100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
515 tayangan10 halaman

Apa Tujuan Mempelajari Data Base

Database digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara terstruktur, serta memudahkan pengolahan dan akses data. Beberapa keuntungan penggunaan database antara lain mengurangi redundansi data, menjaga integritas dan konsistensi data, serta memungkinkan berbagi data antar pengguna.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
515 tayangan10 halaman

Apa Tujuan Mempelajari Data Base

Database digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara terstruktur, serta memudahkan pengolahan dan akses data. Beberapa keuntungan penggunaan database antara lain mengurangi redundansi data, menjaga integritas dan konsistensi data, serta memungkinkan berbagi data antar pengguna.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1. Apa tujuan mempelajari data base? Dan jelaskan keuntunganya bagi perusahaan?

Menyediakan media penyimpanan yang baik


Memudahkan dalam mengolah dan mengelola data
Penggunaan sistem informasi sangat dibutuhkan dalam meningkatkan
produktivitas dalam suatu perusahaan dengan semakin banyaknya persaingan,
membuat perusaahaan berpikir keras dalam menjalankan proses bisnisnya.
Untuk itu digunakanlah suatu sistem database dalam pengelolaan data.
Penggunaan database dalam perusahaan merupakan salah satu hal yang sangat
wajib untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di dalam perusahaan.
Database merupakan suatu kumpulan data yang saling terhubung dan dapat
diakses dengan mudah. Dengan adanya Database Management System (DBMS),
perusaahan dapat dengan mudah mengakses dan menyimpan data informasi.

Berikut beberapa keuntungan dalam penggunaan Database:

1. Mengurangi redundancy, data yang sama pada beberapa aplikasi cukup


disimpan sekali saja.
2. Integrity, data tersimpan secara akurat.
3. Menghindari inkonsisten, karena redundancy berkurang, maka update data
jadi lebih efisien.
4. Penggunaan data bersama, data yang sama dapat diakses oleh beberapa user
pada saat bersamaan.
5. Menyangkut keseragaman penyajian data.
6. Menyeimbangkan kebutuhan, dapat ditentukan prioritas suatu operasi, misal
antaraupdate dengan retrieval.

2.Apa yang disebut dengan table? Dan tunjukan dalam bentuk gambar?
Tabel merupakan susunan data dalam baris dan kolom, atau mungkin dalam
struktur yang lebih kompleks. Tabel banyak digunakan
dalam komunikasi, penelitian, dan analisis data. Tabel sering muncul muncul
di media cetak, tulisan, perangkat lunak komputer, arsitektur hiasan, rambu lalu
lintas, dan lain-lain. Isi dan terminologi untuk menggambarkan sebuah tabel
bergantung pada konteks dari data yang akan disajikan. Lebih lanjut, tabel secara
signifikan dapat memuat informasi yang berbeda dalam jenis, struktur,
fleksibilitas, notasi, representasi dan penggunaan. [1][2][3][4][5] Dalam buku-buku dan
artikel teknis, tabel biasanya disajikan terpisah dari teks utama dengan penulisan
judul dan legenda yang terpisah. Beberapa tabel yang memuat data dengan
jumlah banyak tidak mangkus dalam menerjemahkan suatu data tertentu. Dengan
demikian, data yang ada di dalam tabel kembali diterjemahkan seperti
dalam diagram atau carta.

3.Apa yang disebut Blank access data base? Dan bagaimana cara melakukannya?
Blank Access data base adalah digunakan untuk membuat data base baru
yg masih kosong dan Anda dapat menambahkan Obyek tabel, query, Form,
Report, dan Obyek lainnya.
Pada jendela awal Access 2007, di bawah New Blank klik Blank
Database.

 Isi nama database, dan klik   bila anda ingin mengubah lokasi
penyimpanan.

Klik Create untuk membuat database. Acces akan mebuatkan


database dengan sebuah table kosong bernama Table1.

4. Bagaimana cara membuat queries?


Query dalam Microsoft Access adalah sebuah permintaan atau panggilan suatu data
dalam sebuah data base, sebenarnya Fungsi Queri ini mempunyai fungsi yang
hampir sama dengan Filter pada Microsoft Excel. Query dalam Microsoft Access
mempunyai kelebihan dari Filter pada Microsoft Excel antara lain dapat
menampilkan data dari dua table atau lebih dengan mudah. Untuk memahami
Query kalian harus mampu membuat atau memahami table/database terlebih
dahulu. Langkah langkah membuat Query dalam Microsoft Access.
1. Membuat Query dalam Microsoft access kalian harus mempunyai table/database,
2. Bukalah database tersebut. Kemudian Klik Create terus pilih Query, seperti pada
gambar dibawah ini .

Query dalam Ms Access


3. Pilihlah table yang akan dibuat Query, kemudian pilih Add seperti pada gambar
dibawah ini.

Query dalam Microsoft Access


Ingat pembuatan Query adalah sebuah penyederhanaan dari sebuah table, kita
juga harus mempunyai table untuk dibuat Query. Pada gambar diatas yang akan
kita buat Query adalah table dengan nama “ Data Siswa Baru” seperti pada
gambar dibawah ini.

