Anda di halaman 1dari 34

Modul1 INTRODUCTION

Komputer adalah mesin yang didesain untuk mengolah, menyimpan, dan mendapatkan kembali sebuah data. Data/informasi yang menjadi bagian operasi dari sebuah komputer adalah berupa angka. Semua operasi yang bisa dilakukan komputer seperti: web browsing, printing, dan image processing tidak lebih merupakan kegiatan menahan, memindahkan dan mengubah/memanipulasi angka angka. Sistem komputer dibagi menjadi dua kategori, yaitu: 1. Desktop komputer, mesin yang sering kita sebut sebagai “komputer”, komputer yang ada di pikiran kita. Desktop komputer bisa menjalankan beragam program dengan sistem yang diatur oleh suatu operating sistem (OS) seperti: Windows dan Linux. Dengan menjalankan aplikasi program yang berbeda, fungsi dari desktop komputer juga berubah. 2. Embedded komputer, komputer yang terintegrasi dengan sistem lain (ex: mekanika) dan digunakan untuk suatu fungsi tertentu. Seperti: microwave oven, DVD player, mainan, handphone dll. Embedded komputer pada umumnya didesain untuk satu aplikasi saja. Sistem komputer disusun dari banyak komponen, seperti: processor, memory, input/output peripheral dll. Berikut adalah gambar 1.1 skema sistem komputer sederhana,

Gambar 1.1: Sistem komputer sederhana

PROCESSOR Processor/CPU (Central Processing Unit) adalah komponen dari suatu sistem komputer yang melakukan proses manipulasi dan pengolahan (eksekusi) data berdasarkan urutan instruksi dari memory. Instruksi yang dijalankan oleh processor disebut dengan opcodes atau machine-code. Opcodes merupakan bahasa mesin berupa angka-angka yang kadang sulit dimengerti oleh pengguna, untuk itu dibangun instruksi operasi processor dalam bahasa assembly yang disebut dengan mnemonic. Urutan dari kumpulan instruksi sebuah processor disebut dengan program. Program yang dijalankan processor bisa diubah sesuai dengan kebutuhan aplikasi, sehingga komputer bersifat programmable. MEMORY Memory merupakan komponen sistem komputer yang berfungsi untuk menyimpan data dan instruksi (program) yang dijalankan oleh processor. Ada beberapa jenis memory yang biasa digunakan oleh suatu sistem komputer, 1. RAM (Random Acces Memory), RAM adalah “Working Memory” pada sistem komputer, dimana CPU dapat menuliskan data untuk disimpan sementara. RAM bersifat ”volatile”, yang berarti datanya akan hilang apabila catu daya dimatikan. 2. ROM (Read Only Memory), bersifat “non volatile”, yang berarti data tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan. Tujuan utama dari ROM adalah menyimpan kode/data yang dibutuhkan pada saat start up. PERANGKAT INPUT/OUTPUT Perangkat input/output atau peripheral i/o digunakan oleh processor untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Contoh pemakaian perangkat i/o adalah serial komunikasi pada keyboard, dan parallel komunikasi pada printer. Perangkat i/o merupakan piranti pengkondisi sinyal sebelum dapat diolah oleh processor atau setelah diolah processor sehingga dapat dikeluarkan berupa output data digital.

MIKROKONTROLLER Mikrokontroller adalah piranti elektronik berupa IC (Integrated Circuit) yang memiliki kemampuan manipulasi data (informasi) berdasarkan suatu urutan instruksi (program) yang dibuat oleh programmer. Mikrokontroller merupakan contoh suatu sistem komputer sederhana yang masuk dalam kategori embedded komputer. Dalam sebuah struktur mikrokontroller akan kita temukan juga komponen-komponen seperti: processor, memory, clock dll.

Gambar 1.2: contoh beberapa bentuk mikrokontroller ATMEL Kegiatan desain otomasi merupakan kegiatan memetakan sinyal input menjadi sinyal output berdasarkan suatu fungsi kontrol agar bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Sasaran dari pelatihan ini adalah peserta mampu menggunakan mikrokontroller untuk membangun sendiri suatu sistem otomasi atau embedded system. ATMEL AVR ATMEGA8535 Sebelum belajar lebih dalam tentang aplikasi mikrokontroller, ada baiknya kita bicarakan dulu tentang mikrokontroller yang kita gunakan. Pada pelatihan ini dipilih mikrokontroller jenis ATMEL AVR RISC dengan pertimbangan sebagai berikut: ATMEL AVR RISC memiliki fasilitas dan kefungsian yang lengkap dengan harga yang relatif murah.

