0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
205 tayangan110 halaman

Wirid Harian MUQRI 2024

Wirid dan amalan penghapal Alqur'an

Diunggah oleh

Niamurrochim
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
205 tayangan110 halaman

Wirid Harian MUQRI 2024

Wirid dan amalan penghapal Alqur'an

Diunggah oleh

Niamurrochim
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Muhammad Laili Al-Fadhli

WIRID HARIAN

MUQRI

Dilarang memperjualbelikan dan/atau membajak


buku ini, sebagian maupun keseluruhan. Allah
menjadi saksi atas setiap perbuatan kita.

2024
WIRID HARIAN MUQRI
@lailialfadhli, cet. 1, Agustus 2024
Penyusun: Muhammad Laili Al-Fadhli
Desain sampul: Arivibovo
Tata letak: Muhammad Laili Al-Fadhli
Diterbitkan oleh Maktabah Ulumul Quran Indonesia
Jln. H. Moh. Kuru no. 13, Kelurahan Kukusan,
Kec. Beji, Kota Depok, Indonesia 16425
www.muqri.id

Bekerjasama dengan:
Ma’had Ulumul Quran Indonesia (MUQRI)
www.t.me/mahadulumulquranindonesia
WA/ Telegram +62817 0808 992

ii
iii
iv
MUKADIMAH

Buku saku Wirid Harian ini disusun


sebagai pegangan bagi santri Ma’had Ulumul
Quran Indonesia (MUQRI) agar hari-hari
mereka senantiasa dipenuhi dengan dzikir dan
doa. Serta agar lisan mereka senantiasa basah
dengan kebaikan dan jauh dari keburukan.
Kami menyusun buku ini agar bisa
dibaca dan diamalkan secara bersama-sama,
minimal setiap selesai shalat fardhu berjamaah.
Kami berharap kebersamaan kami dalam
berdzikir bersama dapat mendatangkan
keberkahan dan kebaikan yang berlimpah,

v
sebagaimana diisyaratkan oleh Nabi :

‫س قَوم َملِ ًسا يَذ ُكُرو َن ا َّللَ فِ ِيه إَِّل‬ َ َ‫َما َجل‬
‫َحفَت ُه ُم ال َم ََلئِ َكةُ َوتَغَشَت ُه ُم الَرحَةُ َوتَنَ َزلَت‬
ِ ِ‫علَي ِهم ال َس ِكينَةُ وذَ َكرهم ا َّلل ف‬
ُ‫يمن عن َده‬َ ُ ُ َُ َ ُ َ
“Tidaklah ada sekelompok orang yang
duduk dalam sebuah majlis sambil berzikir
kepada Allah, kecuali para malaikat akan
mengelilingi mereka, dan akan diselubungi
rahmat, akan turun kepada mereka sakinah
(ketenangan), dan Allah akan menyebut-nyebut
orang-orang tersebut di sisi-Nya.”
Adapun redaksi wiridnya sendiri, untuk
doa-doa harian kami banyak mengambil dari
buku Kumpulan Doa Sehari-Hari yang
diterbitkan oleh Kementerian Agama RI. Kami

vi
juga memilih beberapa redaksi doa yang
diajarkan oleh guru-guru kami dan para ulama,
sehingga redaksi tersebut tentunya tidak akan
ditemukan dalam kitab-kitab hadis, terkhusus
yang berkaitan dengan doa menuntut ilmu.
Untuk dzikir setelah shalat, maka kami
memilih redaksi dari beberapa kitab, di
antaranya Bidayatul Hidayah lalu disusun
mengikuti susunan yang biasa dibaca oleh
kebanyakan masyarakat di Indonesia. Susunan
seperti ini juga tercatat dalam buku Kumpulan
Doa Sehari-Hari yang diterbitkan oleh
Kementerian Agama RI. Sedangkan untuk
dzikir pagi petang, maka kami banyak
mengambil redaksi dari kitab Adzkarush Shabah
wal Masa yang disusun oleh Syaikh Abdul Aziz
Ath-Tharifi lalu kemudian disusun mengikuti

vii
susunan kitab Hishnul Muslim yang disusun
oleh Syaikh Sa’id Al-Qahthani lalu dipadukan
dengan beberapa redaksi dari Al-Ma’tsurat yang
disusun oleh Syaikh Hasan Al-Banna.
Kemudian, terkhusus doa dan dzikir
yang berasal dari Al-Quran dan hadis, apabila
kami merasa ragu dan menemukan beberapa
perbedaan, maka kami melihat langsung redaksi
asli dan terjemahan dalam Al-Quran (melalui
aplikasi dan situs resmi Quran Kemenag) serta
hadis (melalui aplikasi Ensiklopedi Hadits
Saltanera) untuk menentukan redaksi mana
yang akan kami cantumkan di sini.
Dalam Wirid Harian ini, kami telah
menambahkan beberapa adab berdoa yang kami
ringkas dari kitab Hishnul Hashīn yang disusun
oleh Imam Ibnul Jazarī. Juga beberapa catatan

viii
yang kami ambil dari guru-guru kami maupun
beberapa kitab yang telah kami kaji.
Semoga Wirid Harian ini dapat
bermanfaat bagi kaum muslimin secara umum,
dan terkhusus para santri serta Asatidzah
Ma’had Ulumul Quran Indonesia (MUQRI).
Apabila terdapat kekeliruan, baik dalam
pemilihan redaksi, pemberian harakat, maupun
konten secara umum, maka dipersilakan untuk
menghubungi kami. Barakallahu fikum.

Agustus 2024, Penyusun

Muhammad Laili Al-Fadhli

ix
DAFTAR ISI

MUKADIMAH V
DAFTAR ISI X
ADAB-ADAB BERDOA 1
DOA MENUNTUT ILMU 5
NIAT SEBELUM BELAJAR 5
DOA SEBELUM BELAJAR 6
DOA SAAT BELAJAR 7
DOA SELESAI BELAJAR 8
MEMOHON ILMU YANG TIDAK BERMANFAAT 8
DOA AGAR TIDAK MELIHAT AIB GURU 9
MEMOHON ILMU YANG BERMANFAAT 10
DOA PENERANG HATI 11
MEMOHON KASIH SAYANG DAN KESELAMATAN DENGAN AL-
QURAN 12
MEMOHON DIJADIKAN SEBAGAI KELUARGA AL-QURAN 12
DOA SEHARI-HARI 14
DOA AKAN MAKAN DAN MINUM 14
DOA SESUDAH MAKAN DAN MINUM 15

x
DOA MENGENAKAN PAKAIAN BARU 15
DOA AKAN MENGENAKAN PAKAIAN 16
DOA SAAT MELEPASKAN PAKAIAN 17
DOA BERCERMIN 17
DOA KELUAR RUMAH 17
DOA MASUK RUMAH 18
DOA NAIK KENDARAAN 19
DOA SAFAR 20
DOA TIBA DI TEMPAT TUJUAN 21
DOA AKAN TIDUR 22
DOA BANGUN TIDUR 22
DOA MASUK TOILET 23
DOA KELUAR TOILET 24
DOA KETIKA HUJAN TURUN 25
DOA AGAR HUJAN TIDAK MENJADI BENCANA 25
DOA KETIKA HUJAN BERHENTI 25
DOA KETIKA BERSIN 26
DOA BAGI ORANG YANG SAKIT 28
DOA YANG BERHUBUNGAN DENGAN IBADAH 30
WIRID AL-QURAN 30
DOA MASUK MASJID 33
DOA KELUAR MASJID 34
DOA MENJAWAB ADZAN 35
DOA SETELAH ADZAN 35

xi
DOA SEBELUM BERWUDHU 37
DOA SESUDAH BERWUDHU 37
DOA SUJUD TILAWAH 39
DOA QUNUT 40
DOA SEBELUM SALAM 44
DOA SEBELUM BERBUKA PUASA 46
DOA PENGIKAT HATI 48
DOA DI MEDAN JIHAD 52
DOA PENUTUP MAJELIS 52
WIRID SETELAH SHALAT FARDHU 54
ISTIGHFAR 54
TAHLIL 55
DOA PERLINDUNGAN DARI API NERAKA 55
DOA KESELAMATAN 56
DOA BERSERAH KEPADA ALLAH 57
BERDOA AGAR DIBERI KEMAMPUAN UNTUK SELALU
BERZIKIR, BERSYUKUR, DAN BERIBADAH SECARA BAIK 58
SURAH AL-FATIHAH 58
SURAH AL-BAQARAH AYAT 163 60
AYAT KURSI 60
SURAH AL-IKHLAS 62
SURAH AL-FALAQ 63
SURAH AN-NAS 64
TASBIH, TAHMID, DAN TAKBIR 65

xii
DZIKIR PAGI DAN PETANG 77
REFERENSI 96

xiii
ADAB-ADAB BERDOA

Imam Ibnul Jazarī dalam kitab Hishnul


Hashīn menyebutkan beberapa adab berdoa, di
antaranya:
1. Menjauhkan diri dari perkara yang haram,
baik itu makanan yang haram, minuman,
pakaian, maupun pekerjaan,
2. Ikhlas dan berdzikir dan berdoa hanya
mengharap balasan dari Allah ,
3. Mendahulukan amal saleh sebelum berdoa,
4. Membersihkan dan mensucikan diri,
5. Berwudhu,
6. Menghadap kiblat,

1
7. Melaksanakan shalat,
8. Memuji Allah  di awal dan akhir doa,
9. Bershalawat ke atas Nabi  di awal dan
akhir doa,
10. Mengangkat kedua tangan hingga pundak
dan membentangkannya,
11. Khusyuk, tenang, dan merendahkan diri di
hadapan-Nya,
12. Tidak menatap mata ke arah langit,
13. Berdoa kepada Allah  dengan menyebut
asmaul husna dan sifat-sifat-Nya yang
mulia,
14. Tidak berlebihan dalam menyusun kalimat
atau dipaksakan untuk bersajak dan
berima,
15. Tidak berlebihan dalam melagukannya,
16. Bertawassul kepada Allah dengan nabi-

2
nabi-Nya dan orang-orang saleh dari
hamba-hamba-Nya,
17. Merendahkan suara,
18. Mengakui segala kesalahan dan dosa,
19. Mengutamakan doa-doa yang sahih dari
Nabi ,
20. Mengutamakan ungkapan yang singkat dan
padat,
21. Hendaknya memulai dengan doa bagi diri-
nya sendiri, kemudian bagi orangtuanya,
kemudian bagi saudara-saudaranya sesama
orang beriman,
22. Jangan membatasi doa hanya bagi diri
sendiri apabila ia menjadi imam (hendak-
nya menggunakan ungkapan jamak),
23. Hendaknya berdoa dengan rasa optimis,
24. Hendaknya setiap kalimat doa dikeluarkan

3
dari kesungguhan hati dan segenap jiwa,
serta membaguskan cara mengharapnya,
25. Senantiasa mengulang-ulang doa dan tidak
berputus asa,
26. Tidak berdoa untuk perkara yang mustahil,
buruk, atau memutus silaturahim,
27. Hendaknya meminta seluruh kebutuhannya
dalam doa,
28. Hendaknya mengucapkan amin, baik bagi
yang berdoa maupun bagi yang
mendengarkannya,
29. Mengusapkan tangan ke wajah,
30. Jangan tergesa-gesa atau menyangka
bahwa doa kita tidak dikabulkan. Karena
setiap doa pasti dikabulkan.

4
‫‪DOA MENUNTUT ILMU‬‬

‫‪Niat Sebelum Belajar‬‬

‫َعلُّ َم َوالتَعلِ َيم‬ ‫بِس ِم ا َّللِ الَر م ِ‬


‫حَ ِن الَرح ي ِم‪ .‬نَ َوي ُ‬
‫ت الت َ‬
‫َوالتَ َذ ُّكَر َوالتَ ذكِ َي َوالنَف َع َواِّلنتِ َف ا َ َوا ِإلفَ َادةَ‬
‫اب ا َّللِ‬
‫ك بِ ِكتَ ِ‬ ‫ث علَ م التَم ُّس ِ‬ ‫ِ‬
‫َ‬ ‫َوِّلست َف َاد َة َوالَ َ َ‬
‫ُّع اءَ إِ َل الُ َد مى َوالدََّللَ ةَ‬ ‫ِِ‬ ‫ِ‬
‫َو ُسنَ ة َر ُس ولهۦ َوالد َ‬
‫ض اتِِهۦ َوقُربِ ِهۦ‬ ‫ِ ِ‬ ‫ِ‬
‫َعلَ الَ ِي ابتغَ اءَ َوج ه ا َّلل َوَمر َ‬
‫َوثَ َوابِ ِهۦ‬
‫‪“Dengan nama Allah Yang Maha Peng-‬‬

‫‪5‬‬
asih lagi Maha Penyayang. Saya niat belajar dan
mengajar, mengingat dan mengingatkan (ilmu),
memberi manfaat dan mencari manfaat,
memberi keutamaan dan mencari keutamaan,
menganjurkan berpegah teguh dengan kitab
Allah (Al-Quran) dan sunah rasul-Nya, menyeru
kepada petunjuk, menunjukkan kepada kebaikan,
demi mengharap perjumpaan dengan Allah ,
keridaan-Nya, kedekatan kepada-Nya serta
pahala-Nya.”

