KELOMPOK 6
TUBE IN TUBE
STRUCTURE
Strukktur Konstruksi 3
Lutfah Kamalia Putri
Nada Andini Rahmah
Nadia Velisa
Shakila Tahta
Vivantcita Fendireni Avriela
Sejarah
Pada saat ini, empat dari lima bangunan tertinggi di dunia menggunakan sistem tabung. Bangunan bangunan ini
adalah Hancock Building, Sear Building, Standard Oil Building di Chicago, dan World Trade Center di New York yang
baru-baru ini runtuh karena dihantam oleh pesawat teroris. Sistem tabung ini sangat efisien sehingga penggunaan
bahan bangunan per kaki persegi hampir separuh dengan jumlah yang digunakan untuk bangunan rangka.
Pada rancangan struktur sistem tabung dianggap bahwa fasade struktur bertindak terhadap beban lateral bagai suatu
kotak kosong tertutup yang terkantilever dari tanah. Karena dinding eksterior menahan hampir seluruh beban angin,
maka pengaku diagonal interior yang mahal ataupun dinding geser dapat ditiadakan. Dinding tabung terbuat dari
kolom kolom berjarak sangat rapat di sekeliling bangunan yang diikat dengan balok pengikat yang tinggi. Kekakuan
tabung sedemikian tingginya sehingga perlakuannya terhadap beban lateral menyerupai balok kantilever.
Definisi
Struktur ini merupakan perkembangan dari struktur framed tube dikarenakan untuk menambah
kekakuan pada stuktur tersebut. Lantai diafragma pada stuktur ini disambungkan pada struktur inti
(core) dan tabung luar mentransfer beban lateral kepada kedua struktur. Struktur tube ini bisa
terdiri dari struktur solid tube , braced tube , ataupun framed tube. Jumlah total latai yang efektif
pada struktur ini adalah 80 lantai. Sistem bangunan ini akan bekerja secara baik sebagai hollow-
tube apabila perimeter gedung berupa dinding dinding kaku yang berfungsi sebagai struktur
penahan gaya gaya lateral yang harus dikombinasiin dengan struktur lantai kaku. Contoh bangunan
yang menggunakan struktur tube in tube adalah Two Shell Plaza di Houston , Amerika dan 181 West
Madison Street di Chicago , Amerika.
Macam- Macam
Seperti kita lihat selanjutnya, tabung eksterior ini dapat memikul semua
beban lateral, atau dapat diperkaku terus dengan menggunakan jenis
pengaku interior tertentu. Beberapa macam rancangan sistem struktur
tabung yang dipakai dalam beberapa rancangan gedung bertingkat
banyak, dapat dibedakan menjadi :
Tabung kosong
Tabung rangka (frame tube)
Tabung truss (trussed tube)
Tabung rangka kolom diagonal -
Tabung rangka lattice
Tabung dengan pengaku interior
Struktur ini memiliki tabung inti di dalam mengingat jarak kolom rapat, maka pondasi yang
struktur, yang menahan lift dan layanan sesuai adalah pondasi rakit karena paling dapat
lainnya, dan tabung lain di sekitar bagian mencapai kesatuan.
luar. Sebagian besar beban gravitasi dan
lateral biasanya diambil oleh tabung luar Kolom bentuk profilnya perlu dipilih yang mudah
karena kekuatannya yang lebih besar. dijajarkan. Jarak antar kolom dan dimensinya
ANALISIS STURCTURE TUBE IN TUBE
adalah fungsi dari ketinggian bangunan. Jarak
kolom antara 1,2 s/d 3 meter panjang.
Reaksi suatu sistem tabung dalam tabung
(Tube in Tube) terhadap angin Dinding luar sistem struktur tube in tube adalah
menyerupai struktur rangka dengan deretan kolom exterior yang rapat dan
dinding geser. Akan tetapi, tabung rangka membentuk bidang datar
eksterior lebih kaku dari pada tabung
interior. Bangunan ’Tube in Tube’ Balok spandrel adalah balok yang mengikat
strukturnya terdiri dari penggabungan semua kolom dan merupakan pengikat
komponenkomponen struktur yaitu: bangunan secara keseluruhan
pondasi, basemen, kolom, balok
spanderel, lantai (dan balok), serta core. Atap bangunan strukturnya dapat disamakan
dengan struktur lantai bangunan untuk
kemudahannya.
