0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan13 halaman

Sistem Informasi Surat Menyurat Desa Sidoharjo

Dokumen ini membahas analisa dan perancangan sistem informasi pelayanan surat menyurat di Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo, yang saat ini masih dilakukan secara manual dan kurang efisien. Dengan menggunakan metodologi Waterfall dan alat bantu UML, penulis merancang sistem terkomputerisasi untuk mempercepat dan mempermudah proses pelayanan surat. Hasil penelitian ini adalah terbentuknya sistem informasi yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan surat menyurat di kantor tersebut.

Diunggah oleh

Aaa 20102015
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan13 halaman

Sistem Informasi Surat Menyurat Desa Sidoharjo

Dokumen ini membahas analisa dan perancangan sistem informasi pelayanan surat menyurat di Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo, yang saat ini masih dilakukan secara manual dan kurang efisien. Dengan menggunakan metodologi Waterfall dan alat bantu UML, penulis merancang sistem terkomputerisasi untuk mempercepat dan mempermudah proses pelayanan surat. Hasil penelitian ini adalah terbentuknya sistem informasi yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan surat menyurat di kantor tersebut.

Diunggah oleh

Aaa 20102015
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

INFORMASI PELAYANAN SURAT MENYURAT PADA


KANTOR KELURAHAN DESA SIDOHARJO
Desi Melliana Saputri a,* , Hilyah Magdalenab
aSTMIK Atma Luhur Pangkal Pinang
bSTMIK Atma Luhur Pangkal Pinang

Abstrac

The Village Office of Sidoharjo Village is the only one Office in Sidoharjo Village that provides services to the
community in Sidoharjo Village. Public Service process starts from the parties who need the data come directly to the
Village Office Village Sidoharjo to request the desired data. The process of recording and mailing service is still done
manually. Therefore often error or missing data, because the service is done less efficient and effective. The author
uses Waterfall methodology based design in compiling the Final Task of this Semester, and using Microsoft Visual
Studio 2008. it is necessary service of a computerized system for the progress and development of the office, then the
service of correspondence letter will be completed more quickly. The application designed on this system consists of
inputting the certificate of introduction to the making of family card (kk), certificate of incompetence, certificate of
good behavior, certificate of origin, certificate of marriage, certificate of domicile, and business certificate. So the
importance of making the correspondence application program is expected to provide ease in searching the data. In the
development of software technology, in this case the author uses Tools (Tools) UML (Unified Modeling Language).
The result of this research is the formation of an Information System of Mailing Letters at Village Office of Sidoharjo
Village.

Abstrak

Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo adalah satu-satu nya Kantor di Desa Sidoharjo yang memberi pelayanan terhadap
masyarakat yang ada di Desa Sidoharjo. Prosespelanan masyarakat dimulai dari pihak-pihak yang membutuhkan data
datang langsung ke Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo untuk meminta data yang diinginkan. Proses pencatatan dan
pelayanan surat menyurat sampai saat ini masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu sering terjadi kesalahan atau
data yang hilang, karena pelayanan yang dilakukan kurang efesien dan efektif. Penyusun menggunakan Perancangan
berbasis metodologi waterfall dalam menyusun Tugas Akhir Semester ini, dan menggunakan Microsoft Visual Studio
2008.maka diperlukan pelayanan sistem yang sudah terkomputerisasi untuk kemajuan dan perkembangan kantor,
maka pelayanan informasi surat menyurat kantor akan lebih cepat terselesaikan. Adapun aplikasi yang dirancang pada
sistem ini terdiri dari penginputan surat keterangan pengantar pembuatan kartu keluarga(kk), surat keterangan tidak
mampu, surat keterangan kelakuan baik, surat keterangan asal-usul, surat keterangan untuk menikah, surat keterangan
domisili, serta surat keterangan usaha. Sehingga pentingnya membuat program aplikasi Surat menyurat ini diharapkan
dapat memberikan kemudahan dalam pencarian data-data. Pada perkembangan teknologi perangkat lunak, dalam hal
ini penulis menggunakan Tools ( Alat Bantu ) UML ( Unified Modelling Language ). Hasil penelitian ini adalah
terbentuknya suatu Sistem Informasi Surat Menyurat pada Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo.

