Quality Function
Deployment (QFD)
QFD adalah metode untuk menterjemahkan kebutuhan konsumen
ke dalam desain produk. Dikembangkan oleh Dr. Yoji Akao di
Jepang pada tahun 1996.
Metodologi ini berfokus pada pencegahan daripada reaksi dalam
operasi bisnis. Tujuannya untuk mengoptimalkan kualitas produk
dan layanan.
AS
Dr. Hj. Ellysa Nursanti, ST. MT.
Pengertian QFDhttps://www.youtube.com/watch?v=GdAb1lDfBrs
Metode Perancangan Strategi Bisnis Transformasi VOC
Pendekatan terstruktur untuk Elemen penting dalam bisnis Mengubah Voice of Customer
merancang produk dan layanan berkelanjutan yang berorientasi (VOC) menjadi karakteristik
berdasarkan kebutuhan pada kepuasan pelanggan. teknis yang dapat
konsumen yang sebenarnya. diimplementasikan.
Definisi Menurut Para Ahli
Dr. Yoji Akao
Metode untuk mentransformasikan permintaan user
menjadi design quality dalam pengembangan produk.
Lou Cohen
Metode terstruktur untuk menetapkan spesifikasi
berdasarkan kebutuhan konsumen.
Revelle
Penyebaran fungsi-fungsi terkait pengembangan produk
dan layanan berkualitas.
Sejarah QFD
1 1966
Awal pengembangan di Jepang oleh Dr. Yoji Akao sebagai
metode peningkatan kualitas.
2 1970-an
Diimplementasikan oleh Toyota dan perusahaan manufaktur
Jepang lainnya.
3 1980-an
Mulai diadopsi oleh perusahaan Amerika dan Eropa dalam
berbagai industri.
4 2000-an
Berkembang ke berbagai sektor bisnis termasuk jasa dan
teknologi informasi.
Tujuan Utama QFD
Identifikasi Kebutuhan
Mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan dan diinginkan
oleh pelanggan.
Pengembangan Produk
Menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang
sebenarnya.
Analisis Kompetitor
Memahami posisi produk dibandingkan dengan kompetitor di pasar.
Penetapan Tujuan
Menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang terukur.
Manfaat Implementasi QFD
Fokus pada Pelanggan
Memastikan produk yang dikembangkan benar-benar memenuhi kebutuhan pelanggan.
Efisiensi Waktu
Mengurangi waktu pengembangan produk melalui perencanaan yang lebih baik.
Komunikasi Internal
Meningkatkan kolaborasi antar departemen dalam organisasi.
Dokumentasi
Menyediakan dokumentasi proses yang komprehensif untuk referensi masa depan.
Elemen Utama QFD
Matriks Hubungan
Benchmarking
Korelasi antara kebutuhan
Karakteristik Teknis
konsumen dan spesifikasi Perbandingan dengan
Parameter produk yang teknis produk. produk kompetitor untuk
Voice of Customer terukur untuk memenuhi menentukan posisi di
kebutuhan konsumen. pasar. Target Teknis
Kebutuhan dan harapan
konsumen yang Spesifikasi produk yang
dikumpulkan melalui ingin dicapai untuk
berbagai metode memenuhi kebutuhan
penelitian. konsumen.
Teknik Utama QFD
Analisis Prioritas
Menentukan fokus pengembangan berdasarkan kepentingan.
Matriks Hubungan
Memetakan korelasi antara kebutuhan dan karakteristik teknis.
House of Quality
Alat visualisasi utama dalam metodologi QFD.
House of Quality
Bagian Kiri
Berisi daftar kebutuhan konsumen yang telah diidentifikasi.
Sering disebut sebagai "Customer Requirements".
Bagian Atas
Berisi karakteristik teknis atau "Technical Requirements"
yang akan dikembangkan.
Bagian Tengah
Matriks hubungan yang menunjukkan korelasi antara
kebutuhan dan karakteristik teknis.
Bagian Bawah
Berisi target pengembangan dan perbandingan
teknis dengan kompetitor.
Tahapan Implementasi QFD
Identifikasi Kebutuhan
Mengumpulkan dan menganalisis kebutuhan konsumen.
Konversi Kebutuhan
Mentransformasikan kebutuhan menjadi karakteristik teknis.
Penentuan Hubungan
Memetakan korelasi antara kebutuhan dan karakteristik.
Evaluasi Kompetitor
Membandingkan produk dengan kompetitor di pasar.
Penentuan Target
Menetapkan target pengembangan produk.
Pengumpulan Voice of Customer
Survei dan Kuesioner
Mengumpulkan data kuantitatif dari sejumlah besar responden. Efektif untuk mendapatkan tren umum.
Wawancara Mendalam
Diskusi personal untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Mengungkap motivasi dan preferensi tersembunyi.
Focus Group Discussion
Diskusi kelompok kecil untuk mengeksplorasi persepsi dan ekspektasi. Memunculkan ide-ide baru melalui interaksi.
Cara Membuat Matriks QFD
Prioritas Kebutuhan
Identifikasi Kebutuhan
Menentukan tingkat kepentingan
Membuat daftar kebutuhan setiap kebutuhan konsumen.
konsumen yang terorganisir
dengan baik. Evaluasi Teknis
Mengidentifikasi karakteristik
teknis yang relevan dengan
kebutuhan.
Penetapan Target
Menetapkan target Analisis Korelasi
pengembangan berdasarkan hasil
Menentukan hubungan antara
analisis.
kebutuhan dan karakteristik
teknis.
Aplikasi QFD dalam Industri
QFD telah diadopsi oleh berbagai industri. Metodologi ini fleksibel dan dapat disesuaikan untuk pengembangan produk manufaktur,
jasa, software, dan optimasi proses bisnis.
Keunggulan QFD
60% 40%
Pengurangan Waktu Penurunan Biaya
Rata-rata pengurangan waktu Efisiensi biaya pengembangan
pengembangan produk baru. produk dan proses.
75%
Peningkatan Kualitas
Peningkatan rata-rata dalam
kepuasan pelanggan.
Tantangan Implementasi QFD
Tantangan Dampak Solusi
Data Konsumen Keputusan Metode penelitian
Tidak Akurat pengembangan yang
yang salah arah komprehensif
Proses Kompleks Memakan waktu Pelatihan dan
dan sumber daya penggunaan
software khusus
Interpretasi Hasil analisis Metode validasi
Subjektif yang bias multi-perspektif
Kurangnya Implementasi Edukasi tentang
Dukungan tidak optimal manfaat jangka
Manajemen panjang
Kesimpulan