0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
312 tayangan75 halaman

Renstra Dinas Lingkungan Hidup 2021-2026

Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari tahun 2021-2026 merupakan dokumen perencanaan untuk periode 5 tahun yang menetapkan tujuan, sasaran, strategi dan program sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup serta mengacu pada dokumen perencanaan tingkat provinsi dan kabupaten. Rencana ini menjadi pedoman penyusunan rencana kerja tahunan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.

Diunggah oleh

Romi Jussan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
312 tayangan75 halaman

Renstra Dinas Lingkungan Hidup 2021-2026

Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari tahun 2021-2026 merupakan dokumen perencanaan untuk periode 5 tahun yang menetapkan tujuan, sasaran, strategi dan program sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup serta mengacu pada dokumen perencanaan tingkat provinsi dan kabupaten. Rencana ini menjadi pedoman penyusunan rencana kerja tahunan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.

Diunggah oleh

Romi Jussan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021

s/d 2026

Bab 1 Pendahuluan
1.1 Latar Belakang

Rencana strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari merupakan


dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang berisi tujuan, sasaran, strategi,
kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari berpedoman pada RPJMD dan bersifat indikatif. Proses
penyusunan renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari: (1) Persiapan
Penyusunan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari; (2) Penyusunan
rancangan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari; (3) Penyusunan
Rancangan Akhir Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari; dan (4)
Penetapan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
Penyusunan Renstra mengacu pada tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari sesuai dengan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, Peraturan Bupati Batang Hari tentang Tugas
dan Fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, dan mengacu kepada
Rencana Pembangnan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Batang Hari tahun
2021-2026 dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Batang Hari Tahun 2011-2031,
dan Hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD Kabupaten Batang Hari
tahun 2021-2026. Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari menjadi
pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang
Hari yang disusun setiap tahun selama kurun waktu tahun 2021-2026. Selain itu Renstra
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari menjadi acuan dalam pengendalian dan
evaluasi pembangunan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, baik
evaluasi Renstra maupun evaluasi Renja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
Tahapan penyusunan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
sebagai berikut :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 1


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Gambar 1.1
Bagan Alur Penyusunan Renstra Perangkat Daerah

Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Tahun 2021–2026


mempunyai hubungan dengan beberapa dokumen perencanaan lainnya. Hubungan tersebut
dapat diuraikan sebagai berikut:
a) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Batang Hari tahun
2006-2025 merupakan dokumen perencanaan untuk periode 20 (dua puluh) tahun dan
periode Renstra ini merupakan segmen terakhir dari periode RPJPD tersebut. RPJPD
Kabupaten Batang Hari merupakan pedoman dalam penyusunan RPJMD Kabupaten
Batang Hari, sementara RPJMD Kabupaten Batang Hari tersebut menjadi pedoman
dalam penyusunan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
b) RPJMD Kabupaten Batang Hari Tahun 2021–2026 sebagai dokumen perencanaan untuk
periode lima tahun, merupakan pedoman dalam penyusunan Renstra Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Batang Hari Tahun 2021–2026. Selanjutnya Renstra Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari ditetapkan setelah disesuaikan dengan
RPJMD Kabupaten Batang Hari.
c) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batang Hari merupakan
dokumen perencanaan Kabupaten Batang Hari untuk periode satu tahun dan merupakan
penjabaran dari RPJMD Kabupaten Batang Hari. RKPD Kabupaten Batang Hari

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 2


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) dan
berpedoman pada Renstra PD. Selanjutnya RKPD Kabupaten Batang Hari menjadi
pedoman dalam penyusunan RAPBD Kabupaten Batang Hari.
d) Rencana Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari sebagai dokumen
perencanaan Dinas Lingkungan Kabupaten Batang Hari untuk periode satu tahun,
merupakan penjabaran dari Renstra Dinas Lingkungan Hidup. Oleh karena itu
penyusunannya berpedoman pada Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang
Hari dan mengacu pada RKPD Kabupaten Batang Hari. Sedangkan gambaran
keterkaitan Renstra dengan dokumen perencanaan lain dapat dilihat pada gambar 1.2
dibawah ini.

RPJP RPJM

PROPINSI
RKP

PUSAT/
NAS/PROP NAS/PROP
& Pedoman
& Dijabarkan NAS/PROP
RTR NAS RTR PROP

Acuan Memperhatikan

RPJP Pedoman RPJM Dijabarkan RKP Pedoman


RAPBD APBD
DAERAH DAERAH DAERAH

Acuan
DAERAH
Pedoman Diacu

RTRW Pedoman Pedoman


KAB. RENSTRA RENJA RKA RINCIAN
SKPD SKPD SKPD APBD

UU. No. 25/04


SPPN UU. No. 17/03
KN

Gambar 1.2 Bagan Alur Perencanaan dan Keterkaitan dengan


Dokumen Perencanaan Lainnya
Sumber: Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 3


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

1.2 Landasan Hukum

Landasan hukum penyusunan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten


Batang Hari Tahun 2021- 2026, yaitu :
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom
Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 25) sebagaimana telah diubah dengan Undang
– Undang Nomor 7 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Sarolangun
Bangko dan Daerah Tingkat II Tanjung Jabung (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1965 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
2755);
2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih
dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1999 Nomor 75, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3851);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4355);
5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
7. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4725);
8. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059);
9. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-
undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
10. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5494);
11. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 4


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5679);
12. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
6573);
13. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi
Penyelenggaraan Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6323);
14. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 6322);
15. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional Tahun 2020-2024 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2020 Nomor 10);
16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis
Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor
1781);
17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan
Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dalam Penyusunan atau Evaluasi Rencana
Pembangunan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 994);
18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara
Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi
Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, RencanaPeraturan Bupati Batang Hari
Nomor 50 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Susunan Organisasi dan
Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari;
19. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Hari Nomor 16 tahun 2013 tentang Rencana Tata
Ruang Wilayah Kabupaten Batang Hari Tahun 2011-2031 (Lembaran Daerah
Kabupaten Batang Hari Tahun 2013 Nomor 16);
20. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Hari Nomor 4 tahun 2017 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah Perubahan Kabupaten Batang Hari Tahun 2006-
2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Hari Tahun 2017 Nomor 4);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Hari Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021-2026 (Lembaran Daerah
Kabupaten Batang Hari Tahun 2021 Nomor 2);

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 5


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup


Kabupaten Batang Hari adalah menyediakan dokumen perencanaan bagi Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari untuk kurun waktu Tahun 2021-2026 yang
mencakup tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan dalam rangka pelaksanaan
Urusan Pemerintahan Wajib dan/ atau Urusan Pemerintahan Pilihan sebagai penjabaran
dari RPJMD Kabupaten Kabupaten Batang Hari Tahun 2021-2026 sesuai tugas dan fungsi
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
Tujuan dari penyusunan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
yaitu tahun 2021-2016 :
1) Memberikan arahan tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan
pembangunan selama kurun waktu tahun 2021-2026 dalam pelaksanaan tugas pokok
dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dalam mendukung Visi
dan Misi Bupati Batang Hari.
2) Menyediakan tolok ukur kinerja pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Batang Hari untuk kurun waktu tahun 2021-2026 dalam pelaksanaan
tugas dan fungsinya sebagai dasar dalam melakukan pengendalian dan evaluasi kinerja
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
3) Memberikan pedoman bagi seluruh aparatur Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah yang merupakan
dokumen perencanaan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari tahunan dalam
kurun waktu tahun 2021-2026.

1.4 Sistematika Penulisan

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari


tahun 2021-2026 disusun dengan sistematika sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Bab ini berisi tentang latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan,
sistematika penulisan Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari tahun 2021-2026.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 6


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Bab II Gambaran Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup


Bab ini berisi tentang tugas, fungsi dan struktur organisasi dinas lingkungan
hidup kabupaten batang hari, Sumber daya Dinas Lingkungan Hidup
kabupaten batang hari, Kinerja Pelayanan pada Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari, Tantangan dan peluang pengembangan pelayanan
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
Bab III Permasalahan dan Isu-Isu Strategis Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari
Bab ini berisi tentang identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi
pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, Telaah Visi,
Misi dan Program Kerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten
Batang Hari, telaah Renstra Kementerian/lembaga dan Renstra Dinas
Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah
(RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), dan Penentuan
Isu-isu Strategis.
Bab IV Tujuan dan Sasaran
Bab ini berisi tentang tujuan dan sasaran jangka menengah Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Batang Hari.
Bab V Strategi dan Arah Kebijakan
Bab ini berisi tentang strategi dan arah kebijakan Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari sesuai dengan tujuan dan sasaran yang hendak
dicapai.
Bab VI Rencana Program dan Kegiatan Serta Pendanaan
Bab ini berisi tentang Rencana Program dan Kegiatan, serta Pendanaan
Indikatif Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari tahun 2021-2026.
Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan
Bab ini berisi tentang indikator kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD Kabupaten Batang
Hari tahun 2021-2026.
Bab VIII Penutup
Bab ini berisi tentang pedoman transisi dan kaidah pelaksanaan Renstra Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 7


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Bab 2 Gambaran Pelayanan


Dinas Lingkungan Hidup
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dibentuk berdasarkan


Peraturan Daerah Kabupaten Batang Hari Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan
dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Hari Tahun
2016 Nomor 11) dan Peraturan Bupati Batang Hari Nomor 50 Tahun 2016 tentang
Kedudukan, Tugas dan Fungsi Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Batang Hari, yang mempunyai tugas membantu Bupati
melaksanakan Urusan Pemerintahan dibidang Lingkungan Hidup dan Urusan
Pemerintahan bidang Kehutanan yang menjadi kewenangan Daerah serta Tugas
Pembantuan yang diberikan kepada daerah yang dalam melaksanakan tugas tersebut
menjalankan fungsi yaitu :
1. Perumusan kebijakan daerah dibidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
2. Pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
3. Koordinasi penyediaan infrastruktur dan pendukung dibidang Lingkungan Hidup
dan Kehutanan;
4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang Lingkungan Hidup dan
Kehutanan;
5. Pemantauan, pengawasan, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan dibidang
Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
6. Pelaksaanaan administrasi Dinas;
7. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan
fungsinya.
Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dapat dilihat
pada gambar 2.1 berikut :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 8


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Gambar 2.1
Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 9


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Uraian tugas dan fungsi masing-masing jabatan sesuai Peraturan Bupati Batang Hari
Nomor 50 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Susunan Organisasi dan
Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, sebagai berikut:
1) Kepala Dinas
Kepala Dinas mempunyai uraian tugas :
a. merumuskan dan menetapkan program kerja dinas berdasarkan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pedoman dalam
pelaksanaan tugas;
b. merumuskan kebijakan di bidang penataan dan penaatan lingkungan hidup dan
kehutanan, pengelolaan sampah, limbah bahan berbahaya dan beracun, dan
pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup berdasarkan Rencana
Strategis dinas sebagai dasar pelaksanaan kegiatan;
c. mengoordinasikan kebijakan di bidang penataan dan penaatan lingkungan hidup
hidup dan kehutanan, pengelolaan sampah, limbah bahan berbahaya dan
beracun, dan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup dengan
perangkat daerah terkait di jajaran pemerintah kabupaten, provinsi, pusat
maupun lembaga di luar kedinasan;
d. mendistribusikan tugas dan mengarahkan pelaksanan tugas bawahan sesuai
dengan fungsi dan kompetensi bawahan dengan prinsip pembagian tugas habis;
e. menyelenggarakan kebijakan di bidang penataan dan penaatan lingkungan hidup
dan kehutanan, pengelolaan sampah, limbah bahan berbahaya dan beracun, dan
pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup;
f. menyelenggarakan kebijakan kesekretariatan dinas dengan mengarahkan
perencanaan/perumusan program dan pelaporan, pengelolaan keuangandan aset,
dan urusan umum dan kepegawaian;
g. mengendalikan pelaksanaan tugas operasional UPTD dengan mengarahkan
pelaksanaan kegiatan pengelolaan UPTD;
h. menilai dan mengevaluasi kinerja bawahan untuk memacu prestasi kerja;
i. menyampaikan saran dan masukan kepada pimpinan untuk bahan pertimbangan
pengambilan kebijakan;
j. melaporkan pelaksanaan tugas sebagai wujud pertanggungjawaban; dan
k. melaksanakan tugas kedinasan lain atas perintah pimpinan sesuai dengan
tugasnya.
2) Sekretariat
Sekretariat mempunyai uraian tugas melaksanakan pelayanan teknis dan
administratif serta koordinasi pelaksanaan tugas dilingkungan Dinas Lingkungan
Hidup.
Dalam melaksanakan tugas, Sekretariat Dinas menyelenggarakan fungsi :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 10


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, kegiatan, dan anggaran


dibidang Lingkungan Hidup dan bidang Kehutanan serta tugas pembantuan
dibidang Lingkungan Hidup dan bidang Kehutanan;
b. pengelolaan data dan informasi dibidang Lingkungan Hidup dan bidang
Kehutanan;
c. koordinasi dan pelaksanaan kerja sama dibidang Lingkungan Hidup dan bidang
Kehutanan;
d. koordinasi pengelolaan dan laporan keuangan dilingkungan dinas Lingkungan
Hidup;
e. penyusunan bahan rancangan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi
bantuan hukum dibidang Lingkungan Hidup dan bidang Kehutanan ;
f. pelaksanaan urusan organisasi dan tatalaksana dilingkungan dinas Lingkungan
Hidup;
g. pengelolaan kepegawaian dilingkungan dinas Lingkungan Hidup;
h. penyusunan bahan pelaksanaan urusan tugas pembantuan dibidang Lingkungan
Hidup dan bidang Kehutanan;
i. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat dibidang
Lingkungan Hidup dan bidang Kehutanan;
j. koordinasi pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dibidang
Lingkungan Hidup dan bidang Kehutanan;
k. pengelolaan barang milik daerah dilingkungan dinas Lingkungan Hidup;
l. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan dilingkungan dinas
Lingkungan Hidup; dan
m. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas.

3) Bidang Tata Lingkungan


Bidang Tata Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan
perumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang Perencanaan dan Kajian Dampak
Lingkungan, Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan, serta Pengawasan
dan Penegakan Hukum Lingkungan.
Dalam melaksanakan tugas, Bidang Tata Lingkungan menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan perumusan kebijakan operasional dibidang Perencanaan dan Kajian
Dampak Lingkungan, Pengaduan dan Penyelesaian Sengkata Lingkungan, serta
Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan;
b. penyiapan pelaksanaan kebijakan operasional dibidang Perencanaan dan Kajian
Dampak Lingkungan, Pengaduan dan Penyelesaian Sengkata Lingkungan, serta
Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan; c.penyiapan
c. penyiapan bimbingan teknis dan supervisi dibidang Perencanaan dan Kajian
Dampak Lingkungan, Pengaduan dan Penyelesaian Sengkata Lingkungan, serta
Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan;

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 11


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

d. pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang Perencanaan dan Kajian Dampak


Lingkungan, Pengaduan dan Penyelesaian Sengkata Lingkungan, serta
Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan; dan
e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas.

4) Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas


Lingkungan Hidup
Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan
Hidup mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan
pelaksanaan kebijakan dibidang Pengelolaan Sampah dan Taman Kota, Pengelolaan
Limbah B3 dan Kapasitas Lingkungan Hidup.
Dalam melaksanakan tugas, Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan
Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan perumusan kebijakan operasional dibidang Pengelolaan Sampah dan
Taman Kota, Pengelolaan Limbah B3 dan Kapasitas Lingkungan Hidup;
b. penyiapan pelaksanaan kebijakan operasional dibidang Pengelolaan Sampah dan
Taman Kota, Pengelolaan Limbah B3 dan Kapasitas Lingkungan Hidup;
c. penyiapan bimbingan teknis dan supervisi dibidang Pengelolaan Sampah dan
Taman Kota, Pengelolaan Limbah B3 dan Kapasitas Lingkungan Hidup;
d. pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang Pengelolaan Sampah dan Taman
Kota, Pengelolaan Limbah B3 dan Kapasitas Lingkungan Hidup; dan
e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas.

5) Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Hidup


Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup mempunyai
tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang
Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan
Pemeliharaan Lingkungan Hidup.
Dalam melaksanakan tugas, Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan
Lingkungan Hidup menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan perumusan kebijakan operasional dibidang Pengendalian Pencemaran
Lingkungan, Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Pemeliharaan
Lingkungan Hidup;
b. penyiapan pelaksanaan kebijakan operasional dibidang Pengendalian
Pencemaran Lingkungan, Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan
Pemeliharaan Lingkungan Hidup;
c. penyiapan bimbingan teknis dan supervisi dibidang Pengendalian Pencemaran
Lingkungan, Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Pemeliharaan
Lingkungan Hidup;

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 12


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

d. pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang Pengendalian Pencemaran


Lingkungan, Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Pemeliharaan
Lingkungan Hidup; dan
e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas.

6) Bidang Pengelolaan Taman Hutan Raya


Bidang Pengelolaan Taman Hutan Raya mempunyai tugas melaksanakan
penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang Pengelolaan
Taman Hutan Raya
Dalam melaksanakan tugas, Bidang Pengelolaan Taman Hutan Raya
menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan perumusan kebijakan operasional dibidang Pengelolaan Taman Hutan
Raya;
b. penyiapan pelaksanaan kebijakan operasional dibidang Pengelolaan Taman
Hutan Raya;
c. penyiapan bimbingan teknis dan supervisi dibidang Pengelolaan Taman Hutan
Raya;
d. pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang Pengelolaan Taman Hutan Raya;
dan
e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas

7) Kelompok Jabatan Fungsional


a. Di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dapat dibentuk jabatan fungsional
sesuai dengan kebutuhan.
b. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai
dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-
undangan.