ketika bekerja dengan kecepatan clock yang sama AVR 7 kali lebih cepat dibandingkan denga PIC16C74.1: perbandingan kecepatan processor dan efisiensi Dari tabel diatas dapat dilihat.3: skema mikrokontroller AVR RISC ATMEGA8535 . 15 kali lebih cepat daripada 68 HC11. Gambar 1. Berikut tabel perbandingan kecepatan processor dan efisiensi eksekusi beberapa mikrokontroller. AVR RISC cocok dipilih sebagai mikrokontroller untuk membangun bermacam-macam aplikasi embedded sistem. Konsumsi daya yang rendah jika dibandingkan dengan kecepatan eksekusi instruksi. dan 28 kali lebih cepat dibanding 8051. Kecepatan maksimum eksekusi instruksi mikrokontroller mencapai 16 MIPS (Million Instruction per Second). yang berarti hanya dibutuhkan 1 clock untuk 1 eksekusi instruksi. Chip AVR ATMEGA8535 memiliki 40 pin kaki. Ketersediaan kompiler BASCOM yang memudahkan user memprogram menggunakan bahasa Basic. berikut skema kaki AT MEGA8535. Dari kemampuan dan fasilitas yang dimiliki. Pada pelatihan ini juga dipilih salah satu jenis AVR RISC sebagai dasar pelatihan yaitu ATMEGA 8535. Tabel 1.

ATMEGA8535 memiliki 4 buah port input/output 8 bit. . PORTB dapat difungsikan sebagai SPI (Serial Peripheral Interface) communication dan gunakan data sheet AT MEGA8535 untuk mengetahui fungsi pin lebih jelas (saran). dan PORTD. Selain sebagai input/output masing masing port juga memiliki fungsi yang lain. PORTB. yaitu PORTA. PORTC. PORTA dapat difungsikan sebagai ADC (Analog to Digital Converter).

Variabel. digunakan apabila akan menggunakan pengenal dalam sebuah program.dalam bahasa basic terdapat banyak jenis operator yang perlu dipahami untuk membantu dalam penulisan program Operator Aritmatika * = operator kali / = operator bagi .Modul2 PEMROGRAMAN BASIC Sebelum membuat program dengan bahasa basic telebih dahulu memahami beberapa intruksi dasar bahasa basic.14 3. dapat berupa Variabel. suatu pengenal atau indentifier yang dipakai untuk mewakili suatu nilai tertentu didalam proses program dan nama variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan.4x10E38 >254 byte 2.767 0 – 65535 -2147483648 .5x10E-45 – 3. karena tipe data akan mempengaruhi setiap instruksi yang dilaksanakan computer. No 1 2 3 4 5 6 7 Tipe Bit Byte Integer Word Long Single String Jangkauan 0/1 0 . dan didefinisikan dulu diawal program Contoh: A=6 C = 2. Operator. Konstanta. Konstanta.255 -32. merupakan bagian program yang paling penting. merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. # Dapat gabungan hurup angka tapi harus diawali dengan hurup # Tidak boleh ada spasi # Tidak boleh mengandung symbol khusus # Panjangnya max 32 karakter 4. dan Fungsi Deklarasi Variabel Contoh: Dim X as Integer Dim Y as Byte Deklarasi konstanta Contoh: Deklarasi Fungsi Contoh: L=1234 P=”hallo” DeclareFunction Myno( I as byte )as Integer 5.768 – 32.2147483647 1. 1. Tipe data. Deklarasi.1 D = 3.

2 Rotate A. left.2 Rotate A. Xor Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi bit dari data yang ada di dalam memory Shift A. Or. Kontrol “IF (kondisi) then (pernyataan) Kontrol “ IF ( kondisi) then(pernyataan1) Else (peryataan2) Contoh: IF A> 10 then Print “A>10” Else Print “A bukan 10” End IF Kontrol Contoh: Select Case digunakan untuk menyeleksi kondisi dengan kemungkinan yang terjadi cukup banyak.%= operator sisa hasil bagi + = operator jumlah _ = operator kurang Operator Hubungan. left. Right. Right. Select case input Case &H01 : call maju Case &H02 : call putar kanan Case &H03 : call putar kiri Case &H04 : call mundur End select . untuk membandingkan antara 2 operan / sebuah nilai atau variable = Equal < > Inequal < less than <= less than or equal Dsb Operator Logika ada 4 macam : And.2 6. Kontrol Program. control program atau penyeleksi kondisi digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses program.2 Shift A. Not.

