
salah satu
sisi kolom
A column base at the road side in Mϋnich near M//Wasser (?), Germany - 2007
Pelat Kaki
54
27
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
SAMBUNGAN TAPAK
56
28
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan BALOK – KOLOM
57
End Plate
dilas ke ujung
balok berprofil
I
58
29
SAMBUNGAN BALOK - KOLOM
Menggunakan Pelat Ujung (End Plate)
59
60
30
SAMBUNGAN BALOK - KOLOM
Menggunakan Pelat Ujung; varian: dengan HAUNCH
61
End Plate
Haunch
A beam to column connection of a steel structure near Jl. Lalamentik 55 , Fatululi - Kupang (2011)
62
31
SAMBUNGAN BALOK - KOLOM
Menggunakan Pelat Ujung; varian: dengan HAUNCH
HAUNCH:
• Memperkaku sambungan
• Menambah kapasitas sambungan untuk memikul momen
• Memberikan daerah lebih luas untuk penggunaan lebih banyak baut
• Memberikan daerah untuk aplikasi las yang lebih panjang
• Dua yang disebut belakangan, menambak kapasitas momen
sambungan
63
Seat Angle
64
32
SAMBUNGAN BALOK – KOLOM menggunakan pelat siku
Cleat Angle
66
33
SAMBUNGAN BALOK – KOLOM menggunakan pelat siku
Sambungan Cleat Angle
Transversal Beam
Stringer
Cleat Angle
67
68
34
SAMBUNGAN BALOK – KOLOM menggunakan pelat siku
Sambungan Seat Angle
Seat Angle
70
35
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan RAFTER - KOLOM
72
36
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan RAFTER – KOLOM
Rib Plate
End Plate
Haunch
73
74
37
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan RAFTER – KOLOM; dengan rafter KONSOL
Struktur Atap Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang 2006
Sayap kolom
Sayap kolom
Sambungan Rafter –
Kolom menunjukkan
detail penyambungan. Pangkal
Perhatikan bagaimana konsol dengan
end plate disambung haunch
baut ke sayap kolom!
75
76
38
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan MENERUS
Perhatikan bagaimana
ujung dua profil
disambung
menggunakan plat
badan dan plat sayap!
78
39
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan MENERUS
79
80
40
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan MENERUS
82
41
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan PUNCAK GEBEL
83
42
Bentuk dan Bagian Umum SAMBUNGAN
Sambungan PUNCAK GEBEL
Struktur Atap Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang - 2006
43
Varian Sambungan Puncak Gabel:
SAMBUNGAN BINTANG
Dari gambar rencana struktur atap rumah jabatan
gubernur NTT, 2005
87
88
44
Varian Sambungan Puncak Gabel:
SAMBUNGAN BINTANG
STRUKTUR UTAMA:
STRUKTUR BIDANG vs STRUKTUR RUANG
Contoh: Struktur Utama yaitu gabel pada model di atas hanya menempati SATU
BIDANG, yang dalam bangunan ini adalah bidang melintang. Struktur yang
menempati bidang memanjang hanyalah struktur penyokong, bukan struktur utama.
Maka gabel pada bangunan ini adalah STRUKTUR BIDANG
90
45
STRUKTUR UTAMA:
STRUKTUR BIDANG vs STRUKTUR RUANG
Ada bangunan berstruktur baja, yang struktur utamanya menempati LEBIH DARIPADA
SATU BIDANG. Struktur utama seperti ini adalah STRUKTUR RUANG. Struktur pada
gambar di atas adalah STRUKTUR RUANG, struktur utamanya berada pada bidang
melintang maupun memanjang
91
Suatu RANGKA
RUANG (Space
Frame)
92
46
Jenis Umum STRUKTUR RUANG (Space Structure)
Girder Ruang (Space Girders)
Struktur
pendukung lantai
bangunan ini
adalah suatu
GIRDER RUANG
(Space Girder)
93
47
Rangka Batang Ruang (Space
(Space Truss)
Sambungan Bola (Ball Joint)
Ball Joint
Ball Joint pada rangka batang ruang struktur Suatu Rangka Batang Ruang dengan
atap GOR Oepoi Kupang. Ball Joint.
PENGHARGAAN
96
48