PERALATAN TEGANGAN TINGGI
M. TONI PRASETYO, ST, M.Eng
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
SEMARANG
STRUKTUR PERALATAN
GARDU INDUK
Gardu Induk ( GI ) pada prinsipnya adalah pusat penerima dan penyalur tenaga
listrik pada tegangan yang berbeda
Terdapat peralatan – peralatan instalasi listrik yang dipasang di dalam gedung atau
bangunan dan peralatan yang dipasang di luar gedung biasa disebut Switchyard
Menurut jenisnya Gardu Induk ada 2
Gardu Induk konvensional
Garduk Induk GIS ( Gas Insulation Swetchgear )
Semua peralatan instalasi listrik yang
berada di switchyard saling terhubung
dalam suatu compartment yang
berisolasikan Gas SF6
Peralatan – peralatan instalasi listrik yang terdapat di Gardu Induk
konvensional, yaitu :
A. Peralatan instalasi listrik yang
terpasang di luar gedung
Trafo Daya atau Inter Bus Transformer ( IBT )
Berfungsi sebagai Trafo step up
Trafo step down
TRAFO STEP UP
Biasa dipasang pada Gardu Induk dekat pembangkit listrik
Akan menaikan tegangan dari pembangkitan menjadi tegangan yang akan
ditrasmisikan ( 150 KV atau 500 KV )
TRAFO STEP DOWN
Untuk menurunkan tegangan, dari tegangan 500 KV menjadi 150 KV atau dari
tegangan 150 KV diturunkan menjadi tegangan 20 KV
Trafo sisi primer Trafo sisi sekunder
dengan tegangan 150 dengan tegangan 20 KV
KV
Gb. Trafo daya step down ( 150/ 20 KV )
Circuit Breaker ( CB ) atau PMT
Peralatan instalasi listrik yang berfungsi sebagai saklar, yaitu memutuskan atau
menghubungkan rangkaian instalasi listrik dalam kondisi berbeban
Peralatan ini mempunyai media untuk memadamkan busur api yang terjadi pada
saat pemutusan rangkaian dalam kondisis berbeban di ruang pemutusan atau
chamber, Medianya berupa Gas SF 6, udara bertekanan, minyak dan Vacum
Chamber tempat kontak gerak dan tetap, terdapat
media pemadam busur api : gas SF6
Bahan terbuat dari kramik / proslen
Pada PMT juga terdapat 2 kontak yaitu, kontak
diam dan kontak gerak
Media penggeraknya Spring
Hydrolik
Udara bertekanan
Gb. PMT 150 KV dengan media pemadam
busur api : Gas SF6, dan media penggerak
kontak : spring.
Chamber tempat kontak gerak
dan tetap, yang terdapat media
pemadam busur api : gas SF6.
Bahan terbuat dari
kramik / proslen
Tabung penampung udara
bertekanan, berfungsi
sebagai media untuk
menggerakan kontak gerak.
Gb. PMT 150 KV dengan media pemadam
busur api : Gas SF6, dan media penggerak
kontak : udara bertekanan.
Chamber tempat kontak gerak
dan tetap, yang terdapat media
pemadam busur api : gas SF6.
Sistem hydrolik sebagai
penggerak kontak
Gb. PMT 150 KV dengan media pemadam busur api
: Gas SF6, dan media penggerak kontak : hydrolik.
Chamber tempat kontak gerak
dan tetap, yang terdapat media
pemadam busur api : Minyak.
Tabung penampung udara
bertekanan, berfungsi sebagai
media untuk menggerakan
kontak gerak.
Gb. PMT 150 KV dengan media pemadam
busur api : minyak dan media penggerak
kontak : udara bertekanan.
