STANDARD OPERATING PROCEDURE
MAIN CONTROL PANEL JOCKEY PUMP
Indicating lamp RST
PANEL METER
Push Button“ON” Push Button“OFF”
Indicating Lamp Trip
Selector Switch (SS)
Manual – OFF - Auto
PENGOPERASIAN HYDRANT
• Dalam mengoperasikan hydrant tim dibagi menjadi 2 (dua) tim. Satu tim menuju
hydrant pillar atau indoor hydrant box dll, pada hydrant pillar dibutuhkan
setidaknya 4 orang, sebagai captain memegang kendali di hydrant pillar dan 3
orang memegang firehose. Tim kedua minimal 1 orang, menuju rumah pompa
sebagai operator pompa untuk mematikan pompa jika keperluan pengoperasian
hydrant selesai.
• Sistem hydrant tidak boleh ditutup dengan posisi pompa masih hidup, maka
dari itu 2 tim yang terlibat harus saling berkomunikasi apabila ingin mematikan
system harus mengkonfirmasi operator pompa terlebih dahulu untuk
mematikan pompa, selanjutnya operator pompa memberi informasi ke captain
untuk menutup hydrant pillar.
SISTEM OPERASI POMPA JOCKEY
• Pompa Jockey di setting hidup (ON) otomatis bila tekanan turun di 6 bar dan
mati (OFF) otomatis bila tekanan air di instalasi mencapai 8 bar.
• Pompa Jockey berperan sebagai penjaga kestabilan tekanan di instalasi, jadi
apabila jockey sering mati hidup secara berkala atau konstan maka ada indikasi
kebocoran di instalasi.
STANDARD OPERATING PROSEDURE
MAIN CONTROL PANEL DIESEL PUMP
VOLT BATTERY METER
Indicating lamp
START & RUNNING
Push Button“OFF”
Push Button“ON”
Selector Switch (SS)
Manual – OFF - Auto
Emergency Stop
PENGOPERASIAN HYDRANT
• Dalam mengoperasikan hydrant tim dibagi menjadi 2 (dua) tim. Satu tim menuju
hydrant pillar atau indoor hydrant box dll, pada hydrant pillar dibutuhkan
setidaknya 4 orang, sebagai captain memegang kendali di hydrant pillar dan 3
orang memegang firehose. Tim kedua minimal 1 orang, menuju rumah pompa
sebagai operator pompa untuk mematikan pompa jika keperluan pengoperasian
hydrant selesai.
• Sistem hydrant tidak boleh ditutup dengan posisi pompa masih hidup, maka
dari itu 2 tim yang terlibat harus saling berkomunikasi apabila ingin mematikan
system harus mengkonfirmasi operator pompa terlebih dahulu untuk
mematikan pompa, selanjutnya operator pompa memberi informasi ke captain
untuk menutup hydrant pillar.
SISTEM OPERASI POMPA DIESEL
• Pompa Diesel di setting hidup (ON) otomatis bila tekanan turun di 2 bar dan
mati manual.
• Untuk mematikan pompa tekan dan tahan tombol “RESET/STOP”, apabila
tekanan di instalasi diatas 2 bar maka pompa akan langsung mati.
• Tapi apabila tombol “RESET/STOP” di tekan di posisi tekanan air di instalasi
kurang dari 2 bar, maka bila dilepas pompa akan hidup lagi. Bila hal ini terjadi
tekan dan tahan tombol “RESET/STOP” di ikuti dengan memutar “ SELECTOR
SWITCH ” ke posisi “OFF”.
• Setelah pompa mati , kembalikan tuas “SELECTOR SWITCH” ke posisi “AUTO”
untuk mengaktifkan kembali system AUTO ON di Diesel Pump.
PREVENTIF MAINTENANCE DIESEL PUMP
• Penggerak pompa diesel adalah engine, maka harus rutin untuk di hidupkan
secara berkala agar ada rotasi pada enginenya, cukup dalam seminggu sekali
dengan durasi 10 menit.
• Langkah dalam memanaskan pompa diesel pertama putar “SELECTOR SWITCH”
ke posisi “MANUAL”. Kecilkan power (RPM) engine ke posisi terendah, lalu
hidupkan pompa diesel dengan menekan tombol “PUSH BUTTON” ON .Lalu
tekan dan tahan tombol “RESET/STOP” untuk mematikan pompa.
• Setelah pompa dimatikan, kembalikan posisi tuas power engine ke posisi
semula, lalu putar “SELECTOR SWITCH” ke arah auto untuk mengaktifkan system
auto pompa diesel.
• Cek keadaan oli mesin.
• Cek air radiator.
• Cek ketersediaan bahan bakar dan cek kebocoran di instalasi.
STANDARD OPERATING PROSEDURE
MAIN CONTROL PANEL ELECTRIC PUMP
Indicating lamp RST
PANELMETER
Push Button“ON”
Push Button“OFF”
Selector Switch (SS)
Manual – OFF - Auto Indicating lamp
Trip
Emeregency Push
Button “OFF”
PENGOPERASIAN HYDRANT
• Dalam mengoperasikan hydrant tim dibagi menjadi 2 (dua) tim. Satu tim menuju
hydrant pillar atau indoor hydrant box dll, pada hydrant pillar dibutuhkan
setidaknya 4 orang, sebagai captain memegang kendali di hydrant pillar dan 3
orang memegang firehose. Tim kedua minimal 1 orang, menuju rumah pompa
sebagai operator pompa untuk mematikan pompa jika keperluan pengoperasian
hydrant selesai.
• Sistem hydrant tidak boleh ditutup dengan posisi pompa masih hidup, maka
dari itu 2 tim yang terlibat harus saling berkomunikasi apabila ingin mematikan
system harus mengkonfirmasi operator pompa terlebih dahulu untuk
mematikan pompa, selanjutnya operator pompa memberi informasi ke captain
untuk menutup hydrant pillar.
SISTEM OPERASI POMPA ELEKTRIK
• Pompa Electric di setting hidup (ON) otomatis bila tekanan turun di 4 bar dan
mati manual.
• Untuk mematikan pompa tekan dan tahan push button “OFF” sambil memutar
“SELECTOR SWITCH” ke posisi OFF.
• Setelah pompa mati , kembalikan tuas “SELECTOR SWITCH” ke posisi ON untuk
mengaktifkan kembali system AUTO ON di Elektrik Pump.