0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
971 tayangan4 halaman

Cara Membaca Single Line Diagram

Diagram satu garis adalah representasi sederhana dari sistem listrik tiga fase yang menunjukkan komponen, kapasitas peralatan, dan proteksi sirkuit. Pembaruan rutin diagram satu garis penting untuk keandalan, operasi aman, dan keselamatan kerja karena digunakan untuk pemecahan masalah, studi keselamatan, dan dokumentasi perubahan sistem.

Diunggah oleh

Novica Andhany
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
971 tayangan4 halaman

Cara Membaca Single Line Diagram

Diagram satu garis adalah representasi sederhana dari sistem listrik tiga fase yang menunjukkan komponen, kapasitas peralatan, dan proteksi sirkuit. Pembaruan rutin diagram satu garis penting untuk keandalan, operasi aman, dan keselamatan kerja karena digunakan untuk pemecahan masalah, studi keselamatan, dan dokumentasi perubahan sistem.

Diunggah oleh

Novica Andhany
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Apa itu Diagram Satu Garis Listrik?

Definisi diagram satu garis adalah sebuah diagram atau gambar listrik yang
merepresentasikan komponen-komponen sistem instalasi listrik yang diwakilkan oleh
simbol-simbol, dan menggambarkan bagaimana komponen-komponen itu
berhubungan. Kadang diagram atau gambar garis tunggal instalasi listrik ini disebut
juga one-line diagram. Pada artikel ini kita akan membahas sekilas tentang apa itu SLD
kelistrikan, jenis diagram listrik, pentingnya serta manfaat, diagram satu garis
atau single line diagram. Juga akan dibahas apa pentingnya atau perlunya
memperbaru atau memperbarui dokumen gambar instalasi listrik secara rutin untuk
keperluan keandalahan, pengoperasian maupun keselamatan kerja listrik (electrical
safety).
———————————————

Jenis Diagram Listrik


Di lapangan, sering kali para personel menyebut single line diagram dengan “gambar
listrik” saja. Padahal ada beberapa jenis diagram atau gambar dalam sistem kelistrikan.
Masing-masing jenis diagram atau gambar listrik memiliki fungsi unik. Jenis-jenis
diagram listrik di antaranya:

 Ladder diagram
 Wiring Diagram
 Diagram Satu-Garis
Ladder Diagram
Diagram tangga atau ladder diagram adalah diagram yang menunjukkan fungsi suatu
rangkaian listrik dengan menggunakan simbol-simbol listrik. Ini tidak menunjukkan
lokasi sebenarnya dari komponen. Diagram tangga memungkinkan seseorang untuk
memahami dan memecahkan masalah sirkuit dengan cepat. Biasanya digambar seperti
tangga, maka dinamakan diagram tangga. Diagram tangga juga dapat disebut sebagai
diagram garis (line diagrams), diagram dasar (elementary diagrams), atau diagram
skematik listrik.
Wiring Diagram
Wiring diagram atau diagram pengkabelan menggunakan simbol listrik seperti diagram
tangga tetapi diagram tersebut mencoba menunjukkan lokasi komponen yang
sebenarnya. Diagram pengkabelan juga dapat disebut sebagai diagram koneksi
(connection diagrams). Diagram pengkabelan membantu Anda mengidentifikasi kabel
dan komponen seperti yang ditemukan pada peralatan.
Diagram Satu-Garis
Diagram satu garis atau diagram garis tunggal adalah cara yang disederhanakan untuk
merepresentasikan sistem tenaga tiga fase. Diagram satu baris tidak menunjukkan
koneksi listrik sirkuit yang tepat. Seperti namanya, diagram satu garis menggunakan
satu garis untuk mewakili ketiga fase tersebut. Ini adalah jenis blue-print instalasi listrik
paling dasar. Diagram garis tunggal menunjukkan rating dan kapasitas peralatan listrik
dan konduktor sirkuit serta perangkat proteksi.
———————————————
Ruang Lingkup Diagram Satu-Garis
Informasi diagram garis tunggal biasanya mencakup:
 Saluran incoming (tegangan nominal dan besarannya —kapasitas dan nilai)
 Circuit breaker (PMT) utama, fuse atau sekring utama, cut-out (CTO), switch,
dan bus-tie
 Transformator daya (rating, koneksi liltan dan metode pembumian)
 Circuit breaker saluran pengumpan (feeder)
 Fused switches relays (fungsi, penggunaan, dan jenis)
 Transformator arus/potensial (ukuran, jenis dan rasio)
 Trafo untuk sistem kontrol
 Semua kabel utama dan kabel beban
 Semua gardu induk, termasuk relai integral dan panel utama serta sifat beban di
setiap feeder dan di setiap gardu induk
 Tegangan dan ukuran peralatan penting (UPS, baterai, generator, distribusi
daya, sakelar transfer, AC ruang komputer)
Manfaat Diagram Satu-Garis
 Membantu mengidentifikasi saat trouble-shooting dan menyederhanakan
pemecahan masalah
 Diagram satu garis yang akurat akan lebih menjamin keselamatan kerja personel
 Memenuhi kepatuhan pada regulasi dan standar yang berlaku
 Menjamin pengoperasian fasilitas dengan lebih aman dan andal
———————————————

