Kriteria Ketuntasan Kimia Kelas XI
Kriteria Ketuntasan Kimia Kelas XI
KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Keterangan:
Rentang nilai berdasarkan Permendikbud 81 a tahun 2013
Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar).
Kemampuan daya dukung (berorientasi pada sumber belajar).
Intake (kemampuan rata-rata peserta didik)
Nilai KKM indikator adalah rata-rata dari nilai ketiga kriteria yang ditentukan. Contoh: kompleksitas sedang (80), daya dukung rendah (60), dan intake tinggi (85), maka nilai KKM
indikator:(80 + 60 + 85) : 3 = 75
Nilai KKM semester 1 adalah Jumlah total nilai KKM indikator : Jumlah Indikator, maka nilai KKM untuk semester 1 adalah 1
…………..................……., ... Juli 20...
Mengetahui :
Kepala Sekolah ... Guru Mata Pelajaran,
……………………………………………. …………………………………………….
NIP/NRK. - NIP/NRK.
FORMAT PENENTUANKRITERIA KETUNTASAN
KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.10 Menjelaskan konsep asam · Mengidentifikasi zat-zat yang bersifat asam
dan basa serta kekuatannya dan 75 70 85 77
atau basa dalam kehidupan sehari-hari.
kesetimbangan pengionannya
· Memahami penjelasan tentang berbagai
dalam larutan 0
konsep asam basa
· Membandingkan konsep asam basa menurut
Arrhenius, Brønsted-Lowry dan Lewis serta 0
menyimpulkannya.
· Mengidentifikasi perubahan warna indikator
0
dalam berbagai larutan.
· Menjelaskan bahan alam yang dapat
0
digunakan sebagai indikator.
· Merancang percobaan membuat indikator
0
asam basa dari bahan alam dan melaporkannya.
· Mengidentifikasi beberapa larutan asam basa
0
dengan beberapa indikator
· Memprediksi pH larutan dengan
0
menggunakan beberapa indikator.
· Menghitung pH larutan asam kuat dan
0
larutan basa kuat
· Menghitung nilai Ka larutan asam lemah atau
Kb larutan basa lemah yang diketahui 0
konsentrasi dan pHnya.
· Mengukur pH berbagai larutan asam lemah,
asam kuat, basa lemah, dan basa kuat yang
0
konsentrasinya sama dengan menggunakan
indikator universal atau pH meter
4.10 Menganalisis trayek · Melakukan percobaan membuat indikator
perubahan pH beberapa indikator 0
asam basa dari bahan alam dan melaporkannya.
yang diekstrak dari bahan alam
· Menganalisis trayek perubahan pH beberapa
melalui percobaan
indikator yang diekstrak dari bahan alam 0
melalui percobaan
· Menyimpulkan perbedaan asam kuat dengan
0
asam lemah serta basa kuat dengan basa lemah.
3.11 Menganalisis kesetimbangan · Mengidentifikasi perubahan warna indikator
ion dalam larutan garam dan lakmus merah dan lakmus biru dalam beberapa 0
menghubungkan pH-nya larutan garam
· Memahami penjelasan tentang
0
kesetimbangan ion dalam larutan garam
· Merancang percobaan untuk memprediksi
pH larutan garam dengan menggunakan kertas
0
lakmus/indikator universal/pH meter dan
melaporkan hasilnya.
· Menyimpulkan sifat asam-basa dari suatu
0
larutan garam
· Menentukan pH larutan garam 0
4.11 Melaporkan percobaan · Melakukan percobaan untuk memprediksi
tentang sifat asam basa berbagai pH larutan garam dengan menggunakan kertas
larutan garam 0
lakmus/indikator universal/pH meter dan
melaporkan hasilnya.