8) UPTD
a. Di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis
Dinas sebagai pelaksanaan tugas teknis operasional dan/atau tugas teknis
penunjang Dinas sesuai dengan kebutuhan dan berdasarkan peraturan
perundang-undangan.
b. Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Bupati setelah dikonsultasikan secara
tertulis kepada Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 13


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

2.2 Sumber Daya Dinas Lingkungan Hidup

2.2.1 Sumber Daya Manusia (Pegawai)

Sumber daya manusia pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan Non Pegawai Negeri Sipil (Harian kontrak
dan Harian Lepas). Rincian pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Hari berdasarkan tingkat pendidikan dan status PNS atau Non PNS ditampilkan
pada Tabel 2.1 dibawah ini :

Tabel 2.1
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Pada Dinas Lingkungan Hidip
Kabupaten Batang Hari Tahun 2021

Kategori
Laki-
No Tingkat Pendidikan Non Perempuan Jumlah
PNS Laki
PNS
1 Tidak Tamat SD -
2 SD Sederajat 1 72 42 31 73
3 SMP Sederajat 1 15 10 6 16
4 SMA Sederajat 14 41 33 22 55
5 D1 1 1 1
6 D2 1 1 1
7 D3 8 2 5 5 10
8 S1 23 12 27 8 35
9 S2 2 2 2 2 4
10 S3 - - - - -
Total 49 146 119 76 195
Sumber : Data Pegawai Dinas Lingkungan Hidup

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari berjumlah 49 orang, terdiri dari Pegawai Negeri Sipil
(PNS) sejumlah 49 orang dan Non PNS sejumlah 146 orang. Kelompok pegawai
terbanyak adalah pegawai dengan tingkat pendidikan SD sederajat sejumlah 73
orang. Sedangkan kelompok pegawai paling sedikit adalah pegawai dengan
tingkat pendidikan D1 dan D2 sederajat sejumlah 2 orang.
Rincian Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari berdasarkan golongan ditampilkan pada Tabel 2.2 sebagai berikut :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 14


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Tabel 2.2
Jumlah Pegawai Berdasarkan Golongan di Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari Tahun 2021

No Golongan Laki-Laki Perempuan Jumlah


1 Non Golongan
2 Golongan I 1 1 2
3 Golongan II 7 2 9
4 Golongan III 20 14 34
5 Golongan IV 4 4
Total 32 17 49
Sumber : Data Pegawai Dinas Lingkungan Hidup

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa kelompok pegawai terbanyak adalah
pegawai dengan golongan III jumlah 34 orang, urutan nomor dua adalah
Pegawai Negeri Sipil golongan II sejumlah 9 orang. Sedangkan kelompok
pegawai paling sedikit adalah Pegawai Negeri Sipil golongan I sejumlah 2
orang.

2.2.2 Sarana dan Prasarana (Asset)

Sarana dan Prasarana Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dapat
dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.3
Jumlah Sarana dan Prasarana Berdasarkan Kondisi di Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari Tahun 2021

Jumlah Jumlah Harga


NO Uraian
Barang (Rp.)
1 Tanah 8.836 m2 711.732.000,00
2 Peralatan dan Mesin 881 10.972.320.853,66
3 Gedung dan Bangunan 2.351 m2 1.379.594.125,95
4 Jalan, Irigasi dan Jaringan 0 4.297.494.373,44
5 Aset tetap lainnya 5 243.973.000,00
JUMLAH 12.073 17.605.114.353,00

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 15


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Sarana dan Prasarana pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari secara
umum cukup/belum/tidak memadai. Gedung kantor yang terdiri dari gedung kantor
induk di Jl. Prof. DR. Sri Sudewi Kelurahan Rengas Condong Kecamatan Muara
Bulian dalam kondisi kurang/cukup baik, demikian pula gedung UPTD
Laboratorium Lingkungan, gedung UPTD Pengelolaan Persampahan di Muara
Bulian, dalam kondisi cukup baik.

2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup

Tingkat capaian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari


berdasarkan sasaran/target Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
periode sebelumnya, menurut SPM untuk urusan wajib, dan/atau indikator kinerja
pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dan/atau indikator lainnya
seperti MDGs atau indikator yang telah diratifikasi oleh pemerintah dapat dilihat pada
tabel berikut :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 16


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Tabel 2.4
Pencapaia Kinerja Pelayanan Dinas LIngkungan Hidup

Target Renstra Tahun ke Realisasi Renstra Tahun ke Rasio Capaian Pada Tahun Ke

Target Target Indikator


Program dan Kegiatan
SPM IKK Program
(Outcome) dan 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Kegiatan
(Output)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)
A. Program
Persentase
Pengembangan Kinerja
100 % cakupan - 25 31 37 44 25 30 30 30 - 100,00 96,77 81,08 68,18
Pengelolaan
persampahan
Persampahan
Jum;ah Prasarana
1. Penyediaan Prasarana
dan Sarana
dan Sarana engelolaan Unit - 40 2.465 2.465 2.465 1.075 465 - - 43,61 18,86 0
sampah yang
Persampahan
tersedia
2. Peningkatan Peran Jumlah kelompok
serta masyarakat dalam masyarakat yang
Kel. 2 3 4 5 2 3 1 1 - 100,00 100,00 25,00 20,00
pengelolaan dibina dengan
persampahan pola 3R

Jumlah sampah
Ton 9.125 10.950 12.775 14.600 9.200 9.000 9.074 9.074 - 100,82 82,19 71,03 62,15
3. Peningkatan Operasi yang dikelola
Pengelolaan
Persampahan Jumlah SDM dari
Orang 180 180 190 200 180 180 180 180 - 100,00 100,00 94,74 90,00
petugas Kebersihan

4. Pembinaan dan Jum;ah


Jumlah bank
Kampanye Pelaksanaan Bank
sampah yang 1 1 1 1 - - - 100,00 0 0
3R untuk Pengurangan Sam[pah
dibentuk
Timbulan Sampah
Jumlah sarana
5. Pengadaan Sarana dan
dan prasarana
Prasarana Pengumpul
Unit pengumpul dan 11 12 13 7 2 2 - 63,64 16,67 15,38
dan Pengangkut
pengangkut
Sampah (DAK)
sampah

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 17


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)
B. Program
Persentase
Pengembangan Sistem
100% Pengelolaan 37 36 36 - - 63,00 64,00 64,00
Pengelolaan
sampah di TPA
Persampahan

Lahan Sabuk
Ha - 1 1 1 1 - 1 1,5 1 1 - 100,00 150,00 100,00 100,00
Hijau (green belt)

1. Pengelolaan TPA Jumlah system


sanitasi landfill
Kali yang - 52 52 52 52 - 54 54 54 54 - 103,85 103,85 103,85 103,85
dilaksanakan di
TPA
Persentase
Jumlah kasus
C. Program Pengendalian
pencemaran dan
Pencemaran dan Persen 90 85 85
perusakan
Kerusakan Lingkungan
lingkungan yang
ditindak lanjuti
0-50 Jumlah indeks 0-50 0-50 0-50 0-50 0-50 0-50 0-50 0-50 0-50
ISPU kualitas udara yang ISPU ISPU ISPU ISPU ISPU ISPU ISPU ISPU ISPU 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
(Baik) dipertahankan (Baik) (Baik) (Baik) (Baik) (Baik (Baik (Baik (Baik (Baik
1,8
1. Pengendalian 1,78
Indeks Penurunan 1,79
Indeks
1,77 1,76 1,90 1,90 1,90
Pencemaran Kerusakan Indeks Indeks Indeks Indeks Indeks Indeks 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Pencem pencemaran air Pencemar
Pencema
Pencemar Pencemar Pencemar Pencemar Pencemar
Lingkungan r
ar
Jumlah data base
Dokume
kerusakan - 1 1 1 1 - - 1 - - - - 100,00 - -
n
lingkungan
Jumlah
perusahaan/pena
Jumlah
nggung jawab
2. Pembinaan Pengendalian penangg
usaha yang - 30 35 40 45 - 12 25 28 28 - 40,00 71,43 70,00 62,22
Limbah B3 ung
mengelola B3 dan
jawab
limbah B3 sesuai
aturan

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 18


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

3. Pengawasan Jlh Jumlah


Pengendalian dan Peruash perusahaan yang
40 45 8 55 60 44 44 44 88,00 80,00 73,33
Pengelolaan Lingkungan aan yang dimonitor dan
Hidup dimonitor diawasi
Jumlah Dokumen
4. Fasilitasi Penyusunan Lingkungan yang
Dokumen 2 6 5 5 5 4 2 2 40,00 40,00 40,00
Dokumen Lingkungan tersusun sesuai
ketentuan
5. Pemberdayaan Jumlah lembar hasil
Laboratorium Lingkungan Lembar uji 75 80 100 150 80 80 80 100,00 80,00 53,33
Daerah

6. Penaatan Hukum di bidang Jumlah regulasi


lingkungan Perbup lingkungan yang 1 1 1 1 - - - - - -
dibuat

7. Pengadaan Sarana dan Jumlah Sarpras


Prasarana Peningkatan Peningkatan
Unit 15 16 17 18 - - - - - -
Kualitas Lingkungan Hidup Kualitas LH yang
(DAK) diadakan
Persentase
D. Program Perlindungan cakupan sumber
dan Konservasi Sumber 100% daya alam yang 3 3 3 - - -
Daya Alam dilindungi dan
dikonservasi
1. Peringatan Hari Jumlah peringatan
Lingkungan Hidup sedunia hari lingkungan
hidup sedunia
Kali 1 1 1 1 1 1 1 1 100,00 100,00 100,00
yang
diselenggarakan
dalam setahun
2. Pembinaan Masyarakat Jumlah dokumen
Peduli Lingkungan dan data base
Pengelolaan keanekaragaman
keanekaragaman hayati Dokumen hayati per 2 2 2 2 2 1 1 1 50,00 50,00 50,00
kecamatan se
Kabupaten Batang
Hari

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 19


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Jumlah Desa
Desa Proklim yang 2 4 6 8 10 2 4 4 4 50.00 66,67 50.00 40,00
dibina

Jumlah calon
penerima 4 4 4 4 4 4 4 100,00 100.00 100,00
kalpataru

3. Pemberdayaan MHA Jumlah Kelompok


dalam pengelolaan Kel. MHA yang dibina 4 4 4 4 0 - -
konservasi MHA

Program Peningkatan Persentase data


Kualitas dan Akses Informasi
Informasi Sumber Daya 100 % Lingkungan Hidup 82 82 82
Alam dan Lingkungan yang terUpdate
Hidup
1. Pengembangan Sistem Aplikasi SILH
Informasi Lingkungan Aplikasi 1 - - -
Hidup

2. Penyelenggaraan Layanan Persentase kasus


Pengaduan Lingkungan Persen yang ditindak lanjuti 80 80 85 90 92 85 80 100 100 106.25 94,12 111.11 108,70
Hidup

Persentase RTH
E.Program Pengelolaan
100 % terhadap ketentuan 12 12 12
ruang terbuka hijau (RTH)
perudangan

1. Pemeliharaan RTH dan Jumlah luasan RTH


Ha 2 2,5 2,5 2,5 2,5 2,5 2,5 2,5 2,5 100.00 100,00
Taman Kota yang dipelihara

Jumlah Jumlah Titik Pantau


2. Penilaian Kota Sehat /
Titik Adipura yang 15 18 20 25 28 45 18 18 18 250.00 90,00 72.00 64,29
Adipura dan Adiwiyata
Pantau dibenahi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 20


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Juara I,II dan III


Juara Sekolah,
15 15 12 12 12 15 15 15 125,00 125,00 125,00
1,2,3 Perkantoran dan
Perumahan
Luas Pengelolaan
F.Program Pemanfaatan
dan pemanfaatan
Potensi Sumber Daya 100 % - - -
TAHURA Sultan
Hutan
Thaha Syaifuddin
1. Pemanfaatan Luas Pengelolaan dan
TAHURA dan pemanfaatan TAHURA
Pemberdayaan Ha Sultan Thaha 400 700 1.000 1.300 1.600 - - -
Syaifuddin (2
Masyarakat
%/Tahun* / 1500 HA)
G. Program Rehabilitasi Luas Lahan Tahura
Hutan dan Lahan STS yang
Ha - - -
direhabilitasi

1. Rehabilitasi Luas Kawasan


Kawasan TAHURA STS Ha Tahura STS yang 100 200 300 500 700 100 260 - - 130,00 100,00
direhabilitasi

H. Program Perlindungan dan Luas perlindungan


Konservasi Sumber Daya dan pemulihan
Hutan Ha konservasi SDA dan 15.830 15.830 15.830 15.830
Kawasan tahura
STS
1. Perlindungan dan Luas pengamanan,
Pengawetan KSDH pengendalian dan
Ha pencegahan 15.830 15.830 15.830 15.830 15.830 300 500 2.500 1.500
kebakaran kawasan
TAHURA STS
Sumber Data : Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Tahun 2018, 2019, 2020

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 21


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Pada bagian ini memaparkan tingkat capaian kinerja dari Dinas Lingkungan
Hidup berdasarkan sasaran/ target renstra Dinas Lingkungan Hidup pada periode
sebelumnya 2016-2021. Tingkat capaian kinerja tersebut menyesuaikan dengan standar
pelayanan minimal untuk urusan wajib dan indikator kinerja pelayanan OPD dan
indikator lainnya yang telah diratifikasi oleh pemerintah.

Tabel 2.5
Anggaran Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup

Anggaran Pada Tahun Ke


No Uraian 2016 2017 2018 2019 2020
1 2 3 4 5
3.629.272.1
1 Belanja Tidak Langsung 3.758.578.901,00 4.109.256.230,00 4.268.093.184,95
92,06

15.096.697.941,00
2 Belanja Langsung 12.209.924.933,00 13.518.402.990,00 6.192.904.192,50

TOTAL
Sumber data : Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Dinas Lingkungan Hidup

Tabel 2.6
Realisasi Anggaran Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup
Tahun 2016-2020

Anggaran Pada Tahun Ke


No Uraian 2016 2017 2018 2019 2020
1 2 3 4 5

1 Belanja Tidak Langsung 3.571.552.102,00 3.673.942.515,00 3.969.469.590 4.144.574.829,00

2 Belanja Langsung 9.759.366.006,00 9.610.724.234,00 8.784.857.894,00 5.139.549.119,00

TOTAL
Sumber data : Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Dinas Lingkungan Hidup

Tabel 2.7
Rasio antara Realisasi dan Anggaran Dinas Lingkungan Hidup
Tahun 2016-2020

Anggaran Pada Tahun Ke


No Uraian 2016 2017 2018 2019 2020
1 2 3 4 5

1 Belanja Tidak Langsung 98,41 97,75 96,60 97,11

2 Belanja Langsung 64,64 78,7164,98 64,98 82,99

TOTAL
Sumber data : Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Dinas Lingkungan Hidup

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 22


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup

2.4.1 Tantangan

Tantangan adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang
dari luar organisasi (eksternal) dan dapat mengancam eksistensi organisasi dimasa
depan. Tantangan pengembangan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari sebagai berikut:
1. Terbatasnya anggaran dan SDM pendukung pelayanan DLH Kabupaten
Batang Hari.
2. Peningkatan kebutuhan ruang, pangan, dan ekploitasi sumberdaya alam untuk
pembangunan sebagai akibat dari pertumbuhan jumlah penduduk yang dapat
mengancam kelestarian lingkungan dan perubahan iklim.
3. Semakin tingginya tingkat pencemaran yang disebabkan oleh usaha dan/atau
kegiatan UMKM, usaha menengah/besar, pertanian, domestik, rumah sakit,
hotel, transportasi dan industri.
4. Masih lemahnya penegakan hukum bidang lingkungan hidup.
5. Data dan informasi lingkungan hidup belum dapat diakses dengan mudah dan
cepat oleh masyarakat guna kepentingan pengendalian pembangunan.

2.5.2 Peluang
Peluang adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang dari luar organisasi
(eksternal) dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan.
Peluang pengembangan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang
Hari sebagai berikut:
1. Adanya komitmen kepala daerah dalam pembangunan berkelanjutan.
2. Terus meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian
lingkungan hidup
3. Pengelolaan dan penanggulangan permasalahan lingkungan hidup akibat
pemanasan global masih menjadi isu internasional
4. Ketersedian laboratorium lingkungan yang terus ditingkatkan kualitas sarana
dan prasarananya dalam pengujian kualitas lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 23


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

5. Meningkatnya kepedulian swasta dalam penanganan masalah lingkungan


melalui dana coorporate social responsibility (CSR);
6. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pelestarian
lingkungan hidup

Dalam pelaksanaan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup dituntut untuk lebih


meningkatkan kemampuan baik dari segi pelayanan kegiatan serta pelaksanaan kegiatan,
dituntutnya peningkatan tersebut disebabkan semakin bertambah dan berkembangnya
pembangunan di setiap sektor prioritas pembangunan. Khusus untuk prioritas
pembangunan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dititik beratkan pada
penyediaan SDM yang berkualitas, penyediaan sarana dan prasarana penunjang
kelestarian lingkungan hidup, peningkatan koordinasi antar lintas dan tingkat sektoral dan
penyediaan regulasi tingkat daerah mengenai pelestarian dan pengelolaan lingkungan
hidup.