Bergagasan bahwa sebuah bangunan dapat dirancang untuk Celah-celah kolom struktur tube-in tube ini merupakan lubang-
menahan beban lateral dengan mendesainnya sebagai penopang lubang teratur untuk jendela. dan Dinding dalam dapat berupa
berlubang yang tegak lurus dengan tanah kolom-kolom yang rapat, dapat juga merupakan dinding masif
Struktur tube-in-tube ini dapat menyalurkan gaya-gaya yang atau merupakan kolom sebagai rangka dari dinding pengisi
bekerja, yang timbul disebabkan beban lateral maupun, beban yang tipis.
gravitasi Sistem strukturnya terdiri dari 75-by-75 kaki beton dan cincin
Perimeter bagian luar terdiri dari kolom-kolom berjarak dekat luar kolom super jarak jauh.
yang diikat bersama dengan balok-balok spandrel yang dalam Struktur inti setiap menara terdiri dari cincin enam belas kolom
CIRI - CIRI TUBE IN STRUCTURE
melalui koneksi-koneksi momen silinder beton bertulang kekuatan tinggi.
Rangkaian kolom dan balok membentuk kerangka kaku yang Atap bangunan strukturnya dapat disamakan dengan struktur
membentuk dinding struktural padat dan kuat di sepanjang lantai bangunan untuk kemudahannya.
eksterior gedung Bentuk luar menampilkan kolom-kolom rapat yang terlihat
Strukturnya terdiri dari penggabungan komponen-komponen bersifat jujur sebagai struktur pengokoh bangunan, sedang
struktur yaitu: pondasi, basemen, kolom, balok spanderel, lantai, lubang-lubang diantaranya berfungsi sebagai jendela.
balok, serta core. Estetika bangunan dapat dicapai dengan permainan kolom-
Jarak kolom pada struktur ini adalah antara 1,2 s/d 3 meter. kolom dan dinding secara sederhana dalam skala vertikal yang
(Sebagai gambaran: bangunan Apartemen De Witt Chestnut di sangat tinggi
Chicago tinggi 43 lantai jarak as kolom ke-kolom 1,65 meter.) Secara sepintas akan terlihat bahwa tampak bangunan
Terdapat Kolom-kolom dengan ukuran yang bervariasi antara merupakan gabungan antara garis vertikal yang sangat kuat
dari 2,4 diameter di daerah bawah hingga 1,2 meter dengan dan garis horizontal dari lantai maupun jendela yang dapat
diameter di bagian atas. diatur penampilannya
Kolom-kolomnta tersebut dihubungkan dengan serangkaian Kolom interior relatif sedikit dan terletak di bagian inti
dinding inti beton dan balok cincin. Jarak antara eksterior dan kerangka inti direntang dengan
Dinding luar sistem struktur tube in tube adalah deretan kolom balok atau gulungan dan dapat bebas kolom
exterior yang rapat dan membentuk bidang datar Bahan yang Digunakan adalah Beton kekuatan tinggi yang
digunakan di inti tengah, kolom perimeter, balok cincin
Menara dan alasnya dibalut dengan ekstrusi stel stainless dan perimeter, dan balok cadik
kaca polos hijau dilapisi 20,38 milimeter.
Orientasi ruang pada struktur tube in tube yang simetris dapat dimaksimalkan ke Fleksibilitas
segala arah - fleksibilitas pengembangan struktur dan sistem bangunan hanya dapat dilakukan ke
arah vertikal, karena pengembangan ke arah horizontal terbentur masalah kolom
perimeter/ vertikal.
- Pengembangan ke arah horizontal menyebabkan antara satu massa bangunan dengan
massa bangunan lainnya terpisah atau ada jarak.
- Penyelesaian hubungan antar massa bangunan dapat dibantu dengan selasar struktur
atap selasar mamakai kantilever.