Doa Sebelum Belajar

‫ َوان ُش ر َعلَي نَ ا ِم ن‬.‫ك‬َ َ‫اللَ ُه َم اف تَح َعلَي نَ ا ِحك َمت‬


‫ي‬ ِِ َ ِ‫َخَزائِ ِن َرحَت‬
َ ‫ك َي أَر َح َم الَراح‬
“Ya Allah bukakanlah bagi kami hikmah-
Mu dan limpahkanlah bagi kami perbendahara-

6
an kasih sayang-Mu wahai Zat Yang Maha
Pengasih lebih dari segala yang mengasihi.”

Doa Saat Belajar

ِ
َ ‫وح ال َعا ِرف‬
‫ َوارُزق نَا فَه َم‬.‫ي‬ َ ُ‫اللَ ُه َم اف تَح َعلَي نَا فُت‬
‫ك َي‬ َ ِ‫ي بَِرحَت‬ ِ ِ
َ ِ‫ َوإِلَ َام ال َم ََلئ َكة ال ُم َقَرب‬.‫ي‬
َ ِِّ‫النَبِي‬
‫ي‬ ِِ
َ ‫أَر َح َم الَراح‬
“Ya Allah, bukakanlah pintu hikmah bagi
kami sebagaimana telah engkau bukakan bagi
orang-orang yang arif. Karuniakanlah kepada
kami pemahaman para nabi dan ilham para
Malaikat yang begitu dekat dengan-Mu, dengan
kasih sayang-Mu wahai Zat Yang Maha
Pengasih lebih dari segala yang mengasihi.”

7
Doa Selesai Belajar

ََ ِ‫ك َم ا َعلَمتَنِي ِه فَ ارُددهُ إ‬ ِ


‫ل‬ َ ‫اللَ ُه َم إِِِّن أَس تَ ود ُع‬
‫ي‬ ِ َ ‫ِعن َد حاج ِت إِلَي ِه وَّل تَنسنِي ِه ي ر‬
َ ‫ب ا َلعالَم‬ ََ َ َ َ َ
“Ya Allah, aku titipkan kepada-Mu apa
yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka
kembalikanlah kepadaku pada saat aku mem-
butuhkannya dan janganlah Engkau buat aku
melupakannya, wahai Tuhan semesta alam.”

Memohon Ilmu yang Tidak Bermanfaat

‫ َوِم ن‬.‫ك ِم ن ِعل م َّل يَن َف ُع‬ َ ِ‫َعوذُب‬


ُ ‫اللَ ُه َم إِِِّن أ‬
‫ َوِم ن‬.‫ َوِم ن نَف س َّل تَش بَ ُع‬.‫قَل ب َّل َي َش ُع‬
‫اب َلَا‬
ُ ‫َدع َوة َّل يُستَ َج‬
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung

8
kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat,
dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang
tidak pernah merasa puas, dan dari doa yang
tidak dikabulkan.”

Doa Agar Tidak Melihat Aib Guru

Imam Nawawi dalam kitab At-Tibyān Fī


Ādābi Hamalatil Quran mengatakan bahwa
sebagian ulama terdahulu apabila mereka akan
hadir dalam majelis ilmu, maka mereka akan
bersedekah dengan sebagian hartanya, lalu
berdoa:

َ‫ب ُم َع لِِّ ِمي َع ِِّن َوَّل تُذ ِهب بََرَكة‬


َ ‫الل ُه َم استُر َعي‬
َ
‫ِعل ِم ِهۦ ِم ِِّن‬
“Ya Allah tutuplah aib guruku dariku dan
jangan engkau hilangkan barakah ilmunya dari-

9
ku.”
Karena sesungguhnya aib seseorang
wajib ditutupi dan tidak boleh disingkap.
Namun, tidak banyak orang yang sanggup
melakukannya, maka yang lebih baik adalah
ditutupi dari aib-aib orang lain, terlebih aib
guru kita. Agar kita tidak menjadi bagian dari
orang-orang yang menyingkap aib guru kita
sendiri sehingga menghilangkan keberkahan
ilmu yang ia ajarkan pada kita.

Memohon Ilmu yang Bermanfaat

‫اللَ ُه َم ان َفعنَ ا ِبَا َعلَمتَ نَا َو َعلِِّمنَا َما يَن َف ُعنَا َوِزد َن‬
‫ِعل ًما‬
“Ya Allah berikanlah manfaat dari apa
yang telah Engkau ajarkan pada kami dan

10
ajarkanlah pada kami apa yang dapat mem-
berikan manfaat bagi kami serta tambahkanlah
ilmu kami.”

Doa Penerang Hati

ِ
‫ك َك َم ا‬ َ ِ‫اللَ ُه َم نَ ِِّور قُلُوبَنَ ا بِنُ وِر ه َدايَت‬
‫ك أَبَ ًدا أَبَ ًدا‬ َ ‫ض بِنُ وِر َش ِس‬ َ ‫ت الَر‬ َ ‫نَ َور‬
‫ي‬ ِِ َ ِ‫بَِرحَت‬
َ ‫ك َي أَر َح َم الَراح‬
“Ya Allah terangilah hati-hati kami
dengan cahaya hidayah-Mu, sebagaimana
Engkau menerangi bumi ini dengan sinaran
cahaya matahari-Mu, selamanya dan selama-
nya, dengan kasih sayang-Mu wahai Zat Yang
Maha Pengasih lebih dari segala yang
mengasihi.”

11
Memohon Kasih Sayang dan Keselamatan
dengan Al-Quran

‫اللَ ُه َم ار َحنَ ا ابل ُق رآ ِن َواج َع ِل ال ُق رآ َن ُح َج ةً لَنَ ا‬


‫َوَّل ُح َجةً َعلَي نَا‬
“Ya Allah, sayangilah kami dengan Al-
Quran, serta jadikanlah Al-Quran sebagai pem-
bela bagi kami di akhirat, bukan menjadi musuh
bagi kami.”

Memohon Dijadikan sebagai Keluarga Al-


Quran

َِ ِ ِ
‫ك‬ َ ‫اللَ ُه َم اج َعلنَ ا م ن أَه ِل ال ُقرآن الذ‬
َ ُ‫ين ُهم أَهل‬
ِِ ِ
َ ‫ك ِِف الدُّن يَا َواۡلخَرةِ َي أَر َح َم الَراح‬
‫ي‬ َ ُ‫صت‬
َ ‫َو َخآ‬
“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk ke

12
dalam ahlul quran, di mana mereka adalah
bagian dari keluarga-Mu dan manusia pilihan-
Mu di dunia dan akhirat, wahai Zat Yang Maha
Pengasih lebih dari segala yang mengasihi.”

‫۝‬

13
DOA SEHARI-HARI

Doa Akan Makan dan Minum

Sangat dianjurkan untuk makan dan


minum menggunakan tangan kanan dan sambil
duduk, lalu berdoa:

ِ ِ ِ ِ ‫بِس ِم ا َّللِ ال َر م‬
َ ‫ اللَ ُه َم َابرۡ لَنَ ا ف‬.‫حَ ِن ال َرحيم‬
‫يم ا‬
‫اب النَا ِر‬ ِ
َ ‫َرَزق تَ نَا َوقنا َع َذ‬
“Dengan nama Allah Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah
berkahilah kami pada apa-apa yang telah
engkau rezekikan pada kami dan lindungilah

14
kami dari api neraka.”

Doa Sesudah Makan dan Minum

َ ‫الَم ُد َِّللِ الَ ِذي أَط َع َمنَ ا َو َس َق‬


‫ان َو َج َعلنَ ا ِم َن‬
‫ي‬ ِِ
َ ‫ال ُمسلم‬
“Segala puji bagi Allah yang telah
memberikan kami makan dan minum dan telah
menjadikan kami termasuk ke dalam golongan
kaum muslimin.”

Doa Mengenakan Pakaian Baru

Dianjurkan mengenakan pakaian dari


sebelah kanan dan melepaskannya dari sebelah
kiri.

‫ك ِم ن‬
َ ُ‫ أَس لَل‬.‫ت َك َس وتَنِ ِيه‬ َ َ‫اللَ ُه َم ل‬
َ ‫ك الَم ُد أَن‬

15
‫ك ِم ن َش ِِّرهِۦ‬
َ ِ‫ َوأَ ُعوذُب‬.‫ص نِ َع لَهُۥ‬
ِ
ُ ‫َخ ِيهۦ َو َخ ِي َما‬
ِ ‫و َش ِر ما‬
ُ‫صن َع لَه‬
ُ َ ِّ َ
“Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu,
Engkau telah memberikanku pakaian, aku
meminta kepada-Mu kebaikan darinya dan
kebaikan yang dihasilkan darinya, serta aku
berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan
keburukan yang dihasilkan darinya.”

Doa Akan Mengenakan Pakaian

ِ ِ ِ
َ ‫الَم ُد ِّّللَِ الَ ذى َك َس اِ مَه َذا الثَ و‬
.‫ب‬
‫َوَرَزقَنِي ِه ِمن َغ ِي َحول ِم ِِّن َوَّل قُ َوة‬
“Segala puji bagi Allah yang telah
memberikan pakaian ini kepadaku dan
memberikan rezeki kepadaku dengan pakaian

16
tersebut, tanpa daya dan kekuatan dariku.”

Doa Saat Melepaskan Pakaian

‫بِس ِم ا َّللِ الَ ِذي َّل إِملَهَ إَِّل ُه َو‬


“Dengan nama Allah yang tidak ada
tuhan yang berhak disembah kecuali hanya Dia.”

Doa Bercermin

‫ت َخل ِق ي فَ َح ِِّس ن ُخلُ ِق ي‬


َ ‫اللَ ُه َم َك َما َح َس ن‬
“Ya Allah sebagaimana Engkau telah
menciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah
akhlakku.”

Doa Keluar Rumah

Dianjurkan keluar rumah memulainya


dengan kaki kiri dan membaca doa:

17
َ‫ت َعلَ ا َّللِ َوَّل َح و َل َوَّل قُ َوة‬ ِ
ُ ‫بِس ِم ا َّلل تَ َوَكل‬
ِ‫إَِّل ِاب َّلل‬
“Dengan nama Allah, aku bertawakkal
kepada Allah, tidak ada daya untuk menolak
keburukan dan tidak ada upaya untuk
mendapatkan kebaikan kecuali dengan kehendak
Allah.”

Doa Masuk Rumah

Dianjurkan masuk rumah memulainya


dengan kaki kanan dan membaca doa:

.‫ك َخي َر ال َم و َِل َو َخي َر ال َمخ َرِج‬ َ ُ‫اللَ ُه َم إِِِّ أَس لَل‬
‫بِس ِم ا َّللِ َو َلنَا َوبِس ِم ا َّللِ َخَرجنَا َو َعلَ ا َّللِ َربِِّنَ ا‬
‫تَ َوَكلنَا‬

18
“Ya Allah sesungguhnya aku meminta
kepada-Mu kebaikan ketika masuk maupun
ketika keluar rumah. Dengan nama Allah kami
masuk dan dengan nama Allah kami keluar dan
hanya kepada Allah Tuhan kami, kami
bertawakkal.”

Doa Naik Kendaraan

Sebelum kendaraan bergerak, dianjurkan


membaca doa:

‫ُس ب مَح َن الَ ِذي َس َخَر لَنَ ا مَه َذا َوَم ا ُكنَ ا لَ هُۥ‬
‫ َوإِ َنا إِ َ مل َربِِّنَا لَ ُمن َقلِبُو َن‬١٣ ‫ي‬ ِ
َ ‫ُمق ِرن‬
“Maha Suci Zat yang telah menundukkan
(semua) ini bagi kami, padahal kami sebelumnya
tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami
pasti akan kembali kepada Tuhan kami.”

19
Ketika kendaraan mulai bergerak maka
dianjurkan membaca doa:

ٜ‫ مى َها َوُمر َسمى َها إِ َن َرِِّب لَغَ ُفور‬ٜ‫بِس ِم ا َّللِ َمر‬


ٜ‫َرِحيم‬
“Dengan (menyebut) nama Allah pada
waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya
Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang.”
Sebagian ulama mengatakan bahwa doa
yang kedua dikhususkan bagi kendaraan laut
dan doa yang pertama bagi kendaraan darat
atau udara. Wallahualam.