Peningkatan pelayanan pada DLH diprioritaskan pada bentuk pelayanan :

1. Rekomendasi izin SPPL


2. Rekomendasi perijinan AMDAL serta UKL/UPL bagi perusahaan
3. Rekomendasi izin TPS LB3
4. Rekomendasi IPLC
5. Rekomendasi izin Pemanfaatan air limbah ke tanah untuk aplikasi pada tanah
6. Tindak lanjut pengaduan masyarakat
7. Kebersihan Sampah

Dalam pelaksanaan baik dari segi pelayanan dan kegiatan prioritas pembangunan
yang berorientasi pada kelestarian lingkungan hidup yang merupakan tugas wajib bagi
Dinas Lingkungan Hidup, tantangan dalam pelaksanaan pelayanan dan kegiatan
semakin memberikan peluang pada pengembangan tugas dan fungsi serta kelembagaan
DLH kedepannya. Tantangan yang dihadapi Dinas Lingkungan Hidup pada pelayanan
dan pelaksanaan kegiatan dilihat dari Kajian Lingkungan Hidup Strategis ( KLHS )
antara lain :

1. Penurunan daya dukung dan daya tampung lingkungan disebabkan banyaknya alih
fungsi lahan, pencemaran air dan pencemaran udara.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 24


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

2. Kerusakan Sumber Daya Hutan, lahan, air, udara dan Perubahan iklim atau
pemanasan global menyebabkan kekeringan pada lahan produktif serta sumber-
sumber mata air yang ada.
3. Kurangnya respon terhadap perubahan iklim, pemanasan global dan penipisan
ozon.
4. Perlindungan Sumber Daya Lahan Pertanian Pangan berkelanjutan dan Pemerataan,
pengembangan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan pada Ruang
Terbuka Hijau.
5. Berkurangnya keanekaragaman populasi pada suatu ekosistem.
6. Berkurangnya kawasan lindung dan ruang terbuka hijau .

Adapun tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pelayanan Dinas Lingkungan


Hidup Kabupaten Batang Hari adalah sebagai berikut :

1. Menurunnya daya dukung dan kualitas lingkungan hidup sebagai dampak aktivitas
pembangunan yang semakin meningkat.
2. Meningkatnya pencemaran lingkungan hidup air, udara dan tanah yang diakibatkan
oleh aktivitas industri dan masyarakat.
3. Fenomena perubahan iklim, seperti meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi,
pergeseran musim, perubahan intensitas dan periode hujan.
4. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan
hidup.
5. Lemahnya penegakan hukum lingkungan.
6. Rendahnya penerapan pola 3R dalam pengelolaan sampah.
7. Terbatasnya sarana dan prasarana pengelolaan lingkungan hidup.
8. Kerusakan hutan akibat kegiatan perladangan berpindah penebangan liar, eksploitasi
hutan yang berlebihan dan aktivitas penduduk lainnya dalam kawasan hutan.
9. Kurangnya keterpaduan pengelolaan lingkungan lintas OPD.

Sementara itu untuk peluang dalam pengembangan Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari yang dapat dioptimalkan antara lain :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 25


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

1. Komitmen Kepala Daerah dalam hal ini oleh Bupati Batang Hari terkait upaya
perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
2. Penambahan anggaran setiap tahunnya dalam upaya peningkatan kapasitas
pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Batang Hari dengan menerapkan
sepenuhnya Anggaran Berbasis Lingkungan Hidup, dimana pemerintah wajib
mengalokasikan anggaran yang memadai untuk membiayai :

a. Kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup; dan


b. Program pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup (UU No. 32 Tahun
2009)
3. Terbentuknya Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan dan Kelompok Masyarakat
Peduli Api serta peningkatan kapasitas SDM DLH dengan adanya tenaga PPLH,
PPNS, Polhut, SPORC dalam rangka menghadirkan sumber daya manusia yang
kompeten dalam pengelolaan lingkungan.
4. Terbitnya regulasi berupa PERDA yang terkait perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup di Kabupaten Batang Hari.

Pemanfaatan ruang wilayah mengacu pada rencana struktur ruang dan rencana pola ruang
Kabupaten. Pelaksanaan pemanfaatan ruang wilayah Kabupaten dilakukan melalui
penyusunan program pemanfaatan ruang. Program pemanfaatan ruang disusun
berdasarkan indikasi program pembangunan yang memiliki jangka waktu pelaksanaan
selama 20 tahun, pentahapan kegiatan tersebut dituangkan dalam kegiatan per 5 (lima)
tahun dengan indikasi program utama lima tahun pertama diuraikan per tahun kegiatan.
Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut dikembangkannya suatu
sistem yang terpadu berupa suatu kebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup yang harus dilaksanakan secara taat asas konsekuen dari pusat sampai
ke daerah. Penggunaan sumber daya alam harus selaras, serasi dan seimbang dengan
fungsi lingkungan hidup. Sebagai konsekuensinya, kebijakan, rencana, dan/atau program
pembangunan harus dijiwai oleh kewajiban melakukan pelestarian lingkungan hidup dan
mewujudkan tujuan berkelanjutan.
Tantangan merupakan faktor eksternal yang menjadi objek yang harus ditanggulangi
karena mempengaruhi pengembangan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan
peluang merupakan faktor eksternal yang bisa dimanfaatkan dalam mendukung upaya
pengembangan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 26


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan timbulnya permasalahan lingkungan dan


melibatkan berbagai pihak: masyarakat, industri dan pemerintah. Kondisi ini bukan hanya
mempunyai dampak terhadap lingkungan fisik seperti hilangnya sumberdaya hutan,
pencemaran air dan udara, tetapi juga akan mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat.
Kemerosotan fungsi-fungsi ekologi terutama pada hutan alam bisa menyebabkan
konsekuensi yang serius terhadap berbagai kegiatan ekonomi dari masyarakat setempat
maupun industri. Dampak kerugian yang disebabkan oleh banjir, erosi dan hilangnya
pasokan air akan jauh lebih besar dibandingkan dengan keuntungan yang didapat dari
ekstraksi sumber daya hutan tersebut.

Adapun aspek strategis pembangunan daerah yang terkait dengan pembangunan


berwawasan lingkungan hidup tidak terlepas dari perhatian dan komitmen serta ikatan
secara keseluruhan stakeholders yang terlibat yakni :

a. Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Pembangunan harus menempatkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup


sebagai kriteria utama dalam setiap tahapan pembangunan mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Pembangunan yang berwawasan lingkungan
meliputi aspek pengendalian pencemaran lingkungan (air, udara, tanah), serta
perlindungan kawasan lindung dan konservasi.
Pengendalian pencemaran lingkungan diprioritaskan pada pengelolaan sampah padat
dan pengelolaan air limbah. Perlindungan kawasan lindung dan konservasi dapat
terlaksana dengan baik apabila pelaksanaan pembangunan sesuai dengan RTRW
yang telah ditetapkan termasuk di antaranya meningkatkan luasan Ruang Terbuka
Hijau (RTH).
Dalam mewujudkan perindungan dan pengelolaan lingkungan hidup ini, diperlukan
penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan
pengembangan tata laksana dengan mengedepankan aspek monitoring dan evaluasi
serta penegakan hukum dengan memanfaatkan teknologi informasi yang handal.
Untuk itu, diperlukan sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat
serta komunitas pemerhati lingkungan hidup.

b. Peningkatan Kualitas Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kota

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 27


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman kota harus


dilakukansecara sistematis dengan menerapkan prinsip-prinsip revitalisasi dalam
bentuk perbaikan lingkungan maupun pembangunan kembali.
Dalam memenuhi kebutuhan akan rumah perlu diupayakan pembangunan rumah
secara vertikal baik pada kawasan baru maupun pada kawasan kumuh berat yang
pelaksanaannya disesuaikan dengan daya dukung lingkungan setempat. Sedangkan
pada kawasan kumuh sedang perlu diupayakan peningkatan kualitas huniannya serta
prasarana sarana lingkungannya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, dilakukan melalui peningkatan kualitas
kelembagaan, sumber daya manusia, dan tata laksana dengan mempertimbangkan
sistem informasi dan teknologi serta penegakan hukum, serta menerapkan prinsip-
prinsip urban management sesuai dengan kondisi setempat. Dalam pelaksanaannya
diperlukan sinergitas antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dengan
penekanan pada pemberdayaan masyarakat, kerjasama dengan lembaga keuangan,
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan kerangka kerja sama lainnya.

c. Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kota

Dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2013 tentang


Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW ), maka salah satu langkah strategis yang
perlu dilakukan adalah mengoptimalisasikan dan mengoperasionalisasikan
pengendalian pemanfaatan ruang dalam rangka mewujudkan ruang kota yang
berkualitas.
Diperlukan Peraturan Daerah tentang rencana detail tata ruang dan zonasi yang dapat
menjadi acuan dalam membangun ruang kota. Untuk mewujudkan hal tersebut,
peningkatan kualitas kelembagaan, sumber daya manusia, dan tata laksana dengan
mempertimbangkan keseimbangan antara ketersediaan infrastruktur dan
pengembangan kawasan.
Dalam pelaksanaannya diperlukan konsistensi dan komitmen dalam penegakan
hukum. Untuk itu, diperlukan sinergitas antara pemerintah, masyarakat dengan
komunitas pemerhati penataan ruang yang didukung oleh transparansi informasi
terkait penataan ruang.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 28


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Hasil Review terhadap Renstra K/L dan Renstra DLH Provinsi Jambi tahun
terencana, ditujukan untuk mengidentifikasi potensi, peluang dan tantangan
pelayanan sebagai masukan penting dalam perumusan isu-isu strategis dan
pilihan/kebijakan strategis dalam Renstra DLH. Review merupakan proses penting
untuk harmonisasi dan sinergi antara Renstra DLH dengan Renstra K/L dan Renstra
DLH Provinsi Jambi serta mencegah tumpang tindih antara program dan kegiatan
Pemerintah atau K/L dengan Provinsi dan dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.8
Komparasi Capaian Sasaran Renstra Dinas Lingkungan Hidup
Terhadap Sasaran Renstra DLH Provinsi dan Renstra K/L

Capaian Sasaran Sasaran pada


Indikator
No Renstra DLH Renstra DLH Sasaran pada Renstra K/L
Kinerja
Kabupaten/Kota Provinsi
1 2 3 4 5
1 Terwujudnya
Peningkatan
Menjaga kualitas
Kapabilitas
lingkungan hidup
Indeks Pencemaran dan SDM DLH se
untuk meningkatkan
Kualitas Kerusakan Provinsi
daya dukung
Lingkungan Lingkungan Jambi sesuai dengan
lingkungan,
Hidup Hidup Tuntutan Profesi
ketahanan air dan
Meningkat Terkendali serta
kesehatan
Perkembangan
masyarakat
Pengetahuan dan
Profesi
Memanfaatkan
Meningkatnya potensi sumber daya
Jumlah hutan dan lingkungan
Kelompok hidup secara lestari
masyarakat untuk meningkatkan
yang peduli dan ekonomi dan
berwawasan kesejahteraan
lingkungan masyarakat yang
berkeadilan
Melestarikan
keseimbangan
ekosistem dan
keanekaragaman
hayati serta
Meningkatnya
keberadaan sumber
pelestarian fungsi
daya alam sebagai
Lingkungan Hidup
sistem penyangga
kehidupan untuk
mendukung
pembangunan
berkelanjutan
Terinformasikannya
program dan
kegiatan
bidang lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 29


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

hidup kepada
masyarakat
Meningkatnya
Kapasitas
Pengelolaan
Sumber Daya Alam
dan Lingkungan
Hidup

Hasil KLHS RPJM menjadi dasar bagi kebijakan, rencana dan program pembangunan
dalam suatu wilayah, maka analisis terhadap dokumen hasil KLHS ditujukan untuk
mengidentifikasi apakah ada program dan kegiatan pelayanan DLH Provinsi dan
Kabupaten yang berimplikasi negatif terhadap lingkungan hidup serta dapat dilihat pada
tabel berikut :
Tabel 2.9
Hasil Analisis Terhadap Dokumen KLHS RPJM
Kabupaten Batang Hari

Ringkasan KLHS Catatan bagi Perumusan Program dan


No Aspek Kajian
Kegiatan
3
1 2 4
1. Masih belum ada pemanfaatan Program :
gas metana di PMKS Konservasi Sumber Daya Alam dan
2. Luasan blok Rehabilitasi dan Ekosistemnya
Tradisional didalam Kawasan
TAHURA mencapai 13.395,6 Ha Kegiatan :
dari luas TAHURA 15.830 ha Pengelolaan Taman Hutan Raya
3. Belum ada rumah pengomposan (TAHURA) kabupaten/kota
di dekat sumber sampah dalam
upaya pengurangan sampah Program :
Lingkungan 4. Belum adanya regulasi Pengelolaan Persampahan
Hidup pembatasan penggunaan plastic
5. Masih adanya kegiatan illegal Kegiatan
drilling dan peti Pengelolaan Sampah
6. Belum adanya fungsional
pengawas lingkungan, Program
pengendalian lingkungan hidup, Perencnaan Lingkungan Hidup
penyuluh lingkungan hidup,
penyuluh kehutanan dan PPNS di Kegiatan
Dinas Penyelenggaraan kajian Lingkungan
Hidup Strategis (KLHS) kabupaten/kota

3
1 2 4
7. Laboratorium Lingkungan
Hidup masih dalam proses Program :
akreditasi. Pengendalian pencemaran dan/atau
kerusakan lingkungan hidup
Kegiatan :
Pencegahan pencemaran dan/atau
kerusakan lingkungan hidup

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 30


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

kabupaten/kota
Penanggulangan pencemaran dan/atau
kerusakan lingkungan hidup
kabupaten/kota
Program
Peningkatan pendidikan pelatihan dan
penyuluhan lingkungan hidup untuk
masyarakat
Kegiatan
Penyelenggaraan pendidikan, pelatihan,
dan penyuluhan lingkungan. Lembaga
kemasyarakatan tingkat daerah
kabupaten/kota
Program
Pengendalian Bahan Berbahaya dan
Beracun (B3) dan Limbah Bahan
Berbahaa dan Beracun (Limbah B3)
Kegiatan
Penyimpanan sementara limbah B3
Program
Pembinaan dan Pengawasan terhadap Izin
Lingkungan Hidup dan Izin PPLH
Kegiatan
Pembinaan dan pengawasan terhadap
usaha dan/atau kegiatan izin lingkungan
dan izin PPLH yag diterbitkan oleh
pemerintah kabupaten/kota
Program
Penghargaan lingkungan hidup untuk
masyarakat
Kegiatan
Pemberian penghargaan lingkungan
hidup tingkat kabupaten/kota
Program
Penanganan Pengaduan Lingkungan
Hidup
Kegiatan
Penyelesaian Pengaduan masyarakat
dibidang perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup (PPLH) kabupaten/kota

Bab 3 Permasalahan dan Isu Strategis Dinas Lingkungan


Hidup Kabupaten Batang Hari
3.1 Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 31


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Identisifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi SKPD dipergunakan


untuk menentukan isu-isu strategis terkait penyelenggaraan pelayanan sesuai dengan
kewenangannya. Isu strategis merupakan suatu kondisi atau hal yang harus diperhatikan
atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan daerah karena dampaknya yang
signifikan bagi daerah dengan karakteristik bersifat penting, mendasar, mendesak,
berjangka panjang, dan menentukan tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah
dimasa yang akan datang khususnya terselenggaranya pelayanan SKPD. Kinerja
pelayanan yang telah diselenggarakan sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan
Hidup beserta berbagai permasalahan yang dihadapi selama tahun 2017-2021
sebagaimana telah dibahas pada Bab 3 maka telah diindentifikasi permasalahan sesuai
dengan tugas dan fungsi yang melekat pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang
Hari yaitu sebagai berikut :
a. Permasalahan terkait kesekretariatan :
1. Belum optimalnya kualitas pelayanan informasi publik.
2. Belum optimalnya kualitas dokumen perencanaan dan evaluasi pelaksanaan
program dan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
3. Belum optimalnya ketersediaan dan akurasi data untuk keperluan penyusunan,
pengendalian dan evaluasi perencanaan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari.
4. Belum optimalnya kapabilitas dan kompetensi SDM baik perencanaan, keuangan,
aset, umum dan kepegawaian maupun pelaksana dilapangan.
5. Belum optimalnya sarana dan prasarana perkantoran untuk menunjang pelayanan
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
b. Masalah terkait Bidang Tata Lingkungan
1. Belum tersedianya data terkini kegiatan/usaha yang beroperasi secara aktif.
2. Belum tersusunnya RPPLH, PDB dan PDRB Hijau, NSDA dan LH, DIKPLHD,
IKKLH Kabupaten Batang Hari.
3. Belum lengkapnya Dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan
Hidup Kabupaten Batang Hari.
4. Belum optimalnya penegakan hukum lingkungan.
5. Belum optimalnya penaatan pengelolaan lingkungan oleh pelaku usaha/kegiatan.
6. Belum optimalnya sarana informasi pengaduan kasus lingkungan hidup.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 32


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

7. Belum optimalnya pencapaian IKLH Kabupaten Batang Hari

c. Masalah terkait Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan


Kapasitas Lingkungan Hidup :
1. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah,
2. Kurangnya jumlah sarana pewadah, pengumpul dan pengangkut sampah,
3. Terbatasnya Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah dan Tempat
Pengolahan Sampah Terpadu (TPST),
4. Kurangnya sarana dan prasarana pengelolaan sampah di TPA,
5. Kurangnya partisipasi penghasil sampah dalam membayar retribusi jasa pelayanan
sampah,
6. Bertambahnya potensi timbulan limbah B3 dengan berkembangnya kegiatan di
bidang industri dan fasyankes di Kabupaten Batang Hari.
7. Belum optimalnya pengelolaan limbah B3 bagi usaha dan/atau kegiatan yaitu
pengelolaan limbah B3 belum memenuhi standar ketentuan sesuai peraturan
perundang-undangan dan/atau belum memiliki perizinan pengelolaan limbah B3.
8. Kurangnya ketersediaan jasa pihak 3 selaku pengolah limbah B3 yang berizin di
Wilayah Provinsi Jambi.
9. Belum optimalnya kepedulian warga sekolah dalam pengelolaan persampahan.
10. Belum optimalnya keterpaduan antar Stakeholders dalam pelaksanaan Program
Adipura.

d. Masalah terkait Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan :


1. Masih adanya institusi yang memiliki izin lingkungan namun belum memiliki izin
pembuangan air limbah.
2. Masih rendahnya kawasan/lokasi yang melakukan program kampung iklim.
3. Masih rendahnya minat masyarakat dalam melakukan program kalpataru
4. Belum optimalnya pencatatan database dan pengelolaan keanekaragaman hayati
5. Belum optimalnya pelaksanaan pemantauan kualitas udara dan air.
6. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pembukaan lahan tanpa
bakar

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 33


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

7. Masih Maraknya okupasi masyarakan didalam kawasan Tahura Sultan Thaha


Syaifuddin
8. Masih Maraknya illegal loging dalam kawasan Tahura Sultan Thaha
9. MasihMaraknya Illegal drilling dalam kawasan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin
10. Masih Maraknya aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di jalur sungai.
e. Masalah terkait Bidang Pengelolaan Taman Hutan Raya :
1. Belum maksimalnya pembuatan disain tapak Tahura Sultan Thaha Syaifuddin
2. Belum tersusunnya Dokumen Rencana Pemulihan Ekosistem (RPE)
3. Masih Maraknya okupasi masyarakan didalam kawasan Tahura Sultan Thaha
Syaifuddin (blok tradisional seluas 10.000 ha)
4. Masih Maraknya illegal loging dalam kawasan Tahura Sultan Thaha
5. Masih Maraknya Illegal drilling dalam kawasan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin
6. Belum adanya petugas penegakan hukum (Polhut, PPNS)
7. Masih rendahnya pelaksanaan tutupan vegetasi di kawasan Tahura Sultan Thaha

Tabel 3.1
Pembagian Blok Pengelolaan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin

No Nama Blok Pengelolaan Luas Persentase Ket.


