Anda di halaman 1dari 9

PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS

KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM


PT MATAHARI PUTRA PRIMA TBK

PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS KETERBUKAAN INFORMASI


("KETERBUKAAN INFORMASI") INI DIBUAT DAN DITUJUKAN DALAM RANGKA MEMENUHI
PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN ("OJK") NO. 14/POJK.04/2019 TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 32/POJK.04/2015
TENTANG PENAMBAHAN MODAL PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN MEMBERIKAN HAK
MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ("POJK 14/2019").

INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA


PARA PEMEGANG SAHAM TERKAIT RENCANA DAN PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK
MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ("PENAMBAHAN MODAL") ("KETERBUKAAN
INFORMASI") PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PT MATAHARI
PUTRA PRIMA TBK ("PERSEROAN") UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN SEHUBUNGAN
DENGAN RENCANA PENAMBAHAN MODAL.

JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA


TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ATAU RAGU-RAGU DALAM
MENGAMBIL KEPUTUSAN, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PERANTARA
PEDAGANG EFEK, MANAJER INVESTASI, PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK ATAU
PENASIHAT PROFESIONAL LAINNYA.

PT MATAHARI PUTRA PRIMA TBK


Berkedudukan di Tangerang, Karawaci, Indonesia

Kegiatan Usaha:
Menjalankan perdagangan pakaian-pakaian jadi, makanan, minuman dan barang-barang lainnya
termasuk minimarket, supermarket, hypermarket, toko modern, waralaba dan usaha yang sejenis
mengusahakan perdagangan farmasi, obat-obatan dan alat-alat kesehatan baik dalam partai besar dan
eceran

Kantor Pusat:
Gajah Mada Plaza Lantai SG No. 19-26
Petojo Utara, Gambir
Jakarta Pusat 10310
Telepon: +62 21 6343463
Faksimili: +62 21 6343854

Kantor Pusat Operasional:


Hypermart Cyberpark Karawaci, Lantai UG
Jl. Sultan Falatehan, Lippo Karawaci Utara
Tangerang 15138, Indonesia
Telepon: +62 21 50183000
Faksimili: +62 21 80615757
email: corporate.communication@hypermart.co.id
website: www.mppa.co.id

1
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN
KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA,
MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI
ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK
DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG
DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU
MENYESATKAN.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA ("RUPSLB") PERSEROAN AKAN


DISELENGGARAKAN PADA HARI JUMAT, TANGGAL 16 JULI 2021, YANG ANTARA LAIN
AKAN MENGUSULKAN PERSETUJUAN RENCANA PENAMBAHAN MODAL.

SELURUH INFORMASI YANG DIMUAT DI DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI HANYA


MERUPAKAN USULAN, YANG TUNDUK KEPADA PERSETUJUAN RUPSLB YANG
DITERBITKAN DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL .

KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG


SAHAM PT MATAHARI PUTRA PRIMA TBK. ("PERSEROAN") UNTUK MENGAMBIL
KEPUTUSAN DALAM RUPSLB PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN
MODAL.

A. PENDAHULUAN

Dengan mengacu pada POJK 14/2019, Perseroan berencana untuk melakukan Penambahan Modal,
dengan syarat dan ketentuan sebagaimana diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini, setelah
mendapatkan persetujuan dari RUPSLB yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 Juli 2021.

B. PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU


("PENAMBAHAN MODAL")

1. Perkiraan Rencana Penggunaan Dana

Perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana yang diterimanya dari Penambahan
Modal (setelah dikurangi dengan biaya-biaya dan pengeluaran-pengeluaran lainnya), untuk
(a) struktur modal kerja yang lebih kuat dalam rangka mendukung pengembangan dan
pelaksanaan strategi bisnis ritel baik offline maupun online yang dimiliki Perseroan.
(b) memperkuat struktur neraca Perseroan yang diperlukan untuk menjaga kinerja keuangan
yang baik guna mendukung pelaksanaan bisnis ritel Perseroan secara keseluruhan ke
depan.

