MODUL 4
KONSEP DASAR SEJARAH
Kegiatan Belajar 1
Penjajahan Indonesia dan Akibatnya
A. Latar Belakang Timbulnya Penjajahan
di Indonesia
1. FAKTOR EKSTERN 2. FAKTOR INTERN
• Kondisi yang terjadi di Eropa sehingga • Kondisi yang terjadi di Indonesia
memungkinkan terjadinya penjajahan karena kebaikan yg
di Indonesia , yg tidak lepas dari
masuknya Bangsa Barat ke Asia
dimanfaatkan bangsa lain untuk
Tenggara pada abad ke-16 yg secara monopoli, rempah-rempah yang
bertahap membawa Bangsa Indonesia ingin dikuasai bangsa asing, dan
ke lingkup perdagangan Internasional belum adanya persatuan dan
dan bersamaan dengan itu pula secara kesatuan antara satu kerajaan
tahap demi setahap kekuasaan asing
mulai masuk ke tanah air kita.
dengan kerajaan yang lain.
1. FAKTOR EKSTERN
Faktor penyebap mengapa Bangsa Eropa datang ke
Indonesia adalah:
• Berkembangnya keyakinan bahwa dunia tidak datar
• Berlangsungnya zaman Renaissance di Eropa
• Berkembangnya kekuasaan Islam di daerah Afrika Utara dan Pantai timur Laut Tengah
• Semangat Reconquesta atau perang salib
• Ambisi untuk mencari daerah baru dalam mengemban tugas mencari kekayaan, kejayaan, dan
penyebaran negara Nasrani.
• Adanya perjanjian Tordessilas ( 7 Juni 1494 ) :
Perjanjian terjadi akibat Paus Alexander VI di Roma.
Isi perjanjian bahwa garis batas kekuasaan Spanyol dan Portugis ialah garis meridian yang melalui sebuah
titik berjarak 370mil di sebelah Barat Kepulauan Tanjung Verde.
Dampak dari isi perjanjian yaitu timbulnya imperialisme dan kolonialisme Barat di seluruh dunia, portugis
berhasil menguasai pusat perdagangan, Spanyol menguasai Amerika latin, Hawai, da Filipina.
2. FAKTOR INTERN
• Faktor Intern adalah Kondisi yang memungkinkan Bangsa Asing Menjajah
Indonesia
• Kontak hubungan perdagangan, Indonesia yang tidak berperasangka negatif
kepada tamunya yang ingin membeli rempah-rempah, tapi lama kelamaan
kebaikan bangsa Indonesia di manfaatkan untuk dikuasai dengan jalan
mengadu domba selanjutnya minta imbalan hak monopoli.
• Mempunyai dua faktor, yakni positif dan negatif. Positifnya yaitu Indonesia
adalah Negara Penghasil rempah-rempah terbesar, sedangkan negatifnya
yaitu menjadi tujuan saudagar Eropa yang lambat laun ingin menguasai
pusat perdagangan tersebut.
• Belum ada rasa persatuan antar kerjaan , justru mudah terpancing konflik
yang kemudian dimanfaatkan kaum penjajah.
B. Karakteristik Penjajahan Portugis,
Spanyol, Inggris, Belanda dan Jepang
1. Karakteristik Penjajahan Portugis 2. Karakteristik Penjajahan Spanyol
3. 4.
3. Karakteristik Penjajahan Inggris 4. Karakteristik Penjajahan Belanda
5.
5.Karakteristik Penjajahan Jepang
1. Karakteristik Penjajahan Portugis
Salah satu faktor penyebab Portugis mengadakan ekspansi
ke arah Timur disebabkan oleh perjanjian Tordesilas oleh
Paus Alexander VI di Roma. Mula-mula ditemukan Tanjung
Harapan oleh Bartolomeus Diaz kemudian Vasco De Gama
sampai kalikut, India dan Alfonso de Albuquerque sampai di
Malaka. Kenyataan yang ada Portugis berhasil memonopoli
perdagangan ini berarti rakyat harus menjual rempah-
rempahnya ke Portugis dengan harga yang telah ditentukan
oleh Portugis yang cenderung lebih murah, barang siapa
menentang diancam dengan kekerasan senjata.
