Revisi ANEMIA 23
Revisi ANEMIA 23
IDENTITAS
1. Nama Pasien : Ny. I Penanggung jawab Biaya : Suami Klien
4. Agama : Islam
5. Pendidikan : SMA
1
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA
Ya tidak jenis : Klien tidak mempunyai riwayat penyakit keluarga
GENOGRAM
V P
P
2
Alat medis/ invasif yang terpasang :
Klien tampak terlihat Iv terpasang di tangan sebelah kanan, oksigen nasal kanul 4L, kateter urin
Kuantitatif : GCS : E 4 M 6 V 5
3
4. Kenyamanan/ nyeri
Nyeri : ya Tidak
P : Provokatif dan palliatif : kluarga pasien mengatakan , klien akan merasa sesak nafas ketika
tidur terlentang. Maka dari itu klien kesulitan tidur.
Q : Quality dan Quantitas :keluarga klien mengatakan, klien kesulitan bernafas,yang dangkal atau
cepat, dan sulit tidur
R : Regio: keluarga klien mengatakan, letak nyeri pada klien terdapat pada area dada klien.
S : Severity :Tampak skala nyeri klien 3
T : Time : keluarga klien mengatakan, klien akan duduk di kasurnya ketika sesak nafas dengan
durasi 30 menit ketika klien lelah maka klien akan tidur dengan posisi miring ke kanan.
4
No Fungsi Skor Uraian Nilai
Skor
(2 orang)
2 Bantuan (2 orang) 2
3 Mandiri
7 Berpindah/ berjalan 0 Tidak mampu 0
1 Bisa (pindah) dengan kursi roda
2 Berjalan dengan bantuan 1 orang
3 mandiri
8 Memakai baju 0 Tidak mampu 0
1 Sebagian dibantu (misalnya
mengancing baju)
2 Mandiri
9 Naik turun tangga 0 Tidak mampu 0
1 Butuh pertolongan
2 Mandiri
10 Mandi 0 Tergantung orang lain 0
1 Mandiri
Total skor
Kategori tingkat ketergantungan pasien: 0
Keterangan :
20= mandiri
12-19= ketergantungan ringan
9-11= ketergantungan sedang
5-8= ketergantungan berat
0-4= ketergantungan berat
6. Pemeriksaan Kepala
Finger print di tengah (✓) Terhidrasi ( ) Dehidrasi
frontal :
Kulit kepala: (✓) Bersih ( ) Luka
Rambut :tampak rambut
klien pendek sebahu,
bergelombang dan
terdapat uban.
Penyebaran :tampak rambut klien merata.
Warna: tampak rambut klien berawan hitam.
Mudah patah:tampak rambut klien tidak mudah patah
Bercabang :tamapak rambut klien tidak bercabang
Cerah / kusam :tampak rambut klien kusam
Kelainan :tampak tidak ada kelainan pada rambut klien
Mata :
Sklera : (✓) Putih ( ) Ikterik
Konjungtiva : (✓) Merah muda ( ) Anemis
Palpebra : ( ) Tidak ada (✓) Edema
edema
Kornea : (✓) Jernih ( ) Keruh
5
Reflek cahaya: (✓) + ( ) -
TIO:
Pupil : (✓ ) ( ) anisokor ( ) diameter
isokor
Refleks cahaya: (✓ + ( ) -
)
Visus: ...... OS ....... OD
Kelainan :klien tampak tidk terlihat kelainan
Hidung :
Pernafasan Cuping hidung : ( ✓ ) ada ( ) tidak ada
Posisi Septum nasal: (✓ ) ditengah ( ) deviasi
Lubang hidung : tamapak terlihat lubang hidung klien normal
Ketajaman penciuman:tampak penciuman pasien masi terlihat normal
Kelainan : tampak tidak ada kelainan dihidung klien
Rongga Mulut
Warana Bibir :Tampak
terlihat bibir klien pucat
Gigi geligi: tampak gigi pasien rata dan beraturan
Warna lidah:
Tampak warna lidah klien pucat
Telinga
Daun/ pina telinga :tampak daun tlinga klien normal
Kanalis tellinga: tampak kanalis tellinga klien normal
Membran timpani Cahaya politser
Ketajaman
pendengaran:tampak
pendengaran klien
normal
Kesimpulan : Telinga kiri tampak terlihat klien masi bisa mendengar dengan
baik dan begitu pun telinga kanan
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah keperawatn
Pemeriksaan leher
Kelenjar getah bening : ( ) teraba ( ✓) tidak teraba
Tiroid : ( ) teraba ( ✓ ) tidak teraba
Posisi Trakea : ( ✓ ) letak ditengah ( ) deviasi ke arah.................
