Proses Outgoing
(Penggunaan Scan Gun/ Barcode Scanner)
PROSES OUTGOING
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER POS
Proses Booking
1. Menerima paket dari pengirim
2. Menanyakan dan melakukan pengecekan isi
paket dan kondisi kemasan sesuai standar
pengiriman Lion Parcel (bukan DG)
3. Timbang barang dan mengukur dimensi
(Panjang x Lebar x Tinggi : 6000) serta
menyampaikan biaya pengiriman kepada
pengirim berat max per koli adalah 50kg jika
berat diatas 51 per koli dikenakan biaya
tambahan (Surcharge)
4. Proses booking system
BOOKING SYSTEM
ADD DIMENSION
GET RATES
5. Save & Exit
6. Setelah 16 langkah sudah dilakukan lalu Save
7. Mengisi Form STT dan Re-Check kebenaran data STT dengan pengirim, print dan meminta tanda tangan pengirim
8. Memberikan satu copy STT kepada pengirim
UPDATE PICK UP MANIFEST
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER POS
Halaman Pickup Manifest (PUP)
Sesudah melakukan Booking STT, langkah berikutnya
adalah membuat Pickup Manifest.
Proses penyerahan barang dari POS yang melakukan
booking STT kepada POS yang melakukan pickup, dan
wajib dilakukan oleh semua POS yang melakukan
booking STT.
Pada proses ini, komisi pickup (PUP Fee) akan diberikan
kepada POS yang melakukan pickup bukan yang di-
pickup (melakukan booking).
Langkah untuk membuat Pickup Manifest:
1. Buka halaman Pickup Manifest melalui menu Outgoing
Process > Pickup Manifest
2. Klik tombol New Pickup
Halaman New Pickup Manifest akan terbuka.
ATA akan berisi waktu sekarang
secara otomatis dan dapat
dirubah.
ATD akan berisi estimasi waktu
keluar secara otomatis dan dapat
dirubah.
Vehicle Plate akan diisi dengan
nomor kendaraan yang
melakukan pickup.
City Name akan berisi kota dari user secara otomatis dan tidak dapat dirubah.
POS Name akan berisi nama POS dari user secara otomatis dan tidak dapat dirubah.
Date akan berisi tanggal hari ini secara otomatis dan dapat dirubah.
Active / Pickup POS akan diisi dengan nama POS yang akan melakukan Pickup atau kepada POS yang mana STT-STT tersebut akan
diserahkan
By Barcode
Setelah menginput semua STT yang ingin
di-update dengan menggunakan scanner.
User perlu melakukan verifikasi data dengn
meng-klik tombol Verify.
Sistem akan melakukan verifikasi terhadap
STT-STT tersebut, kemudian menampilkan
STT yang valid dan menolak STT yang tidak
valid seperti gambar di bawah ini.
Capacity akan berisi kapasitas dari kendaraan yang dipilih secara otomatis dan tidak dapat dirubah.
Driver Name akan diisi dengan nama kurir yang melakukan pickup.
Driver Contact No. akan diisi dengan nomor kurir yang melakukan pickup.
By Barcode:
o Bila dicentang, user akan menginput STT dengan menggunakan barcode scanner.
o Bila tidak dicentang, user akan menginput STT dengan menggunakan ceklist
Setelah selesai, user perlu meng-klik tombol Save.
System akan menyimpan semua data pada halaman tersebut, dan status STT-STT tersebut akan berubah menjadi PUP dan
komisi pickup (PUP Fee) akan diberikan kepada POS yang melakukan pickup.
By Ceklist
Bila user memilih untuk melakukan input STT dengan menggunakan ceklist, user hanya perlu memilih STT yang ingin di-update,
kemudian meng-klik tombol Save.
System akan menyimpan semua data
pada halaman tersebut, dan status STT-
STT tersebut akan berubah menjadi
PUP dan komisi pickup (PUP Fee) akan
diberikan kepada POS yang melakukan
pickup
Menghubungi POS Active/ Sub Konsolidator untuk pick up barang sesuai cut off time pick up yang
diatur oleh POS Active/ Sub Konsolidator
Membuat Pick Up Manifest pada saat kurir datang dan menyerahkan barang atau dokumen kepada
kurir serta mendatangani tanda terima Pick Up Manifest.