Disconecting Switch ( DS ) atau PMS
DS atau PMS adalah peralatan instalasi listrik yang berfungsi sebagai saklar, yaitu
memisahkan atau menghubungkan rangkaian instalasi listrik dalam kondisi tanpa
beban atau pada keadaan tidak ada arus
Peralatan ini tidak mempunyai media untuk memadamkan busur api
Suport PMS
bahan dari
kramik
Pisau PMS terbuat dari
tembaga atau alluminium
(PMS kondisi tertutup)
PMS kondisi terbuka /tidak
tersambung
Gb.DS / PMS
Current Transformer ( CT ) atau Trafo Arus
CT atau Trafo Arus adalah peralatan instalasi listrik yang berfungsi sebagai trafo
pengukur arus, CT akan menurunkan arus pada tegangan yang tinggi menjadi
arus pengukuran yang nantinya digunakan untuk inputan proteksi yang
menggunakan inputan besaran arus , dan digunakan untuk inputan KWH meter
pemasangannya pada rangkaian CT terpasangkan secara seri
Trafo Arus sisi Primer Isolator terbuat
Terpasang secara seri dari kramik /
proslin
Terminal out put CT, yang
nantinya digunakan untuk
Trafo Arus sisi
pengukuran dan inputan
sekunder,
proteksi
Belitan sekunder yang
terendam minyak
Gb. Trafo arus ( CT ) pada sistem 150 KV
Potensial Transformer ( PT ) atau Trafo Tegangan
PT atau Trafo Tegangan adalah peralatan instalasi listrik yang berfungsi sebagai
trafo pengukur Tegangan
PT akan menurunkan tegangan tinggi menjadi tegangan rendah atau tegangan
pengukuran yang nantinya digunakan untuk inputan proteksi yang menggunakan
inputan besaran tegangan, untuk meter pengukur tegangan, dan digunakan juga
untuk inputan KWH meter, pemasangannya pada rangkaian PT terpasangkan secara
pararel
Trafo tegangan Isolator terbuat dari
sisi Primer kramik / proslin
Terpasang secara
pararel
Trafo Tegangan sisi
sekunder,
Terminal out put PT, Belitan sekunder yang
yang nantinya digunakan terendam minyak
untuk pengukuran dan
inputan proteksi
Gb. Potensial Transformer ( PT )
Ligthing Arester
Merupakan peralatan instalasi listrik yang berfungsi sebagai pengaman peralatan
instalasi listrik yang lain yang berada di switch yard dari gangguan tegangan lebih
yang disebabkan dari surja petir
Lighting Arester ( LA ) salah satu komponennya terdapat suatu tahanan atau resistor
non linier, yaitu suatu resistor dimana nilai tahanannya dapat berubah–rubah
berdasarkan besar tegangan yang melewatinya
Nilai tahanan ini akan menjadi besar jika tegangan sistem yang melewatinya 150
KV, dan nilai tahanan akan menjadi sangat kecil jika tegangan yang melewatinya
lebih besar dari 175 KV atau tegangan surja ( pada saat terjadi petir ), sehingga
tegangan lebih akan terbuang ke bumi atau tanah dan peralatan instalasi listrik yang
diproteksi atau yang berada di depan LA akan aman atau terlindungi dari bahaya
tegangan lebih
LA juga dilengkapi dengan counter sebagai indikasi sudah berapa kali LA dilewati
tegangan lebih atau tegangan surja
Ligting
Arester (LA)
Counter LA
Lighting Arester ( LA ) pada Switchyard 150 KV
B. Peralatan instalasi listrik yang
terpasang di dalam gedung
Proteksi
Di Gardu Induk banyak jenis Proteksi yang berfungsi sebagai pengaman, antara
lain :
Pengaman Jaringan atau line transmisi terdiri dari :
Rele Distance
Rele Over Curennt ( OCR )
Rele Ground Fault ( GFR )
Pengaman Trafo
Rele Differensial
Rele OCR dan GFR
Rele REF ( Resistance Earth Fault )
Gb. Rele Distance
Gb. Rele Arus lebih jenis analog
Panel Kontrol
Peralatan ini merupakan suatu panel yang terdapat switch control untuk
mengoperasikan dan mengontrol kerja peralatan – peralatan yang ada di Gardu Induk
Panel kontrol ini juga terdapat meter–meter untuk memantau besaran–besaran
listrik, misalnya :
Pemantauan Arus ( Ampere meter )
Pemantauan Tegangan ( KV meter )
Pemantauan MW
Pemantauan MVAR
Pemantauan Cos phi
KWH meter
Gb. Kontrol panel
Peralatan – peralatan instalasi listrik yang terdapat di
Gardu Induk GIS
Peralatan–peralatan yang ada di Gardu Induk GIS fungsi dan macamnya hampir sama
dengan Gardu Induk konvensional, cuma bentuk dimensi dari peralatannya lain.
Semua konduktor atau penghubung antara peralatan terselubung atau terbungkus dalam
sebuah kompartment atau tabung yang berisolasikan gas SF6.
PMS 500 KV Model GIS PMT 500 KV Model GIS
CT 500 KV Model cincin
Konduktor yang
terbungkus tabung
PMT 150 model GIS
Gb. Switch yard 500 KV model GIS
Kabel tanah 150 KV
dengan isolasi minyak