2. Karakteristik Penjajahan
Spanyol
• Spanyol menjajah Indonesia hanya sementara karena mereka lebih
menfokuskan kekuasaannya di filipina. Sesuai dengan hasil perjanjian
Tordesilas bahwa Spanyol mendapat bagian Wilayah Barat, rombongan kapal
Spanyol bertolak dari Negerinya menuju ke arah Barat di bawah pimpinan
Magelhaen. Magelhaen telah tewas dalam perang dengan penduduk pulau
Cebu ( baca sebu ) di Filipina. Akan tetapi rombongannya meneruskan
perjalanan ke Maluku dan tiba di Tidore tahun 1521.
• Waktu itu Tidore dipimpin oleh Sultan Al-Mansur, rombongan Spanyol ini
disambut baik dan ramah tamah oleh Sultan Tidore. Persahabatan Tidore dan
Spanyol semakin erat , ini berarti persaingan Ternate dan Tidore semakin
meningkat, dibalik itu berlangsung permusuhan Portugis dan Spanyol yang
akhirnya mereka sepakat bahwa Portugis memperoleh Maluku dan Spanyol
memperoleh Filipina.
3. Karakteristik Penjajahan
Inggris
• Pelayaran orang-orang Inggris ke Asia Tenggara pada umunya tertinggal jika
dibandingkan pelayaran orang Portugis. Pelaut-pelaut Inggris Telah mencoba
menempuh jalan melalui laut tengah sampai ke Siria, tapi tidak dapat digunakan untuk
berhuungan dengan hindia dan dunia timur. Pada abad ke XVI Inggris menyadari
bahwa satu-satunya jalan adalah melalui Tanjung Harapan. Pada tahun 1980 F Drake
singgah di ternate, ia melaporkan tentang permintaan Sultan Ternateagar diberi
bantuan melawan Portugis. Pada tahun 1951 satu ekspedisi yang terdiri atas tiga kapal
yg dipimpin George Raymond dan James Lancaster bertolak dari Plymounth menuju ke
India melalui Tanjung Harapan.
• Sejak tahun 1610 hubungan antara Inggris dengan Belanda semakin memburuk,
nampak kekuatan Belanda lebih unggul daripada Belanda sehingga lebih berhak untuk
mendapatkan sistem monopoli perdagangan. Sementara itu perhatian Inggris terbagi
dua, yaitu Indonesia da India.
4. Karakteristik Penjajahan
Belanda
• Motivasi kehadiran Belanda ke Indonesia adalah karena Hak monooli ini merupakan hak kedaulatan yang dimiliki
semata-mata didorong oleh upaya mencari rempah- VOC, sehingga memiliki:
rempah, sehingga awal kedatangan tidak dianggap • Hak membuat perjanjian dengan Raja-raja di kawasan
membahayakan kedudukan penguasa pribumi. Ekspedisi tersebut
pertama tahun 1596 dipimpin oleh Cornelis de Houtman
• Hak untuk menytakan perang dan mengadakan
yg berhasil mendarat di Banten. Untuk mengatasi
perdamaian
persaingan yang tidak sehat antar para pedagang
Belanda dibentuklah VOC ( Vereegnide Oost Indische • Hak membuat senjata dan mendirikan perbentengan
Compagnie ) pada tanggal 20 Mret 1602. • Hak mencetak ulang
• Tujuan dibentuknya VOC adalah mencari keuntungan • Hak mengangkat dan menghentikan para pegawainya
sebesar-besarnya dngan jalan melawan persaingan baik • Hak mengadili perkara
dari dalam dan luar negeri ( Portugis, Spanyol dan
• Hak oktroi ini berlaku untuk jangka waktu 21 th
Inggris ). VOC mendapat bakoktroi dari parlemen
Belanda sehingga VOC memegang hak monopoli
perdagangan antara Tanjung Harapan s/d selat
magelhaen.