4. Berilah centang pada data yang ingin kita tunjukkan pada tabel baru hasil
pembuatan dari Query. Misalnya kita ingin menampilkan nama dan jumlah nilai
sehingga akan, maka kita akan memilih kedua tersebut, perhatikan gambar
dibawah ini untuk lebih memahami tentang pembuatan Query dalam Microsoft
Access

Query dalam Microsoft Access


pada gambar yang dilingkari disebelah kiri ada beberapa penjalasan misalnya
saja Field adalah kolom yang ingin kita tampilkan, karena kita hanya ingin
menampilkan data dari Nama dan Jumlah siswa saja maka hanya menampilkan
kedua tersebut, table adalah nama table yang akan kita buat query, Sort kita dapat
membuat sort dalam query caranya hampir sama dengan sort dan filter pada
Microsoft Excel, show yang diconteng digunakan untuk menampilkan data table.
5. Setelah itu pilih View, kemudian pilih datasheet view, seperti pada gambar
dibawah ini
Query dalam Microsoft Access
6. Tampilan akhir dari query yang akan kita buat nanti hasilnya adalah berupa
datasheet, seperti pada gambar dibawah ini.

Query dalam Microsoft Access

5. Sebutkan yang termasuk data base!


1. Oracle
Database populer pertama yaitu Oracle. Perusahaan yang berasal dari California,
Amerika Serikat ini sudah ada sejak tahun 1977 pertama kalinya membuat relational
database management system (RDBMS). Nama Oracle ini identik dengan database ukuran
besar yang digunakan pada perusahaan atau database yang kompleks.

Database Oracle ini masuk dalam kategori berbayar, tetapi untuk Anda para developer
saat membangun database menggunakan Oracle tidak perlu khawatir, karena nanti yang
membayar lisensi adalah pihak klien. Tetapi jika Anda menjual sepaket dengan lisensi
kepada klien juga bisa tergantung kesepakatan saja.

2. MySQL
MySQL adalah database yang populer digunakan untuk keperluan website mulai dari
untuk pemakaian pribadi hingga level perusahaan. MySQL support dengan berbagai
bahasa pemrograman sehingga menjadikan banyak digunakan oleh para developer
website. Selain itu MySQL juga gratis digunakan tidak perlu lisensi untuk
menggunakannya.

Perusahaan besar sekelas Facebook, Google, Adobe dan perusahaan besar lainnya
menggunakan MySQL untuk keperluan database website mereka. Untuk bahasa
pemrograman yang support dengan MySQL seperti C, C#, C++, Delphi, Haskell, Java,
JavaScript, Perl, PHP, Phyton,Ruby dan masih banyak lainnya.
3. Microsoft SQL Server

Mic
rosoft SQL Server
Database populer ke tiga milik Microsoft ini berbayar seperti Oracle. Microsoft tidak
hanya terkenal dari sistem operasinya saja, tetapi Microsoft juga memiliki Microsoft SQL
Server untuk urusan database. Microsoft SQL Server ini adalah database ralasional yang
bersifat komersial, tidak seperti Ms Access yang digunakan hanya sebatas computer
desktop saja, SQL Server ini bisa digunakan untuk Windows Server yang memiliki fitur
untuk pengelolaan database dan fitur server lainnya.

Baca juga : Perbedaan Antara VPS dan Dedicated Server

4. PostgreSQL
Database yang keempat adalah PostgreSQL atau bisa disebut juga Postgres. Database ini
memiliki fungsi yang mirip dengan Microsof SQL Server, yaitu database ralasional yang
bisa digunakan untuk simpan dan mengembalikan data dengan aman. PostgreSQL ini
banyak ditemui pada perangkat macOS, karena ini sudah menjadi standart bahwa semua
perangkat dengan sistem operasi MacOS menggunakan PostgreSQL.  Tetapi Anda
PostgreSQL bisa Anda temui pada perangkat Windows maupun distro Linux lainnya.
5. MongoDB

MongoDB
MongoDB adalah database dengan konsep noSQL. Database noSQL adalah database yang
tidak menggunaan relasi tabel seperti SQL dan tidak menyimpan data dalam bentuk
dinamis seperti relational database. Dalam penyimpanan database, MongoDB
menggunakan suatu dokumen yang strukturnya mirip dengan JSON.  MongoDB memiliki
fitur automatic scaling, high performance dan high availability. Dalam melakukan operasi,
MongoDB menggunakan Javascript untuk melakukan proses CRUD, agregasi, indexing
dan operasi database yang lainnya.

6. IBM DB2
IBM DB2 adalah database yang dimiliki oleh perusahaan IBM. IBM DB2 sudah
mendukung dengan sistem relational database (relational DBMS), tetapi sekarang ini
sudah update fitur lagi dengan tambahan mendukung basis data berbasis object relational
(object relational DBMS) dan non-relational seperti XML.

