Anda di halaman 1dari 4

BERITA ACARA

PELAKSANAAN PEMICUAN STBM


“ SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT “
KELURAHAN .............................. KECAMATAN ......................................
KOTA PALOPO

Pada hari ini ........ tanggal ... Bulan ......... Tahun Dua Ribu ........... bertempat
di ........ Kelurahan .................... Kecamatan .................... Kota Palopo telah
dilaksanakan Pemicuan “ STBM “ Sanitasi Total Berbasis Masyarakat “ Berkaitan
dengan Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Masyarakat, yang
dihadiri oleh wakil-wakil masyarakat, kelompok, RT, RW dan tokoh masyarakat ,
serta unsur lain di desa sebagaimana tercantum dalam Daftar Hadir Terlampir.

A. Komposisi Tim Fasilitator Pelaksanaan Pemicuan CLTS Yaitu :


1. Lead Fasilitator ( Fasilitator Utama ) : ...........................
2. Co – Fasilitator ( Pembantu Fasilitator Utama) : ...........................
3. Content Recorder ( Perekam Proses Fasilitasi ) : 1. .......................
2. .......................
4. Process Fasilitator ( Penjaga Alur Proses Fasilitasi) : ...........................
5. Environment Setter ( Penjaga Suasana Fasilitasi ) : 1. .......................
2. .......................