(Ha) Luas
1 Perlindungan 423,56 2,73
2 Pemanfaatan 824,14 5,21
3 Tradisional 10.880,19 68,73
4 Rehabilitasi 2.551,41 15,89
5 Khusus 231,32 1,46
6 Koleksi 946,48 5,98
Jumlah 15.830 100,00
Sumber Data : Dokumen Blok Pengelolaan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin

f. Masalah terkait UPTD Laboratorium Lingkungan


1. Belum terakreditasinya Laboratorium Lingkungan
2. Belum optimalnya sarana dan prasarana pengujian di Laboratorium Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 34


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

3. Belum Optimalnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualifikasi


4. Belum adanya Regulasi pemakaian kekayaan Negara (Laboratorium Lingkunhan)

Tabel 3.2
Data SDM pada UPTD Laboratorium Lingkungan
Tahun 2021

SDM SDM
No Petugas Teknis Ket
Dibutuhkan Tersedia
1 Analis Kimia 9 orang S1 Kimia Analis
2 Penerima Sampel 1 orang S1
Ekonomi/Administrasi
3 Pengambil Contoh Uji Air, 6 orang S1 Teknik
Udara dan Tanah Lingkungan / S1
Kimia Analis
4 Petugas K3 1 orang S1 Teknik
Lingkungan
5 Petugas Pengelolaan Limbah 1 orang SMA Sederatat
6 Supir Operasional 1 orang SMA Sederatat
Laboratorium
7 Petugas Kemanana 2 orang SMA Sederajat
8 Petugas IT 1 orang S1 Sistem Informasi
Jumlah 21 orang

g. Permasalahan pada UPTD Pengelolaan Persampahan


1. Kurangnya sarana dan prasarana pengangkut sampah
2. Belum maksimalnya pengurangan dan penanganan sampah
3. Kurangnya sarana dan prasarana kantor UPTD Pengelolaan persampahan
4. Belum adanya penanganan gas metan yang dihasilkan di TPA
5. Belum adanya sarana dan prasarana dalam pengurangan sampah (rumah kompos) di
sumber sampah (pasar).

Dari permasalahan pada masing-masing sekretariat dan bidang, dapat dirangkum menjadi
beberapa permasalahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, sebagai
berikut :
1. Belum optimalnya kualitas dokumen perencanaan, pelaksanaan, pengendalian,
evaluasi dan informasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
2. Belum optimalnya kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada kegiatan
perencanaan/program, keuangan, aset dan kepegawaian, serta ketersediaan sarana &

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 35


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

prasarana perkantoran dalam menunjang pelayanan di Dinas Lingkungan Hidup


Kabupaten Batang Hari.
3. Belum optimalnya ketersediaan data, informasi dan dokumen kajian lingkungan.
4. Belum optimalnya penaatan dan penegakan hukum lingkungan hidup.
5. Kurang optimalnya pengelolaan persampahan dan limbah B3.
6. Belum optimalnya kapasitas kelembagaan masyarakat pengelola lingkungan hidup.
7. Belum optimalnya pelaksanaan pemantauan kualitas air dan udara.
8. Belum optimalnya identifikasi keanekaragamanhayati.
9. Masih rendahnya informasi dan penanganan serta peran serta masyarakat terkait
pengelolaan sumber daya alam.
Sedangkan pemetaan permasalahan untuk penentuan prioritas dan sasaran pembangunan
daerah, sebagaimana tabel berikut :
Tabel 3.3
Pemetaan Permasalahan untuk Penentuan Prioritas
Dan Sasaran Pembangunan Daerah

No Masalah Pokok Masalah Akar Masalah


1 2 3 4
a) Belum optimalnya kualitas dokumen
perencanaan, pelaksanaan,
pengendalian, evaluasi dan informasi
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari.
Belum
Optimalnya
Belum optimalnya b) Belum optimalnya kapabilitas Sumber
1 Kinerja Pelayanan
Akuntabilitas Dinas
Dinas Daya Manusia (SDM) pada kegiatan
Lingkungan Hidup
Lingkungan perencanaan, keuangan, aset dan
Hidup kepegawaian, serta ketersediaan
sarana & prasarana perkantoran dalam
menunjang pelayanan di Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang
Hari.

1 2 3 4
2 Kualitas dan Belum a) Belum optimalnya ketersediaan data,
kelestarian Optimalnya informasi dan dokumen kajian
lingkungan hidup Penataan lingkungan.
Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 36


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

b) Belum optimalnya penaatan dan


Hidup
penegakan hukum lingkungan hidup
Belum a) Kurangnya sarana pengelolaan
Optimalnya persampahan
Pengelolaan b) Terbatasnya anggaran operasional
Persampahan
pengelolaan persampahan
a) Belum optimalnya kapasitas
Peran Serta kelembagaan masyarakat pengelola
Masyarakat lingkungan hidup.
Dalam b) Masih rendahnya Pola piker
Pengelolaan
Lingkungan masyarakat tentang pengelolaan
sampah secara mandiri

a) Belum optimalnya pelaksanaan


pemantauan kualitas air dan udara.
b) Belum optimalnya identifikasi
Konservasi dan keanekaragaman hayati.
Pengendalian c) Masih rendahnya informasi dan
Pencemaran penanganan serta peran serta
Lingkungan
Hidup masyarakat terkait pengelolaan sumber
daya alam
d) Masih maraknya kegiatan okupasi
kawasan, illegal loging, mining dan
drilling

Mempelajari semua hal di atas, maka Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
memilah permasalahan lingkungan hidup didasarkan pada tataran-tataran yang
menunjukkan hakekat kategori permasalahan. Berdasarkan pengamatan dan analisis, maka
permasalahan yang muncul dapat dikategorikan pada tabel 3.4 berikut ini :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 37


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Tabel 3.4
Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari

Faktor Yang Mempengaruhi Permasalahan Pelayanan DLH


Capaian/Kondisi INTERNAL EKSTERNAL
Aspek Kajian Standar yang digunakan
Saat ini (Kewenangan DLH) (Diluar Kewanangan
DLH)
1 2 3 4 5 6
1. PP.No. 22 Tahun 2021
Kesadaran Kurang memadainya sarana prasarana
tentang Penyelenggaraan
SDM, Sarana dan penanggung jawab penunjang dan SDM aparatur baik
Perlindungan dan
Prasarana kegiatan usaha masih secara kwantitas maupun kwalitas
Pngelolaan Lingkungan
rendah serta dukungan penganggaran
Hidup
2. PP No. 150 Tahun 2000 Kesadaran Kurang memadainya sarana prasarana
tentang Pengendalian SDM, Sarana dan penanggung jawab penunjang dan SDM aparatur baik
Kerusakan Tanah untuk Prasarana kegiatan usaha masih secara kwantitas maupun kwalitas
Produksi Biomassa rendah serta dukungan penganggaran
3. Permen LHK No. 23 Belum terakreditasinya Laborium
Kesadaran
Tahun 2020 tentang Lingkungan
Penurunan beban Masih dalam SDM, Sarana dan penanggung jawab
Laboratorium
pencemaran Pemenuhan Prasarana kegiatan usaha masih
Lingkungan Belum optimalnya jumlah parameter
lingkungan Target rendah
pengujian
4. Permen LHK No. 9 tahun
2010
5. Permen LHK No. 22
tahun 2017 tentang Tata Kesadaran
Belum tersedianya personil yang
Cara Pengelolaan SDM, Sarana dan penanggung jawab
bersertifikasi PPLH dan PPNS bidang
Pengaduan dugaan Prasarana kegiatan usaha masih
lingkungan hidup
pencemaran dan/atau rendah
kerusakan lingkungan
hidup dan/atau perusakan
hutan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 38


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

1 2 3 4 5 6
Kesadaran Kurang memadainya sarana prasarana
Pelayanan
SDM, Sarana dan penanggung jawab penunjang dan SDM aparatur baik
Pencegahan
Prasarana kegiatan usaha masih secara kwantitas maupun kwalitas
Pencemaran Air
rendah serta dukungan penganggaran
Pelayanan
Kesadaran Kurang memadainya sarana prasarana
Pencegahan
Masih dalam SDM, Sarana dan penanggung jawab penunjang dan SDM aparatur baik
Pencemaran Udara Permen LHK No. 19 dan 20
Pemenuhan Prasarana kegiatan usaha masih secara kwantitas maupun kwalitas
dari sumber tidak Tahun 2008
Target rendah serta dukungan penganggaran
bergerak
Pelayanan informasi
Kesadaran
status kerusakan
SDM, Sarana dan penanggung jawab
lahan dan/atau tanah
Prasarana kegiatan usaha masih
untuk produksi
rendah
biomassa
Permen LHK No. 19 dan 20
Pelayanan tindak Tahun 2008.
lanjut pengaduan
Kurang memadainya sarana prasarana
masyarakat akibat Permen LHK No. 22 tahun Kurangnya
SDM, Sarana dan penunjang dan SDM aparatur baik
adanya dugaan Sudah berjalan 2017 tentang Tata Cara pemahaman dari
Prasarana secara kwantitas maupun kwalitas
pencemaran Pengelolaan Pengaduan masyarakat pengadu
serta dukungan penganggaran
dan/perusakan dugaan pencemaran dan/atau
lingkungan kerusakan lingkungan hidup
dan/atau perusakan hutan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 39


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

3.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Batang Hari Nomor 4 Tahun 2017 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Perubahan Kabupaten Batang Hari 2006-
2025, visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Batang Hari adalah
“BATANG HARI YANG SEJAHTERA, BERKEADILAN, DAN BERAKHLAK
MULIA 2006-2025.”
Perumusan dan penjelasan terhadap visi dimaksud, menghasilkan pokok-pokok visi yang
diterjemahkan pengertiannya, sebagai berikut :
a. Batang Hari yang Sejahtera, yakni Terwujdunya masyarakat Batang hari yang
sejahtera dilihat dari prespektif ekonomi, sosial dan budaya yang dibangun dari etos
kerja dan produktivitas yang tinggi.
b. Batang Hari Yang Berkeadilan, yakni Terwujudnya masyarakat Batang Hari yang adil,
dalam ruang geografis, adil dalam sektor ekonomi, melindungi hak masyarakat
miskin, dan berdemokrasi dalam politik, ekonomi dan sosial budaya.
c. Batang Hari Yang Berakhlak Mulia, yakni Terwujudnya masyarakat Batang Hari yang
Berakhlak mulia, dimana martabat kehidupan manusia harus dibangun dengan nilai-
nilai keagamaan.

Visi Pembangunan Kabupaten Batang Hari diharapkan mampu mewujudkan keinginan


dan amanat masyarakat dengan tetap mengacu pada maksud otonomi daerah sebagaimana
dimaksud dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yaitu daerah
yang mempunyai kemandirian, daya saing dan mampu memberikan pelayanan publik
dalam rangka pencapaian tujuan nasional seperti yang diamanatkan dalam Pembukaan
Undang-Undang Dasar Tahun 1945.
Disamping itu visi Kabupaten Batang Hari tidak lepas dari Visi dalam RPJP Nasional dan
RPJP Provinsi Jambi karena penyusunan RPJM Kabupaten disusun dengan
memerhatikan RPJM Nasional dan RPJP Provinsi. Visi Pembangunan harus dapat diukur
untuk dapat mengetahui tingkat berbudaya dan kesejahteraan yang ingin dicapai.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 40


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Batang Hari Tahun
2021-2026 merupakan penjabaran dari tahapan pembangunan periode keempat RPJPD
Kabupaten Batang Hari Tahun 2006-2025 yang tema pembangunannya menjadi salah
satu rujukan kepala daerah dalam menyusun Visi dan Misi Kabupaten Batang Hari. Visi
pembangunan daerah Kabupaten Batang Hari untuk periode RPJMD 2021- 2026 sesuai
dengan visi kepala daerah terpilih adalah sebagai berikut :
“ PERUBAHAN MENUJU ARAH BARU BATANG HARI TANGGUH
(Terdepan, Agamis, Nyaman, Gotong Royong, Bermutu dan Harmonis)”

Untuk mewujudkan visi Perubahan menuju Arah Baru BATANGHARI TANGGUH


tersebut, maka misi yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan
selama periode 2021-2026 yaitu :
1. Terdepan dalam penguatan ketahanan ekonomi berbasis daya saing pertanian dan
agrowisata untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
2. Memperkuat Akhlaqul Karimah, sinergitas umarah dan ulama, semangat gotong
royong dan kemandirian masyarakat sebagai agen perubahan dalam mempercepat
pembangunan dan tatanan kehidupan masyarakat agamis.
3. Menciptakan ruang kota yang nyaman dan aman, serta menjamin tumbuhnya ruang
berusaha dan iklim investasi yang sehat.
4. Mewujudkan peningkatan sumber daya manusia yang bermutu dan kompetitif.
5. Mengembangkan budaya birokrasi yang harmonis serta sinergitas pembangunan
daerah dan desa.

Berdasarkan Visi dan Misi Bupati Batang Hari tahun 2021-2026 dan mengacu kepada
tugas dan fungsi nya, maka Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari akan
mendukung terlaksananya visi dan misi Bupati terutama di Misi Ketiga : Menciptakan
ruang kota yang nyaman dan aman, serta menjamin tumbuhnya ruang berusaha dan
iklim investasi yang sehat. Tujuan dari Misi Ketiga yang berkenaan dengan urusan
lingkungan hidup adalah : Mewujudkan pemanfaatan ruang untuk kenyamanan,
keamanan dalam mendukung kelestarian lingkungan.
Adapun Sasaran dari Misi Ketiga ini yang berkenaan dengan urusan lingkungan hidup
adalah :
1. Meningkatkan ketersediaan ruang kota dan ruang terbuka yang aman dan nyaman
2. Mewujudkan lingkungan dan kawasan pemukiman yang sehat
Kemudian strategi dari Misi Ketiga yang berkenaan dengan urusan lingkungan hidup
adalah : Peningkatan Kualitas Lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 41


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Untuk mengarahkan rumusan strategi yang dipilih agar lebih terarah dalam mencapai
tujuan dan sasaran dari waktu ke waktu selama 5 (lima) tahun kedepan, diperlukan arah
kebijakan yang akan mengarahkan pilihan-pilihan strategi agar selaras dengan arahan dan
tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk
melakukan analisis terhadap tugas pokok dan fungsi DLH Kabupaten Batang Hari yang
terkait dengan visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih,
perlu dilakukan telaahan terhadap visi, misi dan program tersebut dapat dilihat pada
Tabel 3.5 berikut :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 42


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Tabel 3.5
Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup
Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Kabupaten Batang Hari tahun 2021-2026

VISI : PERUBAHAN MENUJU ARAH BARU BATANG HARI TANGGUH


(Terdepan, Agamis, Nyaman, Gotong Royong, Bermutu dan Harmonis)
Misi dan Program KDH dan Permasalahan Pelayanan Dinas FAKTOR
No
Wakil KDH Terpilih Lingkungan Hidup Penghambat Pendorong
1 2 3 4 5
Misi III : Menciptakan Ruang Kota yang Nyaman dan Aman, serta Menjamin Tumbuhnya Ruang Berusaha dan Iklim Investasi Yang Sehat
Program Pembangunan
1. Pengelolaan Belum tersedianya database Belum optimalnya pengaggaran Tersedianya SDM Aplikasi Database
Keanekaragaman Hayati KEHATI dan RTH KEHATI dan RTH
(KEHATI)
2. Pengelolaan Persampahan Belum optimalnya sarana dan Kurangnya armada pengangkut sampah dan Tersedianya TPA dan SDM
prarasarana pengelolaan sampah fasilitas kantor di UPTD Pengelolaan
Persampahan
3. Perencanaan Lingkungan Belum tersusunnya dokumen Kurangnya SDM dan Penganggaran Adanya regulasi yang mengatur
Hidup perencanaan lingkungan hidup tentang perencanaan lingkungan
(RPPLH, IKLH, PDB dan PDRB
Hijau, DIKPLHD, NSDALH)
4. Pengendalian Pencemaran Masih adanya pelaku usaha yang Kurangnya kesadaran dari pelaku usaha Adanya regulasi yang mengatur
dan/atau Kerusakan belum memiliki izin PPLH dalam mentaati peraturan perundang- tentang izin PPLH
Lingkungan undangan
5. Peningkatan Pendidikan, Masih rendahnya kesadaran dan a) Kurnagnya pengetahuan masyarakat
Pelatihan dan Penyuluhan pengetahuan masyarakat tentang terhadap perubahan iklim dan kurangnya
Lingkungan Hidup untuk Perubahan Iklim dukungan stakeholders dalam penyuluhan
masyarakat kepada masyarakat
b) Belum tersedianya SDM Penyuluh
Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 43