Keywords: service, system, correspondence, information, village sidoharjo, UML (Unified Modeling Language).
Kata kunci : pelayanan, sistem, surat menyurat, informasi, desa sidoharjo, UML (Unified Modelling Language)

1
1. Pendahuluan
Teknologi informasi merupakan salah satu alat bantu penunjang pekerjaan disebuah orgaisasi salah
satunya adalah sebagai sarana meningkatkan produktivtas kerja para karyawan, sehingga tujuan yang akan
dicapai orgaisasi tersebut akan tercapai secara optimal. Hal ini merupakan gambaran bahwa pesatnya
perkembagan teknologi saat ini, khususnya teknologi informasi yag telah banyak mempengaruhi cara
orang dalam berisnis. Bukti untu ini dapat untuk dilihat dengan semakin banyaknya pengguna komputer
yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data sehingga menjadi sesuatu informasi yang
dimanfaatkan oleh berbagai kalangan yang membutuhkan terutama di kelurahan Desa Sidoharjo
Sistem pelayanan surat didalam pelaksanaan memerlukan informasi yang cepat sehigga laporan yang
dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hal ini computer sebagai media elektronik dan membantu
kegiatan pengelola data tersebut. Selama ini system pelayanan pada Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo bisa
dikatakan kurang optimal. Sebagai contoh yaitu saat penerimaan dan pelayanan surat pada Kantor
Kelurahan Desa Sidoharjo masih menggunakan sistem manual yang mana setiap surat masuk dan keluar
hanya dicatat didalam buku. Padahal surat masuk dan surat keluar pada Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo
ini merupakan salah satu kegiatan rutin setiap hari, selain itu tanpa adanya system informasi yang
mendukung pada saat hendak menulis akan memberikan dampak negative pada Kantor Kelurahaan
tersebut, karena apabila data surat masuk dan keluar masih dicatat secara manual data itu akan sulit dicari
dan kurang efektif.
Ada beberapa hal yang dapat menimbulkan kendala pada suatu sistem yang dijalankan secara manual
diantaranya adalah banyaknya jumlah data yang harus diolah, kerumitan dalam pemrosesan suatu data dan
data yang beranekaragaman. Begitu pula dalam Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo dalam mengelola
administrasi surat menyurat masih secara manual, akan terbentur pada kendala seperti diatas, sehingga
akan mengurangi kinerja suatu intansi. Perana komputer disini akan sangat menunang sekali dalam
menjaga dan memberikan dukungan pada sistem agar menjadi lebih baik.Oleh karenanya saya melakukan
riset bermaksud mengangkat masalah tersebut sebagai betuk penyelesaian tugas dengan judul “Analisa dan
Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Surat Menyurat Pada Kantor Kelurahaan Desa Sidohajo”
(1)
2. Tinjauan Pustaka atau Penelitian Sebelumnya

2.1. Penelitian Terdahulu yang terkait


2.1.1. Sistem Pelayan Surat Masuk dan Keluar pada Kantor Kelurahan
Menurut O. Setiawan Djuharie, Suharie, Teddy Sutandi Komaruddin dalam bukunya
‟‟Surat menyurat Serbaguna‟‟ mengatakan bahwa : „‟Surat merupakan komunikasi tertulis untuk
menyampaikan informasi pernyataan, pesan kepada pihak lain yang mempunyai keperluan
kegiatan dengan pihak tertentu‟‟[1].