2. Jumlah Saham Penambahan Modal

Sehubungan dengan Penambahan Modal, dalam Keterbukaan Informasi ini Perseroan


bermaksud untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 752.914.792 lembar saham yang
mewakili sebanyak-banyaknya sepuluh persen (10%) saham baru dari jumlah saham
Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan per tanggal
Keterbukaan Informasi ini berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 40 tanggal 13 September 2018, dibuat dihadapan Sriwi Bawana
Nawaksari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang sebagaimana telah diberitahukan
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ("Menkumham") berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0243875 tanggal 18
September 2018 ("Akta No. 40"), dengan nilai nominal Rp50 per saham ("Saham Baru").

Saham Baru tersebut akan diterbitkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di BEI
sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. I-A

2
Tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh
Perusahaan Tercatat, Lampiran Keputusan Direksi PT BEI No. Kep-00183/BEI/12-2018
tanggal 26 Desember 2018 (“Peraturan I-A”). Saham Baru akan memiliki hak yang sama dan
sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham Perseroan lainnya.

Penerbitan Saham Baru akan dilakukan melalui Penambahan Modal sesuai dengan POJK
14/2019, dan oleh karenanya pelaksanaan Penambahan Modal akan dilakukan setelah
diperolehnya persetujuan dari mayoritas pemegang saham independen Perseroan dalam
RUPSLB sehubungan dengan Penambahan Modal yang akan diselenggarakan pada tanggal
16 Juli 2021.

Untuk menghindari keragu-raguan, Perseroan berhak untuk mengeluarkan secara bertahap


atau sekaligus dari jumlah maksimum saham yang disetujui untuk diterbitkan berdasarkan
keputusan RUPSLB. Pelaksanaan dari Penambahan Modal, termasuk harga pelaksanaan
dan jumlah final atas Saham Baru yang akan diterbitkan, akan diumumkan kepada
masyarakat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Penyetoran saham
Perseroan akan dilakukan dalam bentuk tunai.

3. Penetapan Harga Penambahan Modal

Harga pelaksanaan penerbitan saham baru dalam rangka Penambahan Modal merujuk pada
ketentuan Peraturan No. I-A. Harga pelaksanaan saham tambahan paling sedikit 90%
(sembilan puluh per seratus) dari rata-rata harga penutupan saham Perusahaan Tercatat
yang bersangkutan selama kurun waktu 25 (duapuluh lima) Hari Bursa berturut-turut di Pasar
Reguler sebelum tanggal permohonan Pencatatan saham tambahan hasil Penambahan
Modal.

4. Periode Pelaksanaan Penambahan Modal

Penambahan Modal ini dapat dilaksanakan secara sekaligus atau bertahap dalam jangka
waktu 2 (dua) tahun terhitung sejak disetujui oleh RUPSLB Perseroan. Perseroan akan
melaksanakan Penambahan Modal sesuai Anggaran Dasar dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, termasuk POJK 14/2019 dan Peraturan BEI No. I-A.

Sesuai dengan ketentuan POJK 14/2019, Perseroan akan melakukan keterbukaan informasi
sebagai berikut:
a. Paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum pelaksanaan Penambahan Modal,
Perseroan akan memberitahukan kepada OJK serta mengumumkan kepada
masyarakat mengenai waktu pelaksanaan Penambahan Modal tersebut.
b. Paling lambat 2 (dua) hari setelah pelaksanaan Penambahan Modal, Perseroan akan
memberitahukan kepada OJK serta masyarakat hasil pelaksanaan Penambahan
Modal, yang meliputi informasi antara lain pihak yang melakukan penyetoran, jumlah
dan harga saham yang diterbitkan.

Dalam hal sebagian atau seluruh dana hasil dari Penambahan Modal digunakan untuk suatu
transaksi yang merupakan Transaksi Material, Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan
Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam peraturan yang berlaku di bidang pasar modal di
Indonesia, Perseroan juga akan mematuhi ketentuan Peraturan OJK mengenai Transaksi Material,
Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan.

Tidak terdapat peraturan atau persetujuan dari pemerintah atau badan atau institusi lain selain dari
OJK yang harus dijelaskan atau diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi.

