Core Loop
Site: DILo Game Academy
Course: Game Tester Course
Book: Core Loop
Printed by: Nadhif Yonda Raditya
Date: Saturday, 19 February 2022, 2:30 PM
Table of contents
1. Apa itu Core Loop?
2. Core Loop Mikro & Makro
3. Core Loop, Objective, Challenge, Reward
4. MDA Framework & Core Loop
5. Mendesain Core Loop
6. Contoh Kasus Tambahan: Clash Royale
1. Apa itu Core Loop?
Sederhananya, core loop adalah rantai aktivitas di dalam
game yang didasarkan pada motivasi. Karena itu, core loop
bekerja berdasarkan
prinsip feedback system.
Salah satu fungsi utama core loop adalah menjaga player agar
tetap engage dengan sebuah game.
Dalam proses desain, core loop biasanya disajikan dalam
bentuk flow chart sebuah siklus.
PERLU DIINGAT:
dalam banyak referensi tentang game design kamu mungkin akan menemukan
istilah-istilah seperti
core loop, core game loop, atau core gameplay loop yang
memiliki pengertian yang serupa tapi tak sama.
Oleh karena itu, untuk keperluan materi ini, istilah yang
digunakan adalah core loop makro dan core loop mikro. Tapi,
pembahasan akan
lebih banyak difokuskan pada core loop makro.
2. Core Loop Mikro & Makro
Apa itu core loop mikro?
Core loop mikro adalah rantai aksi yang dilakukan oleh
player pada saat dia memainkan suatu game. Sebagai contoh,
dalam game hidden
object, core loop mikro yang lazim kamu temui adalah mencari objek ->
menemukan objek ->
menggerakkan kursor ke objek -> mengeklik objek
tersebut -> ulangi.
Apabila kamu penasaran dengan penjelasan lebih lanjut
tentang core loop mikro, kamu bisa membaca tulisan Emmanuel
Guardiola, “The
Gameplay Loop: a Player Activity Model for Game Design and Analysis.” Pada
artikel tersebut istilah
yang digunakan adalah gameplay loop. Berikut link
artikelnya:
https://www.academia.edu/29945759/The_Gameplay_Loop_a_Player_Activity_Model_for_Game_Design_and_Analysis
Apa itu core loop makro?
Core loop makro adalah rantai kegiatan yang dilakukan oleh
player dalam satu sesi permainan. Sebagai contoh, dalam
Clash of Clans, core
loop makronya berkutat antara collect resource -> build & train ->
battle.
Apa perbedaan antara core loop makro dan core loop mikro?
Mata rantai dalam core loop makro adalah kegiatan sedangkan
dalam core loop mikro adalah aksi. Sebagai contoh, dalam
Clash of Clans, mata
rantai dalam core loop makro adalah collect resource. Di dalam collect resource
tersebut terdapat core
loop mikro sebagai berikut: tentukan jenis resource
-> tap bangunan penghasil resource tadi -> ulangi.
3. Core Loop, Objective, Challenge, Reward
Apa yang perlu diperhatikan ketika akan mendesain core loop
makro?
Agar sebuah mata rantai dalam core loop makro bisa solid, di
dalamnya harus memiliki hal-hal berikut:
Objective: mata rantai itu harus mengandung tujuan yang
jelas bagi player.
Challenge: mata rantai itu memberikan tantangan yang fun
bagi player. Perlu diingat bahwa challenge di sini berarti suatu
masalah yang
harus diatasi oleh player.
Reward: ketika challenge itu berhasil diatasi, dan objective
tadi tercapai, mata rantai itu memberikan reward bagi player.
Agar core loop makronya sendiri bisa lebih solid, tiga
komponen dalam sebuah mata rantai harus ada artinya bagi mata
rantai yang lain.
Misalnya, reward pada satu mata rantai akan berguna pada mata rantai yang lain.
Apabila kamu tertarik untuk membaca lebih jauh tentang
framework OCR ini, kamu bisa membaca artikel Daniel Berube,
“Motivate player
for better engagement and retention” di link berikut:
https://www.gamasutra.com/blogs/DanielBerube/20190412/339855/Motivate_player_for_better_engagement_and_retention.php
Apa yang perlu diperhatikan ketika mendefinisikan objective,
challenge, dan reward?
Kamu harus bisa memerhatikan motivasi pemain, baik motivasi
intrinsik maupun motivasi ekstrinsik. Kedua jenis
motivasi ini berkaitan erat
dengan objective, challenge, dan reward.
Sederhananya, motivasi ekstrinsik adalah segala dorongan
untuk player yang menjanjikan reward berupa hal-hal
kebendaan. Misalnya, reward
itu berupa item dan equipment.
Sementara itu, motivasi intrinsik adalah segala dorongan
untuk player yang menjanjikan reward yang dirasakan dalam diri
player. Untuk
bisa memahami jenis motivasi ini, kamu bisa mengacu pada komponen aesthetic
dalam MDA framework.
Misalnya, kamu mendesain bahwa motivasi intrinsik dalam
suatu mata rantai dalam core loop makromu adalah discovery
fun. Salah satu
reward yang bisa kamu berikan pada player ketika mereka mengatasi challenge dan
mencapai objective
dalam mata rantai tadi adalah terbukanya area baru dalam
game.
