50% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
1K tayangan63 halaman

Disc Teori

Dokumen tersebut membahas tentang pengukuran kepribadian DISC yang mengukur gaya kerja seseorang berdasarkan empat tipe kepribadian: Dominan, Pengaruh, Stabil, dan Kepatuhan. DISC digunakan untuk memprediksi perilaku kerja seseorang.

Diunggah oleh

Putu Septiari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
50% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
1K tayangan63 halaman

Disc Teori

Dokumen tersebut membahas tentang pengukuran kepribadian DISC yang mengukur gaya kerja seseorang berdasarkan empat tipe kepribadian: Dominan, Pengaruh, Stabil, dan Kepatuhan. DISC digunakan untuk memprediksi perilaku kerja seseorang.

Diunggah oleh

Putu Septiari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Asessmen Kepribadian

 Apa itu DISC?


DISC adalah sebuah psychometric tool yang konsep dasarnya
mengacu pada hasil kerja Psikolog Amerika –William Moulton
Marston-, yang juga menciptakan Polygraph/Lie detector.

DISC merupakan pengukuran kepribadian/Asessment tool


yang bertujuan untuk melihat & mengukur perilaku kerja
(Work Behavior) seseorang yang didasarkan pada 4 type
kepribadian seseorang yaitu :
Dominant, Influence, Steady dan Compliance
 (D) Dominance : dorongan untuk mengontrol, meraih tujuan/target.
Intensi dasarnya to overcome.
 (I) Influence: dorongan untuk mempengaruhi, berekspresi, dan
didengarkan.
Intensi dasar: to persuade
 (S) Steadiness: dorongan untuk menjadi stabil dan konsisten.
Intensi dasarnya to support
 (C) Compliance: dorongan untuk menjadi benar, pasti dan aman.
Intensi dasarnya to avoid trouble.
1. DISC : mengukur gaya kerja (style) perilaku yang dimunculkan
seseorang dalam bekerja.
2. Psychological Test : mengukur potensi dan ability seseorang
dalam bekerja.
1. Perdictive Validity. DISC tergolong tinggi yaitu 0.89 dengan
SD 0.065.
2. Pearson Product Moment Coeficient Correlation adalah :
- 0.728 (Dominance)
- 0.645 (Influence)
- 0.730 (Steadiness)
- 0.550 (Compliance)
3. Tingkat Keakuratan DISC tergolong tinggi yaitu bergerak dalam
83 % sd 95%.
 TANAH : Kering → perilakunya akan keras dan memiliki daya juang
yang besar.
 AIR : Basah → perilakunya cenderung mudah kecewa, pesimis dan
pemuram.
 UDARA : Dingin → Perilakunya tenang, setia dan tidak buru-buru
 API : Panas → Perilakunya cenderung ramah, mudah berteman
selalu ramai dan tidak bisa diam.
Berupa cairan dlm tubuh :
 CHOLE (empedu kuning) : orang selalu tegang & tidak bisa rileks
 MELANCHOLE (empedu hitam) : orang yang kaku dalam bersikap.
 PLEGHMA (lendir) : orang yang sangat fleksibel.
 SANGUINIS (darah) : orang yang selalu bergerak ekspansif dan
tidak bisa diam.
 EXTRAVERT
 INTROVERT
 THINKING
 JUDJING
 Dominant
 Influence
 Compliance
 Stable
 DISC merupakan Psychometric test yang menentukan gaya
kepribadian seseorang, yang meliputi kekuatan (strengths),
kelemahan (weakness), motivasi dan bagaimana seseorang
akan berperilaku di tempat kerja.
 Cara seseorang bereaksi atau berperilaku sangat dipengaruhi
oleh lingkungan yang semuanya dapat diamati. Segala sesuatu
dalam DISC ini adalah hal-hal yang dapat diamati (observable)
Personality

