INFORMASI STATUS FISIK (ASA) PASIEN
No. Dokumen No. Revisi : Halaman
IKB/SPO/058 0 1/2
Ditetapkan :
STANDAR
Tgl. Terbit : Direktur Rumah Sakit QIM
PROSEDUR
OPERASIONAL 25 Desember 2015
dr. RATNA ISMOYOWATI, MARS
Memberikan informasi kepada pasien/ keluarga/ wali pasien
IM
Pengertian mengenai kondisi/ status fisik pasien berdasarkan Klasifikasi
American Society of Anesthesiologist (ASA)
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam
Tujuan
Q
menginformasikan status fisik (ASA) pasien
Keputusan Direktur Rumah Sakit QIM Nomor 213 tahun 2014
Kebijakan
tentang Kebijakan Pelayanan Anestesi dan Sedasi
IT
Ketentuan yang harus diperhatikan:
1. Informasi kondisi fisik pasien dilakukan oleh dokter anestesi
K
2. Pemberian informasi dilaksanakan saat kunjungan anestesi
Langkah-langkah:
A
1. Siapkan materi informasi status fisik pasien berdasarkan
S
Klasifikasi American Society of Anesthesiologist (ASA),
meliputi:
ASA KRITERIA CONTOH
H
Pasien-pasien yang tidak Seorang laki-laki
Status mempunyai penyakit sehat menjalani
A
Fisik sistemik atau kelainan yang herniotomi.
1 perlu pembedahannya
M
Prosedur terlokalisir.
Pasien-pasien yang Pasien diabetes
U
Status menderita penyakit sistemik dengan
Fisik ringan atau sedang, karena pengobatan oral,
R
2 alasan medik atau kelainan tetapi tidak ada
yang perlu pembedahan. penyulit organ lain.
Pasien-pasien yang Pasien dgn infark
menderita penyakit sistemik jantung, dengan
Status
yang membatasi angina pectoris
Fisik
aktivitasnya. yang harus dikelola
3
dengan perawatan
medis.
INFORMASI STATUS FISIK (ASA) PASIEN
No. Dokumen No. Revisi : Halaman
IKB/SPO/058 0 2/2
Pasien-pasien dengan Pasien gagal
Status penyakit yang mengancam jantung berat yang
Fisik jiwa. hanya dapat
4 berjalan beberapa
meter.
IM
Pasien-pasien 'moribund' Pasien ileus
yang 50% akan meninggal strangulasi dengan
dalam 24 jam, dengan atau anuria, coma,
Q
tanpa pembedahan. tekanan arah
70/40 dengan
Prosedur Status pemberian infus
IT
Fisik dopamine. Untuk
5 pasien
pembedahan
K
Darurat
ditambahkan kode
A
"D" atau kode”E”
(Emergency)
S
2. Suport mental pasien dan keluarganya
3. Dokumentasikan bukti layanan edukasi anestesi pada RM
H
pasien
Unit Terkait Rawat Jalan, Rawat Inap, ICU, IGD, IKB, Anestesi
A
M
U
R