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

1 2 3 4 5
6. Pengendalian bahan
berbahaya dan beracun
(B3) dan limbah
berbahaya dan beracun
(Limbah B3)
7. Pembinaan dan Masih adanya pelaku usaha yang Belum adanya petugas PPLH dan PPNS Adanya Regulasi yang mengatur
pengawasan terhadap izin belum mentaati peraturan tentang izin PPLH
lingkungan hidup dan izin dibidang lingkungan hidup
PPLH
8. Penghargaan lingkungan Kurangnya minat masyarakat Kurangnya SDM dalam
pelestarian Teralokasinya anggaran untuk
hidup untuk masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan pemberian penghargaan/reward
lingkungan kepada pelaku pelestarian lingkungan
9. Penanganan pengaduan Pengaduan yang belum sesuai Belum adanya petugas PPLH dan PPNS Permintaan masyarakat akan layanan
lingkungan hidup dengan SOP bidang Lingkungan penanganan pengaduan yang optimal

Belum terakreditasinya Laboratorium


Lingkungan
10. Pengakuan keberadaan
Masyarakat Hukum Adat
(MHA), kearifan local dan
MHA yang terkait dengan
PPLH
11. Konservasi Seumber Daya Belum dapat dilaksanakannya Belum tersusunnya dokumen Desain Tapak Adanya Regulasi tentang
Alam dan ekosistemnya pengelolaan Taman Hutan Raya dan Rencana Pemulihan Ekosistem (RPE) Pengelolaan TAHURA dan
Sultan Thaha Syaifuddin tersedianya anggaran dalam
penyusunan dokumen.
12. Pendidikan dan Pelatihan, Belum maksimalnya pelatihan, Belum tersedianya SDM Fungsional Teralokasinya anggaran
Penyuluhan dan penyuluhan dan pemberdayaan Penyuluh Kehutanan
Pemberdayaan masyarakat masyarakat dibidang kehutanan
dibidang kehutanan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 44


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Tabel 3.6
Permasalahan Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup berdasarkan sasaran Renstra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya

Sasaran Srategis Jangka Menengah Permasalahan Pelayanan Sebagai Faktor


Sasaran JangkaMenengah
No Renstra Kementerian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup
Hidup dan Kehutanan
Renstra DLH Provinsi Jambi
Kabupaten Batang Hari
Penghambat Pendorong
1 2 3 4 5 5
1 Terwujudnya lingkungan hidup dan
hutan yang berkualitas serta tanggap
terhadap perubahan iklim dengan
indikator yaitu: (1) Indeks Kualitas
Lingkungan Hidup (IKLH), (2) Peraturan Pemerintah
Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca No. 81Tahun
Belum terdapatnya
(GRK) yang terverifikasi pada Meningkatnya indeks Jumlah tenaga SDM 2012tentang
regulasi daerah terkait
Sektor Kehutanan dan Limbah, (3) kualitas udara, air, air laut pembina lingkungan hidup Pengelolaan Sampah
pengelolaan
Penurunan laju Deforestasi, (4) dan lahan terbatas RumahTangga dan
persampahan Sampah SejenisSampah
Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah
(IKPS), (5) Luas lahan dalam DAS Rumah Tangga
yang dipulihkan kondisinya, dan (6)
Luas kawasan Bernilai Konservasi
Tinggi (HCV - High Conservation
Values);
2 Tercapainya optimalisasi Meningkatnya tata kelola Belum efektifnya Lemahnya penegakan PP No. 82 tahun 2001
pemanfaatan sumber daya hutan dan reformasi birokrasi dan penerapan sanksi bagi hukum terhadap tentang Pengelolaan
lingkungan sesuai dengan daya kelembagaan serta setiap pelanggaran pelaku pencemar Kualitas Air dan
dukung dan daya tampung pelayanan publik pencemaran lingkungan Pengendalian
lingkungan, dengan indikator yaitu: hidup Pencemaran Air
(1) Kontribusi Sektor Lingkungan
Hidup dan Kehutanan terhadap PDB
Nasional, (2) Nilai Ekspor Hasil
Hutan, TSL dan Bioprospecting, dan
(3) Peningkatan Nilai Penerimaan
Negara Bukan Pajak (PNBP)

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 45


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Fungsional KLHK
3 Terjaganya keberadaan, fungsi dan
Peraturan Daerah
distribusi manfaat hutan yang
Kabupaten Batang Hari
berkeadilan dan berkelanjutan,
Kurangnya pemahaman Nomor 5
dengan indikator yaitu: (1) Luas Kurangnya SDM PPLH
masyarakat dan pelaku Tahun 2014 Tentang
kawasan hutan dengan Status dan PPNS Lingkungan
usaha dalam pengelolaan Perlindungan Dan
Penetapan, (2) Luas Kawasan Hutan Hidup
lingkungan hidup yang Pengelolaan Lingkungan
yang Dilepas untuk TORA (Tanah
bersih, indah dan lestari Hidup
Objek Reforma Agraria), dan (3)
Luas Kawasan Hutan yang Dikelola
oleh Masyarakat;
4 Terselenggaranya Tata Kelola dan
Inovasi Pembangunan Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (LHK) yang
Baik serta Kompetensi SDM LHK
yang Berdaya Saing, dengan
indikator yaitu: (1) Indeks
Efektivitas Pengelolaan Kawasan
hutan, (2) Jumah Kasus LHK yang
Ditangani melalui Penegakan
Hukum, (3) Indeks Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik
(Indeks-SPBE), (4) Hasil Litbang
yang Inovatif dan/atau
Implementatif, (5) Nilai Kinerja
Reformasi Birokrasi, (6) Opini WTP
atas Laporan Keuangan KLHK, (7)
Indeks Produktivitas dan Daya Saing
SDM LHK, dan (8) Level Maturitas
SPIP (Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah) KLHK

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 46


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Tabel 3.7
Permasalahan Pelayanan DLH Kabupaten berdasarkan Sasaran Renstra DLH Provinsi Jambi
Beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya

Permasalahan Pelayanan Dinas Sebagai Faktor


Sasaran JangkaMenengah
No Lingkungan Hidup
Renstra DLH Provinsi Jambi Kabupaten Batang Hari
Penghambat Pendorong
1 2 3 4 5
Belum terdapatnya regulasi Peraturan Pemerintah No. 81Tahun 2012tentang
Meningkatnya indeks kualitas udara, Jumlah tenaga SDM pembina
1 daerah terkait pengelolaan Pengelolaan Sampah RumahTangga dan
air, air laut dan lahan lingkungan hidup terbatas Sampah SejenisSampah Rumah Tangga
persampahan
Belum efektifnya
penerapan sanksi bagi Lemahnya penegakan
PP No. 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan
setiap pelanggaran hukum terhadap
Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air
pencemaran lingkungan pelaku pencemar
Meningkatnya tata kelola reformasi hidup
2 birokrasi dan kelembagaan serta Peraturan Daerah Kabupaten Batang Hari
Kurangnya pemahaman
pelayanan publik Kurangnya SDM PPLH Nomor 5
masyarakat dan pelaku usaha
dan PPNS Lingkungan Tahun 2014 Tentang Perlindungan Dan
dalam pengelolaan
Hidup Pengelolaan Lingkungan Hidup
lingkungan hidup yang
bersih, indah dan lestari
3 Belum optimalnya
Tercapainya Peningkatan koordinasi dalam PP No. 6 Tahun 2007 Jo PP No. 3 Tahun 2008
Pengelolaan sumber daya alam tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana
pengelolaan sumber daya Pengelolaan hutan sert apemanfaatan hutan
TAHURA Sultan Thaha Syaifuddin Belum optimalnya alam dan lingkungan hidup
yang adil, lestari dan pengawasan Kawasan Tahura Lemahnya pengawasan dan
berkesinambungan dengan STS dan penegakan hukum penegakan hukum terkait PP No. 24 Tahun 2010 Jo PP No. 105 Tahun
melibatkan masyarakat dan perlindungan 2015
kerjasama para pihak keanekaragaman hayati dan Tentang penggunaan kawasan hutan
ekosistem hutan
4 Terselenggaranya pelayanan Keterbatasan alokasi
Sarana prasarana terbatas Tersedianya APBD
administrasi Pemerintah urusan anggaran
lingkungan hidup

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 47


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

3.3 Telaah Renstra K/L dan Renstra Dinas Lingkungan Hidup

Berdasarkan kewenangan dari peraturan dan tata perundang-undangan terhadap tugas


dan fungsi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, maka visi Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia adalah :

“Terwujudnya Keberlanjutan Sumber Daya Hutan dan Lingkungan Hidup untuk


Kesejahteraan Masyarakat“ dalam mendukung: “Terwujudnya Indonesia Maju yang
Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”
Pada pernyataan Visi KLHK di atas, terdapat dua kata kunci, yaitu keberlanjutan dan
kesejahteraan. Makna dari pernyatan Visi KLHK tersebut yakni :
1. Keberlanjutan berarti pembangunan yang dilaksanakan oleh KLHK harus dapat menjaga
kelestarian sumber daya hutan, kualitas lingkungan hidup, kehidupan ekonomi dan sosial
masyarakat serta meningkatkan pembangunan yang inklusif disertai dengan pelaksanaan
tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas dan taraf hidup masyarakat baik
lakilaki maupun perempuan dari satu generasi ke generasi berikutnya;
2. Kesejahteraan berarti tercapainya perbaikan kualitas dan taraf hidup masyarakat
Indonesia baik laki-laki maupun perempuan secara adil dan setara.
Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka Misi yang diemban untuk memenuhi
visi yang telah dirumuskan adalah sebagai berikut :
1. Mewujudkan hutan yang lestari dan lingkungan hidup yang berkualitas;
2. Mengoptimalkan manfaat ekonomi sumber daya hutan dan lingkungan secara berkeadilan
dan berkelanjutan;
3. Mewujudkan keberdayaan masyarakat dalam akses kelola hutan baik lakilaki maupun
perempuan secara adil dan setara; dan
4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Tujuan KLHK merupakan penjabaran dari visi dan misi KLHK yang memuat
harapan yang akan dicapai secara umum dan selanjutnya dirinci ke dalam sasaran
strategis KLHK. Adapun rumusan tujuan KLHK yaitu :
1. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan serta ketahanan terhadap
perubahan iklim;
2. Meningkatkan pemanfaatan potensi ekonomi dari sumber daya hutan dan lingkungan
hidup;
3. Meningkatkan akses kelola hutan bagi masyarakat baik laki-laki maupun perempuan
secara adil dan setara dengan tetap menjaga keberadaan dan kelestarian fungsi hutan;
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 48
Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

4. Meningkatkan tata kelola, inovasi dan daya saing bidang lingkungan hidup dan
kehutanan

Selanjutnya, untuk memastikan peran pembangunan Kementerian Lingkungan


Hidup dan Kehutanan, dirumuskan sasaran strategis pembangunan Lingkungan Hidup
dan Kehutanan. Sasaran strategis ini akan menjadi panduan dan mendorong arsitektur
kinerja tahun 2020-2024. Adapun rumusan sasaran strategis Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (KLHK) adalah :
1. Terwujudnya lingkungan hidup dan hutan yang berkualitas serta tanggap terhadap
perubahan iklim dengan indikator yaitu: (1) Indeks Kualitas Lingkungan Hidup
(IKLH), (2) Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang terverifikasi pada Sektor
Kehutanan dan Limbah, (3) Penurunan laju Deforestasi, (4) Indeks Kinerja
Pengelolaan Sampah (IKPS), (5) Luas lahan dalam DAS yang dipulihkan kondisinya,
dan (6) Luas kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (HCV - High Conservation
Values);
2. Tercapainya optimalisasi pemanfaatan sumber daya hutan dan lingkungan sesuai
dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan, dengan indikator yaitu: (1)
Kontribusi Sektor Lingkungan Hidup dan Kehutanan terhadap PDB Nasional, (2)
Nilai Ekspor Hasil Hutan, TSL dan Bioprospecting, dan (3) Peningkatan Nilai
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Fungsional KLHK;
3. Terjaganya keberadaan, fungsi dan distribusi manfaat hutan yang berkeadilan dan
berkelanjutan, dengan indikator yaitu: (1) Luas kawasan hutan dengan Status
Penetapan, (2) Luas Kawasan Hutan yang Dilepas untuk TORA (Tanah Objek
Reforma Agraria), dan (3) Luas Kawasan Hutan yang Dikelola oleh Masyarakat;
4. Terselenggaranya Tata Kelola dan Inovasi Pembangunan Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (LHK) yang Baik serta Kompetensi SDM LHK yang Berdaya Saing,
dengan indikator yaitu: (1) Indeks Efektivitas Pengelolaan Kawasan hutan, (2) Jumah
Kasus LHK yang Ditangani melalui Penegakan Hukum, (3) Indeks Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (Indeks-SPBE), (4) Hasil Litbang yang Inovatif
dan/atau Implementatif, (5) Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi, (6) Opini WTP atas
Laporan Keuangan KLHK, (7) Indeks Produktivitas dan Daya Saing SDM LHK, dan
(8) Level Maturitas SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) KLHK.

Secara umum, sasaran pembangunan yang ingin dicapai Kementerian Lingkungan


Hidup dan Kehutanan adalah mewujudkan perbaikan fungsi lingkungan hidup dan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 49


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

pengelolaan sumber daya alam yang mengarah pada pengutamaan prinsip pembangunan
berkelanjutan. Sasaran khusus yang hendak dicapai adalah :

1. Terkendalinya pencemaran dan kerusakan lingkungan sungai, danau, pesisir dan laut,
serta air tanah.
2. Terlindunginya kelestarian fungsi lahan, keanekaragaman hayati dan ekosistem hutan.
3. Membaiknya kualitas udara dan pengelolaan sampah serta limbah bahan berbahaya
dan beracun (B3).
4. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup terintegrasi.

Dari Prioritas Nasional (PN) 6 yaitu : Membangun Lingkungan Hidup,


Meningkatkan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim , maka sasaran pembangunan
yang terkait dengan KLHK adalah :
a. Peningkatan kualitas lingkungan hidup, yang diupayakan dengan meningkatnya
kualitas lingkungan meliputi:
1) Peningkatan kualitas lingkungan hidup dengan indikator indeks kualitas
lingkungan hidup (IKLH), terdiri atas: (1) indeks kualitas udara (IKU) dari 84,1
poin menjadi 84,5 poin (2024), (2) indeks kualitas air (IKA) Rencana Strategis
KLHK Tahun 2020-2024 96 dari 55,1 poin menjadi 55,5 poin (2024), (3) indeks
kualitas air laut (IKAL) dari 58,5 menjadi 60,5 poin (2024), dan (4) indeks
kualitas tutupan lahan (IKTL) dari 61,6 poin menjadi 65,5 poin (2024);
2) Pencegahan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup
dengan indikator yaitu: (1) Jumlah lokasi pemantauan kualitas lingkungan dari
1.048 lokasi menjadi 1.141 lokasi (2024), (2) Jumlah usaha dan/atau kegiatan
yang memenuhi baku mutu lingkungan dari 1.705 perusahaan menjadi 3.750
perusahaan (2024), (3) Luas area dengan nilai konservasi tinggi (high
conservation value/HCV) yang dipertahankan secara nasional dari 52 juta hektar
menjadi 70 juta hektar (2024), (4) Luas kawasan konservasi yang dikelola dari 27
juta hektar, kemudian tetap menjadi 27 juta hektar (2024), (5) luas Kawasan
konservasi perairan dari 22,68 juta hektar menjadi 26,9 juta hektar (2024), dan
(6) Persentase penurunan luas areal hutan dan lahan yang terbakar setiap tahun
dari semula seluas 942.485 hektar areal terbakar, kemudian diupayakan turun
menjadi 2% dari data tersebut;
3) Penanggulangan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan
hidup dengan indikator yaitu: (1) jumlah sampah yang terkelola secara nasional