Doa Safar

‫ك ِِف َس َف ِرَن مَه َذا ال ِ َب َوالتَق َو مى‬


َ ُ‫اللَ ُه َم إِ َن نَس لَل‬

20
ِ
َ ‫َوم َن ال َع َم ِل َما تَر‬
‫ض‬
“Ya Allah, kami memohon kebaikan dan
takwa dalam perjalanan ini, serta amal per-
buatan yang Engkau ridhai.”

.‫اللَ ُه َم َه ِِّون َعلَي نَ ا َس َفَرنَا مَه َذا َواط ِو َعنَا بُع َدهُۥ‬
‫ب ِِف ال َس َف ِر َوالَلِي َف ةُ ِِف‬
ُ ‫ص اح‬
ِ َ ‫اللَه َم أَن ت ال‬
َ ُ
‫الَه ِل‬
“Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini
untuk kami dan dekatkanlah jaraknya bagi kami.
Ya Allah, Engkau adalah Sahabat dalam per-
jalanan dan Pelindung keluarga.”

Doa Tiba di Tempat Tujuan

ِ‫المد َِّلل‬
ُ َ

21
“Segala puji bagi Allah”

Doa Akan Tidur

Dianjurkan membaca ayat kursi, surah


Al-Ikhlas, surah Al-Falaq, dan surah An-Nas,
kemudian meniupkannya di tangan, lalu meng-
usapkan tangan tersebut pada wajah dan ang-
gota tubuh kita, lalu berdoa:

َ ‫اب ِس‬
ُ ‫ك اللَ ُه َم أَحيَا َو ُأم‬
‫وت‬
“Dengan menyebut nama-Mu ya Allah
aku hidup dan mati.”

Doa Bangun Tidur

َ َ‫الَم ُد َِّللِ الَ ِذي أحي‬


‫ان بَع َد َم ا أََماتَنَ ا َوإِلَي ِه‬
‫ور‬
ُ ‫النُّ ُش‬

22
“Segala puji bagi Allah yang telah
menghidupkan aku kembali setelah mematikan
aku dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan
(kembali).”

Doa Masuk Toilet

Dianjurkan masuk toilet memulainya


dengan kaki kiri dan membaca doa:
ِ ‫ك ِم ن ال خب‬
‫ث‬ ِ ُ ‫بِس ِم ا َّللِ اللَه َم إِِِّن أ‬
ُ ُ َ َ ‫َع وذُ ب‬ ُ
‫ث‬ِ ِ‫وال خبائ‬
ََ َ
“Dengan nama Allah, ya Allah, aku
berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-
laki dan setan perempuan.”
Dr. Labib Najib Al-Adni dalam sebuah
majelisnya mengatakan bahwa dianjurkan me-
mulai dengan kaki kiri dan membaca doa di atas

23
ketika seseorang akan masuk pada tempat-
tempat yang kotor, buruk, atau banyak
kemaksiatan di dalamnya.

Doa Keluar Toilet

Dianjurkan keluar dari toilet memulainya


dengan kaki kanan dan membaca doa:

‫ب َع ِِّن الَذَى‬ ِ َ ِِ
َ ‫ك الَم ُد َّلل ال ذي أَذ َه‬
َ َ‫غُفَران‬
‫َو َعافَ ِان‬
“Dengan mengharap ampunan-Mu,
segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan
penyakit dari tubuhku dan menjaga kesehatan-
ku.”
Atau boleh juga membaca:
3x ...‫ك‬
َ َ‫ُغفَران‬

24
“Dengan mengharap ampunan-Mu...”

Doa Ketika Hujan Turun

‫صيِِّبًا َنفِ ًعا‬


َ ‫اللَ ُه َم‬
“Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan
yang bermanfaat.”

Doa Agar Hujan Tidak Menjadi Bencana

‫اللَ ُه َم َح َوالَي نَا َوَّل َعلَي نَا‬


“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar
kami, bukan di atas kami.”

Doa Ketika Hujan Berhenti

‫ُم ِطرَن بَِفض ِل ا َّللِ َوَرحَتِ ِه‬


“Hujan telah turun pada kita dengan
anugerah dan rahmat Allah.”

25
Doa Ketika Bersin

Dianjurkan menutup mulut dan men-


jauhkannya dari orang-orang ketika bersin, lalu
membaca:
ِ‫المد َِّلل‬
ُ َ
“Segala puji bagi Allah.”
Kemudian bagi orang yang mendengar-
nya, maka dianjurkan untuk menjawabnya:

ُ‫ك ا َّلل‬
َ ُ‫يَر َح‬
“Semoga Allah menyayangimu.”
Kemudian dianjurkan bagi orang yang
bersin untuk menjawab kembali doa tersebut
dengan:

‫يَه ِدي ُك ُم ا َّللُ َويُصلِ ُح َابلَ ُكم‬


“Semoga Allah senantiasa memberikan

26
kalian petunjuk dan memperbaiki keadaan
kalian.”
Apabila orang kafir bersin, lalu dia
mengucapkan hamdalah, maka kita cukup
menjawabnya dengan:
ِ
ُ‫يَهدي ُك ُم ا َّلل‬
“Semoga Allah memberikan kalian
petunjuk (masuk ke dalam Islam).”
Apabila seseorang bersin untuk kali
ketiga, maka hendaknya orang-orang yang
mendengarnya mendoakannya dengan doa yang
biasa diucapkan bagi orang yang sakit, yaitu:

ُ‫اۡ ا َّلل‬
َ ‫َش َف‬
“Semoga Allah menyembuhkanmu.”
Lalu, orang yang bersin menjawabnya
dengan lafal amin, yang berarti “kabulkanlah ya

27
Allah”.

Doa Bagi Orang yang Sakit

ِ
ُ‫س طَ ُهور إن َشاءَ ا َّلل‬
َ ‫اۡ ا َّللُ َّل ََب‬
َ ‫َش َف‬
“Semoga Allah menyembuhkanmu, tidak
apa-apa, insyaallah sakitmu akan menjadi
penggugur dosa dan kesalahan.”
Bisa juga membaca doa:

‫ت‬َ ‫ف أَن‬ ِ ‫ب البلس اش‬ ِ ِ ِ َ‫ب الن‬ َ ‫اللَ ُه َم َر‬


َ َ ‫اس أَذه‬
‫ال َش ِاِف َّل ِش َفاءَ إَِّل ِش َف ُاؤ َۡ ِش َفاءً َّل يُغَ ِاد ُر‬
‫َس َق ًما‬
“Ya Allah, Tuhannya manusia, hilang-
kanlah penyakit ini, sembuhkanlah karena hanya
Engkau-lah Dzat Yang Menyembuhkan. Tidak

28
ada kesembuhan kecuali kesembuhan yang
datang dari-Mu, kesembuhan yang tidak me-
ninggalkan sakit setelahnya.”

‫۝‬

29
DOA YANG
BERHUBUNGAN
DENGAN IBADAH

Wirid Al-Quran

Dianjurkan untuk membaca surah Yasin,


Al-Waqi’ah, dan Al-Mulk setiap hari. Imam
Nawawi menyebutkan anjuran mengenai hal
ini. Ketiga surah ini juga termasuk yang
diamalkan dan diajarkan oleh orangtua kami,
Ustadz Zaenal Abidin , semoga Allah
merahmati dan memberkahi beliau. Kami juga
mendoakan kebaikan yang berlimpah pada
orang-orang yang mengamalkan wirid tiga
surah ini. Barakallahu fikum wa lakum.

30
Dianjurkan juga untuk membaca surah
Al-Kahf setiap Kamis malam atau hari Jum’at.
Juga bisa membacanya dua kali pada Kamis
malam sekali dan hari Jumat sekali. Juga bisa
membacanya sebagian pada Kamis malam dan
sebagiannya lagi pada hari Jumat.
Adapun waktu dimulainya adalah sejak
waktu Maghrib pada hari Kamis. Sedangkan
waktu akhirnya adalah ketika masuk waktu
Maghrib pada hari Jum’at.
Khusus bagi para penghafal Al-Quran,
maka hendaknya membiasakan diri untuk
bertilawah dalam sehari seminimalnya 1/6 dari
jumlah hafalannya. Hal ini berdasarkan nasihat
dari sebagian guru kami yang mengatakan:

‫س‬
َ ‫س ََل يَن‬
َ ‫َمن قَ َرأَ الَم‬

31
“Siapa saja yang membaca 5 juz, maka ia
tidak akan lupa.”
Perkataan ini mengajarkan pada kita
bahwa seorang penghafal Al-Quran, yang telah
menghafal 30 juz, setidaknya mesti merutinkan
tilawah Al-Quran 5 juz dalam sehari untuk
menjaga hafalannya. Artinya, ia mesti membaca
setidaknya 1/6 jumlah hafalannya. Sehingga
bagi seseorang yang hafalannya 6 juz, maka ia
seminimalnya mesti rutin bertilawah 1 juz
setiap hari. Orang yang memiliki hafalan 12 juz,
maka ia seminimalnya mesti rutin bertilawah 2
juz setiap hari. Demikian seterusnya.
Oleh karena itu, sebelum memutuskan
untuk menambah jumlah hafalan, hendaknya
seseorang melihat terlebih dahulu kemampuan
tilawah hariannya. Apabila ia hanya mampu
bertilawah 1 juz per hari, maka baginya jangan

32
tergesa-gesa menambah jumlah hafalan lebih
dari 6 juz.
Apabila ia sudah mampu bertilawah
setidaknya 2 juz per hari, maka ia bisa
menambah hafalannya hingga 12 juz. Demikian
seterusnya, bahwa seseorang jangan menambah
hafalan sebelum ia mampu bertilawah secara
rutin setiap hari. Karena apabila seorang
penghafal tidak rutin bertilawah, maka ia akan
melupakan hafalannya, sedangkan melupakan
hafalan termasuk dosa besar menurut para
ulama.

Doa Masuk Masjid

Dianjurkan masuk masjid memulainya


dengan kaki kanan dan membaca doa:

33
َ ِ‫اب َرحَت‬
‫ك‬ َ ‫اللَ ُه َم اف تَح ِل أَب َو‬
“Ya Allah bukakanlah bagiku pintu-pintu
kasih sayang-Mu.”
Juga dianjurkan untuk berniat i’tikaf
setiap kali kita memasuki masjid. Setiap kali
seseorang berniat i’tikaf di dalam masjid, maka
ia akan mendapatkan pahala i’tikaf walaupun
hanya sesaat sampai ia keluar.

Doa Keluar Masjid

Dianjurkan keluar masjid memulainya


dengan kaki kiri dan membaca doa:

ِ
َ ‫ك ِمن فَضل‬
‫ك‬ َ ُ‫اللَ ُه َم إِِِّن أَسلَل‬
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon
kepada-Mu agar mengaruniai keutamaan-Mu.”

34
Doa Menjawab Adzan

Dianjurkan bagi orang yang mendengar-


kan adzan untuk menjawab lantunan adzan
sebagaimana yang diucapkan oleh muadzin,
kecuali ketika muadzin mengucapkan:

ِ‫صَلَة‬
َ ‫ َح َي َعلَ ال‬dan ‫َح َي َعلَ ال َفَلَ ِح‬
maka dijawab dengan:

ِ‫َّلحو َل وَّل قُ َوةَ إَِّل ِاب َّلل‬


َ َ
“Tidak ada daya upaya untuk meng-
hindarkan diri dari keburukan dan kekuatan
untuk mendapatkan kebaikan kecuali atas
kehendak Allah.”

Doa Setelah Adzan

Dianjurkan bagi muadzin maupun orang

35
yang mendengarkan adzan untuk membaca doa
berikut setelah adzan dikumandangkan:

َ ‫ب مَه ِذهِ الدَع َوةِ التَآ َم ِة َوال‬


‫صَلَةِ ال َقآئِ َم ِة‬ َ ‫اللَ ُه َم َر‬
ِ ِ ِ
ُ‫آت َس يَ َد َن ُُمَ َم َدا ِن ال َوس يلَةَ َوالََفض يلَةَ َواب َعث ه‬
ِ ِ
‫ف‬ ُ ‫ك ّلَ ُتل‬ َ َ‫ودا ِن الَ ذى َو َع دتَهُ إِن‬ َ ‫َم َق ًام ا َُم ُم‬
‫ال ِمي َع َاد‬
“Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang
sempurna ini dan shalat yang didirikan. Berilah
kedudukan yang tinggi di surga dan keutamaan
kepada junjungan kami nabi Muhammad. Dan
bangkitkanlah beliau pada kedudukan yang
terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya.
Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyelisihi
janji.”