DISC
Behavi Environme
or nt
Public Private
Self Self

Hidden Unknown
Self Self
Dalam Psikologi : Secara Umum :
 Psi. Industri : rekruitmen, promosi dan  Bisnis
evaluasi jabatan
 Office
 Psi. Pendidikan : penelusuran minat
 Family
studi/career guidelines
 Friends
 Psi. Perkembangan & Klinis : Marital
Counselling
 Psi. Sosial : Community research
 DISC telah diuji cobkan terhadap berbagai bangsa, dan
disimpulkan bahwa DISC tidak terkait dengan budaya (bebas
budaya)
 Artinya DISC lebih bersifat UNIVERSAL. Hal ini terlihat dari
berbagai tool DISC ini yang dikembangkan lebih dari 50
Bahasa (Jerman, Perancis, Cina, Portugis, Spanyol, Indonesia,
Belanda, dll)
 Intelegensi
 Bakat
 Minat
 Keahlian
 Value
 Experience
 Tidak mengatakan DISC sebagai suatu test tetapi lebih tepat
sebagai instrumen atau profil
 Tidak ada pengertian benar atau salah dalam profile
 DISC hanya akan valid untuk individu yang normal
 Hasil DISC bersifat Confidential
 Waktu penyelesaian 7 menit
 Tes DISC asli terdiri dari 24 item, dengan waktu yang
diperlukan untuk pelaksanaannya adalah 7 menit.
 Peserta diharuskan mengisi keseluruhan soal sejumlah 24 soal.
 Dalam tiap kolom ada 4 pernyataan, subyek diminta untuk
memilih satu pernyataan yang paling menggambarkan dirinya
(Most) dan satu pernyataan yang paling tidak menggambarkan
dirinya (Least)
 Test DISC dapat dilakukan secara tertulis (paper & pencil) dan
secara online.
 Berikan instruksi secara jelas dan hati-hati
 Berikan contoh pengerjaan
 Informasikan waktu penyelesaian adalah 7 menit.
 Untuk dapat melakukan skoring DISC, ada lembar skoring
yang dapat digunakan. Tes DISC terdiri dari 24 item, namun
dalam lembar soal yang sekaligus lembar jawaban tidak
tercantum nomer soalnya.
 Subyek diharapkan memberi jawaban pada setiap item dengan
memilih 1 pilihan untuk karakteristik perilaku yang paling
menggambarkan diri subyek yaitu pada kolom Most (M) dan 1
pilihan karakteristik perilaku yang paling kurang
menggambarkan diri subyek pada kolom Least (L)
Profil DISC dikatakan invalid apabila terdapat 3 indikator yaitu
:
1. Tiga dari 4 faktor DISC berlawanan antara grafik 1 dan 2
2. Terdapat lebih dari 10 tanda (*/±) pada hasil skoring
3. Adanya pola transisi pada grafik 3
 Ada indikasi memanipulasi jawaban
 Kurang pemahaman terhadap butir-butir soal yang ada
I. Memahami arti grafik
a. Grafik I ( respon terhadap
lingkungan dan Jobdesk)
b. Grafik II (respon terhadap
kondisi tekanan/stres kerja)
c. Grafik III (respon terhadap
diri/self image)
II. Melihat 4 faktor yang dominan dari DISC dan memahami
arti tiap faktor DISC
Faktor D
Mengukur bagaimana reaksi seseorang terhadap problem dan
tantangan.

D Tinggi : Dominan, Decesive, Direct,


Demanding, Driving
D Rendah : Less Dominant, Un-Decesive, Non-
Challenge
Faktor I
mengukur bagaimana reaksi seseorang dalam mempengaruhi
orang lain dan lingkungannya.

