Anda di halaman 1dari 28

M.

ARIF SUSETYO 8510765Z SUTOMO -8510223Z

PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B JEPARA 2012

Terdiri dari 4 unit @ 660 MW Nett (710 MW Gross) Lokasi : Tanjung Jati, Jepara, Jawa Tengah Jalur Transmisi : Existing -- 500 kV TJB Ungaran (2 line) 150 kV TJB Jepara (2 line) Ongoing -- 500 kV TJB Ungaran (1 line) 500 kV TJB Pedan (1 line) 150 kV TJB Sayung (2 line) Boiler Type : B&W Subcritical Front firing (Unit 1-2) MHI Subcritical Corner Firing (Unit 3-4)
SLAY A CLG ON BLRJ A KMB BKA NG CWA SI NG GND UL CIBN G CSKA N MRT WR CBA TU CRA TA BDS SGL LN NG TSM YA

DEP OK

CRB ON

JA WA

TJ JATI B
PWR DI BAB AT

Notes : EHV Substation EHV Substation (Existing) EHV Lines (Existing) (Plan)

UNGARAN
KLTE N KDIR I

GRSI SBB K SBLT RT N GRA TI

MADU RA
PITO N

U
BAL I

SISTEM 500 KV JAWABALI

Fungsi utama sootblower adalah membersihkan pipa boiler dari abu hasil pembakaran. Sootblower menggunakan Uap Superheat sebagai media pembersih. Uap berasal dari auxiliary steam
Ada 3 tipe sootblower yang digunakan di Boiler TJB: - Wallblower, : 36 buah/unit - Superheater/reheater/economizer sootblower 20 buah/unit -Air heater sootblower. 2 buah /unit

Sootblower yang dibahas pada Karya Inovasi ini adala Tipe Wallblower

Gearbox Nozzle

Coupling Shaft Assembly

Electric Motor yang terkopel dengan Shaft memutar Gearbox, yang menggerakkan Nozzle kedalam Boiler Ketika Nozzle mecapai posisi full extend, maka cam pada nozzle akan megaktifkan trigger yang membuka Poppet Valve . Hal ini menyebabkan Uap Superheat disemprotkan kedalam boiler secara berputar Ketika Trip Pin pada Control Box Mencapai LSF (Limit switch forward), arah putaran motor berbalik, poppet valve ditutup, dan nozzle ditarik kembali ke posisi istirahat. Ketika Trip Pin pada Control Box mencapai LSR (Limit Switch reverse), Proses Sootblow tersebut selesai, dan proses dilanjutkan kepada sootblower di posisi berikut

Electric Motor

Control Box

Trigger

Poppet Valve

Cam

Auxiliary Steam

Control Box

Limit Switch Posisi Forward (Normally Closed)

Limit Switch Posisi Retract (Normally Closed)

Terjadi pada 4 November 2010


Kebocoran

Disturbance :Unit 1 boiler walltube leakage Durasi Maintenance Outage : 54 hours

Loss production : 660 MW x 54 hours = 35,640 MWh 660 MW x 36 Hour = 23,694 MWh 660 MW x 24 Hour = 15,840 MW Total = 75,174 MW

Financial Loss : Rp 15.255.000.000

Coupling Pin Patah

Coupling Shaft Assembly

Gearbox Nozzle

Coupling Shaft Assembly

1 . Coupling Pin pada Sootblower Drive shaft mengalami kegagalan ketika sootblower dalam posisi semprot.
Electric Motor Control Box

2. Kegagalan Pin menyebabkan disconnect antara electric motor dan Gearbox. Akibatnya Nozzle tertinggal, dan terus menyemprot dinding boiler. 3. Proses penyemprotan berkepanjangan tidak terdeteksi Distributed Control System (DCS), karena control box sebagai sirkuit deteksi hanya memonitor posisi trip pin yang terhubung ke motor listrik.

Trigger

Poppet Valve

Cam

4. Penyemprotan yang berkepanjangan menyebabkan erosi pipa boiler, dan pada akhirnya kebocoran yang memaksa Boiler untuk Shut Down guna perbaikan.

Wall Sootblower Diamond Power IR 881 B mempunyai kelemahan, dimana gagalnya coupling pin akan menyebabkan tidak berfungsinya sistem kontrol, dan menyebabkan boiler bocor!