AKTU

3
C. INFORMASI TENTANG PERSEROAN

1. Riwayat Singkat

Perseroan, berkedudukan di Jakarta Pusat, merupakan suatu perseroan terbatas terbuka


yang didirikan berdasarkan Hukum Indonesia. Perseroan didirikan pertama kali dengan nama
PT Matahari Putra Prima berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Perseroan No. 30
tanggal 11 Maret 1986, dibuat di hadapan Budiarti Karnadi S.H. dan telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri
Kehakiman Republik Indonesia No. C2-5238.HT.01-01.Th.86 tanggal 26 Juli 1986, telah
didaftarkan dalam register di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1745/1986
tanggal 27 Agustus 1986 dan telah diumumkan dalam BNRI No. 73 tanggal 10 September
1991, Tambahan No. 2954.

Anggaran Dasar Perseroan terakhir adalah sebagaimana diubah berdasarkan Akta


Pernyataan Sebagian Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan No. 4
tanggal 11 Juni 2019, dibuat di hadapan Sriwi Bawana Nawaksari S.H., M.kn., Notaris di
Kabupaten Tangerang sebagaimana telah mendapat persetujuan Menkumham berdasarkan
Keputusan No. AHU-0030768.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 13 Juni 2019 serta telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0091783.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 13 Juni
2019 ("Akta No. 4"). Berdasarkan Akta No. 4, para pemegang saham Perseroan menyetujui
beberapa hal diantaranya (i) perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dan (ii)
menyatakan kembali seluruh ketentuan anggaran dasar Perseroan.

2. Susunan Pengurus dan Pengawas

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 73
tanggal 15 Oktober 2020, dibuat di hadapan Sriwi Bawana Nawaksari, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Tangerang, sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0398634
tanggal 16 Oktober 2020, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai
berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris Independen : John Bellis
Komisaris Independen : Dicky Setiadi Moechtar
Komisaris : John Riady
Komisaris : Rudy Ramawy
Komisaris : Fendi Santoso

Direksi
Presiden Direktur : Adrian Suherman
Direktur : Herry Senjaya
Direktur : Andre Rumantir
Direktur : Johanes Jany

3. Struktur Permodalan Perseroan

Berdasarkan Akta No. 40 dan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 2 Juni 2021
yang dikeluarkan oleh PT Sharestar Indonesia selaku Biro Administrasi Efek Perseroan,
struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan terakhir adalah sebagai
berikut:

4
No. Keterangan Jumlah Saham Nominal (Rp) %

Modal Dasar 10.800.000.000 540.000.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

1. PT Multipolar Tbk 2.885.615.243 144.280.762.150 38,33

2. Andersen Investment Pte Ltd 1.402.947.000 70.147.350.000 18,63

3. Connery Asia Limited 568.347.802 28.417.390.100 7,55

4. Masyarakat Lainnya (<5%) 2.672.237.875 133.611.893.750 35,49

Jumlah Modal Ditempatkan dan 7.529.147.920 376.457.396.000 100


Disetor Penuh
Saham dalam Portepel 3.270.852.080 163.542.604.000

Entitas induk langsung Perseroan adalah PT Multipolar Tbk. yang merupakan pengendali
Perseroan.

D. ALASAN DAN TUJUAN PENAMBAHAN MODAL

Kecukupan modal Perseroan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi Perseroan
dalam pengembangan dan pelaksanaan kegiatan usaha yang sehat untuk meningkatkan pendapatan
usaha Perseroan.

Perseroan merasa perlu untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dalam rangka menjaga
posisi keuangan Perseroan yang baik sehingga melalui pelaksanaan Penambahan Modal ini,
Perseroan dapat menjalankan kegiatan usaha yang sehat dan meningkatkan kinerja secara
berkelanjutan serta mengantisipasi berbagai peluang pasar ke depan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan melihat bahwa alternatif pendanaan dalam rangka
peningkatan modal disetor adalah melalui penerbitan saham baru dari portepel dengan mekanisme
Penambahan Modal sesuai dengan POJK 14/2019.PM
THMETD

E. PROFORMA STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SETELAH


PENAMBAHAN MODAL

Tabel di bawah ini menunjukkan proforma struktur permodalan Perseroan sebelum dan setelah
dilakukannya Penambahan Modal.
Sebelum Penambahan Modal Proforma Setelah Penambahan Modal
Nilai Nominal
Keterangan Nilai Nominal Saham @
Jumlah Saham Jumlah Saham Saham @ Rp50
Rp50 per saham (Rp)
per saham (Rp)
Modal Dasar 10.800.000.000 540.000.000.000 10.800.000.000 540.000.000.000
Modal ditempatkan dan
disetor penuh 7.529.147.920 376.457.396.000 8.282.062.712 414.103.135.600
Sisa saham dalam portepel 3.270.852.080 163.542.604.000 2.517.937.288 125.896.864.400