JVP : 6-7 cmH2O
6
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
b. Inspeksi
Bentuk dada simetris asimetris barrel chest
Funnel chest Pigeons chest
Frekuensi :
Irama nafas teratur tidak teratur
Pola pernafasan : Dispnoe Kusmaul Cheyne Stokes
Bradipnea takipnea Hyperventilasi
Pernapasan cuping hidung : ada tidak
Otot bantu pernafasan : ada tidak
Usaha napas : posisi duduk menunduk
Alat bantu napas : ya tidak
Jenis : Nasal kanul
Flow : 4 lpm
c. Palpasi
Vocal premitus: tampak anterior dada klien normal
Posterior dada : tampak posterior dada klien normal
Ekspansi paru : tampak ekspensi paru anterior dada klien
Posterior dada : tampak ekspensi posterior dada klien normal
Kelainan : Tidak ada keperawatan masalah
Krepitasi deviasi trakea Trakeostomy
7
Suara nafas : Vesikuler Bronko vesikuler rales
Ronki Wheezing Dyspnue
c. CRT : 2.detik
Sianosis : tampak tidak ada sianosis pada klien
Ujung jari : jari tabuh
d. Palpasi : ictus cordis normal
Akral hangat panas dingin kering
basah
e. Perkusi :
Batas atas : ruang ICS 3 linea parasternal kanan s.d ICS 3 linea parasternal kiri.
Batas bawah :ruang ICS 5 line parasternal kanan s.d ruang ICS 5 linea axillaries anterior
kiri.
Batas kanan : ruang ICS 3 s.d 5
batas kiri : ruang ICS 3 linea parasternal kiri s.d. ruang ICS 5 linea axillaries anterior kiri.
f. Auskultasi :
BJ II – Aorta : normal
BJ II – Pulmonal : normal
BJ I – Trikuspidalis : normal
BJ I – Mitral : normal
Bunyi jantung tambahan :
Kelainan : tidak ada
g. CTR
h. ECG & Interpretasinya Lain-lain : tidak ada
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan
8
Apakah pasien mengalami penurunan BB yang tidak
diinginkan dalam 6 bulan terakhir?
a.Tidak ada penurunan BB 0
b.Tidak yakin.. tidak tahu/ terasa baju lebih longgar 1
c.jika ya, berapa penurunan BB tersebut: 2
1-5 kg 1
6-10 kg 2
11-15 kg 3
>15 kg 4
Apakah asupan makan berkurang karena tidak nafsu makan
a.ya 1
b.tidak 0
Total skor
Keterangan : bila skor > 2 dan atau pasein dengan diagnosis/ kndisi khusus dilakukan
pengkajian lebih lanjut oleh Dietisien, Bila skor < 2, skrining ulang 7 hari
BAB : klien belum BAB selama 7 hari Terakhir tanggal :
Konsistensi : keras 2 lunak cair lendir/darah
Diet : padat lunak cair
Jenis diet : Air minum
Nafsu makan baik menurun Frekuensi: 1x/hari
Porsi makan habis tidak
Keterangan lainnya: tidak ada
Abdomen
Inspeksi :
Bentuk abdomen klien tampak ada asites dan teraba keras
Bayangan vena tidak ada
Benjolan/ massa tidak ada
Perkusi :
Pemeriksaan asites : undulasi:.
Sfiting Dullnes :
Ginjal: nyeri ketuk : ada tidak
9
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan
4. Sistem Persyarafan
Memory : Panjang
Perhatian : Dapat mengulang
Bahasa : Baik (ket : klien menggunakan Bahasa yang baik)
Kognisi : Baik
Orientasi : Orang
Saraf sensori Nyeri tekan c.
Lainnya: tidak ada ______________ Refleks
Saraf koordinasi Ya
(cerebral)
Refleks Fisiologis Patella 0 Tingkatan Kekuatan Reflek :
0 : tidak ada reflek
Achilles 0 1 : hipoaktif
Bisep 0 2 : normal
Trisep 0 3 : hiperaktif
4 : hiperaktif dengan klonus terus-menerus
Brankioradialis 0
e. Isitrahat/Tidur : 2 Jam/Hari
Gangguan tidur : klien tampak mengalami gangguan ketika tidur
10
N8 Normal Tidak
Ket : ........................................................
