Anda di halaman 1dari 20

P- DRUG II

Tegar Widyantoro
201520401011022
IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. J
Umur : 62 tahun
Pekerjaan : PNS
Pendidikan : S1
Suku : jawa
Bangsa : Indonesia
Alamat : Wonojoyo - Kediri
MRS tanggal : 10 Juni 2017
ANAMNESIS
KU : sesak
RPS :
Pasien datang ke RS Bhayangkara Kediri dengan
keluhan sesak. Sesak dirasakan sejak 2 hari sebelum
MRS, tetapi hari ini sesak semakin bertambah. Tetapi
pasien memang mengeluh sering ngos-ngosan kalau
dibuat jalan agak jauh mulai 3 bulan sebelum MRS.
Pasien sering terbangun tiba-tiba kalau malam
karena rasa tidak nyaman dalam 1 bulan ini. Pasien
biasa memakai 3 bantal saat tidur.
Pasien merasa perutnya membesar dalam 3 bulan ini,
dirasakan perutnya semakin membesar dan terasa
penuh
ANAMNESIS
Selain itu pasien juga mengeluh kedua kakinya
bengkak bersamaan dengan perutnya membesar
yaitu 3 bulan sebelum MRS. Bengkak semakin
parah sehingga berat untuk jalan.
Pasien sedang tidak batuk tapi kadang-kadang
juga ada batuk kering tanpa darah. BB turun -,
BB meningkat +, Keringat malam hari-, demam

Pusing-.
Nyeri dada (-)
Mual (-), muntah (-)
Nyeri perut -.
Nafsu makan turun, minum normal
BAB dan BAK dalam batas normal
ANAMNESIS
RPD
Riwayat stroke (+) pada tahun 2015, terapi
sudah berhenti
Riwayat HT (+) 10 Tahun
Riwayat DM (-)
Riwayat kolesterol (-), asam urat (-)
Riwayat penyakit jantung (-)
Riwayat penyakit ginjal (-), hepar (-)
Riwayat alergi (-), asma (-)
ANAMNESIS
RPK
Riwayat sakit seperti ini (-)
Riwayat HT (-), DM (-)
Riwayat penyakit jantung (-)
RPSos
Pasien setiap harinya bekerja sebagai PNS. Tidak
melakukan aktivitas yang berat. Waktu muda
sering olahraga, tetapi sekarang sudah mulai
jarang. Merokok (-), suka makan makanan
berlemak (-), tidak terkontrol untuk pola dietnya.
PEMERIKSAAN FISIK
KU : lemah Kepala/Leher
GCS : 456 a/i/c/d = -/-/-/+
Kesadaran: compos
mentis reflek cahaya +/+
Vital sign Mata cowong (-)
TD : 150/90 Bau nafas ureum (-)
N : 101x/menit Lidah kotor (-)
RR : spontan,
20x/menit JVP meningkat
Suhu: 37,80 C Pembesaran KGB (-)
Deviasi trakea (-)
Thorak Cor
Pulmo I : ictus cordis tidak
terlihat, pulsasi
I : Bentuk dada dbn, prekordial (-)
simetris, retraksi - P : Ictus cordis tidak
P : pergerakan kuat angkat, thrill -
dinding dada P : Batas jantung
simetris, fremitus kanan ICS 5 mid clav D
taktil dextra kiri ICS 4 axila anterior
sinistra simetris, S
nyeri tekan (-) pinggang jantung 3-4cm
P : sonor +/+ parasternal sin ICS 2
A: atas ICS 3 parasternal S
vesikuler/vesikuler, A : S1 S2 tunggal,
wh-/-, rh-/- murmur (-), gallop (-)
Abdomen Ekstremitas
I : cembung, caput Akral basah pucat
medusae (-), frog shape Eritema palmaris -/-
(-), spider naevi (-) Edema tungkai +/+
P : soepel, H/L/R tak
Pitting edema +/+
teraba, massa (-), turgor
kulit normal, nyeri
tekan abdomen -,
undulasi +, ballotemen
+
P : timpani, liver span 8
cm, shifting dullnes (+)
A : BU (+) normal
PEMERIKSAAN PENUNJANG
DL Kimia Klinik
Hb 12,1 g/dl GDA 147 mg/dl
Lekosit 7,670/mm3 BUN 24 mg/dl
Trombosit Creatinin serum 1,1
212.000/mm3 mg/dl
Hematokrit 36,4 % SGOT 40 U/L
SGPT 29 U/L
Albumin 3,6 g/dl
Elektrolit
Kalium 4,1 mmol/L
Natrium 139 mmol/L
PROBLEM LIST
Dyspneu
PND

Asites

Edema tungkai

Kardiomegali

HT

Initial Diagnosis: CHF +HT


TUJUAN TERAPI
Mengurangi sesak
Menurunkan preload

Meningkatkan kontraktilitas jantung


P-TREATMENT
Advice
MRS
Diet TKTP rendah garam
Terapi Non Farmakologi
Posisi setengah duduk
O2 2-4 tpm
Infus RL 7 tpm
Pasang cateter urin
Terapi Farmakologi
Diuretik
Antihipertensi
Inotropik positif
Rujukan
DIURETIK
Efficacy Safety Suitability Cost

