Anda di halaman 1dari 2

Penatalaksanaan

meningkatkan oksigenisasi dengan pemberian


O2 dan menurunkan konsumsi O2 dengan cara
istirahat dan pembatasan aktivitas
Memperbaiki kontraktilitas jantung dengan cara
mengatasi keadaan yang reversibel serta
melakukan digitalisasi
Menurunkan beban jantung yaitu menurunkan
beban awal dengan cara melakukan diit rendah
garam, pemberian diuretik dan vasodilator. Serta
menurunkan beban akhir dengan dilator arteriol

Insufisiensi Mitral
Anamnesis : sesak napas, cepat lelah, ortopnea, dispnea
nokturnal dan palpitasi
Pemeriksaan fisik : pada palpasi dapat ditemukan
peningkatan aktivitas jantung kiri. Pada auskultasi
ada
bunyi bising fase sistol. Bunyi jantung
pertama melemah.
Terdengar bunyi jantung ketiga. Ketika insufisiensi mitral
menjadi lebih
berat, durasi murmur memanjang menutupi
bunyi
S2 da klik sistolik
Pemeriksaan penunjang : pada pemeriksaan EKG ditemukan
pembesaran atrium kiri (P mitrale) bila irama
sinus
normal, fibrilasi atrium, hipertrofi ventrikel
kiri. Pada
pemeriksaan foto toraks besar jantung biasanya normal
untuk kasus ringan, pada keadaan yang lebih berat terlihat
pembesaran
atrium kiri dan ventrikel kiri serta mungkin
ada bendungan paru. Kadang-kadang terlihat perkapuran
pada anulus mitral