B. Pemicuan CLTS Dilakukan dengan Alur Pemicuan Sebagai Berikut :


1. PERKENALAN TIM
Tujuan kita datang adalah untuk belajar tentang kebiasaan masyarakat
yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan,dan menyampaikan maksud
dan tujuan kedatangan kita ke kelurahan ................... bukan untuk
memberikan bantuan dalam bentuk apapun,melainkan untuk belajar.
2. PENCAIRAN SUASANA
Tujuanya agar tercipta suasana akrab antara fasilitator dan masyarakat
sehingga masyarakat akan terbuka untuk menceritakan apa yang terjadi di
wilayah tersebut dan melakukan pencairan dengan permainan yang
menghibur, mudah di lakukan oleh masyarakat .melibatkan banyak orang dan
ada hubungannya dengan CLTS
3. IDENFIKASI PENGGUNAAN JAMBAN
 Sepakati bersama tentang menggunakan kata BAB dan kotoran manusia
dengan bahasa setempat (misalnya ”Berak” untuk BAB dan ”Tai” untuk
kotoran manusia).
 Alukan pertanyaan : di mana saja masyarakat berak ?
 Jika ada yang menjawab di wc / jamban .minta peserta yang sudah berak
di jamban untuk mengangkat tangannya. Kemudian minta mereka untuk
maju di tempat yang terpisah dari peserta lainya.
4. MAPPING (PEMETAAN)
 Minta beberapa orang dari peserta untuk menggambarkan peta RT/RW
mereka .
 Mulai pembuatan peta dengan membuat batas RT/RW, jalan kelurahan,
lokasi kebun, tempat tempat umum, kemudian tulis nama di kertas biru
untuk rumah dan pink untuk tempat tempat umum.
 Setelah semua rumah peserta yang hadir masuk kedalam peta minta untuk
semua peserta mengambil bubuk warna kuning. Kemudian minta mereka
untuk meletakan bubuk semen tersebut sesuai dengan lokasi dimana biasa
mereka BAB. Jika sudah di jamban taburkan di atas kertas, jika di laut
atau di kebun taburkan di luar kertas.
 Minta ke semua peserta untuk mengamati peta kelurahan mereka. Apa
yang terjadi dengan kelurahan mereka yang banyak tai kuning kuning jika
di lihat dari atas menggunakan pesawat, lalu d jawab masyarakat silau.
Kemudian hitung volume tai mulai dari berapa jumlah kk dan jiwa di
kampung ini. Berapa kali biasanya BAB dalam satu hari,berapa banyak
(kilo). Lalu kalikan jumlah tai yang dikeluarkan berapa orang jumlah
jiwa yang masih berak di sembarang tempat. Hitung jumlah tai dalam
seminggu, sebulan dan setahun. Bagaimana perasaan mereka melihat tai
sebanyak itu dan lari kemana aja tai-tai itu.
5. ALUR KONTAMINASI
 Ajukan pertanyaan : apakah tai yang kita buang di sembarangan itu bisa
masuk ke dalam mulut ? Jika mungkin lewat mana dan apa saja.
6. SIMULASI AIR YANG TERKONTAMINASI
 Siapkan 1 gelas air mineral yang masih disegel
 Minta salah seorang peserta untuk minum air tersebut dengan terlebih
dahulu menunjukan bahwa air masih bersegel. Fasilitator juga melakukan
hal sama (minum air mineral kemasan )
 Ambil pipet air gelas tersebut kemudian anggap selang tersebut sebagai
kaki lalat lalu oleskan sedikit bubuk kuning tersebut sebagai ganti kaki
lalat dan masukan selang tadi ke dalam air yang diminum maka
bentuknya sedikit kotor namun airnya tidak berubah masih kelihatan
putih.
 Minta peserta yang minum air tadi untuk meminum kembali air yang
telah diberi tai dan minta juga peserta lain untuk meminumnya.maka
timbullah rasa jijik.
 Ajukan pertanyaan : mengapa tidak ada yang berani minum ? air
tersebut bagaimana rasa ya bahwa air yang kita minum tercemar seperti
air tadi jika kita masih berak d sembarang tempat
7. PUNCAK PEMICUAN
 Ajukan pertanyaan tambahan : Apa dampak dari adanya tai yang
berserakan (MEMICU TAKUT SAKIT). Bagaimana kakau kita tidak
punya jamban. Kemungkinan kita ingin berak pada malam hari atau
dalam kondisi sakit atau hamil, bagaimana kalau ada ular ( MEMICU
RASA AMAN DAN NYAMAN). Bagaimana kalau bapak punyak anak
gadis lagi berak di intip orang kira kira rela gak bapa dan ibu (MEMICU
HARGA DIRI)
 Apakah berak di sembarang tempat itu banyak mendatangkan manfaat
berak, apa lebih banyak kerugiannya.
 Apakah kita mau seperti itu terus ? kalau tidak harus bagaimana ?
 Adakah atau siapa yang mau berubah / punya niat mau buat jamban
silahkan ke depan dan kapan rencananya mau buat jamban.
8. PENANDA TANGANAN KONTRAK SOSIAL (JADWAL PEMBUATAN
JAMBAN )
9. BERIKAN APRESIASI TEPUK TANGAN BAGI MASYARAKAT YANG
MAU BERUBAH
10. SEPAKATI JADWAL PERTEMUAN BERIKUTNYA (RTL)
11. PENUTUP

C. Hasil Pemicuan CLTS Diketahui beberapa hal Sebagai Berikut :


1. Jumlah Peserta Yang Hadir : .... Jiwa
2. Jumlah KK Yang Buang Air Besar Sembarangan : .... KK
3. Jumlah KK Yang Mempunyai Sarana JSP : .... KK
4. Jumlah KK Yang Mempunyai Sarana JSSP : .... KK
5. Jumlah KK Yang Masih Sharing Sarana Jamban : .... KK
6. Jumlah KK Yang Mempunyai Komitmen Untuk Berubah : .... Orang
7. Terbentuknya Natural Leader / Relawan sanitasi : .... Orang
1. Roswika
2. Gatot
3. Ibrahim
4. Muhamad Jais
5. Ibrahim
8. RTL ( Rencana Tindak Lanjut )

Demikianlah Berita Acara ini dibuat dan disahkan agar dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya.

Perwakilan Masyarakat Lead Fasilitator

(........................................) (........................................)

Mengetahui,
Kepala Puskesmas ........................ Lurah .................................

(........................................) (........................................)
NIP. ................................... NIP. ...................................