Tabel di bawah ini menunjukkan proforma komposisi dan struktur permodalan dan pemegang saham
Perseroan sebelum dan setelah dilaksanakannya Penambahan Modal dengan asumsi bahwa
Penambahan Modal dilaksanakan seluruhnya yaitu sejumlah 752.914.792 lembar saham dengan nilai
nominal Rp50 per saham. Data komposisi dan struktur permodalan sebelum peningkatan modal
ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pada tabel di bawah ini berdasarkan Daftar Pemegang
Saham Perseroan per tanggal 2 Juni 2021 yang dipersiapkan oleh PT Sharestar Indonesia selaku
Biro Administrasi Efek yang ditunjuk oleh Perseroan.

5
Deskripsi Sebelum Penambahan Modal Setelah Penambahan Modal
Nilai Nominal Saham Nilai Nominal Saham
Jumlah Saham @ Rp50 per saham (%) Jumlah Saham @ Rp50 per saham (%)
(Rp) (Rp)
Modal Dasar 10.800.000.000 540.000.000.000 10.800.000.000 540.000.000.000
PT Multipolar Tbk 2.885.615.243 144.280.762.150 38,33 2.885.615.243 144.280.762.150 34,84
Andersen Investment Pte
Ltd 1.402.947.000 70.147.350.000 18,63 1.402.947.000 70.147.350.000 16,94
Connery Asia Limited 568.347.802 28.417.390.100 7,55 568.347.802 28.417.390.100 6,86
Masyarakat Lainnya (<5%) 2.672.237.875 133.611.893.750 35,49 2.672.237.875 133.611.893.750 32,27
Investor Penambahan
Modal - - - 752.914.792 37.645.739.600 9,09
Jumlah Modal
Ditempatkan dan
Disetor 7.529.147.920 376.457.396.000 100,00 8.282.062.712 414.103.135.600 100,00
Saham dalam Portepel 3.270.852.080 163.542.604.000 2.517.937.288 125.896.864.400

F. ANALISIS MENGENAI PENGARUH PENAMBAHAN MODAL TERHADAP KONDISI


KEUANGAN DAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN

Proforma konsolidasi keuangan Perseroan sebelum dan setelah rencana Penambahan Modal
dengan asumsi-asumsi:

a. Jumlah saham baru Perseroan yang diterbitkan dari pelaksanaan Penambahan Modal
sebanyak-banyaknya 752.914.792 lembar saham;
b. Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Perseroan (sebelum pelaksanaan Penambahan
Modal) adalah sebesar 7.529.147.920 lembar saham;
c. Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan setelah pelaksanaan Penambahan
Modal meningkat menjadi sebanyak-banyaknya 8.282.062.712 lembar saham;
d. Rencana transaksi Penambahan Modal dilaksanakan seluruhnya, yaitu sebanyak
752.914.792 lembar saham;
e. Bila diasumsikan harga pelaksanaan Penambahan Modal sesuai dengan penghitungan yang
dilakukan pada tanggal 9 Juni 2021 yaitu sekurang-kurangnya sebesar Rp 891 per saham
yakni mengikuti paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan perdagangan saham
Perseroan sejak tanggal 28 April 2021 sampai dengan tanggal 8 Juni 2021; dan
f. Perolehan dana dari hasil pelaksanaan Penambahan Modal sebelum dikurangi biaya-biaya
adalah sekitar Rp670.847.079.672

(dalam jutaan Rupiah)


Keterangan Sebelum Rencana Penyesuaian dari Setelah Penambahan
Penambahan Modal Penambahan Modal Modal
Kas dan setara Kas 299.805 670.847 970.652
Jumlah Aset 4.510.511 670.847 5.181.358
Jumlah Liabilitas 4.325.777 - 4.325.777
Jumlah Ekuitas 184.734 670.847 855.581