Sirkuit Kontrol Sootblower (Sebelum modifikasi)


IR887B CONTROL ELEMENTARY
POWER BUS 3380VAC, 3 50hZ

FUSE

P176

START

D176

LSF
LSF

R
F

F
LSR

R
G176

LSR
MOTOR

A1

Penyederhanaan Sirkuit Kontrol Sootblower (Sebelum modifikasi)

Limit Switch Posisi Forward (Normally Closed)

Limit Switch Posisi Retract (Normally Closed)

Logic Table Sistem Kontrol Sootblower existing


RETRACT CIRCUIT LOGIC TABLE Actual Sootblower Condition Existing L.S (NC) Retract Cond circuit CCR Reading Circuit active Circuit Active Circuit Inactive Circuit Inactive Open Open Open Open Normal Retract Retract , pin broken (Stuck in Extend Position) Extend Pin Broken (Stuck at Retract Position) Closed Closed Closed Closed Normal Extend

FORWARD CIRCUIT LOGIC TABLE Existing L.S (NC) Extend Cond Circuit CCR Reading CCR SOOTBLOWER STATUS Efek Kepada Boiler Normal Walltube erotion NO DETECTION Sootblower inoperation NO DETECTION Normal Circuit Inactive Retract / Stop Circuit Inactive Retract / Stop Circuit Active Extend / Run Circuit Active Extend / Run Closed Closed Closed Closed Open Open Open Open

1 . Terdapat resiko disconnect antara electric motor dan screw Tube akibat gagalnya coupling Pin Tanpa terdeteksi DCS
2. Dibutuhkan Kemampuan DCS untuk mendeteksi sootblower dalam situasi kegagalan coupling pin. 3. Idealnya, modifikasi dilakukan pada logic DCS/PLC (Modifikasi Software) untuk meminimalkan biaya. Jika tidak memungkinkan, maka dilakukan modifikasi lokal secara hardware. 4. Modifikasi yang dilakukan harus memungkinkan deteksi semua malfungsi sootblower, termasuk malfungsi alat tambahan modifikasi terebut.

Sirkuit Kontrol Sootblower (Setelah Modifikasi)


IR887B CONTROL ELEMENTARY
POWER BUS 380VAC, 3, 50Hz

FUSE

P176

START

D176

LSF
LSF

F
LSR

R
G176

LSR
MOTOR

P P
A1

P
PS

SEBELUM

Limit Switch Forward (LSF) (Normally Closed)

Limit Switch Retract (LSR) (Normally Closed)

SESUDAH

Logic Table of Sootblower Control System


RETRACT CIRCUIT LOGIC TABLE

Kondisi Aktual Soot blower

Normally Retract

Retract, pin broken (leave at Forward position)

Normally Retract (P.S cable broken)

Extend , Pin broken (Tersangkut Posisi Retract)

Normally Extend

Normally Extend (L.S cable broken)

Existing L.S (NC) Add. Relay 1 (NC) Add. Relay 2 (NC) Add. Proximity Switch Retract condition circuit CCR Reading

Open Open Open

Open Closed Closed

Open Closed Closed

Closed Open Open

Closed Closed Closed

Closed Closed Closed

Energized

De-Energized

De-Energized

Energized

De-Energized

De-Energized

Open

Closed

Closed

Open

Closed

Closed

Circuit active

Circuit Inactive

Circuit Inactive

Circuit Inactive

Circuit Inactive

Circuit Inactive

EXTEND CIRCUIT LOGIC TABLE Existing L.S (NC) Kondisi Extend Circuit CCR Reading CCR SOOTBLOWER STATUS Closed Closed Circuit Inactive Retract / Stop Closed Closed Circuit Inactive Elapsed time Alarm Closed Closed Circuit Inactive Elapsed Time Alarm Open Open Circuit Active Failed To Start Alarm Open Open Circuit Active Forward / Run Open Open Circuit Active Forward

Effect to Boiler

NORMAL

Walltube erotion (leakage) detected

Sootblower isnt monitored detected

Sootblower isnt operate detected

NORMAL

Alarm will appear at retract condition detected

Kurang Dari

USD 35,000
(owners estimate)

Justifikasi Biaya: Loss production : 660 MW x 114 Jam = 74,174 MWh Financial Loss : Rp 15.255.000.000

Modifikasi sistem pengendalian sootblower dapat menghilangan resiko boiler bocor akibat sootblower
Biaya instalasi modifikasi sistem terjustifikasi.

Semua boiler yang menggunkan Diamond Power IR sootblower mempunyai resiko kegagalan yang sama.
Instalasi sistem ini dapat diaplikasikan untuk semua power plants yang memakai sootblower Diamond Power IR 881B, dan modifikasi dapat dilakukan Online

Terima kasih Atas Perhatiannya