0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
663 tayangan13 halaman

TV LCD

Diunggah oleh

Diah Hariyati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
663 tayangan13 halaman

TV LCD

Diunggah oleh

Diah Hariyati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TV LCD

TEKNIK TELEVISI DAN DISPLAY


Dosen Pengampu:
Yasdinul Huda ,S.Pd.,M.T

OLEH:

KELOMPOK 3
AZURA RAMA WULANDARI (20065022)
DIAH HARYATI (20065003)
ERLANGGA PUTRA CANIAGO (20065024)
A. Pengertian
Liquid Crystal Display (LCD) merupakan Sebuah teknologi layar digital yang menghasilkan citra pada sebuah
permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar pada kristal cair dan filter berwarna, yang mempunyai
struktur molekul polar, diapit antara dua elektroda yang transparan. Bila medan listrik diberikan, molekul
menyesuaikan posisinya pada medan, membentuk susunan kristalin yang mempolarisasi cahaya yang
melaluinya.

Teknologi yang ditemukan semenjak tahun 1888 ini, merupakan pengolahan kristal cair merupakan cairan
kimia, dimana molekul-molekulnya dapat diatur sedemikian rupa bila diberi medan elektrik--seperti
molekul-molekul metal bila diberi medan magnet. Bila diatur dengan benar, sinar dapat melewati kristal
cair tersebut. Dibawah ini adalah gambar LCD:
B. Cara Kerja

Cara kerja TV memang berbeda - beda sesuai dengan jenisnya. Berikut ini adalah penjelasan tentang cara
kerja TV LCD :

1. Setiap piksel terdiri dari kolom molekul kristal cair yang tergantung diantara dua elektroda transparan
dan dua filter polarisasi. Sumbu dari filter polarisasi berbentuk tegak lurus satu sama lain. Tanpa kristal cair
diantara jedua filter polarisasi tersebut, maka sinar yang melewati satu filter polarisasi akan diblokir /
ditahan oleh filter polarisasi yang lain. Kristal cair akan bergerak memuta sehingga memungkinkan
polarisasi yang satu bisa menerima dan dilewati cahaya.

2. Kristal cair mengandung molekul-molekul yang bermuatan listrik dimana muatan - muatan listrik tersebut
akan mengenai elektroda transparan melewati setiap piksel ataupun sub piksel dimana molekul-molekul
tersebut akan digerakkan berputar oleh energi elektrostatik. Gerakan ini akan menyebabkan cahaya
bergerak melewati molekul sehingga akan terjadi penerusan ataupun penahanan cahaya unuk melewati
filter polarisasi. Sebelum memiliki muatan listrik, molekul cair akan tetap diam. Setelah menerima beban
muatan listrik, maka molekul kristal cair akan menyesuaikan diri dalam sebuah struktur yang heliks.
3. Pada beberapa jenis TV LCD, elektroda dapat memiliki permukaan kimia yang mengandung kristal
bening sehingga pada saat dibutuhkan kristal bening ini akan mengkristal di bagian sudut-sudut
tertentuu. Sinar yang telah melewati satu filter akan diputar melewati kristal cair sehingga bisa lolos
melewati filter yang kedua. Sejumlah kecil cahaya yang diserap oleh filter polarisasi akan diperbanyak
jumlahnya secara transparan.

4. Ketika elektroda diberi muatan listrik, maka molekul-molekul kristal cair akan menyesuaikan dengan
medan listrik sehingga membatasi rotasi masuknya cayaha. Dengan mengontrol rotasi kristal cair pada
setiap piksel, maka cahaya bisa diteruskan dalam jumlah yang bervariasi untuk meghasilkan gambar pada
layar LCD yang bening.
C. Blok Diagram

Blok diagram dari Televisi LCD dapat disederhanakan


sesuai panel- panel blok yang ada pada Televisi
tersebut, diantara adalah blok panel Tuner, Power
Suplay, Mikro Komputer (Main Board), Mixer, Inverter,
dan Panel Kontrol. Input HDMI dan input USB
terhubung ke panel Main Board sedangkan input yang
lain seperti input AV, Component, RS 232C, RGB input
dan Antena input terhubung ke blok Tuner. Untuk lebih
jelas perhatikan gambar berikut:

Gambar. Kedudukan modul televisi LCD


1. Tuner

Tuner berfungsi menerima sinyal RF dari Antena


serta mengolah sinyal RF menjadi sinyal video pada
Blok ini sinyal input dari RGB, component serta RS
232C juga dapat dicampur untuk dapat di tampilkan.

