Anda di halaman 1dari 16

PENYUSUNAN

PANDUAN/PETUNJUK
PRAKTIKUM
TIM
Pendahuluan
metode dan model pembelajaran perlu
terus dikembangkan agar dapat lebih
menarik minat, meningkatkan kreativitas
serta meningkatkan pemahaman siswa.
ilmu pengetahuan yang berawal dari fakta
berdasarkan penemuan para ilmuwan
yang dijadikan suatu teori.
Metode eksperimen atau praktikum
menjadi salah satu metode yang menjadi
sering direkomendasikan.
Pendahuluan (Lanj)

Praktikum merupakan rangkaian kegiatan yang kita


kenal sebagai keterampilan proses IPA yang
meliputi: mengamati, menafsirkan pengamatan,
meramalkan, menggunakan alat dan bahan,
menerapkan konsep, merencanakan penelitian,
berkomunikasi, mengajukan pertanyaan.
Dalam pelaksanaan praktikum, salah satu hal yang
penting untuk dipersiapkan adalah panduan
praktikum atau Lembar Kerja Siswa.
Bimtek ini memberikan pemahaman dan latihan
agar Anda mampu mengembangkan panduan
praktikum yang diperlukan di labroratorium yang
Anda kelola
Pengertian Lembar Kerja Siswa

Panduan/petunjuk kegiatan praktikum untuk


siswa biasanya di tuangkan dalam bentuk
Lembar Kerja Siswa (LKS).
Secara umum Lembar Kerja Siswa merupakan
suatu lembar kertas yang berisi suatu kegiatan
yang harus dilakukan oleh siswa untuk
mempelajari, menyelidiki, atau memahami
suatu konsep yang sedang dipelajari.
Dengan Lembar Kerja Siswa, kondisi belajar
yang "berpusat pada guru" dapat diubah
menjadi "berpusat pada siswa.
Syarat Pokok Lembar Kerja Siswa

Syarat didaktik
Menghendaki agar Lembar Kerja Siswa yang baik harus mengikuti
asas-asas pembelajaran yang efektif. Asas-asas pembelajaran
yang dimaksud sebagai berikut.
Memperhatikan perbedaan individual siswa.
Merupakan alat bagi siswa untuk mencari tahu atau
menemukan konsep-konsep yang sedang dipelajari, bukan
untuk memberi tahu.
Memiliki variasi stimulus kegiatan, misalnya mengamati,
menggambar, menganalisis, dan sebagainya.
Dapat mengembangkan kemampuan komunikasi sosial,
emosional, moral dan estetika pada diri anak. Oleh sebab itu,
kegiatan dalam Lembar Kerja Siswa harus memungkinkan siswa
berinteraksi dengan orang lain, mengkomunikasikan hasil
kerjanya, dsb.
Memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siawa.
arat Pokok Lembar Kerja Siswa (Lan
Syarat konstruksi
Syarat yang berkenaan dengan penggunaan bahasa, kalimat, kosa-kata,
tingkat kesukaran dan kejelasan bahasa yang harus tepat dengan
penggunanya, dalam arti bahasa yang digunakan dapat dipahami oleh
siswa sebagai pemakai Lembar Kerja. Syarat-syarat kontruksi tersebut
antara lain:
Menggunakan bahasa sesuai dengan tingkat usia siswa dan dengan
struktur kalimat yang benar dan jelas.
Menunjukkan tata urutan pelajaran/konsep yang sesuai dengan tingkat
kemampuan siswa.
Memiliki tujuan yang jelas.
Tidak mengacu pada sumber-sumber informasi diluar jangkauan
kemampuan siswa.
Menyediakan ruang yang cukup bagi siswa untuk menulis atau
menggambarkan sesuatu dari hasil kegiatannya.
Menggunakan lebih banyak gambar/ilustrasi daripada kata-kata.
Hindarkan pertanyaan yang terlalu terbuka tetapi gunakan serangkaian
pertanyaan yang dapat memandu siswa menarik kesimpulan.
arat Pokok Lembar Kerja Siswa (Lan

Syarat teknis
mengacu pada perwajahan atau format
Lembar Kerja. Syarat ini menghendaki
agar LKS
ditulis menggunakan huruf cetak dengan
jenis huruf yang mudah dibaca.
Ukuran huruf berbeda untuk topik dan sub
topik lainnya.
Setiap baris tidak lebih dari sepuluh kata.
Terdapat keseimbangan antara gambar dan
kata-kata.
Penggunaan LKS