· Menuliskan reaksi kesetimbangan ion dalam
0
larutan garam
· Melaporkan percobaan tentang sifat asam
0
basa berbagai larutan garam
3.12 Menjelaskan prinsip kerja, · Mengidentifikasi pH larutan penyangga
perhitungan pH, dan peran larutan ketika diencerkan, ditambah sedikit asam atau 0
penyangga dalam tubuh makhluk ditambah sedikit basa
hidup
3.12 Menjelaskan prinsip kerja,
perhitungan pH, dan peran larutan
penyangga dalam tubuh makhluk
hidup
· Memahami penjelasan tentang cara
0
membuat larutan penyangga dengan pH tertentu
· Memahami penjelasan bahwa pH larutan
penyangga tetap ketika diencerkan, ditambah 0
sedikit asam atau ditambah sedikit basa
· Membandingkan pH larutan penyangga dan
larutan bukan penyangga dengan menambah 0
sedikit asam atau basa atau diencerkan.
· Menganalisis mekanisme larutan penyangga
dalam mempertahankan pHnya terhadap
0
penambahan sedikit asam atau sedikit basa atau
pengenceran.
· Merancang percobaan untuk membuat
larutan penyangga dengan pH tertentu dan 0
melaporkannya.
· Menentukan pH larutan penyangga 0
· Membahas peranan larutan penyangga dalam
0
tubuh makhluk hidup dan industri.
4.12 Membuat larutan penyangga · Melakukan percobaan untuk membuat
dengan pH tertentu larutan penyangga dengan pHtertentu dan 0
melaporkannya.
· Membuat larutan penyangga dengan pH
0
tertentu
3.13 Menganalisis data hasil · Menganalisis cara melakukan titrasi asam-
berbagai jenis titrasi asam-basa 0
basa, dapat melalui media (video)
· Memahami penjelasan titik akhir dan titik
0
ekivalen titrasi asam-basa.
· Merancang percobaan titrasi asam-basa dan
0
melaporkan hasil percobaan.
· Menghitung dan menentukan titik ekivalen
titrasi, membuat kurva titrasi serta memilih 0
indikator yang tepat.
· Menentukan konsentasi pentiter atau zat
0
yang dititrasi.
4.13 Menyimpulkan hasil analisis · Melakukan percobaan titrasi asam-basa dan
data percobaan titrasi asam-basa 0
melaporkan hasil percobaan.
4.13 Menyimpulkan hasil analisis
data percobaan titrasi asam-basa
· Menyimpulkan hasil analisis data percobaan
0
titrasi asam-basa
3.14 Mengelompokkan berbagai · Mengidentifikasi berbagai jenis produk yang
tipe sistem koloid, dan 0
berupa koloid
menjelaskan kegunaan koloid
· Menjelaskan jenis koloid dan sifat-sifat
dalam kehidupan berdasarkan 0
koloid.
sifat-sifatnya
· Menghubungkan sistem koloid dengan sifat-
0
sifatnya
· Melakukan percobaan efek Tyndall 0
· Membedakan koloid liofob dan koloid
0
hidrofob.
· Menjelaskan pemurnian koloid, pembuatan
koloid, dan peranannya dalam kehidupan 0
sehari-hari
· Menjelaskan bahan/zat yang berupa koloid
dalam industri farmasi, kosmetik, bahan 0
makanan, dan lain-lain.
4.14 Membuat makanan atau · Melakukan percobaan pembuatan makanan
produk lain yang berupa koloid atau produk lain berupa koloid atau yang
atau melibatkan prinsip koloid 0
melibatkan prinsip koloid dan melaporkan hasil
percobaan.
Total Indikator 47 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 2 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 2
Keterangan:
Rentang nilai berdasarkan Permendikbud 81 a tahun 2013
Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar).
Kemampuan daya dukung (berorientasi pada sumber belajar).
Intake (kemampuan rata-rata peserta didik)
Nilai KKM indikator adalah rata-rata dari nilai ketiga kriteria yang ditentukan. Contoh: kompleksitas sedang (80), daya dukung rendah (60), dan intake tinggi (85), maka nilai
KKM indikator:(80 + 60 + 85) : 3 = 75
Nilai KKM semester 2 adalah Jumlah total nilai KKM indikator : Jumlah Indikator, maka nilai KKM untuk semester 2 adalah2