Spironolacton ++ ++ +++ ++
Suatu antagonis aldosteron, ES: Indikasi: Tablet 25mg,
dari darah melewati membran Ginekomasti, HT esensial, edema 100mg
antiluminal (peritubular) gang. GI, akibat CHF, sirosis ( Rp 115.000-Rp
mencapai reseptor aldosteron mengantuk, hati, asites, sindrom 320.000)
di sel-sel tubulus. Spirolakton letargi, nefrotik
hanya dapat digunkan secara urtikaria, KI: insufisiensi
oral, karena obat ini sukar gang. mental ginjal, gang. ginjal,
larut dalam air karena sifat anuria, hiperkalemi
lipofilnya yang tinggi.
Furosemide +++ ++ +++ +++

Furosemide bekerja dengan ES: Indikasi: Tab 40mg (Rp


menghalangi penyerapan hipotensi edema pd jantung, 20.000 - Rp 60.00)
natrium, klorida, dan air dari ortostatik, paru, ginjal, Ampul 20mg/2ml
cairan yang disaring dalam gnag. GI, eklamsia dan hamil, (Rp 30.000-
tubulus ginjal, menyebabkan pusing, sakit asites, hipertensi 70.000)
peningkatan yang mendalam kepala, KI: defisiensi
output urin (diuresis). hipokalemi elektrolit, anuria,
koma hepatik
ANTIHIPERTENSI
Efficacy Safety Suitability Cost

Valsartan +++ ++ +++ ++


(ARB) Valsartan kelompok obat ARB. ES: Indikasi: Tab 40mg, 80 mg
Valsartan menjaga pembuluh sakit kepala, Hipertensi, CHF (Rp 100.000-Rp
darah dari penyempitan, yang pusing, (NYHA II-IV), pasca 200.000)
mengurangi tekanan darah infeksi, batuk, infark miokard
dan meningkatkan aliran diare, lesu, KI: hamil, laktasi,
darah. rinitis, kerusakan hati yg
sinusitis berat, sirosis,
obstruksi bilier
Captopril ++ + +++ +++
(ACEi)
Captopril cepat diabsorpsi ES: Indikasi: Tab 12,5mg,
tetapi mempunyai durasi kerja batuk, Hipertensi, gagal 25mg (Rp 15.000 -
yang pendek, sehingga proteinuri, jantung Rp 25.000)
bermanfaat untuk sindrom KI: hamil
menentukan apakah nefrotik,
seorang pasien akan hipotensi
berespon baik pada
pemberian Captopril .
INOTROPIK POSITIF
Efficacy Safety Suitability Cost

Dopamine ++ ++ +++ +++


Prekursor nor-adrenalin dan ES: Indikasi: Ampul 10mg/ml,
meningkatkan pelepasan nor- aritmia, mual, penurunan perfusi, 40mg/ml (Rp
adrenalin. Obat ini memberi muntah, sakit kardiak output 80.000 - Rp
efek pada sistem kepala, rendah, gagal ginjal, 180.000)
kardiovaskuler karena dapat angina, trauma
berinteraksi dengan reseptor palpitasi, KI: hipovolemi,
DA. dyspneu takiaritmia,hipertir
oid
Dobutamine +++ ++ ++ ++

Stimulasi reseptor beta1- ES: Indikasi: Ampul 50mg/ml


adrenergic, menyebabkan hipotensi, CHF (Rp 300.000- Rp
peningkatan kontraktilitas dan mual, sakit KI: kardiomiopati 400.000)
denyut jantung, dengan sedikit kepala, obstruktif, stenosis
efek pada beta2 atau alpha- angina, subaorta
reseptor. palpitasi,
dispneu
dr. Tegar Widyantoro
Alamat: Jl. Sudiro 28 Kediri
Resep
SIP. 2937768138

Kediri, 10 Juni 2017

R/ RL 500 ml flash No.I


Abocath No.20 No.I
Infus set No.I
Diss spuit 3 ml No.I
Diss spuit 5 ml No.I
cateter urin No. 16 No.I
Urin bag No.I
S i.m.m
R/ Furosemid No.III
S i.m.m
R/ Dopamine No.III
S i.m.m
R/ Valsartan 80 mg No.III
S 1-0-0

Pro : Tn.J
Usia : 62 tahun
PEMBERIAN PENJELASAN
Menjelaskan bahwa pasien mendapatkan obat
untuk dispneu, bengkak dan gangguan jantungnya.

Menjelaskan tujuan terapi :


Terapi digunakan untuk mengurangi sesak,
Menurunkan preload, dan meningkatkan
kontraktilitas jantung

Menjelaskan efek samping obat :


Furosemid hipotensi ortostatik, gnag. GI, pusing, sakit
kepala, hipokalemi
Dopamin aritmia, mual, muntah, sakit kepala, angina,
palpitasi, dyspneu
Valsartan sakit kepala, pusing, infeksi, batuk, diare, lesu,
rinitis, sinusiti
Menjelaskan instruksi aturan pakai obat :
Obat Furosemid dan Dopamin diberikan secara parenteral
dengan tujuan untuk menghilangkan odem dan
memperbaiki kontraktilitas jantung. Sedangkan valsartan
digunakan peroral dengan dosis 80 mg 1x1.

Peringatan :
Apabila ada efek samping yang mengganggu segera lapor dan
dihentikan terlebih dahulu penggunaannya.

Menentukan kapan kontrol :


Pasien dirawat terlebih dahulu di RS.

Menanyakan apakah sudah mengerti dengan penjelasan


dokter.
MONITORING
Efek terapi obat perbaikan klinis seperti sesak
berkurang, betuk meredah
Vital sign TD, Nadi, RR, suhu
Pemasangan pulse oxymetri atau analisa gas darah
untuk menilai status oksigenasi