Anda di halaman 1dari 23

Bab 3

Perekayasaan
Pelaporan
Keuangan

Kadek Setyawati 1833122036

Ni Luh Esa Intan Pratiwi 1833122053


Pelaporan Keuangan

Pelaporan keuangan adalah


struktur dan proses akuntansi yang
menggambarkan bagaimana
informasi keuangan disediakan dan
dilaporkan untuk mencapai tujuan
ekonomik dan sosial negara.
Dalam pelaporan keuangan, pengendalian secara automatis
dicapai dengan ditetapkannya suatu pedoman pelaporan
keuangan yaitu prinsip akuntansi berterima umum/PABU
termasuk di dalamnya standar akuntansi.

Prinsip akuntansi berterima umum (PABU), terutama standar


akuntansi, menentukan bentuk, isi, dan susunan statemen
keuangan.

Pedoman resmi yang membentuk PABU ditetapkan dengan cara


saksama (due process).
Perekayasaan Pelaporan Keuangan

Proses pemikiran logis dan objektif untuk


membangun suatu struktur dan mekanisma
pelaporan keuangan dalam suatu negara untuk
menunjang pencapaian tujuan negara.

Perekayasaan melibatkan pemilihan dan


pertimbangan ideologi, teori, konsep dasar, dan
teknologi yang tersedia secara praktis dan
teoretis dengan mempertimbangkan faktor
lingkungan negara.
Tujuan ekonomik dan sosial negara

Tujuan pelaporan keuangan

Proses
Perekasayaan Proses pertimbangan

Rerangka konseptual

Media pelaporan Statemen Keuangan

Informasi akuntansi
Hasil Perekayasaan

Didokumentasi dalam bentuk


Rerangka Konseptual (Concpetual
Framework) yang dapat dianalogi
fungsinya dengan Konstitusi.
Langkah-Langkah Perekayasaan
1. Penentuan konsep dasar atau postulat
2. Penetapan tujuan pelaporan
3. Pengidentifikasian pihak yang dituju oleh pelaporan
4. Pemilihan dan penentuan informasi yang diperlukan
5. Penentuan cara menyampaikan informasi
6. Pengidentifikasian kendala-kendala pelaporan
7. Penyusunan dokumen resmi dalam bentuk pernyataan konsep
8. Penetapan standar akuntansi dan perancangan sistem
akuntansi dalam rangka penerapan standar
Siapa Merekayasa?

• Orang/badan yang dianggap ahli di bidang akuntansi

• Orang/badan yang mempunyai kekuasaan untuk


menentukan peraturan pada tingkat nasional

• Tim yang khusus dibentuk untuk itu, misalnya :


Secutity and Exchange Commission (SEC)
Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)
Organisasi profesi atau unit/dinas kepemerintahan
Aliran fisik

Aspek Semantik Penyimbolan elemen


Kas
dalam Mesin
Perekayasaan Bahan baku
Utang
Produk
Tenaga
kerja
Pengukuran elemen
untuk data dasar
kos
kos
kos kos
kos
kos

Sistem informasi
Rp750.000 04/28/21
Rp1.500.000 Rp3.500.000 Rp7.500.000
Rp2.500.000
Rp1.750.000
Proses Saksama

1. Evaluasi masalah
2. Riset dan analisis
3. Diskusi dan penyusunan memorandum diskusi (MD)
4. Dengan pendapat terhadap MD
5. Diskusi dan pertimbangan tehadap dengar pendapat
6. Penerbitan draf pernyataan/DP (exposure draft)
7. Analisis dan pertimbangan atas tanggapan DP
8. Kepeutusan untuk menerbitkan pernyataan
9. Pengesahan/penerbitan secara resmi pernyataan
Informasi Semantik Akuntansi

Objek/elemen

Objek/elemen
kos

kos
hubungan

kos
Objek/elemen

Ukuran (size) dan hubungan


(relationship) antarobjek akuntansi (cost
objects).
Rerangka Konseptual (FASB)

Pengertian
Beberapa tujuan dan hal mendasar yang
saling berkaitan yang membentuk suatu
sistem/rerangka terpadu yang dapat
menghasilkan standar akuntansi yang
konsisten dan yang menetapkan sifat, fungsi,
dan keterbatasan pelaporan keuangan dan
statemen keuangan.
Rerangka Konseptual (FASB)

Sasaran
Melayani kepentingan publik dengan
menjediakan struktur dan haluan pelaporan
akuntansi dan keuangan untuk memfasilitasi
penyediaan informasi keuangan dan yang
berkaitan secara objektif yang bermanfaat dalam
membantu bekerjanya pasar modal dan lainnya
secara efisien dalam rangka alokasi sumber
ekonomik (langka) dalam perekonomian
masyarakat (negara).
Rerangka Konseptual (FASB)