36
Doa Sebelum Berwudhu

Seseorang yang akan berwudhu hendak-


nya mencuci tangan tiga kali sambil meng-
ucapkan:
‫بِس ِم ا َّللِ الَر م‬
‫حَ ِن الَرِحي ِم‬
“Dengan nama Allah Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Doa Sesudah Berwudhu

‫يك لَ هُۥ‬َ ‫أَش َه ُد أَن َّل إملَ هَ َإّل ا َّللُ َوح َدهُۥ َّل َش ِر‬
‫ اللَ ُه َم‬.‫َوأَش َه ُد أَ َن ُُمَ َم ًدا َعب ُدهُۥ َوَر ُسولُ هُۥ‬
ِ ِ
ِ
َ ‫ي َواج َع ل ِن م َن ال ُمتَطَ ِّه ِر‬
‫ين‬ َ ِ‫اج َع ل ِن م َن التَ َواب‬
‫ي‬ ِِ َ ‫واجعل ِن ِمن ِعب ِاد َۡ ال‬
َ ‫صال‬ َ َ َ
“Aku bersaksi tidak ada tuhan selain

37
Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku
bersaksi bahwa sesungguhnya nabi Muhammad
adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah,
jadikanlah aku sebagai bagian dari orang-orang
yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagai
bagian dari orang-orang yang mensucikan diri,
dan jadikanlah aku sebagai bagian dari hamba-
hamba-Mu yang saleh.”
Kemudian boleh juga baginya
menambahkan kalimat:

‫ك اللَ ُه َم َوِِبَم ِد َۡ أَش َه ُد أَن َّل إملَ هَ َإّل‬


َ َ‫ُس ب َحان‬
ِ
‫ص لَ ا َّللُ َعلَ م‬َ ‫ َو‬.‫ك‬ َ ‫وب إلَي‬ ُ ُ‫ت أَس تَ غفُرَۡ َوأَت‬ َ ‫أَن‬
‫َسيِِّ ِد َن ُُمَ َمد َو َعلَ م ِآل ُُمَ َمد‬
“Maha suci engkau Ya Allah dan dengan
memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada

38
tuhan yang berhak disembah selain Engkau, aku
memohon ampunan pada-Mu dan bertaubat
pada-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senan-
tiasa terlimpahkan pada nabi Muhammad dan
keluarganya.”

Doa Sujud Tilawah

Dianjurkan sujud tilawah bagi siapa saja


yang membaca atau mendengar ayat-ayat
sajdah, baik di dalam shalat maupun di luar
shalat. Adapun dzikir yang ia baca pada saat
sujudnya adalah:

ِ ِ
َ ‫ص َوَرهُۥ َو َش‬ َ ‫َس َج َد َوج ِه َي للَ ذي َخلَ َق هُۥ َو‬
ِِ ِِ ِ
ُ‫ فَتَ بَ َارَۡ ا َّلل‬.‫ص َرهُۥ ِبَول هۦ َوقُ َوت هۦ‬
َ َ‫َس َع هُۥ َوب‬
‫ي‬ ِِ
َ ‫أَح َس ُن الَالق‬

39
“Wajahku bersujud kepada Zat yang
menciptakan dan membentuknya, membuka
pendengaran dan penglihatannya dengan daya
dan kekuatan-Nya. Maha suci Allah, sebaik-baik
pencipta.”

Doa Qunut

Sangat dianjurkan untuk membaca doa


qunut pada saat i’tidal di setiap shalat Shubuh
dan shalat tarawih di paruh kedua bulan
Ramadhan. Apabila seseorang tidak membaca
doa qunut atau tidak menyempurnakan doa
qunutnya, maka ia dianjurkan sujud sahwi
sebelum salam. Demikian pendapat madzhab
Syafii.
Adapun redaksi yang dipilih oleh
madzhab Syafii adalah sebagai berikut (redaksi
doa ini dibaca dengan suara keras oleh imam

40
dan diaminkan makmum):

ِ ِ ِ ِِ
‫يمن‬َ ‫ َو َع اف ِن ف‬.‫ت‬َ ‫يمن َه َدي‬ َ ‫اللِّ ُه َم اه د ف‬
ِ ِ ِ ِ َ
‫يم ا‬
َ ‫ َوَابرۡ ل ف‬.‫ت‬ َ ‫يمن تَ َولَي‬
َ ‫ َوتَ َول ِن ف‬.‫ت‬
َ ‫َعافَي‬
ِ
‫ت‬َ ‫ضي‬ َ َ‫ك َشَر َما ق‬ َ ِ‫ َوق ِن بَِرحَت‬.‫ت‬
َ ‫أَعطَي‬
“Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada
kami sebagaimana mereka yang telah Engkau
berikan petunjuk. Berilah kesehatan kepada kami
sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan
kesehatan. Peliharalah kami sebagaimana orang
yang telah Engkau pelihara. Berikanlah
keberkahan kepada kami pada apa-apa yang
telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami
dari bahaya kejahatan yang telah Engkau
tentukan.”
Kemudian dilanjutkan dengan pujian

41
berikut (dibaca dengan suara keras oleh imam
dan diikuti dengan suara pelan oleh makmum):

‫ َوإِنَهُۥ َّل يَ ِذ ُّل‬.‫ك‬َ ‫ض َعلَي‬ ِ َ ‫فَِإن‬


َ ‫َك تَقض َوَّل يُق‬
‫ت َربَنَا‬ ِ
َ ‫ تَبَ َارك‬.‫ت‬ َ ‫ َوَّل يَع ُّز َم ن َع َادي‬.‫ت‬
َ ‫َمن َوالَي‬
‫ت‬َ ‫ضي‬ َ َ‫ك الَم ُد َعلَ م َما ق‬ َ َ‫ فَل‬.‫ت‬
َ ‫َوتَ َعالَي‬
“Maka sesungguhnya Engkaulah yang
menentukan hukuman dan bukan yang dihukum.
Maka sesungguhnya tidak akan menjadi hina
orang yang Engkau lindungi. Tidak mulia orang
yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai
Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maka
bagi-Mu segala pujian atas apa yang telah
Engkau tentukan.”
Kemudian dilanjutkan dengan doa dan
ditutup dengan shalawat serta salam atas Nabi,

42
keluarganya, dan para sahabatnya (dibaca
dengan suara keras oleh imam dan diaminkan
makmum):
ِ
‫ص لَ ا َّللُ َعلَ م‬
َ ‫ َو‬.‫ك‬ َ ‫وب إِلَي‬ ُ ُ‫َوأَستَ غف ُرَۡ َوأَت‬
‫صحبِ ِهۦ‬ ِِ ِ ِ ِ‫سيِ َد َن ُُم َم ِد ِن الن‬
َ ‫َب الُِّم ِِّي َو َعلَ م آلهۦ َو‬
ِّ َ ِّ َ
‫َوَاب َرَۡ َو َسلَ َم‬
“Aku memohon ampun dari-Mu dan aku
bertaubat kepada-Mu. Dan semoga Allah
mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk
junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan
sahabatnya.”
Hendaknya bagi orang yang menjadi
imam untuk mengganti bentuk kata ganti
menjadi jamak agar doa yang diucapkan
mencakup keseluruhan jamaah.
Bagi orang yang menjadi makmum shalat

43
di belakang imam yang tidak qunut, maka ia
bisa meringkas qunutnya dengan membaca doa:

‫اللَ ُه َم اغ ِفرِل‬
“Ya Allah ampunilah aku.”
Kemudian membaca pujian:

‫َي َغ ُفور‬
“Wahai Yang Maha Pengampun.”
Setelah itu, ditutup dengan shalawat dan
salam atas Nabi, keluarganya, dan para
sahabatnya.

Doa Sebelum Salam

Dianjurkan memperbanyak doa dalam


duduk tasyahud akhir sebelum salam saat
shalat. Di antaranya adalah berdoa dengan
redaksi sebagai berikut:

44
‫ َوِم ن‬.‫اب َج َه نَ َم‬
ِ ‫ك ِم ن َع َذ‬ َ ِ‫َع وذُ ب‬ُ ‫اللَ ُه َم إِِِّن أ‬
ِ ‫ وِم ن فِت نَ ِة المحي ا والمم‬.‫اب ال َق ِب‬
.‫ات‬ ِ ‫َع َذ‬
ََ َ َ َ َ
ِ ‫َوِمن َشِِّر فِت نَ ِة ال َم ِس‬
‫يح ال َد َج ِال‬
“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari
siksa kubur, dari bencana kehidupan di dunia
dan kematian, dan dari keburukan bencana
Dajjal.”
Juga doa berikut:
‫اللَ ُه َم أَ ِع ِِّن َعلَ م ِذك ِرَۡ َو ُش ك ِرَۡ َو ُح س ِن‬
‫ك‬ َ ِ‫ِعبَ َادت‬
“Ya Allah, tolonglah kami agar bisa
senantiasa berzikir dan bersyukur kepada-Mu,
serta beribadah kepada-Mu dengan baik.”

45
Juga boleh memperbanyak doa-doa lain-
nya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Doa Sebelum Berbuka Puasa

Dianjurkan memperbanyak dzikir dan


doa menjelang berbuka puasa. Ketika adzan
maghrib berkumandang, maka dianjurkan
membaca doa berikut sebelum mulai berbuka:
ِ
َ ‫ت َو َعلَ م ِرزق‬
‫ك‬ ُ ‫ك َآمن‬َ ِ‫ت َوب‬ ُ ‫صم‬ُ ‫ك‬ َ َ‫اللِّ ُه َم ل‬
‫ي‬ ِِ َ ِ‫ت بَِرحَت‬
َ ‫ك َي أَر َح َم الَراح‬ ُ ‫أَفطَر‬
“Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa,
kepada-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu
aku berbuka, dengan kasih sayang-Mu wahai
Zat Yang Maha Pengasih lebih dari segala yang
mengasihi.”
‫ت الَج ُر إِن‬ ِ
َ َ‫ب الظَ َملُ َواب تَ لَت ال ُع ُرو ُ َوثَب‬
َ ‫ذَ َه‬
46
ُ‫َشاءَ ا َّلل‬
“Telah hilang rasa dahaga, dan urat-urat
telah basah serta pahala telah tetap, insya
Allah.”
Menurut para ulama madzhab Syafii
kedua doa ini bisa diamalkan menjelang
berbuka. Sebagian ulama yang lain menyatakan
bahwa doa yang pertama dibaca sebelum
berbuka dan doa kedua dibaca setelah berbuka.
Sedangkan sebagian ulama lagi berpendapat
bahwa keduanya dibaca setelah berbuka,
adapun doa sebelum berbuka adalah doa makan
dan minum seperti biasa.
Syaikh Ibnu Utsaimin memiliki pen-
dapat yang sedikit berbeda terkait dengan
makna “ُ‫ ”الظَ َمل‬pada doa yang kedua. Beliau
menyatakan bahwa maknanya adalah kehausan

47
yang sangat parah ketika cuaca panas begitu
menyengat.
Beliau menyatakan bahwa apabila kita
tidak merasakan kehausan yang sangat parah,
maka tidak dianjurkan membaca doa tersebut,
karena dikhawatirkan jatuh pada dusta. Adapun
apabila kita merasakan kehausan yang sangat
parah, maka tidak mengapa membaca doa
tersebut.

Doa Pengikat Hati


ٓ ۡ ۡ ۡ ۡ ۡ َّ
ُُ‫تُٱلملكُُمُـنُتشُـاء‬ ُ ِ ‫اللهُـ َُّمُمُـل ِكُُٱلملكُُِتؤ‬
ٓ ٓ ۡ ۡ
ُُ‫وتزنِعُُٱلملكُُم َُِّمـنُتشُـاءُُوتعُِـزُُمنُتشــاء‬
ُ َّ ۡ ٓ
ُ‫ك‬ُِ ُُ‫وتذِلُُمُـنُتشُـاءُُبِيدِكُُٱۡلـ ۡ ُُإِنـكَُُع‬
َّ
ُُ‫ارُِوتول ِجُُٱنلَّهار‬
ُ ‫فُٱنلَّه‬ُ ِ ُُ‫ُتُول ِجُُٱ َّۡلل‬.ُ‫َشءُُقدِير‬
ۡ

48
ۡ ۡ ۡ ۡ َّ
ُُ‫لُوُترِجُُٱلـ َُُّمِــنُُٱلم ُيِـ ُُِوُتـرِج‬ُِ ‫فُٱ َّۡل‬ُِ
ۡ ٓ ۡ ۡ
ُُِ ‫ٱلم ُي ِ ُُ ُِمـنُُٱل ِ ُُُوت ۡرزقُُمــنُتشــاءُُبِغـ‬
ُ‫حِساب‬
“Wahai Allah, Pemilik kekuasaan,
Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun
yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut
kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki.
Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki
dan Engkau hinakan siapa yang Engkau
kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala
sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam
siang dan Engkau masukkan siang ke dalam
malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang
mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang
hidup. Engkau berikan rezeki kepada siapa yang

