Anda di halaman 1dari 21

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

MELALUI PENDIDIKAN
KKN 2021
NYOMAN SUJAYA
 PENDAHULUAN
 ISTILAH-ISTILAH
 TUJUAN DAN MANFAAT
 PRINSIP-PRINSIP PEMBERDAYAAN
 PROGRAM
 PENUTUP
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Pada tahun 1971 oleh Direktur Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan Indonesia menetapkan tiga universitas yaitu Universitas Andalas
 di bagian barat, Universitas Gadjah Mada di bagian tengah, dan Universitas
Hasanuddin di bagian timur, sebagai perintis proyek kegiatan pengabdian
kepada masyarakat. Proyek perintis ini dikenal dengan nama Pengabdian
Mahasiswa kepada Masyarakat.
 Pada tahun 1972, Direktur Pendidikan Tinggi meminta 13 Universitas di 13
provinsi untuk melaksanakan proyek perintis kuliah kerja nyata pada tahun
ajaran 1973-1974. Universitas Gadjah Mada bertindak sebagai universitas
pembina, sedangkan dua belas universitas lainnya termasuk kategori
universitas madya, keduabelas universitas tersebut adalah: Universitas
Syiah Kuala, Universitas Sumatra Utara, Universitas Andalas, Universitas
Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas
Brawijaya, Universitas Udayana, Universitas Lambung Mangkurat,
Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas
Pattimura.
 Program yang dilaksanakan tiap perguruan tinggi berbeda-beda bergantung
pada disiplin ilmu yang terkait serta kebutuhan masyarakat dari daerah
yang dituju sebagai tempat pelaksanaan KKN. Program yang dibuat dapat
terbagi menjadi program umum seperti peringatan hari besar,
pemberdayaan masyarakat, dan program khusus yang terkait tema besar
suatu tim KKN. Beberapa tema khusus KKN antara lain seperti
pendidikan, pariwisata, sumber daya alam, dan peduli bencana. KKN peduli
bencana merupakan salah satu bentuk tanggapan dari kalangan perguruan
tinggi terhadap bencana yang sedang terjadi, tema yang diangkat seperti
kebencanaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
 Terkait dengan pandemi COVID-19, program KKN dilaksanakan dari
tempat tinggal masing-masing mahasiswa. Hal yang dikerjakan oleh peserta
berhubungan dengan cara melakukan penguatan atas kesadaran dan
kepedulian terhadap pandemi. 
 Pelaksanaan kegiatan KKN-DR berlangsung satu hingga dua bulan di
tempat peserta KKN berada. KKN-DR ini bersifat individual, dikoordinir
oleh Ketua Kelompok Peserta (KKP) KKN, dan dibimbing oleh Dosen
Pembimbing Lapangan (DP KKN-DR) melalui daring.
 Pemberdayaan tidak hanya pada sisi peningkatan ekonomi, wilayah, atau
paham dari politik, tetapi justru dimulai dari tindakan mikro yaitu dari
proses pembelajaran  pemberdayaan masyarakat melalui Pendidikan 
sangat penting.
 Terkait dengan Covid-19  perlu diwaspadai
 Pertambahan kasus hari ini :TERKONFIRMASI sebanyak 227 orang (180
orang melalui Transmisi Lokal, 45 PPDN dan 2 PPLN)SEMBUH sebanyak
279 orang, dan 8 orang Meninggal Dunia. Jumlah kasus secara kumulatif
:TERKONFIRMASI 37.304 orang,SEMBUH 34.810 orang (93,31%), dan
Meninggal Dunia 1.041 orang (2,79%).Kasus Aktif per hari ini menjadi
1.453 orang (3,90%)....
 Artinya kita harus hati-hati jangan sampai kita membuat penguatan malah
hasilnya boomerang.
 Kenapa harus Mahasiswa?
Karena salah satu tujuan pokok Kuliah Kerja Nyata adalah supaya
mahasiswa belajar dari pengalaman menjadi problem solver, maka kegiatan
desa direncanakan dan dilaksanakan oleh mahasiswa  mendapat
bimbingan dan sokongan moril dari Tim Pelaksana KKN, Dosen Pembimbing
Lapangan, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, dan
Dinas/Instansi.
Mahasiswa diberikan kesempatan merasakn tantangan masalah
pembngunan desa secara menyeluruh dan belajar berpikir interdisipliner
dan lintas sektoral  kegiatan mahasiswa tidak terbatas pada bidang ilmunya,
mahasiswa bebas untuk memecahkan semua problem yang dihadapi desa.
ISTILAH-ISTILAH
Pemberdayaan:
Pemberdayaan artinya membuat sesuatu menjadi berdaya atau
mempunyai daya atau mempunyai kekuatan. 
Pemberdayaan dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari
empowerment dalam bahasa Inggris. ‘Togive power of authority to’,
yang berarti member kecakapan atau kemampuan’.
Pemberdayaan masyarakat adalah proses mengembangkan
kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan cara
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guna memperbaiki
situasi dan kondisi keuangan diri sendiri.
 Pendidikan
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia karena
dengan berpendidikan terciptalah manusia yang berkualitas,
berintelektual dan terhindar dari kebodohan. ... Merasa rugi
karena pendidikan memerlukan biaya. Tidak ada waktu untuk
menjalani pendidikan. Lebih baik bekerja, karena berkerja menghasilkan
uang
Dengan berpendidikan tercipta manusia yang berkualitas, berintelektual dan
terhindar dari kebodohan. Negara juga telah mengatur Hak setiap warga
negara Indonesia untuk mendapatkan pendidikan sebagai sarana untuk
meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidupnya.
Pendidikan formal
Pendikan Formal yaitu pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri
atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan
pendidikan tinggi.