2. Power Supply
Gambar. Rangkaian Tuner
Blok Power Supply berfungsi mensuplay tegangan
kerja semua blok yang ada, Tuner, Main Board,
Inverter, Mixer, dan Panel Control. Tegangan AC yang
masuk lewat panel diubah menjadi tegangan DC
dengan pariasi tegangan sesuai kebutuhan blok
mulai dari tegangan rendah sampai DC tegangan
tinggi yang mengarah ke inverter.

Gambar. Rangkaian Power Supply


3. Inverter adalah blok rangkaian yang berfungsi
sebagai penghasil tegangan tinggi yang berguna
untuk memberikan tegangan pada lampu neon
yang ada pada panel LCD. Tegangan DC 24 volt
dinaikkan dan dirubah menjadi AC tegangan tinggi
untuk dapat menghidupkan neon.

4. Mixer, pengolahan gambar dalam proses


Gambar. Inverter pada LCD scanning dilakukan oleh Mixer. Sinyal gambar yang
berasal dari main board oleh mixer dilakukan
proses scanning dalam dua bagian gambar kiri dan
kanan, apabila salah satu kabel soket kita lepas
gambar hanya muncul separuh dan separuh lagi
raster putih. Kalau kabel output mixer dilepas
keduanya, artinya sinyal video tidak ada maka pada
layar nampak raster putih semua.

Gambar. Mixer pada TV LCD


5. Blok Main Board, terhubung ke blok Tuner, mixer,
control panel dan loud speaker. Pada blok
Mainboard ini juga sinyal audio juga diolah sampai
menjadi audio yang dapat diumpankan ke Loud
speaker, dengan artian power amplifier sudah
langsung pada blok ini. Keluaran IF video dari tuner
diolah menjadi sinyal video yang diumpankan ke
blok Mixer untuk proses scanning.

6. Control panel, terdiri dari dua bagian, panel


control untuk pengaturan manual dan panel sensor
dari Remote. Panel control manual adalah
merupakan kumpulan switch push button yang kita
tekan saat mengatur Program (menaikkan chanel
satu tingkat atau menurunkan chanel satu tingkat),
mengatur Volume (Up atau Down), tombol
mengatur menu, OK, serta tombol pemilih Input.
Gambar. Blok Mainboard & Control Panel
D. Troubleshooting TV LCD

01 02 03
LCD layar nyala blank LCD layar putih polos LCD nyala beberapa
putih polos tanpa osd detik terus mati protek

04 05
LED LCD layar nyala Kerusakan panel LCD
sesaat terus gelap model-model baru
Pertanyaan dari Norman:
1. Apa penyebab dan cara mengatasi Troubelshooting LCD bergaris Vertikal dan Horisontal?

• Penyebab terjadinya

Penyebab layar TV bergaris vertikal & horizontal yang paling umum terjadi adalah kerusakan panel LCD
atau kabel yang kendor. Penyebab lain bisa jadi adalah penumpukan kotoran dibagian belakang TV Anda.
Di lain waktu, ini adalah masalah perangkat lunak atau file yang rusak. Penerimaan antena yang buruk
juga dimungkinkan. Terakhir, mungkin karena papan T-con yang gagal.

• Cara mengatasi

Dengan semua kemungkinan penyebab layar TV bergaris vertikal & horizontal yang terjadi, terdapat
beberapa langkah yang bisa diikuti untuk memperbaiki layar TV yang mengalami kerusakan berupa
munculnya garis horizontal.

1. Uji berbagai kabel dan perangkat eksternal

Jika garis vertikal & horizontal pada layar TV anda disebabkan oleh kabel yang longgar atau rusak.

2. Beralih di antara input TV yang berbeda

Semua TV pintar saat ini memiliki beberapa port di panel belakang atau sampingnya. Dan sebagai
hasilnya, setiap port juga sesuai dengan input TV tertentu.
3. Atur ulang TV anda ke pengaturan default

Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan hard reset. Hard reset adalah pengaturan yang dimiliki
semua TV yang dimaksudkan untuk menghapus semua masalah perangkat lunak di TV anda.

4. Hubungi teknisi profesional

Ketika hard reset gagal, solusi yang jelas dapat dilakukan adalah menghubungi teknisi yang profesional.
TV anda memiliki komponen perangkat keras yang rusak dan memerlukan diagnosis profesional.