49
‫”‪Engkau kehendaki tanpa perhitungan.‬‬

‫وب قَ ِد‬ ‫ِِ‬


‫ك تَعلَ ُم أَ َن مَه ذه ال ُق لُ َ‬ ‫اَللِّ ُه َم إِنَ َ‬
‫ك‪.‬‬ ‫اعتِ َ‬‫ك‪َ .‬والتَ َقت َعلَ م طَ َ‬ ‫اجتَ َم َعت َعلَ م َُمَبَتِ َ‬
‫اه َدت َعلَ‬ ‫ك‪َ .‬وتَ َع َ‬ ‫َوتَ َو َح َدت َعلَ م َدع َوتِ َ‬
‫ك‪ .‬فَ َوثِِّ ِ اللَ ُه َم َرابِطَتَ َه ا‪َ .‬وأ َِدم‬ ‫نُص َرةِ َش ِري َعتِ َ‬
‫ُوَد َها‪َ .‬واه ِد َها ُسبُلَ َها‪َ .‬وام َل َها بِنُوِرَۡ الَ ِذي َّل‬
‫ك‬ ‫ان بِ َ‬ ‫ض ا ِإليَ ِ‬ ‫ص ُدوَرَها بَِف ي ِ‬ ‫َيبُ وا‪َ .‬واش َرح ُ‬
‫ك‪َ .‬وأ َِمت َها‬‫ك‪َ .‬وأحيِ َها ِبَع ِرفَتِ َ‬ ‫َجي ِل الت ََوُّك ِل َعلَي َ‬‫و َِ‬
‫َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ك نع َم ال َم وَ مل‬ ‫ك‪ .‬إنَ َ‬ ‫َعلَ ال َش َه َادة ِف َس بيل َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ص ِِّل اللَ ُه َم َعلَ م‬‫ي‪َ .‬و َ‬ ‫َونع َم النَص ِي‪ .‬اللَ ُه َم آم َ‬

‫‪50‬‬
. ‫صحبِ ِهۦ َو َسلِِّ َم‬ ِِ
َ ‫َسيِِّ َد َن ُُمَ َمد َو َعلَ م آله َو‬
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui bahawa hati-hati ini, telah
berhimpun di atas dasar kecintaan terhadap-Mu,
bertemu di atas ketaatan kepada-Mu, bersatu di
atas jalan dakwah-Mu, mengikat janji setia
untuk menolong syariat-Mu. Karena itu Ya
Allah, Engkau kokohkanlah ikatannya, kekalkan
cintanya, tunjukilah jalan-jalannya, serta
penuhkanlah hati-hati ini dengan cahaya-Mu
yang tak pernah redup, lapangkanlah dada-
dadanya dengan limpahan keimanan serta
keindahan tawakkal kepada-Mu, hidupkanlah
hati-hati ini dengan makrifat terhadap-Mu.
(Jika Engkau takdirkan kami mati) maka
matikanlah hati-hati ini sebagai para syuhada
dalam perjuangan agama-Mu. Sesungguhnya

51
Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik
penolong. Ya Allah perkenankanlah doa kami.
Serta semoga shalawat serta salam selalu
tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya
dan kepada semua sahabatnya.”

Doa di Medan Jihad


ۡ ٗ ۡ ‫غُعل ۡينُـاُص‬ ۡ ۡ ٓ
ُ‫ۡباُوث ُُب ِـ ۡ ُُأ ُقـدامنــا‬ ُ ِ‫ر َّبنُـُاُأ ُفـر‬
ۡ ۡ
ُ‫نُصنا َعُُٱلق ۡو ُِمُٱلكف ِِرين‬
ۡ ‫وُٱ‬
“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran
kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan
menangkanlah kami atas kaum yang kafir.”

Doa Penutup Majelis

‫ك اللَ ُه َم َوِِبَم ِد َۡ أَش َه ُد أَن َّل إملَ هَ َإّل‬


َ َ‫ُس ب َحان‬

52
‫ك‬ ِ
َ ‫وب إلَي‬
ُ ُ‫ت أَستَ غفُرَۡ َوأَت‬
َ ‫أَن‬
“Maha suci engkau Ya Allah dan dengan
memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada
tuhan yang berhak disembah selain Engkau, aku
memohon ampunan pada-Mu dan bertaubat
pada-Mu.”
Kemudian dianjurkan membaca surah
Al-Ashr sebelum mengucapkan salam.

‫۝‬

53
WIRID SETELAH
SHALAT FARDHU

Setelah salam, imam menghadap ke


kanan atau ke arah jamaah, lalu memimpin
wirid dengan membaca:

Istighfar

‫ الَ ِذي َّل إِملَهَ إَِّل ُه َو الَ ُّي‬.‫أَستَ غ ِفُر ا َّللَ ال َع ِظ ي َم‬
‫ب إِلَي ِه‬
ُ ‫ال َقيُّوُم َوأَتُو‬
“Aku memohon ampunan kepada Allah
Yang Maha Agung, yang Tidak ada tuhan yang
berhak disembah selain Dia, Yang Maha Hidup

54
lagi Maha Berdiri Sendiri, dan kepada-Nya aku
bertaubat.” (Dibaca sebanyak 3x)

Tahlil

‫ك‬ َ ‫َّلإِملَ هَ إَِّل ا َّللُ َوح َدهُۥ َّل َش ِري‬


ُ ‫ لَ هُ ال ُمل‬.‫ك لَ هُۥ‬
ِ
‫ت َوُه َو َعلَ م ُك ِِّل َش يئ‬ ُ ‫َولَ هُ الَم ُد ُييِ ي َوُيي‬
‫قَ ِدير‬
“Tidak ada tuhan yang berhak disembah
selain Allah. Dia Yang Maha Tunggal tidak ada
sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-
Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala
sesuatu.” (Dibaca sebanyak 10x)

Doa Perlindungan dari Api Neraka

‫اللِّ ُه َم أَ ِجرَن ِم َن النَا ِر‬

55
“Ya Allah, lindungilah aku dari api
neraka.” (Dibaca sebanyak 7x)

Doa Keselamatan

‫ك‬َ ‫ َوإِلَي‬.‫ك ال َس َلَ ُم‬ َ ‫ َوِمن‬.‫ت ال َس ََل ُم‬ َ ‫اللِّ ُه َم أن‬


‫ َوأَد ِخلنَ ا‬.‫ فَ َحيِِّنَ ا َربَنَ ا ِابل َس ََلِم‬.‫ود ال َس ََل ُم‬
ُ ‫يَ ُع‬
‫ت َي َذا‬ َ ‫ تَبَ َارك‬.‫الَنَةَ َد َار ال َس ََلِم‬
َ ‫ت َربَنَا َوتَ َعالَي‬
‫الََلَ ِل َوا ِإلكَرِام‬
“Ya Allah, Engkau Yang Maha Sejahtera
dan dari pada-Mu lah kesejahteraan itu,
kepada-Mu lah akan kembali lagi segala
kesejahteraan itu, maka hidupkanlah kami ya
Allah dengan kesejahteraan. Masukkanlah kami
ke dalam surga negeri kesejahteraan. Engkaulah
yang kuasa memberi keberkahan yang banyak

56
dan Engkaulah Yang Maha Tinggi, wahai Zat
yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

Doa Berserah kepada Allah

‫ َوَّل ُمع ِط َي لِ َم ا‬.‫ت‬ ِ ِ


َ ‫اللَ ُه َم َّل َم ان َع ل َم ا أعطَي‬
‫ َوَّل يَن َف ُع ذَا الَ ِِّد‬.‫ت‬
َ ‫ضي‬
ِ
َ َ‫ َوَّل َرآ َد ل َما ق‬.‫ت‬ َ ‫َمنَ ع‬
َ ‫ِم‬
‫نك الَ ُّد‬
“Ya Allah, tidak ada yang mampu
menghalangi apa yang Engkau beri dan tidak
ada yang mampu memberi apa yang Engkau
halangi. Tidak ada yang mampu menolak apa
yang telah Engkau tetapkan dan tidak akan
bermanfaat kekayaan dan kemuliaan bagi
pemiliknya (selain iman dan amal salehnya),
hanya dari-Mu segala kekayaan dan kemuliaan.”

57
Berdoa agar diberi kemampuan untuk selalu
berzikir, bersyukur, dan beribadah secara baik

‫اللَ ُه َم أَ ِع ِِّن َع لَ م ِذك ِرَۡ َو ُش ك ِرَۡ َو ُح س ِن‬


‫ك‬َ ِ‫ِعبَ َادت‬
“Ya Allah, tolonglah kami agar bisa
senantiasa berzikir dan bersyukur kepada-Mu,
serta beribadah kepada-Mu dengan baik.”

Surah Al-Fatihah

ُ‫يم‬
ِ ‫ج‬ َّ ۡ َّ َّ
ِ ‫انُٱلر‬
ِ ‫ّللُِمِنُٱلش ُيط‬
ُ ‫أعوذُُب ِٱ‬
ُ َّ ِ ‫ٱۡل ۡمــد‬ۡ َّ ‫ـرٱُٱلـ‬ َّ
َّ ‫ِمۡسِبُٱّللُِٱلـ‬
ُ‫ب‬ ِ ‫ُّللُِر‬ ُ١ُ‫ِيم‬
ِ ‫ـرح‬
ُ‫ـو ِم‬ۡ ‫ِـكُي‬
ِ ‫ُمل‬٣ُ‫ِيم‬ َّ
ِ ‫ٱُٱلـرح‬ َّ ُ٢ُ‫ۡٱلعل ِمني‬
‫ٱلـر‬
ۡ
ُ‫ُٱهـدِنا‬٥ُ‫ُإِيَّاكُن ۡعبدُِإَويَّاكُن ۡستعِني‬٤ُ‫ٱلِي ِن‬ ُ

58
ۡ َّ ۡ ُ
ُ ‫ُصِ رطُٱَّلِيـنَُنع ۡمـ‬٦ُ ‫ٱلصرط ُٱلم ۡستقِيم‬ ِ
ُ َّ ۡ ‫عل ۡيه ۡمُغ ۡ ُٱلۡم ۡغضوبُعل‬
ُ‫ـي ِه ۡمُواُٱلضـ ل ِني‬ ِ ِ ِ
ُ‫ُآمِني‬٧
“Aku berlindung kepada-Mu dari godaan
setan yang terkutuk. (1) Dengan nama Allah
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (2)
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. (3)
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, (4)
Pemilik hari Pembalasan. (5) Hanya kepada
Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada
Engkaulah kami memohon pertolongan. (6)
Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (7) (yaitu)
jalan orang-orang yang telah Engkau beri
nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan
bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.
(Kabulkanlah Ya Allah).”

59
‫‪Surah Al-Baqarah ayat 163‬‬
‫َّ‬ ‫َّ ٓ‬
‫ا ُهوُ ُٱ َّلر ۡحمنُُ‬
‫ا ُإِلهُ ُإِ ُ‬‫ِإَولهك ُۡم ُإِلهُ ُوحِدُ ُ ُ‬
‫ٱ َّلرحِيمُُ‪١٦٣‬‬
‫‪“Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha‬‬
‫‪Esa. Tidak ada tuhan yang berhak disembah‬‬
‫‪selain Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha‬‬
‫”‪Penyayang.‬‬

‫‪Ayat Kursi‬‬
‫ۡ‬ ‫ۡ‬ ‫ۡ‬ ‫َّ‬ ‫َّ ٓ‬
‫اُهـوُُٱلـ ُُٱلقيـومُُاُُتأخـذ ُۥُ‬ ‫اُإِلهُُإ ِ ُ‬‫ّللُ ُ‬
‫ٱ ُ‬
‫فُٱ َّ‬ ‫َّ‬ ‫سِنةُُواُُن ۡ‬
‫فُ‬
‫لسـم ُُِومــاُ ِ ُ‬ ‫ّلۥُمــاُ ِ ُ‬
‫ـومُُ ُ‬
‫ٓ َّ ۡ‬ ‫ۡ‬ ‫َّ‬ ‫ۡ‬
‫اُبِإِذن ِـ ُهِۦُُ‬
‫ۡرضُمنُذاُٱَّلِيُيشفعُُعِند ُ ُۥُإ ِ ُ‬ ‫ٱۡل ِ ُ‬
‫ۡ‬ ‫ۡ‬
‫نيَُيۡدِي ِه ُۡمُوماُخلفه ُۡمُواُُُيِيطونُُ‬ ‫ي ۡعلمُُماُب ُ‬

‫‪60‬‬
ٓ َّ ۡ ۡ ُ ۡ
ُُ‫اُبِماُشـاءُُوسِـعُُك ۡرسِـيه‬
ُ ِ ‫ِنُعِل ِم ُهِ ُۦُٓإ‬
ُ ‫بَِشءُُم‬
ۡ ۡ َّ ‫ٱ‬
ُُ‫لسم ُُِوُٱۡلۡرضُُواُُيُوه ُۥُحِفظهماُُوهـو‬
ۡ ۡ
٢٥٥ُُ‫لُٱلعظِيم‬ ُ ِ ‫ٱلع‬
“Allah, Tidak ada tuhan yang berhak
disembah selain Dia, Yang Maha Hidup lagi
terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia
tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh
tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan
apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat
memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia
mengetahui apa yang ada di hadapan mereka
dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka
tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-
Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya
(ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan
bumi. Dia tidak merasa berat memelihara

61
keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha
Agung.”