5. Karakteristik Penjajahan
Jepang
• Modernisasi Jepang di awali dengan gerakan restorasi meiji atau usaha pemulihan
kekuasaan kepada tenomeiji. Masa kekuasaan meijiteno 1867-1912 merupakan
masa pembaharuan dan kemajuan negeri Jeang yang menakjubkan di berbagai
bidang, sehingga mensejajarkan Jepang dengan bangsa Barat. Jepang memperoleh
kedudukan terkemuka dalam lapangan ilmu pengetahuan, ekonomi, politik dan
kekuasaan. Sasaran ekspansi pertama adalah semenanjung Korea gugusan
kepulauan Riukiu dan Forosa dapat diperoleh setelah mengalahkan China 1895.
Setelah perang dunia 1 adalah tahap permulaan masa generasi baru di Jepang,
salah satu tokoh dan arsitek ekspansi dan imperialisme modern Jepang adalah
Barontanaka yang mengajukan dokumen rahasia kepada kaisar yang berisikan
suatu doktrin bahwa bangsa jepang memikul suatu tugas suci untuk memimpin
Bangsa-bangsa di asia Timur. Doktrin ini disebut pula Ideologi Hakko Ichiu yang
menjadi pedoman pelaksanaan politik imperialisme dan ekspansionisme di wilayah
Asia dan Psifik.
1. Bidang Ekonomi
C. Akibat-akibat dari
2. Bidang Politik
Penjajahan Dalam
dan Ideologi
Berbagai Kehidupan
Bidang Sosial
Budaya
1. Bidang Ekonomi
Penjajahan berakibat memporak-porandakan tatanan
ekonomi Bngsa Indonesia yg semula tersusun rapi
berdasarkan kesepakatan antar penguasa dengan
rakyatnya. Dimana rakyat dengan patuh tanpa ada
unsur paksaan melaksanakan kegiatan ekonomi dan
pihak penguasapun sangat menaruh perhatian besar
terhadap maju mundurnya kegiatan perekonomian
baik yg dilaksanakan di daerah pedalaman maupun
di daerah pesisir. Akibat yg paling nyata adalah
setelah diberlakukannya pelaksanaan tanam paksa,
bagi bangsa Indonesia menimbulkan kemiskiknan,
kesengsaraan, dan kelaparan yg menimpa rakyat
petani. Hal ini disebabkan oleh beban pajak, panen
gagal, kerja rodi dan jalan terus. Demikian pula bagi
petani yg meninggalkan tanahnya mendapat sanksi
dari pemerintah kolonial berupa perampasan tanah
milik yg semakin menyengsarakan petani.
1. Bidang Politik dan Ideologi
Dalam bidang politik dan ideologipun oleh kaum
penjajah diupayakan dibekukan supaya tidak dapat
berkembang. Sebagai contoh, ketika Belanda
berkuasa di Indonesia dg mengijinkan berdirinya
partai politik banyak tuntutan dari partai tersebut
untuk memerdekakan Indonesia baik secara terang-
terangan maupun terselubung atau ada yg dilakukan
dengan jalan kerjasama maupun dengan berdikari.
Melihat kondisi yg dmeikian maka Jepang pada saat
menduduki Indonesia lebih waspada dengan
melarang semua patai politik yang pernah berdiri
dan berkembang di Indonesia pada saat pemeritahan
kolonial Belanda. Sebagai penggantinya didirikan
organisasi yg munculnya berasal dari pemerintah
pendudukan sendiri.
1. Bidang Sosial Budaya
Sektar tahun 1900 golongan fedal, yaitu golongan
raja dan bangsawan pada hakikatnya telah tidak
berdaya dan sekitar tahun 1908 seluruh kerajaan
Indonesia telah sepenuhnya dikuasai dan tunduk
kepada kekuasaan kolonial Belanda. Kaum fedal
telah kehilangan fungsinya sebagai pemimpin dan
penggerak rakyat untuk berjuang. Oleh karena itu
dibeberapa daerah timbul huru hara perlawanan
rakyat yg bersifat lokal menentang pungutan pajak
yg memberatkan dan bentuk pemerasan penindasan.
Pergerakan petani ini kecenderungan bersifat
keagamaan, karena pada umumnya rakyat tani lebih
tertarik dan mudah menerima ajaran yg bersifat
religius.