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 50


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

dari 67,45 juta ton menjadi 339,4 juta ton (2024), (2) persentase penurunan
sampah yang terbuang ke laut menjadi 60 persen dari baseline tersebut (2024),
dan (3) jumlah limbah B3 yang terkelola dari 367,3 juta ton menjadi 539,8 juta
ton (2024);
4) Pemulihan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup
dengan indikator yaitu: (1) jumlah lahan terkontaminasi limbah B3 yang
dipulihkan dari 475.676 ton menjadi 1.200,000 ton (2024), (2) jumlah Kawasan
pesisir dan pulau-pulau kecil rusak yang dipulihkan kondisinya dari 17 lokasi
menjadi 26 lokasi (2024), dan (3) jumlah spesies TSL terancam punah yang
ditingkatkan populasinya dari 25 jenis, kemudian tetap dijaga menjadi 25 jenis
(2024);
5) Penguatan kelembagaan dan penegakan hukum di bidang sumber daya alam dan
lingkungan hidup dengan indikator yaitu: (1) persentase pemegang izin yang taat
terhadap peraturan terkait pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)
dari 30 % menjadi 70 % Rencana Strategis KLHK Tahun 2020-2024 97 (2024),
(2) jumlah kasus pidana dan perdata LHK yang ditangani dari 193 kasus menjadi
540 kasus (2024), (3) jumlah luas hutan yang diamankan dari gangguan dan
ancaman dari 4.384.918 hektar menjadi 10,000,000 hektar (2024), dan (4) jumlah
daerah yang memiliki perencanaan pemanfaatan dan pengendalian sumber daya
alam dan lingkungan sebanyak 34 provinsi (2024).
b. Peningkatan ketahanan bencana dan iklim yang diupayakan dengan berkurangnya
kerugian akibat dampak bencana dan bahaya iklim melalui peningkatan ketahanan
bencana dan iklim dengan indikator yaitu persentase penurunan potensi kehilangan
PDB sektor terdampak bahaya iklim menjadi 1,15% PDB sektor tersebut.
c. Pembangunan rendah karbon yang diupayakan dengan meningkatnya capaian
penurunan emisi dan intensitas emisi GRK terhadap baseline meliputi:
1) Pembangunan rendah karbon dengan indikator yaitu: (1) persentase penurunan
emisi GRK terhadap baseline pada sektor energi dari 10,3% (2019) menjadi
13,2% (2024), (2) persentase penurunan emisi GRK terhadap baseline pada
sektor lahan dari 36,4% (2019) menjadi 58,3% (2024), (3) persentase penurunan
emisi GRK terhadap baseline pada sektor limbah dari 8,0% (2019) menjadi 9,4%
(2024), (4) persentase penurunan emisi GRK terhadap baseline pada sektor IPPU
dari 0,6% (2019) menjadi 2,9% (2024), dan (5) persentase penurunan emisi GRK
terhadap baseline pada sektor pesisir dan laut menjadi 7,3 % (2024);

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 51


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

2) Pemulihan lahan berkelanjutan dengan indikator yaitu: (1) jumlah lahan gambut
terdegradasi yang dipulihkan dan difasilitasi restorasi gambut per tahun dari
122.833 hektar menjadi 330,000 hektar (2024) dan (2) luas tutupan hutan dan
lahan yang ditingkatkan secara nasional per tahun dari 206.000 menjadi 420,000
hektar (2024);
3) Pengelolaan limbah dengan indikator yaitu: (1) jumlah sampah yang terkelola
secara nasional dari 67,5 juta ton (baseline 2019) menjadi 339,4 juta ton (2024),
(2) jumlah rumah tangga yang terlayani TPA dengan standar sanitary landfill
menjadi 3.885.755 KK, (3) jumlah rumah tangga yang terlayani TPS3R menjadi
409.078 RT, dan (4) jumlah rumah tangga yang terlayani TPST menjadi 494.152
RT;
4) Pengembangan industri hijau dengan indikator yaitu : (1) persentase perusahaan
industri menengah besar yang tersertifikasi standar industri hijau/SIH mejadi 10
perusahaan, (2) jumlah rancangan standar penurunan GRK sektor industri dari 3
rancangan standar menjadi 20 rancangan standar (2024), dan (3) jumlah
rancangan standar penanganan masalah limbah B3 sektor industri dan penerapan
ekonomi sirkular dalam pembangunan industri berkelanjutan dari 3 rancangan
standar menjadi 20 rancangan standar (2024);
5) Rendah karbon pesisir dan laut dengan indikator yaitu luas pemulihan ekosistem
mangrove dan pantai dari 1.000 hektar menjadi 5.000 hektar (2024)

Arah kebijakan dan strategi dalam Prioritas Nasional (PN) 6, yang terkait
dengan KLHK terdiri dari: 1) peningkatan kualitas lingkungan hidup, 2) peningkatan
ketahanan bencana dan iklim, dan 3) pembangunan rendah karbon, rincian masing-
masing dijelaskan di bawah ini.

Strategi untuk mewujudkan arah kebijakan peningkatan kualitas lingkungan hidup


meliputi:
a. Pencegahan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup,
yang dilaksanakan dengan: (1) pemantauan kualitas udara, air dan air laut, (2)
pemantaun kinerja pengelolaan lingkungan pada usaha dan/atau kegiatan, (3)
pencegahan kebakaran hutan dan lahan, (4) pencegahan dan pengendalian
pencemaran laut dan pesisir, (5) peningkatan kesadaran dan kapasitas pemerintah,

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 52


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

swasta dan masyarakat terhadap lingkungan hidup, (6) pencegahan kehilangan


keanekaragaman hayati dan kerusakan ekosistem melalui konservasi kawasan dan
perlindungan keanekaragaman hayati terancam punah, baik di daratan maupun
perairan, (7) penyediaan data dan informasi keanekaragaman hayati dan
ekosistem;
b. Penanggulangan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan
hidup yang dilaksanakan dengan: (1) penanganan pencemaran dan kerusakan
lingkungan, (2) pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah plastic, (3)
penghapusan dan penggantian merkuri, terutama di lokasi penambang emas skala
kecil (PESK), dan (4) pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 dan limbah
medis secara terpadu;
c. Pemulihan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup,
yang dilaksanakan dengan: (1) restorasi dan pemulihan lahan gambut dan areal
bekas terbakar, (2) pemulihan lahan bekas tambang dan lahan terkontaminasi
limbah B3, (3) pemulihan kerusakan ekosistem dan lingkungan pesisir dan laut,
termasuk ekosistem mangrove, terumbu karang, dan padang lamun, (4) pemulihan
habitat spesies terancam punah, dan (5) peningkatan populasi spesies tumbuhan
dan satwa liar (TSL) terancam punah;
d. Penguatan kelembagaan dan penegakan hukum di bidang sumber daya alam dan
lingkungan hidup, yang dilaksanakan dengan: (1) penguatan regulasi dan
kelembagaan bidang sumber daya alam dan lingkungan hidup di pusat dan daerah,
(2) penguatan sistem perizinan, pengawasan, dan pengamanan pengelolaan
sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan (3) penguatan mekanisme pidana,
perdata dan mediasi dalam proses penegakan hukum bidang sumber daya alam
dan lingkungan hidup.

Strategi untuk mewujudkan arah kebijakan peningkatan ketahanan bencana dan iklim
meliputi :
a. Penanggulangan bencana yang dilaksanakan dengan: (1) penguatan rencana
pengurangan rsiko bencana melalui rencana aksi pengurangan risiko bencana
secara nasional dan daerah yang akan diintegrasikan dengan rencana aksi adaptasi
perubahan iklim dan (2) integrasi kerjasama antar daerah terkait kebijakan dan
penataan ruang berbasis risiko bencana dan implementasi penanggulangan
bencana;

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 53


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

b. Peningkatan ketahanan iklim yang dilaksanakan dengan Implementasi Rencana


Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) pada sektor-sektor prioritas
melalui perlindungan ketahanan air pada wilayah berisiko.
c. Strategi untuk mewujudkan kebijakan pembangunan rendah karbon meliputi :
1) Pemulihan lahan yang berkelanjutan yang dilaksanakan dengan: (1) restorasi
dan pengelolaan lahan gambut, (2) rehabilitasi hutan dan lahan dan (3)
pengurangan laju deforestasi;
2) Pengelolaan limbah yang dilaksanakan melalui: (1) pengelolaan sampah
Rencana Strategis KLHK Tahun 2020-2024 100 rumah tangga dan (2)
pengelolaan limbah cair;
3) Pengembangan industri hijau yang dilaksanakan melalui: (1) konservasi dan
audit penggunaan energi pada industri, (2) penerapan modifikasi proses dan
teknologi, dan (3) manajemen limbah industri; d. Rendahnya karbon pesisir
dan laut yang dilaksanakan melalui inventarisasi dan rehabilitasi ekosistem
pesisir dan kelautan.

Pernyataan dari visi dan misi serta arahan dan sasaran pembangunan dari Kementerian
LHK diatas memberikan arahan bagi seluruh daerah (provinsi/kabupaten/kota) dalam
menjalankan tugas dan fungsinya di bidang Lingkungan Hidup dan kehutanan.
Sasaran dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dengan
mempertimbangkan sasaran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah
sebagai berikut :

1. Tercapainya program peningkatan pengelolaan lingkungan hidup yang bersih dan


lestari terhadap kelompok masyarakat.
2. Tercapainya program pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi tanah, air dan
udara :

a) Persentase pengelolaan lahan yang memenuhi kaidah lingkungan.


b) Persentase penurunan pencemaran lingkungan perairan.
c) Persentase penurunan pencemaran udara.
3.4 Telaah Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Pelaksanaan kegiatan serta pelayanan DLH harus memperhatikan rencana tata ruang
wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang terkait terhadap tugas dan
fungsi DLH. Rencana tata ruang wilayah dan KLHS merupakan salah satu dasar dalam

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 54


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

pelaksanakan kegiatan DLH yang merupakan acuan dalam melaksanakan kegiatan secara
terukur, terencana serta mempunyai dampak yang signifikan terhadap pembangunan
kedepannya. Rencana tata ruang wilayah yang terkait langsung dengan tugas dan fungsi DLH
adalah sebagai berikut :
Tabel 3.8
Permasalahan Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Berdasarkan RTRW Kabupaten
Beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya
RTRW Permasalahan Pelayanan Dinas Sebagai Faktor
No Terkait Tugas dan Fungsi Lingkungan Hidup
Penghambat Pendorong
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
1 2 3 4 5
Kurangnya
Masih belum optimalnya koordinasi antar UU NO 26 Tahun 2007
Pengaturan ruang kapasitas Kelembagaan untuk sektoral dalam Tentang RTH
1 terbuka hijau untuk mendukung pengelolaan ruang
pemukiman pengaturan ( Ruang Terbuka
terbuka hijau ruang terbuka Hijau)
hijau
Belum adanya
Kurangnya sosialisasi tentang Belum adanya regulasi
regulasi daerah
Pengaturan aturan garis sempadan sungai daerah
yang mengatur
2 pengamanan ke masyarakat yang yang mengatur tentang
tentang
sempadan sungai mempunyai tanah sekitaran sempadan
sempadan
sempadan sungai sungai
sungai
Belum adanya
Belum adanya Belum adanya regulasi
regulasi daerah
regulasi daerah Belum adanya regulasi daerah daerah
yang mengatur
3 yang mengatur yang mengatur tentang yang mengatur tentang
tentang
tentang sempadan sempadan sungai sempadan
sempadan
sungai sungai
sungai
Masih
Terganggungnya kebersihan
rendahnya
dan munculnya berbagai Masih rendahnya
pengetahuan dan
Pencemaran lingkungan pengetahuan dan
kesadaran para
Pengaturan kawasan menjadi akibat utama kesadaran para pelaku
4 pelaku usaha
industri ilir tumbuhnya industri, yang tak usaha
terhadap
pelak merugikan masyarakat terhadap pengelolaan
pengelolaan lingkungan hidup
yang tinggal di daerah
lingkungan
sekitarnya
hidup

3.5 Penentuan Isu-Isu Strategis

Isu-isu strategis dalam pelaksanaan program dan kegiatan OPD dalam jangka waktu
lima tahun kedepan berdasarkan deskripsi kondisi Kabupaten dalam pengelolaan kelestarian
lingkungan diantaranya memperhatikan pelayanan OPD, sasaran jangka menengah
RENSTRA serta kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) dan RTRW antara lain
dijabarkan sebagai berikut :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 55


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Tabel 3.9
Skor Kriteria Isu-Isu Strategis
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Tahun 2021-2026

Bobot
No Kriteria *)
**)
1 2 3
1 Penurunan Kualitas Air Sungai, Yang Diakibatkan Oleh :
a. Pertambangan Tanpa Izin 5
b. Limbah Domestik 5
c. Aktivitas Usaha Dan/Atau Kegiatan 15
2 Penurunan Kualitas Udara Akibat Kebakaran Lahan Dan Hutan 5
3 Berkurangnya Tutupan Hutan Dan Lahan 5
4 Konflik Penguasaan Lahan 5
5 Banjir Dan Longsor 5
6 Sedimentasi Sungai Dan Danau 5
7 Berkurangnya Keanekaragaman Hayati 5
8 Alih fungsi lahan akibat perkebunan masyarakat 5
9 Penurunan kualitas udara ambient akibat aktifitas industri dan asap kendaraan 10
10 Isu penegakan hukum dan regulasi lingkungan hidup, dengan permasalahan 10
masih banyaknya pengaturan hukum dan regulasi pengelolaan lingkungan
hidup yang belum konsisten teraplikasikan
11 Isu kapasitas pemangku kepentingan dalam pengelolaan lingkungan hidup, 5
dengan permasalahan rendahnya kompetensi dan sinergi antar stakeholder
dalam pengelolaan lingkungan hidup
12 Penurunan kesuburan lahan 5
13 Penurunan kualitas ekosistem perairan 5
14 Penurunan tingkat sanitasi kawasan perkotaan 5
TOTAL 100

Tabel 3.10
Nilai Skala Kriteria Isu Strategis
Dinas Lingungan Hidup Kabupaten Batang Hari Tahun 2021-2026

Nilai Skala Kriteria Tota


No Isu Strategis 1 2 3 4 5 l
Skor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Penurunan Kualitas Air Sungai, Yang Diakibatkan
Oleh :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 56


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

1 1 1 1 1 5
a. Pertambangan Tanpa Izin
1 1 1 1 1 5
b. Limbah Domestik
3 3 3 3 3 15
c. Aktivitas Usaha Dan/Atau Kegiatan
2 Penurunan Kualitas Udara Akibat Kebakaran 1 1 1 1 1
Lahan Dan Hutan
3 Berkurangnya Tutupan Hutan Dan Lahan 1 1 1 1 1 5
4 1 1 1 1 1 5
Konflik Penguasaan Lahan
5 1 1 1 1 1 5
Banjir Dan Longsor
6 Sedimentasi Sungai Dan Danau 1 1 1 1 1 5
7 Berkurangnya Keanekaragaman Hayati 1 1 1 1 1 5
8 Alih fungsi lahan akibat perkebunan masyarakat 1 1 1 1 1 5
9 Penurunan kualitas udara ambient akibat aktifitas 2 2 2 2 2 10
industri dan asap kendaraan
10 Isu penegakan hukum dan regulasi lingkungan
hidup, dengan permasalahan
masih banyaknya pengaturan hukum dan regulasi 2 2 2 2 2 10
pengelolaan lingkungan
hidup yang belum konsisten teraplikasikan
11 Isu kapasitas pemangku kepentingan dalam
pengelolaan lingkungan hidup,
dengan permasalahan rendahnya kompetensi dan 1 1 1 1 1 5
sinergi antar stakeholder
dalam pengelolaan lingkungan hidup
12 Penurunan kesuburan lahan 1 1 1 1 1 5
13 Penurunan kualitas ekosistem perairan 1 1 1 1 1 5
14 Penurunan tingkat sanitasi kawasan perkotaan 1 1 1 1 1 5

Tabel 3.11
Rata-rata Skor Isu-Isu Strategis
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari

Total Rata-Rata
No. Isu-Isu Strategis
Skor Skor
1
Penurunan Kualitas Air Sungai, Yang Diakibatkan Oleh :
5 1
a. Pertambangan Tanpa Izin
5 1
b. Limbah Domestik

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 57


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

15 3
c. Aktivitas Usaha Dan/Atau Kegiatan
2 Penurunan Kualitas Udara Akibat Kebakaran Lahan Dan 1
5
Hutan
3 Berkurangnya Tutupan Hutan Dan Lahan 5 1
4 5 1
Konflik Penguasaan Lahan
5 5 1
Banjir Dan Longsor
6 Sedimentasi Sungai Dan Danau 5 1
7 Berkurangnya Keanekaragaman Hayati 5 1
8 Alih fungsi lahan akibat perkebunan masyarakat 5 1
9 Penurunan kualitas udara ambient akibat aktifitas industri dan 2
10
asap kendaraan
10 Isu penegakan hukum dan regulasi lingkungan hidup, dengan
permasalahan
masih banyaknya pengaturan hukum dan regulasi pengelolaan 10 2
lingkungan
hidup yang belum konsisten teraplikasikan
11 Isu kapasitas pemangku kepentingan dalam pengelolaan
lingkungan hidup,
dengan permasalahan rendahnya kompetensi dan sinergi 5 1
antar stakeholder
dalam pengelolaan lingkungan hidup
12 Penurunan kesuburan lahan 5 1
13 Penurunan kualitas ekosistem perairan 5 1
14 Penurunan tingkat sanitasi kawasan perkotaan 5 1

Bab 4 Tujuan Dan


Sasaran
4.1 Tujuan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 58


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Tujuan adalah penjabaran/implementasi dari pernyataan misi. Tujuan adalah sesuatu


atau apa yang akan dicapai atau dihasilkan pada jangka waktu perencanaan. Tujuan akan
mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program, dan kegiatan dalam mewujudkan misi.
Berdasarkan rumusan Visi dan Misi serta mengacu dan menyelaraskan dengan arahan tehnis
operasional dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026
terkait bidang lingkungan hidup adalah Mewujudkan Pemanfaatan Ruang untuk Kenyamanan,
Keamanan dalam mendukung kelestarian Lingkungan. Tujuan organisasi perangkat daerah
merupakan penjabaran misi yang akan dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup. Oleh karena
itu tujuan ini dibuat untuk dapat menyediakan dasar yang kuat dalam menetapkan indikator
kinerja. Tujuan yang ingin dicapai oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
untuk jangka waktu perencanaan kedepan adalah :
1. Terwujudnya Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (64,91≤ IKLH ≤ 64,96).
2. Terwujudnya Pengelolaan TAHURA Sultan Thaha Syaifuddin