I Tinggi: Influencing, Inspairing, Impulsive,


Impressive
I Rendah : Less talk, Non verbal
Communication
Faktor S
mengukur reaksi seseorang dalam menghadapi lingkungan
yang berubah-ubah

S Tinggi : Stabil, Submisive, Status Quo,


Supportive
S Rendah : Rapid Change, Fast
Faktor C
bagaimana reaksi seseorang terhadap aturan dan prosedur

C Tinggi : Complience, Cautious, Consistence,


Carefull, Calculate
C Rendah : Seek Independence, less details
Kekuatan Kelemahan

 Extravert  Tak bisa rileks


 Pekerja  Sombong
 Optimis  Tidak sabar
 Ambisius  Suka menantang
 Keras  Terlalu mendominasi
 Tegas  Terlalu percaya diri
 Tanpa basa basi  Tak ada waktu untuk keluarga
 Suka tantangan  Kurang memperhatikan detail
 Mandiri  Kurang taktis
 Fokus : Power
 Gaya Komunikasi : Memberi perintah
 Gaya kepemimpinan : Autocratic
 Sumber Motivasi : Mencapai tujuan
 Ketakutan : kegagalan
 Pertanyaan yang muncul : “Apa yang dapat kita lakukan?”
 Sumber kekuatan : Karakter
 Ekstrovert/Introvert : Ekstrovert
 People/Task Oriented : Task Oriented
 Mengutamakan : Hasil
 Gesture : Banyak gerakan seperti tangan
 Dekorasi kantor : Meja besar, jam dinding, ijasah, buku-buku
 Komunikasi Telepon : Minim bercanda
 Emosi : Pemarah
Kekuatan Kelemahan

 Banyak bicara  Tidak teratur


 Ekspresif  Egosentris
 Bersemangat  Kurang bisa ‘dipercaya’
 Ramah  Mendominasi percakapan
 Lincah  Gelisah
 Menstimulasi  Mudah marah
 Persuasif  Selalu menyahut
 Optimis  Kompulsif
 Fokus : Diri
 Gaya komunikasi : menjual
 Gaya Kepemimpinan : Demokratic
 Sumber Motivasi : Penerimaan Sosial, kepopuleran
 Ketakutan : Penolakan
 Pertanyaan yang muncul : ‘Siapakah yang akan melakukan hal
ini?’
 Sumber kekuatan : Kepribadian
 Ekstrovert/Introvert : Ekstrovert
 People/Task Oriented : People oriented
 Mengutamakan : Kesenangan
 Gesture : banyak gerakan, seperti mimik atau ekspresi wajah
 Dekorasi kantor : Ramai, suka memajang foto orang terkenal,
keluarga
 Komunikasi telepon : Lama , banyak bicara
 Emosi : optimis
Kekuatan Kelemahan

 Stabil  Agak susah di motivasi

 Loyal  Lama berubah


 Mudah berkompromi
 Rileks, santai
 Menghindari ‘tanggung
 Tak Berubah jawab’
 Pendengar  Pasif
 Tulus  Tidak tegas

 Dapat diprediksi  Tidak berorientasi kepada


target
 Fokus : Sosial
 Gaya Komunikasi : Mendengar
 Gaya kepemimpinan : Prosedural
 Sumber Motivasi : Kontrak kerja, keterlibatan dalam kelompok
 Ketakutan : rasa tidak aman
 Pertanyaan yang muncul : ‘bagaimana kita dapat melakukan ini
semua?’
 Sumber kekuatan : pengalaman
 Ekstrovert/Introvert : Introvert
 People/Task Oriented : People oriented
 Mengutamakan : Kepercayaan
 Gesture : Ada gerakan tangan
 Dekorasi kantor : Suasana rumah
 Komunikasi telepon : Ramah & Hangat
 Emosi : Tidak Emosional
Kekuatan Kelemahan