2.1.2. Kantor Kelurahan


Kelurahan adalah pembagian wilayah administrasi di Indonesia dibawah kecamatan. Dalam
konteks otonomi daerah di Indonesia, Kelurahan merupakan wilayah kerja Lurah sebagai
Perangkat Daerah Kabupaten atau kota. Kelurahan dipimpin oleh seorang lurah yang bersetatus
sebagai Pegawai Sipil [4]. Definisi atau arti kata „Lurah‟ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI) kepala pemerintah tingkat terendah dan kepala Desa adalah pimpinan suatu bagian
pekerjaan[5]. Adapun fungsinya Kelurahan adalah sebagai tempat dimana pelaksanaan kegiatan

2
pemerintahan dilakukan, pelaksanaan programm kegiatan pemerintahan kelurahan ,
pemberdayaan masyarakat, pelayanan masyarakat dan masih banyak lagi [5].

2.2. Penelitian Terdahuu dengan Metode yang sama


2.2.1. Metodologi Waterfall
Metode air terjun atau yang sering disebut metode waterfall sering dinamakan siklus hidup
klasik (classic life cycle), dimana hal ini menggambarkan pendekatan yang sistematis dan juga
berurutan pada pengembangan perangkat lunak, dimulai dengan spesifikasi kebutuhan pengguna
lalu berlanjut melalui tahapan-tahapan perencanaan (planning), permodelan (modeling),
konstruksi (construction), serta penyerahan sistem ke para pelanggan atau pengguna
(deployment), yang didirikan dengan dukungan pada perangkat lunak lengkap yangdihasilka
(Pressman, 2012)[6].

2.2.2. Metode Waterfall dengan PHP


PHP merupakan bahasa wajib programmer web. Sampai saat ini PHP masih menjadi standar
bahasa pemograman server side untuk pembuatan website. Duniailkom mencoba membuat
artikel dan tutorial sebagai bahan belajar PHP untuk pemula. Tutorial PHP akan dibagi menjadi
beberapa bagian, yaitu Tutorial PHP Dasar, Tutorial Pemograman Berbasis Objek PHP(Object
Oriented Programming-OOP),DAN Artikel seputar PHP[7]. Model waterfall adalah model
klasik yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun software. Nama model ini
sebenarnya adalah “Linear Sequential Model”. Model ini juga disebut dengan”classic life cycle”
atau metode waterfall . Model ini termasuk kedalam model generic. Pada rekayasa perangkat
lunak dan pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce sekitar tahun 1970 sehingga sering
dianggap kuno[8].

2.3. Penelitian dengan Tolls yang sama


Adapun alat yang digunakan dalam membuat perancangan dan desain sistem informasi
geografis yaitu dengan menggunakan Unified Unified Modeling Language (UML). UML adalah
himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta
aplikasinnya. UML merupakan keluarga notasi grafis yang didukung oleh model- model tunggal,
yang membantu pendeskripsian dan desain sistem perangkat lunak, khususnya sistem yang model
tunggal, yang dibangun menggunakan pemrograman berorientasi objek. Dengan menggunakan
UML kita bisa memvisualisasikan, menetapkan, membuat dan mendokumentasikan aplikasi
software.
Diagram-diagram yang terdapat pada pemodelan UML:

1. Use Case Diagram


Menggambarkan interaksi antara sistem internal, sistem eksternal, dan user. Dengan kata
lain, secara grafik menjelaskan siapa yang menggunakan sistem, dan dengan cara apa user
berinteraksi dengan sistem, dan dengan cara apa user.
2. Activity Diagram
Menggambarkan alur sequential dari aktivitas sebuah proses bisnis atau Use Case bisa juga
digunakan untuk memodelkan logika yang digunakan sistem.
3. Class Diagram
Menggambarkan struktur objek sistem. Menunjukan kelas yang menjadi komponen dari
sistem, serta hubungan antar kelas.

