0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
135 tayangan3 halaman

Kunjungan Ibu Hamil Resiko Tinggi 2016

Dokumen ini membahas kerangka acuan kerja kunjungan ibu hamil resiko tinggi di Puskesmas Kanor tahun 2016. Tujuannya adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan memudahkan pemantauan ibu hamil berisiko, meningkatkan cakupan pemantauan, dan mencegah keterlambatan penanganan kasus.

Diunggah oleh

Puskesmas Gedangan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
135 tayangan3 halaman

Kunjungan Ibu Hamil Resiko Tinggi 2016

Dokumen ini membahas kerangka acuan kerja kunjungan ibu hamil resiko tinggi di Puskesmas Kanor tahun 2016. Tujuannya adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan memudahkan pemantauan ibu hamil berisiko, meningkatkan cakupan pemantauan, dan mencegah keterlambatan penanganan kasus.

Diunggah oleh

Puskesmas Gedangan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KUNJUNGAN BUMIL RESIKO TINGGI

No Dokumen 440/ /412.43.16/


KAK.V/2016

KAK
No. Revisi 00
Tanggal terbit 2 Mei 2016

Halaman 1/3
PEMERINTAH KABUPATEN
BOJONEGORO
Dr. VERA AGUSTINA
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KANOR NIP. 197908172010012003
KECAMATAN KANOR

KERANGKA ACUAN KERJA


KUNJUNGAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI
TAHUN 2016

I. PENDAHULUAN
Tidak semua kehamilan dapat digolongkan dengan kehamilan normal.
Beberapa kehamilan memang memerlukan pengawasan dan konseling yang bersifat
khusus. Faktor resiko tinggi maupun kelainan yang terdapat baik pada ibu maupun
janin akan memberikan dampak bagi proses persalinan maupun berlangsungnya
kehamilan.

II. LATAR BELAKANG


Kasus resiko tinggi pada ibu hamil diwilayah puskesmas Kanor masih cukup
tinggi, sedang tingkat pengetahuan dan kepedulian masyarakat masih rendah,
sedamg jumlah bidan yang cuma 1 di masing-masing desa.
Sehingga untuk memudahkan pemantauan ibu hamil resiko tinggi ini, masih
dibutuhkan peran serta masyarakat terutama kader.

III. TUJUAN
1. TujuanUmum :
Menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
2. TujuanKhusus:
a. Memudahkan pemantauan terhadap semua ibu hamil yang beresiko agar
tidak terjadi penyulit saat persalinan dan nifas baik terhadap ibu maupun
bayinya
b. Meningkatkan cakupan ibu hamil resiko tinggi.
c. Membantu bidan dalam pelaksanaan pemantauan ibu hamil yang beresiko.
d. Mencegah terjadinya keterlambatan penanganan kasus.
IV. KELUARAN YANG DIHARAPKAN
1. Diharapkan seluruh ibu hamil terpantau dan terlaporkan
2. Diharapkan seluruh kasus dapat tertangani secara tepat
3. Masyarakat makin tahu masalah kehamilan dan kebutuhannya
4. Adanya rujukan tepat waktu

V. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


NO KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN
1 Pendataan semua ibu hamil Bidan mencatat semua ibu hamil di
wilayahnya .
2 Screening ibu hamil Bidan menskor ibu hamil K1dan menentukan
ibu hamil yang beresiko untuk dipantau
3 Pemantauan berkala oleh Bidan Bidan memantau menggunkan buku KIA
secara berkala
4 Pelaporan Bidan melaporkan hasil perkembangan kasus
ke PKM
5 Temuan kasus baru dan Rujukan Bidan merujuk ibu hamil yang perlu
oleh bidan ke PKM mendapat penanganan segera ke PKM
wilayah

VI. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN:


- Kunjungan rumah

VII. SASARAN
1. 100 % kasus Bumil resti di wilayah kerja puskesmas Kanor tertangani
( paripurna)
2. 100 % Ibu dan keluarga dari ibu hamil resti di wilayah kerja puskesmas Kanor
mengerti tentang tanda bahaya dan bisa merawat secara benar serta bisa
mengambil tindakan tepat bila terjadi tanda bahaya
3. 100 % Bidan di wilayah kerja puskesmas Kanor mampu mengenal tanda bahaya
Bumil resti untuk segera merujuk ke PKM
VIII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Waktu dan Lokasi
 Waktu Pelaksanaan :
No Kegiatan 2016
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Menemukan x x x x x x x x x x x x
dan mencatat
kasus jika ada
kasus
2 Rujukan jika x x x x x x x x x x x x
ada kasus
3 Laporan x x x x x x x x x x X x

IX. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi dilakukan oleh bidan wilayah menggunakan laporan bumil Resti.

X. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Bidan mencatat kasus di kohort ibu dilaporkan melalui laporan bumil resti,
LB3 KIA dan PWS KIA.

Anda mungkin juga menyukai