Lembar Tanda Tangan Pickup Manifest POS to Courier Pos Active/ Sub Cons
UPDATE STI-SC
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER SUB KONSOLIDATOR
1. Menerima barang dari POS dan melakukan pengecekan ulang fisik barang dan kelengkapan pengisian STT serta
mencocokan dengan form serah terima.
2. POS dan SUB KONSOLIDATOR menandatangani form serah terima setelah menyerahkan barang kiriman.
3. SUB KONSOLIDATOR melakukan melakukan sorting dan konsol barang dengan menggunakan karung atau kardus
berdasarkan:
– Jenis Product (ONEPACK, REGPACK, dll)
– Kota Tujuan
– Jenis Komoditi (Elektronik, Fragile, etc)
5. SUB KONSOLIDATOR melakukan pengantaran ke KONSOLIDATOR berdasarkan jadwal yang telah disepakati (disesuaikan
dengan kondisi masing-masing daerah).
6. SUB KONSOLIDATOR dan KONSOLIDATOR menandatangani form serah terima
Langkah untuk membuat STI-SC:
1. Buka halaman Sub-Cons-STI melalui menu Outgoing Process
> Sub-Cons-STI
2. Klik tombol New STI
Halaman New STI-SC akan terbuka.
City Name akan berisi kota dari user secara otomatis dan tidak dapat dirubah. By Barcode
Sub Consolidator CGK akan berisi Sub Cons dari user dan tidak dapat dirubah Setelah menginput semua STT yang
Start Date tanggal awal secara otomatis dan dapat dirubah. ingin di-update dengan menggunakan
End Date tanggal akhir secara otomatis dan dapat dirubah. scanner. User perlu melakukan verifikasi
ATA (Actual Time Arrival) waktu kurir tiba di Station Sub Konsolidator. data dengn meng-klik tombol Verify.
Lembar Tanda Tangan STI-Sub Cons to Consolidator
UPDATE STI-O (Origin)
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER KONSOLIDATOR
Proses STI-O
1. Menerima paket dari Sub Cons.
2. Pengecekan ulang fisik paket sesuai
dengan Form yang diberikan serta
menandatangani Form serah terima
dari Sub Cons.
3. Melakukan Update STI-O (Outgoing
ProcessSTI-Station Transit In).
4. Lalu klik New STI.
City Name akan berisi kota dari user secara otomatis dan tidak dapat dirubah.
Consolidator CGK akan berisi Cons dari user dan tidak dapat dirubah
Date berisi tanggal melakukan STI-O By Barcode
Setelah menginput semua STT yang
ingin di-update dengan menggunakan
5. Arahkan kursor mouse ke kolom Enter STT
scanner. User perlu melakukan verifikasi
6. Lalu lakukan Scan pada lembar STT tersebut data dengn meng-klik tombol Verify.
UPDATE CONS
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER KONSOLIDATOR
Proses CONS
1. Sortir paket yang ingin di Cons (sesuai
Destination, Product & Commodity)
2. Rekap STT yang di Cons
3. Selanjutnya gabungan paket yang akan
di Cons
4. Lakukan packing paket yang sudah di
Cons tersebut lalu berikan tanda, lapisi
dengan Bubble Wrap (Paket Fragile) dan
diberikan Wrapping plastic.
5. Selanjutkan lakukan update Pada
system Cons (Outgoing ProcessCons
Number GenerationNew Cons
Generation)
Halaman New Cons Generation akan terbuka.
By Barcode:
o Bila dicentang, user akan
menginput STT dengan
menggunakan barcode scanner.
o Bila tidak dicentang, user akan
menginput STT dengan
Origin City akan berisi kota dari user secara otomatis dan tidak dapat menggunakan ceklist
dirubah. o Setelah menginput semua STT
Destination City kota tujuan sesuai dengan STT yang akan di cons yang ingin di-update dengan
Consolidator akan berisi nama consolidator secara otomatis dan tidak dapat menggunakan scanner. User
dirubah. perlu melakukan verifikasi data
Cons Date tanggal Cons secara otomatis dan dapat dirubah. dengan meng-klik tombol Verify.
Product jenis layanan yang digunakan
Sistem akan melakukan verifikasi terhadap STT-STT tersebut, kemudian menampilkan STT yang valid dan menolak STT
yang tidak valid seperti gambar di bawah ini
Setelah selesai, user perlu meng-klik tombol Create Cons.