digunakan untuk menglang suatu proses yang mana jumlah perulangannya telah diketahui.’ Isi program ... Contoh: While A <= 10 Print A Incr A end Kontrol perulangan Do….. Kontrol perulangan While…. ………… End ……………………………….7.’pendifinisian pin …………… ………….. ……………. dasarnya sama dengan While Contoh: A=1 Do Print A Incr A Loop until A = 10 Kontrol perulangan For …. dipakai untuk melakukan proses yang berulang – ulang sebanyak yang diinginkan. Kontrol perulangan.... data2 as integer …………. Sintak penulisan program Basic ‘ Program jalan motor ………………………..‘judul program $regfile = “8535 def.dat”……………………….’header $crystal = 12000000 ………………………….’Crystal yang digunakan Dim data1 as byte.’deklarasi variable Config Portc = output ………………………….. Contoh: For A = 1 to 10 Step 2 Print “ini A = “ . . C Next 8. digunakan bila banyak perulangannya belum diketahui..Loop . A Next Print “ini hitung turun “ For A = 10 to -2 Step -1 Print “ini C = “ .

Ratusan1 Data1 = Ratusan2 / 10 'jika menggunakan ATMEGA8535 .Contoh penulisan program: $crystal = 1000000 $regfile="8535def.dat" Dim Ribuan1 As Integer Dim Ribuan2 As Integer Dim Ratusan1 As Integer Dim Ratusan2 As Integer Dim Puluhan1 As Integer Dim Puluhan2 As Integer Dim Data3 As Integer Dim Data2 As Integer Dim Data1 As Integer Dim Data0 As Integer Dim Datae As Integer Config Porta = Output Config Portc = Output Declare Sub Displaysegment(byval Dataku As Integer) Declare Sub Segment() Do Call Displaysegment(1512) Waitms 500 Call Displaysegment(4385) Waitms 500 Loop End Sub Displaysegment() Data3 = Dataku / 1000 Ribuan1 = Data3 * 1000 Ribuan2 = Dataku .Ribuan1 Data2 = Ribuan2 / 100 Ratusan1 = Data2 * 100 Ratusan2 = Ribuan2 .

Puluhan1 = Data1 * 10 Puluhan2 = Ratusan2 .Puluhan1 Data0 = Puluhan2 Datae = Data3 Portc = 14 Call Segment() Datae = Data2 Portc = 13 Call Segment() Datae = Data1 Portc = 11 Call Segment() Datae = Data0 Portc = 7 Call Segment() End Sub Sub Segment() Select Case Datae Case 0 : Porta = 0 Case 1 : Porta = 1 Case 2 : Porta = 2 Case 3 : Porta = 3 Case 4 : Porta = 4 Case 5 : Porta = 5 Case 6 : Porta = 6 Case 7 : Porta = 7 Case 8 : Porta = 8 Case 9 : Porta = 9 End Select End Sub .

Data2 As Byte . Sekarang buat program agar led dan speaker tersebut bekerja dengan ketentuan . Data3 As Byte .dat" 'jika menggunakan ATMEGA8535 Dim Data1 As Byte . Yang perlu diperhatikan adalah rangkaian led tersebut merupakan Commond Katoda (CK) artinya untuk menghidupkan led pada port A haruslah dikirim logika “1”. Program: '------------------------------------------------------'Program Speaker dan Led Berjalan '------------------------------------------------------$crystal = 12000000 $regfile = "8535def. speaker bunyi dan lampu led berkedip secara terus menerus.Modul 3 MEMPROGRAM SWITCH DAN LED Rangkaian Minimum dibawah untuk menghidupkan 8 led melalui port A dan sebuah speaker melalui port C.