N9 Normal
Tidak Ket : ........................................................
N10 Normal
Tidak Ket : ........................................................
N11 Normal
Tidak
Ket : ........................................................
N12 Normal Tidak
Ket : ........................................................
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan
5. Sistem perkemihan
1) Kebersihan Bersih Kotor
3) Kemampuan berkemih
Spontan Alat bantu, sebutkan : tampak klien terlihat terpasang
kateter
Jenis : kateter urin
Ukuran : 12 fr
Hari Ke: hari ke 2
Produksi urine : 100 ml/hari Warna : kuning pekat ,Bau : tidak ada bau
11
Perdarahan Tidak ada
Feses (1x= 200 ml/ hari) :______
ml/hr
Total : _____ Total : _____ ml/hr
ml/hr
6. Balance Cairan /hari
perawatan : .................................................................................................................................
...................................................
....................................................................................................................................................
................................
....................................................................................................................................................
................................
...................................................................................................................................................
................................
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan
12
11) Edema ektermitas : pada ekstermitas atas dan bawah
12) Pitting edema : +/- grade :
Ektermitas atas
Penilaian Edema :
RU +1 +2 +3 +4 LU +1 +2 +3 +4+1 : kedalaman 1-3 mm, waktu kembali 3 detik
+2 : kedalaman3-5 mm, waktu kembali 5 detik
RL +1 +2 +3 +4 LL +1 +2 +3 +4+3 : kedalaman 5-7 mm, waktu kembali 7 detik
+4 : kedalaman >7 mm, waktu kembali 7 detik
Ektermitas bawah
RU +1 +2 +3 +4 LU +1 +2 +3 +4
RL +1 +2 +3 +4 LL +1 +2 +3 +4
13
MOBILISASI IMMOBILE SANGAT KETERBATAS TIDAK ADA 4
SEPENUHN TERBATAS AN RINGAN KETERBATAS
YA AN
NUTRISI SANGAT KEMUNGKIN ADEKUAT SANGAT 4
BURUK AN TIDAK BAIK
ADEKUAT
GESEKAN & BERMASAL POTENSIAL TIDAK 4
PERGESERA AH BERMASALA MENIMBULK
N H AN MASALAH
NOTE : Pasien dengan nilai total < 16 maka dapat dikatakan bahwa 24
pasien beresiko mengalami dekubitus (Pressure ulcers) TOTAL NILAI
(15 or 16 =low risk, 13 or 14 = moderate risk, 12 or less= high risk)
Kategori pasien : tidak ada
Masalah Keperawatan : tidak masalah keperawatan
Sistem Endokrin
Pembesaran kelenjat tyroid ya tidak
Pembesaran Kelenjar getah bening ya tidak
Pankreas Trias DM : Ya Tidak
14
8. Seksualitas dan reproduksi
a. Payudara : benjolan: tidak
Kehamilan:tidak*
HPHT
b. Genetalia :
Wanita : flour albus: tidak
Prolaps uteri: tidak
Pria :masalah prostat/ kelainan: ada/ tidak*
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan
9. Keamanan lingkungan
Penilaian risiko pasien jatuh dengan skala morse (pasien dewasa)
Skor
Faktor risiko Skala
Hasil Standar
Riwayat jatuh yang baru Ya 25
atau 3 bulan terakhir tidak 0 0
Diagnosa sekunder lebih Ya 15 15
dari 1 diagnosa tidak 0
Menggunakan alat bantu Berpegangan pada benda-benda sekitar 30
Kruk, tongkat, walker 15 15
Menggunakan IV dan Bedrest/ dibantu perawat 0 0
cateter Ya 20
Kemampuan berjalan tidak 0 0
Gangguan (pincang/ diseret) 20
Status mental Lemah 10
Normal/ bedrest/ immobilisasi 0 0
Tidak sadar akan kemampuan / post op 24 15
jam
Orientasi sesuai kemampuan diri 0
Total skor 30
PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL
a. Persepsi klien terhadap penyakitnya
Cobaan Tuhan hukuman lainnya
b. Ekspresi klien terhadap penyakitnya
Murung/diam gelisah tegang marah/menangis
c. Reaksi saat interaksi kooperatif tidak kooperatif curiga
15
d. Gangguan konsep diri ya tidak
Masalah Keperawatan :
PERSONAL HYGIENE & KEBIASAAN
a. Mandi : tidak mandi f. Ganti pakaian :.................x/hari
b. Keramas :tidak keramas g. Sikat gigi : ........................x/hari
c. Memotong kuku : tidak memotong kuku
d. Merokok : ya tidak
e. Alkohol : ya tidak
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan
PENGKAJIAN SPIRITUAL
Kebiasaan beribadah
a. Sebelum sakit sering kadang- kadang tidak pernah
b. Selama sakit sering kadang- kadang tidak pernah
20/04/202
5 MCH 27 pg
20/04/202
5 MCHC 30 g/dL
20/04/202
5 Limposit 10 ^3/uL
20/04/202
5 monosit 13 ^3/uL
20/04/202 76
5 Segment
16
5
20/04/202 Kimia Darah Dr.yosepin, sp. pk
5
2. 7.