MODUL 5
Konsep Dasar Geografi
• Terdiri dari Tiga Kegiatan Belajar yakni :
• Kegiatan Belajar 1 : membahas tentang Pengertian dan
Kajian Geografi.
• Kegiatan Belajar 2 : membahas tentang Pendekataan
Materi Geografi.
• Kegiatan Belajar 3 : membahas tentang Kedudukan
Mata Pelajaran Geografi di SD/MI.
Pengertian dan kajian Geografi
A. PENGERTIAN GEOGRAFI Sejarah perkembangan geografi,
objek kajian geografi mengalami
Geografi adalah segala aktivitas perubahan.
dan perbuatan yang berhubungan
dengan peta. 1. Mempelajari nama-nama tempat.
Pandangan lain berpendapat bahwa 2. Seluk beluk yang berkajian dengan
ahli-ahli geografi harus mampu peta.
menulis dan mendeskripsikan hasil 3. Penggambaran atau deskripsi
perjalanan. tempat-tempat yang belum dikenal
Geografi adalah ilmu tentang
wilayah atau tempat. Sesuai dengan tigkat perkembangan
budaya dan teknologi manusia,
1. Geografi sebagai ilmu pengetahuan biofi sik.
Pada akhir abad ke 19 ketika ilmu pengetahuan seperti geologi,
meteorology dan botani sudah mengalami perkembangan yang sangat
pesat sehingga ahli geografi terpengaruh dan tertarik mengikuti metode
disiplin ilmu.
Kelemahan setelah geografi masuk yaitu mampu merumuskan hukum
sebab akibat terhadap gelala dan proses fi sik secara general tetapi tidak
Secara garis besar menurut memasukkan unsur manusia.
Broek (1980 ), Hakikat 2. Geografi sebagai relasi hubungan timbal balik manusia dengan alam.
geografi dapat dikelompokkan Contoh kongkritnya yaitu iklim tropis menghalangi kemajuan
kebudayaan masyarakat setempat, sementara iklim sedang merangsang
menjadi 6 yaitu : perkembangan kebudayaan masyarakat yang mendiaminya.
3. Geografi sebagai ilmu ekologi manusia.
Keanekaragaman dikalangan pengikut paham determinisme
environmentalis mendefi nisikan geografi sebagai studi pegetahuan yang
mempelajari hubungan manusia dengan tempat tinggalnya.
4. Geografi sebagai studi bentang lahan.
Paham ini bertentangan dengan pendapat kaum environmentalis yang
mengatakan bahwa lingkungan alam lebih bersifat pasif dan masyarakat
manusia lebih aktif.
5. Geografi sebagai studi penyebaran gejala dipermukaan bumi.
Geografi dapat didefi nisikan sebagai studi penyebaran/distribusi
gejala dipermukaan bumi yaitu dimana letak suatu benda itu berada,
apakah itu batu-batuan, tumbuh-tumbuhan, rumah, penduduk atau
segala sesuatu yang ada dipermukaan bumi.
6. Geografi sebagai teori keruangan bumi.
Gagasan yang mengumumkan bahwa geografi akan dimasukan dalam
ilmu pengetahuan alam menimbulkan kekhawatiran akan membatasi
cakrwala geografi pada abstraksi ilmu pengetahuan relasi keruangan,
dalam artian akan menghilangkan atau mengabaikan ruang dan waktu
yang merupakan unsur pokok dalam geografi .
B.KAJIAN MATERI GEOGRAFI
KAJIAN MATERI SUATU ILMU KADANG-KADANG DIPLAJRI OLEH
ILMU-ILMU YANG LAIN ( OBYEK MATERI ) CONTONYA SBB :
Antara geografi social dengan sosiologi yaitu mempelajari kelompok
manusia pada suatu tempat.
Antara geomorfologi dengan geografi fisisk yaitu mempelajari
bentuk lahan.
Antara geografi ekonomi dengan ekonomi yang membahas
kebutuhan manusia didalam suatu lokasi tertentu.
:
Objek kajian geografi sangat luas , antara lain ( obkek material )
mencakup aspek fisik, asoek manusia serta aspek hubungan manusia
dengan lingkungan.