Pendidikan nonformal
Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang
dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang

Pendidikan informal
Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang
berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil pendidikan informal diakui sama
dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai
dengan standar nasional Pendidikan
 Tujuan KKN
 Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa.
 Menerapkan IPTEKS secara team work dan interdispliner.
 Menanamkan nilai kepribadian: a) Keuletan, etos kerja dan tangung
jawab; b) Kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan.
 Menanamkan jiwa peneliti sejak dini: a) Eksploratif dan analisik, b)
Mendorong learning community dan learning society.
 Kontribusi nasional melalui aktivitas yang bisa memecahkan
permasalahan di tengah masyarakat
 Sebagai sarana tidak langsung dalam promosi dan branding institusi
 Manfaat KKN
 Mahasiswa: pengalaman, pendewasaan pola pikir, pembentukan sikap
dan kepedulian, peningkatan keterampilan mahasiswa, sebagai innovator,
motivator dan problem solver, sebagai kader pembangunan.
 Masyarakat (mitra/instansi): bantuan pemikiran, peningkatan
kemampuan dalam memecahkan masalah, pembaruan dalam
pemberdayaan daerah, pemvbentukan kader pemberdayaan
 Perguruan Tinggi: pengembangan ilmu lebih terarah (penyesuaian
kurikulum), peningkatan kerjasama, pengembangan IPTEKS dalam
penyelesaian masalah.
PRINSIP-PRINSIP PEMBERDAYAAN
Penyadaran: dibangunkan kesadarannya bahwa mereka (masyarakat) tidak memiliki
sikap ketergantungan kepada siapapun, mereka memiliki masa depan yang cerah untuk
hidup lebih baik dan sejahtera.
Pendidikan dan pelatihan: bukan hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga
keterampilan-keterampilan bertani, rumah tangga, industry dan yang lainnya.
Pengorganisasian dan konstrusi: masyarakat harus diorganisir dan dikonstruksi agar
mereka memijliki kekuatan dan keterampilan
Pengembangan kekuatan dan inovasi: diyakinkan bahwa mereka memiliki kemampuan
dan keterampilan.
Pendinamikaan: masyarakat itu sendiri yang membuat dan melaksanakan programnya
Pendidikan nonformal: Pendidikan di luar formal
Program yang dilakukan
 Program yang dilaksanakan tiap perguruan tinggi berbeda-beda bergantung
pada disiplin ilmu yang terkait serta kebutuhan masyarakat setempat
 Program yang dibuat dapat terbagi menjadi program umum (seperti
peringatan hari besar, pemberdayaan masyarakat), dan program khusus
yang terkait dengan tema KKN (antara lain pendidikan,
pariwisata sumberdaya alam, dan peduli bencana)
 Terkait dengan pandemi covid 19, program yang dilakukan harus
menyesuaikan.
 PEMBERDAYAAN MASYARKAT MELALUI PENDIDIKAN
 Pendidikan apa?
 Pesertanya siapa saja?
 Siapa yang melakukannya?
 Bagaimana caranya?
 Berapa durasi waktu yang diberikan
 Sistem evaluasinya seperti apa?
 Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah
sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang
mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan
penilaian moral. [butuh rujukan] Etika mencakup analisis dan penerapan
konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. [butuh
rujukan] (https://id.wikipedia.org/wiki/Etika) • Etika pergaulan atau tata
krama pergaulan adalah kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam
lingkungan pergaulan antar manusia di masyarakat setempat . (UGM,AC.
ID)
 Menurut Magnis Suseno ( 1991: 13) ada tiga norma umum tingkah laku manusia, 1)
NORMA SOPAN SANTUN Norma sopan santun berlakunya bersifat lokal
kedaerahan dan mudah berubah. Pada masa lalu tingkah laku tertentu masih
dianggap tidak sopan, tetapi pada akhir-akhir ini sudah dianggap sopan. Contoh
konkritnya pesta berdiri (standing party). Dahulu, di beberapa kota ketika kita
makan berdiri dianggap tidak atau kurang sopan, tetapi akhir-akhir ini di kota–kota
besar hal itu sudah dianggap sopan 2) NORMA HUKUM Norma hukum adalah
norma yang berlaku di suatu negara untuk mengatur masalah perdata atau pidana.
Antara negara yang satu dengan negara yang lain, norma hukumnya sudah berbeda.
Jadi, tingkat keberlakuannya lebih luas dibandingkan dengan norma sopan santun 3)
NORMA MORAL. Norma moral adalah norma yang tingkat keberlakuannya
bersifat universal, sudah lintas bangsa dan negara. Contohnya: penganiayaan
terhadap anak, di mana pun pasti dianggap tindakan yang tidak bermoral.
 PRINSIP PERGAULAN DI LOKASI
1. RUKUN Prinsip rukun atau kerukunan bertujuan mempertahankan masyarakat dalam
keadaan yang harmonis, semua pihak berada dalam keadaan damai satu sama lain, suka
bekerja sama, saling menerima, dalam suasana tenang dan sepakat
2. HORMAT Prinsip yang menyatakan bahwa setiap orang dalam setiap berbicara dan
membawa diri harus selalu menunjukan sikap hormat terhadap orang lain, sesuai dengan
derajat dan kedudukannya
3. MORAL/KESUSILAAN Moral atau kesusilaan dalam pergaulan sosial merupakan
pencerminan nilai budi pekerti atau insan kamil, atau hati nurani orang yang bersangkutan.
4. KEINDAHAN/KESERASIAN Dalam pergaulan sosial juga dituntut untuk bersikap indah
dan serasi, yang meliputi pergaulan, penampilan, kebersamaan dalam hidup bermasyarakat
TERIMA KASIH

OM, SANTIH, SANTIH, SANTIH, OM