3. 8.
4. 9.
5. 10.
Sorong,
Perawat
-------------------------------
KLASIFIKASI DATA
17
Klien tampak terlihat lemas dan pucat hb :6,8
-
- TD :130/90
Nadi :93
Spo2 :90%
Suhu :36,5 C
Rr :26 X/m
2. Hari pertama ,24/04/05
DS :
- Keluarga klien mengatakan, klien merasa sesak nafas kurang lebih 1 bulan
memberat hingga 1- 2 hari.
DO :
- Pasien terlihat sesak nafas dan terpasang oksigen nasal kanul 5liter
- Hasil ttv:
Spo2 : 90%
Rr : 26
3. Hari pertama ,24/04/05
DS :
- Keluarga klien mengatakan adanya bengkak-bengkak pada kedua kaki dan tangan perut
klien membengkak dan membesar sejak 1 bulan ini terasa mengeras kurang lebih 1
minggu terakhir.
DO :
- Tampak ke dua kaki ,tangan dan perut klien terlihat membengkak dan membesar
Tanggal, ..........................
Perawat,
ANALISA DATA
____________________
NAMA :ny I RUANG :aster(2h2)
NO. REG :235113 TANGGAL :24/04/2025
18
Keluarga klien mengatakan klien Hemoglobin Tidak efektif (D.0009)
sering lemas,pusing ,dan tidak mampu
beraktivita Seperti biasanya,
DO :
Klien tampak terlihat lemas dan pucat
TD :130/90
Nadi :93
Spo2 :90%
Suhu :36,5 C
Rr :26 X/m
3. DS :
Keluarga klien mengatakan adanya Gangguan mekanisme Hipervolemia (D. 0022)
regulasi
bengkak-bengkak pada kedua kaki dan
tangan perut klien membengkak dan
membesar sejak 1 bulan ini terasa
mengeras kurang lebih 1 minggu
terakhir
DO :
Tampak ke dua kaki ,tangan dan perut
klien terlihat membengkak dan
membesar
19
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
20
Kep AN (SDKI)
.
1 Tujuan: Observasi:
24/04/2025 Perfusi perifer tidak Setelah di lakukan tindakan - Penksa sirkulasi
Efektif (D. 0009) keperawatam perifer
3x 24 jam di harapkan: - Identifikasi faktor
Warna kulit pucat risiko gangguan sirkulasi
Meningkat. - Monitor panas,
Edema perifer kemerahan, nyeri,
Meningkat.. atau bengkak pada
Kelemahan otot ekstremitas
Meningkat.
Pengisian kapiler meningkat. Erapeutik :
- Hindan pemasangan
infus atau
pengambilan
darah di area
keterbatasan perfusi
- Hindari pengukuran
tekanan darahpada
ekstremitas dengan
keterbatasanperfusi
- Hından penekanan
Dan
pemasangantomiquet pada
area yang
cedera
- Lakukan pencegahan
Infeksi
- Lakukan hidrasi
Edukasi :
- Menganjurkan pasien
untuk menjaga Pola
- makan
yang sehat dan
- Menganjurkan pasien
untuk
Istirahat yang cukup
21
upaya napas) dan
Terapeutik:
- Atur posisi semi fowler
- Berikan oksigen
- Lakukan fisioterapi
- dada, jika perlu
- Lakukan penghisapan
- kurang dari 15detik
lender
- Lakukan
hiperoksigenasi
sebelum
penghisapan
endotrakeal
- Berikan oksigen,
- jika perlu
- Berikan minum
- hangat secukupnya
Edukasi:
- Anjurkan
2000ml/hari,
kontraindikasi
asupan jika cairan tidak
- Ajarkan teknik batuk
- efektif.