Surah Al-Ikhlas

َّ َّ
َّ ‫ِمۡسِبُٱّلل‬
ُ ‫ِيم‬
ُِ ‫ٱُٱلرح‬ ‫ُِٱلر‬
َّ
َّ ‫ٱّلل‬ َّ ۡ
ۡ ِ ‫ـمُي‬
ُۡ‫ـ‬ ۡ ‫ُل‬٢ُ‫ُٱلصـمد‬ ُ١ُ‫قلُهوُٱّللُأح ٌد‬
َّ ۡ ‫ول ۡمُي‬
٤ُُۢ‫ُول ۡمُيكنُّلۥُكف ًواُأحد‬٣ُ‫ول‬
“Dengan nama Allah Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang. (1) Katakanlah
(Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha
Esa. (2) Allah tempat meminta segala sesuatu (3)
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
(4) serta tidak ada sesuatu pun yang setara
dengan-Nya”.” (Dibaca sebanyak 3x)

62
Surah Al-Falaq

َّ َّ
َّ ‫ِمۡسِبُٱّلل‬
ُ ‫ِيم‬
ُِ ‫ٱُٱلرح‬ ‫ُِٱلر‬
ۡ ُ ۡ
ُ٢ُُ‫شُماُخلـق‬ ُُِ ُ‫ُمِن‬١ُ‫ق‬ ُِ ‫بُٱلفل‬ ُِ ‫لُأعوذُُبِر‬ ُ‫ق‬
ُُِ ُ‫ُومِــن‬٣ُُ ‫شَُغسِــقُُإِذاُوقــ‬
ُ‫ش‬ ُُِ ُ‫ومِــن‬
ۡ َّ
ُ‫شُحاسِـدُُإِذا‬ ُُِ ُ‫ُومِـن‬٤ُ‫فُٱلعقـ ُِد‬ ُ ِ ُُِ ‫ٱنلَّفث‬
٥ُُ‫حسد‬
“Dengan nama Allah Yang Maha Peng-
asih lagi Maha Penyayang. (1) Katakanlah (Nabi
Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan
yang (menjaga) fajar (subuh) (2) dari kejahatan
(makhluk yang) Dia ciptakan, (3) dari kejahatan
malam apabila telah gelap gulita, (4) dari
kejahatan para penyihir yang meniup pada
buhul-buhul (talinya), (5) dan dari kejahatan

63
orang yang dengki apabila dia dengki”.” (Dibaca
sebanyak 3x)

Surah An-Nas

َّ َّ
َّ ‫ِمۡسِبُٱّلل‬
ُ ‫ِيم‬
ُِ ‫ٱُٱلرح‬ ‫ُِٱلر‬
ُ ۡ
ُِ‫ ُإِله‬٢ُ ‫ ُمل ِِك ُٱنلَّا ِس‬١ُ ‫اس‬ ِ َّ‫ب ُٱنل‬
ِ ‫قل ُأعوذ ُبِر‬
َّ ۡ ۡ ُ
ُ‫ُٱَّلِي‬٤ُ‫اس‬ ِ ‫اسُٱۡل َّن‬ ِ ‫ِنُشُٱلو ۡسو‬ ِ ‫ُم‬٣ُ‫اس‬ ِ َّ‫ٱنل‬
ۡ
ُِ‫ُٱۡل َّنة‬
ِ ‫ ُمِن‬٥ُ ‫اس‬ ِ َّ‫ُف ُصدورِ ُٱنل‬ ِ ‫يوسوِس‬
ۡ

٦ُ‫اس‬ ِ َّ‫وٱنل‬
“Dengan nama Allah Yang Maha Peng-
asih lagi Maha Penyayang. (1) Katakanlah (Nabi
Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan
manusia, (2) raja manusia, (3) sembahan ma-
nusia (4) dari kejahatan (setan) pembisik yang

64
bersembunyi (5) yang membisikkan (kejahatan)
ke dalam dada manusia, (6) dari (golongan) jin
dan manusia”.” (Dibaca sebanyak 3x)

Tasbih, Tahmid, dan Takbir

‫م‬
َ ‫إِ َلنَا َي َربَنَا أن‬
‫ت َموَّل َن‬
َِ ‫سبحا َن ا‬
33x ...‫ّلل‬
َ ُ
“Wahai sesembahan kami, Tuhan kami,
engkaulah pelindung kami, Maha Suci Allah...”
‫ُسب َحا َن ا َّللِ َوِِبَم ِدهِۦ َدائِ ًما أَبَ ًدا‬
33x ...‫ّلل‬
َِِ ‫المد‬
ُ َ
“Maha Suci Allah dan dengan memuji-
Nya selalu untuk selamanya, segala puji bagi
Allah...”

65
‫ي َعلَ م ُك ِِّل َحال َونِع َمة‬ ِ
َ ‫ب ال َعالَم‬ِ ِِ
ِّ ‫الَم ُد َّلل َر‬
33x ...‫ّلل أَكب ر‬
ُ َ َُ ‫ا‬
“Segala puji bagi Allah Tuhan semesta
alam atas segala keadaan dan kenikmatan, Allah
Maha Besar...”
‫ا َّللُ أَكبَ ُر َكبِ ًيا َوالَم ُد َِّللِ َكثِ ًيا َو ُس ب َحا َن‬
‫ َّلإِملَ هَ إَِّل ا َّللُ َوح َدهُۥ‬.‫ا َّللِ بُك َرًة َوأَ ِص ًيَل‬
‫ك َولَ هُ الَم ُد ُييِ ي‬ ُ ‫ لَ هُ ال ُمل‬.‫ك لَ هُۥ‬ َ ‫َّل َش ِري‬
‫ َوَّل‬.‫ت َوُه َو َعلَ م ُك ِِّل َش يئ قَ ِدير‬ ِ
ُ ‫َوُيي‬
‫َحو َل َوَّل قُ َوَة إَِّل ِاب َّللِ ال َعلِ ِِّي ال َع ِظي ِم‬
“Allah Maha Besar dengan sebesar-
besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian
yang sangat banyak. Maha Suci Allah baik pada

66
waktu pagi maupun sore. Tidak ada tuhan yang
berhak disembah selain Allah. Dia Yang Maha
Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya
kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia
Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada
daya untuk menolak keburukan dan tidak ada
upaya untuk mendapatkan kebaikan kecuali
dengan kehendak Allah Yang Maha Tinggi lagi
Maha Agung.”

Dilanjutkan dzikir pagi setiap ba’da Shubuh


dan dzikir petang setiap ba’da Ashar

Silakan dibuka halaman 77 untuk melan-


jutkan dzikir pagi dan petang.

Setelah Zhuhur, Maghrib, dan Isya wirid


ditutup dengan doa sesuai dengan harapan
masing-masing (atau dipimpin oleh imam).

67
Contoh redaksi doa bersama setelah
shalat fardhu:

‫ َح ًدا يُ َو ِاِف نِ َع َم هُۥ‬.‫ي‬ ِ


َ ‫ب ال َع الَم‬ ِ ِِ
ِّ ‫الَم ُد َّلل َر‬
ِ
‫ك‬َ َ‫ك الَم ُد َول‬ َ َ‫ َي َربَنَ ا ل‬.‫َويُ َك اف ُئ َم ِزي َدهُۥ‬
ِ‫ك ال َك ِر‬ َ ‫لش كُر َك َم ا يَن بَغِ ي ِلَ ََل ِل َوج ِه‬ ُّ ‫ا‬
‫ك‬ َ ِ‫َو َع ِظي ِم ُسلطَان‬
“Dengan nama Allah yang Maha Peng-
asih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi
Allah, Tuhan semesta alam, dengan pujian yang
sesuai dengan nikmat-nikmat-Nya dan memung-
kinkan ditambah nikmat-Nya. Wahai Tuhan
kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana
yang patut bagi keagungan-Mu dan kebesaran
kekuasaan-Mu.”

68
‫ص ََلةً تُن ِجينَ ا ِِبَا‬ ِ
َ ‫ص ِِّل َعلَ م َسيِِّد َن ُُمَ َمد‬
َ ‫اللَ ُه َم‬
‫ض ي لَنَ ا ِِبَ ا‬ِ ‫ وتَق‬.‫ات‬
َ
ِ َ‫َجي ِع الَه و ِال واۡلف‬
َ َ
َِ ‫ِم ن‬
‫َجي ِع‬ َِ ‫ وتُطَ ِهرنَ ا ِِب ا ِم ن‬.‫ات‬ ِ ‫َجي ع الاج‬ ِ
َ ُ ِّ َ ََ َ َ
ِ ‫ وتَرفَعنَ ا ِِب ا ِعن َد َۡ أَعلَ ال دَرج‬.‫ات‬ ِ
.‫ات‬ ََ َ ُ َ َ‫ال َسيِِّئ‬
‫َجي ِع‬ َِ ‫ ِم ن‬.‫ت‬ ِ ‫وتُب لِِّغُنَ ا ِِب ا أَقص الغَ اي‬
َ َ َ ََ
ِ‫ات ِف الياةِ وب ع َد المم ات‬ ِ ‫الي ر‬
َ َ َ َ ََ ََ
“Ya Allah curahkanlah shalawat kepada
junjungan kami nabi Muhammad , yang
dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamat-
kan kami dari semua keadaan yang menakutkan
dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu,
Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan
shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami

69
dari segala keburukan; dengan shalawat itu,
Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling
tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan
menyampaikan kami kepada tujuan yang paling
sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup di
dunia dan setelah mati.”

‫ك َس ََل َمةً ِف ال ِِّدي ِن َوال دُّن يَا‬َ ُ‫اللَ ُه َم إِنَ ا نَسئَ ل‬


‫ َو َعافِيَ ةً ِف الَ َس ِد َوِزَي َد ًة ِف العِل ِم‬.ِ‫َواۡل ِخ َرة‬
‫ت َوَرحَةً ِعن َد‬ ِ ‫وب رَك ةً ِف ال ِرزِ وتَوب ةً قَب ل الم و‬
َ َ َ َ ِّ ََ َ
ِ َ ِ ِ ِ
‫ الل ُه َم َه ِّون َعلَي نَ ا‬.‫ال َموت َوَمغفَرةً بَع َد ال َم وت‬
‫َج ا َة ِم َن النَ ا ِر َوال َعف َو‬ ِ ِ ِ
َ ‫ف َس َكَرات ال َم وت َوالن‬
ِ ‫ِعن َد الِس‬
‫اب‬ َ
“Ya Allah kami meminta kepada-Mu

70
keselamatan dalam agama, kesehatan jasad,
tambahan dalam ilmu, keberkahan dalam rezeki,
taubat sebelum mati, rahmat ketika hendak mati
dan ampunan setelah mati. Ya Allah,
ringankanlah kami ketika sedang sakaratul
maut, selamatkan kami dari api neraka, dan
ampunilah kami saat kami dihisab.”

‫ص َلَتَنَا َو ِص يَ َامنَا َوقِيَ َامنَ ا‬ ِ


َ ‫اللَ ُه َم َربَنَ ا تَ َقبَ ل منَ ا‬
‫ض ُّر َعنَا‬ ِ
َ َ‫ودنَ ا َوت ََل َوتَنَ ا َوت‬
َ ‫ودنَ ا َوقُ ُع‬
َ ‫وعنَ ا َو ُس ُج‬
َ ‫َوُرُك‬
‫ي‬ ِ ِ ‫وتَعبُّ َد َن وَتِِّ م تَق‬
َ ‫ب ال َع الَم‬ َ ‫ص َيَن َي ا َّللُ َي َر‬ َ ََ
ِ
‫اب الَرح ُيم‬ ِ
ُ ‫َنت التَ َو‬
َ ‫َك أ‬ َ ‫َوتُب َعلَي نَ ا إن‬
“Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah dari
kami, shalat kami, puasa kami, berdirinya kami,
ruku kami, sujud kami, duduk kami, tilawah
kami, kerendahan diri kami, peribadahan kami,

71
dan sempurnakan kekurangan kami (dalam
beribadah kepada-Mu) ya Allah, Tuhan semesta
alam, serta terimalah taubat kami, karena
sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat
dan Maha Penyayang.”