7 = Output Config Porta = Output Data1 = 256 Data2 = 1 Data3 = 0 Do Porta = Data1 Poinc. Tugas: Dari gambar dibawah buatlah program agar rangkaian dapat berjalan dengan ketentuan sebagai berikut. Begitu pula untuk membuat speaker bunyi harus diberikan pulsa 0 dan 1yang diperoleh dengan memberikan data2=1 dan data3=0 pada pinc.dan bergeser kekiri # Jika selama S2 ditekan maka led akan nyala sebuah pada port b.0.7 menuju basis dari transistor pengendali speaker. dan bergeser kekanan .Config Pinc. jika sudah tidak ada salah dalam penulisan (dikompile) dan lanjutkan di tanamkan (download) pada rangkaian sebenarnya. Untuk lebih jelasnya jalankan program diatas dengan Bascom simulator. # Jika selama S1 ditekan maka led akan nyala sebuah pada port b.7 = Data2 Waitms 100 Porta = Data3 Poinc.7.7 = Data3 Waitms 100 Loop End Dapat dicermati bahwa untuk led dapat berkedip cukup memberikan data pada portA=256 (nyala semua) ditunda 100ms dan portA=0 (mati semua) ditunda selama 100ms . instruksi Loop yang mengakibatkan proses program berulang.

3 dan Portd.Catatan: Perhatikan rangkaian bahwa jika S1 atau S2 ditekan maka akan berlogika 0 yang dirasakan Portd.4 .

Sekarang buat program agar 7 segment tersebut bekerja dengan ketentuan . .6 nyala.Modul 4 MEMPROGRAM 7 SEGMENT Rangkaian Minimum dibawah untuk menghidupkan 7 segment melalui port A dan duabuah led indicator melalui portB serta dua buah switch sebagai input melalui portD. # Jika selama S2 ditekan maka 7 segment akan menghitung turun dan sebuah indicator led1-B pada port B.7 nyala. Yang perlu diperhatikan adalah rangkaian 7 segment tersebut merupakan Commond Anoda (CA) artinya untuk menghidupkan 7 segment pada port A haruslah dikirim logika “0”. # Jika S1 dan S2 tidak ditekan maka 7 segment menampilkan angka 4. # Jika selama S1 ditekan maka 7 segment akan menghitung naik dan sebuah indicator led1-A pada port B.

Program: '-------------------------------------------------------'Program 7-Segment Mencacah Naik dan Turun '-------------------------------------------------------$crystal = 12000000 $regfile="8535def.0 Turun alias Pind.1 Declare Sub segment(byval datae As Integer) A: B=4 Call Segment(B) Waitms 500 'jika menggunakan ATMEGA8535 Dim B As Integer. Y as byte .dat" Config Porta = Output Config Portd = Input Naik alias Pind. X as byte.

Do IF naik=0 then Incr B Call Segment(B) Waitms 500 IF turun=0 then decr B Call Segment(B) Waitms 500 Else Goto A Loop End If End Sub segment() Select Case Datae Case 1 : Porta = 192 Case 2 : Porta = 249 Case 3 : Porta = 164 Case 4 : Porta = 176 Case 5 : Porta = 153 Case 6 : Porta = 146 Case 7 : Porta = 130 Case 8 : Porta = 248 Case 9 : Porta = 128 Case 10 : Porta = 144 End Select End Sub Tugas: Dari gambar dibawah buatlah program dengan ketentuan. Jika S1 ditekan tampilkan angka 56 di 7 segment. jika S2 ditekan tampil angka 39 dan jika tidak ada yang ditekan display 7 segment tampil angka 00. .

bahkan dapat membuat karakter special dengan fasilitas LCD Designer.Modul 5 MEMPROGRAM LCD DISPLAY Salah satu kelebihan dari Bascom adalah bahwa program telah menyediakan rutinrutin khusus untuk menampilkan karakter menggunakan LCD. .

Db5 = Portc.6 . Db7 = Portc. selain lebih menghemat i/o dengan mode seperti ini mempermudah pembuatan PCB nya. Program: $regfile = "m8515.Pada rangkaian dibawah sebuah minimum system 8535 yang dihubungkan dengan LCD (2 *16) menggunakan 4 Bit. Db4 = Portc.5 . Rs = Portc. E = Portc. X as Byte Config Lcd = 16 * 2 Config Portd= Output Cls Lcd "Hello world.7 .7 .4 .dat" $crystal = 4000000 $baud = 19200 $sim Config Lcdpin = Pin ." Wait 1 Lowerline Wait 1 Lcd "Shift this. Db6 = Portc." Wait 1 For A = 1 To 10 Shiftlcd Right Wait 1 Next .6 Dim A as Byte.