Proforma laporan posisi keuangan (neraca) Perseroan, dibuat oleh Manajemen Perseroan
berdasarkan Laporan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
Rekan dan ditandatangani oleh salah satu partnernya, Bapak Tjun Tjun, dengan opini wajar dalam
semua hal yang material. Berikut adalah analisis singkat atas dampak keuangan Perseoran sebelum
dan sesudah rencana Penambahan Modal:
1. Jumlah kas dan setara kas akan meningkat sebesar 223,8% dari Rp299,80 miliar menjadi
Rp970,65 miliar yang berasal dari dana hasil Penambahan Modal sebesar Rp670,84 miliar
yang selanjutnya akan digunakan untuk memperkuat struktur neraca dan modal kerja dalam
rangka pelaksanaan strategi bisnis ritel offline dan online Perseroan ke depan.
2. Jumlah aset akan meningkat sebesar 14,9% dari Rp4,51 triliun menjadi Rp5,18 triliun yang
disebabkan oleh peningkatan aset pada akun kas dan setara kas.
3. Jumlah ekuitas akan meningkat sebesar 363,1% dari Rp184,73 miliar menjadi Rp855,58
miliar sebagai akibat dari meningkatnya jumlah tambahan modal disetor hasil dari
Penambahan Modal sebanyak 752.914.792 lembar saham dengan jumlah sebesar Rp.
670,84 miliar.

6
Rasio-Rasio Sebelum pelaksanaan Sesudah pelaksanaan
Penambahan Modal Penambahan Modal
Rasio Pertumbuhan (%)
Jumlah aset 18 36
Jumlah liabilitas 31 31
Jumlah ekuitas (65) 61

Rasio Solvabilitas (%)


Jumlah liablitias / Jumlah 2.342 506
ekuitas
Jumlah liablitias / Jumlah aset 96 83

Rasio pertumbuhan dihitung berdasarkan proforma angka laporan posisi keuangan (neraca) periode
31 Desember 2020 sebelum pelaksanaan penambahan modal dan sesudah pelaksanaan
penambahan modal dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019.

Rasio solvabilitas dihitung berdasarkan proforma angka laporan posisi keuangan (neraca) periode 31
Desember 2020 sebelum pelaksanaan penambahan modal dan sesudah pelaksanaan penambahan
modal dan dihitung menggunakan dua pendekatan yaitu:
1. Jumlah liabilitas dibagi jumah ekuitas
2. Jumlah liabilitas dibagi jumlah aset

G. RISIKO ATAU DAMPAK PENAMBAHAN MODAL

Setelah pelaksanaan Penambahan Modal, maka jumlah saham Perseroan yang ditempatkan dan
disetor akan meningkat. Dengan asumsi keseluruhan saham baru dalam Penambahan Modal
terlaksana, maka kepemilikan saham oleh Pemegang saham Perseroan akan mengalami penurunan
(dilusi) sebesar maksimum 9,09% (sembilan koma nol sembilan persen).

Dengan digunakannya dana yang diperoleh dari pelaksanaan Penambahan Modal untuk
pengembangan usaha Perseroan, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi Perseroan yang
dapat mengakibatkan meningkatnya shareholders’ value.

H. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PERSEROAN

Keterbukaan Informasi ini akan dimintakan persetujuan dari Pemegang Saham Perseroan dalam
RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan pada 16 Juli 2021 pukul 10.00 WIB - selesai,
bertempat di Ruang Mahogany 1 & 2, Hotel Aryaduta Lippo Village, Jl. Boulevard Jenderal Sudirman
No. 401, Lippo Village, 1300, Karawaci, Tangerang 15811, dengan agenda sebagai berikut:

1. Persetujuan Penambahan Modal dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 752.914.792 lembar


saham yang mewakili sebanyak-banyaknya sepuluh persen (10%) saham baru dari jumlah
saham Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh;
2. Persetujuan pengubahan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 4 ayat 1 Modal sehubungan dengan
Penambahan Modal;
3. Persetujuan pengubahan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 Maksud dan Tujuan Perseroan
untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja juncto
Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko;
dan
4. Persetujuan penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan terhadap Peraturan OJK No.
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka ("POJK
15/2020") dan Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan
Terbuka Secara Elektronik ("POJK 16/2020").

