Anda di halaman 1dari 32

BAHAN CETAK KEDOKTERAN GIGI

Allisyia Permata Sari (04074881517016)

Jenis2 bahan dan fungsinya


Double impression set/exaflex (putty)
Exaflex injection type
Alginat aroma
Dental stone (snow rock)
Stone gypsum moldano biru (prestia stone
biru)
Rock Gypsum Type IV
A Plus Comice Adhesive (Gypsum)

Bahan Cetak Kedokteran Gigi

Bahan cetak merupakan bahan yang


digunakan untuk membuat
replikatiruancetakan akurat dari jaringan
mulut. Hasil cetakan berupa cetakan negatif
diisi bahan model (gips) sehingga
menghasilkan model positif.

Syarat Bahan Cetak yang Ideal


Aroma dan
rasa yang
baik

Tidak
beracun
dan
mengiritasi

Klasifikasi Bahan Cetak


Kedokteran Gigi

Bahan cetak non elastik


Bahan cetak yg tdk dpt melalui
undercut sehingga penggunaannya
terbatas pd pasien tak bergigi & tanpa
undercut bertulang.

Bahan cetak elastik

Bahan cetak yg dpt melalui undercut,


dpt digunakan pd pasien bergigi
lengkap, bergigi sebagian atau tanpa
gigi.

Pembagian Material Cetak


Materi
al
Cetak
Non
Elastis

Elastis

Hydroc
olloid

Alginat

Agar
Hydroc
olloid

Elastom
er
Polysulf
de

Polyeth
er

Plaster,
Plaster,
Compound,
Compound,
Dental
Dental Wax,
Wax,
ZnO
ZnO Eugenol
Eugenol

Silicone
Silicone
Condentati
Condentati
on
on

Silicone
Silicone
Addition
Addition

ALGINAT (HIDROKOLOID IRREVERSIBLE)


Bahan cetak yang mengandung air, digunakan
untukmencetak detail minimal, seperti yang diperlukan
untuk membuat model studi.
Bahan ini paling banyak dipakai dibidang kedokteran gigi ->
manipulasi mudah, nyaman bagi pasien, relatif tidak mahal,
dapat digunakan pada lingkungan rongga mulut yang lembab
(hidroflik)

Penggunaan : Sebagai cetakan awal untuk


membuat model studi yang membantu dalam
pembuatan rencana perawatan dan diskusi
dengan pasien, termasuk perencanaan perawatan
untuk perawatan prostodonti &ortodonti.

KOMPOSISI ALGINAT
Komponen

Presentase Berat

Fungsi

Kalium Alginat

15

Sebagai pelarut di
dalam air dan
bereaksi dengan ion
kalsium

Kalsium Sulfat

16

Bereaksi dengan
kalium alginat
membentuk gel
kalsium alginat tidak
larut air

Natrium posfat

Bereaksi khusus
dengan ion kalsium
untuk menyediakan
waktu kerja sebelum
gelasi.

Pengisi, seperti
diatomaceous earth

60

Sebagai partikel
pengisi

Oksida seng

Sebagai partikel
pengisi

Mixing time
1 menit

Working time
2 menit 30 detik

Setting time
3 menit 30 detik

Strength

Tear strength

fleksibilitas

0,5 - 0,8 Mpa

300 700 gr/cm

12-14%

-Dimensi cetakan :
kurang stabil -> sineresis dan imbibisi
-Keakuratan :
kurang dapat memproduksi detail cetakan
dengan baik

AROMA FINE PLUS


NORMAL SET
ALGINAT IMPRESSION
MATERIAL

Alginat Aroma
Tipe
alginat

Working time
( dari awal
mulai
pengadukan)

Lamany
a
cetakan
berada
dlm RM

FAST

110

130

NORMAL

130

Compressi
ve
strength

Strain in
compressi
on

Recover
y from
deforma
tion

0,7 MPa

14,6%

97,1%

Alat-alat Yang Digunakan Untuk Manipulasi


Alginat

Manipulasi
Bubuk alginat harus dikocok terlebih
dahulu
Perbandingan antara bubuk& air yang
digunakan diukur terlebih dahulu
(sesuai dengan petunjuk pabrik)
Bubuk alginat ditaburkan ke dalam air
yang berada dalam rubber bowl yang
bersih. Pengadukan dengan spatula

Gerakan angka delapan dengan cepat, dengan adukan dihentakkan


dan ditekan pada dinding rubber bowl dengan putaran intermiten
(180)
dari spatula untuk mengeluarkan gelembung udara. (Hasilnya harus
berupa campuran seperti krim yang halus serta tidak menetes dari
spatula ketika diangkat dari rubber bowl)

Gunakan sendok cetak perforated.

Pada saat mencetak, alginat harus dilepaskan 2


menit setelah alginat berubah menjadi elastis

Setelah dikeluarkan dari rongga mulut, cetakan


harus dicuci untuk menghilangkan saliva, ditutup
dengan lap basah, isi dengan gipsum secepatnya.