Dengan menggunakan Alat bantu:


1. Microsoft Access
2. Microsoft Visual Studio

3
3. Metodologi

Metode Penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah dengan pengembangan metode
waterfall merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematis dan sekuensial.
Metode waterfall memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Requirements analysis and definition
Layanan Sistem, kendala, dan tujuan ditetapkan oleh hasil konsultasi dengan pengguna yang
kemudian didefinisikan secara rinci dan berfungsi sebagai spesifikasi Sistem.
2. System and software design
Tahapan perancangan sistem mengalokasikan kebutuhan-kebutuhan sistem baik perangkat keras
maupun perangkat lunak dengan membentuk arsitektur sistem secara keseluruhan. Perancangan
perangkat lunak melibatkan indentifikasi dan penggambaran abstraksi sistem dasar perangkat
lunak dan hubungannya.
3. Implementation and unit testing
Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program atau
unit program. Pengujian melibatkan verifikasi bahwa setiap unit memenuhi spesifikasinya.
4. Integration and system testing
Unit-unit individu program atau program digabung dan diuji sebagai sebuah sistem lengkap
untuk memastikan apakah sesuai dengan kebutuhan perangkat lunak atau tidak. Setelah
pengujian, perangkat lunak dapat dikirimkan ke customer Operarating and maintenance.
Biasanya (walaupun tidak selalu), tahapan ini merupakan tahapan yang paling panjang. Sistem
dipasang dan digunakan secara nyata. Maintanance melibatkan pembetulan kesalahan yang
tidak ditemukan pada tahapan-tahapan sebelumnya, meningkatkan implementasi dari unit
sistem, dan meningkatkan layanan sistem sebagai kebutuhan[10].

4. Hasil Penelitian
a. Proses Bisnis
Proses bisnis yang dilakukan dalam Sistem Informasi Pelayanan Surat Menyurat pada Kantor
Lurah Desa Sidoharjo adalah sebagai berikut:

1. Surat Keterangan Tidak Mampu


Pada proses ini warga harus datang langsung ke Kantor Kelurahan, lalu warga meminta
kepada Kaur umum untuk membuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu. Setelah itu Kaur
umum menanyakan untuk apa Surat Keterangan Tidak Mampu tersebut, kemudian Kaur umum
akan mencatat data-data yang dibutuhkan kedalam buku agenda. Setelah selesai dibuat, surat
tersebut ditandatangani oleh Kepala Desa setelah ditandatangani, surat tersebut di fotocopy.
Kemudian surat asli diserahkan kepada warga yang membutuhkan tersebut dan fotocopynya
disimpan.

2. Surat Kelakuan Baik


Pada proses ini warga harus datang langsung ke Kantor Kelurahan, lalu warga meminta
kepada Kaur umum untuk membuatkan Surat Kelakuan Baik. Setelah itu Kaur umum
menanyakan untuk apa Surat Kelakuan Baik tersebut, kemudian Kaur umum akan mencatat
data-data yang dibutuhkan kedalam buku agenda. Setelah selesai dibuat, surat tersebut

4
ditandatangani oleh Kepala Desa setelah ditandatangani, surat tersebut di fotocopy. Kemudian
surat asli diserahkan kepada warga yang membutuhkan tersebut dan fotocopynya disimpan.

3. Surat Keterangan Asal Usul


Warga serahkan berkas dan persyaratan kepada Kaur umum, kemudian Kasi mempelajari
berkas tersebut, kemudian berkas diproses, setelah berkas selesai dibuat data tersebut kepada
Kepala Desa untuk ditandatangani setelah selesai data tersebut diserahkan kepada warga
tersebut.

4. Surat Keterangan Untuk Menikah


Warga serahkan berkas dan persyaratan data kepada Kaur umum, kemudian Kaur umum
mempelajari berkas tersebut kemudian berkas akan diproses, setelah berkas selesai dibuat data
tersebut diserah kepada Kepala Desa untuk ditandatangani, setelah selesai data tersebut
diserahkan kepada warga tersebut.

5. Surat Keterangan Usaha


Pada proses ini warga harus datang langsung ke Kantor Kelurahan, lalu warga meminta
kepada Kaur umum untuk membuatkan Surat Keterangan Usaha. Setelah itu Kaur umum
menanyakan untuk apa Surat Keterangan Usaha tersebut, kemudian Kaur umum akan mencatat
data-data yang dibutuhkan kedalam buku agenda. Setelah selesai dibuat, surat tersebut
ditandatangani oleh Kepala Desa setelah ditandatangani, surat tersebut di fotocopy. Kemudian
surat asli diserahkan kepada warga yang membutuhkan tersebut dan fotocopynya disimpan.