7
Ketentuan kuorum agenda pertama dan agenda kedua sebagaimana disyaratkan dalam Pasal 8A
ayat 2 dan 3 POJK 14/2019 adalah:

1. RUPSLB adalah sah dan dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara
yang sah yang dimiliki pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan
merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama, atau Pengendali.
2. Keputusan RUPSLB adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari
jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh pemegang saham
independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan
Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau
Pengendali.
3. Dalam hal kuorum tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat dilangsungkan jika RUPSLB dihadiri
lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah
yang dimiliki pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan
pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
saham utama, atau Pengendali.
4. Keputusan RUPSLB kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian
dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang hadir yang dimiliki oleh
pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi
dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
atau Pengendali yang hadir dalam RUPSLB.
5. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPSLB kedua tidak tercapai. RUPSLB ketiga dapat
dilangsungkan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika
dihadiri oleh pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan
pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
saham utama, atau Pengendali dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum
kehadiran yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.
6. Keputusan RUPSLB ketiga adalah sah jika disetujui oleh pemegang saham independen dan
pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali yang mewakili
lebih dari 50% (lima puluh persen) saham yang dimiliki oleh pemegang saham independen
dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perusahaan Terbuka,
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali yang
hadir dalam RUPSLB.

Ketentuan kuorum agenda ketiga dan agenda keempat sebagaimana disyaratkan dalam Anggaran
Dasar Perseroan adalah:

1. RUPSLB dapat dilangsungkan jika RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
sah, kecuali anggaran dasar Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih
besar;
2. Keputusan RUPSLB sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh lebih
dari 2/3 bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB;
3. dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf a tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat
diadakan dengan ketentuan RUPSLB kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika
dalam RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga per
lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali anggaran dasar
Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih besar;
4. Keputusan RUPSLB kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian
dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB; dan
5. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPSLB kedua sebagaimana dimaksud huruf c tidak
tercapai, RUPSLB ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPSLB ketiga sah dan berhak
mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang
sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan atas permohonan Perusahaan Terbuka.

8
Penyelenggaraan RUPSLB akan dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam
POJK mengenai Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka dan Anggaran Dasar Perseroan.

Pengumuman dan panggilan RUPSLB masing-masing diumumkan pada situs web Perseroan, situs
web BEI dan situs web eASY.KSEI pada tanggal 9 Juni 2021 dan24 Juni 2021.

KETERANGAN TENTANG PIHAK YANG MENGAMBIL BAGIAN DALAM PENAMBAHAN


MODAL

Sehubungan dengan Penambahan Modal ini, Saham Baru Perseroan akan dikeluarkan kepada satu
atau beberapa investor yang bermaksud memiliki Saham Baru Perseroan yang pada tanggal
diterbitkannya Keterbukaan Informasi ini belum ditentukan pihak-pihaknya sehingga belum dapat
diungkapkan pada Keterbukaan Informasi ini. Selanjutnya, Penambahan Modal juga tidak akan
menyebabkan perubahan Pengendali yaitu PT. Multipolar Tbk dalam Perseroan.

Tidak terdapat keberatan dari pihak-pihak tertentu terkait dengan Rencana Penambahan Modal oleh
Perseroan.

PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN

Keterbukaan Informasi ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, oleh
karenanya Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan bertanggung jawab atas kebenaran informasi
material yang disampaikan dan pendapat yang dikemukakan dalam keterbukaan informasi ini adalah
wajar dan benar serta tidak ada informasi material lainnya yang belum diungkapkan sehingga dapat
menyebabkan adanya informasi yang disampaikan menjadi tidak benar atau menyesatkan

INFORMASI TAMBAHAN

Para pemegang saham yang hendak memperoleh informasi tambahan sehubungan dengan rencana
Penambahan Modal dapat menghubungi Perseroan pada hari dan jam kerja di kantor pusat
operasional Perseroan:

Hypermart Cyberpark Karawaci, Lantai UG


Jl. Sultan Falatehan, Lippo Karawaci Utara
Tangerang 15138, Indonesia
Telepon: +62 21 50183000
Faksimili: +62 21 80615757
email: corporate.communication@hypermart.co.id
website: www.mppa.co.id

Tangerang, 14 Juli 2021


Direksi PT Matahari Putra Prima Tbk