0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
687 tayangan4 halaman

Fungsi dan Prinsip Kerja Push Button

Push button adalah peralatan listrik yang berfungsi sebagai saklar untuk menyambung dan memutus arus listrik. Push button bekerja ketika ditekan dan kembali ke posisi semula ketika dilepaskan karena adanya pegas. Push button dibedakan berdasarkan titik kontaknya menjadi NO (normal terbuka), NC (normal tertutup), dan gabungan NO dan NC.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
687 tayangan4 halaman

Fungsi dan Prinsip Kerja Push Button

Push button adalah peralatan listrik yang berfungsi sebagai saklar untuk menyambung dan memutus arus listrik. Push button bekerja ketika ditekan dan kembali ke posisi semula ketika dilepaskan karena adanya pegas. Push button dibedakan berdasarkan titik kontaknya menjadi NO (normal terbuka), NC (normal tertutup), dan gabungan NO dan NC.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

push button dan titik kontak

     Apakah kalian pernah mendengar istilah push button ? Mungkin ada beberapa diantara
kalian pernah melihat benda tersebut, namun belum tahu namanya. Push botton
merupakan peralatan listrik yang memiliki fungsi sama dengan saklar, yaitu digunakan
sebagai alat penyambung dan pemutus arus listrik.

     Cara kerja dari push button berbeda dengan saklar yang biasa kita teumui drumah, push
button bekerja dengan prinsip unlock ( tidak mengunci ). Jadi push button akan bekerja
apabila ditekan, dan kembali keposisi normal apabila kita melepaskannya, karena pada
Push Botton ada pegas/per untuk mengembalikan posisi kontak-kontaknya ke posisi
normal/semula.

     Seperti yang telah kita ketahui, push button biasanya digunakan pada sebuah instalasi
panel. Berdasarkan titik kontaknya, push button dibedakan menjadi tiga macam, yaitu titik
kontak NO ( Normaly Open ), titik kontak NC ( Normaly Close ), dan gabungan dari kedua
titik kontak NO dan NC.

Macam - Macam Titik Kontak.

1. Titik kontak NO.


     Titik kontak NO ( Normaly Open ) adalah titik kontak yang sebelum bekerja atau
sebelum ditekan dalam keadaan terbuka, dan bila bekerja ( ditekan ) maka titik kontak pada
push button akan menutup sehingga mengalirkan listrik.

2. Titik kontak NC.

     Titik kontak NC ( Normaly Close ) adalah titik kontak yang sebelum bekerja dalam
keadaan tertutup atau terhubung dan mengalirkan arus. Apabila kontak ini bekerja maka
titik kontak ini akan terbuka sehingga arus akan terputus.

3. Titik kontak NO dan NC.

     Titik kontak ini bekerja dengan prinsip kedua titik kontak diatas. Kontak ini memiliki tiga
buah titik kontak. Apabila kontak belum bekerja/normal, maka kontak ( NC ) pada push
button akan bekerja dan mengalirkan arus. Namun titik kontak ( NO ) pada push button
tersebut tetap dalam keadaan terputus.
Tombol tekan adalah bentuk saklar yang paling umum dari pengendali manual yang dijumpai di
industri. Tombol tekan NO (Normally Open) menyambung rangkaian  ketika tombol ditekan dan
kembali pada posisi terputus ketika tombol dilepas. Tombol tekan NC (Normally Closed)  akan
memutus rangkaian apabila tombol ditekan dan kembali pada posisi terhubung ketika tombol
dilepaskan.

Ada juga tombol tekan yang memiliki fungsi ganda, yakni sudah dilengkapi oleh dua jenis
kontak, baik NO maupun NC. Jadi tombol tekan tersebut dapat difungsikan sebagai NO, NC
atau keduanya. Ketika tombol ditekan, terdapat kontak yang terputus (NC) dan ada juga kontak
yang terhubung (NO). Beberapa bentuk tombol tekan dapat dilihat pada gambar 1 di bawah ini.

Simbol Tombol Tekan

Simbol dari tombol tekan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Prinsip Kerja Tombol Tekan


Prinsip kerja tombol tekan

Ilustrasi prinsip kerja tombol tekan dapat dilihat pada gambar di atas. Pada gambar (a) tersebut
diperlihatkan posisi tombol dalam keadaan belum di sentuh. Gambar (b) menunjukkan tombol
tekan sedang ditekan dan gambar (c) saat tekanan pada  tombol telah  dilepaskan.  Perbedaan
fungsi masing-masing kontak dilihat dari hidup dan matinya lampu (lampu R dan G) secara
bergantian. Dalam prakteknya tombol tekan difungsikan sebagai tombol untuk menjalankan
rangkaian kontrol (START) dan mematikan rangkaian kontrol (STOP).

Daftar Pustaka

 Aritonang, Boas,  Drs. 2005. Peralatan Kontrol pada Sistem Tenaga Listrik dan
Pnuematik. Medan : PPPG Teknologi Medan
 Indonesia Australia Partnership For Skills Development. 2002.  Mengidentifikasi
Komponen dan Peralatan Elektronika. Batam : Batam Institutional Development Project.
2002.

Anda mungkin juga menyukai