 Mengontrol Diri  Kritis


 Analitis  Kaku dan formal
 Tepat  Kurang ramah
 Akurat  Teoritis dan kurang praktis
 Berhati-hati  Terlalu perencaan
 Sensitif  Banyak analisis
 Standartnya tinggi  Terlalu hati-hati
 Memperhatikan jadwal  Perfectionist
 Fokus : Kebijakan
 Gaya Komunikasi : Menulis
 Gaya kepemimpinan : Rigid
 Sumber Motivasi : Aturan dan Prosedur, Job Spec
 Ketakutan : Kritik
 Pertanyaan yang muncul : ‘Mengapa kita melakukan ini?’
 Sumber kekuatan : Tahu apa yang harus dilakukan
 Ekstrovert/Introvert : Introvert
 People/Task Oriented : Task oriented
 Mengutamakan : prosedur
 Gesture : Sedikit/hampir tidak ada
 Dekorasi kantor : Tabel, struktur organisasi
 Komunikasi telepon : To the point
 Emosi : Takut, agak pemalu
D I

 Senang bersaing  Senang bersaing


 Cepat bertindak  Cepat bertindak
 Berani mengambil resiko  Berani mengambil keputusan
 Menuntut/meminta sesuatu
 Memerintah
 Memerintah
 Pemrotes
 Pemrotes
 Berorientasi pada hubungan
 Mengambil keputusan secara sesama individu
rasional
 Mengambil keputusan secara
 Disiplin
emosional
 Berorientasi pada tugas
 Tidak displin
 Bersikap formal
 Bersikap informal
S C

 Senang bekerja sama  Senang bekerja sama


 Lambat bertindak  Lambat bertindak
 Takut terhadap resiko  Takut terhadap resiko
 Menerima apa adanya
 Menerima apa adanya
 Tidak memerintah
 Tidak memerintah
 Tidak suka protes
 Tidak suka protes
 Mengambil keputusan
berdasarkan emosi  Mengambil keputusan secara
rasional
 Berorientasi pada hubungan
sesama individu  Bersikap formal
 Bersikap informal  Disiplin
 Tidak disiplin
D I

 Mampu menguasai sesuatu hal  Memiliki kemampuan


secara cepat berbicara
 Mampu membuat penilaian  Memiliki kepribadian yang
dan keputusan secara cepat penuh gairah, magnetis,
dan tepat optimis dan memiliki humor
 Bekerja dengan pikiran bisnis  Kemampuan bercerita dan
menghibur
 Berbakat memimpin
 Mempesona, optimis, periang,
 Memiliki keyakinan yang kuat
antuasias, mampu memikat
 Pribadi yang dinamis mampu orang lain dan kreatif.
memotivasi orang lain
KEKUATAN UTAMA
S C

 Memiliki keseimbangan  Memiliki kemampuan


mengorganisasi dan
 Mau bekerjasama
menetapkan tujuan jangka
 Diplomatis panjang
 Sabar  Memiliki standart dan
idealisme yang tinggi
 Mudah menyetujui
 Memiliki kemampuan analisa
 Berorientasi pada tim yang kuat
 Mampu mengendalikan emosi  Serius
 Memiliki kemampuan  Berorientasi jadwal
mendengarkan
 Menyukai tabel dan grafik
 Menjadi penengah masalah
 Menahan emosi
D I

 Terlalu suka memerintah  Tidak sistematis


 Cepat marah  Cenderung tidak serius
 Tidak memiliki toleransi  Cenderung banyak bicara
 Workholic  Tidak disiplin
 Kurang bijaksana  Mudah dialihkan perhatiannya
 Banyak menuntut  Terlalu mempercayakan
kepada orang lain akan
 Tidak sabaran
pekerjaan
 Mendominasi
 Tidak bisa melihat hal-hal yang
 Kurang memiliki perasaan rinci
 Tidak mau menghargai orang
lain
S C

 Tidak memiliki kepastian  Mudah stress


 Menyembunyikan keinginan  Terlalu perfeksionis
 Terlalu perasa  Kaku, murung, menarik diri
 Takut terhadap perubahan
 Kurang bisa mempercayai
yang mendadak
orang
 Tidak antusias
 Terlalu perasa
 Kurang memotivasi diri
 Suka mengingat hal negatif
 Terlalu mudah menerima
 Terpusat pada detail dan
 Pasif
masalah sepele
 Malas dan santai
 Terlalu suka mengkritik
 Menolak masalah
 Terlalu misterius
D I