# Jika S2 ditekan maka led 2 indikator akan menyala dan LCD menampilkan Alamat anda pada baris pertama serta kota anda berasal dibaris kedua. 1 Lcd "*" Wait 1 Shiftcursor Right Lcd "@" Wait 1 Home Upper Lcd "Replaced.For A = 1 To 10 Shiftlcd Left Wait 1 Next For B = 1 To 10 Porta = &HF0 Waitms 50 Porta = &H00 Waitms 50 Next Locate 2 ." Wait 1 Cursor Off Noblink Wait 1 Cursor On Blink Wait 1 Display Off Wait 1 Display On End Tugas: Dari gambar rangkaian dibawah buatlah program agar rangkaian dapat bekerja dengan ketentuan sbb: # Jika S1 ditekan maka led 1 indikator akan menyala dan LCD menampilkan nama anda pada baris pertama serta Nim anda dibaris kedua. .

# Jika S3 ditekan maka led 3 indikator akan menyala dan LCD menampilkan Alamat anda pada baris pertama serta kota anda berasal dibaris kedua bergeser kekanan. Modul 6 MEMPROGRAM MOTOR DC . Catatan. pada rangkaian dibawah sebuah minimu system AT MEGA8535 PortA yang dihubungkan .STEPPER Ada beberapa cara untuk mengendalikan Motor Dc dan Motor Sepper. Kondisi switch terbuka mempunyai nilai “1” = 5 volt dan kondisi tertutup menuju ke ground.

M As Byte Config Porta = Output Motor Alias Porta Data1 = &H50 'jika menggunakan ATMEGA8535 . Membuat program untuk memutar motor steper arah CW sejauh 180° jika stepper motor mempunyai step-size 7.5°.dat" Dim Data1 As Byte Dim Data2 As Byte Dim W As Byte .rangkaian driver Motor DC tipe Bridge untuk dapat berputar dengan arah jarum jam (CW) atau berlawanan jarum jam (CCW). 1. Sedangkan di PortD dihubungkan pada rangkaian driver motor Stepper yang juga dapat berputar dengan arah dapat dibalik. Membuat program untuk memutar motor DC dengan arah CW dengan t1 detik. berhenti dengan t2 detik dan putar CCW dengan t1 detik. 2. Program 1: $crystal = 12000000 $regfile = "8535def.

M As Byte Config Portd = Output Motor Alias Portd Data1 = &HCC W=1 Do M=1 Do Motor = Data1 Waitms W Rotate Data1 . 1 Incr M Loop Until M = 4 Incr W Loop Until W = 24 End 'jika menggunakan ATMEGA8535 .Data2 = &HA0 W = 100 M = 200 Do Motor = Data1 Waitms W Motor = 0 Waitms M Motor = Data2 Waitms W Loop End Program 2: $crystal = 12000000 $regfile = "8535def. Right .dat" Dim Data1 As Byte Dim W As Byte .

Tugas: Buatlah program untuk gambar diatas dengan ketentuan. . jika selama S1 ditekan maka motor DC akan berputar kekiri (CCW) dan jika selama S2 motor stepper akan berputar kekanan (CW) terus-menerus dan berhenti jika tidak ada switch ditekan.

6 . Contoh dibawah aplikasi timer0 dan timer1 sebagai timer dan counter. dan counter pulsa eksternal.generator frekwensi.3 Config Lcd = 16 * 2 Config Pind.4 .7 = Output Config Timer0 = Timer . E = Portc.7 .5 . Db6 = Portc.dat" $crystal = 12000000 $sim Config Lcdpin = Pin .2 . Db4 = Portc.6 = Output Config Pind. Timer/counter0 dapat digunakan sebagai timer/counter biasa. Sedangkan pada timer1 mempunyai kapasitas cacahan 16 bit (65535) yang dapat digunakan sama seperti timer0 dan mempunyai fungsi laian yaitu generator frekwensi PWM serta Capture Unit. Rs = Portc.Modul 7 MEMPROGRAM TIMER/COUNTER DAN INTERUPT Pada atmega 8535 terdapat 2 buah timer yang dapat diprogram sebagai timer (T0 dan T1) dan counter sesuai keinginan. Db7 = Portc. Prescale = 64 . “prog timer0………………………………………………… $regfile = "8535def. Db5 = Portc.

5 .3 Config Lcd = 16 * 2 Config Timer0 = Timer . Db7 = Portc.dat" $crystal = 4000000 $sim Config Pind.6 Waitms W Reset Portd.4 . Db4 = Portc. 10 Lcd "" . Portd.7 .2 .Dim W As Byte On Timer0 Pulse: W = 100 Enable Interrupts Enable Timer0 Do Set Portd.6 Waitms W Reset Portd. Prescale = 1024 Dim W As Integer Dim Timecount As Word W = 1000 Timecount = 0 Cls Lcd "time = " Do Set Portd.6 . Rs = Portc. Db6 = Portc.6 = Output Config Pind.. $regfile = "8535def. E = Portc.7 Return End “prog timer1……………………………………………. Db5 = Portc.7= Output Config Lcdpin = Pin .6 Waitms W Loop Cls Locate 1 . 1 Lcd "durasi =" Pulse: Toggle Portd.7 Locate 1 .6 .