6. Surat Keterangan Domisili


Pada proses ini warga harus datang langsung ke Kantor Kelurahan, lalu warga meminta
kepada Kaur umum untuk membuatkan Surat Keterangan Domisili. Setelah itu Kaur umum
menanyakan untuk apa Surat Kterangan Domisili tersebut, kemudian Kaur umum akan mencatat
data-data yang dibutuhkan kedalam buku agenda. Setelah selesai dibuat, surat tersebut
ditandatangani oleh Kepala Desa setelah ditandatangani, surat tersebut di fotocopy. Kemudian
surat asli diserahkan kepada warga yang membutuhkan tersebut dan fotocopynya disimpan.

7. Surat Rekomendasi Pembuatan Kartu Keluarga(KK)


Pada proses ini warga harus datang langsung ke Kantor Kelurahan, lalu warga meminta
kepada Kaur umum untuk membuatkan Surat Rekomendasi Pembuatan Kartu Keluarga(KK).
Setelah itu Kaur umum menanyakan untuk apa Surat Rekomendasi Pembuatan Kartu
Keluarga(KK) tersebut, kemudian Kaur umum akan mencatat data-data yang dibutuhkan,
kemudian warga lengkapi berkas seperti KTP, Surat Nikah, kemudian berkas diserahkan kepada
Kaur umum, kemudian surat dibuat. Setelah selesai dibuat, surat tersebut ditandatangani oleh
Kepala Desa setelah ditandatangani, surat tersebut di fotocopy. Kemudian surat asli diserahkan
kepada warga yang membutuhkan tersebut dan fotocopynya disimpan.

b. Activity Diagram
1. Activity Pembuatan Surat Keterangan Tidak mampu

5
Warga Kaur Umum Kepala Desa

Permohonan Mengajukan Surat Terima Permohonan dan


keterangan Tidak Mampu berkas persyaratan
Terima Surat dan di
tandatangani
Catat data permohonan Surat Keterangan Tidak
Mampu ke dalam buku agenda surat keterangan
Serahkan surat yang
sah ditandatangani
Buat Surat Keterangan
Tidak Mampu

Serahkan Surat untuk di


tandatangani dan difotokopy

Terima Surat yang


ditandatangani dan fotokopy

Simpan Surat Fotokopy


yang di tandatangani

Terima Surat Keterangan Tidak Serahkan Surat asli


Mampu asli yang ditandatangani yang di tandatangani

2. Activity Rekomendasi Kelakuan Baik

Warga Kaur Umum Kepala Desa

Permohonan Mengajukan Surat Terima Permohonan dan


keterangan Tidak Mampu berkas persyaratan
Terima Surat dan di
tandatangani
Catat data permohonan Surat Keterangan Tidak
Mampu ke dalam buku agenda surat keterangan
Serahkan surat yang
sah ditandatangani
Buat Surat Keterangan
Tidak Mampu