Pertanyaan dari Aldi:

2. Jika LCD mengalami kerusakan apakah bisa diperbaiki atau tidak, kalau bisa bagaimana caranya?

Kerusakan pada televisi sering terjadi karena terlalu berlebihan dalam penggunaannya, salah satu contoh
kerusakan yang terjadi pada TV LCD yaitu layar tidak bisa menampilkan gambar atau blank putih. Untuk
permasalahan atau kerusakaan pada hal tersebut bisa diperbaiki, berikut adalah langkah-langkahnya:

• Cobalah periksa terlebih dahulu bagian kapasitor elektrolit PSU dan jalur koneksi pada PSU.

• Lakukan pemeriksaan pada sakering pico yang ada dibagian papan controller. Apabila pada sekering
menunjukan nilai ohm yang tinggi maka lakukan penggantian.
• Cek kabel NVDS yang menghubungkan mainboard menuju papan controller.

• Periksa patrian timah pada socket atau koneksi kabel, sering kali ini masalahnya dikarenakan
timahnya lepas.

• Lakukan resset kabel ribbon dari controller board menuju ke driver board.

• Lakukan pemeriksaan pada komponen lain yang berhubungan dengan papan controller terutaa pada
papan controller itu sendriri.

Pertanyaan dari Rian:

3. Bagaimana prinsip kerja polarizer pada TV LCD?

Semua panel kristal cair memiliki dua piring polarisasi, salah satunya adalah polarizer. Polarizer memainkan
peran saklar optik, layar kristal cair harus bergantung pada cahaya terpolarisasi yang dapat dicitrakan.
Modul backlight bertanggung jawab untuk menyediakan sumber dasar yang paling untuk pencitraan layar
LCD, tetapi mengirimkan arah cahaya tidak konsisten, radial, jika cahaya ini dengan membalik molekul
kristal cair, kita lihat di layar adalah bagian dari putih, atau warna berwarna cerah block.

Polarizer lebih rendah bertanggung jawab atas arah cahaya ke dalam spesifikasi seragam dan kemudian
dikirim ke lapisan kristal cair. Molekul-molekul kristal cair terbalik di bawah kendali TFT untuk mengontrol
arah cahaya akan merata diterangi, dan dengan demikian berubah menjadi belakang intensitas cahaya
satuan pixel.
LCD itu sendiri tidak memiliki warna, sehingga warna untuk menghasilkan berbagai arah cahaya colors.
Setelah torsi awalnya konsisten dari lapisan kristal cair dan kemudian menjadi tidak arah, jadi jika anda
tidak suka cahaya menyebar lagi biasa, lihat di depan layar masih putih, adalah torsi kristal cair cahaya
tidak tercermin, jadi ini harus dalam cahaya menyebar yang rapi, penggunaan sepotong dan polarizer
yang lebih rendah polarisasi arah orthogonal polarizer oleh cahaya kristal cair retorsi defleksi, sudut
yang berbeda dari cahaya melalui kecerahan pada pelat polarisasi berbeda, sehingga kita dapat melihat
di layar dapat berganti-ganti dengan gambar, karena cahaya dibelokkan oleh filter warna cahaya warna,
sehingga kita dapat melihat gambar di depan layar.

Pertanyaan dari Ghina:

4. Cara pencegahan agar tidak terjadinya Troubleshooting pada TV LCD?

Pada dasarnya TV LCD mempunyai beberapa keunggulan yang jauh berbeda dari model TV sebelumnya.
Diantaranya kualitas gambar yang lebih baik, model dan sirkuit didalamnya pun lebih simple serta daya
yang dibutuhkan tidaklah sebesar TV sebelumnya, yang mana boros listrik, dan masih banyak lagi
keunggulannya. Berdasarkan hal tersebut, seringkali kita mengabaikan cara penggunaan yang semestinya
diperhatikan.

Kerusakan bisa terjadi kapan saja apa bila kita terlalu berlebihan dalam menggunakannya, terlebih lagi
untuk barang elektronik yang mana terkesan sensitife. Cara pencegahannya tentu kita harus tau batas
dalam penggunaannya, pada khasus keruskaan TV LCD itu sendiri memiliki solusinya, selagi mengetahui
penyebabnya dan seberapa parah kerusakaannya.

Anda mungkin juga menyukai