Bahan Cetak Elastomer

Bahan yang bersifat elastis yang apabila


digunakan dan dikeluarkan dari rongga mulut
akan tetap bersifat elastis dan fleksibel.

Penggunaan : pembuatan gigi tiruan sebagian


lepasan, gigi tiruan imediat, serta gigi tiruan
cekat yang memerlukan detil yang akurat.

Silikon Adisi atau Polivinyl Siloxane

Elastomer silikon polimerisasi adisi yang


diperkenalkan tahun 1970 sebagai sistem dua
pasta yaitu pasta basis dan pasta katalis.

Penggunaan : Pencetakan untuk pembuatan


gigi tiruan lepasan, mahkota serta gigi tiruan
cekat.

Waktu
Waktu
Waktu

Kerja dan Pengerasan


Kerja : 2-4 menit
Pengerasan : 4-6 menit

Teknik Penanganan

Silikon adisi atau Polivinyl Siloxane bersifat


hidrofobik, sehingga membutuhkan
lingkungan yang kering untuk dapat
memproduksi detail permukaan yang baik.

EXAFLEXPUTTY
VINYL POLYSILOXANE IMPRESSION
MATERIAL
PUTTY-TYPE O
EXAFLEX
VINYL POLYSILOXANE IMPRESSION MATERIAL
INJECTION TYPE

KEMASAN
TIPE

KEMASAN

PUTTY

1 toples pasta basis- 1 toples pasta kalatis


( 500 mg- 500 mg)

INJECTION

1 tube pasta basis 1 tube pasta katalis


( 100 mg 100 mg)

EXAFLEX
VINYL POLYSILOXANE IMPRESSION MATERIAL
INJECTION TYPE

EXAFLEX PUTTY
Hydrophilic Vinyl
Polysiloxane
Putty Impression
Material

Sifat Fisik
Sifat Fisik

Exaflex
Tipe
Putty

Exaflex Tipe
Injection

Mixing time ( sec. )

30

30

Total working time ( min, sec)

100

215

Setting time ( min, sec)

400

400

Waktu minimum di dlm mulut


( min, sec )

400

400

Recovery from deformation ( % )

98,8

99,7

Maximum strain in compression (


%)

1,5

7,0

Perubahan dimensi stlh 24


jam ( % )

0,2

1,5

INDIKASI
INDIKASI

TEKNIK
PENCETAKAN

TIPE SENDOK
CETAK

JENIS
VISKOSITAS
BAHAN CETAK

Inlay, onlay

Double mix
double
impression

Stock tray /
custom tray

Putty +
injection

Mahkota,
jembatan

Teknik
pencetakan
putty - wash

Stock tray

Putty +
injection

Gigi tiruan
sebagian
lepasan

Teknik
pencetakan
putty - wash

Stock tray

Putty +
injection

CARA PENGGUNAAN ( PUTTY WASH )


1.

Ambil basis dan katalis dalam jumlah yang


sama dengan menggunakan sendok yang telah
disediakan dalam kemasan. Campurkan basis
dan katalis dengan menggunakan remasan
tangan selama 30 detik hingga homogen

2.

Letakkan adonan Exaflex tipe putty pada sendok


cetak ( lapisi permukaan adonan Exaflex tipe putty
dengan menggunakan lembaran polyethylene/ bisa
menggunakan wax spacer) kemudian masukkan ke
dalam rongga mulut dan letakkan pada jaringan
rongga mulut yang akan dicetak.

3. Tunggu hingga bahan cetak mengeras dan lepaskan


dari rongga mulut.
4. Buang kelebihan hasil cetakan yang dapat
mengganggu reseating cetakan.
5. Bersihkan & keringkan hasil cetakan.
6. Lakukan cetakan tahap kedua dengan
menggunakan Exaflex tipe injection
Keluarkan pasta basis dan katalis Exaflex tipe
injection dari tube pada mixing pada dengan
ukuran yang sama panjang.

Aduk dengan menggunakan spatula selama 30


detik sampai adukan menjadi homogen
Kumpulkan adukan yang homogen dan masukan ke
dalam syringe.
Suntikkan Exaflex tipe injection disekitar gigi yang
dipreparasi
Kemudian, letakkan kembali cetakan exaflex tipe
putty. Tunggu hingga bahan cetak mengeras,
kemudian lepaskan sendok cetak dr RM

CATATAN
1.

Ketika mengaduk Exaflex putty, harus


dihindari kontak dengan material :
- pasta katalis dari bahan cetak silikon
tipe kondensasi
- bahan cetak polisulfda
- bahan eugenol
- sulfur
- latex
- minyak

Hindari
kelembaban
ketika
pengadukan
bahan cetak

Jangan
menggunakan
sarung tangan
latex ketika
memanipulasi
bahan

Sebelum
melakukan
cetakan tahap
kedua, cetakan
pertama
( putty ) harus
bersih dan
kering

Tutup tube dgn


rapat setelah
digunakan

Hindari dari
pasien yg
hipersensitif
dgn bahan cetak
silikon

Simpan
ditempat yg
sejuk dan kering

TERIMA KASIH