4.2 Sasaran

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang akan
dicapai/dihasilkan secara nyata oleh organisasi dalam jangka waktu tertentu. Sasaran
memberikan fokus pada penyusunan kegiatan sehingga bersifat spesifik, terinci, dapat diukur
dan dapat dicapai. Sasaran yang ingin dicapai Dinas Lingkungan Hidup pada 5 (lima) tahun
kedepan adalah mewujudkan tujuan organisasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup
melalui peningkatan kualitas air, udara dan tutupan lahan. Berdasarkan RPJMD 2021-2026,
rumusan pernyataan Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari dapat dilihat pada tabel 4.1 sebagai berikut :

Tabel 4.1
Tujuan Jangka Menengah Dinas Lingkungan Hidup
Tahun 2021-2026

INDIKATOR Data Capaian


TUJUAN SATUAN
TUJUAN RUMUS Pada Tahun
Awal

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 59


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

1 2 3 4 5

Terwujudnya
Indeks Kualitas
Peningkatan Indeks
Lingkungan IKLH = (30% X IKA)+(30% X IKU)+(40% X KTL) Persen 63,56
Kualitas Lingkungan
Hidup meningkat
Hidup

Terwujudnya Persentase
Pengelolaan TAHURA Terlaksananya
Pengelolaan Jumlah Luas Blok Pengelolaan
Sultan Thaha Pengelolaan Persen 0,50
TAHURA = --------------------------------------- X 100
Syaifuddin Tahura sesuai
Luas Tahura STS
Blok Pengelolaan

Bab 5 Strategi dan Arah Kebijakan

Strategi merupakan langkah-langkah yang berisikan program-program indikatif untuk


mewujudkan visi dan misi. Strategi dijadikan salah satu rujukan penting dalam perencanaan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 60


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

pembangunan daerah (strategy focused management). Rumusan strategi merupakan


pernyataan yang menjelaskan bagaimana sasaran akan dicapai yang selanjutnya diperjelas
dengan serangkaian arah kebijakan.
Rumusan strategi menunjukkan keinginan yang kuat bagaimana Pemerintah Daerah
menciptakan nilai tambah (value added) bagi stakeholder pembangunan daerah. Disini
penting untuk mendapatkan parameter utama yang menunjukkan bagaimana strategi tersebut
menciptakan nilai (strategy objective). Melalui parameter tersebut, dapat dikenali indikasi
keberhasilan atau kegagalan suatu strategi sekaligus untuk menciptakan budaya “berpikir
strategis” dalam menjamin bahwa transformasi menuju pengelolaan pembangunan daerah
yang baik, partisipatif, transparan, akuntabel dan berkomitmen terhadap kinerja; strategi harus
dikendalikan dan di evaluasi (learning process).
Arah kebijakan adalah pedoman untuk mengerahkan perumusan strategi yang dipilih
agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran dari tahun ke tahun selama 5 (lima)
tahun. Rumusan arah kebijakan merasionalkan pilihan strategi agar memiliki fokus dan sesuai
dengan pengaturan pelaksanaannya.
Arah kebijakan merupakan fokus/tema pembangunan setiap tahunnya selama 5 (lima)
tahun. Pentahapan dan fokus/tema ini mencerminkan urgensi permasalahan yang hendak
diselesaikan, berkaitan dengan pengaturan waktu. Penekanan fokus/tema dalam setiap
tahunnya selama 5 (lima) tahun memiliki kesinambungan dari satu periode ke periode lainnya
dalam rangka mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Memperhatikan visi, misi, strategi dan arah kebijakan Bupati Batang Hari tahun 2021-2026
serta Rencana Tata Ruang Wilayah 2021-2026, maka untuk mewujudkan tujuan dan sasaran
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, strategi dan kebijakan yang digunakan
adalah :

Tabel 4.2
Sasaran Jangka Menengah dan Target Kinerja
Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2021-2026
Kondisi
Kinerja
Target Kinerja Sasaran Pada
Sasaran Indikator Rumus Satuan Pada Tahun Ke Akhir
Sasaran Periode
Renstra
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 61


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Indeks Kualitas
Persen 76,67 77,68 78,69 79,70 80,70 81,72
Air
Pencemaran dan
Kerusakan
Lingkungan Indeks Kualitas
Persen 81,75 82,76 83,77 84,77 85,77 86,80
Hidup Terkendali Udara IKU = 100 – [50/0.9 x (Ieu – 0.1)]

Indeks Kualitas IKTL = 0,23 ITH + 0,24 IPH + 0,30


Persen 40,09 41,10 42,11 43,13 44,13 45,14
Tutupan Lahan IKT + 0,5 IKBA + 0,08 IKH

Terwujudnya Persentase
Pengelolaan Terlaksananya Pengelolaan Tahura =
TAHURA Sultan Pengelolaan ((2,73%*15830)+(5,21%*15830)+(68,73%*15
Thaha Tahura sesuai Persen 0,50 11,5 12 12,5 13 49,50
830)+(15,89%*15830)+(1,41%*15830)+(5,98
Syaifuddin Blok %*15830))
Pengelolaan

Bab 6 Rencana Program Kegiatan, Indikator Kinerja,


Kelompok Sasaran Dan Pendanaan Indikatif

5.1 Program Kegiatan

Dinas Lingkungan Hidup sebagai lembaga yang menangani masalah lingkungan hidup
sangat berperan dalam mengatasi masalah kebersihan serta pengelolaan persampahan dan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 62


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

pertamanan. Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat maka Dinas Lingkungan Hidup
mempunyai program serta kegiatan yang sangat menunjang sebagai tolok ukur dalam
mencapai keberhasilan pencapaian sasaran dan pelayanan publik. Adapun program dan
kegiatan yang akan dilaksanakan merupakan urusan rutin dibidang administrasi
kelembagaan serta urusan wajib bagi OPD.
Program-program yang dilaksanakan mempunyai keterkaitan dengan kegiatan yang
akan menunjang pada keberhasilan program yang ditentukan, adapun kegiatan yang akan
dilaksanakan mempunyai keterkaitan pula pada hasil yang akan dicapai pada penentuan
tujuan dan sasaran kegiatan sehingga terjadi sinkronisasi antara program dan kegiatan
sebagai penunjang dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Dinas Lingkungan Hidup sebagai lembaga yang menangani masalah lingkungan hidup
sangat berperan dalam mengatasi masalah kebersihan serta pengelolaan persampahan dan
pertamanan. Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat maka Dinas Lingkungan Hidup
mempunyai program serta kegiatan yang sangat menunjang sebagai tolok ukur dalam
mencapai keberhasilan pencapaian sasaran dan pelayanan publik. Adapun program dan
kegiatan yang akan dilaksanakan merupakan urusan rutin dibidang administrasi
kelembagaan serta urusan wajib bagi OPD.
Program-program yang dilaksanakan mempunyai keterkaitan dengan kegiatan yang
akan menunjang pada keberhasilan program yang ditentukan, adapun kegiatan yang akan
dilaksanakan mempunyai keterkaitan pula pada hasil yang akan dicapai pada penentuan
tujuan dan sasaran kegiatan sehingga terjadi sinkronisasi antara program dan kegiatan
sebagai penunjang dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat.

5.2 Indikator Kinerja

Penetapan indikator kinerja DLH Kabupaten Batang Hari bertujuan untuk


memberikan gambaran mengenai ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi DLH
selama 5 (lima) tahun kedepan. Hal ini ditunjukan dari akumulasi indikator capaian setiap
tahunnya.

5.3 Kelopompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 63


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Kelompok sasaran dalam pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batan Hari adalahpemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Sedangkan
pendanaan indikatif diperoleh dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan
anggarandekonsentrasi (APBN).
Penjelasan megenai rencana program, dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok
sasaran, dan pendanaan indikatif yang dijelaskan diatas dapat dilihat melalui tabel 5.1
berikut ini :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 64


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Tabel 6.1
Rencana Program, Dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, Dan Pendanaan Indikatif
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Tahun 2021-2026
MISI/TUJUAN/ CAPAIAN KINERJA PROGRAM DAN PENDANAAN
SASASARAN/ KONDISI 2021 2022 (n+1) 2023 (n+2) 2024 (n+3) 2025 (n+4) 2026 (n+5) URUSAN
NO BIDANG/ URUSAN INDIKATOR AWAL TARGET TARGET TARGET TARGET TARGET TARGET PENANG
PEMERINTAHAN/PRO KINERJA TAHUN GUNG
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp)
GRAM PRIOROTAS 2020 JAWAB
PEMBANGUNAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 8 9 10 11 12 13 14 15
Misi III :
Menciptakan Ruang Kota yang Nyaman dan Aman,
serta menjamin tumbuhnya Ruang usaha dan iklim
investasi yang sehat.

Tujuan III.a :
Mewujudkan pemanfaatan ruang untuk kenyamanan,
keamanan dalam mendukung Kelestarian lingkungan

Tujuan III.a
Meningkatkan ketersediaan ruang kota dan ruang terbuka
yang aman dan nyaman

Sasaran III.a.
Meningkatkan ketersediaan ruang kota dan ruang terbuka
yang aman dan nyaman

Urusan
Pemerintahan
A
Bidang Kehutanan

Program Konservasi Persentase


1 Sumber Daya Alam Kerusakan 81,25% 80,15 2.177.916.930,00 2.177.916.930,00 79,00 2.177.916.930,00 78,00 2.177.916.930,00 77,00 2.177.916.930,00 76,20 2.177.916.930,00 DLH
Dan Ekosostemnya TAHURA

Pengelolaan Taman Persentase


Hutan Raya (TAHURA) Pengelolaan 81,25% 80,15 2.177.916.930,00 2.177.916.930,00 79,00 2.177.916.930,00 78,00 2.177.916.930,00 77,00 2.177.916.930,00 76,20 2.177.916.930,00
Kabupaten/Kota Tahura STS
Luas
Pencegahan, penanggula
penanggulangan dan ngan dn
13.390 Ha 15.830 Ha 766.469.330,00 15.830 Ha 1.000.000.000,00 15.830 Ha 1.100.000.000,00 15.830 Ha 1.100.000.000,00 15.830 Ha 1.000.000.000,00 1.000.000.000,00
pembatasan kerusakan pembatasan
TAHURA kerusakan
TAHURA
Persentase
Pengawetan tumbuhan,
luas
satwa, serta habitat
TAHURA 2.440 Ha 15% 1.864.857.430,00 20 375.000.000,00 25 300.000.000,00 20 300.000.000,00 20 375.000.000,00 20 375.000.000,00
TAHURA
yang
Kabupaten/Kota
dipelihara
Pemulihan Ekosistem
Persentase
atau penutupan
penguranga
kawasan sesuai
n kerusakan 84,57% NA 137.386.830,00 1% 1.622.916.930.00 1% 1.622.916.930.00 1% 1.622.916.930.00 1% 1.622.916.930.00 1% 1.622.916.930.00
rencana pengelolaan
ekosistem
TAHURA
TAHURA
Kabupaten/Kota

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 65


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Penguatan Kapasitas
Jumlah
dan pemberdayaan
desa yang
masyarakat di sekitar NA 3 155.996.540,00 3 180.000.000,00 2 155.000.000,00 2 155.000.000,00 3 180.000.000,00 3 180.000.000,00
dilakukan
TAHURA
pembinaan
Kabupaten/Kota
Program Pendidikan
dan Pelatihan, Persentase
Penyuluhan dan Desa sekitar
2 NA NA 10 1.000.000.000,00 12 1.000.000.000,00 15 1.000.000.000,00 17 1.000.000.000,00 20 1.000.000.000,00
Pemberdayaan Hutan yang
Masyarakat dibidang dibina
Kehutanan
Urusan Pemerintahan
Bidang
Lingkungan Hidup
Persentase
Program Pengelolaan
Penurunan
1 Keanekaragaman NA 0,50 200.000.000,00 0,50 200.000.000,00 0,50 200.000.000,00 0,50 200.000.000,00 0,50 200.000.000,00 2,50 200.000.000,00
Emisi
Hayati (KEHATI)
Udara
Persentase
Pengelolaan Terkelolany
keanekaragaman a 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
hayati kabupaten/kota keanekarag
aman hayati
Luas RTH
Pengelolaan Ruang
yang 2,5 Ha 2,5 Ha 0 13,37 Ha 200.000.000,00 13,37 Ha 200.000.000,00 13,37 Ha 200.000.000,00 13,37 Ha 200.000.000,00 13,37 Ha 200.000.000,00
Terbuka Hijau (RTH)
dikelola
Sasaran III.a.2 :
Mewujudkan Lingkungan dan Kawasan Pemukinan Yang
Sehat
Urusan Pemerintahan
Bidang Lingkungan
Hidup
Persentase
Program
sampah
1 Pengelolaan 40,60% 41,00 % 3.468.390.180,00 41,40% 3.700.000.000,00 41,81% 3.950.000.000,00 42,23% 3.650.000.000,00 42,64% 4.000.000.000,00 43,06% 4.000.000.000,00
yang
Persampahan
dikelola
Persentase
Pengelolaan Sampah pengelolaa 41,00 % 41,40% 41,81% 42,23% 42,64% 43,06%
n sampah
Pengurangan Sampah
Dengan Melakukan
a Pembatasan, Persentase 20,21 20,41 3.113.391.510,00 20,61 250.000.000,00 20,81 230.000.000,00 21,02 200.000.000,00 21,22 200.000.000,00 21,43 300.000.000,00 DLH
Pendauran Ulang Dan pengelolaa
Pemanfaatan kembali n sampah
Penanganan sampah
dengan melakukan
pemilahan
Persentase
pengumpulan
sampah
b pengangkutan 20,39 % 20,59 104.998.960,00 20,79 3.220.000.000,00 21,00 3.230.000.000,00 21,21 3.115.000.000,00 21,42 3.100.000.000,00 21,63 3.350.000.000,00
yang
pengolahan dan
ditangani
pemrosesan akhir
sampah di TPA/TPST
Kabupaten/Kota
Peningkatan peran Jumlah
serta masyarakat dalam kelompok
c 2 0 3 150.000.000,00 4 140.000.000,00 5 100.000.000,00 6 100.000.000,00 7 200.000.000,00
pengelolaan masyarkaat
persampahan yang dibina
Koordinasi dan Jumlah
sinkronisasi penyediaan tempat
d sarana dan prasarana sampah 0 411 99.999.971,00 400 100.000.000,00 400 100.000.000,00 54 85.000.000,00 400 100.000.000,00 500 150.000.000,00
pengelolaan yang
persampahan tersedia
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 66


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Persentase
Perusahaan
Program Perencanan
2 yang 100 % 100 % 249.997.880,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00
Lingkungan Hidup
memiliki Izin
Lingkungan
Persentase
Penyelenggaraan tersusun
Kajian Lingkungan dan
0 100 % 249.997.880,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 3 100.000.000,00
Hidup Strategis (KLHS) terlaksanan
Kabupaten/Kota ya KLHS
RPJMD
Tersusunny
a Dokumen
KLHS
RPJMD,
Pembuatan dan
KLHS
Pelaksanaan KLHS
RTRW, 0 2 249.997.880,00 3 100.000.000,00 3 100.000.000,00 3 100.000.000,00 3 100.000.000,00 3 100.000.000,00
RPJMD dan KLHS
IKLH,
RTRW
DIKPLHD,R
PPLH,PDB,
PDRB Hijau,
NSDALH.
Indeks
Program Pengendalian
Kualitas Air,
Pencemaran dan/ atau
3 Udara, dan 98,92 1.200.000.000,00 98,93 1.200.000.000,00 98,94 1.000.000.000,00 98,95 1.000.000.000,00 98,97 1.200.000.000,00 98,97 1.200.000.000,00 DLH
kerusakan lingkungan
Tutupan
hidup
Lahan
Meningkatn
Pencegahan ya indeks
pencemaran dan/atau kualitas air,
77,68 IKA 77,68 IKA 77,68 IKA 77,68 IKA 77,68 IKA 77,68 IKA
kerusakan lingkungan udara dan
kabupaten/kota tutupan
lahan
Koordinasi, sinkronisasi
Jumlah
dan pelaksanaan
parameter
pencegahan
kulaitas 7 7
pencemaran lingkungan 750.000.000,00 10 860.000.000,00 11 860.000.000,00 11 720.000.000,00 11 720.000.000,00 12 910.000.000,00
lingkungan parameter parameter
hidup, dilaksanakan
yang
terhadap media tanah,
terakreditasi
air, udara dan laut
Meningkatn
Penanggulangan ya Indeks
pencemaran dan/atau kualitas air,
NA 63,56 100.000.000,00 64,57 250.000.000,00 65,58 250.000.000,00 66,59 200.000.000,00 67,60 200.000.000,00 68,61 200.000.000,00
kerusakan lingkungan udara dan
kabupaten/kota tutupan
lahan
Indeks
77,68 78,69 79,70 80,71 81,72
kualitas air 76,67
Penghentian Indeks
85,79
pencemaran dan/atau kualitas 81,75 82,76 83,77 84,77 86,80
100.000.000,00 100.000.000,00 100.000.000,00 100.000.000,00 . 100.000.000,00 100.000.000,00
kerusakan lingkungan udara
hidup Indeks
kualitas
40,09 41,10 42,11 43,13 63,55 64,04
tutupan
lahan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 67