Serahkan Surat untuk di


tandatangani dan difotokopy

Terima Surat yang


ditandatangani dan fotokopy

Simpan Surat Fotokopy


yang di tandatangani

Terima Surat Keterangan Tidak Serahkan Surat asli


Mampu asli yang ditandatangani yang di tandatangani

6
3. Activity Pembuatan Surat Asal Usu

Warga Kaur Umum Kepala Desa

Mengajukan permohonan dan berkas Terima permohonan dan


persyaratan Surat Keterangan Asal Usul berkas persyaratan

Catat data permohonana Asal


Usul ke dalam buku agenda

Buat Surat Keterangan


Asal Usul

Serahkan Surat untuk Terima Surat dan di


ditandatangani tandatangani

Terima Surat yang sudah di Serahkan surat yang


tandatangani sah ditandatangani

Terima Surat Asal Usul yang Serahkan Surat asli


sudah ditandatangani yang di tandatangani

7
4. Activity Surat Keterangan Untuk Menikah

Warga Kaur Umum Kepala Desa

Mengajukan Permohonan dan berkas Terima permohonan dan


persyaratan Surat keterangan untuk Menikah berkas persyaratan

Pelajari berkas

Berkas diproses Terima Surat yang sudah


di tandatangani

Serahkan surat untuk Tandatangani surat


ditandatangani keterangan

Terima surat yang telah Serahkan surat yang di


ditandatangani tandatangani

Terima Surat yang sudah Serahkan surat yang


di tandatangani sudah ditandatangani

8
5. Activity Surat Keterangan Domisili

Warga Kaur Umum Kepala Desa

Permohonan mengajukan Surat Terima Permohonan dan


Keterangan Domisili berkas persyaratan

Catat data Permohonan Domisili


ke dalam buku agenda

Buat surat
keterangan Domisili

Serahkan Surat untuk di Terima surat yang di


tandatangani dan difotokopy tandatangani

Terima Surat yang Serahkan surat yang


ditandatangani dan fotokopy sah ditandatangani

Simpan surat fotokopy yang


di tandatangni

Terimakasih surat keterangan Serahkan Surat asli


Domisili asli yang di tandatangani yang di tandatangani

6. Activity Surat Keterangan Usaha

Warga Kaur Umum Kepala Desa

Permohonan mengajukan Terima Permohonan dan


surat Keterangan Usaha berkas persyaratan

Catat data permohonan Usaha


ke dalam buku agenda

Buat surat
Keterangan Usaha

Serahkan Surat untuk di Terima surat yang di


tandatangani dan di fotokopy tandatangani

Terima Surat yang Serahkan surat yang


ditandatangani dan fotokopy sah ditandatangani

Simpan surat fotokopy yang


sudah ditandatangani

Terima Surat keterangan Usaha Serahkan Surat asli


alsi yang sudah ditandatngani yang di tandatangani

9
7. Activity Surat Rekomendasi Pembuatan Kartu Keluarg

Warga Kaur Umum Kepala Desa

Mengajukan permohonan pembuatan Surat Terima Rekomendasi dan


Rekomendasi Pembuatan Kartu Keluarga berkas persyaratan

Catat data Rekomendasi kartu


keluarga ke dalam buku agenda

Terima dan isi form pengantar Menyerahkan formulir pengantar Rekomendasi


permohonan Kartu Keluarga Kartu Keluarga data-data yang dibutuhkan

Serahkan form pengantar Rekomendasi Terima yang


Kartu Keluarga yang sudah di isi sudah di isi

Serahkan from Rekomendasi Kartu Terima form Rekomendasi Kartu


Keluarga untuk di tandatangani Keluarga untuk di tandatangani

Tandatanganin surat
kartu keluarga

Fotokopy surat Serahkan surat


yang telah dibuat kartu keluarga

Simpan surat pada


buku agenda

Serahkan Surat asli Kartu


Keluarga dan ditandatangani

Terima surat yang


ditandatangani

Terima from pengantar Rekomendasi Serahkan surat yang


Kartu Keluarga yang ditandatangani sudah ditandatangani

10
4.1. Perancangan
a. Use Case Diagram
Use Case Master

Entry Data Warga


Warga

Use Case Transaksi

Cetak Surat Rekomendasi


permintaan Surat kk

Cetak Surat Keterangan Tidak


mampu

Cetak Surat Keterangan Menikah

Cetak Surat Keterangan


Kaur Umum
Rekomendasi Kelakuan Baik

Cetak Surat Keterangan Usaha

Cetak Surat Keterangan Asal Usul

Cetak Surat Keterangan Domisili

4.2. Rancangan Basis Data


ERD (Entity Relationship Diagram)

11
No_SKKB
No_SKU M No_menikah M
Surat Keterangan Surat Keterangan Surat keterangan Tgl_SKKB
Tgl_SKU Tgl_menikah SKKB
Nm_SKU
Usaha Menikah Ket_SKKB
Ket_menikah
Nm_SKKB
M