Pentingnya Memperbarui Diagram Instalasi Listrik

Diagram garis tunggal adalah cetak biru dari sistem kelistrikan. Membuat diagram satu
garis adalah langkah pertama dalam menyiapkan rencana respons kritis,
memungkinkan personel kelistrikan untuk memahami sepenuhnya tata letak dan desain
sistem distribusi kelistrikan fasilitas.
Baik itu fasilitas baru atau yang sudah ada, diagram garis tunggal adalah peta jalan
untuk semua aktivitas pengujian, servis, dan pemeliharaan di masa mendatang.
Diagram atau gambar listrik yang efektif akan dengan jelas menunjukkan bagaimana
komponen utama sistem kelistrikan dihubungkan. Ini menunjukkan jalur distribusi daya
yang benar dari sumber daya yang masuk ke setiap beban hilir – termasuk peringkat
dan ukuran setiap peralatan listrik, konduktor sirkuitnya, dan perangkat proteksinya.
Seringkali para pengambil keputusan merasa tidak perlu memperbarui diagram instalasi
listrik, atau bahkan tidak menganggapnya penting. Banyak fasilitas industri dan
komersial beroperasi tanpa diagram garis tunggal yang akurat. Kondisi ini mungkin
dianggap penting sampai mereka menghadapi masalah atau kerugian nyata karena
tidak memperbarui atau tidak akuratnya diagram instalasi listrik.
Pembaruan Diagram Garis Tunggal
Lalu apa pentingnya memperbarui diagram satu garis sehingga kita perlu
memperbaruinya? Dari aspek teknik dan keselamatan kerja, sebua SLD listrik adalah
sumber daya utama untuk menghitung arus hubung singkat, menentukan koordinasi
proteksi selektif dan pada akhirnya menghitung incident energy — menjadikannya salah
satu dokumen keselamatan kerja paling penting yang tersedia di fasilitas.
Pengoperasian fasilitas dengan aman adalah yang utama, sementara SLD seringkali
tidak mendapatkan perhatian yang dibutuhkan. Ini ironis.

NFPA 70E 2015 (Article 205.2) menyebutkan  “A single line diagram, where provided
for the electrical system, shall be maintained in a legible condition and shall be kept
current”.
Diagram atau gambar instalasi listrik yang diperbarui menyediakan peta singkat
peralatan, redundansi, dan perlindungan. Pembaruan secara rutin dengan setiap
perubahan diperlukan, tidak peduli seberapa kecil.

Dokumen-dokumen ini membentuk dasar untuk pekerjaan banyak fungsi terkait lainnya.
Sebagai contoh:

 Personil safety management dan personil pemeliharaan listrik menggunakan


SLD dalam rangka hazardous energy control program dan praktek LOTO (log-
out take-out)
 Diagram satu garis yang akurat dibutuhkan saat lelang proyek agar penawaran
pun menjadi akurat
 Regulasi mengharuskannya
 Dokumen SLD terbaru diperlukan saat ada rencana ekspansi pabrik atau fasilitas
gedung
Modifikasi pada sistem kelistrikan dapat memunculkan bahaya baru. Misalnya,
perubahan motor atau transformator bisa saja menciptakan arus gangguan yang lebih
besar dari sebelumnya. Perangkat proteksi arus lebih yang sudah disetting pada level
tertentu dapat gagal bekerja tanpa peringatan.

Pembaruan dokumentasi diagram satu garis juga digunakan untuk penjadwalan


perawatan yang efisien, evaluasi keselamatan serta banyak lagi lainnya.

———————————————
Diagram Satu Garis dan Program Keselamatan Kerja

Pada keselamatan kerja listrik (K3L) atau electrical safety, berdasarkan NFPA


70E tentang Standar Keamanan Listrik di Tempat Kerja, ada beberapa studi, asesmen
dan evaluasi yang membutuhkan perlunya kita memperbaru diagram satu garis atau
SLD listrik agar aktivitas-aktivitas tersebut dapat dilakukan. Studi, asesmen dan
evaluasi terkait electrical safety tersebut antara lain tentang:
 Studi gangguan hubung-singkat
 Koordinasi proteksi
 Studi arc flash
 Program Log-out Take-Out (LOTO)
 Studi dan evaluasi keselamatan kerja listrik
 Prosedur keselamatan kerja listrik
 dan sebagainya
———————————————

Silahkan hubungi Omazaki Engineering bila Anda ada rencana


memperbarui gambar instalasi listrik ataupun membutuhkan konsultan studi dan
asesmen terkait electrical safety engineering dengan mengisi form dalam Kontak.

Anda mungkin juga menyukai