4. MDA Framework & Core Loop
Bagaimana cara mengimplementasikan framework MDA ketika
mendesain core loop?
Kamu bisa mengimplementasikannya sebagaimana kamu memahami
framework MDA. Tapi, berikut adalah tahapan yang
bisa kamu lakukan untuk
mengimplementasikannya.
-Tentukan aesthetic yang akan kamu tonjolkan dalam gamemu (fun apa)
-Tentukan core experience
-Tentukan beberapa komponen loop untuk core
loop. Tips: gunakan aktivitas-aktivitas utama yang bisa dilakukan pemain
sebagai komponen loop.
-Tentukan objective, challenge, dan reward untuk masing-masing
komponen loop
5. Mendesain Core Loop
Core loop biasa dituliskan dalam bentuk flowchart yang melingkar. Berikut adalah penggambaran core loop dan kaitannya
dengan objective, challenge, dan reward:
Berapa banyak komponen loop yang harus ada dalam game saya?
Itu bergantung pada kompleksitas game yang kamu buat. Dalam game yang sangat simpel, bisa jadi isinya hanyalah sebuah
loop challenge, objective, reward. Contoh game dengan core loop yang simpel adalah Flappy Bird. Game ini terdiri dari
loop challenge, objective, dan reward.
Dalam game yang lebih kompleks, aliran core loop itu bahkan bisa bercabang. Kita ambil contoh Clash of Clans.
Berdasarkan core loop di atas, masing-masing komponen berisi objective, challenge, dan rewardnya tersendiri. Challenge
dalam seluruh komponen itu memiliki kesamaan, yakni salah satu challenge utamanya adalah strategi, tepatnya perhitungan
resource dan decision making. Selain itu, reward dari setiap komponen itu berguna bagi komponen loop lainnya.
Mari kita bedah komponennya:
Komponen Loop 1 (Collect Resource)
objective: mengumpulkan sumber daya
challenge: memastikan timing kita mengambil sumber daya sesuai dengan waktu maksimal produksinya sehingga efisien
reward: mendapatkan elixir atau coin
Komponen Loop 2 (Build & Train)
Objective: Membangun pasukan atau bangunan
Challenge: Mengambil keputusan yang tepat tentang mana yang perlu dibuat terlebih dulu (pasukan atau bangunan)
Reward: Mendapatkan bangunan penghasil sumber daya (yang mana menambah produktivitas) atau mendapatkan pasukan
(yang mana menambah kekuatan untuk battle)
Komponen Loop 3 (Battle)
Objective: Kalahkan musuh
Challenge: Timing dan strategi selama battle
Reward: Mendapatkan koin & ranking meningkat.
Apakah sebuah loop bisa berada di dalam loop lain yang lebih besar? Sebaliknya, apakah sebuah komponen loop
bisa berisi loop lain yang lebih kecil?
Sebagaimana bisa kita lihat pada contoh Clash of Clans tersebut, jawabannya adalah bisa.
Patut diingat bahwa dalam sebuah game bisa terdapat banyak loop. Tetapi, core loop, sebagaimana namanya, adalah inti
dari keseluruhan loop dalam game. Core loop adalah loop yang akan selalu dilalui oleh pemain ketika memainkan game
buatanmu.
6. Contoh Kasus Tambahan: Clash Royale
Perhatian! Informasi detil tentang Clash Royale bisa diakses di wiki Fandom Clash Royale:
https://clashroyale.fandom.com/wiki/Clash_Royale_Wiki
Core Experience:
Competitive Fun dan Challenge Fun
Challenge Fun berasal dari battle yang mekanismenya adalah tower based strategy dan mencari kombinasi kartu paling
efektif.
Competitive Fun berasal dari battle yang dilakukan dengan pemain lain.
"Tower based strategy battle dengan pemain lain yang mengandalkan kombinasi kartu karakter paling efektif"
Core Loop
Core loop Clash Royale terdiri atas dua komponen (dua core mechanic), yaitu combat dan deck building. Ingat bahwa core
loop adalah suatu rantai motivasi. Di sini motivasi maupun reward dari kedua komponen tersebut saling mendukung untuk
menjaga motivasi pemain. Dari combat, apabila menang, pemain mendapatkan coin dan chest. Chest sendiri berisi
sembarang kartu dalam jumlah tertentu dan coin tambahan.
Kartu dan coin yang didapatkan dari chest bisa digunakan untuk mengupgrade kartu yang dimiliki pemain pada bagian
deck building.
Sebaliknya, kartu-kartu yang disusun dalam bagian deck building memotivasi pemain untuk merasa cukup percaya diri
untuk memenangkan combat.
CATATAN: pembaca yang pernah bermain Clash Royale akan menyadari bahwa ada 2 hal lagi yang berperan dalam loop
ini, yakni trophy dan chest slot. Dua hal tersebut turut andil dalam Tapi, untuk kesederhanaan materi ini,
Mekanisme lebih lanjut tentang combat dan deck building akan dibahas di materi mechanic & dynamic.