2 . Prescale = 1 Config Timer0 = Counter .Waitms W Timecount = Timer0 Waitms W Locate 1 . Timecount Waitms W Loop End “prog counter0…………………………………………… $regfile = "8535def.5 .4 .3 Config Lcd = 16 * 2 Config Pind.6 .6 . Db5 = Portc.7 . Db7 = Portc. Db4 = Portc.dat" $crystal = 4000000 $sim Config Lcdpin = Pin .6 = Output Config Pinb. Rs = Portc. 8 Lcd "" .6 Waitms 100 Reset Portd. E = Portc.1 = input Config Timer1 = Timer . Edge = Rising Tcnt0 = 0 Set Portd. Db6 = Portc.

Tcnt0 Waitms 100 Loop End “prog counter1…………………………………………. 11 Lcd "" . Db5 = Portc. 9 Lcd "" . $regfile = "8535def.4 .3 Config Lcd = 16 * 2 Stop Counter1 Set Portd. Prescale = 1 Config Lcdpin = Pin .6 . Counter1 Waitms 100 Loop End .6 Waitms 100 Reset Portd.2 .1 = input Config Pind. Rs = Portc.Waitms 100 Cls Lcd "counter = " Do Locate 1 . Edge = Falling . Db6 = Portc.6 = Output Config Timer1 = Counter . E = Portc.dat" $crystal = 8000000 $sim Config Pinb. Db7 = Portc.5 . Db4 = Portc.6 Waitms 100 Cls Lcd "count = " Counter1 = 0 Do Start Counter1 Waitms 100 Stop Counter1 Locate 1 .7 .

5 .dat" $crystal = 12000000 $sim Config Lcdpin = Pin . E = Portc. Db4 = Portc.2 . “prog interrupt 0…………………………………………. Interupsi eksternal disediakan 2 buah pada pin INT0 dan INT1dan trigger yang digunakan dapat ditentukan sendiri.4 . Db5 = Portc.6 . Contoh dibawah adalah aplikasi menggunakan interupsi eksternal. $regfile = "8535def.3 Config Lcd = 16 * 2 Config Pind.6 = Output Config Pind. X As Byte On Int0 Sayang: W = 100 Enable Interrupts Enable Int0 Cls Lcd "stop = " .2 = Input Dim W As Byte . Db6 = Portc. Rs = Portc.7 . Db7 = Portc.Interupsi eksternal adalah fasilitas yang dimiliki ATMEGA 8535 yaitu sebuah peripheral dalam chip yang bertugas mendeteksi trigger dari luar yang akan membangkitkan interupsi yang bersangkutan.

8 Lcd "" .5 . Db4 = Portc.dat" $crystal = 12000000 $sim Config Lcdpin = Pin .3 = Input Dim W As Byte . 8 Lcd "" . Db7 = Portc.6 Waitms W Loop Pbt: Locate 1 .6 .7 . Db5 = Portc.6 Waitms W Reset Portd.4 .2 . X Incr X Return End “prog interrup1…………………………………………. X Incr X . $regfile = "8535def. E = Portc. Db6 = Portc.6 Waitms W Loop Sayang: Locate 1 .Do Set Portd.3 Config Lcd = 16 * 2 Config Pind.6 = Output Config Pind.6 Waitms W Reset Portd. Rs = Portc. X As Byte On Int0 Pbt On Int1 Men W = 100 Enable Interrupts Enable Int0 Enable Int1 Cls Lcd "stop = " Do Set Portd.

jika S1 ditekan berarti ada intrupsi maka pada LCD akan menampilkan Nama anda dan geser kekanan sebanyak 10 kali. dan jika S2 ditekan maka tampilan pada LCD akan kembali bergeser kekiri sebanyak 10 kali. X Decr X Return End Tugas: Buatlah program untuk gambar diatas dengan ketentuan.Return Men: Locate 1 . . 8 Lcd "" .

Modul 8 MEMPROGRAM INPUT SENSOR .

.

MODUL PELATIHAN FEBRUARI’ 2010 ELEKTRONIKA Winarno TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI MALANG Totok .