 Cara pendekatan gerak cepat  Kebiasaan berbicara terus


menerus
 Merebut kendali dengan cepat
 Bersuara keras
 Kepercayaan diri
 Mata bersinar-sinar
 Sikap yang gelisah dan
menguasai  Tangan selalu digerak-
gerakkan
 Membuat pernyataan yang
bervariasi
 Kemampuan mudah bergaul
S C

 Cara pendekatan yang tenang  Keseriusan


dan santai
 Sifat Perasa
 Cara pendekatan yang sopan
 Komentar yang cenderung
menyalahkan diri sendiri
D I

Mencoba untuk Mengharapkan adanya


Mengontrol pengakuan/penerimaa
n
S C

Penerimaan/Dukungan Ketepatan/hal-hal yang


bersifat akurat
D I
Mampu menyemangati
Terlihat lebih sibuk dan orang lain, dan
formal menyukai pekerjaan dg
keterlibatan orang lain
S C

Cenderung tenang, Terlihat, rapi, teratur


santai dan melibatkan dan terorganisir
orang
D I

Melangkah secara Melangkah lebih


cepat lamban

S C

Cenderung lamban Sangat lamban


D I
Merasa aman bila ia
Merasa aman apabila mampu bergerak
mampu mengontrol secara leluasa dan tidak
monoton
S C
Merasa aman apabila
Merasa aman dengan melakukan banyak
memiliki teman dekat persiapan
D I

Termotivasi dengan Termotivasi dengan


adanya prestasi pengakuan sosial

S C

Termotivasi adanya Termotivasi apabila


penerimaan dan bebas dari kritikan
keadaan yang stabil
D I

Termotivasi apabila Termotivasi apabila Ia


memperoleh mampu menunjukkan
kemenangan kemampuan
S C

Termotivasi dengan Termotivasi dengan


dukungan dan adanya proses
kerjasama
D I

Kepemimpinan dan Sikap antusias dan


penggagas awal persuasif

S C

Kerjasama dan Perencanaan dan


pengikut pelaksana sebuah
sistem
D I
Kurang sabaran, kurang Kurang perhatian
peka dan kurang terhadap detail,
mampu mendengarkan perhatiannya lebih
jangka pendek
S C
Perfeksionis, terlalu
Sangat sensitif, lamban banyak mengkritik dan
bereaksi kurang responsif
D I

Gagal memperoleh Takut akan penolakan


keuntungan atau apa sosial
yang diharapkan
S C

Kondisi yang tidak pasti Takut akan adanya


dan berubah-ubah kritikan terhadap hasil
kerjanya
D I
Dipandang sebagai
seseorang yang tidak Sesuatu yang rutin dan
berguna atau tidak terkesan kompleks
mampu membuat
keputusan
S C
Dipandang sebagai Kurang mampu
seorang yang kurang mengatur dan
sbaar atau kurang peka merencanakan serta
kurang bisa
memperediksi
D I

Bersikap diktator dan Bersikap kasar dan


banyak mengkritik mengada-ada

S C
Bersikap semakin patuh
dan semakin tidak bisa Menarik diri dan
memutuskan bersikap keras kepala
D I

Memutuskan Sesuatu Bersikap spontan apa


adanya

S C

Keputusan bersama Berhati-hati


D I

Kurang mampu Kurang mampu untuk


bersikap sabar menjadi pengikut

S C
Terlalu banyak kritik
Sangat rendah hati, terhadap orang lain dan
menolak perubahan diri
D I
Meningkatkan Lebih disiplin terhadap
kesabaran dan diri maupun
kemampuan untuk penyelesaian tugas
mendengarkan
S C
Lebih menyakini
kemampuan diri dan Lebih toleran terhadap
bersikap open minded diri dan orang lain
D I

Hasil dan pengaruh Penghargaan dan


pujian

S C

Kecocokan dan Ketepatan dan


kontribusi keakuratan

Anda mungkin juga menyukai