Manfaat atau fungsi


1. Pedoman bagi penyusun standar
2. Acuan pemecahan masalah praktik akuntansi
3. Batas pertimbangan penyusunan statemen
keuangan
4. Pendidikan dalam pemahaman dan peningkatan
keyakian
5. Peningkatan keterbandingan antarperusahaan
Rerangka Konseptual (FASB)

Komponen Konsep

1. Tujuan pelaporan keuangan


2. Kriteria kualitas informasi
3. Elemen-elemen statemen keuangan
4. Pengukuran dan pengakuan
Tujuan pelaporan keuangan
Rerangka
Konseptual sebagai
Sistem Terpadu Kriteria kualitas informasi
(coherent system)

Pengukuran dan pengakuan

Tidak Memenuhi Tidak


kriteria?
Ya
nonfinansial Elemen-elemen finansial
statemen keuangan

Informasi Lain-lain
Media
Informasi
Pelaporan Statemen Keuangan
Pelengkap
Lainnya
Catatan atas statemen keuangan
Aspek Kependidikan RK

RK FASB lebih unggul untuk tujuan pendidikan daripada


RK IASC.

Alasan:
1. RK FASB menyertakan Basis for Conclusion atau
Background Information yang berisi deskripsi, argumen, dan
penalaran yang rinci untuk setiap konsep yang dipilih.
2. RK FASB mendeskripsi faktor lingkungan yang menjadi
basis pengembangannya sehingga cukup tepat sebagai model
atau teknologi yang dapat dicontoh.
Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU)

• Rerangka konseptual harus dijabarkan dalam bentuk standar akuntansi


(accounting standards) sebagai pedoman operasional pelaporan di
tingkat perusahaan.
• Diperlukan rerangka pedoman lebih dari sekadar standar akuntansi
untuk menentukan kewajaran penyajian statemen keuangan.
• PABU merupakan rerangka pedoman (a framework of guidelines)
membatasi sumber-sumber prinsip akuntansi yang layak dianut
berdasarkan keautoritatifannya.
Kaitan antara Standar Akuntansi, Prinsip Akuntansi,
dan PABU

Prinsip-prinsip akuntansi Ketentuan/praktik yang tidak


(accounting principles): diatur dalam standar
semua konsep, ketentuan, prosedur, akuntansi termasuk:
metoda, teknik, yang tersedia secara peraturan pemerintah atau badan lain,
teoretis atau praktis . kebiasaan, dan konvensi.

Dipilih oleh badan penyusun standar Dipilih oleh penyaji statemen keuangan

Standar akuntansi Praktik-praktik sehat


(accounting standards) (sound practices)

Prinsip Akuntansi Berterima Umum terutama Standar Akuntansi


04/28/21
PABU menetapkan pedoman
untuk memperlakukan suatu
objek yang harus dilaporkan

• Pengertian/definisi
• Pengukuran/penilaian
• Pengakuan
• Penyajian dan pengungkapan
Struktur Akuntansi
Untuk praktik akuntansi dalam suatu negara, struktur
menggambarkan pihak-pihak dan sarana-sarana yang terlibat
dalam dan terpengaruh oleh perekayasaan informasi keuangan
dan saling-hubungan antara berbagai pihak dan sarana tersebut.
Sarana-sarana yang membentuk struktur akuntansi meliputi
peraturan pemerintah , standar akuntansi, laporan keuangan, dan
konveksi pelaporan.

Manfaat
1. Acuan dalam penyusunan kurikulum program studi atau
program pendidikan akuntansi.
2. Acuan dalam pemilihan bidang profesi yang memerlukan
akuntansi sebagai pengetahuan prasyarat.
3. Menunjukkan kedudukan auditor independen dalam
kaitannya dengan tanggung jawab manajemen untuk
menyusun statemen keuangan.
Struktur Akuntansi
Proses Perekayasaan
Pelaporan

Rerangka Konseptual

Prinsip Akuntansi Berterima Umum terutama Standar Akuntansi

menyusun dan menyajikan Mengaudit apakah laporan Menganalisis dan menginter-


sesuai dengan keuangan menyajikan secara pretasi sesuai dengan
wajar sesuai dengan

Sistem Auditor Investor


Informasi
StaPBU
Independen Kreditor
Akuntansi Pemerintah
Laporan
Auditor Pelanggan
Masyarakat
Manajemen Statemen umum
Keuangan

Kesamaan interpretasi terhadap pesan


Tujuan pelaporan keuangan tercapai
TERIMA KASIH