Praktikum adalah kegiatan akademik agar siswa


memiliki ketrampilan sesuai kompetensinya
Praktikum adalah kegiatan yang bersifat mandiri di
laboratorium dan terbimbing.
Yang dimaksud dengan mandiri adalah segala segala
sesuatu yang menyangkut tugas yang diberikan
dilakukan sendiri oleh siswa.
Yang dimaksud dengan terbimbing adalah pelaksanaan
praktikum (baik materi maupun langkahnya) mengikuti
Pedoman yang disebut dengan Panduan Praktikum
diarahkan oleh guru mata pelajaran yang dibantu oleh
laboran untuk membantu troubleshooting praktikan.
Bentuk-Bentuk LKS

LKS Eksprimen
LKS non eksperimen
Bentuk LKS Reconstruction DART
Bentuk LKS Analysis DART
LKS Eksprimen
1. Tujuan, berisi tujuan yang ingin dicapai dalam praktikum ini.
2. Teori Singkat, berisi teori yang langsung mendukung praktikum
3. Alat dan Bahan, Memuat rincian tentang alat dan bahan yang
diperlukan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
4. Langkah Kegiatan, berisi instruksi untuk melakukan kegiatan.
Untuk mempermudah siswa melakukan praktikum, langkah kerja
ini di buat secara sistematis. Bila perlu menggunakan nomor urut
dan menambah tampilan sketsa gambar.
5. Tabel Pengamatan, berupa tabel-tabel data untuk mencatat data
hasil pengamatan yang diperoleh dari praktikum.
6. Pertanyaan, memuat daftar pertanyaan yang jawabannya dapat
menggiring siswa untuk mendapatkan konsep yang dikembangkan
atau untuk mendapatkan kesimpulan.
7. Kesimpulan, menuntun siswa agar dapat membuat kesimpulan
atas kegiatan yang dilakukan. Perintah membuat kesimpulan
biasanya dibuat dalam bentuk kalimat tanya atau perintah.
Langkah-langkah Penyusunan LKS

Mengkaji materi yang akan dipelajari siswa melalui


kegiatan analisis standar kompetensi, kompetensi dasar,
indikator hasil bear dan sistematikan keilmuannya.
Mengidentifikasi jenis keterampilan proses yang akan
dikembangkan pada saat mempelajari materi tersebut.
Menentukan bentuk LKS yang ssuai dengan materi yang
akan diajarkan
Merancang kegiatan yang akan ditampilkan pada LKS
sesuai dengan keterampilan proses yang akan
dikembangkan.
Mengubah rancangan menjadi LKS dengan tata letak
yang menarik, mudah dibaca dan digunakan.
Menguji coba LKS apakah sudah dapat digunakan siswa
untuk melihat kekurangan-kekurangannya.
Hal-hal yang harus diperhatikan
dalam penyusunan LKS

Dari segi penyajian materi, yaitu:


Judul LKS harus sesuai dengan materinya
Materi sesuai dengan karakteristik dan perkembangan anak
Materi disajikan secara sistematis dan logis
Materi disajikan secara sederhana dan jelas
Menunjang keterlibatan dan kemauan siswa untuk ikut aktif.
Dari segi tampilan, yaitu:
Penyajian sederhana, jelas, dan mudah dipahami
Gabar dan grafik sesuai konsepnya
Tata letak gambar, tabel, pertanyaan harus tepat
Judul, keterangan, instruksi, pertanyaan harus jelas
Mengembangkan minat dan mengajak siswa untuk berpikir.
Contoh Lembar Kerja
Siwa
Mengenali Sifat-sifat Bahan Benda
Pada kegiatan ini kamu akan mengamati

percobaan pengujian pembakaran benda yang


didemonstrasikan gurumu
Tentukan bahan bahan benda yang tersedia,

kemudian tuliskan pada tabel pengamatan


Perhatikan percobaan pembakaran benda-benda

yang dilakukan gurumu.


Tuliskan hasil pengamatanmu pada tabel berikut

dengan cara menuliskan tanda cek ( ) pada


kolom yang sesuai :
Ketahanan terhadap api
J enis
No Benda
Bahan
Tahan Tidak tahan
1. Sendok ............... ............... .....................
2. Koran
3. Sedotan minuman
4 Karton
5. Kain perca
6. Balon
7. Paku
Pertanyaan:
Benda yang terbuat dari apa yang
tahan api ?
Benda yang terbuat dari apa yang
tidak tahan api?
Berikan contoh benda benda lainnya
yang tahan api dan tidak tahan api ?
Berdasarkan pertanyaan di atas, apa
kesimpulan yang dapat kalian ambil?