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Persentase
Program Peningkatan kelembaga
Pendidikan an/kelompo
Pelatihan dan k
4 20 % 22 % 53.999.880,00 25 % 100.000.000,00 27 % 100.000.000,00 29 % 75.000.000,00 34 % 75.000.000,00 37 % 120.000.000,00 DLH
penyuluhan masyarakat
Lingkungan Hidup peduli
untuk Masyarakat lingkungan
hidup
Persentase
Penyelenggaraan
kelembagaa
pendidikan, pelatihan,
n/kelompok
dan penyuluhan
masyarakat 100 % 53.999.880,00 100 % 100.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 75.000.000,00 100 % 100.000.000,00 100 % 120.000.000,00
lingkungan, lembaga
peduli
kemasyarakatan tingkat
lingkungan
daerah kabupaten/kota
hidup
Meningkatn
ya
kelompok/le
Pendampingan gerakan 14
mbaga 17 53.999.880,00 20 100.000.000,00 20 100.000.000,00 20 75.000.000,00 25 100.000.000,00 35 120.000.000,00
peduli lingkungan hidup Kelompok
masyarakat
yang peduli
lingkungan
Jumlah
Program Pengendalian Stakeholder
bahan Berbahaya dan yang
beracun (B3) dan Mengelola
5 38 75.000.000,00 41 75.000.000,00 44 50.000.000,00 47 50.000.000,00 50 75.000.000,00 DLH
limbah Bahan B3 dan
berbahaya dan beracun Limbah B3
(LimbahB3) Sesuai
Aturan
Persentase
Tersimpann
Penyimpanan
ya Limbah 50 % 50 % 50 % 50 % 50 % 50 %
sementara limbah B3
B3 sesuai
aturan
Jumlah
Verifikasi Lapangan
Stakeholder
Untuk memastikan
yang
Pemenuhan
Mengelola
Persyaratan 33 33 0 36 75.000.000,00 38 75.000.000,00 39 50.000.000,00 40 50.000.000,00 45 120.000.000,00 DLH
B3 dan
Administrasi dan
Limbah B3
Teknis Penyimpanan
Sesuai
Sementara Limbah B3
Aturan
Program Pembinaan
Persentase
dan pengawasan
Penaggungj
6 Terhadap Izin 45 45 137.979.710,00 47 200.000.000,00 48 200.000.000,00 49 150.000.000,00 50 150.000.000,00 51 250.000.000,00 DLH
awab Usaha
Lingkungan HIdup dan
yang dibina
Izin PPLH
Ketaatan
Pembinaan dan
Pelaku
Pengawasan Terhadap
Usaha
Usaha dan/atau
terhadap
Kegiatan Izin
ketentuan 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
Lingkungan dan Izin
izin
PPLH diterbitkan oleh
lingkungan
Pemerintah
dan izin
Kabupaten/Kota
PPLH
Fasilitasi pemenuhan
Persentase
ketentuan dan
Penaggungj
kewajiban izin 45 % 46 % 137.979.710,00 47 % 200.000.000,00 48 % 200.000.000,00 49 % 150.000.000,00 50 % 150.000.000,00 51 % 250.000.000,00 DLH
awab Usaha
lingkungan dan/atau
yang dibina
izin PPLH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
7 Program Penghargaan Persentase 25 25 % 186.997.315,00 26 % 200.000.000,00 27 % 200.000.000,00 28 % 180.000.000,00 29 % 180.000.000,00 30 % 250.000.000,00 DLH

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 68


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Kelompok/
Lembaga
Lingkungan Hidup yang
Untuk Masyarakat mendapat
Penghargaa
n Nasional
Terlaksanan
ya penilaian
Pemberian kinerja
penghargaan dalam
lingkungan hidup perlindunga 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
tingkat daerah n dan
kabupaten/kota pengelolaan
lingkungan
hidup
Penilaian Kinerja
Masyarakat/Lembaga Jumlah
Masyarakat/Dunia penerima
Usaha/ Dunia penghargaa
25 25 186.997.315,00 25 200.000.000,00 25 200.000.000,00 25 180.000.000,00 25 180.000.000,00 25 250.000.000,00 DLH
Pendidikan/Filantropi n tingkat
dalam Perlindungan kabupaten
dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup
Prosentase
pengaduan
Program Penanganan
masyarakat
8 Pengaduan 100 % 100 % 122.510.795,00 100 % 150.000.000,00 100 % 150.000.000,00 100 % 125.000.000,00 100 % 125.000.000,00 100 % 150.000.000,00 DLH
yang
Lingkungan Hidup
ditindaklanju
ti
Penyelesaian
Pengaduan Masyarakat Persentase
di Bidang Perlindungan pengaduan
dan Pengelolaan masyarakat
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
Lingkungan Hidup yang
(PPLH) ditindaklanju
ti
Kabupaten.Kota
Prosentase
Pengelolaan pengaduan
pengaduan masyarakat masyarakat
5 Kasus 5 Kasus 122.510.795,00 5 Kasus 150.000.000,00 5 Kasus 150.000.000,00 5 Kasus 125.000.000,00 5 Kasus 125.000.000,00 5 Kasus 150.000.000,00 DLH
terhadap PPLH yang
Kabupaten/Kota ditindaklanju
ti
Koordinasi dan
sinkronisasi penerapan Persentase
sanksi administrasi, penurunan
penyelesaian sengketa, pelanggaran
90% 90% 0 95% 90.000.000,00 95% 90.000.000,00 95% 80.000.000,00 95% 80.000.000,00 100% 90.000.000,00
dan/atau penyidikan dibidang
lingkungan hidup diluar lingkungan
pengadilan atau melalui hidup
pengadilan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
10 Program Penunjang

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 69


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Urusan Pemerintahan
Daerah
Kabupaten/Kota

Perencanaan,
Tersusunny
Penganggaran, dan
a dokumen
Evaluasi kinerja 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
perencanaa
perangkat daerah
n
Jumlah
Penyusunan dokumen dokumen
perencanaan perencanaa 3 4 12.857.000,00 4 14.142.700,00 4 15.556.970,00 4 15.556.970,00 4 15.556.970,00 4 15.556.970,00
perangkat daerah n yang
tersusun
Administrasi Terlaksanan
Keuangan Perangkat ya
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
Daerah administrasi
keuangan
Tersedianya
Penyediaan Gaji dan gaji dan
1 100 % 100 % 5.095.938.127,00 100 % 5.605.531.939,00 100 % 6.166.085.132,90 100 % 6.782.693.645,00 100 % 7.460.303.009,50 100 % 8.206.333.309,90
Tunjangan ASN tunjangan
ASN
Persentase
Koordinasi dan terlaksanan
2 pelaksanaan akuntansi ya 100,00% 100,00% 4.750.251,00 100,00% 5.225.276,10 100,00% 5.747.802,61 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87
SKPD Akuntansi
SKPD
Persentase
Koordinasi dan
penyelesaia
penyusunan Laporan
3 n laporan 100 % 100 % 4.750.251,00 100,00% 5.225.276,10 100,00% 5.747.802,61 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87
Keuangan Akhir Tahun
keuangan
SKPD
akhir tahun
Persentase
Pengelolaan dan penyiapan
penyiapan bahan bahan
4 100 % 100 % 4.750.251,00 100,00% 5.225.276,10 100,00% 5.747.802,61 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87
tanggapan tanggapan
pemeriksaan pemeriksaa
n
Persentase
penyusunan
Koordinasi dan
laporan
penyusunan laporan
keuangan
5 keuangan bulanan, 100 % 100 % 4.750.251,00 100,00% 5.225.276,10 100,00% 5.747.802,61 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87 100,00% 6.322.582,87
bulanan,
triwulan/semesteran
triwulan/sem
SKPD
esteran
SKPD

Administrasi Terlaksanan
Kepegawaian ya
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
Perangkat Daerah administrasi
kepegawaia
n
Jumlah
Tersedianya
Pengadaan pakaian dinas pakaian
beserta atribut dinas dan 0 88 35.000.000,00 88 38.500.000,00 88 42.350.000,00 88 46.585.000,00 88 51.243.500,00 88 51.243.500
kelengkapannya atribut
kelengkapa
nnga

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 70


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Jumlah ASN
yang
mengikuti
Penyelenggaraan
Pendidikan
Pendidikan dan 0 48 150.000.000,00 48 165.000.000,00 48 181.500.000,00 48 181.500.000,00 48 181.500.000,00 48 181.500.000,00
dan
Pelatihan/Bimbingan Teknis
Pelatihan/Bi
mbingan
Teknis
Administrasi Umum Terlaksanan
Perangkat Daerah ya
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
administrasi
umum
Jumlah
Tersedianya
Penyediaan komponen
instalasi
instalasi
1 listrik/pener 12 jenis 15 jenis 13.700.000,00 20 jenis 15.070.000,00 22 jenis 16.577.000,00 24 jenis 18.657.700,00 26 jenis 18.657.700,00 28 jenis 20.523.470,00
listrik/penerangan
angan
bangunan kantor
bangunan
kantor
Jumlah
Tersedianya
Penyediaan peralatan
peralatan
2 dan perlengkapan 0 10 115.000.000,00 12 126.000.000,00 14 138.600.000,00 16 152.460.000,00 18 167.246.000,00 18 167.246.000,00
dan
kantor
perlengkapa
n kantor
Jumlah
Tersedianya
Penyediaan peralatan
3 peralatan 0 3 Jenis 7.500.000,00 3 Jenis 8.250.000,00 3 Jenis 9.075.000 3 Jenis 9.982.500,00 3 Jenis 10.980.750,00 3 Jenis 7.500.000,00
rumah tangga
rumah
tangga
Jumlah
tersedinya
Penydiaan bahan
4 bahan 5 20 jenis 30.158.000,00 6 jenis 33.173.800,00 6 jenis 36.491.180,00 6 jenis 36.491.180,00 6 jenis 36.491.180,00 6 jenis 40.140.100,00
logistik kantor
logistic
kantor
Jumlah
tersedianya
Penyediaan barang
barang
5 cetakan dan 12 20 bahan 24.000.000,00 20 bahan 26.400.000,00 20 bahan 29.040.000,00 20 bahan 31.944.000,00 20 bahan 31.944.000,00 20 bahan 35.138.400,00
cetakan dan
penggandaan
penggandaa
n
Tersedianya
bahan
Penyediaan bahan
bacaan dan
6 bacaan dan peraturan 4 10 12.150.000,00 10 12.150.000,00 10 12.150.000,00 10 12.150.000,00 10 12.150.000,00 10 12.150.000,00
peraturan
perundang-undangan
perundang-
undangan

Terlaksanan
ya rapat
Penyelenggaraan
koordinasi
rapat koordinasi dan
7 dan 100 % 100 % 485.000.000,00 100 % 485.000.000,00 100 % 553.500.000,00 100 % 553.500.000,00 100 % 553.500.000,00 100 % 553.500.000,00
konsltasi SKPD
konsultasi
SKPD di
dalam dan
luar daerah

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Penyediaan Jasa Tersedinya 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 71


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021 s/d 2026

Penunjang Urusan Jasa


Pemerintahan Daerah penunjang
urusan
Tersedianya
materai,
Penyediaan jasa surat
1 perangko 100 % 100 % 3.500.000,00 100 % 3.500.000,00 100 % 3.500.000,00 100 % 3.500.000,00 100 % 3.500.000,00 100 % 3.500.000,00
menyurat
dan benda
pos lainnya
Persentase
tersedianny
Penyediaan jasa a jasa
2 komunikasi, sumber komunikasi, 100 % 100 % 175.000.000,00 100 % 192.500.000,00 100 % 211.750.000,00 100 % 211.750.000,00 100 % 211.750.000,00 100 % 211.750.000,00
daya air dan listrik sumber
daya air dan
listrik
Tersedianya
jasa
Penyediaan Jasa
dekorasi,
3 peralatan dan 3 Jenis 3 Jenis 20.000.000,00 3 Jenis 22.000.000,00 3 Jenis 24.200.000,00 3 Jenis 26.620.000,00 3 Jenis 29.282.000,00 3 Jenis 32.210.200,00
dokumentas
perlengkapan kantor
i dan
publikasi
Tersedianya
Penyediaan Jasa Jasa
4 Pelayanan Umum Pelayanan 100 % 558.559.388,- 100 % 643.500.000.,00 100 % 707.850.000,00 100 % 778.635.000,00 100 % 858.498.500,00 100 % 942.147.500,00
Kantor Umum
Kantor
Pemeliharaan Barang
Terpeliharan
Milik Daerah
ya Barang 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
Penunjang Urusan
Milik Daerah
Pemerintahan Daerah
Penyediaan Jasa Tersedianya
Pemeliharaan, biaya jasa
pemeliharaan, pajak pemeliharaa
1 dan perizinan n, dan pajak 35 % 100 % 602.000.000,00 100 % 602.000.000,00 100 % 602.000.000,00 100 % 602.000.000,00 100 % 602.000.000,00 100 % 602.000.000,00
kendaraan dinas kendaraan
operasional atau dinas dan
lapangan oprasional
Luas
gedung dan
Pemelihataan/
halaman
Rehabilitasi Gedung
kantor yang
2 Kantor dan Bangunan 1.908 M2 100 % 40.000.000,00 100 % 44.000.000,00 100 % 48.000.000,00 100 % 52.000.000,00 100 % 55.000.000,00 100 % 60.000.000,00
dilakukan
Lainnya
pemeliharaa
n
rutin/berkala
Jumlah
Pemeliharaan/Rehabilitasi peralatan
sarana dan prasarana kantor dan
3 0 100 % 40.000.000,00 100 % 48.400.000,00 100 % 53.240.000,00 100 % 53.240.000,00 100 % 53.240.000,00 100 % 53.240.000,00
gedung kantor atau gedung
bangunan lainnya kantor yang
dipelihara

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 72


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Bab 7 Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan

7.1 Indikator Kinerja yang mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD

Indikator kinerja adalah alat ukur spesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif
untuk masukan, proses, keluaran, hasil dan/atau dampak yang menggambarkan tingkat
capaian kinerja suatu sasaran, program atau kegiatan, Indikator kinerja Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Batang Hari yang mengacu pada tujuan dan sasaran revisi RPJMD
Kabupaten Batang Hari disampaikan dalam Tabel berikut ini :

Tabel 6.1
Indikator Kinerja Dinas Lingkkungan Hidup Kabupaten Batang Hari
Mengacu Pada Tujuan dan Sasaran RPJMD

Kondisi
Kinerja Pada
TARGET CAPAIAN SETIAP TAHUN Kondisi
Awal Periode
Kinerja Pada
No Indikator RPJMD
AKhir Periode
Tahun ke 0 Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5
RPJMD
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Tahun 2021
2022 2023 2024 2025 2026
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Indeks
Kualitas
1 Lingkungan 63,56 64,57 65,58 66,59 67,60 68,61 68,61
Hidup
Meningkat
Persentase
Terlaksananya
Pengelolaan
0,50 0,50 11,5 12 12,5 13 50,00
Tahura sesuai
2 Blok
Pengelolaan

Kemudian untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran bidang lingkungan


hidup dan kehutanan yang dirumuskan dalam RPJMD Kabupaten Batang Hari Tahun
2021-2026, maka Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari telah menetapkan
Indikator Kinerja Utama untuk Tahun 2021 – 2026 sebagaimana tercantum dalam
lampiran Renstra ini.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 73


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

Bab 8 Penutup
8.1 Pedoman Transisi

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari


2021-2026 adalah dokumen perencanaan pembangunan Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari untuk periode 2021-2026, yang merupakan penjabaran dari Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang Hari 2021-2026.
Dalam Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari 2021-2026 ini telah
dirumuskan langkah-langkah sistematis ke dalam rumusan tujuan, sasaran strategis,
hingga program dan kegiatan dengan target kinerja terukur yang selaras dan mendukung
terwujudnya Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu: “Perubahan Menuju Arah
Baru Batang Hari tangguh (Terdepan, Agamis, Nyaman, Gotong Royong, Bermutu dan
Harmonis”.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari mengarahkan perumusan
sasaran, kebijakan, program, dan kegiatan Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) 2021-2026 terkait bidang lingkungan hidup yaitu Mewujudkan Pemanfaatan
Ruang untuk Kenyamanan, Keamanan dalam mendukung kelestarian Lingkungan.
Tujuan yang ingin dicapai oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari untuk
jangka waktu perencanaan kedepan adalah Terwujudnya Peningkatan Indeks Kualitas
Lingkungan Hidup (64,91≤ IKLH ≤ 64,96) dengan sasaran meningkatkan kualitas
lingkungan hidup melalui peningkatan kualitas air, udara dan tutupan lahan.

8.2 Kaidah Pelaksanaan

Beberapa kaidah pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan


Hidup Kabupaten Batang Hari 2021-2026 yang perlu diatur sebagai berikut :
1. Sekretariat dan bidang-bidang pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Batang Hari agar mendukung pencapaian target-target Renstra dan melaksanakan
program dan kegiatan yang tercantum Renstra dengan sebaik-baiknya.
2. Diharapkan seluruh aparatur di Sekretariat dan Bidang-bidang pada Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari dapat menjalin koordinasi dan kerjasama

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 74


Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021
s/d 2026

yang baik, sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra ini dapat
tercapai.
3. Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari akan dijabarkan
dalam Rencana Kerja (Renja) yang merupakan dokumen perencanaan tahunan dalam
kurun waktu tahun 2021 hingga tahun 2026. Untuk menjaga konsistensi dan
keselarasan kebijakan, program dan kegiatan, maka Penyusunan Renja Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari wajib berpedoman pada Renstra Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari.
4. Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan
pemerintahan dan pembangunan serta memastikan pencapaian target-target Renstra
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, maka perlu dilakukan
pengendalian dan evaluasi terhadap kebijakan, pelaksanaan dan hasil program dan
kegiatan Renstra secara berkala.
5. Apabila terjadi perubahan kebijakan pembangunan di tingkat nasional dan atau
daerah, maka dapat dilakukan perubahan Renstra Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Batang Hari sesuai dengan kaidah dan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku.

Demikianlah Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang


Hari Tahun 2021–2026 Ini disusun untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai pedoman
semua pihak sesuai ketentuan yang berlaku.

Muara Bulian, September 2021


KEPALA DINAS LINGKUNGAN HIDUP
KABUPATEN BATANG HARI

PARLAUNGAN

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Hal 75

Anda mungkin juga menyukai