System akan menyimpan semua data pada halaman tersebut, dan status STT-STT tersebut akan berubah menjadi Cons
UPDATE E-CARGO
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER KONSOLIDATOR
Proses E-CARGO
1. Melakukan update E-Cargo (Outgoing
ProcessE-Cargo Booking)
2. Lalu Klik New E-Cargo Booking
Halaman New E-Cargo Booking akan terbuka.
Origin City akan berisi kota dari user secara otomatis dan tidak dapat dirubah.
Consolidator akan berisi Cons dari user dan tidak dapat dirubah
Cons Date berisi tanggal melakukan Cons
E-Cargo Product Name berisi Product Lion Parcel (Express Port To Port adalah Product Onepack dan Express Regpack
adalah Product Regpack)
Lalu klik Search
Akan Muncul tampilan Destination lalu klik action untuk melihat STT didalam Destination yang akan
dilakukan booking Cargo
Read untuk melihat detail SMU/ AWB.
Edit untuk melakukan perubahan pada SMU/ AWB tersebut (merubah jadwal flight, mengganti STT atau
menambahkan STT).
Print lembar serah terima untuk Courier yang membawa SMU/ AWB serta OPS Supervisor yang menerima SMU/ AWB.
Cancel untuk melakukan cancel SMU/ AWB.
Label Print label SMU/ AWB guna penempelan dipaket.
AWB Print lembar untuk penyerahan di Gudang Cargo.
Tracking untuk melihat status aktual keberadaan SMU/ AWB di gudang cargo.
3. Lakukan proses pengepakan paket sesuai
standard (apabila proses Cons serta paket yang
belum standard) dan lapisi paket dengan
Wrapping plastic atau Bubble Wrap jika
diperlukan
4. Setelah melakukan Print AWB dan Label Print
selanjutnya lakukan penempelan AWB Label di
Paket
5. Masukkan paket yang akan dikirim ke Blind Van atau Truck (Loading)
6. Setelah sampai di Warehouse Cargo, pembongkaran muatan (Unloading)
7. Selanjutnya paket melewati proses pengecekan untuk menghindari paket DG (Dangerous Goods)
menggunakan X-Ray dan diberikan Security Check Sticker untuk paket aman dari DG
8. Paket yang sudah melewati X-Ray atau pengecekan akan ditimbang ulang dan dikeluarkannya
surat BTB (Bukti Timbang Barang) serta diberikannya DO (Drop Out) guna perpidahan dari RA
(Regulated Agent) / CMU (Cahaya Mas Utama) ke Warehouse Cargo BDL (Bangun Desa Logistic).
9. Paket dimasukkan dalam Truck untuk selanjutnya dilakukan proses Acceptance.
10. Penurunan paket dari Truck (Unloading) ke BDL (Bangun Desa Logistik).
11. Melakukan penimbangan kembali serta dilanjuti Update RCS by System Cargo.
12. Selanjutnya paket akan ditimbang ulang dan ditempatkan sesuai Destination di BIN Location.
13. Apabila paket sudah siap untuk diberangkatkan dengan flight maka paket akan dimasukkan ke
CRT (Circuit/ Gerobak) sesuai Destination dan Flight.
Proses ini disebut Proses BUP (Build Up) serta melakukan update ke system Cargo.
14. Selanjutnya akan di proses MAN (Manifest) yang akan diserahkan paket ke Captain dan
memberikan NOTOC (Notice To Captain).
15. Selanjutnya paket di proses DEP (Departure) atau pesawat sudah On Board.
16. Setelah paket sudah diberangkatkan dan dinyatakan sudah aman lalu lakukan proses STO
Catatan
Proses E-Cargo dilakukan untuk Booking Flight
Proses Truck Booking dilakukan untuk Booking Truck
UPDATE TRUCK
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER KONSOLIDATOR
Proses Truck
1. Melakukan update Truck (Outgoing
ProcessTruck Booking)
2. Lalu Klik New Truck Booking
UPDATE STO
PROSES INI DILAKUKAN OLEH USER KONSOLIDATOR
Proses STO
1. Melakukan update STO (Outgoing ProcessSTO-Station Transit Out)
2. Lalu Search dan pilih SMU yang akan di STO, lalu klik proceed To GTI GTO
SEND PRE-ALERT
PROSES INI DILAKUKAN OLEH KONSOLIDATOR
SEND PRE-ALERT
Fungsi dari Pre-Alert adalah untuk informasi pengiriman outgoing ke Lion Cargo (FF Origin, FF
Transit, & FF Destination), Lion Parcel Pusat (CGK Incoming), dan Konsolidator (Destination)