‫َربَنَا َّل تُ ِزغ قُلُوبَنَا بَع َد إِذ َه َدي تَ نَا َوَهب لَنَا ِمن‬
‫اب‬
ُ ‫َنت ال َوَه‬
َ ‫َك أ‬ َ ‫نك َرحَةً إِن‬ َ ‫لَ ُد‬
“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau
jadikan hati kami berpaling setelah Engkau
berikan petunjuk kepada kami dan anugerah-
kanlah kepada kami rahmat dari hadirat-Mu.
Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

‫اللَ ُه َم َربَنَ ا اغ ِف ر لَنَ ا ذُنُوبَنَ ا َولَِوالِ ِدينَ ا‬


‫اينَا َولِ ُم َعلِِّ ِمينَ ا َوِِإلخ َوانِنَ ا َوِلَص َحابِنَا‬
ِِ ‫ولِم َش‬
ََ

72
ِِ ِِ ِ ِ
َ ‫َوِلهلينَ ا َوِلَب نَائنَ ا َولَمي ِع ال ُمس لم‬
‫ي‬
‫ات الَحيَ ِاء‬
ِ َ‫ات والم ِمنِي والم ِمن‬ِ ِ
ُ َ َ ُ َ ‫َوال ُمس ل َم‬
‫ب‬ ِ ِ ِ َ َ‫ات إن‬ ِ ‫ِم ن هم والَم و‬
ُ ‫ك َسي ع قَري ب ُمي‬ َ َ ُ
ِ‫اض الاجات‬ ِ َ‫ات وي ق‬ِ
ََ َ َ َ ‫ال َد َع َو‬
“Ya Allah ya Tuhan kami, ampunilah
dosa-dosa kami, juga kedua orang tua kami,
sesepuh kami, guru-guru kami, saudara-saudara
kami, sahabat-sahabat kami, keluarga kami,
anak keturunan kami, serta seluruh kaum
muslimin yang laki-laki dan perempuan, seluruh
orang-orang beriman yang laki-laki dan
perempuan, baik masih hidup maupun yang telah
meninggal dunia. Sesungguhnya Engkau Maha
Mendengar, Maha Dekat, Maha Menerima
segala doa dan permohonan, wahai Engkau Zat

73
yang memenuhi segala kebutuhan hamba-
hamba-Nya.”

ٜ‫َربَنَ ا َه ب لَنَ ا ِم ن أَزمَوِجنَ ا َوذُ ِِّرميَتِنَ ا قُ َرَة أَع ُي‬


‫ي إِ َم ًاما‬ ِ ِ
َ ‫َواج َعلنَا لل ُمتَق‬
“Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah
kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan
keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai
pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

‫َربَنَ ا مَلَمنَ ا أَن ُف َس نَا َوإِن ََل تَغ ِف ر لَنَ ا َوتَر َحنَ ا‬
ِ ِ
َ ‫لَنَ ُكونَ َن م َن ا ملَس ِر‬
‫ين‬
“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi
diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni
kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami
termasuk orang-orang yang rugi.”

74
ِ‫ربَنَ ا ءاتِنَ ا ِِف ال دُّن يَا َحس نَةٗ وِِف الا ِخ رة‬
َ َ َ َ َ
ِ‫اب النَار‬ ِ
َ ‫َح َسنَةٗ َوقنَا َع َذ‬
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di
dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah
kami dari azab neraka.”

ِ ‫ب العِ َزةِ ع َم ا ي‬
‫ص ُفو َن َو َس ََلم‬ ِ َ ِ‫س بحا َن رب‬
َ َ ِّ ‫ك َر‬ َِّ َ ُ
‫ي‬ ِ ِ ِ ِ ِ
َ ‫ب ال َعالَم‬
ِّ ‫ي َوالَم ُد َّلل َر‬َ ‫َعلَ ال ُمر َسل‬
“Maha Suci Tuhanmu Yang Maha Mulia
dari apa yang mereka sifatkan, dan kesejah-
teraan dilimpahkan atas para rasul. Segala puji
bagi Allah Tuhan semesta alam.”

75
‫۝‬

‫‪76‬‬
‫‪DZIKIR PAGI‬‬
‫‪DAN PETANG‬‬

‫‪Setelah membaca wirid setelah shalat‬‬


‫‪fardhu, maka setiap ba’da Shubuh dilanjutkan‬‬
‫‪dengan dzikir berikut:‬‬

‫ِِ م‬ ‫أَص بحنا وأَص بح المل ِ ِ‬


‫ك َّلل َوالَم ُد َّلل َّل إِلَ هَ‬ ‫َ َ َ ََ ُ ُ‬
‫ك َولَ هُ‬ ‫ك لَ هُۥ‪ .‬لَ هُ ال ُمل ُ‬ ‫إَِّل ا َّللُ َوح َدهُۥ َّل َش ِري َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ك‬‫ب أَسلَلُ َ‬ ‫الَم ُد َوُه َو َعلَ م ُك ِِّل َشيء قَدير‪َ .‬ر ِّ‬
‫ِ‬
‫َع وذُ‬‫َخي َر َم ا ِِف مَه َذا اليَ وم َو َخي َر َم ا بَع َدهُۥ‪َ .‬وأ ُ‬
‫ك ِم ن َش ِِّر َم ا ِِف َه َذا اليَ وِم َو َش ِِّر َم ا بَع َدهُۥ‪.‬‬‫بِ َ‬

‫‪77‬‬
‫ِ ِ ِ‬ ‫ب أَع وذُ بِ َ ِ‬
‫َر ِِّ ُ‬
‫ك م َن ال َك َس ِل َو ُس وء الك َِب َر ِّ‬
‫ب‬
‫ك ِم ن َع َذاب ِِف النَ ا ِر َو َع َذاب ِِف‬ ‫َع وذُ بِ َ‬ ‫أُ‬
‫ال َق ِب‬
‫‪Untuk‬‬ ‫‪ba’da‬‬ ‫‪Ashar‬‬ ‫‪dibaca‬‬ ‫‪dengan‬‬
‫‪redaksi:‬‬

‫ك َِّللِ‪...‬‬ ‫أَم َسي نَا َوأَم َس ال ُمل ُ‬


‫ك َخي َر َم ا ِِف مَه َذهِ اللَي لَ ِة‬ ‫ب أَس لَلُ َ‬ ‫ِ‬
‫‪َ ...‬ر ِّ‬
‫ك ِم ن َش ِِّر َم ا‬ ‫َع وذُ بِ َ‬ ‫َو َخي َر َم ا بَع َد َه ا‪َ .‬وأ ُ‬
‫ِِف مَه َذهِ اللَي لَ ِة َو َخي َر َما بَع َد َها‪...‬‬
‫‪“Kami telah memasuki waktu pagi (waktu‬‬
‫‪sore hari) dan berpagi hari pula (bersore hari‬‬
‫‪pula) kerajaan milik Allah, segala puji bagi‬‬

‫‪78‬‬
Allah. Tidak ada tuhan yang berhak disembah
kecuali Allah Yang Mahaesa, tiada sekutu bagi-
Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian.
Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.
Wahai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan
di hari (malam) ini dan kebaikan sesudahnya.
Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari
ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan,
aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan
kejelekan di hari tua. Wahai Tuhan, Aku
berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka
dan alam kubur.”

َ ِ‫ك أَم َس ي نَا َوب‬


‫ك َ يَ ا‬ َ ِ‫ك أَص بَحنَا َوب‬ َ ِ‫اللَ ُه َم ب‬
َ ‫وت َوإِلَي‬
‫ك النَ ُشوُر‬ َ ِ‫َوب‬
ُ ُ‫ك ََن‬
Untuk ba’da Ashar dibaca dengan
redaksi:

79
َ ِ‫اللَ ُه َم ب‬
َ ِ‫ك أَم َسي نَا َوب‬
...‫ك أَصبَحنَا‬
“Ya Allah, dengan rahmat dan per-
tolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan
dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami
memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan
pertolongan-Mu kami hidup dan dengan
kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu
kebangkitan (bagi semua makhluk).”

‫م‬
‫ت َخلَقتَ ِن َوأ ََن‬َ ‫ت َرِِّب َّل إِلَ هَ إَِّل أن‬َ ‫اللَ ُه َم أَن‬
.‫ت‬ ِ ِ
ُ ‫َعب ُد َۡ َو َأن َعلَ م َعهد َۡ َوَوع د َۡ َم ا اس تَطَع‬
ِ َ ِ‫أع وذُ ب‬
‫ك‬َ َ‫ت أبُ وءُ ل‬ ُ ‫ص نَ ع‬َ ‫ك م ن َش ِِّر َم ا‬ ُ
ِ
ِ ِ
‫ك َعلَ َي وأبُ وءُ ب َذنِب فَ اغفر ِل فَإنَ هُۥ َّل‬ َ ‫بِنِع َمت‬
ِ
ِ
‫ت‬َ ‫وب إَِّل أَن‬ َ ُ‫يَغفُر ا ُّلذن‬

80
”Wahai Allah sesungguhnya Engkau
adalah Rabb-ku, Tidak ada tuhan yang berhak
disembah kecuali Engkau, Engkau telah
menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu,
aku akan berusaha memenuhi janji-janjiku
kepada-Mu sekuat tenagaku, aku berlindung
kepada-Mu dari perbuatan jelekku, aku
mengakui akan nikmat-Mu yang Engkau berikan
kepadaku dan aku mengakui juga atas dosa yang
pernah aku perbuat, maka ampunilah diriku,
sesungguhnya tiada yang mampu mengampuni
dosa kecuali Engkau ya Allah.”

‫ك ِِف نِع َم ة َو َع افِيَة‬ َ ‫ت ِمن‬ ُ ‫اللَ ُه َم إِِِّن أَص بَح‬


َۡ‫ك َو ِس ت َر‬ ِ
َ َ‫ك َو َعافيَ ت‬َ َ‫َو ِس ت فَلَتِ َم َعلَ َي نِع َمت‬
َ‫َِف ا ُّلدن يَا َوالا ِخَرة‬

81
Untuk ba’da Ashar dibaca dengan
redaksi:

...‫ك ِِف نِع َمة‬


َ ‫ت ِمن‬
ُ ‫اللَ ُه َم إِِِّن أَم َسي‬
“Ya Allah sesungguhnya aku telah berpagi
hari (telah bersore hari) dengan berbagai
kenikmatan dari-Mu, juga dengan kesehatan dan
perlindungan (atas aib-aibku). Maka
sempurnakanlah bagiku nikmat-Mu, kesehatan,
serta perlindungan-Mu (atas aib-aibku) di dunia
dan akhirat.”

‫َحد ِم ن‬ ِ ِ ِ
َ ‫اللَ ُه َم َم ا أَص بَ َح ِب م ن نع َم ة أَو ب ل‬
ِ
‫ك‬
َ َ‫ فَل‬.‫ك‬ َ ‫ك َوح َد َۡ َّل َش ِر‬
َ َ‫يك ل‬ َ ‫ك فَ ِمن‬
َ ‫َخلق‬
‫لشكُر‬
ُّ ‫ك ا‬
َ َ‫الَم ُد َول‬
Untuk ba’da Ashar dibaca dengan

82
redaksi:

...‫اللَ ُه َم َما أَم َس م ِب ِمن نِِّع َمة‬


“Ya Allah, nikmat yang kuterima atau
diterima oleh seseorang di antara makhluk-Mu
di pagi hari (di sore hari) ini adalah dari-Mu.
Mahaesa Engkau, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-
Mu segala puji dan kepada-Mu panjatan syukur
(dari seluruh makhluk-Mu).”

‫اللَ ُه َم َع افِِن ِِف بَ َدِن اللَ ُه َم َع افِِن ِِف َسعِ ي‬


‫م‬ ِ
‫ت‬َ ‫ َّل إِلَهَ إَِّل أَن‬.‫ص ِري‬
َ َ‫اللَ ُه َم َعاف ِن ِِف ب‬
“Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari
penyakit dan yang tidak aku inginkan). Ya Allah,
selamatkan pendengaranku (dari penyakit dan
maksiat atau sesuatu yang tidak aku inginkan).
Ya Allah, selamatkan penglihatanku, Tidak ada

83
tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.”

ِ َ ِ‫اللَه َم إِِن أَع وذُ ب‬


ُ ‫ َوأ‬.‫ك م َن ال ُكف ِر َوال َفق ِر‬
ُ‫َع وذ‬ ُ ِّ ُ
‫ت‬ ‫م‬ ِ ‫ك ِمن َع َذ‬
َ ‫ َّل إِلَهَ إَِّل أَن‬.‫اب ال َق ِب‬ َ ِ‫ب‬
“Ya Allah sungguh aku berlindung
kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran, dan
aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur,
tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali
Engkau.”