Kolaborasi :
- Kolaborasi
bronkodilator,
- pemberian ekspektoran,
mukolitik, jika perlu
3. Hipervolemia Tujua :
(D. 0022)
Setelah diberikan tindakan Manajemen Hipervolemia
keperawatan 3x24 jam (l.03114)
diharapkan masalah
keperawatan Hipervolemia Observasi
dapat teratasi dengan kriteria
hasil : - Periksa tanda dan gejala
22
Keseimbangan hipervolemia (mis.
cairan(L.03020) Ekspektasi: Ortopnea,dispnea,
meningk edema,jvp/cvp
meningkat,refleks
- Asupan cairan meningkat hepatojugular positif,
- Haluaran urinKelembaban suara nafas tambahan)
meningkat
- membrane mukosa - Identifikasi penyebab
meningkat hipervolemia.
Terapeutik
Edukasi
23
dan catat asupan dan
keluaran cairan
- Anjurkan cara membatasi
cairan
- Anjurkan
Untuk melakukan
hemodialisa sesuai jadwal.
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian
diuretik.
- Kolaborasi penggantian
kehilangan kalium akibat
diuretik
- Kolaborasi pemberian
---------------------------------
TINDAKAN KEPERAWATAN
24
NAMA :Ny i RUANG :2H2
NO. REG : 235113 TANGGAL :
Dx 1
Kamis S : Pasien mengatakan
20/04/25 sesak nafas dan
kedua kaki dan kedua
tangan pada paha bengkak
O : Pasien tampak menggunakan
nasal kanul
4 lpm
TD : 132/70 mmHg
N : 80x/menit
RR : 21x/menit
S : 36,2°C
25
SPO2 : 93 %
A : Masalah teratasi sebagian
P: Intervensi dilanjutkan
Jumat 21 KU pasien : Dx 2
kesadaran composmetis, S : Pasien mengatakan
klien mengeluh nafas terasa sesak, kedua tangan dan
bengkak pada ekstermitas, kakinya bengkak
bengkak dikedua kaki berkurang, O : Intake : 2.182
serta nyeri pada daerah sekitar Output : 2.550
perut bawah saat dibuat aktivitas. Balance : 368
Respon : A : Masalah teratasi
B1: Pasien mengatakan sesak sebagian
nafas mulai berkurang, P : Intervensi dilanjutkan
terpasang O2 Nasal 3lpm,
RR: 21 x/menit,
SpO2: 99%.
26
farmakologi untuk mengurangi kedua tangan dan
nyeri dengan teknik relaksasi kakinya bengkak, dan
nafas dalam dan distraksi dengan sulit tidur
mendengarkan terapi murottal Al- O : klien terlihat lemas
Quran surat Ar-Rahman dan letih
A : Masalah tidak teratasi
P : Intervensi tidak
berhasi
EVALUASI
27
NAMA :Ny i RUANG :2H2
NO. REG. : 235113 TANGGAL :
A:
- Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif
- Gangguan Perfusi Jaringan Perifer
P:
- Pola Nafas Efektif
- HB Normal
I:
- Obs TTV
- Obs sesak
- Conecta (+)
- Atur posisi semifowler
-Takar urine
-Th/lanjutkan
E:
- Klien masih merasa sesak nafas
S:
18:00 Klien mengatakan badan lemas, sesak (+), bengkak ke-2
24/04/2025 tangan dan kaki, perut bengkak, teraba keras,
susah tidur,dan susah tidur
O:
KU lemah/tenang, tampak sesak, terpasang 02 5lpm/simple
mask, tampak odem ke-2 tangan dan kaki, tampak perut
28
membesar dan teraba keras.
Cateter (+) prod. 100 cc belum buang.
Minum air putih ½ gelas vit.
Tampak posisi tidur semifowler, tampak anemis,
HB. 6,8 g/dl
Oksigen terpasang 7 lpm (simple mask)
Alergi : -
Suhu (C) : 35,3
Tensi : 130/80
Nadi : (x/menit) : 73
RR : 24x/menit
Spo2 : 97%
GCS (E,V,M) : 4,5,6
Kesadaran : Composmentis
A:
- Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif
- Gangguan Perfusi Jaringan Perifer
P:
- Pola Nafas Efektif
- HB Normal
I:
- Obs TTV
- Obs sesak
- Conecta (+)
- Atur posisi semifowler
-Takar urine
-Th/lanjutkan
E:
- Klien masih merasa sesak nafas
29