- Modul pengembangan ke arah horizontal merupakan penggabungan antara unit dasar
dengan selasar.
Sirkulasi
Penempatan kolom pada sisi ruang (kolom-kolom exterior) dan kolom-kolom interior - Sistem sirkulasi di luar dan di dalam bangunan (unit dasar) terpisah.
sangat menguntungkan, karena luas lantai yang dipakai akan sangat efektif, dan ruang- - Sistem sirkulasi vertikal berada dalam core, kecuali jika dibutuhkan dapat di luar core,
ruang dalam yang terjadi sangat fleksibel, dapat dipergunakan sebagai ruang serba- misalnya: tangga umum, tangga darurat, escalator, dsb.
guna (multi function purpose). - Sirkulasi horizontal yang terjadi tergantung perletakan pembukaan core dan pemakaian
ruangan untuk memenuhi fungsinya.
Sistem sirkulasi dan transportasi dalam ruang yang terbentuk oleh
Gambar 1 sirkulasi pada core Gambar 2 sirkulasi vertical
system struktur ‘Tube in Tube’ ini sangat efektif. Karena ruang
dapat dibagi dalam luaslantai untuk pelayanan yang merata
Gambar 3 sirkulasi horizontal antar bangunan
POTENSI STRUKTUR
Bangunan ‘Tube in Tube’ sebagaimana bangunan lainnya dapat berdiri, apabila persyaratan struktur untuk berdirinya bangunan itu terpenuhi. Terdapat tiga macam
persyaratan struktur untuk berdirinya bangunan yaitu:
Keseimbangan, Stabilitas dan Penyaluran gaya Pengaku bidang horizontal dan
Kekuatan vertical
Sebagaimana bangunan tinggi yang lain struktur
ini dapat menyalurkan gayagaya yang bekerja, Struktur bangunan harus dapat menahan
Dalam merencanakan sistem ‘tube in tube’ juga bermacam-macam gaya luar yang bekerja pada
yang timbul disebabkan beban lateral maupun,
harus memperhatikan bebanbeban yang bekerja bangunan. Oleh sebab itu maka struktur harus
beban gravitasi. Penyaluran gaya-gaya tersebut dilengkapi dengan pengaku-pengaku pada
pada bangunan, yaitu berupa beban statis dan
disebarkan melalui elemen-elemen struktur bidang horizontal maupun bidang vertikal
beban dinamis. Semua beban-beban tersebut bangunan
dengan cara: mulai dari sistem struktur lantai,
terdiri dari: beban hidup, beban mati, beban
kemudian melalui balokbalok horizontal atau horizontal berfungsi sebagai pencegah deformasi
konstruksi, beban angin/ lateral, beban gempa
balok-balok induk dan spandrel beam, selanjutnya yang terjadi pada arah horizontal, sedang bidang
dan tekanan tanah & air tanah.
disalurkan ke komponen-komponen struktur pengaku vertikal mencegah deformasi pada arah
vertikal. Hubungan struktur pengaku horizontal
vertikal yaitu kolom-kolom yang letaknya sangat
dan vertikal inilah yang menyalurkan gaya-gaya
berdekatan (yang membentuk tabung/ outer tube tersebut di atas sampai ke pondasi dan akhirnya
dan core/ inner tube). ke tanah.
Kelebihan Kekurangan
Salah satu kelebihan struktur tube in tube adalah dapat
Terdapat ruang yang bebas kolom antara core
menahan beban lateral secara baik.
dengan kolom sehingga ada keterbatasan
Keuntungan dalam penerapan sistem ini adalah : dalam mengatur interior dikarenakan oleh
shear wall
Dalam pemakaian interiornya/ ruang effektif & fleksibel
Penampilan/ expresi tampak jujur dan mudah dibentuk.
bentuk bangunan harus simetris
Kemudahan dalam pengembangan bangunan baik vertikal
maupun horizontal.
jika bangunan di bawah 40 lantai biaya
Kesederhanaan penyaluran gaya-gaya.
pembangunan akan sangat mahal