Nik
No_menikah Nik
Nik No_SKKB
No_SKU Punya Ada Ada
No_SKD
1
Nm_warga
Kk Nik
Ttl 1 No_RPKK
Agama 1 SHDK
Pekerjaan 1 No_RPKK
Pendidikan Warga
M N Tgl_RPKK
alamat 1 Detail RPKK Nm_warga
1 Nik Jenkel
M 1 Nm_warga Pekerjaan
Surat Ket Domisili Cetak Tmpat_lhr 1 Sttus perkawinaan
Nik
Tgl_lhr
Nik Entry No_SKRTM
Jenkel
No_Domisili Pekerjaan
Alamat
Agama
No_SKTM
Statusperkawina M SKTM Nm_warga
n
Jabatan
Pendidikan
M Nik Nm_ayahkandun
Asal_Usul g
Nm_ibukandung
Surat Ket Asal Usul Buat Kd_pos
Tlp

No_surat
Nm_warga
Ttl
Nik
Jenkel
Agama
pekerjaan

5. Penutup
5.1. Kesimpulan
Dengan adanya Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Surat Menyurat pada Kantor
Kelurahan Desa Sidoharjo maka penyusun dapat menyimpulkan sebagai berikut :

a. Dengan adanya Sistem Informasi yang baru ini, maka waktu pengerjaan lebih cepat
prosesnya.
b. Hasil yang didapat akan lebih akurat.
c. Tingkat kesalahan akan lebih mudah diminimalisir dibanding menggunakan sistem yang
manual.
d. Pembuatan laporan dapat lebih akurat

5.2. Saran
Pada Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Surat Masuk dan Surat Keluar pada Kantor
Kelurahan Desa Sidoharjo maka dari ini penyusun mengharapkan ini dapat bermanfaat dan
kemajuan Sistem Informasi pada Kantor Kelurahan Desa Sidoharjo maka dari itu penyusun
mengharapkan agar Sistem ini dapat digunakan sebaik-baiknya bagi para pegawai dan instansi.

a. Dengan adanya Sistem yang baru, diharapkan kepada user atau pengguna disarankan untuk
memperhatikan kelemahan atau kekurangan dari Sistem yang telah dirancang kemudian
dicarikan pemecahan masalahnya atau solusinya untuk memperbaiki Sistem yang telah dibuat.
b. Apa-apa yang sudah dibuat semogga bermanfaat dan tanyakan kepada kami jika ada yang
tidak dipahami atau ada saran yang bisa kami perbaiki

12
3. Daftar Rujukan
[1] T.Wahyuningsih, 2014, Pengertian Surat Menyurat, Available at :
http://sir.stikom.edu/747/6/BAB%20III.pdf (Diakses 25/03/2018 pukul 08:12)

[2] T. Agtaviana, 2015, Pengembangan Sistem Informasi Kelurahan (SIK) Dengan Berbasis Web,
Available at : http://journal.uad.ac.id/index.php/JSTIF/article/view/3049 (Diakses 25/03/2018
pukul 09:15)

[3] Pustaka team, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

[4] Pemkot Balikpapan, 2018, Kelurahan Karang Rejo, Available at:

http://www.pengetahuandanteknologi.com/2016/09/metode-waterfall-definisi-tahapan.html

(Diakses 25/03/2018 pukul 12:10)

[5] A. Syamsudin, DKK, Metode FAST & ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS dalam Rekayasa
nilai pada Proyek Konstruksi(Gedung Studi kasus Gedung Kantor Bupati Alor)
http://repository.warmadewa.ac.id/8/1/46-82-1-SM.pdf (Diakses 26/03/2018 pukul 09:11)

[6] Presman, 2015, Available at:

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2014-2-01054-MTIF%20Bab2001.pdf

(Diakses 16/04/2018 pukul 11:20)

[7] G.W. Sasmito, 2017, Penerapan Metode Waterfall Pada Desain Sistem Informasi Geografis
Industri Kabupaten Tegal, Available at:

13

Anda mungkin juga menyukai