ِ ‫م‬
ُ ‫ب ا َّللُ َّل إِلَ هَ إَِّل ُه َو َعلَي ه تَ َوَكل‬
‫ت َوُه َو‬ ِ
َ ‫َحس‬
‫ب ال َعر ِش ال َع ِظي ِم‬
ُّ ‫َر‬
“Allahlah yang mencukupi (segala
kebutuhanku), Tidak ada tuhan yang berhak
disembah kecuali Dia, kepada-Nya aku
bertawakal. Dialah Tuhan yang menguasai

84
Arasy yang agung.” (Dibaca sebanyak 7x)

‫ك ال َعف َو َوال َعافِيَ ةَ ِِف ال ُّدن يَا‬ َ ُ‫اللَ ُه َم إِِِّن أَس لَل‬
‫ك ال َعف َو َوال َعافِيَ ةَ ِِف‬َ ُ‫ اللَ ُه َم إِِِّن أَس لَل‬.ِ‫َوالا ِخ َرة‬
‫ اللَ ُه َم اس تُر‬.‫اي َوأَهلِ ي َوَم ِال‬ َ َ‫دي ِن َوُدن ي‬
ِ
ِ َ‫ اللَ ُه َم اح َفظ ِن ِم ن ب‬.‫َع وراِِت و ِآم ن رو َع ِاِت‬
‫ي‬ َ َ َ
ِ
‫ي َوِم ن َخلفي َو َع ن َي ِين َو َع ن شَ ِال َوم ن‬
ِ ِ ِ َ ‫يَ َد‬
‫ال ِمن َت ِت‬ ِ
َ َ‫ك أَن أُغت‬ َ ِ‫َعوذُ بِ َعظَ َمت‬ُ ‫ َوأ‬.‫فَوقي‬
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon
ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan
dan keselamatan dalam agamaku, duniaku,
keluargaku dan hartaku. Ya Allah, tutuplah
auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat

85
orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut.
Ya Allah, jagalah aku dari sesuatu yang ada di
hadapanku, di belakangku, di kananku, di kiriku
dan di atasku. Aku berlindung dengan
kebesaran-Mu, agar aku tidak dihantam sesuatu
dari bawahku (oleh berbagai keburukan yang
membuat aku terjatuh atau hancur).”

ِ ‫ض َع ِاَل الغَي‬ ِ ِ
‫ب‬ َ ِ ‫اللَ ُه َم فَاط َر ال َس َم َوات َوالَر‬
‫ أَش َه ُد أَن‬.‫ب ُك ِِّل َش يء َوَملِي َك هُۥ‬ َ ‫َوال َش َه َادةِ َر‬
ِ َ‫ك ِمن َش ِر ن‬ َ ِ‫ أَعُوذُ ب‬.‫ت‬ ‫م‬
‫فسي َو َشِِّر‬ ِّ َ ‫َّل إِلَهَ إَِّل أَن‬
‫ف َعلَ م نَف ِس ي‬ َ ‫ َوأَن أَق َِت‬.‫ان َو ِش ركِ ِهۦ‬
1 ِ َ‫ال َش يط‬
‫َجَرهُۥ إِ َ مل ُمسلِم‬
ُ ‫ُسوءًا أَو أ‬
1
Kata " ‫ " َو ِشركِ ِه‬ini boleh dibaca dengan lafal " ‫" َو َشَركِ ِه‬.

86
“Ya Allah, pencipta langit dan bumi, yang
Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata.
Tuhan Pengatur segala sesuatu dan Rajanya.
Aku bersaksi bahwa Tidak ada tuhan yang
berhak disembah selain Engkau, aku berlindung
kepada-Mu dari keburukan diriku, kejahatan
setan dan sekutunya, serta dari perbuatanku
yang akan menimpakan keburukan pada diriku,
atau dari perbuatanku yang akan menimpakan
keburukan pada muslim lain."

‫ض ُّر َم َع ا ِس ِهۦ َش يء ِِف‬ ِ ِ


ُ َ‫بِس ِم ا َّلل الَ ذي َّل ي‬
‫يع ال َعلِي ُم‬ ِ ِ
ُ ‫ض َوَّل ِِف ال َس َماء َوُه َو ال َسم‬
ِ ‫الَر‬
“Dengan nama Allah yang dengan nama-
Nya segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan
mendatangkan bahaya, Dialah Yang Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

87
 ‫يت ِاب َّللِ َرااب َوِاب ِإلس ََلِم ِدينً ا َوِبُ َح َم د‬ُ ‫َرض‬
ِ
‫نَبِياا َوَر ُس ًوّل‬
“Saya rida Allah sebagai Rabb, Islam
sebagai agama, serta Muhammad sebagai nabi
dan rasul.”

‫ أَص لِح ِل‬.‫يث‬


ُ ِ‫ك أَس تَغ‬
َ ِ‫وم بَِرحَت‬ُ ُّ‫َي َح ُّي َي قَي‬
‫َشلِن ُكلَهُۥ َوَّل تَ ِكل ِن إِ َل نَف ِسي طَرفَةَ َعي‬
“Wahai Tuhan Yang Mahahidup, wahai
Tuhan Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala
sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta
pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan
jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap
mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).”

88
‫ي‪.‬‬ ‫ِ‬
‫ب ال َع الَم َ‬ ‫أَصبحنَ ا وأَص بح الم ل ُ ِ ِ ِ‬
‫ك َّلل َر ِّ‬ ‫َ ََ ُ‬ ‫َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬‫ِ‬
‫ك َخي َر مَه َذا اليَ وم فَت َح هُۥ‬ ‫اللَ ُه َم إ ِّن أَس لَلُ َ‬
‫ك ِم ن‬ ‫َع وذُ بِ َ‬
‫َونَص َرهُۥ َونُ وَرهُۥ َوبََرَكتَ هُۥ َوُه َداهُ‪َ .‬وأ ُ‬
‫ِِ‬
‫َشِِّر َما فيه َو َشِِّر َما بَع َدهُ‬
‫‪Untuk ba’da Ashar dibaca dengan redaksi:‬‬

‫ي‪.‬‬ ‫ِ‬
‫ب ال َع الَم َ‬ ‫أَمسي نَ ا وأَمس الم ل ُ ِ ِ ِ‬
‫ك َّلل َر ِّ‬ ‫ُ‬ ‫َ َ َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ك َخي َر مَه َذه اللَي لَ ة فَت َح َه ا‬ ‫اللَ ُه َم إِِِّن أَس لَلُ َ‬
‫ك‬‫َع وذُ بِ َ‬‫َونَص َرَها َونُ َورَه ا َوبََرَكتَ َه ا َوُه َدا َها‪َ .‬وأ ُ‬
‫ِمن َشِِّر َما فِ َيها َو َشِِّر َما بَع َد َها‬
‫‪“Kami memasuki waktu pagi (sore), dan‬‬
‫‪berpagi hari juga (bersore hari juga) kerajaan‬‬

‫‪89‬‬
Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah
sesungguhnya aku memohon kepada-Mu
kebaikan hari (malam) ini: pembukanya,
pertolongannya, cahayanya, berkahnya dan
petunjuknya. Dan aku berlindung kepada-Mu
dari kejahatan pada hari (malam) ini dan
kejahatan pada hari (malam) sesudahnya.”

‫أَصبَحنَ ا َعلَ فِط َرةِ ا ِإلس ََلِم َو َعلَ م َكلِ َم ِة‬


‫ َو َعلَ م ِملَ ِة‬ ‫ص َو َعلَ م ِدي ِن نَبِيِِّنَا ُُمَ َمد‬
ِ ‫ا ِإلخ ََل‬
‫أَبِينَ ا إِب َر ِاه َيم َحنِي ًف ا ُّمسلِ ًم ا َوَم ا َك ا َن ِم َن‬
ِ
َ ‫ال ُمش ِرك‬
‫ي‬
Untuk ba’da Ashar dibaca dengan
redaksi:

90
...‫أَم َسي نَا َعلَ فِطَرةِ ا ِإلس ََلِم‬
“Kami berpagi hari (bersore hari) di atas
fitrah Islam, dalam kalimat keikhlasan, agama
Nabi kita Muhammad, dan agama ayah kami
Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus
sebagai seorang muslim dan tidak tergolong
orang-orang musyrik.”

َ ِ‫ك ِم ن أَن أُش ِرَۡ ب‬


‫ك َش ي ئًا‬ َ ِ‫اللَ ُه َم إِنَ ي أَ ُع وذُ ب‬
ِ ِ
ُ‫أَعلَ ُمهُۥ َوأَستَ غفُرَۡ ل َما َّل أَعلَ ُمه‬
“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan se-
suatu yang aku ketahui, dan aku memohon
ampunan-Mu dari berbagai jenis kemusyrikan
yang tidak aku ketahui.”

91
ِ ِ َ ِ‫اللَه َم إِِن أَع وذُ ب‬
ُ‫َع وذ‬ُ ‫ َوأ‬.‫ك م َن الَ ِِّم َوالَ َزن‬ ُ ِّ ُ
ِ ِ ِ ِ َ ِ‫ب‬
‫ك م َن‬ َ ‫َع وذُ ب‬ ُ ‫ َوأ‬.‫ك م َن ال َعج ز َوال َك َس ِل‬
‫ك ِم ن َغلَبَ ِة ال دَي ِن‬ َ ِ‫َع وذُ ب‬
ُ ‫ َوأ‬.‫ب َوالبُخ ِل‬ ِ ُ‫ال‬
‫َوقَه ِر ا ِِّلر َج ِال‬
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu
dari rasa kecemasan dan kesedihan, aku
berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan
kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat
pengecut dan kikir, aku berlindung kepada-Mu
dari lilitan hutang dan penindasan orang lain.”

ِ ِ ِ ِ ِ
َ َ‫َع وذُ بِ َكل َم ات ا َّلل التَآ َمات م ن َشِِّر َما َخل‬
ُ‫أ‬
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat
Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk
yang diciptakan-Nya.” (Dibaca sebanyak 7x)

92
‫ُسب َح ا َن ا َّللِ ِوِبَم ِدهِۦ َع َد َد َخل ِق ِهۦ وِر ِض ا‬
‫وم َدا َد َكلِ َماتِِه‬
ِ ‫نَف ِس ِهۦ وِزنَةَ عرِش ِهۦ‬
َ
“Mahasuci Allah dan segala pujian hanya
untuk-Nya, sebanyak ciptaan-Nya, sebanyak
keridaan zat-Nya, sebanyak kemegahan perhias-
an Arasy-Nya, dan sebanyak tinta kalimat-
kalimat-Nya.” (Dibaca sebanyak 3x)

‫أَس تَ غ ِفُر ا َّللَ ال َع ِظ ي َم الَ ِذي َّل إِملَ هَ إَِّل ُه َو‬


‫ب إِلَي ِه‬
ُ ‫الَ ُّي ال َقيُّوُم َوأَتُو‬
“Aku memohon ampunan kepada Allah
Yang Maha Agung, yang Tidak ada tuhan yang
berhak disembah selain Dia, Yang Maha Hidup
lagi Maha Berdiri Sendiri, dan kepada-Nya aku
bertaubat.” (Dibaca 100x dalam sehari)

93
ِ
‫ك‬َ ِ‫ص ََلة َعلَ م أَس َعد َملُوقَات‬ َ ‫ض َل‬َ ‫ص ِِّل أَف‬َ ‫اللَ ُه َم‬
‫ص حبِ ِهۦ َو َس لِِّم َع َد َد‬ ِِ ِ
َ ‫َس يِِّد َن ُُمَ َم د َو َعلَ م آل هۦ َو‬
ِ
َۡ‫ك ُكلَ َم ا ذَ َك َر‬ َ ِ‫ك َوِم َد َاد َكل َم ات‬ َ ِ‫َمعلُوَمات‬
‫ال َذاكُِرو َن َو َغ َف َل َعن ِذك ِرَۡ الغَافِلُو َن‬
“Ya Allah limpahkanlah shalawat dan
salam dengan shalawat yang paling utama
kepada makhluk-Mu yang paling berbahagia,
junjungan kami nabi Muhammad dan juga
kepada keluarganya serta para sahabatnya,
sebanyak bilangan pengetahuan-Mu, serta seluas
tinta-tinta yang mampu menulis kalimat-
kalimat-Mu, yang tercurah setiap kali diingat
orang yang mengingat dan setiap kali terlalaikan
dari orang-orang yang lalai.” (Dibaca sebanyak
10x)

94
‫۝‬

‫‪95‬‬
REFERENSI

Al-Quran Kemenag, Situs dan Aplikasi Resmi


Kemenag.
Adzkārush Shabāh wal Masā`, Syaikh ‘Abdul
Azīz Ath-Tharīfī.
Al-Adzkār, Imam Nawawī.
Al-Ma`tsurāt (Wazhifah Shughrā), Syaikh
Hasan Al-Bann .
At-Tibyān Fī Adabi Hamalatil Qurān, Imam
Nawawī.
Bidāyatul Hidāyah, Imam Ghazali.
Ensiklopedia Hadis 9 Imam, Saltanera.
Hishnul Hashīn, Imam Ibnul Jazarī.
Hishnul Muslim, Syaikh Sa’id bin ‘Ali Al-

96
Qahthānī.
Kumpulan Do`a Sehari-Hari, Kementerian
Agama RI.

97

Anda mungkin juga menyukai