7. Elasticsearch
Elasticsearch masuk kategori NoSQL seperti MongoDB. Elasticsearch adalah database
yang fokus pada search engine database menggunakan engine dari Apache Lucene yang
merupakan search engine database dengan query low level. Elasticsearch memiliki
kelebihan dimana query lebih mudah digunakan karena sudah berbasis RESTful.

8. Redis
Redis adalah database berbasis key value store yang masuk kategori NoSQL. Dalam
pengambilan data redis lebih cepat karena menggunakan sistem in-memory, namun
tetap persistent saat akan menyimpan data ke disk. Query yang digunakan dalam redis
mudah digunakan untuk menyimpan data sederhana sampai data yang kompleks
sekalipun. Kelebihan lainnya redis memiliki dokumentasi yang sangat lengkap, jadi Anda
tidak perlu banyak googling untuk belajar database.
9. Microsoft Access

Microsoft Access
Microsoft Access adalah database computer relasional yang digunakan untuk merancang
database dan mengolah berbagai jenis database dengan ukuran kecil hingga besar. MS
Access lebih menyasar pada pengunaan database untuk kelangan rumahan dan
perusahaan skala kecil sampai menengah untuk pengolahan database. Aplikasi MS Access
ini masuk sepaket dalam Microsoft Office.

10. SQLite
SQLite menjadi database terpopuler terakhir yang kita bahas. SQLLite merupakan sistem
manajemen basisdata relasional dengan ukurann penulisan kode yang relative kecil,
menggunakan bahasa C dan bersifat ACID Compliant. Gampangnya SQLite ini database
yang sudah include dalam sistem yang kita gunakan. Contoh paling banyaknya SQLite ini
bisa ditemui diperangkat Android dan juga Apple.

Common questions

Didukung oleh AI

Key considerations include the data structure and scalability needs. Relational databases are best used for structured data with fixed schemas and complex relational queries. They provide ACID compliance, ensuring transaction reliability. Conversely, NoSQL databases offer flexibility in schema design, are suitable for unstructured or semi-structured data, and can scale horizontally, favoring applications with high data volume or variable schemas .

Automatic scaling in MongoDB enhances performance by dynamically adjusting resource allocation in response to workload changes. This ensures that the database can handle varying data loads efficiently without manual intervention. It improves availability by maintaining consistent performance levels, even under high demand, reducing the risk of downtime .

Elasticsearch, a NoSQL database, uses a search engine database model that focuses on executing complex search queries efficiently using Apache Lucene. Its queries are RESTful, making them intuitive and accessible via HTTP requests. In contrast, traditional SQL databases execute queries using SQL syntax focused on structured data manipulation. SQL databases require predefined schemas, whereas Elasticsearch adapts flexibly to the data structure .

The pre-installation of PostgreSQL on macOS systems simplifies setup for developers, providing immediate access to a robust database management system tailored for reliability and advanced functionality. This integration supports both traditional relational and object-relational database operations, encouraging developers to leverage these capabilities in their macOS applications without additional installation hurdles .

MongoDB's NoSQL nature allows it to manage data without traditional table relations. It stores data in documents that resemble JSON, offering a flexible schema design that can adapt swiftly to changing data structures. This differs from relational databases like MySQL, which organize data in structured tables with predefined schemas, often requiring more rigid data definitions .

A small to medium-sized business might choose Microsoft Access due to its simplicity and integration within the Microsoft Office Suite, making it accessible without requiring extensive technical expertise. It is ideal for less complex operations with smaller databases, providing an affordable and efficient tool for managing and analyzing data at that scale. Conversely, Microsoft SQL Server is more suited for larger scale operations requiring robust, high-performance database management .

A DBMS offers several advantages for companies. It reduces redundancy by storing a data point only once even if it's used by multiple applications. It ensures data integrity by maintaining accurate data storage. Redundancy reduction also helps avoid data inconsistencies, making updates more efficient. DBMS allows data sharing, enabling concurrent access by multiple users and addressing uniform data presentation. It also helps prioritize operations, balancing needs between updates and retrievals .

Reduced redundancy in a DBMS minimizes data duplication, thus avoiding multiple versions of the same data. This enhances data consistency as changes or updates are made in a single location, reducing the risk of anomalies. Operational efficiency is improved because less storage space is required and querying data becomes quicker and more accurate due to the elimination of unnecessary duplicates .

SQLite's ACID compliance ensures reliable transaction processing, vital for mobile applications where interrupted operations are frequent. It guarantees that transactions are processed completely or not at all, maintaining data integrity even in the face of application crashes or power failures. Its small size and zero-configuration nature make it ideal for the resource-constrained environments of mobile devices .

Oracle Database is considered suitable for large companies due to its powerful relational database management capabilities. It can handle complex database requirements efficiently, supporting large-scale data operations and providing robust security features. This makes it ideal for enterprises requiring comprehensive database solutions. However, it is a commercial product, meaning licensing costs can be high, usually shouldered by the client .

Anda mungkin juga menyukai