0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
188 tayangan16 halaman

Prinsip Biokimia Keperawatan

Makalah ini membahas prinsip dasar biokimia yang berkaitan dengan kesehatan otak dalam konteks keperawatan, termasuk peran enzim, metabolisme, dan pengaturan hormonal. Pemahaman biokimia penting untuk mencegah dan mengelola gangguan fungsi otak. Penulis menyarankan perawat untuk terus memperdalam pengetahuan biokimia dalam praktik klinis.

Diunggah oleh

qmbt67s6wk
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
188 tayangan16 halaman

Prinsip Biokimia Keperawatan

Makalah ini membahas prinsip dasar biokimia yang berkaitan dengan kesehatan otak dalam konteks keperawatan, termasuk peran enzim, metabolisme, dan pengaturan hormonal. Pemahaman biokimia penting untuk mencegah dan mengelola gangguan fungsi otak. Penulis menyarankan perawat untuk terus memperdalam pengetahuan biokimia dalam praktik klinis.

Diunggah oleh

qmbt67s6wk
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Prinsip Dasar Biokimia dalam

Keperawatan
Disusun oleh:
1. Ayudya Rachma Ningtiyas
2. Aazkiya Salma
3. Dewi Puspita
4. Tia Agusvina Riyanti
Kata Pengantar
• Puji syukur kepada Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga penyusun dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul “Prinsip Dasar Biokimia
Dalam Keperawatan”. Makalah ini disusun
untuk memenuhi salah satu tugas kelompok
mata kuliah Praktik Ilmu Biomedik Dasar.

• Makalah ini berisikan informasi tentang


prinsip dasar biokimia yang berkaitan dengan
Daftar Isi
• 1. Pendahuluan
• 2. Pembahasan
• 3. Penutup
• 4. Daftar Pustaka
BAB I: Pendahuluan
• 1.1 Latar Belakang
• Biokimia adalah cabang ilmu yang
mempelajari reaksi kimia dan proses
metabolisme dalam tubuh makhluk hidup.
Dalam keperawatan, pemahaman terhadap
prinsip dasar biokimia sangat penting untuk
memahami mekanisme kerja tubuh, terutama
fungsi otak. Otak merupakan organ vital yang
mengendalikan seluruh aktivitas tubuh dan
sangat bergantung pada keseimbangan
1.2 Rumusan Masalah
• 1. Apa saja prinsip dasar biokimia yang
berkaitan dengan kesehatan otak?
• 2. Bagaimana pengaruh gangguan biokimia
terhadap fungsi otak?
• 3. Apa peran perawat dalam menerapkan
prinsip dasar biokimia untuk menjaga
kesehatan otak?
1.3 Tujuan Penulisan
• 1. Menjelaskan prinsip dasar biokimia yang
berkaitan dengan fungsi otak.
• 2. Menganalisis dampak gangguan biokimia
terhadap kesehatan otak.
• 3. Menjelaskan peran perawat dalam
pengelolaan pasien berdasarkan prinsip
biokimia.
2.1 Enzim dan Koenzim
• Enzim adalah biokatalisator yang
mempercepat reaksi kimia dalam tubuh.
Koenzim adalah senyawa non-protein, seperti
vitamin, yang membantu kerja enzim. Dalam
otak, enzim dan koenzim berperan penting
dalam sintesis neurotransmiter seperti
dopamin dan serotonin yang mempengaruhi
suasana hati, tidur, dan fungsi kognitif.
Kekurangan vitamin B6 sebagai koenzim,
misalnya, dapat menurunkan produksi
2.2 Oksidasi Biologi
• Oksidasi biologi merupakan proses produksi
energi (ATP) dari makanan dengan bantuan
oksigen. Otak memerlukan suplai energi yang
tinggi untuk menjalankan fungsinya.
Gangguan pada oksidasi biologis seperti
hipoksia dapat menyebabkan kerusakan
neuron dan disfungsi otak, termasuk
gangguan kesadaran atau kejang.
2.3 Metabolisme: Karbohidrat
• Karbohidrat merupakan sumber utama energi
otak dalam bentuk glukosa. Hipoglikemia atau
defisiensi glukosa dapat menyebabkan
kelelahan, kebingungan, bahkan hilangnya
kesadaran.
2.3 Metabolisme: Lemak & Protein
• Lemak berperan dalam pembentukan mielin
dan membran sel saraf. Asam lemak omega-3
penting untuk mempertahankan fungsi
kognitif dan memori.

• Protein dibutuhkan untuk membentuk asam


amino yang menjadi bahan baku
neurotransmiter. Kekurangan protein dapat
menghambat sintesis neurotransmiter penting
seperti dopamin dan serotonin.
2.4 Pengaturan Hormonal dalam
Metabolisme
• Hormon seperti insulin, kortisol, dan tiroksin
berpengaruh pada metabolisme tubuh.
Hormon-hormon ini juga memengaruhi
aktivitas otak. Gangguan hormon dapat
menyebabkan gangguan memori, konsentrasi,
hingga perubahan suasana hati.
2.5 Pengaturan Suhu Tubuh
• Hipotalamus sebagai bagian dari otak
mengatur suhu tubuh. Suhu tubuh yang
ekstrem dapat mempengaruhi kerja enzim dan
metabolisme otak. Hipertermia dan
hipotermia dapat menyebabkan kerusakan
fungsi otak yang serius.
2.6 Pengukuran BMR
• BMR (Basal Metabolic Rate) adalah jumlah
energi yang dibutuhkan tubuh dalam keadaan
istirahat, termasuk energi untuk fungsi otak.
Pengukuran BMR penting dalam menentukan
kebutuhan gizi pasien dan memastikan asupan
energi mencukupi untuk fungsi neurologis
yang optimal.
3.1 Kesimpulan
• Prinsip dasar biokimia seperti kerja enzim,
oksidasi biologis, metabolisme, dan
pengaturan hormonal sangat erat kaitannya
dengan fungsi otak. Gangguan pada aspek-
aspek ini dapat menurunkan kesehatan otak.
Pemahaman yang baik tentang prinsip
biokimia akan membantu perawat dalam
memberikan asuhan keperawatan yang
optimal, terutama dalam mencegah dan
mengelola gangguan fungsi otak.
3.2 Saran
• Perawat diharapkan terus memperdalam
pemahaman tentang biokimia dan
mengaplikasikannya dalam praktik klinis,
terutama dalam perawatan pasien dengan
gangguan neurologis atau metabolik.
Daftar Pustaka
• Suyono, H., & Pramudito, T. A. (2020). Dasar-
Dasar Biokimia untuk Mahasiswa Kesehatan.
Yogyakarta: Andi.
• Waspadji, S. (2018). Biokimia dalam Ilmu
Kedokteran dan Keperawatan. Jakarta: EGC.
• Widayat, T. (2019). Biokimia Medis Edisi Revisi.
Bandung: Alfabeta.
• Wibowo, A. (2021). Biokimia dan Aplikasinya
dalam Dunia Kesehatan. Malang: UB Press.

Anda mungkin juga menyukai